p-Index From 2021 - 2026
13.258
P-Index
This Author published in this journals
All Journal VALENSI MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Jurnal Rekayasa Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Teras Jurnal Science and Physics Education Journal (SPEJ) BENTANG : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Elipsoida : Jurnal Geodesi dan Geomatika EKOLOGIA : Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Journal of Engineering and Scientific Research (JESR) Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Journal Coaching Education Sports Journal of Infrastructural in Civil Engineering (JICE) Chlorophyl: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Teknika Sains : Jurnal Ilmu Teknik Warta AKAB PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Unnes Journal of Mathematics Education Indonesian Journal of Research and Educational Review (IJRER) e-SPORT: Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Indonesian Journal of Chemical Studies (Indones. J. Chem. Stud.) Jurnal Teknik Sumber Daya Air SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Informasi dan Promosi Kesehatan Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Sains, Teknik dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung JPM-AKA Rona Teknik Pertanian PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan JSEHT Jurnal Meteorologi dan Geofisika Journal of Plano Studies International Journal of Science, Technology and Applications J-Sil (Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan) Journal Of Biology Education Research (JBER) Rekayasa : Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Nemui Nyimah Datum: Journal of Geodesy and Geomatics SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation
Claim Missing Document
Check
Articles

MONITORING KONDISI PERTUMBUHAN MANGROVE KECAMATAN LABUHAN MARINGGAI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Kurniawan, Deri Rahli; Zakaria, Ahmad; Dewi, Citra
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/datum.v3i1.3575

Abstract

Mangrove merupakan ekosistem peralihan antara darat dan laut yang biasanya tumbuh dan berkembang di kawasan pesisir yang memiliki peran dan fungsi yang sangat penting bagi biota laut dan masyarakat setempat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis pertumbuhan mangrove dari tahun 2013, 2015, 2017, 2020, 2022 dan mengetahui hubungan keterkaitan antara suhu dan salinitas dengan pertumbuhanmangrove. Penelitian ini dilakukan di Daerah Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode EVI (Enhanced Vegetation Index) dalam penentuan kerapatan mangrove dan metode LST (Land Surface Temperature) dalam penentuan suhu rata-rata dengan data citra Landsat 8 tahun 2013, 2015, 2017, 2020, dan 2022. Sedangkan untuk mengetahui kondisi salinitas dilakukan dengan pengamatan langsung lapangan dengan beberapa titik pengamatan. Hasil dari penelitian menunjukan adanya peningkatan luas hutan mangrove dari tahun 2013 dengan luas 350.12 ha menjadi 817.68 ha pada tahun 2022. Sedangkan kondisi kerapatan tajuk mangrove dalam kondisi kurang baikditunjukkan dengan tingginya kondisi kerapatan tajuk dengan kondisi jarang setiap tahunnya. Pertumbuhan mangrove tersebut dipengaruhi oleh suhu permukaan dan salinitas air laut yang dibuktikan dengan diperolehnya nilai sebesar 0,21 yang berarti suhu memiliki korelasi rendah terhadap pertumbuhan mangrove pada kerapatan tajuk rapat, 0,68 yang berarti suhu memiliki korelasi kuat terhadap pertumbuhan mangrove pada tajuk sedang dan 0,69 yang berarti suhu memiliki korelasi kuat terhadap pertumbuhan mangrove pada kerapatan tajuk jarang. Sedangkan salinitas memiliki korelasi yang sangat kuat terhadap pertumbuhan mangrove dibandingkan dengan suhu, ditunjukkan dengan adanya nilai korelasi sebesar 0,95 pada salinitas terhadap pertumbuhan mangrove.Kata kunci: kerapatan mangrove, suhu permukaan, salinitas, evi (enhanced vegetation index)
ANALISIS KARAKTERISTIK PASANG SURUT MENGGUNAKAN METODE ADMIRALTY DI TANJUNG LESUNG PROVINSI BANTEN Fitria, Mizha Nur; Zakaria, Ahmad; Fadly, Romi; Dewi, Citra
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/datum.v3i2.4577

Abstract

Wilayah pesisir merupakan wilayah yang rentan mengalami perubahan fisik diakibatkankegiatan masyarakat dan proses oseanografi. Selain itu, kondisi fisik laut memiliki gelombang pasang surut yang berbeda – beda pada setiap periode. Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan informasi terkait karakteristik pasang surut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasang surut air laut meliputi komponen pasang surut, tipe pasangsurut dan datum elevasi muka air laut di Tanjung Lesung Provinsi Banten. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif komperatif terhadap time series data oseanografi. Analisis data pasang surut menggunakan metode admiralty untuk menentukan komponen harmonik pasang surut yaitu S0, M2, S2, N2, K1, O1, M4, MS4, K2, P2 dan perhitunganbilangan formzahl untuk menentukan tipe pasang surut, menggunakan software MCR (matlab compiler runtime) untuk menentukan datum elevasi muka air laut dan pengujian data menggunakan RMSE (root mean square error). Data yang digunakan yaitu data pengamatan pasang surut di Tanjung Lesung pada tahun 2008 – 2012 yang diperoleh dari instansi resmi milik Universitas Hawai. Hasil penelitian menyatakan bahwa wilayah pantai Tanjung Lesung memiliki tipe pasang surut campuran ganda (mixed tide prevelailing semidiurnal tide). Elevasimuka air tertinggi (HHWL) sebesar 433 cm dan elevasi muka air terendah (LLWL) sebesar 133 cm dengan level muka air rata – rata (MSL) sebesar 283 cm. Karakteristik pasang surut air laut dapat digunakan untuk pengelolaan wilayah pesisir dan sebagai gambaran kondisi pantai Tanjung Lesung pada masa mendatang.Kata kunci: Admiralty, Karakteristik pasang surut, Tanjung Lesung.
PERUBAHAN GARIS PANTAI DAN DAMPAKNYA TERHADAP ABRASI DAN AKRESI (STUDI KASUS: PEKON LABUHAN, PULAU PISANG) Angelina, Angelina; Zakaria, Ahmad; Armijon, Armijon
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/datum.v4i1.5677

Abstract

Pekon Labuhan merupakan kecamatan yang ada di Pulau Pisang, Kabupaten Pesisir Barat, yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Kondisi pantai yang berbatasan langsung dengan laut lepas membuat karakteristik gelombang di daerah ini cenderung tinggi dan mengalami perubahan luas daratan, sehingga berpotensi mengalami perubahan garis pantai. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perubahan garis pantai dengan koreksi vertikal kurun waktu 8 tahun, menganalisis perubahan garis pantai terhadap luasan abrasi dan akresi kurun waktu 8 tahun, serta menganalisis prediksi perubahan garis pantai dengan rentang waktu selama 5 tahun,yaitu tahun 2021 sampai tahun 2025. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Digital Shoreline Analysis System (DSAS) dalam menghitung laju perubahan garis pantainya. Metode DSAS memiliki berbagai teknik perhitungan, dalam penelitian kali ini menggunakan 3 teknik perhitungan DSAS, yaitu perhitungan Shoreline Change Envelope (SCE), Net Shoreline Movement (NSM) dan perhitungan End Point Rate (EPR). Sedangkan untuk prediksi perubahan garis pantai, dalam penelitian kali ini menggunakan program Generalized Model for Simulating Shoreline (GENESIS) dengan data jarak dari baseline atau sumbu X ke garis pantai. Hasil penelitian menunjukan bahwa telah terjadi perubahan luas daratan di Pekon Labuhan, di mana pada tahun 2013 sampai tahun 2021 mengalami pengurangan luas daratan atau abrasi. Hasil prediksi perubahan garis pantai dari tahun 2021 sampai dengan tahun 2025 mengalami pergeseran ke arah laut atau akresi melalui proses pengolaan data menggunakan program DosGENESIS. Kata kunci: Akresi, Abrasi, DSAS, GENESIS, Perubahan Garis Pantai
PENERAPAN METODE LEAST SQUARE UNTUK PERAMALAN KENAIKAN MUKA AIR LAUT MENGGUNAKAN DATA PASANG SURUT DI STASIUN ANCOL KOTA JAKARTA Zakaria, Ahmad; Indriani, Rina; Fadly, Romi
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/datum.v4i2.6788

Abstract

Kota Jakarta merupakan salah satu kota yang rentan terhadap kenaikan muka air laut. Wilayah Jakarta sebagian besar berada di bawah permukaan laut, dan sebagian besar daerahnya sudah mengalami penurunan tanah (subsidence) yang salah satunya disebabkan oleh pengeboran air tanah yang berlebihan. Kombinasi antara penurunan tanah dan kenaikan muka air laut membuat Jakarta semakin rentan terhadap banjir dan genangan air laut yang dapat berdampak pada tenggelamnya kota Jakarta. Penelitian skripsi ini menganalisis trend perubahan kenaikan muka air laut Jakarta Utara menggunakan datapengamatan Pushidrosal dan dilakukan peramalan sebagai data pembanding untuk mengetahui nilai korelasi keakuratannya. Data yang digunakan yaitu dengan panjang data 30 harian atau 720 jam selama 1 tahun terhitung dari bulan Juni sampai bulan November sebagai data peramalan dengan metode least square. Hasil pengolaahan metode least square diperoleh karakteristik pasang surutdi Sekitar Perairan Ancol Jakarta adalah tipe pasut harian tunggal atau Diurnal tide dengan nilai formzahl rata-rata 3,3. Nilai HHWL tertinggi 254,6 cm, LLWL terendah 59,2 cm, dan rata-rata MSL sebesar 149,7 cm. Nilaitrend linier pada periode tahun 2019 sampai 2022 bernilai negatif, ini menunjukkan bahwa muka airlaut diperairan mengalami penurunan sebesar -1,549 cm/tahun dengan persamaan y=- 0,3262x + 156,41. Nilai RMSE yang diperoleh sebesar 9,556 cm, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,9334 cm. Hal ini menjelaskan bahwa metode least square dapat diterapkan untuk peramalan kenaikan muka air laut karena ada hubungan yang kuat antara data pengamatan dan peramalannya. Kata kunci: Ancol Jakarta, Metode Least Square, dan Pasang Surut
ANALISIS PERBANDINGAN HASIL PENGOLAHAN DATA PASANG SURUT MENGGUNAKAN METODE LEAST SQUARE DAN ADMIRALTY DI PELABUHAN BAKAUHENI LAMPUNG Setia, Vika; Fadly, Romi; Zakaria, Ahmad
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/datum.v4i2.6789

Abstract

Pelabuhan Bakauheni merupakan pintu gerbang antar pulau Sumatra dengan pulau Jawa. Kondisi yang mempengaruhi operasional pelabuhan salah satunya ialah pasang surut, keterbatasan informasi terkait pasang surut pada Pelabuhan Bakauheni dapat dipenuhi menggunakan metode least square dan admiralty dalam hal penentuan karakteristik pasang surut seperti mencari tipe pasang surut, elevasi muka air laut dan peramalan pasang surut yang ada di sekitar perairan Pelabuhan Bakauheni. Penelitian ini menggunakan data pasang surut selama 3 bulan masing – masing tahun (2016-2019) dari website Pushidrosal Stasiun Bakauheni. Dengan menguraikan 9 komponen pasang surut menggunakan program anfor (metode least square) dan program admiralty (metode admiralty) akan di dapat amplitudo, mencari perhitungan bilangan formzahl untuk menentukan tipe pasang surut, menggunakan program Rampas (metode least square) untuk mencari elevasi peramalan. Hasil penelitian menyatakan bahwa pada metode least square dan admiralty memiliki tipe pasang surut yaitu campuran condong ke harian ganda dalam penentuan tipe pasang surut metode Admiralty lebih akurat untuk data pendek, sedangkan metode Least Square lebih akurat untuk data panjang. Nilai MSL pada metode least square dan admiralty adalah 287,2 cm. Nilai HHWL pada metode least square dan admiralty sebesar 475,8 cm dan 400,6 cm. Nilai LLWL pada metode least square dan admiralty sebesar 98,5 cm dan 173,6 cm. Peramalan di tahun 2017 sangat baik sementara peramalan di tahun 2018 dan 2019 hasilnya kurang baik ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang kuat antara data pengamatan dan peramalannya. Kata kunci: Metode Admiralty, Metode Least square dan Pelabuhan Bakauheni
PEMODELAN GENANGAN BANJIR SEBAGAI UPAYA MITIGASI BENCANA MENGGUNAKAN HEC-RAS (STUDI KASUS: SUNGAI KELEKAR KOTA PRABUMULIH) Abyuliani, Alza; Zakaria, Ahmad; Sari, Atika
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/datum.v5i1.6814

Abstract

Banjir merupakan bencana dengan persentase tertinggi yang terjadi di Indonesia yaitu 35,56% pada Tahun 2021 Salah satu daerah yang sering mengalami banjir adalah Sungai Kelekar. Meluapnya Sungai Kelekar semakin tahun semakin parah hingga menyebabkan banjir bandang dan genangan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung Periode Ulang 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun, dan 100 tahun. Penelitian ini menggunaan data DEM Tahun 2024, data Curah Hujan Tahun 2011 sampai Tahun 2020, Batas Administrasi Kota Prabumulih Tahun 2024, Data Pengukuran Topografi Sungai Kelekar Tahun 2021, dan Data Titik Banjir Kecamatan Prabumulih Tahun 2021 sampai Tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah Hidograf Satuan Sintetik Snyder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedalaman banjir terbagi menjadi 3 kelas yaitu kelas genangan rendah, sedang dan tinggi. Luasan genangan banjir bertambah setiap periode ulang tahun dimana luasan paling rendah terjadi pada periode ulang 2 Tahun sebesar 564,13 hektar dengan debit puncak 116,0728 m3/s dan luasan genangan banjir paling tinggi periode ulang 100 Tahun sebesar 690,55 hektar dengan debit puncak 274,452 m3/s. Terdapat upaya mitigasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak banjir yang berpotensi menyebabkan genangan di Sungai Kelekar seperti meningkatkan tinggi dan kekuatan tanggul, melakukan penanaman pohon dan vegetasi, membangun desain infrastuktur terutama pada bagian pemukiman padat dan daerah pemodelan yang menunjukkan kedalaman tinggi dan luasan yang berubah signifikan sebagai area prioritas pembangunan, serta pemodelan dapat digunakan sebagai data pendukung analisis spasial lanjutan dalam menentukan jalur evakuasi bagi masyarakat.. Kata kunci: Genangan Banjir, HSS Snyder, Mitigasi, Pemodelan Hidrodinamika
ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN KERAPATAN TAJUK MANGROVE TERHADAP KONDISI KESEHATAN HUTAN MANGROVE (STUDI KASUS: PASIR SAKTI, KABUPATEN LAMPUNG TIMUR) Sari, Okta Mulya; Zakaria, Ahmad; Novianti, Tika Christy; Tridawati, Anggun
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/datum.v5i1.6818

Abstract

Hutan mangrove adalah ekosistem pesisir yang penting karena kemampuannya dalam melindungi pantai, menyimpan karbon, dan mendukung keanekaragaman hayati. Di Provinsi Lampung, khususnya Kecamatan Pasir Sakti, hutan mangrove menghadapi masalah degradasi yang mempengaruhi manfaat ekologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan kerapatan tajuk mangrove terhadap kondisi kesehatan hutan. Metode penelitian yang digunakan untuk kerapatan tajuk mangrove adalah indeks vegetasi mRE-SR, sedangkan untuk kondisi kesehatan hutan menggunakan analisis Citra Satelit dengan metode MHI. Penelitian menggunakan data Citra Satelit Sentinel-2A MSI Level – 2A pada tahun 2019 – 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerapatan tajuk mangrove dan kondisi kesehatan hutan mangrove mengalami variasi dari tahun ke tahun. Uji statistik dari model linier indeks vegetasi dengan nilai kerapatan tajuk mangrove indeks vegetasi mRE – SR (r = 0,9583, R2 = 0,9183). Uji statistik dari model regresi linier perubahan kerapatan terhadap kondisi kesehatan hutan mangrove menghasilkan nilai rata-rata korelasi (r) yaitu 0,7516, dan nilai rata-rata R2 yaitu 0,574 yang menunjukkan bahwa pengaruh kerapatan terhadap kesehatan hutan mangrove sebesar 57,4%. Perubahan kerapatan tajuk mangrove mempengaruhi perbaikan maupun penurunan kondisi kesehatan hutan mangrove. Kata kunci: kerapatan, kesehatan, mangrove
ANALISIS KENAIKAN PERMUKAAN AIR LAUT DI TELUK BAYUR SUMATERA BARAT DARI DATA PASANG SURUT Lepiana, Tenti; Zakaria, Ahmad; Fadly, Romi
Datum: Journal of Geodesy and Geomatics Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Datum Geodesi dan Geomatika
Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/datum.v5i1.6819

Abstract

Teluk Bayur merupakan wilayah pesisir yang terdapat di Sumatera Barat, yang mana rentan mengalami kenaikan muka air laut. Kenaikan muka air laut merupakan salah satu akibat dari pemanasan global, dan mengakibatkan tergenagnya rumah warga dan ruas jalan sehingga tidak dapat di lalui. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik kenaikan muka air laut di Teluk Bayur, mengetahui elevasi tertinggi, terendah, tunggangpasut dan menganalisis kenaikan muka air laut dari tahun 2009 – 2018, dengan pemanfaatan data pasang surut. Metode Admiralty yang mana berguna untuk pengolahan data pasang surut selama 10 tahun dari tahun (2009 – 2018). Data tersebut di peroleh dari website University of Hawaii. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa wilayah pesisir di Teluk Bayur terdapat 9 komponen pasang surut yaitu ?0 ?2 ?2 ?2 K1 O1 M4 MS4 K2 P1 dan memiliki tipe pasang surut Campuran Ganda (Mixced tide praveiling semidiurnal tide). Elevasi muka air laut tertinggi (HHWL) yaitu 32,65 dm dan elevasi muka air laut terendah (LLWL) sebesar 8,54 dm dengan level muka air laut rata – rata(MSL) sebesar 18,8 dm. Kenaika muka air laut di Teluk Bayur menggunakan data pasang surut menghasilkan persamaan y = 0.0352x + 18.293 dengan ?2 = 0.0874 yang artinya perairan Teluk Bayur mengalami peningkatan yang tidak terlalu signifikan. Kata kunci: pasang surut, admiralty, teluk bayur
Arm Strength and Shoulder Flexibility in a Physical Training Curriculum: Predictors of Spin Serve Ball Rotation Aprilo, Ians; Arfanda, Poppy Elisano; Mappaompo, M. Adam; Hasanuddin, M. Imran; Nurulita, Retno Farhana; Zakaria, Ahmad
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 5 No. 1 (2025): December
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v5i1.4196

Abstract

High ball rotation speed is essential for junior tennis spin serve performance, yet physical training curricula generally neglect it. Designing effective training programs requires identifying physical characteristics that predict high ball rotation. This study examines how arm muscle strength and shoulder flexibility affect spin serve ball rotation speed in junior tennis players. The correlational study included 20 Makassar-based 15–16-year-old male junior athletes who had mastered spin serving. A handgrip dynamometer and 2 kg medicine ball throw test tested arm strength. The back scratch test assessed shoulder flexibility. Kinovea analyzed the ball's rotation speed recorded by a Canon EOS 1100D camera (120 fps). The results showed a strong and significant correlation between arm muscle strength and ball rotation speed (r = 0.68; p < 0.001), as well as a moderately significant correlation with shoulder flexibility (r = 0.51; p = 0.002). A multiple regression analysis indicated that these two factors together made up 58% of the ball rotation performance (R^2 = 0.58), with arm muscle strength making up 42% and shoulder flexibility making up 16%. These findings highlight that optimal spin serve performance is strongly influenced by upper body strength and shoulder mobility, which synergistically enhance racket acceleration and ball brushing mechanics. The implication for junior tennis physical training curricula is the need for structured and measurable emphasis on developing specific arm strength and maintaining optimal shoulder range of motion as key predictors of spin serve effectiveness.
Analisis Kerentanan Tsunami Pada Pola Ruang Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan Menggunakan Sistem Informasi Geografis Sasongko, Respati Anton; Zakaria, Ahmad; Persada, Citra; Kusumastuti, Dyah I.; Wahono, Endro P.
TEKNIKA SAINS Vol 10, No 2 (2025): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v10i2.4551

Abstract

Tsunami tahun 2018 yang melanda perairan Selat Sunda mengakibatkan kerusakan insfrastruktur, korban jiwa, dan trauma yang mendalam bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir pantai. Masyarakat yang terdampak bencana tsunami menjadikan kembali wilayah pesisir pantai sebagai lahan terbangun dan pusat kegiatan ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola ruang berbasis bencana tsunami dengan kondisi eksisting, dan menentukan zonasi penggunaan lahan di Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan. Analisis spasial dengan metode weighted overlay menggunakan sistem skoring dan pembobotan berdasarkan aspek kerentanan fisik lingkungan berupa elevasi, jarak dari garis pantai, dan aspek kerentanan infrastruktur wilayah berupa penggunaan lahan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh tingkat kerentanan tsunami tinggi 3,523%, kerentanan sedang 14,603%, dan kerentanan rendah 81,874% dari luas total. Tingkat kerentanan tinggi merupakan pemukiman penduduk yang berada di Garis Sempadan Pantai, sehingga keberadaan pola ruang Kecamatan Rajabasa belum sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Lampung Selatan yang berbasis mitigasi bencana tsunami. Arahan penggunaan lahan sebagi bentuk mitigasi bencana tsunami berupa Zona Penyanga, Zona Akuatik, Zona Kepadatan Rendah, Zona Aman Terbangun.
Co-Authors Abyuliani, Alza Achmad Karim adama, riri arinda Afifah, Mar'atul Afriami, Lusmeilia Agustriyanto, Dono Ahmad Herison Ahmad Tusi Ahsan, Fathan Naufal Aji Saputra, Aji Aji, Badruzzaman Al Rasyid, Burhan Najib Amanda, Tiara Maelta Amidi Amidi, Amidi Amri, Resica Permata Andika, Ivana Aprili Andriansyah, Yeddy Angelina Angelina Anggraini , Melisa anggraini, yeshe Angin, Geleng Perangin Anisa, Rahma Arfanda, Poppy Elisano Arie Pratama Putra Arief, Farah Diba Arifaini , Nur Armijon . Ashruri Ashruri, Ashruri Asrorudin, Udin Atika Sari Atmoko, Fajar Destri Aynuddin, . Aynuddin, Aynuddin Ayu Kurniasih, Ayu Ayuningsih, Titik Cahyo, Febriansyah Dwi Cesar, Irvan Tegar Chairil Anwar Citra Dewi Damayanti, Amelia Nurul Dian Kusumaningsih Dian Pratiwi Didik Didik Dinaryoko, Arif Diwantari, Windy Putri Djanis, Ratnawati L. Djanis, Ratnawati Lilasari Djasmasari, Wittri Dwi Arnanda Putra, Novindio Dwi Joko Winarno Dyah Indriana K Dyah Indriana Kusumastuti Efendi, Muhamad Masjun Elvida, Maharani Endang Sri Lestari Endro Prasetyo Wahono Fachrurrazie, . Fachrurrazie, Fachrurrazie Fadela, Dian Mira Fathony, Awal Rifan Fatoni, Fatoni Fatria, Akhmad Ridho Fikri, Modh. Haikal Finanda, Reysa Fitria, Mizha Nur Fridayanto, Syahlan Naufal Gani, Rama Dian Gatot Eko Susilo Gultom, Winda Maria Rebecca Habib Algifari Handayani, Agustia Hardi, Alif Aryadi Hartantio, Fajar Hartoto, Dwi Nanda Putra Hayat, Mohammad Haz, Arzuu Abnu Haziman, Muhammad Luthfan Herawati Herawati Ians Aprilo Ichsani, Muhammad Desyan Idharmahadi Adha Imran, Fadli Indarto, Asyidika Vito Indriana K, Dyah Irvani, Asep Irvan Iskandar, Rina Iswan Iswan Iswan, I Jalal, Muhammad Agung Wijdan Jamaludin HN, . Jauhari Arifin Jerfikanasa Murda, Gung Bagus Joko, Dwi karami, muhammad Karim, Achmad Kholiq, Muhammad Nur Kristianto Usman kuncoro, wahyu hadi Kurniawan, Deri Rahli Kurniawan, Panca Kurniawan, Rizqi Kurniyawan, Ikhfan Kusanti, Nency Dwi Kusumastuti, Dyah Kusumastuti, Dyah I. kuswadi, didit kuswadi Laksmana, M. Bima Lepiana, Tenti Lukitawati, Annika Lusmeilia Afriani M Imran Hasanuddin M Rizky Ismail M. Said Zainuddin Manurung, Lodewick Mapiliandari, Inda Mappaompo, M. Adam Mariyanto Mariyanto Marlina, Indah MMSI Irfan ,S. Kom Muhammad Fadli Mukhlisah Murdiagatma, Sefrinta Sasma Nawawi, M Lucky Apriansyah Niken, Chatarina Ningtyas, Widya Nurcahya Novianti, Tika Christy Nugraha , Billy Nugraheni, Melly Nur Arifaini Nurdiani Nurdiani, Nurdiani Nurdiani, . Ofik Taufik P, Ofik Ofik Taufik Purwadi, Ofik Taufik Oktiani, Asri Pelawi, Rinaldi Peranginangin, Imanuel PERMADI, I GUSTI AGUNG DIDIT EKA Persada, Citra Phohan, Phohan Pradipta, Adya Rizky Prasetio, Rizki Lazuardi Pratama, Muhammad Vareza Pratiwi, Ayu Ning Trias Purna, Bagus Mustofa Purwadi , Ofik Taupik Purwadi, Ofik Purwadi, Ofik Taupik Purwadi, Opik Taufik Qur'ani, Mutiara Nurul Rachmanda, Farhan Rachmi, Silvia Rachmy, Silvia Rahayu Sulistyorini Rahayu, Aulia Ade Randy Setiawan, Randy Razak, Risdha Sagita Restika Putri Retno Farhana Nurulita Rina Indriani Rinaldi, M. Fahmi Rizky Al Mufarid, Andi Muhammad Romdani, Yuda Romi Fadly Rosalina Rosalina Rosalina, . Saputra, Datra Peta Saputra, Eko Adi Saputra, Fajar Ilham Saputro, Rifki Ananda Sari, Okta Mulya Sasongko, Respati Anton Sauri, Sopian Septiansari, Annisa Putri Dwi Setia, Vika Setyanugraha, Tegar Sitanaya, Brigitha Cindy Siti Nurdianti Muhajir Siti Nurul Khotimah Slamet Riyadi Styani, Erna Subuh Tugiono, Subuh Suharni Suharni Sumarno, Ari Pitoyo Sumiharni Sumiharni Syah, Aminudin Syahruli, Firman Tambunan, Jenny Anna Margaretha Taufik P, Ofik Tomi, Muhammad Tridawati, Anggun Trisdiana, Fitri Trisnar Adi Prabowo Tuhu Pangestu, Ibnu Usman, Arifuddin W, Endro W, Endro Prasetyo Wahono, Endro Wahono, Endro Praseyto Wardhani, Puspita Sri Ayu widarsono, eko Widya Anggraeni, Widya Wijaya, Riki Chandra Winarno, Dwijoko Yacub, Vanita Kesumawati Yanti, Cristi Yuda Romdania yulianto, alim Yusma Sari, Nia Hana Zainuddin, M Said