Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penanganan Permukiman Kumuh Di Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan Ishak; Ratna Widyawati; Herry Wardono
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.131 KB)

Abstract

Pemukiman kumuh masih menjadi masalah di Kecamatan Banjit. Namun, upaya penanganannya disinyalir masih kurang memadai. Karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat Kekumuhan di Kecamatan Banjit dan pola penanganan permukiman kumuh di Kecamatan Banjit. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Banjit. Lokasi penelitian ini adalah seluruh kelurahan yang teridentifikasi kumuh di Kecamatan Banjit yaitu Kelurahan Pasar Banjit RT 04 Lingkungan 05. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kekumuhan yang terdapat di Kecamatan Banjit adalah Kelurahan Pasar Banjit masuk dalam kategori kumuh ringan,. Sedangkan pola penanganan yang dilakukan di Kecamatan Banjit adalah pemugaran melalui program Kota Tanpa Kumuh. Penanganan yang telah dilakukan di Kelurahan Pasar Banjit adalah perbaikan struktur dan pembangunan baru drainase dan gorong-gorong, struktur jalan, sarana persampahan bak sampah dan sistem pengelolaan air limbah. Secara umum upaya yang telah dilakukan masih harus terus dilakukan perawatan untuk mencegah timbulnya kawasan kumuh.
MANAJEMEN PEMELIHARAAN PERKERASAN LENTUR PADA PROGRAM PRESERVASI JALAN Ahmad Farid Effendy; Ratna Widyawati; Ika Kustiani
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.19 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.290

Abstract

Infrastruktur jalan sebagai prasarana transportasi merupakan unsur penting dalam pengembangan kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama dalam mewujudkan sasaran pembangunan nasional, yaitu pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya serta pengentasan kemiskinan, menciptakan lapangan kerja langsung dan tidak langsung dan menjaga kesatuan dan persatuan nasional. Perawatan atau pemeliharaan jalan bukan merupakan masalah yang mudah untuk dilakukan karena membutuhkan biaya yang cukup besar. Hal inilah yang menyebabkan pemerintah terkesan lambat dalam memperbaiki kerusakan jalan sehingga jalan yang rusak bertambah parah dan luas. Pada dasarnya, biaya yang dibutuhkan untuk pemeliharaan dan perbaikan jalan tidak terlalu besar jika pemeliharaan dan perbaikan dilakukan secara berkala, dalam arti bahwa perbaikan dilakukan pada saat jalan dalam kondisi masih rusak ringan. Pada kenyataannya, selama ini pemerintah melakukan pemeliharaan dan perbaikan jalan pada saat jalan dalam kondisi sudah rusak berat, sehingga sudah dapat dipastikan bahwa biaya yang dibutuhkan menjadi sangat besar dan juga dapat dipastikan bahwa kerugian yang diderita oleh masyarakat pengguna jalan selama jalan tersebut rusak, juga sangat besar bahkan tidak ternilai. Selain itu, kerusakan jalan juga disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah beban kendaraan yang melintas melebihi kemampuan struktur jalan tersebut akibatnya jalan yang baru diperbaiki sudah mengalami kerusakan sehingga dibutuhkan lagi biaya untuk perbaikan. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan suatu upaya pemeliharaan jalan yang lebih efektif dan efisien. Permasalahan yang dibahas di dalam penulisan penelitian ini hanya terbatas pada preservasi perkerasan lentur (flexible pavement) yang mengarah pada manajemen pelaksanaan preservasi perkerasan lentur yang terbatas pada manajemen penentuan prioritas jalan yang akan diperbaiki pada jalan lama (eksisting) dengan melihat biaya perbaikannya dan manajemen berupa upaya-upaya yang diperlukan dalam mengatur ataupun menjaga agar jalan yang ada tetap berada dalam kondisi mantap setelah dilakukan perbaikan.
Analisis Perhitungan dan Penanganan Preservasi Jalan Pada Ruas Jalan Talang Jaya-Cengal Kabupaten Ogan Komering Ilir Rifki Imanuddin Kunto; Ratna Widyawati; Trisya Septiana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.647 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.304

Abstract

Sebagai prasarana penunjang utama transportasi darat dan prasarana pergerakan aktivitas masyarakat, kondisi jalan yang baik (mantap) sangat berdampak pada kondisi sosial dan ekonomi terutama pada sarana transportasi darat. Untuk itu, kondisi jalan yang baik (mantap) harus secara berkala dilakukan peninjauan untuk memastikan kerusakan yang terjadi dapat dideteksi secara dini sebelum kerusakan jalan tersebut menyebabkan kerusakan yang lebih besar. Penyebab kerusakan jalan banyak di akibatkan oleh beban kendaraan yang melintas melebihi dari beban kendaraan yang direncanakan, serta jumlah volume kendaraan yang terus meningkat melebihi kapasitas jalan. Hal tersebutlah yang terjadi pada ruas jalan yang ditinjau yaitu Ruas Jalan Talang Jaya – Cengal, pada ruas ini jalan menopang beban dengan melebihi kapasitas jalan, mengingat lokasi jalan berada dikawasan perkebunan sawit yang tentunya menjadi akses utama dalam mengangkut hasil pertanian. Dalam Penelitian ini tentunya dilakukan berbagai survei salah satunya Survei Nilai Kondisi Jalan, Survei LHR Jalan, dan Pengujian CBR lapangan. Untuk mengolah data tersebut penulis membuat program perhitungan desain perkerasan jalan menggunakan bantuan program Microsof Excel yang mengacu pada MDJP Revisi 2017. Dari hasil penelitian Ruas Jalan Talang Jaya Cengal yang ditinjau sepanjang 13,2 Km mulai dari STA 2+000 sd 15+200, penelitian ini didapatkan bahwa nilai kondisi jalan dari STA 2+000 sd 15+200 menunjukkan bahwa jalan dalam kondisi rusak berat dan memerlukan penangan berupa rekonstruksi. Dalam perhitungan LHRT rencana, nilai kumulatif kelompok sumbu (KKS) kendaraan berat tahun 2020 sd 2060 yang diperoleh adalah 4,23E+06, nilai tersebut dapat dikatagorikan sebagai jalan dengan lalu lintas berat. Untuk nilai CBR lapangan yang didapat adalah 6,3%, maka ruas jalan tersebut tidak diperlukan perbaikan tanah dasar. Selain itu, berdasarkan nilai KKS dan nilai CBR lapangan yang didapat jenis perkerasan yang terpilih dapat menggunakan Flexible Pavement ataupun Rigid Pavement. Dalam hal ini Rigid Pavement dipilih sebagai Rencana Desain Perkerasan dengan Jenis dan tebal lapisan terpilih terdiri dari lapisan drainse 15 cm, lantai kerja 10 cm, dan beton 26,5 cm.
Strategi Penataan Kawasan Pariwisata Air Terjun Way Kunyir, Kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu Propinsi Lampung Otten Rinaldi; Muh. Sarkowi; Ratna Widyawati
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1043.456 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.307

Abstract

Air Terjun Way Kunyir yang terdapat di Kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu Propinsi Lampung berpotensi sebagai Destinasi Pariwisata. Air terjun ini memiliki dualisme fungsi yaitu (1) sebagai kawasan pariwisata, (2) sebagai kawasan lindung. Oleh karena itu kawasan ini membutuhkan strategi khusus dalam penataannya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi penataan kawasan pariwisata Air Terjun Way Kunyir dan merumuskan pengendalian pemanfaatan ruang di kawasan pariwisata Air Terjun Way Kunyir. Penelitian menggunakan analisis fisik dasar kawasan, analisis keruangan, dan Analisis SWOT. Berdasarkan kriteria fisik, kemampuan lahan di kawasan pariwisata Air Terjun Way Kunyir termasuk ke dalam wilayah dengan Kemampuan Pengembangan Rendah. Berdasarkan analisis keruangan, air terjun termasuk dalam lokasi kawasan lindung Hutan Register 22, berupa cagar alam hutan dengan luas areal yang diizinkan untuk dibangun sarana wisata alam maksimal 10% (sepuluh per seratus) dari luas areal yang diizinkan. Berdasarkan hasil analisis SWOT, Air Terjun Way Kunyir dapat dijadikan kawasan ekowisata. Hasil penelitian merumuskan strategi penataan kawasan pariwisata Air Terjun Way Kunyir terdiri dari 4 zona dengan 2 program prioritas yaitu Program Peningkatan Daya Tarik Destinasi Pariwisata dan Program Pemasaran Pariwisata. Arahan pengaturan pemanfaatan ruang hanya mengizinkan 7 fasilitas yang dapat dibangun pada kawasan pariwisata Air Terjun Way Kunyir.
Capaian program kotaku sebagai penanganan kumuh di desa panca warna kecamatan way serdang kabupaten mesuji Doni Irawan; Ratna Widyawati; Trisya Septiana
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2721.94 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.320

Abstract

Berdasarkan surat keputusan dari Bupati Mesuji Nomor: B/217/I.02/HK/MSJ/2019 tentang Penetapan Lokasi Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh di Kabupaten Mesuji, memiliki luasan permukiman kumuh sebesar 405,90 Ha. Salah satu lokasi kumuh di Kabupaten Mesuji terletak di Desa Panca Warna Kecamatan Way Serdang. Dengan keterlibatan peran dari masyarakat dalam penanganan kawasan kumuh akan menciptakan pelaksanaan program Kotaku berkelanjutan. Maksud dari Penelitian ini bertujuan untuk melihat Capaian program KOTAKU dalam penanganan permasalahan kumuh dengan sasaran mengidentifikasi program KOTAKU di Desa Panca warna di Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji, menganalisa kondisi fisik dari program penanganan kawasan kumuh dan melihat capaian program KOTAKU dalam penanganan kawasan kumuh. Metode penelitan yang digunakan adalah jenis penelitian secara kuantitatif. Hal ini dapat dilihat bahwasanya penanganan kumuh di Desa Panca warna yang tetap pada kategori kumuh ringan namun setiap permasalahan sudah mengalami penurunan kondisi kumuh, dan evaluasi terhadap penanganan kumuh di Desa Panca Warna memberikan dampak terhadap lingkungan permukiman dan perbaikan infrastruktur dasar serta meningkatkan Swadaya masyarakat untuk mengurangi kondisi kekumuh di lingkungan permukiman.
Analisis Dan Target Capaian Air Minum Kabupaten Way Kanan Achmad Dinan Agustian; Ratna Widyawati; Muh. Sarkowib
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 2 No. 2 (2022): Prosiding SNIP Vol.2 No.2
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.223 KB) | DOI: 10.23960/snip.v2i2.324

Abstract

Air merupakan kebutuhan pokok yang sangat mendasar bagi kehidupan, sudah sepantasnya pemerintah selaku penyelenggara Negara menjamin ketersediaan air minum bagi penduduknya. Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Penyediaan Air Minum dapat ditinjau dari sejauh mana penduduk yang ada mendapatkan akses terhadap air minum yang aman melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan Jaringan Perpipaan (JP) dan Bukan Jaringan Perpipaan (BJP) terlindungi. Sebagian besar masyarakat Kabupaten Way Kanan masih menggunakan SPAM non perpipaan dalam memenuhi kebutuhan air bersih dan air minum yang dalam pelaksanaannya dikelola secara swadaya oleh masyarakat. Sarana dan prasarana air minum tersebut berupa sumur gali, sumur dan MCK umum, serta mata air. Sebagian besar masyarakat Kabupaten Way Kanan masih menggunakan SPAM non perpipaan dalam memenuhi kebutuhan air bersih dan air minum yang dalam pelaksanaannya dikelola secara swadaya oleh masyarakat. Sistem penyediaan dan pengelolaan air bersih perpipaan di Kabupaten Way Kanan dipenuhi dari sistem penyediaan air bersih yang dikelola oleh pemerintah daerah melalui Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pengelola Air Bersih Kabupaten Way Kanan sebagai unit kerja yang bertanggung jawab dalam bidang pengelolaan sarana penyediaan air bersih di Kabupaten Way Kanan. Akses pelayanan air minum diperhitungkan sesuai dengan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang air minum. Nilai SPM cakupan akses terhadap air minum yang aman melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan Jaringan Perpipaan (JP) dan Bukan Jaringan Perpipaan (BJP) terlindungi adalah peningkatan jumlah unit pelayanan baik melalui Sambungan Rumah (SR), Hidran Umum (HU), maupun Terminal Air yang dinyatakan dalam persentase peningkatan jumlah masyarakat yang mendapatkan pelayanan SPAM dengan jaringan perpipaan dan bukan jaringan perpipaan terlindungi pada akhir tahun pencapaian SPM terhadap jumlah total masyarakat di seluruh Kabupaten Way Kanan. Kondisi capaian penyediaan air minum di Kabupaten Way Kanan yang berjumlah penduduk sebanyak 476.871 jiwa pada tahun 2021 telah mencapai akses layak air minum sebesar 71,88 % sedangkan akses aman air minum belum terpenuhi di Kabupaten Way Kanan.
Review Desain Perencanaan Teknis Peningkatan Jalan Di Kec. Belitang (Tersebar) Ruas Jalan Gumawang – Sidomakmur Desa Sidogede Kab. Ogan Komering Ulu Timur Andini Frananda; Trisya Septiana; Ratna Widyawati
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.79 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.48

Abstract

Seiring meningkatnya peran suatu daerah dan untuk meningkatkan taraf hidup serta memajukan perekonomian diperlukan prasarana penghubung yang fungsinya sangat penting dan vital terutama sarana penghubung suatu jalan untuk menunjang perkembangan di sektor-sektor lainnya. Demikian pengembangan jalan dengan meningkatkan dan membina jalan guna mempermudah akses bagi suatu daerah atau wilayah. Lancarnya sarana perhubungan suatu wilayah akan berdampak pada pesatnya pertumbuhan ekonomi wilayah tersebut, karena sistem mobilisasi barang dan jasa berjalan lancar dan efisien. Peningkatan Jalan di Kec. Belitang (Tersebar) merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam menunjang pencapaian sasaran Pembangunan Nasional, yang mana pelaksanaannya di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur salah satunya dilaksanakan oleh Kegiatan Perencanaan Peningkatan Jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kab. Ogan Komering Ulu Timur. Pembinaan Jaringan Jalan sangat terkait dengan pemerataan pembangunan beserta hasil-hasilnya melalui pengembangan prasarana jalan yang bertujuan untuk meningkatkan layanan jalan akibat laju pertumbuhan lalu lintas dan pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan pada umum dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur pada khususnya.. Pada umumnya peningkatan jalan yang dilaksanakan berupa perbaikan dan peningkatan struktur jalan lama. Penelitian ini mengambil studi kasus Peningkatan Jalan di Kec. Belitang (Tersebar) pada ruas Jalan Gumawang – Sidomakmur di Desa Sidogede berupa Pelebaran Jalan Selebar 100 cm di sisi kanan dan sisi kiri. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk Mereview Desain Jalan yang sudah ada, dan lingkup yang akan dikerjakan yaitu Pelebaran Jalan, Lapis Pondasi Bawah Agregat Kelas B, Lapis Pondasi Agregat Kelas A, Lapis Permukaan AC-BASE, dan Lapis Permukaan AC-WC menggunakan Spesifikasi Umum 2018 Revisi Ke 2.
Perencanaan Geometrik Dan Tebal Perkerasan Kaku Ruas Jalan Batas Kota Palembang – Kayu Agung Yoriska Indah Sari; Ratna Widyawati; Dikpride Despa
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.18 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.52

Abstract

Perencanaan bertujuan untuk menentukan fungsi struktur secara tepat, dan bentuk yang sesuai, efisiensi serta mempunyai fungsi estetika. Seorang perencana merasa yakin bahwa dengan mengumpulkan data dan informasi tentang lokasi jalan dan beban-beban yang bekerja telah cukup memadai untuk melakukan perencanaan. Pada kenyataannya, sering di jumpai bahwa setelah memperoleh data-data yang memadai, cukup sulit untuk menghubungkannya dengan rumus atau persamaan-persamaan yang telah ada. Oleh karenanya, bagaimana mungkin perencana akan menganalisis dan merancang serta melakukan proses perhitungan bila rumus-rumus yang diinginkan tidak ada, untuk itu perlu dipahami adanya suatu proses desain (design process) sebelum perencana melakukan perhitungan dan pemilihan struktur. Program Pembinaan Jaringan Jalan merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam menunjang pencapaian sasaran Pembangunan Nasional, yang mana pelaksanaannya di Kota Palembang salah satunya dilaksanakan oleh Kegiatan Perencanaan Pembangunan Jalan pada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Sumatera Selatan. Pembinaan Jaringan Jalan sangat terkait dengan pemerataan pembangunan beserta hasil-hasilnya melalui pengembangan prasarana jalan yang bertujuan untuk meningkatkan layanan jalan akibat laju pertumbuhan lalu lintas dan pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan pada umum dan Kota Palembang pada khususnya. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk Mereview Desain Jalan yang sudah ada, dan lingkup yang akan dikerjakan yaitu penentuan design yang akan digunakan.
Perencanaan DED Penataan Pembangunan Kota Martapura di Kabupaten OKU Timur Firmansyah; Aleksander Purba; Ratna Widyawati
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.498 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.58

Abstract

Kegiatan Penataan Pembangunan adalah kegiatan yang bertujuan mengendalikan pemanfaatan pola ruang dan menciptakan lingkungan yang tertata, berkelanjutan, berkualitas serta menambah vitalitas ekonomi dan kehidupan masyarakat. Oleh karenanya penyusunan Detail Engineering Design (DED) Penataan Pembangunan Kota Martapura, selain sebagai pemenuhan aspek legal-formal, yaitu sebagai produk pengaturan pemanfaatan ruang serta penataan bangunan dan lingkungan pada kawasan terpilih, juga sebagai dokumen panduan / pengendali pembangunan dalam penyelenggaraan penataan bangunan dan lingkungan kawasan terpilih supaya memenuhi kriteria perencanaan tata bangunan dan Lingkungan yang berkelanjutan meliputi: pemenuhan persyaratan tata bangunan dan lingkungan, peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan kualitas lingkungan dan ruang publik, perwujudan pelindungan lingkungan, serta peningkatan vitalitas ekonomi lingkungan. Selain hal tersebut, penyusunan Detail Engineering Design (DED) Penataan Pembangunan Kota Martapura mempunyai manfaat untuk mengarahkan jalannya pembangunan sejak dini, mewujudkan pemanfaatan ruang secara efektif, tepat guna, spesifik setempat dan konkret sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), salah satu unsur yang memerlukan perhatian dalam proses penataan ruang pembangunan di kota Martapura adalah didahului perencanaan DED yang baik. meliputi perencanaan tata letak untuk pemukiman, perkantoran, pertanian, perkebunan, pertokoan, perindustrian, dan lain-lain. Tujuan Penelitian ini adalah untuk pemanfaatan secara maksimal, efisien dan terintegrasi tata letak pemukiman, perkantoran, pertanian, perkebunan, pertokoan, perindustrian, dan lain-lain. Sesuai dengan ketersediaan lahan yang ada.
Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi daerah irigasi Belitang I Efransyah; Dikpride Despa; Ratna Widyawati
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.633 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.59

Abstract

Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur sebagai salah satu daerah otonom hasil pemekaran mempunyai fungsi strategis sebagai daerah transit, karena letaknya yang merupakan simpul arus transportasi yang menghubungkan beberapa daerah seperti berbatasan dengan provinsi lampung, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten Ogan Komering Ilir serta dilewati oleh jalur lintas tengah Sumatera. Berdasarkan fungsi dan letak tersebut, maka laju perkembangan dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur cukup cepat. Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur mempunyai jaringan irigasi, baik yang di kelola oleh Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Desa.. Sebagian besar kondisi Jaringan Irigasi tersebut belum memadai dan merupakan bangunan lama, sarana dan prasarana yang belum bisa menampung seluruh debit air yang harus dialirkan ke area persawahan milik warga Oleh sebab itu, diadakanlah secara berkala program operasi dan pemeliharaan pada sistem jaringan irigasi.
Co-Authors Abdul Latief Gunawan Abdullah, Habib Ilham Achmad Dinan Agustian Achmad Samudra Ade Suprizal Adi , Amir Kerisna Ahmad Farid Effendy Ahmad Sahara Aini , N Aleksander Purba Alexander Purba Alexander Purba Amilia, Rahma Aminudin, Aminudin Aminudin, KM Andi Hermawan Andi Kusnadi Andika Wiratama Suparto Andini Frananda Andri Yulianto, Andri Anissa Putri Ambarwati Apriansyah KM Apritya, Desty Ardiansyah Ardiansyah Ardini Yuliastri Putri ARI DAMAN HARIS Arief, Eldowan Ariesanthy, Yenni Aritonang, Erfan Andrianto Arlinsyah Arlinsyah Aryan Saruhian Awaludin Yoga Aziz, Sholhan Bayzoni Bayzoni Bele, Alexander Joharry Leto Budhi Dharma Budi Ribowo, Anggarani Cheria Ayu Aditya Choiriyyah, Nova Dayanti, Ika Ayu Anita Dedi Pria Armada Deni Danial Diego, Diego Maradona Maharduta Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Diky Ramadhan Dimas, Muhammad Seriz Djawa, Marselinus Ndilu Landu Doni Irawan Efransyah Eko Widiyanto Endang Wahyuni Fachrial Ikram Ayusar Fahmi Farhan Nurrohmat Fauzi Antoni Antoni Febriani, Sylvawiedya Meutia Fikri Alami Fikri Alami Fikri Alami Firdha, Risty Amelia Firmansyah Firmansyah Novandaya Firnawati Sakalena Fitra, Rifandy Fransiska, Reissa Yunia Ghalih Huriarto Girinandi, I Goentur Permata Hanafi Gusrian Putra Habibi , Budi Muhammad Habibi, Budi M. Habibi, L Hadi, Ayatullah Hanaf Qowiyyul Adib Hanafi, Goentur Permata Hartopo, Popo Haryono Haryono Hasti Riakara Husni Hasti Riakara Husni HENI FITRIANI Herianto Herry Wardono Heru Purnomo Ibrahim , Eddy Ihwan Ika Kustiani IMAM SANTIKO RAHARJO Inayati Nurlaili Indra Alfandi Ramlie Ishak Iskandar Pani Isneini, M Isneini, Mohd Jaya, Eka Putra Junianto Wika Adi Pratama Karyatama , Coco Cesar Kasy, Ferrini Kekang, Yosefi Yuanita Kristanto Usman Kumar, Hetzy Mericuri Kurnia Pawestri Primastuti Kurniawan, M. Tito Laksmi Irianti Lanosin Lenggana, M. Kendy Leo Hari Wiryanto lexono x nadeak LOPULALAN, MARCELLO Lusmeilia Afriani Lusmeilia Afriani M Sarkowi Mardhotillah, Nur Anisa MARDIANA Mardiana Mardiana Marsela Irnawati Nuwa Masdar Helmi Matemba, Esther Elly Mebro, Helson Meiza, Ricky Melwi Melwi Mohammad Syafrizal Mohd Isneini Mohd. Isneini Mohd. Isneini Muh Sarkowi Muh. Sarkowib Muhamad Hafiz Muhammad Habibie B. Muhammad Ridho Saputra Muhammad Sarkowi Muhammad Seriz Dimas Mukhlis, Muhammad Murdapa, Fauzan Murni Muslichah, Ajeng Dafiq N.S, Masri Nasution, Ali Napiah Niken, Chatarina Ningsih, Jeni Yunita Notodarmojo , S NOVA CHOIRIYYAH Nur Dewisri Fatihawati Nurrohmat, Farhan Nurul Hidayah Otten Rinaldi Parliansyah, Parliansyah Prigato, Teja Putra, Asyrofi Miranda Putra, M Darmawan Putra, Rivaldo Hartono Quinta Normalita Radiansyah, Rizki Rahmad Syah Putra Rahman, Muhammad Noor Rahmanisa, Laila Indah Ramadhan, Vernady Napatino Ratrianto, Ratrianto Ratu Chintami Ria Oktaviani Sinia Rifki Imanuddin Kunto Rio Trianto RIO, M. ROMA Rio, Roma Ristama, M Alvany Veschonanda Risty Amelia Firdha Riyan Rahmawan Rizal Ardiana Rizal Ayodya Hapsoro Rizal Hermansyah Rizqi Darmawan Sabila, Thifan Arel Sandewa, Ricky Santoso, Teguh Ilman Saputra, Fauzi Saputra, Muhammad Ridho Sarinurrohman Sarkowi Satria, Fungky Andi Sep, Trisya Setiawan, Riesal Sibuea, Lungguk Sidarto, K Adji Silvia Ruhma Dewi, Niky Siti N Sri Waluyo Stephanus Martua Turnip Sugianto Sugianto Suharno Suharno , Suharno Sulistiyono, Noor Sultan , Masri Nur Surahman, R Surya Sebayang Surya Sebayang Surya Sebayang Susanti, Sevi Susanto, Rino Abi Susilo, Hendri Suyadi Suyadi Taufik Muhtarom Taufik Qurrahman Trisya Septiana Utami, Faradina Veithzal Rivai Zainal Vera Agustriana Noorhidana Vika Farida Wahyu Kurniawati Wahyudi, Ahmat Wardhani Lailia Dwi Kusuma Werena, Rosalia Dwi Widiastuti, Ari Widiatmoko , Laksi Widjatmoko, Eko Nugroho Wijaya, Aprilia Yanuar Aulia Kamal Yolanda, Sylvia Yoriska Indah Sari YUDHO JOKO PRESETYO Yulyah Agustina Yunani, Retina Zahra, Ainaya Maudia ZUBAIDI ZUBAIDI1 Zulfi, M. Ichfan