p-Index From 2021 - 2026
8.369
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dialektika Jurnal Pendidikan Vokasi Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan JPTK: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Jurnal INSANIA Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra ELINVO (Electronics, Informatics, and Vocational Education) INVOTEC Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra REiD (Research and Evaluation in Education) Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Basicedu Journal of Education Technology Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Primary Education Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) Pena Literasi Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Sastra Indonesia Jalabahasa: Jurnal Ilmiah Kebahasaan Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Vocational Education Studies (JOVES) JTIEE (Journal of Teaching in Elementary Education) TheJournalish: Social and Government Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif WASIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Cokroaminoto Journal of Primary Education Continuous Education : Journal of Science and Research International Journal of Research in Education (IJRE) Journal of Language Education, Linguistics, and Culture Journal of Educational Sciences Jurnal Basicedu Jurnal Sastra Indonesia JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Education Language and Innovation Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Journal of Social Science Indonesian Journal of Education and Learning Jurnal Selaksa Makna
Claim Missing Document
Check
Articles

Ketangguhan dan Kedisiplinan Anak dalam Pembelajaran Seni: Perspektif Humanistik Pendidikan Karakter Ismuwardani, Zakiyah; Hartono, Hartono; Rokhman, Fathur; Wagiran, Wagiran
DIKODA JURNAL PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR Vol. 6 No. 1S (2025): DIKODA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar (Special Edition)
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpgsd.v6i1S.6456

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana pembelajaran seni berperan dalam menumbuhkan kedisiplinan, ketangguhan, dan tanggung jawab anak. Permasalahan utama terletak pada kurangnya media pembelajaran yang mampu menanamkan nilai karakter melalui pengalaman langsung. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan untuk mengeksplorasi praktik pembelajaran seni pada siswa sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui proses kreatif, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga penyelesaian karya, anak terbiasa bersikap tekun, disiplin, pantang menyerah, serta bertanggung jawab menyelesaikan tugas hingga tuntas. Pembelajaran seni tidak hanya melatih keterampilan estetik, tetapi juga menja di wahana internalisasi nilai karakter yang kontekstual dan berkesinambungan.
Eksplorasi Kreativitas Visual Anak: Studi Kasus Pembuatan Karya Seni Kolase Bahan Daur Ulang Pratiwi, Ika Ari; Hartono, Hartono; Rokhman, Fathur; Wagiran, Wagiran
WASIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): WASIS: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : PGSD Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/wasis.v6i2.15959

Abstract

Elementary school students’ visual creativity has often not been fully explored due to limited media and conventional approaches to art education. This study aims to explore how creating collage artworks using recycled materials can serve as a means of stimulating the visual creativity of third-grade students at SD 1 Gulang Kudus. The main issue examined is how the process and outcomes of children’s visual creativity emerge through collage activities using recycled bottle caps. The study employed a qualitative approach with a descriptive case study method, involving 30 students from SD 1 Gulang Kudus. Data were collected through participatory observation, documentation of students’ artworks, and interviews with teachers and students. Data analysis in this case study research uses data reduction, data presentation and conclusions.The results showed that the use of recycled bottle caps stimulated exploration of unique forms, colors, and compositions, enhanced students’ confidence in self-expression, and strengthened environmental awareness. Students demonstrated improvement in originality, elaboration, and flexibility in visual thinking. The study implies that integrating eco-friendly materials into art learning is an effective strategy for fostering creativity while instilling values of sustainability from an early age. Teachers are expected to be more innovative in selecting media and providing students with opportunities for free exploration. 
Pembelajaran Partisipatif untuk Membangun Kepercayaan Diri: Studi Kasus Kegiatan Menampilkan Diri di Sekolah Dasar Yanti, Rosmalah; Hartono, Hartono; Rokhman, Fathur; Wagiran, Wagiran
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7442

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk memperkuat kompetensi sosial-emosional siswa sejak dini agar mereka mampu menghadapi tantangan komunikasi dan interaksi sosial di masa depan.Kepercayaan diri merupakan kompetensi sosial-emosional yang penting untuk dikembangkan sejak usia sekolah dasar, terutama dalam konteks pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana kegiatan menampilkan diri di depan kelas dapat menjadi strategi efektif dalam membangun kepercayaan diri siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SD Negeri 23 Batara selama dua bulan. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa kelas IV dan seorang guru kelas sebagai informan utama. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan unjuk diri seperti presentasi, bercerita, membaca puisi, serta pentas mini. Analisis data dilakukan secara induktif dengan menggunakan model analisis tematik: Transkripsi data, Reduksi data, Tahap pengkodean, Tahap interpretasi dan penarikan simpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menampilkan diri yang dilakukan secara rutin dan terstruktur mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa secara bertahap. Siswa yang semula pasif dan takut tampil mulai menunjukkan keberanian, kelancaran ekspresi verbal, serta respons positif terhadap apresiasi teman dan guru. Faktor pendukung utama meliputi suasana kelas yang inklusif, pemberian umpan balik positif, dan pendampingan emosional oleh guru. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pengembangan karakter melalui pengalaman langsung. Disarankan agar kegiatan unjuk diri diintegrasikan dalam rutinitas pembelajaran sebagai strategi berkelanjutan untuk membangun kepercayaan diri siswa.
TRANSFORMASI PENILAIAN DI ERA KURIKULUM MERDEKA: STRATEGI INOVATIF ASESMEN SUMATIF DI SMK SWASTA Sari, Desi Novita; Wagiran, Wagiran; Luriawati, Deby
JURNAL SELAKSA MAKNA Vol. 1 No. 4 (2025): JURNAL SELAKSA MAKNA
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA LAMPUNG, FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/selaksamakna.v1i4.1225

Abstract

  The implementation of the Merdeka Curriculum has significantly reshaped the national education system, particularly in terms of assessment practices within vocational high schools (Sekolah Menengah Kejuruan or SMK). This study aims to describe the ongoing transformation of assessment practices and to explore innovative strategies adopted by teachers in conducting summative assessments in private vocational schools. A qualitative descriptive method using a case study approach was employed in several private SMKs that have implemented the Merdeka Curriculum. Data were gathered through classroom observations, teacher interviews, and documentation analysis of assessment instruments. The findings reveal a paradigm shift from traditional, results-oriented evaluation toward an authentic assessment system that holistically measures students’ learning processes, performance outcomes, and attitudes. Innovative strategies identified include project-based assessments aligned with real-world contexts, digital portfolios, performance-based evaluations, and the integration of digital technologies such as Google Forms, Quizizz, and electronic rubrics. These innovations have fostered greater student motivation, engagement, and transparency in the assessment process. Nevertheless, several challenges persist, such as limited teacher competence in designing creative instruments and inadequate technological support in some schools. Continuous professional development and strong institutional policies are therefore essential to enhance teachers’ capacity in implementing meaningful and competency-based assessments. Overall, the transformation of summative assessment within the Merdeka Curriculum represents a strategic step toward more adaptive, contextual, and learner-centered education in the 21st century.   Perubahan sistem pendidikan nasional melalui penerapan Kurikulum Merdeka telah membawa dampak signifikan terhadap paradigma penilaian, terutama pada pelaksanaan asesmen sumatif di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses transformasi penilaian yang terjadi serta menelaah berbagai strategi inovatif yang digunakan guru dalam mengimplementasikan asesmen sumatif di SMK Swasta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada beberapa SMK Swasta yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Data diperoleh melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara dengan guru mata pelajaran, dan analisis dokumen instrumen penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi pergeseran orientasi penilaian dari pola tradisional yang menitikberatkan pada hasil akhir menuju sistem penilaian autentik yang menilai proses, produk, serta sikap peserta didik secara holistik. Strategi inovatif yang diterapkan mencakup penerapan proyek berbasis dunia kerja, portofolio digital, penilaian berbasis performa, serta pemanfaatan teknologi digital seperti Google Form, Quizizz, dan e-rubrik sebagai alat bantu asesmen. Transformasi ini berdampak positif terhadap peningkatan motivasi, keterlibatan aktif siswa, serta transparansi dalam proses evaluasi hasil belajar. Namun demikian, beberapa kendala ditemukan, seperti rendahnya kemampuan sebagian guru dalam merancang instrumen inovatif dan keterbatasan fasilitas teknologi di sekolah. Oleh sebab itu, dibutuhkan dukungan kebijakan sekolah serta pelatihan berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas guru dalam menyusun asesmen yang kreatif, objektif, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Secara keseluruhan, transformasi asesmen sumatif di era Kurikulum Merdeka mencerminkan upaya nyata untuk mewujudkan pembelajaran yang lebih adaptif, kontekstual, dan berpihak pada pengembangan kompetensi peserta didik secara menyeluruh.
Analisis Psikometrik dan Keselarasan Instruksional pada Butir Penilaian Sumatif dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Padmarani, Kejora; Wagiran, Wagiran
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i3.3088

Abstract

Kualitas asesmen merupakan komponen fundamental dalam keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka, terutama pada satuan pendidikan madrasah yang menghadapi tantangan kompleks dalam memastikan keselarasan antara pembelajaran dan penilaian. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas psikometri instrument asesmen sumatif Bahasa Indonesia Fase F sekaligus mengkaji kesesuaian pembelajaran yang melandasinya. Menggunakan pendekatan mixed method dengan desain sequential explanatory, penelitian ini melibatkan 100 peserta didik kelas XI serta seorang guru mata pelajaran Bahasa Indonesia sebagai informan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui dokumentasi naskah soal dan hasil ujian, kemudian dianalisis berdasarkan validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara dan observasi untuk memberikan penjelasan mendalam terhadap temuan statistic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revisi instrument memberikan peningkatan signifikan pada kualitas tes, terutama pada aspek validitas pilihan ganda yang meningkat 72% menjadi 92% dan reliabilitas yang meningkat dari 0,486 menjadi 0,630. Pada soal esai, seluruh butir soal menunjukkan validitas sangat tinggi (0,793-0,911) dan reliabilitas unggul (0,923). Meskipun demikian, daya pembeda sebagian butir soal pilihan ganda tetap rendah dan mayoritas butir soal pindah ke kategori mudah yang menandakan berkurangnya daya seleksi intrumen. Temuan kualitatif menunjukkan bahwa penjelasan belum memberikan pengalaman membaca dan analisis teks kompleks secara memadai sehingga tidak sejalan dengan tuntutan Capaian Pembelajaran Fase F. Penelitian ini menegaskan urgensi perbaikan instrument asesmen sekaligus penguatan pembelajaran agar penilaian mampu menggambarkan kemampuan literasi kritis peserta didik secara lebih akurat, valid, dan selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
Literature Review 2020–2025: Inquiry Approach in E-Worksheets to Improve Elementary Students’ Critical Thinking Skills Mandala, Dewa Duta; Wagiran, Wagiran; Widiyatmoko, Arif; Subali, Bambang
Journal of Educational Sciences Vol. 10 No. 3 (2026): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.10.3.p.747-760

Abstract

In 21st-century learning, students are required to possess critical thinking, communication, collaboration, and creative thinking competencies. From observations in the classroom, students often experience difficulties in understanding learning materials due to the use of conventional student worksheets, which have a declining impact on learning outcomes. This study aims to analyze the research trends in inquiry approaches in electronic worksheets to enhance critical thinking skills from 2020 to 2025. The method used is a systematic literature review, incorporating the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines. The analysis was conducted using content analysis and bibliometrics, employing VOSviewer for network visualization, overlay, and density review. The results of the review indicate that the inquiry approach in electronic worksheets has a significant impact on enhancing the critical thinking skills of elementary school students. This research provides a theoretical foundation for digital learning media developers, practical guidance for teachers, and contributes to improving the quality of basic education in the digital era.
Mobile microlearning with repeated short video access: Effects on vocational skill retention Sudira, Putu; Inderanata, Rochmad Novian; Widodo, Slamet; Wagiran, Wagiran; Aryani, Sendi Tiyas
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 15 No. 3 (2025): November
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpv.v15i3.95712

Abstract

This study examined whether mobile microlearning that enabled repeated access to short, SOP-anchored instructional videos improved vocational skill retention compared with conventional practice instruction. A quasi-experimental pretest–posttest–delayed posttest design was implemented with 80 undergraduate students in a practice-based course (experimental n = 40; control n = 40). The experimental group learned through segmented microlearning videos (2–6 minutes) aligned with procedural steps, safety checkpoints, and quality criteria, accessible via mobile devices for rewatching before and after workshop practice. The control group received conventional instruction through instructor demonstration and job-sheet guidance without structured video re-access. Data were collected using a validated SOP-aligned practical performance rubric, a procedural knowledge test, and an observation sheet documenting procedural errors and task completion time; perceived cognitive load was measured using a brief rating scale. Content validity was established through expert judgment and instrument refinement, and reliability was supported through inter-rater agreement for performance scoring and internal consistency for test and scale measures. Data were analyzed using descriptive statistics, Shapiro–Wilk normality tests, Levene’s homogeneity tests, and independent-samples t-tests to compare groups at pretest (baseline equivalence), posttest (immediate outcomes), and delayed posttest (retention outcomes). The results indicated that the experimental group achieved significantly higher delayed practical performance and procedural knowledge than the control group, with fewer procedural errors and faster completion time. These findings suggest that rewatchable SOP-based mobile microlearning can strengthen durable procedural competence in vocational practice settings. This study contributes empirical evidence to vocational education literature by demonstrating that structured, rewatchable SOP-based microlearning enhances durable procedural competence.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adefia, Lida agus milu susetyo Agus Nuryatin Agustin, Amarlian Bilqisthi Agustina, Lusiana Ahmad, Affan Ghaffar Alsamiri, Yasir Amurdawati, Ganis Andrian Riyadi Andriani, Eva Kristian Arif Widiyatmoko, Arif Arifiani, Evi Aris Eko Wibowo Aryani, Sendi Tiyas Asep Purwo Yudi Utomo Aulia, Rifa Azhary, Luqman Azizah, Agnes Ayu Nur Bambang Bambang Subali Barokah, Awalina Budi Santosa Budi Santosa Cahyani, Dayu Lintang Dwi Candra Dewi, Dwi Wahyu Citra Rizky Lestari Daryono, Rihab Wit Deby Luriawati Desi Setiyadi Dian Novian Dina, Alistiyani Mustika Dwi Junianto Erma Febriyanti Erni Suharini Fajriyah, Nurul Fajriyah, Nurul Farahdila, Nonika Fathul Zannah Fathur Rokhman Fathur Rokhman Fidloh, Afwah Zaenul FX Soedarsono Hamsi Mansur Hardiyanta, Rendra Ananta Prima Hardyanti, Sitti Hardyanti, Sitti Hartono Hartono Haryadi - Hasanah, Arinal Heru, Nur Hidayah, Nasik Ida Zulaeha Iqbal Daika Febrian, Iqbal Daika irmaningsih, karni dwi Ismuwardani, Zakiyah Istiqomah, Elly Astika Julianto, Indra Rasyid Junaidi Junaidi Kinanthi Aulina, Khanifa Klemens Maksianus Lenga Kumalasari, Riri Laeli, Anisa Nur Lenga, Klemens Maksianus Lestari, Arum Yuliya Luqman Rohmad Maghribi Luriawati Naryatmojo, Deby Luthfiani, Elma Maidah, Binti Ngafifatul Mandala, Dewa Duta Martono Martono Maulida Laily Kusuma Wati Maulida, Laely Rizki Michael Johan Sulistiawan Mochamad Bruri Triyono Muayah, Bindarin Muh Doyin Muhammad Noor Fitriyanto Mutiara, Adnin Muttaqin, Muhammad Fauzan Naryatmojo, Deby Luriawati Nas Haryati Setyaningsih Ni'am, Ahmad Khoirun Nikmah, Faridhatun Nirmala Adhi Yoga Pambayun Nisa, Alfi Khoiru An Nur Akhlami Faozan, Nur Akhlami Nur Cahyo, Ahmad Nurdin, Roro Ajeng Sekar Pitaloka Sukmadjati Nurhamidah Nurhamidah Nurul Badriyah Nuryatmojo, Deby Luriawati Padmarani, Kejora Panca Dewi Purwati, Panca Pratiwi , Ika Ari Putra, Candra Anugrah Putri, Novi Auliana Putu Sudira Rafiqoh, Eva Rahayu Pristiwati Risky Setiawan Rizqoh, Annisa Nur Ainun Rochmad Novian Inderanata Rofingah, Rofingah Rohmaniyah, Alfiyatur Rosyidah, Lailia Ummi Rusdarti - Rustono - Salah, Ahmed Muhammed Salindri, Leni Santi Pratiwi Tri Utami Sari, Desi Novita Setyaningsih, Nas Haryati Setyaningsih Shofa, Anindha Naila Simbolon, Ferdinand Siswahyudianto Siti Rahmawati Slamet Karyono Slamet Widodo Soenarto Soenarto Sri Wulandari Sriwidiastuty, Asi Subyantoro Suharyo Suharyo Sukarismanti Sumali, Achmad Sumartini Sumartini Surono Surono Suseno Suseno Susilo Rini, Susilo Tono, Tono Tri Joko Raharjo Triyono Triyono Vera Wardani Wafiq, Chici Al Warisman, Guntur Wati, Maulida Laily Kusuma Wicaksono, Harits Agung Widhiyanto, Riyadi Widiyanti, Nur Maya Wulan, Andi Naga Wulandari, Mely Yanti, Rosmalah Zulfa Fahmy Zuliyanti, Zuliyanti zumeroh, zumeroh