Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN AREA GAWANGAN KELAPA SAWIT TBM 2 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS JAGUNG MANIS DENGAN BERBAGAI JARAK TANAM Layo, Aldi Pernando; Zulfita, Dwi; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i1.85130

Abstract

Tanaman jagung manis merupakan salah satu tanaman pangan yang telah banyak dibudidayakan dikarenakan jagung memiliki rasa lebih manis dan umur panen yang cepat dibandingkan jagung biasa. Tujuan dilakukan penelitian adalah mendapatkan varietas dan jarak tanam yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil jagung manis pada penanaman di gawangan kelapa sawit belum menghasilkanl. Penelitian dilaksanakan di lokasi yang terletak pada perkebunan kelapa sawit di Desa Gombang, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak. Rancangan penelitian menggunakan metode Split Plot yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor Varietas jagung manis (V) sebagai petak utama terdiri dari 3 taraf yakni v1 : Bonanza F1, v2 : Secada F1, v3 : Parogon F1. Faktor jarak tanam (J)  sebagai anak petak terdiri dari 3 taraf yakni j1 : 65 x 25 cm, j2 : 75 x 25 cm, j3 : 85 x 25 cm. Pelaksanaan penelitian meliputi pembersihan lahan, pembuatan bedengan, pengapuran, penanaman benih, pemberian pupuk dasar, pemeliharaan dan panen. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, volume akar, berat kering tanaman, panjang tongkol, berat/tongkol berkelobot, berat/tongkol tanpa kelobot dan diameter tongkol. Hasil penelitian didapat bahwa tidak terjadi interaksi antara varietas dan jarak tanam pada semua variabel pengamatan. Faktor tunggal varietas berpengaruh nyata pada panjang tongkol, berat/tongkol berkelobot, berat/tongkol tanpa kelobot dan diameter tongkol tetapi berpengaruh tidak nyata pada tinggi tanaman dan jumlah daun 2, 4, 6 dan 8 MST, volume akar dan berat kering tanaman. Faktor tunggal jarak tanam berpengaruh nyata pada tinggi tanaman dan jumlah daun 2, 4 dan 6 MST, volume akar, berat kering tanaman,  panjang tongkol, berat/tongkol berkelobot, berat/tongkol tanpa kelobot dan diameter tongkol tetapi berpengaruh tidak nyata pada tinggi tanaman dan jumlah daun 8 MST. Varietas Secada F1 dengan jarak tanam 75 x 25 cm merupakan perlakuan terbaik untuk pertumbuhan dan hasil jagung manis yang ditanam dengan memanfaatkan area gawangan kelapa sawit TBM 2.
Pengaruh Pupuk Kandang Bebek dan Pupuk Kalium terhadap Pertubuhan dan Hasil Pare pada Tanah Podsolik Merah Kuning Damayanti, Fena Ruthmayda Ernita; Zulfita, Dwi; Hendarti, Indri
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol 1, No 3 (2025): October
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/snja.v1i3.95894

Abstract

Tanaman pare (Momordica charantia. L) merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura yang termasuk ke dalam familia Cucurbitaceae. Prospek pengembangan tanaman pare di pasar cukup cerah, namun budidaya tanaman pare ditingkat petani masih bersifat usaha sampingan. Penggunaan tanah podsolik merah kuning (PMK) sebagai media tumbuh tanaman pare dihadapkan pada kendala sifat fisik dan kimia tanah yang kurang baik seperti tekstur yang padat, aerasi tanah yang kurang baik, permeabilitasnya yang rendah, produktivitas dan kandungan unsur hara yang cenderung rendah. Upaya untuk mengatasi masalah sifat fisik dan kimia tanah yaitu dengan pemberian pupuk kandang bebek disertai pemberian pupuk kalium untuk mendukung hasil panen pare yang lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis interaksi pupuk kandang bebek dan pupuk kalium yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil pare pada tanah PMK. Penelitian ini dilaksanakan di Jl. Sepakat 2, Gg. Racana Untan, Pontianak, dimulai pada bulan Maret - Mei 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang bebek dengan simbol (B) terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu b1 = 10 ton/ ha atau 40 g/polybag, b2 = 20 ton/ha atau 80 g/polybag, b3 = 30 ton/ha atau 120 g/polybag dan faktor kedua yaitu pupuk kalium (K) terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu k1 = 100 kg/ha atau 4 g/tanaman, k2 = 150 kg/ha atau 6 g/tanaman, dan k3 = 200 kg/ha atau 8 g/tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa intaraksi antara dosis pupuk kandang bebek 20 ton/ha setara dengan 80 g/polybag dan dosis pupuk kalium 100 kg/ha setara dengan 4 g/tanaman merupakan dosis yang efisien untuk pertumbuhan dan hasil pare pada tanah PMK.
Pengaruh Pupuk Kandang Kambing dan Pembelahan Umbi terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang pada Tanah Gambut Maharani, Rizka Aulia; Zulfita, Dwi; Darussalam, Darussalam
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol 1, No 3 (2025): October
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/snja.v1i3.95011

Abstract

Salah satu tanaman yang populer digunakan adalah bawang sabrang atau Dayak (Eleutherine bulbosa (L.) Merr.). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi terbaik antara pemberian pupuk kandang kambing dan pembelahan umbi bawang sabrang untuk mendapatkan hasil pertumbuhan terbaik bawang sabrang pada tanah gambut. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang kambing dengan simbol (K) terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu K1 = 10 ton/ ha atau 200 g/polybag, K2 = 15 ton/ha atau 300 g/polybag, K3 = 20 ton/ha atau 400 g/polybag dan faktor kedua yaitu pembelahan umbi (U) terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu U1 = tanpa pembelahan, U2 = umbi belah 2, U3 = umbi belah 4. Hasil penelitian ini adalah diduga interaksi pupuk kandang kambing dosis 15 ton/ha setara dengan 300 g/polybag dan umbi belah 2 dapat memberikan pertumbuhan dan hasil bawang sabrang yang terbaik pada tanah gambut.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Kubis Bunga terhadap Pemberian Pupuk Kandang Bebek dan KCl pada Tanah Podsolik Merah Kuning Sagita, Tiara Putri; Abdurrahman, Tatang; Zulfita, Dwi
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol 1, No 3 (2025): October
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/snja.v1i3.95893

Abstract

Kubis bunga (Brassica oleracea L) merupakan salah satu jenis tanaman sayuran jenis kol dengan bunga putih, kubis bunga ini yang mempunyai nilai gizi yang tinggi, kubis mengandung zat-zat gizi yang berguna bagi tubuh seperti vitamin A, B1 (thiamin), B2 (riboflavin), B3 (niasin), C dan E. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil kubis bunga terhadap pemberian pupuk kandang bebek dan pupuk KCl pada tanah Podsolik Merah Kuning. Penelitian dilaksanakan di Jalan Sepakat 2, Gang Racana Untan, Pontianak, dari Bulan Maret 2025 - Mei 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor dan di ulang sebanyak tiga kali dan setiap perlakuan terdiri dari tiga sampel tanaman, sehingga total keseluruhan yaitu 81 tanaman. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang bebek (10, 20, dan 30 ton/ha), dan faktor kedua adalah dosis pupuk KCl (300, 400, dan 500 kg/ha). Parameter yang diamati meliputi volume akar, luas daun, jumlah daun, berat kering tanaman, berat dan lingkar krop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi yang signifikan antara kedua perlakuan terhadap semua variabel. Namun, kombinasi dosis 10 ton/ha pupuk kandang bebek dan 400 kg/ha pupuk KCl mampu memberikan hasil pertumbuhan dan produksi kubis bunga yang relatif baik pada tanah PMK. Pemberian pupuk organik dan anorganik ini juga terbukti meningkatkan pH tanah dari 4,65 menjadi 5,84, yang lebih mendukung pertumbuhan tanaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbaikan kesuburan tanah PMK melalui kombinasi pupuk kandang bebek dan KCl dapat meningkatkan hasil kubis bunga secara signifikan.
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK DAUN KELOR DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI PADA TANAH GAMBUT Diputra, Juhar; Darussalam, Darussalam; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.99855

Abstract

Pemanfaatan tanah gambut sebagai media tanam memiliki beberapa faktor pembatas antara lain sifat fisik, kimia dan biologis. Pemberian pupuk NPK bersamaan dengan perlakuan konsentrasi ekstrak daun kelor Daun kelor sebagai zat pengatur tumbuh mengandung sitokinin berupa zeatin yang dapat merangsang pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui respon pertumbuhan dan hasil konsentrasi Ekstrak daun kelor dan pemberian pupuk NPK pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di revormasi jl. Sepakat 2, Gg racana untan, pontianak tenggara kota pontianak kalimantan barat. Penelitian ini dimulai pada tanggal 25 maret 2024-22 april2024. menggunakan metode rancangan RAK Faktorian pupuk NPK (P) dan faktor Ekstrak Daun Kelor (K) dengan 3 ulangan dimana tiap perlakuan terdiri dari 3 sampel. Jadi total keseluruhan yang diperoleh 81 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah sebagai berikut Faktor pertama pemberian ekstrak daun kelor (K) terdiri dari 3 taraf, yaitu : k1 : 15 ml/liter air k2 : 30 ml/liter air k3 : 45 ml/liter air Faktor kedua pemberian pupuk NPK (P) terdiri dari 3 taraf, yaitu : p1 : 100 kg/ha setara dengan 0,4 g/tanaman p2 : 200 kg/ha setara dengan 0,8 g/tanaman p3 : 300 kg/ha setara dengan 1,2 g/tanaman setiap perlakuan terdiri dari 9 sampel tanaman, sehingga terdapat 27 tanaman termasuk 81 tanaman sampel didalamnya hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara daun kelor dan pupuk NPKmasing masing 30 ml/L air dan 200 kg NPK/ha.
PENGARUH PUPUK KANDANG SAPI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PADA TANAH ALUVIAL Juanda, Juanda; Zulfita, Dwi; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i1.60575

Abstract

The goal of this study was to examine the effect of the interaction between cowmanure and NPK fertilizer on the growth and yield of mustard greens on alluvial soil.This research was conducted from April 30th to May 30th, 2022, on Perdamaian street, Parit Banjar, Melati Hamlet, Kalimas Village, Sungai Kakap District, Kubu Raya Regency. The method of this study was Completely Randomized Design (CRD) with 2 treatment factors including cow manure (s) and NPK fertilizer (n) with 3 repetition of 4 sample plants so that there were 108 plants. The treatment factors in the research include; the doses of cow manure consisting of 3 levels, s1 = 10 tons/ha, s2 = 20 tons/ha, s3 = 30 tons/ha, and the doses of NPK fertilizer consisting of 3 levels, n1 = 250 kg/ha , n2 = 300 kg/ha, n3 = 350 kg/ha. The variables observed in this study were the root volume, leaves chlorophyll content, plant dry weight, number of leaves, leaf area and plant fresh weight. Based on the results of the research that has been successfully conducted, it can be concluded that cow manure at the dose of 30 tons/ha + NPK fertilizer at the dose of 350 kg/ha is the best dose for increasing the number of leaves of mustard greens on alluvial soil.
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH KULIT PISANG DAN WAKTU PEMANGKASAN PUCUK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL GAMBAS PADA TANAH GAMBUT Wardiah, Ahla; Sulistyowati, Henny; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i1.91968

Abstract

Gambas merupakan tanaman merambat familia Cucurbitaceae. Pemanfaatan tanah gambut sebagai media tumbuh dihadapkan kendala antara lain pH yang rendah dan kurang tersedianya unsur hara. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menambahkan POC kulit pisang dan melakukan pemangkasan pucuk untuk menunjang kebutuhan unsur hara tanaman dan efisiensi pertumbuhan tanaman agar merata. Penelitian dilaksanakan di lahan Asrama Bengkayang, Jl. Sepakat II, Pontianak yang berlangsung pada tanggal 23 Mei 2024 - 17 Juli 2024. Penelitian menggunakan rancangan petak terbagi RAL dengan petak utama Waktu Pemangkasan Pucuk (W) terdiri dari 3 taraf yaitu W1 = 15 HST, W2 = 20 HST, dan W3 = 25 HST. Anak petak Pupuk Organik Cair Kulit Pisang (K) terdiri dari 3 taraf yaitu K1 = 15 ml/l, K2 = 25 ml/l, dan K3 = 35 ml/l. Perlakuan diulang sebanyak 3 kali, dengan 4 tanaman sampel sehingga terdapat 108 tanaman. Variabel pengamatan yaitu volume akar, berat kering tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah buah/tanaman, berat buah/tanaman, berat per buah, diameter buah, dan panjang buah. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan waktu pemangkasan pucuk 25 HST memperoleh nilai tertingi pada volume akar, berat buah pertanaman, dan diameter buah, sedangkan perlakuan POC kulit pisang tidak ditemukan konsentrasi terbaik. Interaksi antara Waktu Pemangkasan Pucuk dan POC Kulit Pisang terjadi pada variabel volume akar, berat kering tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat per buah, dan panjang buah.
Pengaruh Pupuk Hayati pada Berbagai Dosis dan Waktu Aplikasi terhadap Pertumbuhan dan Hasil Edamame pada Tanah Gambut Feby, Febrina; Zulfita, Dwi; Apindiati, Rita Kurnia
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol 1, No 1 (2025): March
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/nexus.v1i1.91652

Abstract

Edamame dapat tumbuh baik di daerah beriklim tropis dan subtropis dengan suhu hangat dan curah hujan yang relatif tinggi, sehingga cocok ditanam di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi dosis dan waktu aplikasi pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil edamame pada tanah gambut. Upaya memperbaiki produktivitas lahan gambut dilakukan dengan pemberian pupuk hayati yang mengandung mikroba bermanfaat, sehingga dapat digunakan sebagai alternatif meningkatkan kesuburan tanah. Waktu aplikasi pupuk hayati memengaruhi efisiensi penyerapan unsur hara oleh tanaman. Analisis pertumbuhan tanaman mengukur dinamika fotosintesis melalui produksi fotosintat. Penelitian ini menggunakan RAL faktorial dengan tiga ulangan dan dua faktor: dosis pupuk hayati (D) pada taraf   d1=50 Kg Ha-1, d2=75 Kg Ha-1, dan d3=100 Kg Ha-1   dan waktu aplikasi (W) pada taraf w2=2 dan 4 Minggu Setelah Tanam (MST) serta w2= 2, 4, dan 6 MST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai dosis dan waktu aplikasi saling berinteraksi memengaruhi analisis pertumbuhan dan komponen hasil edamame pada tanah gambut. Kombinasi dosis pupuk hayati 75 Kg Ha-1 dengan aplikasi pada 2 dan 4 MST memberikan hasil terbaik untuk pertumbuhan dan komponen hasil edamame pada tanah gambut.
Pengaruh Inokulasi Rhizobium sp. dan Pupuk Kandang Kambing terhadap Pertumbuhan dan Hasil Edamame pada Tanah Gambut Prayonas, Walan; Zulfita, Dwi; Pramulya, Muhammad
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol 1, No 1 (2025): March
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/nexus.v1i1.91665

Abstract

Edamame (Glycine max L. Merill) is a legume native to Japan that thrives in tropical regions. West Kalimantan has significant potential for edamame cultivation due to its extensive peatlands. However, peat soils have limited nutrient availability and a high C/N ratio, making nitrogen less accessible to plants. To address this issue, Rhizobium sp. inoculation can enhance nitrogen availability, while goat manure improves soil properties. This study aims to determine the optimal combination of Rhizobium sp. inoculation and goat manure application for edamame growth and yield on peat soil. The experiment was conducted in Pontianak Tenggara from August 1 to October 6, 2024, using a factorial Completely Randomized Design (CRD) with two treatment factors. The first factor was the legin dose (L) at three levels: l1 = 2.5 g/kg, l2 = 5.0 g/kg, and l3 = 7.5 g/kg of edamame seeds. The second factor was the goat manure dose (K) at three levels: k1 = 5 tons/ha, k2 = 10 tons/ha, and k3 = 15 tons/ha, resulting in nine treatment combinations. The results showed that Rhizobium sp. inoculation at 7.5 g/kg of edamame seeds and goat manure application at 15 tons/ha provided the best outcomes for growth and productivity.
KARAKTER MORFOLOGI DAN HASIL JAGUNG MANIS DENGAN PENGURANGAN PUPUK N, P, K DAN TAKARAN PUPUK HAYATI PADA LAHAN GAMBUT Zulfita, Dwi; Hariyanti, Agus; Budi, Setia; Rahmidiyani, Rahmidiyani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3864

Abstract

Increasing sweet corn production can be done through fertilizing N, P, K and applying various doses of biological fertilizer. This research was conducted on farmers' land in Rasau Jaya 2 Village, Kubu Rara Regency. The research was carried out on 14 August - 27 October 2023. The research aims to obtain the best interaction between doses of N, P, K fertilizer and biological fertilizer on the growth and yield of sweet corn on peat land. The research used a factorial randomized block design consisting of 2 factors. The first factor is the dose of N, P, K (A) fertilizer with 3 levels, namely: a1 (300 kg Urea/ha, 150 kg SP-36/ha, 100 kg KCl/ha), a2 (225 kg Urea/ha, 112 .5 kg SP-36/ha, 75 kg KCl/ha) and a3 (150 kg Urea/ha, 75 kg SP-36/ha, 50 kg KCl/ha). The second factor is the dosage of biological fertilizer (P) with 3 levels, namely: p1 (45 kg/ha), p2 (60 kg/ha) and p3 (75 kg/ha). The research results showed an interaction between N, P, K fertilizer at 75% of the recommended dose (225 kg Urea/ha, 112.5 kg SP-36/ha, 75 kg KCl/ha) and biological fertilizer at a dose of 60 kg/ha which showed Morphological characters and yields of sweet corn are best on peat soil. Keyword: Biological Fertilizer, Sweet Corn, N, P, K Fertilizer, Peat.INTISARIPeningkatan produksi jagung manis dapat dilakukan melalui pemupukan N, P, K dan pemberian berbagai takaran pupuk hayati. Penelitian ini dilakukan di lahan petani di Desa Rasau Jaya 2 Kabupaten Kubu Rara.  Penelitian dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus - 27 Oktober 2023. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan interaksi terbaik antara dosis pupuk N, P, K dan pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis pada lahan gambut. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial  yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah takaran pupuk N, P, K (A) dengan 3 aras yaitu: a1 (300 kg Urea/ha, 150 kg SP-36/ha, 100 kg KCl/ha), a2 (225 kg Urea/ha, 112,5 kg SP-36/ha, 75 kg KCl/ha) dan a3 (150 kg Urea/ha, 75 kg SP-36/ha, 50 kg KCl/ha). Faktor kedua adalah takaran pupuk hayati (P) dengan 3 aras yaitu: p1 (45 kg/ha), p2 (60 kg/ha) dan p3 (75 kg/ha). Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara pupuk N, P, K dengan 75% dari takaran anjuran (225 kg Urea/ha, 112,5 kg SP-36/ha, 75 kg KCl/ha) dan pupuk hayati dosis 60 kg/ha yang menunjukkan karakter morfologi dan hasil jagung manis yang terbaik pada tanah gambut.Kata Kunci: Pupuk Hayati, Jagung manis, Pupuk N, P, K, Gambut.
Co-Authors 'Azizah, Nur Wafiq * SELUS ., Astina A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmadi Achmadi Ade Elbani Ade Mirza Aditya Aditya Adrianus Kamaledho Dume Afrizal - Agus Hariyanti Agus Hariyanti Agus Hariyanti Agustina Listiawati Ahmad Mulyadi Ahmad Mulyadi Surojul Ainurrahman, Yadi Aktris Nuryanti, Aktris ALAN NUARI Alhadiansyah Amanda, Tasya Andi Ihwan Ari Firmansyah, Ari ari krisnohadi Arien, Arien Asep Nursangaji Ashari, Asri Mulya ASNAWATI ASNAWATI Asnawati Asnawati Aswandi - Basuni, Basuni Bistari Boby, Faskalis Damayanti, Fena Ruthmayda Ernita Darussalam Darussalam, Darussalam Dini Anggorowati Dini Anggorowati Diputra, Juhar dupa bandem, putu Dwi Raharjo Eddy Santoso Eddy Santoso Edy Suasono Edy Syahputra Eko Ariyanto Elly Mustamir Elly Suharlina Erni Djun Astuti Eva Dolorosa Evi Gusmayanti Fadjar Rianto Fauziah, Firdanti Feby, Febrina Fernando Etes Fitri Imansyah Fitri, Kurnilah Ary FRANSISKA, EVA Ghazali, Fardhoni Hadary, Ferry Hamdani - Harahap, Rifiya Daffa Syafiyah Hariyanti, Agus Henny Sulistyowati Herry Sujaini Hidayat Hidayat Hiromitsu, Kuno HUTAHAEAN, YOGI Imam Ghozali Indri Hendarti Ismawartati - Iwan Sasli Jefri Jefri Jiran Jiran, Jiran Juanda Karem, Christian Raymondo Kartika, Anna Silviyana Kristin, Valenti Kusumapradja, Rokiah Lala, Maria Elisabet Lamita, Dinni Layo, Aldi Pernando Lestari Lestari Lusia Neni Magdalena Magdalena Maharani, Rizka Aulia Marbun, Tiurida Marudur, Reni Masmanira nira Maswadi - Maulidi - Maulidi lidi Maulidi Maulidi MAULINDA, SEPTI Mbaku, Wilhelmina Wiku Meiran Panggabean meko, albertus Memet Agustiar Mochammad Meddy Danial Muanuddin - Muhammad Pramulya, Muhammad Muhammad Yusuf Muhsin Muhsin Muliandari, Nadya Mulyadi Safwan Naufah, Naufah Nazara, Jefirstino Ningsih, Kurnia Normansyah, Hadi Ikhlas Novensius, Edoardus Nurhayati Nurhayati Nurjani Nurjayanti - Nurmainah - Nurmainah Nurmainah Nurmainah Nurmainah Nurul Asmita NYANGKO, ALDIANUS Pangaribuan, Franky Patriani Patriani Pramulya , Muhammad PRANATA, YUDA Prayonas, Walan Priyo Saptomo Purwaningsih - Purwaningsih - Putri, Ekas July Putri, Muslimah Duwi Putu Dupa Bandem Putu Dupa Bandem Rachmawati Ragiman, Ragiman Rahmidiani, Rahmidiani Rahmidiyani - Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Ratna Herawatiningsih Riduansyah - Rikardo Halomoan Sihotang rini hazriani Rini Susana Rita Kurnia Apindiati Rommy Patra Ryan Mustakim Safara Safara, Safara Safriadi Sagita, Tiara Putri Sahat Irawan Manik sandra, edi Saputri, Gita Saputri, Helmi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Shenny Oktoriana Sholva, Yus Silalahi, Ferdinand Krismanto Silvia Uslianti Simamora, Cico Jhon Karunia Simarmata, Haris Ganda Saputra Sinaga, Dewi Betharia Sinaga, Siska Rauni Siti Hadijah Siti Hadijah Siti Halidjah Sitorus, Dermawati Sopiansyah Sopiansyah, Sopiansyah SRI RAHAYU Sri Rahayu Stepanus Sahala Sitompul Sukardi, Viktor Sularto - Surachman - Surachman . Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Sy. Hasyim Azizurrahman Syahbani, La Muhammad Imam Syaifurrahman Syaifurrahman Syamswisna , syarief ferry alkadrie Tantri Palupi Tarigan, Monika Febriani Tatang Abdurrahman, Tatang Taufiqulhakim, Muhammad Alvin Uti Asikin Valentino, Fernando Veronika Gita Waroki Vivi Bachtiar Wahyu Muhammad Wahyu Setiyadi Wahyuni, Anis Wanti Fitrianti Wardiah, Ahla Warganda Warganda wasian wasian, wasian Wendy Windhu Putra Witarsa - Wulandari, Tutut Dwi Yohanes Gatot Sutapa Yos Anas Riadi Yuliansyah Yuliansyah Yuline - Yulis Jamiah Yusrizal, Herri Zubaidah R