p-Index From 2021 - 2026
9.795
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Buletin Peternakan Majalah Ilmiah Peternakan Jurnal Ilmu Ternak Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Social Economic of Agriculture Jurnal Sains Peternakan Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science) JITRO (Jurnal Ilmiah dan Teknologi Peternakan Tropis) Buletin Penelitian Sosek Gema Pendidikan Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Proceeding INTERNATIONAL SEMINAR IMPROVING TROPICAL ANIMAL PRODUCTION FOR FOOD SECURITY Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology (Majalah Obstetri dan Ginekologi Indonesia) JURNAL PengaMAS Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Journal Publicuho Journal of Saintech Transfer JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) Indonesian Journal of Animal Agricultural Science (IJAAS) Jurnal SUBLIMAPSI Journal of Science and Technology Jurnal Peternakan Lokal CALGOVS (LOCAL POLITIC AND GOVERNMENT ISSUES) Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Bhakti Nagori (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Jurnal Ilmiah AgriSains Jurnal Pengabdian Nusantara (JPN) BAKIRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Joong-Ki Indonesian Journal of Community Services Jurnal Pengabdian Masyarakat Majalah Pengabdian Indonesia Jakadimas Joong-Ki JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Claim Missing Document
Check
Articles

KONTRIBUSI USAHA TERNAK SAPI BALI TERHADAP TOTAL PENDAPATAN KELUARGA PETERNAK DI KECAMATAN POLEANG SELATAN KABUPATEN BOMBANA Gazali Gazali; La Ode Nafiu; La Ode Arsad Sani
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 2, No 3 (2015): JITRO, September
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.42 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v2i3.3812

Abstract

Bali cattle breeding gives important role on animal farmer household in Bombana Regency, because it is as the source of income and also as saving for the future unit of animal farmer household. Bali cattle breeding is managed integrated with agro bussines so that it is able to increase the animal farmer income. This research was held using survey method, the determining of research location was used purposive sampling method and the respondens was choosed according to simple random sampling, involved 60 respondens. The variables which are observed include the respondens character, breeding management, revenue, cost and income of animal farmer from either cattle breeding or non cattle farming bussines.The result of this research showed that the income of each animal farmer household in the research location reach Rp. 14.776.384 year-1 with average’s family income from each bussines is Rp. 7.388.192 year-1. The average of animal farmer household income from bali cattle breeding in South Poleang Subdistrict, Bombana Regency is higher (Rp. 8.878.200 year-1) than its income from non bali cattle farming bussines (Rp. 5.898.183 year-1). The income average of animal farmer household that represent farmer’s non coastal is Rp. 7.540.100 year-1 and the income of animal farmer household that represent coastal only reach Rp. 7.236.633 year-1. The contribution of bali cattle breeding in South Poleang Subdistrict, Bombana Regency on the total income of animal farmer household is 60,08% (is categorized as bussines branch) and higher than the contribution of non bali cattle breeding bussines which only reach 39,92%.Key words: Contrubution, Income, Bali Cattle.Usaha ternak sapi bali memberikan peranan penting bagi keluarga peternak di Kabupaten Bombana, karena selain dipelihara sebagai sumber pendapatan juga sebagai tabungan. Usaha ternak sapi dikelola secara terpadu bersama usaha pertanian dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, penentuan lokasi penelitian secara purposive sampling dan responden dipilih secara simple random sampling dengan melibatkan 60 responden. Variabel yang diamati yaitu karakteristik responden, manajemen pemeliharaan, penerimaan, biaya dan pendapatan rumah tangga peternak dari usaha ternak sapi maupun non usaha ternak sapi. Hasil penelitian menunjukkan total pendapatan setiap keluarga perternak di lokasi penelitian mencapai Rp. 14.776.384 tahun-1 dengan rata-rata pendapatan keluarga dari setiap usaha sebesar Rp. 7.388.192 tahun-1. Rata-rata pendapatan keluarga peternak dari usaha ternak sapi bali di Kecamatan Poleang Selatan Kabupaten Bombana lebih tinggi (Rp. 8.878.200 tahun-1) daripada pendapatan keluarga peternak dari usaha non ternak sapi bali (Rp. 5.898.183 tahun-1). Rata-rata pendapatan keluarga peternak yang mewakili daerah non pesisir sebesar Rp. 7.540.100 tahun-1 dan pendapatan keluarga peternak yang mewakili daerah pesisir hanya mencapai Rp. 7.236.633 tahun-1. Kontribusi usaha ternak sapi bali di Kecamatan Poleang Selatan Kabupaten Bombana terhadap total pendapatan keluarga peternak sebesar 60,08% (dikategorikan sebagai cabang usaha) dan lebih tinggi dibandingkan kontribusi dari usaha non ternak sapi bali yang hanya mencapai 39,92%.Kata kunci: Kontribusi, Pendapatan, Sapi Bali
ANALISIS SALURAN PEMASARAN DAN PENDAPATAN PETERNAK AYAM BROILER DI KOTA KENDARI Muhammad Diwan; Nuraini Nuraini; La Ode Arsad Sani
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 2, No 2 (2015): JITRO, Mei
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.441 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v2i2.3798

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara pada Juli-Agustus 2012. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis saluran dan lembaga pemasaran, untuk mengetahui bagian dari harga yang diterima petani broiler dan lembaga pemasaran, untuk menganalisis tingkat marjin pemasaran petani broiler, tingkat lembaga pemasaran dan konsumen dengan tingkat pendapatan broiler petani. Bahan penelitian adalah broiler petani mitra atau non mitra untuk perusahaan dengan kapasitas produksi antara 2.500 sampai 4. 000 ekor. Metode penelitian ini adalah penelitian survei. Sedangkan untuk menentukan lokasi penelitian ini dengan menggunakan purposive sampling dan mengambil 35 responden terdiri 5 petani broiler dan 30 pedagang perantara. Tabulasi data diperoleh dan dianalisis dengan marjin dan tingkat pendapatan petani broiler yang menguraikan secara deskriptif pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pemasaran di Kota Kendari yang terlibat 4 jenis dengan dua lembaga pemasaran yang terlibat: pedagang pengumpul dan pedagang pengecer, bagian dari harga yang diterima peternak broiler dari konsumen terakhir adalah 68,8% sedangkan bagian dari harga yang diterima lembaga pemasaran adalah 31,2%, marjin pemasaran pada harga broiler dari petani broiler ke konsumen terakhir adalah Rp. 14,150 ekor-1 (penjualan broiler di tingkat peternak adalah Rp. 31,200 ekor-1, peternak ke pedagang pengumpul adalah Rp. 9.000 ekor-1 dan pedagang pengumpul ke pengecer adalah 5.150 ekor-1) dan tingkat pendapatan peternak di Kota Kendari sebesar Rp. 17.046.139 siklus-1 atau Rp. 5,013 ekor-1 siklus -1.Kata kunci: Pemasaran, Pendapatan, Broiler, Marjin pemasaran
Pengaruh Pemberian Asam Lemak Terproteksi dalam Bentuk Campuran Garam Karboksilat Kering Terhadap Performa dan Metabolit Darah Kambing PE Fase Pertumbuhan Andi Murlina Tasse; La Ode Nafiu; Fanny Yulia Irawan; La Ode Arsad Sani; Harapin Hafid
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 7, No 1 (2020): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.432 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v7i1.8582

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui efek pemberian asam lemak terproteksi yang berasal dari hasil samping pengolahan limbah ikan terhadap performa kambing peranakan etawa dalam pertumbuhan. Penelitian dilaksanakan di kandang ternak Desa Alebo, Kabupaten Konawe Selatan dan Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo, Kendari. Materi penelitian meggunakan 16 ekor kambing peranakan etawa berumur 4-6 bulan dan bobot badan 10-12 kg. Pakan yang digunakan terdiri atas hijauan dan asam lemak terproteksi (ALT) sebagai campuran garam karboksilat kering (CGKK). Rancangan penelitian adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri atas T1= 0 g ALT; T2 = 200 g ALT; T3 = 250 g ALT, dan T4 = 300 g ALT. Variabel penelitian meliputi kosumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan kambing peranakan Etawa fase pertumbuhan. Rataan konsumsi pakan (Kg BK/ekor/minngu) T1 = 4,58; T2 = 5,68; T3 = 6,19; dan T4 = 6,48. Rataan pertambahan bobot badan (kg/ekor/minggu) T1 = 0.43, T2 = 0.90, T3 = 1.44 dan T4 = 1.42. Rataan konversi pakan T1 = 10,63; T2 = 7,61. Disimpulkan bahwa pemberian asam lemak terproteksi (ALT) yang berasal dari hasil sampig pengolahan limbah ikan (200-300 g/ekor/hari) meningkatkan konsumsi bahan kering, pertambahan bobot badan, dan memperbaiki efisiensi konversi pakan kambing peranakan etawa fase pertumbuhan.Kata kunci: asam lemak terproteksi, kambing PE, performa,ABSTRACTThe purpose of this research was to know  the effect of applying protected fatty acids originated from by-product of fish processing on performance growth phase ettawa crossbred. The study was conducted at Cattle Pen located at Alebo village, South Konawe Regency, and Laboratory of Nutrition Science and Feed Technology, Faculty of Animal Science, Halu Oleo University, Kendari. The materials used 16 Etawa crossbred aged 4-6 months and weighed 10-12 kg.  The feeds were applied consist of roughage and protected fatty acid (PFA), as dry carboxylate salt mixture, DCM. The research design was Complete Randomized Design with 4 treatments and 4 repeatition. The treatments were    T1= 0 g PFA; T2 = 200 g PFA; T3 = 250 g PFA; and T4 = 300 g PFA. Variable were feed intake, gain, and feed conversionl. The results of research showed that the treatments had a very significant effect (P<0.01) on the feed consumption, weekly gain, and feed conversion on the growth phase. The average feed consumption (kg dry mater/head/week) T1 = 4.58; T2 = 5.68; T3 = 6.19; and T4 = 6.48. The concluded that application of protected fatty acid (PFA), originated from by-product of fish processing (200-300 g/head/day) increased dry matter intake, weekly gain, and improved feed conversion efficiency etawa crossbred.Keywords: ettawa crossbred, performance, protected fatty acid
KOMPARASI PENDAPATAN PETERNAK BROILER PADA KEMITRAAN CV. INTAN SUKSES ABADI DAN PT. KARYA MITRA KENDARI DI KABUPATEN KONAWE SELATAN Danang prasetyo; La Ode Arsad Sani; . Rahman
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 4, No 1 (2017): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.966 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v4i1.2720

Abstract

Perusahaan kemitraan ayam broiler yang memasarkan ayamnya yang di Kota Kendari diantaranya adalah CV. Intan Sukses Abadi (ISA) dan PT. Karya Mitra Kendari (KMK). Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan pendapatan peternak broiler yang dipelihara peternak mitra CV. ISA dan PT. KMK dengan rata-rata skala usaha ayam broiler yang dipelihara peternak mitra kedua perusahaan tersebut masing-masing adalah 2.333 ekor dan 2.285 ekor. Pemilihan kedua perusahaan dilakukan secara purposive sampling, sedangkan peternak mitra atau responden diambil secara proporsional masing-masing 15%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan peternak yang bermitra dengan PT. KMK sebesar Rp. 7.488 per periode per ekor, yaitu lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan peternak mitra CV. ISA yang hanya Rp. 6.344 per periode per ekor. Namun jika dilakukan komparasi pendapatan kedua peternak mitra tersebut secara umum tidak menunjukkan perbedaan (P>0.05).       Kata kunci : Broiler, kemitraan, komparasi, pendapatan dan peternak.       
ANALISIS PENDAPATAN PEDAGANG BAKSO SAPI DI KABUPATEN KOLAKA Astri Yusuf; Harapin Hafid; Andi Murlina Tasse
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 3, No 3 (2016): JITRO, September
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.857 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v3i3.2570

Abstract

This study aimed to find out the cost variable, fixed price, earned profits, and B/C ratio, as well as to determine consumers’ preference for beef meatballs in Kolaka regency. Population of the study included all sellers of beet meatballs in Kolaka. Samples were drawn using Slovin formula with 1% tolerance degree to come up with 64 mobile sellers of meatballs, whereas consumers’ preference was determined by using accidental sampling method to obtain 100 panelist of consumers. Data were analyzed by calculating cost, incomes, profits, as well as B/C ratio, whereas consumer’s, preference was analyzed by using 1-5 hedonic scale on a variety of characteristics including color, texture, chewiness, crack poer, and acceptance. On average, 81.25% of the beef meatballs sellers were within a category of productive age, 54,68% of 64 respondents had formal education (senior high school), 43.75% had 4-6 members of family, and 57.18% had more than 20 years of experiences in business. The majority of the sellers chose this business because it was considered more profitable than others. The average fixed income of the sellers was Rp 1.840.000 labor 81% of fixed cost. In terms of cost variable , as much as Rp. 13.341.000 was spent for materials, which was the largest portion or 67% of the total of cost variable. The total cost was Rp. 15.181.000 or 87% of the total of cost. The everage of income generated per month was Rp 23.000.000. The average of profits earned the sellers was Rp. 7.819.000. The B/C ratio per month was 0.51, indicating that the ratio was higher than 0, therefore the business of beef meatballs was profitable and feasible enough to run. Key Word : Beef meatballs sellers, Profit, Cost
POTENSI DAN KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PETERNAKAN SAPI POTONG DI DESA ALEBO KECAMATAN KONDA KABUPATEN KONAWE SELATAN Hasiruddin Hasiruddin; Harapin Hafid; La Malesi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 2, No 3 (2015): JITRO, September
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.702 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v2i3.3813

Abstract

The purpose of this study to determine the potential of seed, feed, land, housing, capital, labor and equipment, and to determine the feasibility fianansial beef cattle breeding business in the Village Alebo District Konda. The population in this study were all breeders of beef cattle, amounting to 142 households with a fixed number of samples studied as much as 30% (47 families) from the existing population. Population breeders for 3 (three) parts, namely: 1) the eastern region, 2) the middle region, and 3) the western region. Determination of the sample with use strafetied proportional random sampling technique. Variables observed are the characteristics of the respondents, the potential for beef cattle breeding business, business expenses, revenues and financial feasibility. To determine the characteristics and potential of beef cattle business in the descriptive analysis and to determine the feasibility of beef cattle breeding business financially in the analysis by the Revenue Cost Ratio analysis (R/C Ratio), Pay Back Period (PBP) and Breack Even Point (BEP). Beef cattle breeding business in the Village Alebo District Konda enough potential to be developed. These conditions can be seen from the availability of seed, feed, land, housing, drugs, capital, labor and equipment beef cattle breeding business. Financial analysis of beef cattle breeding research in the area deserve to be developed. The results obtained by averaging the research conducted by breeders of beef cattle receipts on average Rp. 11,765,958,- total average income Rp. 7,246,035,-, analysis of R/C Ratio obtained by the average value 1.6, the value obtained PBP 0.3 year in which the value of investments shorter than the age of 9.5 years of investment and BEP value of 0.8 (1 tail) with a value of Rp. 2,259,961,-.Key words: Potential, Financial Feasibility, Livestock Farming, Beef CattleABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi bibit, pakan, lahan, kandang, modal, tenaga kerja dan peralatan, dan mengetahui kelayakan fianansial usaha peternakan sapi potong di Desa Alebo Kecamatan Konda. Populasi dalam penelitian ini adalah semua peternak sapi potong yang berjumlah 142 KK dengan jumlah sampel yang diteliti ditetapkan sebannyak 30% (47 KK) dari populasi yang ada. Populasi peternak di bagi 3 (tiga) bagian wilayah yaitu ; 1) Wilayah bagian timur, 2) Wilayah bagian tengah, dan 3) Wilayah bagian barat. Penentuan sampel dengn menggunakan teknik propotional strafetied random sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah karakteristik responden, potensi usaha peternakan sapi potong, biaya usaha, pendapatan usaha dan kelayakan finansial. Untuk mengetahui karakteristik dan potensi usaha ternak sapi potong di analisis secara deskriptif serta untuk mengetahui kelayakan finasial usaha peternakan sapi potong digunakan analisis Revenue Cost Ratio (R/C), Pay Back Period (PBP) dan Breack Even Point (BEP). Usaha peternakan sapi potong di Desa Alebo Kecamatan Konda cukup potensi untuk dikembangkan. Kondisi tersebut dapat dilihat dari ketersediaan bibit, pakan, lahan, kandang, obat-obatan, modal, tenaga kerja dan peralatan usaha peternakan sapi potong. Analisis finansial usaha peternakan sapi potong layak untuk dikembangkan. Hasil yang diperoleh rataan penerimaan per peternak sapi potong rata-rata Rp.11,765,958,- total pendapatan rata-rata Rp. 7,246,035,-, analisis R/C Ratio diperoleh nilai rata-rata 1.6, nilai PBP diperoleh 0.3 tahun dimana nilai investasi lebih pendek dari umur investasi 9.5 tahun dan nilai BEP sebesar 0.8 (1 ekor) dengan nilai Rp. 2,259,961,-.Kata Kunci ; Potensi, Kelayakan Finansial, usaha peternakan, Sapi Potong
KOMPARASI PENDAPATAN PETERNAK BROILER PADA KEMITRAAN CV. INTAN SUKSES ABADI DAN PT. KARYA MITRA KENDARI DI KABUPATEN KONAWE SELATAN Danang Prasetyo; La Ode Arsad Sani; . Rahman
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 4, No 3 (2017): JITRO, September
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.163 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v4i3.3635

Abstract

Perusahaan kemitraan ayam broiler yang memasarkan ayamnya yang di Kota Kendari diantaranya adalah CV. Intan Sukses Abadi (ISA) dan PT. Karya Mitra Kendari (KMK). Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan pendapatan peternak broiler yang dipelihara peternak mitra CV. ISA dan PT. KMK dengan rata-rata skala usaha ayam broiler yang dipelihara peternak mitra kedua perusahaan tersebut masing-masing adalah 2.333 ekor dan 2.285 ekor. Pemilihan kedua perusahaan dilakukan secara purposive sampling, sedangkan peternak mitra atau responden diambil secara proporsional masing-masing 15%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan peternak yang bermitra dengan PT. KMK sebesar Rp. 7.488 per periode per ekor, yaitu lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan peternak mitra CV. ISA yang hanya Rp. 6.344 per periode per ekor. Namun jika dilakukan komparasi pendapatan kedua peternak mitra tersebut secara umum tidak menunjukkan perbedaan (P>0.05).       Kata kunci : Broiler, kemitraan, komparasi, pendapatan dan peternak.        
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PETERNAKAN PUYUH KELOMPOK PETERNAK TUNAS MEKAR KOTA KENDARI Ade Ratna Sari; La Ode Arsad Sani; Harapin Hafid
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 4, No 1 (2017): JITRO, Januari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.684 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v4i1.2721

Abstract

            Usaha peternakan merupakan salah satu usaha yang potensial, seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan permintaan terhadap produk hasil peternakan yang ada di Kota Kendari.Subsektor peternakan khususnya telur, membuka peluang usaha peternakandibidang perunggasan yang cukup prospektif adalah ternak puyuh.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisispendapatan dan kelayakan usaha peternakan puyuh di Kota Kendari, penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai September 2016.Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu biaya produksi, penerimaan usaha, dan analisis kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan skala usaha 400 ekor  dibutuhkan biaya sebesar Rp.10.112.383 dengan pendapatan usaha peternakan puyuh sebesar      Rp.4.335.617 per periode (2 bulan). Analisis kelayakan finansialmempunyai prospek yang baik dan menguntungkan dengan nilai R/C ratio 1,4 dan B/C ratio 0,4. Usaha ini mencapai titik impas pengembalian modal dengan nilai BEP produksi telur 361 kotak dengan kapasitas produksi awal sebesar 378 kotak, BEP harga telur Rp.26.752 dengan harga jual telur sebesar Rp. 28.000 per kotak. Kata kunci :Peternakan Puyuh, Kelayakan Finansial
POTENSI AGRIBISNIS USAHA TERNAK AYAM BROILER DI KOTA KENDARI La Ode Arsad Sani; Nuraini Nuraini; Muhammad Diwan
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 1, No 1 (2014): JITRO, September
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.874 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v1i1.365

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis lembaga saluran dan pemasaran, untuk mengetahui bagian dari harga yang diterima oleh petani broiler dan lembaga pemasaran, untuk menganalisis tingkat marjin pemasaran petani broiler, tingkat lembaga pemasaran dan konsumen dengan tingkat pendapatan petani broiler.. Bahan penelitian adalah baik petani broiler mitra atau tidak miter untuk perusahaan dengan kapasitas produksi antara 2,500-4,000 ekor. Metode penelitian ini adalah penelitian survei. Sedangkan untuk menentukan lokasi penelitian dengan menggunakan purposive sampling dan mengambil 35 responden terdiri 5 petani broiler dan 30 pedagang perantara dengan menggunakan purposive. Tabulasi data diperoleh dan dianalisis dengan memasarkan margin dan tingkat broiler pendapatan petani yang menguraikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran broiler pemasaran di Kota Kendari yang terlibat 4 jenis dengan dua lembaga pemasaran yang terlibat: pedagang pengumpul dan pedagang pengecer, bagian dari harga yang diterima petani broiler dari konsumen terakhir adalah 68,8% sedangkan bagian dari harga yang diterima lembaga pemasaran adalah 31,2%, marjin pemasaran pada harga broiler dari petani broiler ke konsumen terakhir adalah Rp.14.150 ekor-1 (penjualan broiler di tingkat peternak broiler adalah Rp.31.200 ekor-1, petani broiler untuk kolektor pedagang adalah Rp. 9.000 ekor-1 dan pedagang pengumpul ke pengecer adalah 5.150 ekor-1) dan tingkat pendapatan petani broiler di Kota Kendari itu Rp.17.046.139 siklus 1 atau Rp.5.013 ekor-1 cycle- 1.Kata kunci: Pemasaran, Pendapatan, Broiler, Pemasaran Margin
EVALUASI KINERJA PROGRAM PENGEMBANGAN SAPI POTONG BANTUAN DINAS PERTANIAN DAN KEHUTANAN KOTA KENDARI Abdul Haadii; Rahim Aka; La Ode Ba&#039;a
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 5, No 2 (2018): JITRO, Mei
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.916 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v5i2.4509

Abstract

Salah satu upaya pengembangan sapi potong yang di lakukan oleh Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Kendari adalah pemberian bantuan kepada kelompok tani yang ada di Kota Kendari.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan populasi sapi potong, permasalahan dan kebijakan pemerintah Kota Kendari dalam pengembangan peternakan sapi potong di Kota Kendari.Metode penelitian adalah sensus dan sampel ditentukan secara purposive yaitu Kecamatan Baruga, Poasia, Abeli, Puwatu dan Mandonga.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan pengamatan langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tani penerima bantuan hibah program  pengembangan sapi potong tersebut  terdiri dari 22 kelompok tani ternak dengan jumlah bantuan 10 ekor perkelompok. Pola pemeliharaan sapi potong di Kota Kendari umumnya dilakukan secara semi intensif (92,3%), rata-rata perkembangan populasi sapi bantuan 24 ekor/tahun. Permasalahan pengembangan sapi potong yang dominan muncul dalam pengembangan sapi potong adalah musim kemarau sulit diperoleh hijauan makanan ternak, harga berfluktuasi, lahan penggembalaan sempit.Dukungan kebijakan yaitu peraturan daerah tentang peternakan dan kesehatan hewan. Hasil evaluasi program di lapangan dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis program sehingga layak untuk dilanjutkan. Saran dari hasil penelitian ini adalah perlu adanya pengembangan lahan hijauan makanan ternak dan kelompok tani penerima bantuan sebaiknya diprioritaskan kepada kelompok tani yang memiliki lahan penggembalaan yang cukup luas untuk mengantisipasi kekurangan hijauan pada musim kemarau.Kata kunci : Evaluasi kinerja program pengembangan, Sapi potong.
Co-Authors . Rahman . Rahman Abd. Rasyid Syamsuri Abda Abda Abdin Abdul Haadii Abdul Halim Momo Abdul Rizal Ade Ratna Sari Adrian Tawai Ahmad Fajar Alberth, Alberth Alfat, Sayahdin Alfiansyah Alfiansyah Ali Imran Amba, Dian Amiluddin Indi Amiludin Indi Amiruddin Amiruddin Ananda, S.H. Andi Murlina Andi Murlina Tasse Andini Sulfitrana Andri Ananta Andris Surahman Andris Surahman ANSARUDDIN . Aris Ibrahim AS Aku, AS Asiz N. Asma Bio Kimestri Asrifal Asrifal Asrudin, Muhamad Astriana Napirah Azwanda Azwanda Baharuddin Bahriddin Abapihi Bahtiar, . Basri, Sulaiman Danang prasetyo Darmin Darmin Deki Zulkarnain Dewi S, Rachmita Eka Suaib Era Maryanti Erna Erna, Erna Erna Sari Eva Herik Fanny Yulia Irawan Febiang Lopulalan Firman Nasiu Firman Nasiu Firman Nasiu Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fuji Astuti Auza Fuji Astuty Auza Gazali Gazali Gregoria Ilyani Gunawan, Rifaldi Hafiludin Samparadja Hakim, Muh Haidir Hamdan Has Harapin Hafid H. Helpi Pebriani Herman, Sriyana Hermanto T. Joewono Herwan Herwan Hidjaya, Lona I Putu Nara Prasanjaya I Wayam Sura Ibrahim, Aris Ida Sriwaty Sunarjo Ida Usman Inderawati, Inderawati Ismawati Ismawati Jabuddin, La Ode Jafar Jafar Jafriati Jaya Jaya Jubirman, Jubirman Jumareng, Hasanuddin Junaid Junaid Kasmar Kasmar Kasmar Kasmar Kemistri, Asma Bio Khaerudin Khaerudin Krishna Agung Santosa La Amin La Aso La Malesi La Ode Ba&#039;a La Ode Baa La Ode Hadini La Ode Hermawan La Ode Muh. Safaat La Ode Muhamad Munadi La Ode Nafiu La Ode Sahaba LA ODE SYUKUR, LA ODE M.R. Yosmi Antus Misran Safar Momo, Abdul Halim Muh Haidir Hakim Muh Nasir Muh. Rusdin Muh. Yasin, Muh. Muh. Yusuf Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Azhar saleh Muhammad Diwan Muhammad Diwan Muhammad Kabil Djafar Mukhsar . Munadi Munadi Musram Abadi Mustamin Anggo Mychael Maoeretz Engel Natsir Sandiah Neli, Neli Ningsih, Sitti Rahmiati Nita Nita Nono Ngadiyono Nur Santy Asminaya Nur, Rifai Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurdian, Nurdian Nurhayu Nuriadin Nuriadin Nurjani Nurjani Putra Wiadnyana Putu Nara Kusuma Prasanjaya Rahman Rahman Rahman Rahmat Alimuddin Rahmat Rahmat Reni, Wa Restu Libriani Rina Astarika, Rina Rinawanti, Rinawanti Rusli Badaruddin Sabay Parda, Ahmad Fainal Sahara Sahara Salsabila, Unik Hanifah Samiruddin, Samiruddin Sartina, Sartina Sediyaningsih, Sri Silondae, Ratna Sitti Sarina Sri, Helmina Surahmanto Sutiana Sutiana Syahri Nehru Husain, Syahri Nehru Syam Rahadi Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsudin Syamsudin Syukur Syukur TAKDIR SAILI Takdir Salili Titi Titi Usman Rianse Utari, Komang Karisma Vanny Inessary W. Kurniawan Wa Fiana, Wa Fiana Wa Laili Salido Wa Ode Sunaria Wati, Dwi Asridha William Adri Sigarlaki Yamin Yaddi Yulistia, Iin Yuni Lestari Yuni Lestari Yusuf, La Ode Muh