Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS DI LAHAN GAMBUT Wahyu Muhammad; Surachman Surachman; Dwi Zulfita
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.39476

Abstract

Budidaya tanaman jagung di tanah gambut dihadapkan pada masalah fisik dan kimia tanah yang kurang baik. Pemberian biochar sekam padi dan pupuk NPK pada tanah gambut diharapkan dapat memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah sehingga pertumbuhan tanaman jagung dapat lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui takaran dosis kombinasi terbaik antara biochar sekam padi dan pupuk NPK untuk pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Petani di Desa Rasau Jaya II Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya dimulai sejak tanggal 12 Mei - 9 Agustus Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan rancangan faktorial Rancangan Acak Kelompok  dengan 2 faktor perlakuan dan setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan terdapat 6 tanaman sampel. Faktor pertama yaitu biochar sekam padi (b1=  5 ton/ha, b2= 10 ton/ha, b3= 15 ton/ha), dan faktor kedua pupuk NPK (p1= 400 kg/ha, p2= 300 , p3= 200 kg/ha). Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, kadar klorofil daun, berat kering tanaman, luas daun total, volume akar, berat tongkol berkelobot, berat tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol, diameter tongkol dan berat tongkol per petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan biochar sekam padi berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman dan jumlah daun. Perlakuan pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap variabel klorofil daun, tinggi tanaman, jumlah daun, berat tongkol berkelobot, dan panjang tongkol. Berdasarkan hasil pengamatan pemberian 10 ton/ha biochar sekam padi disertai dengan dosis pupuk NPK 200 kg/ha merupakan dosis yang efisien dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung yang baik pada tanah gambut. Kata Kunci : Biochar, Gambut, Jagung, Pupuk NPK, Sekam Padi
Pengaruh Panjang Entris terhadap Keberhasilan Sambung Pucuk Bibit Lengkeng Adrianus Kamaledho Dume; Patriani Patriani; Dwi Zulfita
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 2: Agustus 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i2.12632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari panjang entris yang terbaik terhadap pengaruh sambung pucuk tanaman lengkeng. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan  diulang sebanyak lima kali, setiap ulangan terdiri dari tiga sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu e1: 7,5 cm, e2: 10 cm, e3: 12,5 cm, e4: 15 cm dan e5: 17,5 cm. Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah persentase tumbuh (%), jumlah daun (helai), tinggi tanaman (cm) dan jumlah tunas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengamatan panjang entris berpengaruh nyata terhadap persentase tumbuh (%), tinggi tanaman (cm) dan jumlah daun (helai) sedang variabel pengamatan seperti jumlah tunas berpengaruh tidak nyata. Rerata persentase tumbuh (%) dengan panjang entris 12,5 cm dan 17,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah pada panjang entris 7,5 cm dan 15 cm. Data rerata jumlah daun (helai) pada panjang entris 15 cm dan 17,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah terdapat pada panjang entris 7,5 cm dan 10 cm. Data rerata jumlah tunas terdapat pada panjang entris  10 cm dan 12,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah diberi pada panjang entris 7,5 cm dan 12,5 cm. Data rerata tinggi tanaman pada panjang entries 15 cm dan 17,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah terdapat pada panjang entries 7,5 cm dan 12,5 cm. Berdasarkan hasil pengamatan pengaruh panjang entris terhadap keberhasilan sambung pucuk bibit lengkeng dapat disimpulkan bahwa keberhasilan panjang entris dengan 17,5 cm mempunyai pertumbuhan yang terbaik.   Kata kunci : Keberhasilan Sambung Pucuk, Panjang Entris, Tanaman Lengkeng.
THE EFFECTS OF DUCK MANURE ON THE GROWTH AND THE RESULT OF SOME GINGER VARIETIES ON PEAT SOIL alasiana Mulyadi Safwan Dwi Zulfita
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.32396

Abstract

This study aims to see the interaction of ginger varieties with certain doses of duck manure on peat soil. This study was conducted at the Tanjungpura University Faculty of Agriculture Experimental Garden in Pontianak for 4 months starting February 24, 2018 to June 24, 2018. The study used the Factorial pattern Complete Random Design (CRD), consisting of 3 varieties and 3 fertilizer dosage treatment duck manure droppings with 3 replications and 4 plant samples. Ginger varieties used are red ginger, empirical ginger and ginger elephant. Observation variables included plant height (cm), leaf chlorophyll (spad unit), number of leaves per clump (strands), total leaf area (cm2), plant dry weight (g), number of tillers per clump (clump) and number of leaves (strands ) The results showed no interaction between varieties on the observation variables of plant height, number of leaves of the 1st, 2nd, 3rd, 4th month dry weight of plants and fresh weight per clump.   Keywords : Ginger, Duck Manure, Varieties            
PENGARUH BOKASI KIAPU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PAKCOY PADA TANAH ALUVIAL * SELUS; Dwi Zulfita; Ahmad Mulyadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis bokasi kiapu yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pakcoy pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, kurang lebih 1 bulan mulai dari tanggal 30 April sampai 25 Mei Tahun 2018. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap terdiri dari lima perlakuan dosis bokasi kiapu, lima kali ulangan, dan tiga tanaman sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah 300 g bokasi kiapu /polybag, 540 g bokasi kiapu/polybag, 600 g bokasi kiapu/polybag, 750 g bokasi kiapu/polybag, dan 900 g bokasi kiapu/polybag. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah volume akar, jumlah daun, jumlah klorofil daun, luas daun total, berat segar tanaman, dan berat kering atas tanaman. Hasil penelitian menunjukkan pemberian bokasi kiapu berpengaruh tidak nyata terhadap volume akar, jumlah daun, jumlah klorofil daun, luas daun total, berat segar tanaman, dan berat kering atas tanaman. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian bokasi kiapu dengan dosis 10% dari berat tanah atau setara dengan 600 g/polybag merupakan dosis yang  efektif bagi pertumbuhan sawi pakcoy. Kata kunci : Aluvial, Bokasi Kiapu, Sawi Pakcoy
Training On How To Enlarge Dendrobium Orchids From Seedling Pots Using The Semi Hydroponic Method In Punggur Kecil Village, Kubu Raya Regency Zulfita, Dwi; Budi, Setia; Surachman, Surachman; Hariyanti, Agus
International Journal of Public Devotion Vol 6, No 2 (2023): August - December 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v6i2.3996

Abstract

Punggur Kecil village, Kubu Raya district, is represented by its poor people who depend on agriculture as it is. Most of the community are Malays living in the village with a very narrow land area, making it impossible to carry out agricultural cultivation that requires a large scale of land. The problem faced by the Dasa Wisma Kenanga women's group is that they rely on their life by taking orchid species in the forest and farming as it is. This is done because the family's income from selling cultivated vegetables is uncertain, especially during the rainy season and fluctuations in the price of vegetables which have recently declined and are sometimes not marketed. The activity results show that the level of material acceptance is excellent. The majority of 67% of participants can understand the material. The level of understanding in how to grow orchids from seedling pots using the semi-hydroponic method was divided into 68% understanding, 27% very understanding, and only 5% stating a little experience. Continuation of the program, 70% of participants want it. Overall, the participants liked the semi-hydroponic orchid enlargement method, with 27% preferring semi-hydroponic orchids, 14% preferring ordinary orchid cultivation, and 64% picking the combination of both.
Pelatihan Budidaya Hidroponik Sederhana Wick System Pada Skala Rumah Tangga Di Desa Tebang Kacang Kabupaten Kubu Raya Zulfita, Dwi; Surachman, Surachman; Budi, Setia; Dupa Bandem, Putu
Literasi Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang Jl. Rangga Sentap, Dalong Sukaharja, Ketapang 78813. Telp. (0534) 3030686 Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/literasi.v1i2.1281

Abstract

The point of the problem faced by the community, especially housewives in Tebang Kacang Village, Kubu Raya Regency, is that the need for agricultural products is increasing along with the increasing population, while increasing technological advances have shifted a lot of agricultural land which results in increasingly limited agricultural land. Such conditions require thinking and solutions to overcome them, one of which is the application of a hydroponic farming system. The solution to these problems is with a touch of science and technology, namely through extension activities on the meaning of hydroponic cultivation, quality and selling value of hydroponic cultivation products, being able to cultivate vegetables using a simple hydroponic Wick System and carry out product packing and product labeling. The method of implementing this training program includes orientation, socialization, dissemination of the technology of vegetable cultivation using the simple hydroponic Wick System, training on packing and product labeling and evaluation of activities to find out the obstacles / difficulties encountered during the activity to then find solutions in solving them. The results of the activity show that the level of understanding and desire for program sustainability in training and mentoring activities has increased by up to 75% regarding the manufacture of simple hydroponic vegetable cultivation using the Wick System method.
Respon Fisiologis Dan Serapan Hara Tanaman Jagung Terhadap Inokulasi Ganda Mikroba Dan Takaran Pupuk Urea Pada Media Gambut Zulfita, Dwi; Surachman, Surachman; Budi, Setia; Rahmidiyani, Rahmidiyani; Hadijah, Siti
Indonesian Journal of Agrotech Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Agrotek Indonesia (Indonesian Journal of Agrotech)
Publisher : Faculty of Agriculture Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33661/jai.v8i1.5175

Abstract

This study aims to determine the interaction between multiple inoculations of Arbuscular Mycorrhizae and non-symbiotic N-fixing bacteria Azosprrillum at different urea fertilizer dosages on physiological processes and N, P uptake in peat soils. The study used a factorial design of 4x4 completely randomized layout with 3 replications. The first factor is the inoculation of Arbuscular Mycorrhizae and Azospirillum lipoferum (M) consisting of 4 levels, namely m0 (without inoculation), m1 (Arbuscular mycorrhiza inoculation), m2 (Azospirillum lipoferum inoculation) and m3 (inoculation with Arbuscular Mycorrhiza and Azospirillum. lipoferum). The second factor is the dose of urea with 4 levels, namely n0 (without urea fertilizer), n1 (urea urea recommended dose), n2 (½ recommended dose) and n3 (recommended dose). The dose of urea for maize is 150 kg ha-1. The data obtained were analyzed statistically using analysis of variance (F test), if the F test showed a significant difference between each treatment and interaction, it was followed by Duncan's multiple distance test at the 5% level. Observations were made on N and P uptake, Net Assimilation Rate (LAB) and relative growth rate (LPN). The results showed that the double inoculation of Arbuscular Mycorrhizae and Azospirillum lipoferum was effective at all doses of urea in increasing nutrient uptake of N and P.
Aplikasi Pupuk Majemuk Lengkap Terhadap Pertumbuhan Bibit Nanas Asal Mahkota pada Media Gambut Zulfita, Dwi; Hariyanti, Agus
Pedontropika: Jurnal Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan Vol 9, No 1 (2023): Februari
Publisher : Soil Science Department, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pedontropika.v9i1.73707

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendapatkan dosis pupuk NPK Mutiara 16:16:16 yang terbaik terhadap pertumbuhan bibit nanas asal mahkota pada media gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian berlangsung dari tanggal 15 Oktober 2017 - 15 Januari 2018. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (CRD) dengan 5 perlakuan dosis pupuk NPK Mutiara 16:16:16 dan 5 ulangan. Perlakuan yang dimaksud adalah p0 (tanpa perlakuan NPK lengkap), p1 (5 g NPK lengkap / tanaman setara dengan 277,78 kg/ha), p2 (10 g NPK lengkap / tanaman setara dengan 555,51 kg/ha), p3 (15 g NPK lengkap/ tanaman setara dengan 833,33 kg/ha) daan p4 (20 g NPK lengkap/ tanaman setara dengan 1111, 11 kg/ha). Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah volume akar (cm3), luas daun (cm2), Kadar Klorofil Daun (spad unit), Berat kering Tanaman (g) dan pertambahan Jumlah Daun (helai). Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan menggunakan analisis varians (uji F taraf 5%), apabila uji F menunjukkan adanya pengaruh yang nyata dari masing-masing perlakuan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK Majemuk dengan dosis 15 g /tanaman merupakan perlakuan terbaik untuk pertumbuhan bibit nanas asal mahkota pada media gambut.
BUDIDAYA DAN PENGOLAHAN JAHE MERAH SEBAGAI PRODUK KESEHATAN DI DESA TEBANG KACANG KABUPATEN KUBU RAYA Zulfita, Dwi; Nurmainah, Nurmainah; Asnawati, Asnawati
MINDA BAHARU Vol 7, No 2 (2023): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v7i2.2695

Abstract

Teknik budidaya tanaman jahe merah yang baik dan benar serta pengolahan rimpang jahe menjadi minuman kesehatan dalam bentuk jahe instan merupakan hal yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan taraf hidup petani jahe di desa Tebang Kacang Kabupaten Kubu Raya. Untuk itu pengetahuan dan keterampilan dalam desiminasi teknologi budidaya jahe merah dan desiminasi pengolahan rimpang jahe merah menjadi minuman jahe instan perlu dilakukan untuk meningkatkan gizi, tahan lama dan meningkatkan harga jual produk. Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat Desa Tebang Kacang mengetahui manfaat dan kandungan gizi dalam jahe merah, dapat melakukan budidaya jahe merah dengan baik dan benar serta apat mengolah rimpang jahe merah menjadi minuman kesehatan siap saji (jahe merah instan). Metode kegiatan mulai dari sosialisasi dan demonstrasi, pendampingan dan pelatihan tentang budidaya jahe merah dan pengolahan rimpang jahe merah menjadi minuman kesehatan sampai pengemasan dan pelabelan produk. Target luaran adalah dibuatannya minuman jahe merah instan dengan pengemasan dan pelabelan yang baik sehingga siap untuk dikonsumsi konsumen. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat partisipasi yang tinggi dari masyarakat desa Tebang Kacang memberikan dampak positif bagi pelaksanaan program, terlihat dari tingkat pemahaman serta kegunaan kegiatan mulai dari kegiatan pelatihan dan pendampingan terjadi peningkatan sampai 100% tentang teknik budidaya jahe merah yang baik dan benar dan pengolahan rimpang jahe merah menjadi minuman kesehatan dalam bentuk jahe merah instan.
PENGARUH POC ECENG GONDOK DAN PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PADA TANAH GAMBUT Magdalena, Magdalena; Maulidi, Maulidi; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i3.80353

Abstract

Sawi merupakan satu diantara komoditas hortikultura sayuran daun yang banyak digemari oleh masyarakat karena rasanya enak, mudah didapat dan budidayanya tidak terlalu sulit. Peningkatan produksi sawi dapat dilakukan dengan intensifikasi pertanian dengan memanfaatkan tanah gambut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi POC eceng gondok dan pupuk Urea terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Jl.Sepakat 2 Gang Racana Untan Pontianak. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang terdiri dari 9 taraf perlakuan dan 3 ulangan, masing-masing ulangan terdiri dari 3 sampel sehingga terdapat 81 tanaman. Perlakuan terdiri dari P₁U₁ = 200 ml/l POC + 100 kg/ha pupuk urea, P₁U₂ = 200 ml/L POC + 200 kg/ha pupuk urea, P₁U₃ = 200 ml/L POC + 300 kg/ha pupuk urea, P₂U₁ = 300 ml/L POC + 100 kg/ha pupuk urea, P₂U₂ = 300 ml/L POC + 200 kg/ha pupuk urea, P₂U₃ = 300 ml/L POC + 300 kg/ha pupuk urea, P₃U₁ = 400 ml/L POC + 100 kg/ha pupuk urea, P₃U₂ = 400 ml/L POC + 200 kg/ha pupuk urea , P₃U₃ = 400 ml/L POC + 300 kg/ha pupuk urea. Variabel yang diamati adalah jumlah daun, volume akar, luas daun, berat segar, dan berat kering. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa pemberian POC eceng gondok 200 ml/L dan pupuk urea 200 kg/ha memberikan pertumbuhan dan hasil sawi yang terbaik pada tanah gambut. Ada efisiensi pemakaian urea pada variabel luas daun dan berat segar, cukup digunakan 0,4 g dengan hasil yang sama jika digunakan 0,8 g.
Co-Authors 'Azizah, Nur Wafiq * SELUS ., Astina A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmadi Achmadi Ade Elbani Ade Mirza Aditya Aditya Adrianus Kamaledho Dume Afrizal - Agus Hariyanti Agus Hariyanti Agus Hariyanti Agustina Listiawati Ahmad Mulyadi Ahmad Mulyadi Surojul Ainurrahman, Yadi Aktris Nuryanti, Aktris ALAN NUARI Alhadiansyah Amanda, Tasya Andi Ihwan Ari Firmansyah, Ari ari krisnohadi Arien, Arien Asep Nursangaji Ashari, Asri Mulya Asnawati Asnawati ASNAWATI ASNAWATI Aswandi - Basuni, Basuni Bistari Boby, Faskalis Damayanti, Fena Ruthmayda Ernita Darussalam Darussalam, Darussalam Dini Anggorowati Dini Anggorowati Diputra, Juhar dupa bandem, putu Dwi Raharjo Eddy Santoso Eddy Santoso Edy Suasono Edy Syahputra Eko Ariyanto Elly Mustamir Elly Suharlina Erni Djun Astuti Eva Dolorosa Evi Gusmayanti Fadjar Rianto Fauziah, Firdanti Feby, Febrina Fernando Etes Fitri Imansyah Fitri, Kurnilah Ary FRANSISKA, EVA Ghazali, Fardhoni Hadary, Ferry Hamdani - Harahap, Rifiya Daffa Syafiyah Hariyanti, Agus Henny Sulistyowati Herry Sujaini Hidayat Hidayat Hiromitsu, Kuno HUTAHAEAN, YOGI Imam Ghozali Indri Hendarti Ismawartati - Iwan Sasli Jefri Jefri Jiran Jiran, Jiran Juanda Karem, Christian Raymondo Kartika, Anna Silviyana Kristin, Valenti Kusumapradja, Rokiah Lala, Maria Elisabet Lamita, Dinni Layo, Aldi Pernando Lestari Lestari Lusia Neni Magdalena Magdalena Maharani, Rizka Aulia Marbun, Tiurida Marudur, Reni Masmanira nira Maswadi - Maulidi - Maulidi lidi Maulidi Maulidi MAULINDA, SEPTI Mbaku, Wilhelmina Wiku Meiran Panggabean meko, albertus Memet Agustiar Mochammad Meddy Danial Muanuddin - Muhammad Pramulya, Muhammad Muhammad Yusuf Muhsin Muhsin Muliandari, Nadya Mulyadi Safwan Naufah, Naufah Nazara, Jefirstino Ningsih, Kurnia Normansyah, Hadi Ikhlas Novensius, Edoardus Nurhayati Nurhayati Nurjani Nurjayanti - Nurmainah - Nurmainah Nurmainah Nurmainah Nurmainah Nurul Asmita NYANGKO, ALDIANUS Pangaribuan, Franky Patriani Patriani Pramulya , Muhammad PRANATA, YUDA Prayonas, Walan Priyo Saptomo Purwaningsih - Purwaningsih - Putri, Ekas July Putri, Muslimah Duwi Putu Dupa Bandem Putu Dupa Bandem Rachmawati Ragiman, Ragiman Rahmidiani, Rahmidiani Rahmidiyani - Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Ratna Herawatiningsih Riduansyah - Rikardo Halomoan Sihotang rini hazriani Rini Susana Rita Kurnia Apindiati Rommy Patra Ryan Mustakim Safara Safara, Safara Safriadi Sagita, Tiara Putri Sahat Irawan Manik sandra, edi Saputri, Gita Saputri, Helmi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Shenny Oktoriana Sholva, Yus Silalahi, Ferdinand Krismanto Silvia Uslianti Simamora, Cico Jhon Karunia Simarmata, Haris Ganda Saputra Sinaga, Dewi Betharia Sinaga, Siska Rauni Siti Hadijah Siti Hadijah Siti Halidjah Sitorus, Dermawati Sopiansyah Sopiansyah, Sopiansyah Sri Rahayu SRI RAHAYU Stepanus Sahala Sitompul Sukardi, Viktor Sularto - Surachman - Surachman . Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Surachman Sy. Hasyim Azizurrahman Syahbani, La Muhammad Imam Syaifurrahman Syaifurrahman Syamswisna , syarief ferry alkadrie Tantri Palupi Tarigan, Monika Febriani Tatang Abdurrahman, Tatang Taufiqulhakim, Muhammad Alvin Uti Asikin Valentino, Fernando Veronika Gita Waroki Vivi Bachtiar Wahyu Muhammad Wahyu Setiyadi Wahyuni, Anis Wanti Fitrianti Wardiah, Ahla Warganda Warganda wasian wasian, wasian Wendy Windhu Putra Witarsa - Wulandari, Tutut Dwi Yohanes Gatot Sutapa Yos Anas Riadi Yuliansyah Yuliansyah Yuline - Yulis Jamiah Yusrizal, Herri Zubaidah R