Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI WORKSHEET INKUIRI TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA Hunaepi Hunaepi; Laras Firdaus; Taufik Samsuri; Endang Susantini; Raharjo Raharjo
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 8, No 1 (2020): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bjib.v8i1.2697

Abstract

The purpose of this study was to assess the effectiveness of integrated local wisdom sheets for local wisdom on students' critical thinking skills. This type of pre-experimental research with the design of one groups pre-test post-test design. Samples were 18 students taken with saturated sampling technique. The instrument used was the Critical Thinking Skills Test (TKBK) with indicators: 1) interpretation; 2) analysis; 3) conclusions; 4) evaluations; 5) explanations; and 6) self-regulation. Data were analyzed descriptively and in paired sample test statistics. The results showed that the integrated inquiry wisdom local worksheet was declared effective based on the results of the N-Gain analysis with an average value of 0.65 (moderate). Indicators of interpretation and evaluation reached a percentage of 81 with a category (very high). Skills indicators explain 80 in categories (high), analysis indicators and skills conclude 60 categories (low), and the lowest percentage in self-regulation indicators reaches 37 in categories (very low). Weak skills in analyzing and making conclusions, because student self-regulation skills are low. This condition demands the need to improve self-regulation by developing cognitive monitoring through an emphasis on learning that can practice scientific curiosity skills.
PELATIHAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) DAN TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH BAGI GURU DI MTs. NW MERTAKNAO Hunaepi Hunaepi; Saiful Prayogi; Taufik Samsuri; Laras Firdaus; Herdiyana Fitriani; Muhammad Asy’ari
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1: October 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v1i1.402

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan penelitian yang dapat diakukan guru daam ragka memperbaiki proses-proses pembelajaran untuk mencapai tujuan yang diinginkan.Pelaksanaan PTK sangat relevan dengan fungsi serang guru sebagai pendidik, pegajar,pembimbing, pelatih, dan evaluator ketercapaian hasil belajar siswa. Dalam konteks ini, PTK dipandang sebagai bentuk penelitian peningkatan kualitas pembelajaran yang paling tepat, karena selain sebagai peneliti guru juga bertindak sebagai pelaksana proses pembelajaran, sehingga tahu betul permasalahan yang dihadapi dan kondisi ideal yang ingin dicapai. Metode yang digunakan, yaitu melakukan serangkaian kegiatan In Service Training (IST) dan On Service Training (OST). Hasil kegiatan pengabdian secara umum, yaitu para guru peserta kegiatan telah paham dan terampil dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas (PTK), serta para guru telah terampil dalam menyusun karya ilmiah (format artikel). Hal ini terlihat dari produk artikel yang telah dihasilkan guru peserta.
PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK MELALUI PELATIHAN PRODUKSI DETERJEN CAIR DI DESA SUKARAJA LOMBOK TENGAH Hunaepi Hunaepi; Taufik Samsuri; Laras Firdaus; Baiq Mirawati; Ahmadi Ahmadi; Muhali Muhali; muhammad Asy’ari; irham Azmi
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: October 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v2i1.416

Abstract

Kondisi masyarakat yang makin konsumtif menjadikan setiap individu semakintertarik pada hal-hal yang instan, selain itu jika kondisi ini tidak diperbaiki maka akanmembuat masyarakat tidak memiliki kreatifitas dan menghilangkan jati diri. Desa Sukaraja yang terletak di kabupaten Lombok Tengah belum tersentuh sepenuhnya oleh programprogram pemberdayaan dan pembinaan khusunya tentang keterampilan dan kewirausahaan. Perbaikan kesejahteraan sosial dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan, seperti pemberdayaan Ibu-ibu PKK di Desa Sukaraja melalui pelatihan produksi deterjen cair. Tujuan dari kegitan ini adalah 1) meningkatkan kesadaran tentang hidup produktif dengan menigkatkan keterampilan, 2) meningkatan motivasi untuk berwirausaha, 3) membekali pengetahuan tentang deterjen cair, 4) meningkatkan keterampilan membuat deterjen cair, dan 4) ibu PKK diberi pengetahauan tentang peluang bisnis rumahan. Kegiatan pemberdayaan ini telah dilakukan dengan hasil adanya penigkatan pemahaman dan keterampilan tentang pembuatan deterjen cair, selain itu ibu PKK telah memulai memproduksi baik dengan cara kelompok dan individu untuk di gunakan sendiri dan di jual. Hasil tersebut menggambarkan bahwa kegiatan pengabdianyang dilakukan dapat dinyatakan berhasil, hal ini ditunjukkan adanya kesadaran Ibu PKK tentang pentingnya hidup produktif dan mandiri memalui berwirausaha.
PELATIHAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) I Ketut Sukarma; Saiful Prayogi; Agus Muliadi; Laras Firdaus; Hunaepi Hunaepi; Muhammad Asy’ari; Taufik Samsuri; Baiq Mirawati; Dwi Sabda Budi Prasetya; I Wayan Karmana; Iwan Dody Dharmawibawa; Herdiyana Fitriani
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: October 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v2i1.417

Abstract

Telah dilaksanakan pelatihan penulisan karya tulis ilmiah penelitian tindakan kelas (PTK) bagi guru di SMA Negeri 1 Sukamulya. Metode pelaksanaan yang digunakan, yaitu pelatihan (in service training/IST) dan pendampingan (on service training/OST). Pada proses IST peserta mendapatkan materi yang berkaitan dengan penelitian tindakan kelas, sedangkan pada proses OST peserta didampingi dalam melakukan penulisan naskah PTK. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang tujuan utamanya adalah memberikan pemahaman tentang penulisan karya ilmiah mendapat apresiasi yang baik dari pihak sekolah. Kehadiran guru dalam kegiatan mencapai 80% dari total semua guru yang direncanakan terlibat. Dalam pelaksanaan kegiatan peserta nampak bersemangat, hal ini dapat dilihat dari antusiasnya para guru dalam mengikuti seluruh kegiatan pelatihan, baik dalam pemberian materi maupun pada proses diskusi atau tanya jawab.
Aplikasi Mendelay Sebagai Management Reference Tools Dalam Penyusunan Karya Ilmiah Muhammad Asy’ari; Hunaepi Hunaepi; Iwan Doddy Dharmawibawa; Taufik Samsuri; Muhali Muhali; Saiful Prayogi
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2: November 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v6i2.547

Abstract

Tujuan dari kegiatan adalah untuk melatih mahasiswa di lingkungan program studi pendidikan biologi dalam menggunakan aplikasi mendelay sebagai menejemen refresi tool dalam pembutan karya ilmiah. Mitra dalam kegiatan ini adalah mahasiswa pendidikan biologi di FSTT yang berjumlah 19 orang mahasiswa. Metode yang digunakan adalah trasfer ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tahapan; 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) evaluasi, dan 4) refleksi. Hasil kegitan adanya peningkatan pemahaman tentang managemen apliaksi mandelay dan peningkatan keterampilan Mahasiswa dalam mengoprasionalkan apliaksi mandelay sebagai refresi tool dalam karya ilmiah. Mendeley Application as Management Reference Tools in the Preparation of Scientific Work Abstract The purpose of the activity is to train students in the biology education study program environment in using the delay application as a reference management tool in producing scientific papers. Partners in this activity are biology education students at FSTT, totaling 19 students. The method used is the transfer of science and technology in stages; 1) planning, 2) action, 3) evaluation and 4) reflection. The results of the activity are an increase in understanding of Mandalay application management and an increase in student skills in operating the Mandalay application as a tool for reference in scientific papers.
Characteristics of Evaluation-Process Biology Learning Tools Based on Conceptual Problem-Based Learning Models to Train Critical Thinking Skills Herdiyana Fitriani; Taufik Samsuri; Fida Rachmadiarti; Raharjo Raharjo
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2022): January
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v8i1.1168

Abstract

Critical thinking skills are very important to learn because it emphasizes how to invite students to find and build their own knowledge so that students can develop life skills and are ready to solve problems faced in everyday life. Critical thinking can be trained by applying learner-oriented active learning. Today the development of science and technology affects almost all human life in various fields. These developments make it easier for humans to access all information. In the world of education, the use of technology is very helpful for educators in developing learning so that educators can package and present material to be more quality and varied. The evaluative-process biology learning tool based on the conceptual-problem-based learning model that was developed is a directed, planned, and systematic effort to control the level of success of the learning process and can be integrated into a learning model syntax that can facilitate critical thinking learning. The purpose of this research is to produce a product in the form of an evaluative-process biology learning device based on a conceptual problem-based learning model to train students' critical thinking skills. This research is development research with specific targets to be achieved in this research, namely to produce evaluative-process biology learning tools based on valid conceptual-problem-based learning models to train students' critical thinking skills with components; Semester Program Plans (SPP), textbooks, Student Worksheets (SW), textbooks, and Critical Thinking Ability Test (CTAT) instruments to measure students' critical thinking skills. The results showed that all the elements that make up the device have been declared valid. The conclusion from the results of this further research can be the foundation for its implementation in the classroom, which is empirically expected to be effective in training students' critical thinking
Pengolahan Limbah Baglog Jamur Tiram Menjadi Pupuk Organik Komersil Hunaepi hunaepi; Iwan Dodi Dharawibawa; Muhammad Asy'ari; Taufik Samsuri; Baiq Mirawati
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.446 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i2.1392

Abstract

Dusun Bat Rurung desa Barejulat terdapat budidaya jamur tiram (Pleurotus osteatus) yang dikelola oleh kelompok budidaya jamur tiram Lombok. Kelompok ini disamping memproduksi jamur tiram juga memproduksi limbah berupa limbah baglog jamur tiram dalam jumlah satu kali masa panen kurang lebih 1 s/d 2 ton. Kondisi limbah yang sangat banyak mengakibatkan pencemaran pada lingkungan, ini dikarenakan anggota kelmpok pembudidaya tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan limbah baglog media jamur tersebut. Baglog merupakan media tanam jamur tiram yang terbuat dari serbuk gergaji dan beberapa bahan nutrisi sebagai sumber nutrisi bagi pertumbuhan jamur. Limbah banglog jamur terbagi menjadi dua jenis yakni baglog kotaminan dan baglong tua. Kurangnya keterampilan pembudidaya dalam pengolahan limbah menjadi acuaan dasar untuk melakukan pelatihan pengolahan limbah baglog menjadi pupuk organik. Metode dan pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini dalam proses menyelesaikan perasalah yang ada adalah dengan diskusi dan praktek (learning by doing) gabungan kedua metode tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan berkaitan dengan pengelolaan Limbah baglog media jamur tiram menjadi pupuk organik. Adapun hasil yang dicapai adalah 1) adanya pengetahuan dan keterampilan kelompok budidaya jamur tiram dalam mengolah limbah baglog menjadi pupuk organik, 2) meningkatnya partisifasi kelompok selama kegiatan pelatihan pengolahan hingga 85%, 3) dihasilkannya produk berupa pupuk organik padat, dan 4) terbentuknya unit usaha tambahan yakni usaha pupuk organik.
Pelatihan desain media interaktif pada pembelajaran daring bagi dosen pendidikan biologi Taufik Samsuri; Agus Muliadi; Muhali Muhali; Muhammad Asy'ari; Saiful Prayogi; Hunaepi Hunaepi
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 1 No 2 (2020): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v1i2.2745

Abstract

Online learning is a national policy as a strategic step to prevent the spread of the Covid-19 virus. The quality of the learning media used by lecturers is to influence the effectiveness of online learning. Therefore, training is needed to strengthen lecturers' skills in developing interactive media effective in online learning. This community service aims to improve the biology education lecturers' knowledge and skills regarding interactive media design in online learning. Participants of this activity were 27 Lecturers of Biology Education at FSTT Mandalika University of Education. The training activity is carried out in three stages, namely (1) Preparation, (2) Implementation, (3) Reflection / Evaluation. Training activities are held online / webinar on Saturday / 25 July 2020 at 07.00-12.00 WITA with a series of events, namely opening, remarks from the Head of the Biology Education Study Program, delivery of training materials, discussions, conveying impressions and messages. The training activities were carried out well, even though there were some shortcomings. This is supported by the participants' messages at the end of the activity, namely (1) 100% of the training participants gave positive responses such as feeling happy, enthusiastic, enthusiastic, and helped by the holding of this training activity; (2) 75% of participants gave suggestions so that similar training activities could be carried out periodically at the beginning of preparation for each semester. In the end, the participants have the knowledge and skills in designing interactive media in online learning
Biointerprenership Skill Modal Sukses Pasca Pandemi Covid-19 Hulyadi Hulyadi; Muhali Muhali; Hendrawani Hendrawani; Taufik Samsuri; Baiq Mirawati; Muhammad Fuaddunazmi; Helmi Rahmawati
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2022): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v7i2.724

Abstract

Mitra pengabdian ini adalah kelompok tani jamur sekecamatan pringgarata. Masalah yang paling banyak dikeluhkan petani jamur khususnya jenis merang dan tiram adalah produksi yang tidak menentu dan kualitas jamur yang sulit dipertahankan. Ada tiga komponen utama yang harus diperhatikan petani jamur untuk dapat menghasilkan panen jamur yang maksimal. Pertama jamur merupakan tumbuhan yang tidak berklorofil sehingga tidak dapat memproduksi makanannya sendiri. Jamur memperoleh maknannya dari media tumbuhnya. Jadi kualitas media tumbuh merupakan kunci untuk mendapatkan jamur dengan jumlah dan kualitas yang diharapkan. Kedua jamur rentan dengan perubahan iklim jadi petani harus mampu menciptakan lingkungan yang ideal untuk tumbuh kembang jamur. Faktor terahir yang biasanya berpengaruh dalam budidaya jamur adalah kontaminan penggangu yang biasanya hadir karena media tanam dan lingkungan yang kurang bersih atau tidak seteril. Ketiga faktor ini masih kurang dipahami oleh klompok tani jamur Desa Taman Indah Kecamatan Pringgarata sehingga hasil panennya masih belum maksimal. Ketiga faktor tersebut yang menjadi fokus tim pengabdian untuk diberikan kepada mitra untuk mendapatkan hasil panen jamur yang maksimal. Target dalam pengabdian ini adalah klompok tani dapat membuat media tanam yang ideal untuk tumbuh kembang jamur. Klompok tani juga mampu membuat larutan formalin untuk sterilisasi lingkungan media tanam jamur. Hasil kegiatan ini petani jadi lebih mehami teknik pengomposan dan kontaminan yang harus diatasi. Petani jamur memiliki keterampilan dalam merekayasa ikilim kumbung jamur untuk dapat menghasilkan produk jamur yang maksimal. Produksi maksimal ekonomi petani jamur terangkat ditengah kondisi ekonomi yang tidak menentu. Iointerprenership Skill Capital Success Post-Covid-19 Pandemic This service partner is a mushroom farmer group in the Pringgarata sub-district. The problem that most mushroom farmers complain about, especially the types of straw and oysters is the erratic production and the quality of the mushrooms that are difficult to maintain. There are three main components that must be considered by mushroom farmers to be able to produce maximum mushroom harvests. First, fungi are plants that do not contain chlorophyll, so they cannot produce their own food. Mushrooms derive their meaning from their growing medium. So the quality of the growing media is the key to getting mushrooms with the expected quantity and quality. Both mushrooms are vulnerable to climate change so farmers must be able to create an ideal environment for mushroom growth. The last factor that usually affects mushroom cultivation is nuisance contaminants which are usually present due to the planting media and an environment that is not clean or not sterile. These three factors are still poorly understood by the mushroom farmer group in Taman Indah Village, Pringgarata District so the harvest is still not optimal. These three factors are the focus of the dedicated team to give to partners to get maximum mushroom yields. The target of this service is that farmer groups can make ideal planting media for mushroom growth. Farmer groups are also able to make formalin solutions for the environmental sterilization of mushroom growing media. As a result of this activity, farmers have a better understanding of composting techniques and the contaminants that must be overcome. Mushroom farmers have skills in engineering the lumbung mushroom climate to be able to produce maximum mushroom products. The maximum economic production of mushroom farmers is raised amid uncertain economic conditions. 
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD terhadap Keterampilan Sosial dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Dorkas Wini Ngailo; Agus Muliadi; Siti Rabiatul Adawiyah; Taufik Samsuri; Armansyah Armansyah
Empiricism Journal Vol. 2 No. 1: June 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.244 KB) | DOI: 10.36312/ej.v2i1.583

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan keterampilan sosial dan hasil belajar siswa setelah pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe (STAD). Posttest control group design digunakan dalam penelitian eksperimen semu ini. Sampel penelitian ini adalah kelas VII A (kelompok eksperimen) dan kelas B (kelompok control) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi keterlaksanaan RPP, lembar observasi keterampilan sosial, tes hasil belajar kognitif siswa dan lembar validasi soal. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan statistic menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan sosial kelompok eksperimen dan kelompok control berkategori baik. Hasil uji statistic menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dengan kelompok control (thitung= 1,53 < ttabel= 1,93) meskipun secara deskriptif skor rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen lebih baik dari kelompok control (mean= 63,75 vs. mean= 50,52). Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada pengaruh signifikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap keterampilan sosial dan hasil belajar kognitif siswa. The Effect of the STAD Type Cooperative Learning Model on Students' Social Skills and Cognitive Learning Outcomes Abstract The purpose of this study was to describe social skills and student learning outcomes after learning using the STAD type cooperative learning model. Posttest control group design was used in this quasi-experimental research. The samples of this study were class VII A (experimental group) and class B (control group) which were selected using purposive sampling technique. The instruments used in this study were the lesson plan implementation observation sheet, social skills observation sheet, student cognitive learning outcomes test and question validation sheets. The research data were analyzed descriptively and statistically using t-test. The results showed that the social skills of the experimental group and the control group were categorized as good. The results of the statistical test showed that there was no significant difference between the experimental group and the control group (tcount= 1.53 < ttable= 1.93) although descriptively the average score of the experimental group's learning outcomes was better than the control group (mean= 63.75 vs. mean = 50.52). This study concludes that there is no significant effect of the STAD type cooperative learning model on social skills and students' cognitive learning outcomes.
Co-Authors - Khaeruman ., Nofisulastri Adha, Ranika Afian, Tilal Agus Muliadi Agus Muliadi ahmad yani Ahmad Zukni AHMADI Ahmadi Ahmadi Akbar Juliansyah Aminullah Aminullah Aminullah Aminullah, Aminullah Andriani, Lia Andriani, Lia Armansyah Armansyah Armansyah Armansyah Asy’ari, Muhammad As’ari, Muhammad Azmi, Irham Baiq Mirawati Baiq Muli Harisanti Baiq Nurhidayati Kartiwi Putri Rinjani Bayani, Faizul Bilad, Muhammad Roil Christabel Dudu Mantlana Dayu Janua Lestari Dedi Sumarsono Delila Idsa Amara Raymanda Dharawibawa, Iwan Dodi Dharmawibawa, Iwan Dody Dorkas Yufice Ariyanti Kale Dwi Sabda Budi Prasetya Endang Susantini Fatmawati, Any Fida Rachmadiarti Fida Rachmadiarti Firdaus, Laras Firdaus, Laras Fitri Anggraini Hariyanto Fitriani, Herdiyana Gargazi Gargazi Gunawan, I Made Sony Gunawan, Rendi Habibi Habibi Haerazi, Haerazi HARIADI, AHMAD Helmi Rahmawati Helmi Rahmawati Hendrawani Hendrawani Herdiana Fitriani Herdina Fitriani Hulyadi, Hulyadi Hunaepi Hunaepi, Hunaepi I Kadek Suartama I Ketut Sukarma I Made Sutajaya I Wayan Karmana I Wayan Karmana I Wayan Karmana I Wayan Karmana I Wayan Karmana, I Wayan Ichwanul Mustakim Ida Bagus Made Astawa Ida Royani Ida Royani Ida Royani Ika Nurani Dewi Imanuddin Imanuddin, Imanuddin Indriati Indriati Indriaturrahmi, Indriaturrahmi Ismail Efendi Istin Fitriana Aziza Iwan Doddy Dharmawibawa Iwan Dodi Dharawibawa Iwan Dody Dharmawibawa Kemas Usman Kurnia, Nova Laras Firdaus Laras Firdaus Laras Firdaus Laras Firdaus Laras Firdaus Laras Firdaus Laras Firdaus laras firdaus Laras Firdaus Lestari, Dayu Janua Lia Andriani Lukman Nasution M. Muhali M. Yamin M. Zainuddin M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Made Hery Santosa Mantlana, Christabel Dudu Mardiyanti Mardiyanti Mashur Mashur Maulida Rahmi Mirawati, Baiq Muhamad Ikhsan Muhammad Asy'ari Muhammad Fuaddunazmi Muhammad Ikhsan Muhammad Roil Bilad Muhmmad Asy’ari Mujriah Ni Komang Yuni Sarianingsih Ni Nyoman Sri Putu Verawati Nova Kurnia Novi Sulastri Novia Sarita Devi Nurwahidah Nurwahidah Nyoman Sridana Pahriah, Pahriah Pertiwi, Dian Esti Prasetya, Dwi Sabda Budi Prayogi, Saiful Primawati, Sri Nopita Raharjo Raharjo Raharjo Raharjo Raharjo Raharjo Raharjo, Raharjo Rahmawati Rahmawati Salsadilla Dara Rinjani Santana, Reki Saputra, Endyan Sarianingsih, Ni Komang Yuni Siti Nurhidayati Siti Rabiatul Adawiyah Siti Rabiatul Adawiyah Siti Rabiatul Adawiyah, Siti Rabiatul Soemardiawan, Soemardiawan Sriana Sriana, Sriana Subari, Ilham Suja, Wayan Sukainil Ahzan Sukroyanti, Baiq Azmi Sumiati Utami, Septiana Dwi Verawati, I Putu Yuliana, Depi Yusril Anwar Yusuf Yusuf Yusup, Muhammad Yusril Zukni, Ahmad Zulaifi, Reza