Articles
Inhaled Formaldehyde Induction Effect on Urea and Creatinine Levels of Wistar Rats (Rattus Norvegicus)
Ramadhita, Nova Izza Salsa;
Lestarini, Ima Arum;
Wedayani, Anak Agung Ayu Niti;
Punagi, Abdul Qadar;
Pieter, Nova Audrey Luetta;
Cangara, Muhammad Husni
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jbt.v24i1.6457
Formaldehyde is a chemical substance that has the molecular formula H2-C=O. These chemicals are frequently present in the form of contaminants in the outdoor environment. Previous research has been undertaken to investigate the effects of formaldehyde inhalation on various organs such as the nasopharynx, upper respiratory tract, and lungs. The purpose of this study is to determine the effect of inhaled formaldehyde exposure on kidney function. The parameters of the kidney function tests that were measured were urea and creatinine levels in the rat's blood serum. For 16 weeks, 12 male Wistar rats were used in an experimental investigation with a post-test-only control group design. The rats were divided randomly control and treatment groups. Treatment group exposed to 10% formaldehyde levels as high as 40 ppm by inhalation. Blood serum samples were obtained through the retro orbit at week 16 and analyzed using a UV VIS spectrophotometer. According to data analysis utilizing the Independent T-test, there was a significant difference in the urea content test data (p < 0.05). Mann-Whitney analysis of creatine data revealed that there is no significant difference between the groups. From the statistical analysis, it can be concluded that formaldehyde exposure has an effect on increasing urea levels and has no effect on creatinine levels.
The Knowledge Level of Elderly in Karang Taliwang Village and the Incidence of Low Back Pain in 2025
Lioni, Ni Kadek;
Wedayani, Anak Agung Ayu Niti;
Purnaning, Dyah;
Alaydrus, Mukaddam
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jbt.v25i1.8571
Low Back Pain (LBP) is a prevalent musculoskeletal problem worldwide, particularly among the elderly population. This study aims to analyze the relationship between the level of knowledge among elderly individuals in Karang Taliwang Village and the incidence of LBP. A quantitative approach with a cross-sectional design was employed, using an ordinal scale to measure knowledge levels and a nominal scale for LBP incidence. The results indicate a significant relationship between knowledge levels and LBP incidence, where elderly individuals with lower knowledge levels tend to experience LBP more frequently. This study concludes that enhancing education on LBP risk factors and prevention is essential for reducing its prevalence among the elderly. The scientific implication of this study highlights the need for evidence-based educational interventions to lower LBP prevalence and improve the quality of life among older adults.
Pemeriksaan Tumbuh Kembang Anak Dan Edukasi Pola Asuh Pada Anak – Anak Disabilitas Di Yayasan Lombok Care
Wedayani, Anak Agung Ayu Niti;
Karuniawaty, Titi Pambudi;
Wiguna, Putu Aditya;
Parwata, Wayan Sulaksmana Sandhi;
Ullyani, Nurul;
Lestarini, Ima Arum
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.3091
Masa tumbuh kembang adalah masa yang sangat penting, karena tumbuh kembang memengaruhi dan menentukan kemampuan anak kedepannya. Pada masa ini kemampuan motorik halus, motorik kasar, berbahasa, kreativitas, kesadaran sosial, kesadaran emosional, intelegensi dan perkembangan psikologis sangat dipengaruhi lingkungan dan interaksi antara anak dengan orang tuanya. Kurangnya waktu Latihan, pengetahuan serta pemeriksaan karena tersedianya pelayanan yang minim untuk anak – anak dengan keterbatasan/kecacatan. Pemeriksaan secara langsung dan memberikan edukasi serta diskusi pada orang tua dan anak – anak dengan kecacatan. Pemeriksaan tumbuh kembang anak menjadi sangat penting dilakukan. Pengabdian Masyarakat dihadiri oleh 30 anak dan ruang pemeriksaan dibagi menjadi 5 ruangan dengan didampingi dengan fisioterapi yang disediakan oleh Yayasan Lombok Care. Peran orang tua juga menjadi penting untuk menjadikan kualitas hidup anak dengan kecacatan menjadi mandiri dan lebih baik, sehingga dilakukan juga pendampingan parenting dengan anak – anak berkebutuhan khusus/kecacatan.
Edukasi Mengenai Infeksi Menular Seksual Pada Remaja Awal di SMPK Kusuma Mataram
said, muhammad_irfan;
Wedayani, Anak Agung Ayu Niti;
Hidajat, Dedianto;
FINSDV;
FAADV;
Hartati, Farida;
Putri, Novia Andansari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.3765
The increase in the use of chemical fertilizers on agricultural land has occurred more rapidly since the green revolution era. The use of chemical fertilizers is increasingly worrying because it has a huge impact on the survival of living things. The use of organic fertilizers such as compost is an alternative that can be selected to reduce the use of chemical fertilizers. Compost is produced from a mixture of organic materials, both organic matter derived from livestock and organic matter from plants. The compost process technology needs to be disseminated to the community, especially farmers. This activity aims to increase the technological knowledge capacity of members of farmer/livestock groups in utilizing cattle feces waste. Technology dissemination activities were carried out at the “Balumbungan†Farmer/Livestock Group in Bontonompo Village, Bontonompo District, Gowa Regency. The application of local microorganisms (LoM) from natural materials (rice waste) as a decomposer has been applied in the process of making compost made from cow feces combined with laying hen feces. Rice waste contains carbohydrates which are a good source of energy for the survival of microorganisms. Utilization of MoL as a decomposer in the fermentation process of organic materials is an attempt to utilize natural materials that have been wasted so far. Rice waste is a good growth medium for several types of bacteria and fungi that are able to degrade organic compounds into nutrients that are important for plants.
Edukasi Mengenai Kebersihan Genitalia Pada Remaja Awal di SMPK Kusuma Mataram: Counseling and Mangrove Planting
Hidajat, Dedianto;
FINSDV;
FAADV;
Wedayani, Anak Agung Ayu Niti;
Putri, Novia Andansari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.5046
Sekotong Tengah is one of the areas that has a Mangrove ecotourism attraction. The mangrove ecosystem is one of the natural resources that is very important for the survival of humans, as well as its role and function in maintaining ecological balance in coastal areas. The stages that must be carried out for mangrove ecosystem rehabilitation include (1) Location Identification; (2) Seed Identification; (3) Determining Planting Season; (4) Determining Planting Patterns; (5) Conducting Planting; (6) Monitoring. The KKN-PMD UNRAM group in Sekotong Tengah provides counseling and conducts mangrove planting with the aim and benefits of raising awareness about the importance of coastal ecosystems, especially mangroves, providing knowledge about how to plant mangroves, building community awareness to pay more attention to the environment and preserve ecosystems. One of the activities that can preserve the mangrove ecosystem as an effort in developing the ecosystem of Sekotong Tengah village.
PENGENALAN DAN EDUKASI PENCEGAHAN DM TIPE 2 DI RS UNIVERSITAS MATARAM
Budyono, Catarina;
Asmara, I Gede Yasa;
Wedayani, Anak Agung Ayu Niti;
Putri, Novia Andansari;
Amalia, Emmy;
Sudharmawan, Anak Agung Ketut;
Abdiman, I Made Tobias
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.5972
Diabetes mellitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Pada tahun 2017 diperkirakan sebanyak 415 juta orang menderita DM, dan diprediksi pada tahun 2040 sebanyak 642 juta orang akan menderita DM di seluruh dunia. Pada tahun 2019, IDF (International Diabetes Federation) memperkirakan lebih dari 10 juta orang di Indonesia mengidap DM. Tujuan dilakukan pengabdian ini adalah untuk mencegah terjadinya Diabetes Tipe 2 untuk meningkatkan kualitas hidup. Tahapan pendekatan yang dilakukan dalam program ini adalah penyuluhan atau pemberian edukasi. Penyuluhan Tentang Pengenalan dan Edukasi pencegahan DM tipe 2 di RS Universitas Mataram diadakan di depan poli penyakit dalam dan dihadiri oleh pasien ataupun keluarga pasien yang ada pada saat itu. Selain penyuluhan dilakukan juga pembagian flyer tentang DM tipe 2 yang berisi tanda gejala dan cara pencegahannya.
Edukasi Penangan Awal Pada Serangan Jantung
Putra, Anak Agung Sagung Mas Meiswaryasti;
Wedayani, Anak Agung Ayu Niti;
Amalia, Emmy;
Yuliyani, Eka Arie;
Putri, Novia Andansari;
Sudharmawan, Anak Agung Ketut;
Makbul, Ini Hidayat
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.5973
Timbulnya serangan jantungnya dan pengambilan tindakan secara segera dan tepat dapat berdampak signifikan pada morbiditas dan mortalitas. Di antara pasien yang menderita serangan jantung, penundaan sebelum masuk rumah sakit yang lebih lama untuk mendapatkan pengobatan darurat dapat berdampak negatif pada prognosis pasien. Setiap tahun, ribuan orang meninggal atau menderita secara permanen karena tidak ada tindakan tepat yang diambil untuk mengatasi gejala serangan jantung. Keterlambatan waktu pelaporan dari munculnya gejala serangan jantung hingga munculnya di pusat perawatan medis terlihat secara global, dan ini terutama terkait dengan kemampuan pasien untuk mengidentifikasi tanda dan gejala serangan jantung. Kurangnya kesadaran akan pengetahuan tentang penanganan serta pola hidup yang sehat sehingga meningkatkan serangan jantung dan menurunkan kualitas hidup masyarakat. Meningkatkan kualitas hidup dengan mencegah serangan jantung dengan mengatur faktor risiko dan mencegah komplikasi dengan mengetahui penanganan awal pada serangan jantung. Tahapan pendekatan yang dilakukan dalam program ini adalah penyuluhan atau pemberian edukasi. Penyuluhan Tentang Pengenalan dan Edukasi Penanganan Serangan Jantung di RS UNRAM diadakan di depan poli penyakit jantung dan dihadiri oleh pasien ataupun keluarga pasien yang ada pada saat itu. Selain penyuluhan dilakukan juga pembagian flyer tentang Pengenalan dan Edukasi Penanganan Serangan Jantung
Pengenalan dan Pengolahan Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) yang Kaya Betasianin dan Dapat Mencegah Kanker pada Kelompok Petani Buah Naga di Desa Binaan FK Unram
Wedayani, Anak Agung Ayu Niti;
Lestarini, Ima Arum;
Budiono, Catarina;
Putri, Novia Andansari;
Amalia, Emmy;
Fauzan, Muhammad;
Sudharmawan, Anak Agung Ketut
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.5975
Kurangnya kesadaran akan pola hidup dan makan yang sehat merupakan salah satu penyebab keganasan. Kecenderungan kehidupan masyarakat yang memilih segala sesuatunya serba instan termasuk dalam konsumsi makanan. Yang menggunakan bahan-bahan berbahaya termasuk pewarna menyebabkan banyak timbulnya penyakit. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk merubah perilaku masyarakat agar mengkonsumsi makanan sehat yang akan memberikan dampak yang positif dimasa depan yang akan menurunkan keganasan. penyuluhan atau pemberian edukasi kepada kelompok petani buah naga merah untuk mengelola kulit buah naga merah sebagai bahan makanan yang kaya betasianin untuk mencegah antikanker. Pengabdian Masyarakat dilakukan di Desa Amor – amor Lombok utara, Desa Amor – amor merupakan desa binaan dihadiri oleh kepala Desa, warga desa dan berlangsung di kantor kepala desa. Jumlah warga yang hadir berjumlah 30 orang, 15 laki – laki dan 15 perempuan. Pada acara pengabdian tersebut dihadiri oleh pemateri dari farmakologi FK UNRAM sebagai ketua pengabdian dan anggota pengabdian. Masyarakat desa Binaan FK UNRAM memiliki keterbatasan pengetahuan tentang pengolahan kulit buah naga merah. Pengabdian masyarakat yang dilakukan menambah pengetahuan masyarakat tentang pengolahan kulit buah naga merah untuk mencegah kanker.
Pengabdian Masyarakat Pelaksaan Skrining Tumor Payudara
Putri R, Novia Andansari;
Cahyawati, Triana Dyah;
Wedayani, Anak Agung Ayu Niti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.8072
Kanker payudara adalah keganasan yang paling sering dialami dan merupakan penyebab kematian tersering. 2,3 juta wanita terdiagnosis keganasan pada payudara dan menyebabkan 685.000 kematian menurut WHO pada tahun 2021. Pemeriksaan sebagai skrining atau deteksi awal berupa pemeriksaan mammography dapat dilakukan di RSUP NTB. Sehinga hal tersebut menjadi penting untuk dilakukan sebagai pengabdian masyarakat untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas serta menaikkan kualitas hidup. Peningkatan angka kejadian keganasan Payudara diakibatkan karena ketidaktahuan masyarakat tentang pemeriksaan dini skrining (mammography). Metode: Pemeriksaan pada pasien – pasien poli radiologi RSUP NTB secara langsung dan edukasi tentang hasil pemeriksaan kepada pasien dan keluarga pasien. Hasil dan Pembahasan: Pada pengabdian ini terdapat 50 pasien dengan status sudah menikah dan memiliki tanda dan gejala pembesaran pada payudara. 50 pasien berasal dari lombok, sumbawa, bima dan dompu. Dilakukan di RSUP NTB dan seluruh pasien mendapatkan edukasi tentang keganasan payudara setelah dilakukan pemeriksaan.
Edukasi Mengenai Infeksi Menular Seksual Pada Remaja Awal di SMPK Kusuma Mataram
Wedayani, Anak Agung Ayu Niti;
Hidajat, Dedianto;
Hartati , Farida;
Putri , Novia Andansari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.8457
Infeksi Menular Seksual adalah infeksi yang ditularkan dengan berhubungan seksual. Remaja awal sangat rentan mengalami Infeksi menular seksual hal ini dikarenakan rasa kaingin tahuan yang besar, kurangnya pengetahuan tentang IMS, faktor risiko IMS dan komplikasinya. Hal tersebut menyebabkan tingginya kejadian IMS di kalangan remaja awal. Kurangnya pengetahuan Masyarakat terutama remaja awal tentang IMS menyebabkan meningkatkan kejadian IMS dan mengakibatkan komplikasi berbahaya seperti HIV-AIDS. Pengabdian ini dilakukan dengan cara memberikan edukasi pada remaja awal (siswa – siswi SMPK Kusuma Mataram) dan mengajak diskusi (FGD). Penyuluhan yang diberikan dilakukan selama 2 hari dan bertempat di Rumah Ret – Ret Ampenan. Pada hari pertama dihadiri oleh 56 siswa dan pada hari kedua 33 siswa. Terdiri dari 52 siswi dan 37 siswa. Sebelum dilakukan penyuluhan, dilakukan pre test terlebih dahulu untuk mengetahui pengetahuan siswa tentang infeksi menular seksual kemudian dilakukan post test untuk mengetahui seberapa pemahaman dari siswa yang mendapatkan penyuluhan. Pengabdian ini penting dilakukan untuk menambah pengetahuan tentang kebersihan infeksi menular seksual, faktor – faktor penyebab dan juga komplikasi yang terjadi.