p-Index From 2021 - 2026
10.731
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Edutech Jurnal Pendidikan Indonesia Psikopedagogia ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Al Ishlah Jurnal Pendidikan EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Jurnal Moral Kemasyarakatan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Basicedu Journal of Education Technology Mimbar Ilmu Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Buana Ilmu Indonesian Journal of Education and Mathematical Science Khazanah Pendidikan Islam Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan JURNAL EDUPENA Inovasi Kurikulum Indonesian Journal of Educational Development (IJED) International Journal of Cyber and IT Service Management (IJCITSM) Jurnal Basicedu Curricula: Journal of Curriculum Development Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Dikdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat IJOEM: Indonesian Journal of Elearning and Multimedia West Science Interdisciplinary Studies West Science Interdisciplinary Studies West Science Social and Humanities Studies Educandumedia: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Jurnal Elementaria Edukasia The Journal of Educational Development SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA Jurnal Pendidikan Progresif International Conference On Social Science Education Proceeding
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Inovasi Kurikulum

Teachers' perceptions of media literacy in Junior High School Ahmad Fajar Fadlillah; Mohammad Ali; Asep Herry Hernawan; Cepi Riyana
Inovasi Kurikulum Vol 20, No 2 (2023): Inovasi Kurikulum, August 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v20i2.61704

Abstract

Teachers play an essential role in the success of school media literacy programs. This study analyzes teachers' current perceptions of media literacy competence in junior high schools in West Java, Indonesia. Descriptive research methods have been used to describe and summarize data using statistical techniques. The sample consisted of 381 respondents obtained using a purposive sampling technique. Data collection was obtained from questionnaires distributed through online platforms. The results analyze teachers' perceptions of their knowledge, skills, and attitudes towards media literacy. Teachers understand this concept strongly, recognizing that it goes beyond traditional literacy concepts, including reading and writing. Expertise is also demonstrated in accessing various forms of media. However, media skills are still relatively weak in content analysis and integration into teaching practice because teachers lack the necessary skills to integrate concepts into their teaching practice effectively. A particularly positive attitude towards this concept, recognizing the ability to equip students with the 21st-century skills necessary for today and the future. The research implications describe their literacy conditions as a basis for developing media literacy education. AbstrakGuru memegang peranan penting dalam keberhasilan program literasi media di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru saat ini terhadap kompetensi literasi media di sekolah menengah pertama di Jawa Barat, Indonesia. Metode penelitian deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan dan merangkum data dengan menggunakan teknik statistik. Sampel berjumlah 381 responden yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data diperoleh dari kuesioner yang disebar melalui platform online. Hasilnya menganalisis persepsi guru saat ini mengenai pengetahuan, keterampilan, dan sikap mereka terhadap literasi media. Para guru memiliki pemahaman yang kuat tentang konsep ini, menyadari bahwa konsep ini melampaui konsep literasi tradisional yang mencakup membaca dan menulis. Keahliannya juga ditunjukkan dalam mengakses berbagai bentuk media. Namun, keterampilan media masih relatif lemah dalam bidang analisis isi dan integrasi ke dalam praktik mengajar karena guru kurang memiliki keterampilan yang diperlukan untuk secara efektif mengintegrasikan konsep ke dalam praktik mengajar mereka. Sikap yang sangat positif terhadap konsep ini, mengakui kemampuan membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21 yang diperlukan untuk saat ini dan masa depan. Implikasi penelitian tersebut menggambarkan kondisi literasi mereka sebagai landasan dalam mengembangkan pendidikan literasi media.Kata Kunci: Literasi media; persepsi guru; sekolah menengah pertama
Social-emotional learning implementation and its impact on student achievement Risa Ginting; Asep Herry Hernawan
Inovasi Kurikulum Vol 21, No 4 (2024): Inovasi Kurikulum, November 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i4.66374

Abstract

This article investigates social-emotional learning implementation in various educational institutions and its relation to student's academic and non-academic achievements. Social-emotional skills are essential as they have long-term impacts that can be felt in multiple aspects of life. The method used is a systematic literature review conducted by collecting, evaluating, and synthesizing various literature related to the research topic. The variables studied include methods for developing social-emotional competencies, implementing social-emotional learning, and its relation to students' academic and non-academic achievements. Data were obtained from literature searches on findings related to social-emotional competencies conducted over the past five years. The research findings indicate that social-emotional learning is applied using various methods and approaches across different levels of educational institutions. It was also found that social-emotional learning positively influences students' academic and non-academic achievements. Students with good social-emotional skills generally have better academic scores compared to their peers who do not possess such skills. They also feel happier, have better mental health, have higher attendance rates in class, and are rarely involved in problems with their peers. AbstrakPenulisan artikel ini bertujuan untuk menyelidiki implementasi pembelajaran sosial emosional di berbagai institusi pendidikan dan kaitannya dengan pencapaian akademik dan non-akademik peserta didik. Keterampilan sosial emosional merupakan hal yang penting untuk dimiliki karena memiliki dampak jangka panjang yang dapat dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, mengevaluasi, dan mensintesis berbagai literatur yang terkait dengan topik penelitian. Variabel-variabel yang diteliti meliputi metode pengembangan kompetensi sosial emosional, penerapan pembelajaran sosial emosional, dan kaitannya dengan pencapaian peserta didik baik akademik maupun non-akademik. Data-data diperoleh dari pencarian literatur mengenai temuan-temuan terkait kompetensi sosial emosional yang dilakukan selama 5 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran sosial emosional dilakukan melalui berbagai metode dan pendekatan di berbagai jenjang institusi pendidikan. Selain itu juga ditemukan bahwa pembelajaran sosial emosional memiliki pengaruh yang positif terhadap pencapaian akademik maupun non akademik peserta didik. Peserta didik dengan keterampilan sosial emosional yang baik pada umumnya memiliki skor akademik yang lebih baik ketimbang rekannya yang tidak memiliki keterampilan tersebut. Mereka juga merasa lebih bahagia dan memiliki kesehatan mental yang lebih baik, memiliki tingkat kehadiran yang tinggi di kelas dan jarang terlibat masalah dengan temannya.Kata Kunci: pembelajaran sosial emosional; pencapaian akademik; pencapaian non-akademik
Enhancing teacher competencies in ESD: A framework for professional development Lia Susanti; Asep Herry Hernawan; Laksmi Dewi; Dudun Najmudin; Rohim Abdurohim
Inovasi Kurikulum Vol 21, No 4 (2024): Inovasi Kurikulum, November 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i4.75831

Abstract

Education for Sustainable Development (ESD) equips students with the knowledge and skills to address global sustainability challenges. However, the effectiveness of ESD largely depends on the competencies of teachers. This article aims to develop a comprehensive framework for improving teachers' competencies in ESD. This research uses a qualitative approach, literature review, qualitative content analysis, secondary case study, and conceptual design methods. The framework identifies essential competencies, including critical thinking, problem-solving, and ethical decision-making, that educators must possess to integrate sustainability principles into their teaching practices effectively. Additionally, the paper explores professional development strategies that can support teachers in acquiring these competencies, such as continuous training, collaborative learning, and experiential education. The findings suggest that a holistic approach to professional development is necessary to empower teachers and enable them to foster a sustainability-oriented mindset in their students. By implementing this framework, educational institutions can contribute to preparing future generations to engage actively in sustainability efforts. This study highlights the importance of teacher competencies in ESD and provides actionable recommendations for policymakers and educational leaders to enhance teacher training programs and promote sustainability education in schools. AbstrakPendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (ESD) memainkan peran penting dalam membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan keberlanjutan global. Namun, efektivitas ESD sangat bergantung pada kompetensi guru. Artikel ini bertujuan untuk mengembangkan kerangka kerja komprehensif untuk meningkatkan kompetensi guru dalam ESD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan literatur, metode analisis konten kualitatif, studi kasus sekunder, dan metode desain konseptual. Kerangka kerja ini mengidentifikasi kompetensi penting, termasuk berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan etis, yang harus dimiliki pendidik untuk secara efektif mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan ke dalam praktik pengajaran mereka. Selain itu, artikel ini mengeksplorasi strategi pengembangan profesional yang dapat mendukung guru dalam memperoleh kompetensi tersebut, seperti pelatihan berkelanjutan, pembelajaran kolaboratif, dan pendidikan berbasis pengalaman. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan holistik terhadap pengembangan profesional sangat diperlukan untuk memberdayakan guru dan memungkinkan mereka untuk membina pola pikir yang berorientasi pada keberlanjutan di antara siswa mereka. Dengan menerapkan kerangka ini, lembaga pendidikan dapat berkontribusi dalam mempersiapkan generasi mendatang untuk secara aktif terlibat dalam upaya keberlanjutan. Studi ini tidak hanya menyoroti pentingnya kompetensi guru dalam ESD tetapi juga memberikan rekomendasi yang dapat diterapkan bagi pembuat kebijakan dan pemimpin pendidikan untuk meningkatkan program pelatihan guru dan mempromosikan pendidikan keberlanjutan di sekolah.Kata Kunci: kompetensi guru; pengembangan profesional; pendidikan berkelanjutan; pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan
Evaluation of teacher readiness in implementing Kurikulum Merdeka in elementary schools Nurul Laily Al Arsyadhi; Laksmi Dewi; Asep Herry Hernawan
Inovasi Kurikulum Vol 21, No 2 (2024): Inovasi Kurikulum, May 2024
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v21i2.64113

Abstract

Kurikulum Merdeka aims to elevate the educational standards in Indonesia, with its success hinging on educators' preparedness. This curriculum challenges teachers, particularly at the elementary school level. The study assesses teachers' readiness to understand and implement Kurikulum Merdeka using a qualitative approach involving interviews, observation, and literature review. Respondents were from six Sekolah Penggerak in East Jakarta, selected purposively. Data analysis was conducted using content analysis techniques. Findings indicate several factors influencing teacher readiness: comprehension of Kurikulum Merdeka’s concepts and principles, ability to design and conduct learner-centered learning, and support from schools and relevant agencies. The study suggests recommendations to enhance teachers' qualifications and readiness, including teacher training and professional development, improving school infrastructure, and fostering collaboration between schools and other relevant parties to support curriculum implementation. These research outcomes are expected to significantly contribute to improving the quality of education in Indonesia within the framework of Kurikulum Merdeka. AbstrakKurikulum Merdeka bertujuan meningkatkan standar pendidikan di Indonesia. Adapun keberhasilan pelaksanaan kurikulum ini bergantung pada persiapan para pendidik. Kurikulum Merdeka menjadi tantangan yang harus dihadapi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan para guru dalam memahami serta menerapkan Kurikulum Merdeka, terutama di jenjang sekolah dasar. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan penelaahan literatur. Responden penelitian terdiri dari enam Sekolah Penggerak di Jakarta Timur, yang dipilih secara purposif. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis konten. Hasil penelitian menyoroti beberapa faktor yang memengaruhi kesiapan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Faktor-faktor ini mencakup pemahaman tentang konsep dan prinsip Kurikulum Merdeka, kemampuan dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta dukungan dari pihak sekolah dan instansi terkait lainnya. Implikasi dari penelitian ini meliputi sejumlah rekomendasi untuk meningkatkan kualifikasi dan kesiapan para guru. Rekomendasi tersebut termasuk pelatihan dan pengembangan profesional guru, perbaikan infrastruktur pendukung di sekolah, serta pembangunan kerja sama antara sekolah dan berbagai pihak terkait lainnya dalam mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Selain itu, hasil penelitian ini akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka.Kata Kunci: evaluasi kurikulum; kompetensi guru; Kurikulum Merdeka; sekolah dasar
Application of backward design in the implementation of curriculum management Dano Ali, Yusuf Nugraha; Hernawan, Asep Herry
Inovasi Kurikulum Vol 20, No 1 (2023): Inovasi Kurikulum, February 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v20i1.54438

Abstract

The curriculum is an educational experience that has been planned in a systematic and integrated manner where curriculum management is needed. It includes planning, organizing, implementing, and evaluating the curriculum applicable in management activities outside the classroom and the school in its application. The Backward Design model is also a form of curriculum that focuses on goals and identifying the expected results then moves backward to design activities aligned with predetermined outcomes. Seeing this, this study aims to explain the application of Backward Design in curriculum management. This must be described as a form of school preparation to guide students to achieve educational goals. The purpose of this study was to examine using scientific literature review methods to find data regarding flow and recommendation models that can be applied by schools related to the Backward Design curriculum model. The study's results suggest that this model can be carried out in-class learning and within the scope of curriculum management. It can also be carried out so that each step of curriculum management and its principles can be measured and carried out following predetermined goals. AbstrakKurikulum merupakan sebuah pengalaman pendidikan yang telah direncanakan secara sistematis dan terpadu dimana diperlukan sebuah manajemen kurikulum yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi kurikulum dan dapat diaplikasikan dalam kegiatan pengelolaan di luar kelas serta di luar sekolah dalam pengaplikasiannya. Model Backward Design pun hadir sebagai sebuah salah satu bentuk kurikulum yang berfokus pada tujuan dan pengidentifikasian hasil yang diharapkan kemudian bergerak mundur untuk merancang kegiatan yang selaras dengan hasil yang telah ditentukan sebelumnya. Melihat hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan Backward Design dalam pengaplikasian manajemen kurikulum. Hal ini perlu dijelaskan sebagai bentuk persiapan sekolah membimbing peserta didik mencapai tujuan pendidikan Tujuan penelitian ini dikaji menggunakan metode kajian literatur ilmiah untuk mencari data mengenai alur dan model rekomendasi yang dapat diterapkan oleh sekolah terkait model kurikulum Backward Design. Hasil penelitian mengemukakan bahwa model ini tidak hanya dapat dilakukan secara khusus dalam pembelajaran di kelas tetapi juga dalam jangkauan yang lebih luas agar setiap langkah manajemen kurikulum serta prinsip nya dapat terukur dan dilakukan sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan.Kata Kunci: Backward Design; Desain Kurikulum; Manajemen Kurikulum
Co-Authors Aah Ahmad Syahid Aah Ahmad Syahid, Aah Ahmad Aceng Ali Nurdin Adestipa Adi Prehanto Afidah, Naila Tazkiyatil Ahmad Fajar Fadlillah Al Arsuadhi, Nurul Laily Ana Ratnasari Ana Ratnasari, Ana Aneka Ahmadi Angga Angga Angga Angga Angga Angga Angga Hadiapurwa Ari Indra Susanti Ari indra Susanti Aristo, Thomas Joni Verawanto Arwan, Juwintar Febriani Asep Nuryadin Baharudin Baharudin Barkah, Taopik Budi Setiawan Budi Setiawan Cantika, Varary Mechwafanitiara Cepi Riyana Cepi Riyana, Cepi Chevy Kusumah Wardhana Cucu Suryana Damayanti, Vismaia S Dano Ali, Yusuf Nugraha Dewi Siti Solihah Dinn Wahyudin, Dinn Dudun Najmudin Emilzoli, Mario Endah Permatasari Eneng Mardiana Fadhillah, Lola Fadlillah, Ahmad Fajar Fatimah, Aah Siti Fedri Ruluwedrata Rinawan Fiony Flora Honey Darmawan Gandasari, Adriana Gema Rullyana Gifari, Muhamad Kosim Gumelar, Muhammad Raffy Maulana Gupi Rohman Nurmansyah Hadiyansah, Yadi Hafsah Nugraha Ida Arina Ida Fiteriani Ima Nurwahidah Ineu Sumarsih Irfan Hendrawan Ishmahani Sobarningsih Isniatun Munawaroh Jaka Nurhidayat Kailani, Rizal Khairunnisa, Azizah Nurul Khoirunnisa, Azizah Nurul Kinanti, Ratna Ayu kurniawati, weni Laksmi Dewi Laksmi dewi Laksmi Dewi, Laksmi Lia Susanti Lien Halimah Marliyani, Teni Mawardi Megandarisari, Megandarisari Mohammad Ali Mohammad Ali Mubiar Agustin Murtaqia Tusholihat Murtaqiatusholihat Murtaqiatusholihat Nanda Khaerunnisa Syafitri Neneng Rostika Neti Budiwati Novi Indah Susanthi Nugroho, Rudi Adi Nurhamzah C S Nurhasanah, Yulianti Nurmansyah, Gupi Rohman Nurrani, Nisya Nurul Laily Al Arsyadhi Nurwahidah, Ima Pamuji, Gita Mahardika Pitri Maharani Efendi Priandani, Ai Pemi Prihantini Prihantini Prihantini R. Nadia Hanoum, R. Nadia R. Nadia, Hanoum Rahayu, Restu Rahayuningsih, Yayu Sri Restu Rahayu Risa Ginting Rita Rosita Rita Rosita Rofita Rahayu Rohim Abdurohim Ropo, Eero Rosyanto, Rosyanto Rudi Susilana, Rudi Rullyana, Gema Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman S, Nurhamzah C Saidah, Zahrani Putri Saputra, Yori Saputra, Yori Andes Selvi, Anastasia Setiawan, Dadan Setiyadi, Ruli Sipayung, Amy Theresia Sukirman, Dadang Sumarsih, Ineu Supiandi, Markus Iyus Suryana, Cucu Susanti, Lia Suwandi, Metsa Fajrianti Kusumah Teni Marliyani Tita Mulyati Tita Mulyati, Tita Triana Lestari Triana Lestari Tusholihat, Murtaqia Ursula Dwi Oktaviani, Ursula Dwi Wahyu Sopandi Wahyudin Wahyudin Wahyudin, Din Widya Puji Astuti, Widya Puji Wiguna Kusuma, Zakia Nur Aras Wijaya, Maurra Syifah Yadi Hadiyansah Yani Yani Yayu Sri Rahayuningsih Yori Andes Saputra Yulianti Nurhasanah Yunus Abidin Yusuf Tri Herlambang, Yusuf Tri Zainal Arifin