Perundungan di sekolah menjadi masalah serius yang mempengaruhi perkembangan emosional, sosial, dan akademik siswa. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang dapat memberikan informasi secara menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis permainan kartu kuartet yang berfungsi sebagai sarana pencegahan perundungan. Media ini dilengkapi dengan ilustrasi 3D yang menarik dan panduan penggunaan yang mudah dipahami, sehingga dapat mendukung proses pembelajaran yang menyenangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Proses penelitian dimulai dengan analisis kebutuhan, perancangan media, validasi oleh ahli materi dan media, uji coba terbatas, dan evaluasi produk. Hasil validasi menunjukkan bahwa media ini layak digunakan, dengan skor kelayakan 93% dari ahli materi dan 88,75% dari ahli media. Uji coba menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 97% dan antusiasme yang tinggi. Oleh karena itu, kartu kuartet ini dapat digunakan sebagai media edukasi alternatif untuk pencegahan perundungan di sekolah dasar