p-Index From 2021 - 2026
5.333
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal MEKANIKAL Journal of Oceanography Journal of Marine Research Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Laa Maisyir Jurnal Ekonomi Islam JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Business UHO: Jurnal Administrasi Bisnis Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Equilibrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Forum Ekonomi : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi IQRO: Journal of Islamic Education SALTeL Journal (Southeast Asia Language Teaching and Learning) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) INFOKUM Jurnal Ilmiah Spirit Jurnal Pengabdian Masyarakat Asia Jurnal Pengabdian UNDIKMA Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal Of Tropical Marine Research) (J-Tropimar) Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesian Journal of Oceanography Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum. Ekonomi Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Clavia: Journal of Law Jurnal Riset Kelautan Tropis (J-Tropimar) Jurnal Pengabdian Nusantara (JPN) SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Golden Ratio of Data in Summary Jurnal Tafsere EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan Dharma Acariya Nusantara: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Prosiding Seminar Nasional Unimus Alamtana Mores: Jurnal Pendidikan, Moral dan Kewarganegaraan JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN DAN CAKRAWALA PEMBELAJARAN
Claim Missing Document
Check
Articles

Al-Fitnah dalam Al-Quran: Memahami Berbagai Dimensi dan Maknanya Ahmad Mudzakkir; Muh. Yusuf; Hasyim Haddade
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 7 No. 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v7i2.6130

Abstract

Al-Quran menyajikan konsep al-fitnah yang mengandung beragam makna dan dimensi, mencakup ujian, cobaan, godaan, siksaan, kesesatan, dan kekacauan. Pemahaman yang komprehensif terhadap konsep al-fitnah sangat penting bagi umat Islam agar dapat mengartikan pesan-pesan Al-Quran dengan benar dan mengamalkan ajaran Islam secara kaffah. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji pengertian al-fitnah secara mendalam, mengidentifikasi berbagai jenis al-fitnah yang disebutkan dalam Al-Quran, serta mengeksplorasi strategi-strategi dalam menghadapi dan mengatasinya. Hasil kajian menunjukkan bahwa al-fitnah memiliki makna yang luas dan beragam, termasuk di dalamnya fitnah syahwat, fitnah syubhat, fitnah kekuasaan, dan fitnah ujian. Al-Quran mengajarkan berbagai cara untuk menghadapi al-fitnah, di antaranya memperkuat keimanan dan ketaqwaan, menuntut ilmu agama, berpegang teguh pada Al-Quran dan Sunnah, dan memilih pergaulan yang baik. Dengan memahami konsep al-fitnah dan menerapkan strategi-strategi tersebut, diharapkan umat Islam dapat melewati berbagai ujian dan godaan dalam kehidupan dengan tegar dan mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.
Al-Sabr dalam Al-Qur'an sebagai Pilar Pendidikan Karakter Syaridawati; Yusuf, Muh.; Haddade, Hasyim
Jurnal Tafsere Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jt.v12i2.54353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep Al-Sabr dalam Al-Qur'an serta relevansinya sebagai pilar dalam pendidikan karakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan pendekatan tematik terhadap ayat-ayat Al-Qur'an yang mengandung konsep sabar, serta analisis literatur terkait pendidikan karakter dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Sabr disebutkan 103 kali dalam 90 ayat qur’an yang memiliki makna yang mendalam sebagai bentuk pengendalian diri, keteguhan hati, dan kestabilan emosional dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Nilai-nilai Al-Sabr dalam Al-Qur'an memiliki relevansi signifikan dalam pendidikan karakter, di mana pengamalan sabar dapat membentuk individu yang tangguh, berintegritas, serta mampu mengelola konflik dengan bijaksana. Penelitian ini menegaskan bahwa sabar perlu diajarkan dan dipraktikkan dalam proses pendidikan sebagai bagian dari pembentukan karakter yang kokoh dan berlandaskan nilai-nilai spiritual.
FUNGSI LEGISLASI DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA: LEGISLATION FUNCTION OF PEOPLE'S REPRESENTATIVES IN INDONESIAN STATE SYSTEMS Yusuf, Muh.
Clavia Vol. 17 No. 1 (2019): Clavia : Journal of Law, April 2019
Publisher : Faculty Of Law Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) merupakan suatu lembaga negara yang bergerak dalam lingkup politik hukum, dan undang-undang sebagai manifestasi dari politik hukum tersebut. Kekuasaan sebagai pembentuk undang-undang berada pada DPR sebagaimana telah diatur dalam Pasal 20 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI 1945). Salah satu tuntutan reformasi yang digulirkan sejak tahun 1998 adalah dibangunnya suatu sistem ketatanegaraan Indonesia yang berbasis secara murni dan konsekuen pada paham “kedaulatan rakyat” dan “Negara hukum” (rechstaat). DPR Setelah Amandemen UUD NRI 1945 terjadi sebuah pergeseran kekuasaan legislatif dalam menjalankan fungsinya yakni membentuk undang-undang. Fungsi Legislasi adalah fungsi untuk membentuk undang-undang, dilaksanakan sebagai perwujudan DPR selaku pemegang kekuasaan membentuk undang-undang. Fungsi ini merupakan fungsi utama lembaga perwakilan rakyat berupa fungsi pengaturan (regelende function). Dengan adanya amandemen terhadap UUD NRI 1945 pula, terjadilah perubahan yang signifikan terhadap kedudukan, tugas dan wewenang DPR. Jika sebelum amandemen UUD NRI 1945 kekuasaan membentuk undang-undang berada di tangan Presiden, maka sesudah amandemen UUD 1945 kekuasaan membentuk undang-undang berada di tangan DPR, sedangkan Presiden hanya mengesahkan rancangan undang-undang yang telah dibahas bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat. Dalam konteks ketatanegaraan Indonesia dengan sistem Presidensil, fungsi legislasi tetap mengacu pada adanya pemisahan kekuasaan antara eksekutif dan legislatif, namun tidak diterapkan secara mutlak. Hal ini ditandai dengan adanya wewenang Presiden untuk ikut serta dalam mengajukan suatu rancangan undang-undang, membahas bersama dengan DPR untuk mencapai persetujuan bersama, serta mengesahkannya menjadi undang-undang. Sistem pemerintahan presidensial merupakan sistem pemerintahan negara republik dimana eksekutif dipilih melalui pemilu dan terpisah dengan kekuasan legislatif. Dengan doktrin pemisahan kekuasaan, kekuasaan legislatif dan eksekutif dipisahkan secara tegas antara fungsi dan lembaganya. Namun praktek di negara Indonesia, pemisahan seperti itu tidak mutlak diterapkan disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya sumber daya, pengaruh sistem kepartaian dan faktor-faktor lainnya. Sehingga sebagai karakter khas dalam sistem presidensil, Presiden memiliki hak veto yaitu berupa hak untuk menolak suatu undang-undang yang telah ditetapkan oleh kekuasaan eksekutif. Fungsi DPR yang ideal dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yakni DPR sepenuhnya melaksanakan kekuasaan membentuk undang-undang tanpa adanya keterlibatan Presiden dalam tahap pembahasan rancangan undang-undang untuk mendapatkan persetujuan bersama. Dengan sistem pemerintahan Presidensial dapat memberikan Hak Veto kepada Presiden untuk menolak undang-undang yang dihasilkan lembaga legislatif dengan disertai alasan-alasan keberatannya.
Standar Penilaian Pendidikan Muh. Yusuf; Rizal Awaludin; Eka Widyanti
Dharma Acariya Nusantara: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2024): September : DHARMA ACARIYA NUSANTARA : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/jdan.v2i2.1149

Abstract

Assessment is a crucial element in the educational framework, necessitating explicit and actionable standards. The Indonesian education assessment standards are outlined in Permendikbud No 23 of 2016, which is divided into 8 chapters and 15 articles. The aim of this research is to scrutinize the criteria within these education assessment standards. Employing a literature review approach and content analysis for technical examination, the study reveals that the Indonesian education assessment standards are well-defined. These standards encompass the extent, goals, advantages, foundational principles, methodologies, processes, and tools for evaluating students' academic achievements. These standards are intended to direct the assessment processes undertaken by teachers, educational institutions, and the government.
Interaksi Sosial Dengan Non Muslim Dalam Al-Qur’an Bahrah, Mena; Mardan, Mardan; Yusuf, Muh.
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 1 (2025): February
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14623273

Abstract

Interaksi sosial antara muslim dan non-muslim diperbolehkan selama tidak menyangkut urusan ibadah atau tauhid, dengan berlandaskan nilai-nilai luhur dari Al-Qur’an dan Hadis. Sikap saling menghormati dan menghargai menjadi inti dalam menjalin hubungan kemasyarakatan, yang diwujudkan melalui saling mengenal, membangun budaya kompromi, berbuat baik, berperilaku adil, serta membantu satu sama lain demi tercapainya kemaslahatan bersama. Prinsip-prinsip ini mencerminkan ajaran Islam yang mengedepankan keharmonisan dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat. 
Etos Kerja Perspektif Al-Qur’an Hasyim, Junaedi; Mardan, Mardan; Yusuf, Muh.
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 1 (2025): February
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14616736

Abstract

Al-Qur’an merupakan ajaran Islam di dalamnya terdapat ajaran untuk beramal dan bekerja yang dinashkan dalam kalimat “amal as shalihat”. Etos kerja salah satu unsur di antara tujuh unsur budaya universal yaitu unsur “sistem mata pencaharian hidup”. Sistem mata pencaharian hidup berarti ekonomi. Kerja adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh manusia dalam mencapai kesejahteraan hidup dan apabila malas maka mereka akan gagal memperolehnya. Kesuksesan dan kegagalan adalah hasil dari usaha kerja keras mereka sendiri. Dalam Islam ciri etos kerja mencari kekayaan dunia dengan cara halal, tidak meminta minta,  mencukupi kebutuhan keluarga dan belas kasih kepada tetangga. Sebagaimana Rasulullah Saw., menjadikan kerja sebagai  aktualisasi keimanan dan ketaqwaan.oleh karena itu bagi seorang muslim hidup adalah untuk bekerja. Allah Swt dalam firmannya ingatlah bahwa Allah Swt tidak akan mengubah nasib manusia sebelum manusia mengubah apa yang ada pada dirinya. 
Implikasi Penegakkan Tatat Tertib Siswa Terhadap Perilaku Disiplin di Kelas XI IPS SMA Swasta Tampo Irfan; Muh. Yusuf; Wa Ode Hijrah
Mores: Jurnal Pendidikan, Moral dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 1 (2023): Edisi April 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/mores.v1i1.6

Abstract

Tujuan penelitian ini: 1) mendeskripsikan implikasi penegakkan tata tertib sekolah terhadap perilaku disiplin siswa kelas XI IPS SMA Swasta Tampo. 2) mendeskripsikan upaya sekolah dalam menegakkan perilaku tata tertib disiplin siswa kelas XI IPS SMA Swasta Tampo. Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru dan siswa SMA Swasta Tampo. Hasil penelitian ini menemukan bahwa implikasi penegakkan tata tertib sekolah terhadap perilaku disiplin siswa kelas XI IPS SMA Swasta Tampo sudah termuat dengan jelas dan baik di dalam tata tertib siswa. konsekuensi dari setiap pelanggaran yang dilakukan oleh siswa sudah diterapkan sesuai aturan tersebut. Dan upaya sekolah dalam menegakkan perilaku disiplin siswa kelas XI IPS SMA Swasta Tampo sudah ditegakkan dengan baik. Bagi siswa yang melakukan pelanggaran, maka pihak sekolah memberikan teguran, nasehat atau pembinaan serta hukuman fisik sebagai bentuk efek jerah atas pelanggaran yang dilakukan di Sekolah.
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Siswa dalam Pembelajaran PPKn Melalui Metode Pembelajaran Berbasis Inquiri Serdiansyah; Muh. Yusuf
Mores: Jurnal Pendidikan, Moral dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi September 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/mores.v1i2.11

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) kualitas pembelajaran sebelum menggunakan metode pembelajaran berbasis inquiri pada mata pelajaran PKn; 2) peningkatan kualitas pembelajaran siswa setelah mengunakan metode pembelajaran berbasis inquiri pada mata pelajaran PKn; dan 3) penerapan metode pembelajaran berbasis inquiri dapat meningkatkan kualitas pembelajaran siswa pada mata pelajaran PKn. Jenis penelitian ini penelitian tindakan kelas dengan mengunakan model Kemmis dan Mc Tangart berbentuk siklus. Teknik pengumpulan data adalah observasi, metode tes, metode dokumentasi, dan metode wawancara. Subjek peneliti ada 20 siswa dan guru (wali kelas). Hasil penelitian menunjukan bahwa: metode pembelajaran berbasis inquiri pada mata pelajaran PKn yang sudah berjalan dengan baik, hasil dari test, menghasilkan hasil belajar pada siklus I peserta didik yang tuntas pada siklus I hasil siklus I menunjukkan bahwa pada ranah kognitif (tes) meningkat menjadi 75,87% siswa telah mencapai nilai KKM, pada ranah kognitif (produk) meningkat menjadi 75,86% siswa telah mencapai nilai KKM, pada ranah afektif siswa yang telah mencapai skor standar (baik) adalah 75,86%, dan pada ranah psikomotorik siswa yang telah mencapai skor standar adalah 89,65%. Hasil belajar PKn siklus II ranah Kognitif (tes) menunjukkan 79,31% siswa yang telah mencapai KKM, ranah kognitif (produk) menunjukkan 100% siswa yang telah mencapai KKM, ranah afektif 82,76% siswa telah mencapai skor standar, dan ranah Psikomotorik 93,10% siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan analisi data maka penelitian menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis inquiri dapat meningkatkan kualitas belajar siswa kelas X SMA Negeri 2 Tomia pada mata pelajaran PKn. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk menggunakan metode pembelajaran berbasis inquiri dalam meningkatkan hasil belajar PKn siswa.
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023 Laode Halki; Muh. Yusuf; Nerlin
Mores: Jurnal Pendidikan, Moral dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/mores.v2i1.19

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan realisasi program kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat, dan (2) untuk mendeskripsikan faktor-faktor pendukung dan penghambat program kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini dilakukan di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 4 orang yang terdiri dari anggota Badan Permusyawaratan Desa sebagai responden dan 2 tokoh masyarakat Desa Katela serta 1 Kepala Desa Katela, dan 1 Sekretaris Desa Katela sebagai informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Realisasi Program Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat yaitu dalam menjalankan tugas dan fungsinya, terdapat beberapa tugas dan fungsi tersebut yang telah dilakukan oleh Badan Permusyaratan Desa adalah Menetapkan Perdes (Peraturan Desa) bersama Kepala Desa, Menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Perdes (Peraturan Desa) dan Peraturan Kepala Desa, Mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian Kepala Desa, dan (2) Faktor Pendukung Program Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat berupa Mengikuti peraturan yang ada di Undang-undang, terjalin hubungan antar warga yang baik, dan saling ada keterbukaan segala sesuatu di rembut bersama. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat program kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat berupa masalah pengetahuan dan masalah dana/keuangan.
Peran Guru PPKn dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Rahmi; Muh. Yusuf; Nerlin
Mores: Jurnal Pendidikan, Moral dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/mores.v2i2.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) peran guru PPKn dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas X ATPH di SMK Negeri 5 Kolaka Timur; 2) faktor-faktor yang mempengaruhi  motivasi belajar peserta didik kelas X ATPH di SMK Negeri 5 Kolaka Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu peneliti memberikan gambaran secara ilmiah dari data yang didapatkan di lapangan mengenai peran guru ppkn dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas X ATPH di SMK Negeri 5 Kolaka Timur dengan menggunakan pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi secara mendalam. Subjek penelitian ini berjumlah 5 orang yang terdiri dari 1 orang kepala sekolah, 1 orang orang guru PPKn,dan 3 orang peserta didik kelas X ATPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik, yaitu: a) menjadikan peserta didik yang aktif dalam kegiatan belajar mengajar; b) menciptakan susasana kelas yang kondusif; c), menciptakan metode pembelajaran yang bervariasi; d) meningkatkan antusias dan semangat dalam belajar; e) memberikan penghargaan; f) menciptakan aktivitas yang melibatkan peserta didik dalam kelas. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar peserta didik, yaitu: a) cita-cita/Aspirasi; b) kemampuan peserta didik; c) kondisi Peserta didik dan lingkungan; d) unsur dinamis dan pengajaran; dan e) upaya guru dalam mengajar peserta didik.
Co-Authors - Irnawati Abdul Azan Tuanaya Abdul Kadir Abdul Salam Abdul Wadood Abdullah, Muh. Zein Abibullah, Abibullah Adhalia H., Nurul Fuady Adhi, Mohamad Zaki Satrio Adnan Adnan Adrian Tawai Afrisha Catur Kusumadewi Ahmad Mudzakkir Aldasafitri, Jusda Amal, Amal Amir, Muhammad Andi Abd. Muis Anisa Oktaviani Annisa Ansar Anugrah Anugrah Anung Sugihantono Anwar Anwar Aprilianti, Wadiya Ardinugraha, Yudhystira Ariani, Akmal Arifismail Eko Riyanto Aslim, La Ode Azis Rifai Bahrah, Mena Bambang Harry R Barlian, Barlian Basmar, Muh Fahmi Basmar, Muh. Fahmi Budiansah Budiansah Caturayu Rianingtyas, Caturayu Christina Megawati Danny Syamsu W Dany Hertanti Putri Daviks, Al Denny Nugroho Sugianto Dewi, Vivi Sukma Diah Permata Wijayanti Dina Apriany Tarigan Dinda Yulvia Dwigita Aryani Sedyoko Eka Widyanti Elis Indrayanti Fachry Abda El Rahman Fatmasyamsinar, Andi Asti Fitraya Fitraya Fitriani Kahar Gabella Oktaviora Haryono Gentur Handoyo Gunawan Gunawan Guntur Syah Haddade, Hasyim Hamzah Hasan Handoko Handoko Hariadi Hariadi Haris Has, Nisaul Haq Bintu Haslinda Haslinda, Haslinda Hasmira, Hasmira Hasni Kasim, Hasni Hasyim Haddade Hasyim, Junaedi Hermawan, Okky Hendra Heryoso Setiyono Hijra Hijra, Hijra I Ketut Suada Indrawati Syamsuddin Irmawati Irmawati Irvani, Irvani Isdawati Isdawati Jeddayanti, Jeddayanti Jejen Jenhar Hidayat jopang, jopang KARLINA DWIJAYANTI, KARLINA Karsadi Kasna Kasna Kodrad Budiyono Kunarso Kunarso La Ode Arsad Sani Laode Halki Lilik Maslukah Liwaul, Liwaul M.I Retno Susilorini Mardan Mardan Miftahulkhairah, Miftahulkhairah MMSI Irfan ,S. Kom Muh. Hafiz Ahmad Muh. Rais Abidin Muhammad Akbar Muhammad Ansarullah S. Tabbu Muhammad Elwan, La Ode Muhammad Helmi Muhammad Jabbarul Qubra Muhammad Sadat Hamzah Muhammad Zainuri Muhammad Zamri Adha Musyarfan Mujahidah Mukhtar Yunus Musliha, Musliha Mustafa Mustafa Mutu, Maskab Mu’alimah Hudatwi Nadya Shafira Salsabilla Nerlin Nurpitra Nurpitra Nurul Ain, Nurul Nurul Hasanah Oktavia, Tia Padila, Nur Isma Pamungkas, Aditya Pangestu, Dian Resky Prasetyo Nugroho Putri Kurniasiwi Qomariyah, Erni Racchmat, Racchmat RACHMAT RACHMAT Raden Mohamad Herdian Bhakti RAHAJENG PUJI LESTARI Rahmad Triadi Rahmawati Rahmawati Rahmi Ramli Umar Ratna Ningsih Reandy Indrayana Ririh Jatmi Wikandari Rizal Awaludin Rosmeiuli Panjaitan Rusli Rusli S, Ahmad Fajri Santoso, Teguh Haris Saprin Saprin, Saprin Sarah Sabila, Sarah Sarmila, Sarmila Sartono Sartono, Sartono Serdiansyah Siddhi Saputro Soebyakto, Soebyakto Sri Rejeki Hutasoit Sri Wahyuni Sri Yulina Sri Yulina Wulandari sriwahyuni Sriwahyuni Sugeng Widada Sulfa Suryono Suryono Suryono Suryono Syahri Nehru Husain, Syahri Nehru Syaridawati Syarifuddin Ondeng Tanreso, Nurul Fatiha Taufik Taufik Ta’wil Thesyandra Mira Anissabela Rigitta Uca, Uca Umaima Valentine Kumbara Paramitha, Valentine Kumbara Wa Ode Hijrah Wahyuni Ekasasmita Wakkang, Hamka Wulandari, Kurnia Tri Yati Heryati Yulistia, Iin Yusuf Jati Wijaya ZULFAH