This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal KOMUNIKA Speed - Indonesian Journal on Computer Science Bimbingan dan Konseling Jurnal Riset Pendidikan Matematika JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Jurnal Progres Kimia Sains SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Technomedia Journal ALQALAM Jurnal Inventa Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI) Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Ilmu Dakwah Journal of Law Science JAVA Journal of Electrical and Electronics Engineering Potret Pemikiran Jurnal Askopis Meyarsa:Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah SAMAWA : Jurnal Hukum Keluarga Islam Scientific BASHAIR Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi JUrnal Riset Ilmu Pendidikan Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) JURISY: Jurnal Ilmiah Syariah LEBAH YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Journal MISSY (Management and Business Strategy) Sewagati Jurnal Mahasiswa Entrepreneur An Nuqud: Journal of Islamic Economics Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Al-Bayyinah LITERAL: Disability Studies Journal Al-Abshar: Journal of Islamic Education Management Kubis Journal of Law and Legal Reform Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Nyiur-Dimas) Scientific Journal of Informatics Mozaic: Islamic Studies Journal Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Jurnal Ngejha JIMEKA
Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Pengembangan Metode Dakwah Di Pedesaan Zaini, Ahmad
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 1, No 2 (2016): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam (Article In Press)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v1i2.2588

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengertian desa, karakteristikmasyarakat pedesaan dan bagaimana metode pengembangan dakwahyang cocok dan tepat bagi masyarakat di pedesaan. Adapun hasil kajiantersebut adalah bahwa desa adalah kesatuan wilayah yang dihuni olehsejumlah keluarga yang mempunyai sistem pemerintahan sendiri(dikepalai) oleh seorang kepala desa. Beberapa karakteristik masyarakatpedesaan seperti diuraikan di atas adalah masyarakatnya hidup dalamsuasana tolong-menolong, gotong-royong, musyawarah, memilikikepedulian terhadap sesama dan sebagainya. Dengan karakteristik yangdimilikinya itu merupakan modal penting dalam melakukan dakwahdi pedesaan. Disamping karakteristik yang dimilikinya ada beberapafaktor yang menyebabkan pedesaan dijadikan sebagai lokasi untukpengembangan dakwah. Beberapa diantaranya adalah alasan demografs,alasan sosio-kultural, alasan politis, dan alasan religius. Sedang metodepengembangan dakwah di pedesaan adalah menggunakan bahasa yangmudah dan sederhana serta kultur yang disesuaikan dengan masyarakatpedesaan, kerjasama dengan tokoh agama dan tokoh masyarakatsetempat, menggunakan bahasa lisan yang komunikatif yaitu adanyakomunikasi dua arah, menggunakan metode karya nyata atau suatuproduk yang sesuai kebutuhan, mendekatinya sesuai dengan karakteristikmasyarakat perdesaan, serta mencarikan solusi atas problem yang munculdi masyarakat pedesaan.
Peranan Dakwah Dalam Pengembangan Masyarakat Islam Zaini, Ahmad
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 1, No 1 (2016): Community Development Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v1i1.2579

Abstract

Eksistensi dan keberadaan Islam hingga saat ini salah satunya karenaadanya dakwah. Dakwah telah dilakukan oleh zaman Rasulullah saw.hingga sekarang ini. Banyak sekali ayat-ayat al-Quran yang berbicaratentang dakwah, diantaranya Ali Imran ayat 104, 110, an-Nahl ayat 125,dan sebagainya. Bila ditelusuri pada zaman Rasulullah saw., dakwahyang dilakukan oleh beliau bersifat untuk meluruskan dan merubahkejahiliahan perilaku kaum Quraisy. Rasulullah ketika berdakwah diMekah, poin penting yang disampaikan oleh beliau adalah tentangkeesaan Allah (tauhidulllah). Materi ini penting disampaikan pertama kalikarena sebagai pondasi dasar untuk keberlangsungan dakwah berikutnya. Dakwah yang beliau lakukan di Mekah penuh dengan tantangan dan halangan. Berbeda ketika dakwah di Mekah, materi dakwah di Madinahseputar sosial kemasyarakatan. Pembinaan yang dilakukan Rasulullahsaw. lebih banyak ditekankan pada pembentukan masyarakat muslim ditengah-tengah masyarakat non muslim. Madinah selain dihuni oleh umatIslam, juga dihuni oleh kaum Yahudi maupun Kristen. Ayat-ayat al-Quranyang turun di periode ini lebih ditekankan pada masalah muamalah,kenegaraan, hubungan antaragama (toleransi), dan sebagainya. Dakwahyang dicontohkan oleh Rasulullah ketika di Mekah dan Madinahdapat dijadikan sebagai sebagai cerminan untuk berdakwah bagi umat Islam sekarang ini hingga seterusnya. Kehidupan masyarakat Islam di tengah-tengah aliran yang beragam dapat dijadikan contoh bagaimanaseharusnya mengembangkan dakwah di tengah-tengah masyarakat yangplural dan  majemuk.
Metode Istinbat Muhammad Al-Amin Al-Shinqiti Dalam Menafsirkan Ayat-Ayat Ahkam (Studi Terhadap Kitab Tafsir Adwa` Al-Bayan Fi Idahi Al-Qur’an Bi Al-Qur’an) Zaini, Ahmad
JURISY: Jurnal Ilmiah Syariah Vol. 2 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Hasan Jufri Bawean

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.559 KB) | DOI: 10.37348/jurisy.v2i1.160

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengkaji metode istinba>t} Muh}ammad al-Ami>n al- Shinqi>t}i> dalam menafsirkan ayat-ayat ah}ka>m dalam kitab tafsir adwa>’ al-baya>n. Kitab tafsir seperti adwa>’ al-baya>n ini bisa katakan jarang ditemui karena pengarangnya berusaha memadukan antara pendekan aqli> dan naqli> dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh semua kalangan. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan metode deskriptis-analitis untuk mengungkap metode istinba>t} yang digunakan Al-Shinqi>t}i> ketika menafsirkan ayat-ayat ah}ka>m. Dalam kajiannya terhadap istinba>t} ah}ka>m, Al-Shinqi>t}i> menggunakan metode istinba>t} baya>ni>, ia berusaha menggali hukum Islam yang terkandung dalam ayat suci Qur’a>n atau mengkritisi istiba>t}a>t para ulama untuk memastikan bahwa istiba>t}a>t tersebut s}ah}i>h}ah atau kha>t}iah dengan bertumpu pada qawa>id lughawiyah dan us}u>liyah. Al-Shinqi>t}i> tidak melakukan istinba>t} kecuali sesuai dengan kaidah ilmiah yang dibangun di atas pondasi yang kokoh, bersumber dari al-Qur’an dan al-hadi>th. Al-Shinqi>t}i> memiliki karakteristik pemikiran tersendiri dalam menafsirkan ayat-ayat ah}ka>m, diantaranya yang paling tampak adalah mampu membedakan antara ruang lingkup nas} dan daerah ijtiha>d ketika dihadapkan pada perbedaan pendapat seputar hukum di kalangan ulama, sehingga ia dapat mengambil kesimpulan hukum dengan pertimbangan yang sangat matang. Usaha al-Shinqi>t}i> untuk menghindari fanatisme madhhab dengan cara berkomitmen dan mengedepankan dalil, ia menjadikannya sebagai petunjuk dan sandaran utamanya, ia tidak berpendapat atau menyimpulkan hukum tertentu kecuali memiliki pegangan yang s}ah}i<h} dan tidak menerima pendapat apapun dari para ulama yang bertentangan dengan Qur’a>n dan al-hadi>th. Inilah yang menjadikannya selamat dari fanatisme madhhab. Kata kunci; .
Edukasi Peningkatan Kemampuan Pengenalan dan Pengelolaan Stress, Kecemasan, dan Depresi di Kalangan Mahasiswa di Surabaya Timur Wulandari, Diah Puspito; Purnami, Santi Wulan; Rahmawati, Novi Agung; Andari, Shofi; Suprapto, Yoyon Kusnendar; Boedinugroho, Hanny; Juniastuti, Susi; Zaini, Ahmad; Kurniawan, Arief; Fandiantoro, Dion Hayu
Sewagati Vol 8 No 4 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i4.1068

Abstract

Jiwa merupakan salah satu unsur yang membentuk kesehatan pada manusia. Jiwa yang sehat membuat seorang individu mampu mengembangkan dirinya secara fisik, mental, spiritual dan sosial. Ketika seseorang memasuki usia produktif, yaitu 15-64 tahun, seharusnya ia bisa memaksimalkan pengembangan potensi dirinya. Akan tetapi justru di rentang usia ini bermunculan permasalahan yang bersumber dari jiwa yang tidak sehat, mulai dari tingkat ringan hingga yang paling berat, yaitu tindakan bunuh diri. Sebagaimana laiknya penyakit yang lain, gangguan kesehatan jiwa bisa tertangani dengan baik atau tingkat harapan kesembuhannya meningkat jika permasalahannya bisa terdeteksi sejak dini. Pada umumnya pasien tidak mendapatkan penanganan yang baik karena dia tidak mengetahui bahwa gejala-gejala yang dimilikinya mengindikasikan penyakit kejiwaan, cenderung meremehkan, atau khawatir mendapat stigma yang buruk dari masyarakat. Melalui sebuah seminar tentang pengelolaan stress dan deteksi dini, mahasiswa sebagai bagian dari angkatan usia produktif mendapatkan pembekalan tentang tanda-tanda gangguan kesehatan mental, penyebab dan penanganannya.
PERBANDINGAN KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK DAN KONVENSIONAL DITINJAU DARI KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA Zaini, Ahmad; Marsigit, Marsigit
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2: November 2014
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.999 KB) | DOI: 10.21831/jrpm.v1i2.2672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan keefektifan pembelajaran matematika dengan Pendekatan Matematika Realistik dan Konvensional ditinjau dari kemampuan penalaran dan komunikasi matematika siswa.Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain nonequivalent comparison-group design. Penelitian ini menggunakan dua kelompok eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 15 Banjarmasin yang terdiri dari 6 kelas. Sampel penelitian adalah dua kelas. Penentuan sampel diambil dengan memilih kelas secara acak untuk dikenai perlakuan dengan pembelajaran matematika dengan Pendekatan Matematika Realistik dan pendekatan Konvensional. Instrumen dalam penelitian ini berupa instrument tes kemampuan penalaran dan komunikasi matematika. Koefesien reliabilitas instrumen tes adalah 0,711, dengan SEM adalah 1,741. Untuk mengetahui efektif tidaknya pembelajaran matematika realistik dan pendekatan konvensional pada masing-masing variabel, data dianalisis secara univariat dengan statistik uji one sample t-test pada taraf signifikansi 5%. Kemudian untuk membandingkan keefektifan pembelajaran matematika realistik dan pembelajaran konvensional, data dianalisis secara multivariat dengan taraf signifikansi 5% (0,05) dan ditindaklanjuti dengan analisis secara univariat pada taraf signifikansi 0,025 untuk pengujian dua arah. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik tidak efektif ditinjau dari kemampuan penalaran tetapi efektif ditinjau dari kemampuan komunikasi matematika; (2) pembelajaran matematika dengan pendekatan konvensional tidak efektif ditinjau dari kemampuan penalaran dan komunikasi matematik siswa; dan (3) pembelajaran pendekatan matematika realistik lebih baik dari pembelajaran konvensional ditinjau dari kemampuan penalaran dan komunikasi matematik siswa. Kata Kunci: pendekatan matematika realistik, konvensional, kemampuan penalaran , dan kemampuan komunikasi matematika.
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERBEDAAN HARGA TIKET WISATA PADA HARI LIBUR DAN HARI BIASA Rumanah, Neno; Jamaluddin; Zaini, Ahmad
An Nuqud Journal of Islamic Economics Vol 1 No 2 (2022): AN NUQUD
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (893.821 KB) | DOI: 10.51192/annuqud.v1i2.359

Abstract

The development of an increasingly advanced era has resulted in many rapid changes, especially the number of tourist attractions that have been built and attracted by many people, so that they are used by people as a promising business opportunity. With varying ticket prices, it is usually determined by the difference in days, such as on weekdays the cost of entering tourist attractions is relatively cheaper than the price of admission on holidays or red dates. The existence of price differences can cause injustice to consumers because the facilities provided by tourist attractions are the same both on holidays and weekdays. Based on the above background, the formulation of the problem in this study are: 1) How to determine the sale and purchase price of entrance tickets at tourist attractions on holidays and weekdays at Aqualand Serang? 2) How do visitors respond to the difference in rates at Aqualand Serang? 3) How is Islamic law reviewing the difference in the price of buying and selling entrance tickets at entertainment attractions on holidays and weekdays at Aqualand Serang?. The purposes of this study are: 1) To find out how to determine the price of buying and selling entrance tickets at entertainment tourist attractions on holidays and weekdays at Aqualand Serang 2) To find out the response of visitors to the difference in rates at Aqualand Serang 3) To find out the review of Islamic law on price differences. buying and selling entrance tickets at entertainment attractions on holidays and weekdays at Aqualand Serang. This study uses qualitative research, research data obtained using observation, interviews and documentation. The conclusion of this study is that Aqualand Serang sets prices according to the needs of tourist attractions and visitor satisfaction. The price difference is also used as a marketing strategy, although there are still some visitors who object to the difference in ticket prices on holidays and weekdays, but in the perspective of Islamic law the difference in the price of buying and selling tourist tickets on holidays and weekdays at Aqualand Serang fulfill the pillars and conditions in the sale and purchase
Program Baca Tulis Al-Qur'an; Penerapan Habituasi Pendidikan Karakter pada Anak di Desa Pesisir Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo Hamid, Abdul; Zaini, Ahmad; Suhartiningsih, Eka
YASIN Vol 3 No 2 (2023): APRIL
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v3i2.991

Abstract

Character education has an important role in creating quality next generations. One of the efforts made in instilling character values for future generations is through reading and writing Al-Qur'an activities. The purpose of writing this article is to describe how character education is habituated through reading and writing Al-Qur'an programs in Pesisir Village, Kec. Sumberasih Kab. Probolinggo. Based on the preparation and results of trials from the community that was carried out. The author uses a literature review that comes from various sources and scientific journals in the results analysis section. The results of the discussion explained that reading and writing Al-Qur'an activities make children who have habituation so that they can practice Islamic religious teachings and form a religious character. Al-Qur'an reading and writing activities are implemented through a fun approach for children, namely by holding simple games and competitions. Therefore, reading and writing the Qur'an is a reflection by bridging the child's religious character which can be applied from childhood to the end of his life.
The Auxiliary State Organ Authorities in Indonesia: The Constitutional Implications of Law No. 19 of 2019 Concerning KPK Zaini, Ahmad; Ridho, Moh. Zainor
Potret Pemikiran Vol 27, No 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/pp.v27i2.2784

Abstract

This article examines an auxiliary state organ that has mixed functions in carrying out its duties, namely semi-legislative and regulatory, semi-administrative, and even semi-judicative. The KPK has a relationship with the legislature in terms of selecting its membership apparatus. This research analyzes the KPK authority in Indonesia after Law No. 19 of 2019 concerning the KPK and the constitutional implications of Law No. 19 of 2019 concerning the Corruption Eradication Committee. The Law No. 19 of 2019 concerning the Corruption Eradication Committee was used as the main source to answer the research questions. The results of this research explain that KPK is an auxiliary state organ whose position is under the independent executive family, free from any interference in carrying out its functions and authority. This is an implication of Constitutional Court Decision Number 36/PUU-XV/2017, which was then used as the basis for the creation of Law No. 19 of 2019 concerning the second amendment to Law No. 30 of 2002 concerning KPK, and the implication of changing the position of the KPK is that the functions and authorities of the KPK also change, thus eroding the functions and authorities of the KPK that existed before, coupled with the existence of a Supervisory Board, which is considered to further weaken its functions and authorities.
Presidential Nominations from Active Cabinet Ministers: A Delicate Balance between the Interpretation of Constitutional Court Decisions and Political Interests Zaini, Ahmad; Jambunanda, Ahmad Jamaludin; Ishom, Muhammad; Sunardi, Dedi; Pudoli, Asep
Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi Vol. 6 Issue 2 (2023) Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum Dan Konstitusi
Publisher : Faculty of Sharia, Universitas Islam Negeri (UIN) Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/volksgeist.v6i2.9355

Abstract

The Constitutional Court’s Decision number 68/PUU-XX/2022 has sparked substantial debate among various societal factions. The controversy stems from the interpretation that the ruling potentially enables ministers to misuse their authority and exploit state resources for electoral advantages while running for President or Vice President, without necessitating resignation from their current position. This study seeks to discern the ramifications of the Constitutional Court's decision number 68/PUU-XX/2022 on the roles and authorities of ministers within a presidential government structure, and to scrutinize the decision from an Islamic law/siyasah perspective. This investigation adopts a descriptive qualitative approach, grounded in library research. The normative juridical methodology is employed, focusing on decision number 68/PUU-XX/2022. The study concludes that within the context of siyasah sharia, the decision could compel the nation’s leader (the President) to promulgate legal regulations that violate the principle of fairness between high-ranking and ordinary officials. However, the President risks being deemed unconstitutional if derivative regulations stemming from the decision are not enacted. Power abuse by state officials (ministers), partly driven by conflict of interest, is a critical concern. From the perspective of Islamic law/siyasah, the decision’s implications could potentially harm society and the government.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA TERHADAP TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN LAUNDRY SULTHAN SIMPANG EMPAT Putri, Dea Lisyana; Budiman, Muhammad Arief; Malihah, Lola; Zaini, Ahmad
Journal MISSY (Management and Business Strategy) Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/missy.v3i2.2261

Abstract

Laundry Sulthan is a laundry business located in Simpang Empat Village. Every day at least get 30-150 kg of laundry orders. This becomes an attraction to conduct research related to the effect of service quality and price on customer satisfaction. This study aims to determine the effect simultaneously on consumer satisfaction and whether the quality of service and price and the partial effect on consumer satisfaction. The sample in this study is the customer of Laundry Sulthan which was taken as many as 75 people as a sample. Data was collected using a questionnaire and the analysis technique in this study was multiple linear regression. The results of the study indicate that the variables of service quality and price simultaneously affect customer satisfaction with the value of F arithmetic > F table that is 40.559 > 3.124. Then the service quality and price variables also have a partial effect on customer satisfaction with a t count = 6.436 > t table 1.992 for service quality and a t count value = 2.170 and t table 1.992 for price. This shows that the quality of service really has a big influence and some of the influence of price on consumer satisfaction so that it is natural that Laundry Sulthan has many customers every day.
Co-Authors Abdul Hamid Afrizal Sano Al-Mubarak, M. Adi Riswan Alfian Noor Ambar Dwi Erawati Amrazi Zakso Anang Kukuh Adisusilo Anas, Ahmad Tarmidzi Anisa Syaputri Annisa Citra Fadillah AR, Samsul Arief Kurniawan Arif Rahman Aris Puji Widodo As-Syafe’i, Zakaria Asizah, Siti Asmaiwati Arief Asmaneli Asmaneli Azwir Agus Bambang Eka Purnama Bobby Guslianda Boedinoegroho, Hanny Boedinugroho, Hanny Boedinugroho, Hanny Budi Santoso Burhanuddin Burhanuddin Darma, Mospa Dedi Pinalusa Dedi Sunardi Desi Marlina Despi Lonawati DEWI RAHMAWATI Diah Puspito Wulandari Dina Dayu Sintia Ramadhany Dinar Mutiara Kusumo Nugraheni Dyah R., Okti Truhastuti Eka Puspita Sari Eko Mulyanto Yuniarno Elia Desnita Endang Surasetyo Ningsih Eti Rimawati Falah, Riza Zahriyal Fandiantoro, Dion Hayu Farodisa, Annida Miftakhul Fauzan . Fauziah Latif Fawaid Jufri, Muhammad Fawwaz, Muhammad Febri Yadi Heri yanto, Heri Firsal Firsal Fitri Kasih Fitria Kasih Fitria Mai Hansari Haerudin, Rendi Hairit, Artamin Hajani, Hajani Hajatina, Hajatina Hallen Hallen Harahap, Faisal Sadat Soaduon Helma Helma I Ketut Eddy Purnama Ika WAHYUNI Iksannudin, M. Indra Ibrahim Ira Zilkifli Ishom, Muhammad Jamaluddin Jambunanda, Ahmad Jamaludin Juniastuti, Susi Karimah, Saidatul Karina Mia Berutu Khadijah, Miffah Khairaty Khairaty Khuzaemah, Siti Kirom, Muhammad Agorrul Loka, Dara Puspita Loleh, Jevita Sri Nurhayati Lukman Hakim M. Syukri Malihah, Lola Mardini, Yulida Maria Ulfah Marsigit Marsigit Marwisni Hasan Mellyarti Syarif Minullah, Minullah Miswanti Miswanti Mita Fauzia Mochamad Hariadi Mori Dianto, Mori Muchtar, Anas Muhammad Arief Budiman Muhammad Syaifuddin, Nur Muhtadin Muhtadin Muhtadin Mulyanto, Eko Muttaqin, E. Zaenal muyasarah, iin Najib Irsyadi, Najib Nasihun Amin Natalia Fahmaidani Naufil Haumi Na’im, Khairun Nila Isdalia Nofriyani Nofriyani Noor, Wahyuddin Oknilia Ervin Patrajaya, Rafik Paulina Taba Pramunanto, Eko Pramunanto, Eko Pudoli, Asep Puji Widodo, Aris Putra, Yanu Perwira Adi Putri, Dea Lisyana Qothrunnida, Ghina Fatin Rahmawati, Dwy Rahmawati, Novi Agung Randi Oktaviano raudatul jannah Ria Witri Astuti Ridho, M. Zainor Ridho, Moh. Zainor Rita Novita Robi Syahputra Rokhmadi Rokhmadi Rumanah, Neno Rusli, Deni S. Suprapto Sabila, Puji Chairu Saefuddin ., Saefuddin Safitri Safitri Saiful Yahya Sam'ani, Sam'ani Samsul Ma’arif, Moh. Santi Wulan Purnami Sarib, Suprijati Setha, Donny Setiawan, Rachmad Shofi Andari Sitepu, Karolina Sodik, Al Muzafar Sri Mulyanti Sri Rati Afdiwahyuni Suhartiningsih, Eka Sukadi . Supeno Mardi Susiki Nugroho, Supeno Mardi Suriansyah, Muhammad Suryo, Yoedo Ageng Tarihoran, Naf’an Tatis Febri Heni Taufiqur Rahman, Taufiqur Tjodi Harlim Trilis Tiyaningsih Trisnawati Trisnawati Umam, Ahmad Hadiqul Umi Qodarsasi Velia Nesis Chia WahyunitaWahyunita Warni Warni Wijayanti, Siwi Praptining Wilda Yanita Wisnu Wardhana Yoyon Kusnendar Suprapto Yulia Rahma Yussof, Hilmy Baihaqy Zarlina ., Zarlina Zulbaida Zulbaida Zuniana, Qory