Claim Missing Document
Check
Articles

KERUNTUHAN LENTUR BALOK PADA STRUKTUR JOINT BALOK-KOLOM BETON BERTULANG EKSTERIOR AKIBAT BEBAN SIKLIK Ratna Widyawati
Rekayasa : Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol 13, No 3 (2009): Edisi Desember Tahun 2009
Publisher : UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dasar perencanaan struktur beton bertulang adalah under-reinforced structure atau strukturbertulangan lemah, sehingga apabila terjadi keruntuhan pada struktur tersebut yang terjadi adalahkeruntuhan lentur. Beberapa penelitian mengenai tinjauan keruntuhan lentur pada struktur betonyang mengalami kerusakan akibat beban gempa yang disimulasikan dengan beban siklik telahdilakukan. Salah satu manfaat penelitian ini adalah untuk mengetahui pola keruntuhan lentur padajoint balok-kolom beton bertulang eksterior akibat beban siklik.Benda uji yang digunakan berupa struktur joint balok-kolom beton bertulang eksterior berjumlah 2(dua) buah. Dua buah benda uji dibuat dengan beton normal. Kolom dimensi 250 mm x 250 mm,panjang 1250 mm dan balok dimensi 150 mm x 250 mm, panjang 1100 mm. Tulanganlongitudinal balok 5 D 16 untuk momen negative dan 3 D 16 untuk momen positif dengansengkang P 8-100 mm dan pelat dengan lebar efektif 800 mm dengan tebal 60 mm. Pengujiandilakukan dengan memberikan beban siklik yang merupakan simulasi dari beban gempa padaujung balok.Hasil pengujian menunjukkan, semua benda uji joint balok-kolom beton bertulang eksteriormengalami keruntuhan lentur pada bagian balok. Keruntuhan lentur tersebut diawali dengan retakawal (first crack) pada saat rerata beban positif sebesar 25 kN dan rerata beban negatif –26,25 kN.Pola retakan yang terjadi berupa retak lentur dengan arah tegak lurus sumbu utama balok padapermukaan bagian bawah balok dan permukaan bagian atas pelat. Pola retak yang terjadi adalahretak lentur pada bagian bawah badan balok. Beban pada saat runtuh mencapai 66,67 kN untukrerata beban positif dan –61,79 kN rerata beban negatif. Keruntuhan lentur diawali dengan firstcrack berupa retak lentur pada sisi bawah balok, yang arahnya 90 derajat terhadap sumbu utamabalok merupakan indikasi dari kegagalan lentur.
Evaluasi Bangunan Gedung Rumah Sakit Terhadap Beban Gempa Dengan Menggunakan Metode Statik Ekuivalen Farhan Nurrohmat; Ratna Widyawati; Fikri Alami
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 8, No 4 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit merupakan bagian integral dari suatu organisasi sosial dan kesehatan dengan fungsi menyediakan pelayanan, penyembuhan penyakit dan pencegahan penyakit kepada masyarakat. Sehingga perlu diteliti untuk mengetahui kekuatan dan kinerja struktur gedung terhadap beban gempa pada gedung Rumah Sakit. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kinerja struktur atas Gedung Rumah Sakit terhadap beban gempa statik ekivalen dalam memenuhi persyaratan keamanan struktur berdasarkan SNI:1726-2012. Perhitungan beban gempa menggunakan metode Statik Ekuivalen dengan bantuan program ETABS 2017. Analisis gempa statik ekivalen digunakan untuk mengevaluasi kinerja layan bangunan dan kinerja struktur bangunan. Dari hasil analisis, diperoleh Story drift yang tergolong aman karena tidak melebihi batas simpangan izin sebesar 209 mm dan level kinerja struktur pada peraturan ATC-40 gedung masih dalam keadaan elastis. Balok dan kolom tidak perlu dievaluasi ke tahap Pushover karena nilai DCR kurang dari 2. Balok B1 di Lantai 2-4 memiliki perbedaan antara tulangan lentur dan geser yang dibutuhkan pada analisis dengan tulangan pada eksisting. Kolom lantai 2 K1.5, K1.8, K1.11 memiliki perbedaan antara tulangan lentur yang dibutuhkan pada analisis dengan tulangan pada eksisting. dan untuk tulangan geser kolom dalam kondisi aman. Penulangan pelat lantai pelat Lantai 2 sampai dengan 5 pada daerah tumpuan dan lapangan pelat arah X dan Y aman karena sama dengan hasil eksisting.
Perbandingan Volume Rangka Kayu Pada Pembuatan Rangka Atap Kuda-Kuda Bentang 8 (Delapan) Meter Berdasarkan SNI 7973-2013 Rizqi Darmawan; Hasti Riakara Husni; Ratna Widyawati
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juni 2018
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe roof frame is a building structure that is above ringbalk. The roof frame serves as a retaining roof from pressure provided by the roof . Constructs of trusses are generally made of the same type and dimensions of wood use for short, medium, or long spans. Therefore, it needs analysis wood requirement of truss. This study aims to determine the dimensions and volumes of truss and compare volume of efficient timber requirements of the planned. In this research,volume requirement analysis of truss.The first, selection of wood used in the span of 8 meters. Then make 4 types of truss. Then, load analysis using SAP2000 to get the force. Having obtained value of force, then performed an analysis of the pull force and press so that the dimensions used are safe. Furthermore, the calculation of the volume of wood demand on each type of the planned, so that obtained efficient comparison volume of the 4 types.In the analysis, the dimensions of each type are type 1 (6/6 cm, 6/8 cm, 8/8 cm and 8/10 cm), type 2 (4/6 cm, 6/8 cm, and 8/8 cm), type 3 (4/6 cm and 6/8 cm) and type 4 (4/6 cm, 6/8 cm, and 8/10 cm). Then the volume of wood demand on type 1 (0,2038 m3), type 2 (0,1383 m3), type 3 (0,1229 m3), and type 4 (0,1797 m3). Based on the stem rod analysis, it was concluded that the most efficient roof truss type of the 4 types, namely the 3rd type.Keywords: Roof frames, truss, volume of wood
Analisis Prioritas Perawatan Gedung Rsptn Universitas Lampung dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process Muhammad Seriz Dimas; Ika Kustiani; Ratna Widyawati
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 8, No 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit merupakan tempat layanan publik yang perlu diperhatikan asetnya, terutama pada bangunannya. Agar aset memberikan tingkat pelayananan yang baik maka dari itu perlunya mengetahui prioritas perawatan aset Rumah Sakit. Tujuan dari penelitian ini untuk penentuan prioritas perawatan bangunan gedung RSPTN Universitas Lampung agar efektif dan efisien.Penelitian ini menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) sebagai metodenya. Metode ini digunakan untuk menganalisis 9 faktor terkait kinerja kerja aset yang didapat dari lokasi studi kasus yang telah melalui proses perhitungan sebelumnya. Faktor-faktor tersebut dibagi ke dalam tiga kriteria kinerja aset, yakni Kinerja Operasional, Kondisi, Tingkat Kepentingan.Hasil dari penelitian ini didapat dua hal yang berkaitan dalam aset fisik bangunan yaitu dari dampak yang ditimbulkan dan dari perawatan yang paling sering. Urutan proiritas dampaknya dari yang tertinggi sampai terendah adalah Kerusakan Struktur, Resiko, Jumlah Pengguna, Kerusakan Atap, Kerusakan Lantai, Tipe Perawatan, Kerusakan Dinding, Fungsi dan Nilai. Urutan proiritas perawarannya dari yang tertinggi sampai terendah Kerusakan Lantai, Tipe Perawatan,  Kerusakan Atap, Fungsi, Nilai, Jumlah Pengguna, Resiko, Kerusakan Dinding dan Kerusakan Struktur.
Evaluasi dan Perkuatan Struktur Pelat, dan Dinding Geser dengan Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) Stephanus Martua Turnip; Fikri Alami; Ratna Widyawati
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 7, No 1 (2019): Edisi Maret 2019
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Education hospital building of University of Lampung has been stalled and the construction is abandoned for years. So that, there is concern about the existing strength installed in the field. Therefore, it is necessary to evaluate and to strengthen the structure for increasing the strength and assuring appropriateness of the building. Two methods used in evaluating this building which weredirect survey method in the field and numerical method used the Finite Element Analysis (FEA) program. For strengthening calculations the American Concrete Institute code was applied (ACI 440.2R, 2008). The material for strengthening used Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP). The results showed that the existing concrete compressive strength on all structural elements decreased from the design which was 25 MPa. However, theexisting steel reinforcement tests showed good strength which greater than design strength of 400 Mpa.In strengthening calculation with GFRP type of SEH-51A which has tensility strength of 460 MPa, the material can increase flexural strength of several slabs that requiredfor strengthening. In addition, in the shear wall analysis, it concluded that the existing shear wall were strong enough to withstand the nominal shear forcesdesign that might be occured. Keywords : Structures Evaluation, Strengthening Structures, Glass Fiber Reinforced Polymers, Concrete Slab and Shear Walls.
Studi Kinerja Gedung Empat Tingkat Terhadap Beban Gempa Dengan Metode Statik Pushover Muhammad Ridho Saputra; Fikri Alami; Ratna Widyawati
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 8, No 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakRumah sakit merupakan salah satu fasilitas yang termasuk bangunan penting kategori IV sehingga dibutuhkan perencanaan struktur tahan gempa dimana bangunan harus tetap berdiri setelah diberikan beban gempa rencana. Analisis pushover merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menganalisis beban gempa guna mengetahui perilaku keruntuhan struktur.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis level kinerja struktur, gaya geser dasar maksimum yang ditahan struktur, pola keruntuhan dan tingkat daktilitas struktur akibat beban gempa. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan nilai target displacement dengan metode FEMA-356 sebesar 251,6mm untuk arah-x dan 210,6 mm arah-y sedangkan dengan metode ATC-40 didapatkan nilai 322,027mm untuk arah-x dan 229,491mm untuk arah-y. Level kinerja yang dihasilkan dari kedua metode tersebut adalah damage control dimana resiko korban jiwa manusia sangat kecil, kerusakan yang terjadi masih dapat diperbaiki dan bangunan masih mampu menahan beban gempa rencana yang terjadi. Mekanisme keruntuhan struktur menunjukan mekanisme strong column weak beam sehingga struktur bangunan tersebut relatifaman selama terkena beban gempa direncanakan.Tingkat daktilitas struktur bangunan berdasarkan SNI 1726:2002 adalah daktail parsial dengan nilai R aktual 4,07. Kata kunci: pushover, damage control, daktilitas.AbstractThe hospital is one of the public facilities that is included in an important category IV building so that earthquake resistant structure design is needed where the building must remain standing after being given the burden of the earthquake design. Pushover analysis is one of the methods used to analyze earthquake loads in order to determine the structural collapse behavior of earthquake loads. The purpose of this study is to determine and analyze the level of structural performance, the maximum base shear force held by the structure, the collapse pattern and the level of structural ductility due to earthquake loads. Based on the analysis results, the target displacement value obtained by the FEMA-356 was 251.6mm for the x-axis and 210.6mm for the y-axis while the ATC-40 obtained a value of 322.027mm for the x-axis and 229.491mm for the y-axis The level of performance produced by the two methods was damage control where the risk of human casualties was very small, the damage that occurs can still be repaired and the building is still able to withstand the burden of the designed earthquake. The structure collapse mechanism has strong column weak beam mechanism so that the structure of the building is relatively safe during the earthquake load. The ductility level of building based on SNI 1726:2002 was a partial ductile with the actual reduction factor, R was 4.07. Keywords: pushover analysis, damage control, ductility. AbstrakRumah sakit merupakan salah satu fasilitas yang termasuk bangunan penting kategori IV sehingga dibutuhkan perencanaan struktur tahan gempa dimana bangunan harus tetap berdiri setelah diberikan beban gempa rencana. Analisis pushover merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menganalisis beban gempa guna mengetahui perilaku keruntuhan struktur.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis level kinerja struktur, gaya geser dasar maksimum yang ditahan struktur, pola keruntuhan dan tingkat daktilitas struktur akibat beban gempa. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan nilai target displacement dengan metode FEMA-356 sebesar 251,6mm untuk arah-x dan 210,6 mm arah-y sedangkan dengan metode ATC-40 didapatkan nilai 322,027mm untuk arah-x dan 229,491mm untuk arah-y. Level kinerja yang dihasilkan dari kedua metode tersebut adalah damage control dimana resiko korban jiwa manusia sangat kecil, kerusakan yang terjadi masih dapat diperbaiki dan bangunan masih mampu menahan beban gempa rencana yang terjadi. Mekanisme keruntuhan struktur menunjukan mekanisme strong column weak beam sehingga struktur bangunan tersebut relatifaman selama terkena beban gempa direncanakan.Tingkat daktilitas struktur bangunan berdasarkan SNI 1726:2002 adalah daktail parsial dengan nilai R aktual 4,07. Kata kunci: pushover, damage control, daktilitas.
Analisis Investasi Rekayasa Proyek Pembangunan RS PTN Universitas Lampung Anissa Putri Ambarwati; Ika Kustiani; Ratna Widyawati
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 6, No 4 (2018): Edisi Desember 2018
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The establishment of RS PTN Unila is intended to fulfill social function by provided health services as well as income generating unit. RS PTN Unila is also expected to be a center of collaboration between research and health services. Even though the facility is provided by government of the province of lampung, The study was carried out to examine the viability of the invested. The viability was analyzed through several parameter, named Net Present Value (NPV), Benefit to Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP).The viability was also analyzed through 9 scenarios. Scenarios were varied base on inflation rate and Bed occupancy rate. The result show that all scenarions was viable. The best scenarions was based on the assumptions of bed occupancy rate 100%, inflation rate of 5 % and discount rate 15% and the source of investment provided by government. Keyword: Feasibility Study , Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP)
Analisis Desain Gedung Whiz Hotel Metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus lexono x nadeak; Suyadi Suyadi; Ratna Widyawati
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 4, No 3 (2016): Edisi September 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractSpecial Moment Resisting Frame System(SMRFS) is a system with the highest ductility and that has detail requirements in the calculation of structural reinforcement components of axial, bending and shear of beam and columns elements, as well as provisions regarding the beam column connection that will affect the overall performance building when receiving earthquake load. This study aims to determine the detail requirements of special moment resisting frame system in accordance with SNI 2847-2013 and performance evaluation of structures with pushover analysis. Based on study results, the level of structure performance in accordance with the performance point obtained shows that the values of the displacement target are 0.042 m in x-direction and 0.413 m in y-direction. The value of the performance point also shows that the building is designed in the Immediate Occupancy condition that is while the building receives the earthquake load, it is expected that the structure will not be damaged. Distribution of plastic hinge is appropriate to the expectation that is the strong column and the weak beam because plastic hinge formation begins from the beam element then the column element. From the pushover analysis, it is obtained the value of the actual reduction factors (R) are 8.9 in x-direction and 7.8 in y-direction, while the values of the actual system over strength factor (Ωo) are 4.34 in x-direction and 5.70 in y-direction and the values of actual deflection magnification factor (Rd) are 5.9 in x-direction and 5.2 in y-direction.Keywords : pavement distress types, severity level, PCIAbstrakSistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) merupakan sistem dengan daktilitas tertinggi dan memiliki persyaratan yang detail dalam perhitungan penulangan komponen struktur aksial, lentur dan geser untuk elemen balok dan kolom, serta ketentuan mengenai hubungan balok kolom yang akan mempengaruhi kinerja bangunan secara keseluruhan ketika menerima beban gempa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui detail persyaratan sistem rangka pemikul momen khusus sesuai dengan SNI 2847-2013 dan evaluasi kinerja struktur dengan pushover analysis. Berdasarkan hasil studi, level kinerja struktur sesuai dengan titik kinerja yang didapat menunjukkan nilai dari target perpindahan untuk arah x sebesar 0,042 m dan arah y sebesar 0,413 m. Nilai dari titik kinerja juga menunjukkan bahwa bangunan yang di desain berada pada kondisi Immediate Occupancy dimana kondisi gedung saat menerima beban gempa diharapkan struktur tidak akan mengalami kerusakan. Distribusi sendi plastis sesuai yang diharapkan yaitu kolom kuat dan balok lemah karena terbentuknya sendi plastis diawali dari elemen balok terlebih dahulu kemudian diikuti elemen kolom. Dari hasil analisis pushover didapat nilai faktor reduksi gempa (R) aktual arah x sebesar 8,9 dan arah y sebesar 7,8, sedangkan nilai faktor kuat lebih sistem (Ωo) aktual arah x sebesar 4,34 dan arah y sebesar 5,70 dan nilai faktor pembesaran defleksi (Rd) aktual arah x sebesar 5,9 dan arah y sebesar 5,2.Kata kunci : SRPMK, titik kinerja, sendi plastis, analisis pushover
Analisis Kinerja Struktur Gedung Bertingkat Terhadap Beban Gempa Dengan Metode Pushover Analysis (Studi Kasus: Gedung Rawat Inap Non – Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek) Risty Amelia Firdha; Mohd. Isneini; Hasti Riakara Husni; Ratna Widyawati
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 9, No 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe condition of the tectonic arrangement is so complex that the Indonesian territory becomes an active seismic area with a high frequency of earthquakes. Considering that earthquakes can cause casualties and damages to infrastructure, it is necessary to analyze the structure of the building using the right method. This study aims to analyze the structure in needed to fulfill the safety requirements based on SNI 1726:2019 with the interstory drift and ATC-40 which is observed based on the maximum total drift and see the mechanism of the collapse that occurs. Structural analysis was carried out using the pushover anaysis method added with a structural analysis program. From the analysis results, the displacement values obtained by the ATC-40 method are 63,939 mm in the x – direction and 85,299 mm in the y – direction. The performance level generated based on this method is immediate occupancy where the structural and non-structural elements experience minimum damage so that the building remains safe for reuse. The structure collapse mechanism shows the concept of a strong column weak beam mechanism. The interstory drift that occurs is still in the safe category because it does not exceed the interstory drift, which is 42 mm. Key words:pushover analysis, performance level, failure mechanism, interstory drift. AbstrakKondisi tatanan tektonik yang begitu komplek menyebabkan wilayah Indonesia menjadi kawasan seismik aktif dengan frekuensi kegempaan yang tinggi. Mengingat gempa bumi dapat mengakibatkan korban jiwa dan hancurnya infrastruktur sehingga diperlukan analisis terhadap struktur bangunan tersebut dengan menggunakan metode yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dalam memenuhi persyaratan keamanan berdasarkan SNI 1726:2019 dengan tinjauan simpangan antar tingkat dan ATC-40 yang ditinjau berdasarkan maximum total drift serta melihat mekanisme keruntuhan yang terjadi. Analisis struktur yang dilakukan menggunakan metode pushover analysis dengan bantuan program analisis struktur. Dari hasil, didapatkan nilai displacement dengan metode ATC-40 sebesar 63,939 mm arah – x dan 85,299 mm arah – y. Level kinerja yang dihasilkan adalah immediate occupancy dimana elemen struktural dan non-struktural mengalami kerusakan minimum sehingga bangunan tetap aman digunakan kembali. Mekanisme keruntuhan struktur menunjukkan konsep mekanisme strong column – weak beam. Simpangan antar tingkat yang terjadi masih dalam kategori aman karena tidak melebihi simpangan antar tingkat izin yaitu 42 mm. Kata kunci: analisis pushover, level kinera, mekanisme keruntuhan, simpangan antar tingkat.
OPTIMALISASI PROFIL BAJA IWF PADA BANGUNAN GUDANG KONSTRUKSI GABLE FRAME BERDASARKAN SNI 1729:2015 Ardini Yuliastri Putri; Bayzoni Bayzoni; Ratna Widyawati
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 5, No 2 (2017): Edisi Juni 2017
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasement and development of economic growth in Indonesia cause increasement of the construction of warehouse to support business expansion. However, there is an opinion about expensive steel prices which is causes the use of the steel its self is not optimum. In this case, there must be a calculation to determine the model of gable frame and the dimension of steel profiles for the warehouse.  In this study, the frame model is limited of four types that have differences in haunch span.  This study also use the Direct Stiffness Method to calculate structural analysis and  SNI 1729: 2015 to calculate section analysis.  From structural and section analysis, obtained weight for each type of frame.  Frame Type 1 has 4.771,89 kg, Frame Type 2 has 3.348,18 kg, Frame Type 3 has 3.682,24 kg and Frame Type 4 has 10.541,1506 kg.  Based on the volume and weight calculation in each frame type, Frame Type 2 has the lowest weight. Hence, this type of portal can be considered as the most optimum portal type. Key word : gable frame construction, SNI 1729: 2015, Direct Stiffness Method
Co-Authors Abdul Latief Gunawan Abdullah, Habib Ilham Achmad Dinan Agustian Achmad Samudra Ade Suprizal Adi , Amir Kerisna Ahmad Farid Effendy Ahmad Sahara Aini , N Aleksander Purba Alexander Purba Alexander Purba Amilia, Rahma Aminudin, Aminudin Aminudin, KM Andi Hermawan Andi Kusnadi Andika Wiratama Suparto Andini Frananda Andri Yulianto, Andri Anissa Putri Ambarwati Apriansyah KM Apritya, Desty Ardiansyah Ardiansyah Ardini Yuliastri Putri ARI DAMAN HARIS Arief, Eldowan Ariesanthy, Yenni Aritonang, Erfan Andrianto Arlinsyah Arlinsyah Aryan Saruhian Awaludin Yoga Aziz, Sholhan Bayzoni Bayzoni Bele, Alexander Joharry Leto Budhi Dharma Budi Ribowo, Anggarani Cheria Ayu Aditya Choiriyyah, Nova Dayanti, Ika Ayu Anita Dedi Pria Armada Deni Danial Diego, Diego Maradona Maharduta Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Diky Ramadhan Dimas, Muhammad Seriz Djawa, Marselinus Ndilu Landu Doni Irawan Efransyah Eko Widiyanto Endang Wahyuni Fachrial Ikram Ayusar Fahmi Farhan Nurrohmat Fauzi Antoni Antoni Febriani, Sylvawiedya Meutia Fikri Alami Fikri Alami Fikri Alami Firdha, Risty Amelia Firmansyah Firmansyah Novandaya Firnawati Sakalena Fitra, Rifandy Fransiska, Reissa Yunia Ghalih Huriarto Girinandi, I Goentur Permata Hanafi Gusrian Putra Habibi , Budi Muhammad Habibi, Budi M. Habibi, L Hadi, Ayatullah Hanaf Qowiyyul Adib Hanafi, Goentur Permata Hartopo, Popo Haryono Haryono Hasti Riakara Husni Hasti Riakara Husni HENI FITRIANI Herianto Herry Wardono Heru Purnomo Ibrahim , Eddy Ihwan Ika Kustiani IMAM SANTIKO RAHARJO Inayati Nurlaili Indra Alfandi Ramlie Ishak Iskandar Pani Isneini, M Isneini, Mohd Jaya, Eka Putra Junianto Wika Adi Pratama Karyatama , Coco Cesar Kasy, Ferrini Kekang, Yosefi Yuanita Kristanto Usman Kumar, Hetzy Mericuri Kurnia Pawestri Primastuti Kurniawan, M. Tito Laksmi Irianti Lanosin Lenggana, M. Kendy Leo Hari Wiryanto lexono x nadeak LOPULALAN, MARCELLO Lusmeilia Afriani Lusmeilia Afriani M Sarkowi Mardhotillah, Nur Anisa MARDIANA Mardiana Mardiana Marsela Irnawati Nuwa Masdar Helmi Matemba, Esther Elly Mebro, Helson Meiza, Ricky Melwi Melwi Mohammad Syafrizal Mohd Isneini Mohd. Isneini Mohd. Isneini Muh Sarkowi Muh. Sarkowib Muhamad Hafiz Muhammad Habibie B. Muhammad Ridho Saputra Muhammad Sarkowi Muhammad Seriz Dimas Mukhlis, Muhammad Murdapa, Fauzan Murni Muslichah, Ajeng Dafiq N.S, Masri Nasution, Ali Napiah Niken, Chatarina Ningsih, Jeni Yunita Notodarmojo , S NOVA CHOIRIYYAH Nur Dewisri Fatihawati Nurrohmat, Farhan Nurul Hidayah Otten Rinaldi Parliansyah, Parliansyah Prigato, Teja Putra, Asyrofi Miranda Putra, M Darmawan Putra, Rivaldo Hartono Quinta Normalita Radiansyah, Rizki Rahmad Syah Putra Rahman, Muhammad Noor Rahmanisa, Laila Indah Ramadhan, Vernady Napatino Ratrianto, Ratrianto Ratu Chintami Ria Oktaviani Sinia Rifki Imanuddin Kunto Rio Trianto RIO, M. ROMA Rio, Roma Ristama, M Alvany Veschonanda Risty Amelia Firdha Riyan Rahmawan Rizal Ardiana Rizal Ayodya Hapsoro Rizal Hermansyah Rizqi Darmawan Sabila, Thifan Arel Sandewa, Ricky Santoso, Teguh Ilman Saputra, Fauzi Saputra, Muhammad Ridho Sarinurrohman Sarkowi Satria, Fungky Andi Sep, Trisya Setiawan, Riesal Sibuea, Lungguk Sidarto, K Adji Silvia Ruhma Dewi, Niky Siti N Sri Waluyo Stephanus Martua Turnip Sugianto Sugianto Suharno Suharno , Suharno Sulistiyono, Noor Sultan , Masri Nur Surahman, R Surya Sebayang Surya Sebayang Surya Sebayang Susanti, Sevi Susanto, Rino Abi Susilo, Hendri Suyadi Suyadi Taufik Muhtarom Taufik Qurrahman Trisya Septiana Utami, Faradina Veithzal Rivai Zainal Vera Agustriana Noorhidana Vika Farida Wahyu Kurniawati Wahyudi, Ahmat Wardhani Lailia Dwi Kusuma Werena, Rosalia Dwi Widiastuti, Ari Widiatmoko , Laksi Widjatmoko, Eko Nugroho Wijaya, Aprilia Yanuar Aulia Kamal Yolanda, Sylvia Yoriska Indah Sari YUDHO JOKO PRESETYO Yulyah Agustina Yunani, Retina Zahra, Ainaya Maudia ZUBAIDI ZUBAIDI1 Zulfi, M. Ichfan