p-Index From 2021 - 2026
11.703
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Jurnal Al-Ijtimaiyyah Jurnal Progres Ekonomi Pembangunan JEP (Jurnal Ekonomi Pembangunan) Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Kesehatan Bina Generasi Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Agribusiness and Local Wisdom Unes Law Review JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Humaniora : Jurnal Ilmu Sosial, Ekonomi dan Hukum BISEI: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Bidayah: Studi Ilmu-Ilmu Keislaman Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesian Journal of Industrial Engineering & Management Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital (MINISTAL) Jurnal Talenta Sipil Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Syarah: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Jurnal Kajian Ilmu Manajamen Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Al-Hiwalah : Journal Syariah Economic Law Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam JEP (Jurnal Ekonomi Pembangunan) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Nadimas) LOGIC : Jurnal Ilmu Komputer dan Pendidikan BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Sabangka Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Journal Economics Technology and Entrepreneur Al-Qiyadi Jurnal Manajmen Pendidikan Islam IIJSE Journal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Jurnal Hukum Islam dan Hukum Keluarga Jurnal Penelitian Teknik Sipil Konsolidasi JMTSS Journal of Green Complex Engineering Journal of Muhammadiyah’s Application Technology
Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Pusat Kerajinan Tenun Sutera dengan Konsep Arsitektur Metafora di Kabupaten Wajo Safitri, Sulfika; Fuadillah, Siti; Amalia, Andi Annisa; Syarif, Muhammad; Paddayatu, Nurhikmah; Rohana, Rohana
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i1.7304

Abstract

Pusat kerajinan tenun sutera adalah tempat pemusatan suatu kegiatan keterampilan tangan yaitu kegiatan yang berkaitan dengan barang yang dihasilkan melalui keterampilan yang berbahan baku kepompong dalam pembuatan sutera. Kain tenun sutera menjadi kebanggaan masyarakat Bugis yang dahulu hanya bisa digunakan oleh kalangan bangsawan. Namun seiring waktu semakinmodern, kini kain sutera dapat digunakan oleh semua kalangan. Rancangan pusat kerajinan tenun sutera ini dimaksudkan sebagai wadah untuk mengembangkan keahlian masyarakat sengkang, memamerkan dan memasarkan kain tenun sutera. Perancangan Pusat Kerajinan Tenun Sutera Dengan Konsep Arsitektur Metafora Di KabupatenWajo, tepatnya di Jl. Budi Utomo.Konsep Arsitektur Metafora merupakan sebuah kiasan atau ungkapan bentuk yang mewujudkan dalam bangunan dengan harapan akan menimbulkan tanggapan dari orang yang menikmati atau memakai karyanya. Hasil perancangan Pusat Kerajinan Tenun Sutera ini mencakup konsep analisis tapak dengan luas 5 ha. Penelitian ini menyimpulkan untuk menciptakan desain yang unik dan menarik melalui konsep arsitektur metafora dalam pengolahan bentuk bangunan, sehinggadengan begitu pengunjung dapat merasakan kesan khas dari Bugis Wajo.
Perancangan Makassar Art Center dengan Konsep Arsitektur Metafora Nurkhafifah, Nurkhafifah; Syarif, Muhammad; Rasmawarni, Rasmawarni; Paddiyatu, Nurhikmah; Dollah, Aris Sakkar; Amal, Citra Amalia
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i1.7316

Abstract

Art Center merupakan suatu tempat atau wadah untuk kegiatan yang berkaitan dengan seni budaya yang biasanya menyediakan fasilitas-fasilitas seni seperti ruang teater, ruang galeri, tempat pertunjukan musik, area bengkel, fasilitas pendidikan, peralatan teknis dan sebagainya. Permasalahan utama kegiatan yang berkaitan dengan seni di adalah kurangnya wadah atau fasilitas yang dapat menampung kegiatan seni atau karya seni yang ada di Kota Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang bangunan Makassar Art Center yang dimaksudkan untuk memberikan wadah untuk pelestarian dan pengembangan seni serta dapat mejadi sarana edukasi dan rekreasi kepada pengunjung tentang kesenian dan kebudayaan khas Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang digunakan dalam perancangan Makassar Art Center ini menggunakan pendekatan arsitektur. Metafora dalam arsitektur merupakan gaya arsitektur yang mengambil bentuk dari sebuah kiasan atau perumpamaan dari sesuatu yang kemudian akan diwujudkan dalam sebuah bentuk bangunan atau karya arsitektur. Hasil perancangan Makassar Art Center ini meliputi konsep tapak seluas 5,05 Ha, yang terdiri dari ruang primer seluas 1340 m², ruang sekunder 951 m², dan ruang penunjang 5490 m², kemudian dilanjutkan dengan gambar perancangan mulai dari denah sebanyak 2 lantai, denah situasi, blok plan, site plan, denah, tampak, potongan, rencana-rencana, detail arsitektur, serta gambar 3D, dan video animasi yang di buat sesuai dengan konsep arsitektur metafora. Kesimpulan dari penelitian maka diperoleh konsep dan desain bangunan berbentuk songkok bone yang dipadukan dengan kipas tarian khas Sulawesi Selatan sehingga pengunjung dapat merasakan kesan budaya yang khas dari kebudayaan daerah Makassar yang beraneka ragam
Upaya Indonesia dalam Mempromosikan Wisata Kuliner sebagai Warisan Budaya Dunia Permata, Tri Wahyuni Indah; Syarif, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, wisata kuliner menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk mengunjungi suatu daerah, bahkan di negara lain. Promosi wisata kuliner merupakan hal yang sangat penting dilakukan bagi Indonesia agar kuliner Indonesia dikenali oleh masyarakat dunia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya Indonesia dalam mempromosikan wisata kuliner sebagai warisan budaya dunia. Beberapa kegiatan promosi wisata kuliner secara langsung yang telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia, antara lain: Pengembangan Restoran Indonesia, Vegan Culinary Festival, Promosi Kuliner Indonesia di Amerika Serikat yaitu dalam acara showcase kuliner dan pameran Summer Fancy Food Show (SFFS).
Dakwah Rasulullah di Madinah : Piagam Madinah dan Perubahan Sosial Syarif, Muhammad; Zakaria, Zakaria; Arisnaini, Arisnaini; Rezeki, Wahyu
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 1 No. 2 (2023): July-December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v1i2.7585

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang dakwah Rasulullah di kota Madinah dengan berbagai strategi yang dilaksanakan untuk pengembangan dakwah Islam dan pelaksanaan piagam madinah dalam mendorong perubahan sosial. Madinah sebagai kota yang heterogen dan multikultural memiliki keunikan dibanding kota Mekkah yang menjadi awal pelaksanaan dakwah Rasulullah Saw. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis historis melalui sumber-sumber kepustakaan. Penulis mengumpulkan data memalui sumber dokuemtasi yang relevan dengan kajian ini. Adapun hasil penelitian ini menjelaskan bahwa dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah di Madinah menjadi titik awal peningkatan perkembangan dakwah Islam saat itu. Kesuksesan dakwah ini, tidak terlepas dari upaya rasulullah dalam membangun komunitas muslim yang kuat dan bersinergi melalui pembangunan masjid sebagai pusat komunitas, mempersaudarakan kamum Muhajirin dengan Asnhor, membangun komunikasi dengan  berbagai unsur masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda, dan pembuatan kesepakatan bersama dalam bentuk piagam Madinah. Dan juga, piagam Madinah ini berkontribusi besar pada perubahan sosial masyarakat Madinah, sehingga mampu bersinergi dan berkontribusi untuk kesejateraan dan kemajuan.     This article aims to explain the Prophet's preaching in the city of Medina with various strategies implemented for the development of Islamic preaching and the implementation of the Medina Charter in encouraging social change. Medina as a heterogeneous and multicultural city is unique compared to the city of Mecca which was the beginning of the Prophet's da'wah. This research is a descriptive qualitative research with a historical analysis approach through literature sources. The author collects data through documentation sources that are relevant to this study. The results of this study explain that the preaching carried out by the Prophet in Medina became the starting point for the increased development of Islamic preaching at that time. The success of this da'wah is inseparable from the efforts of the apostle of Allah in building a strong and synergized Muslim community through the construction of a mosque as a community center, brotherhood between the Muhajirin and Asnhor, building communication with various elements of society that have different backgrounds, and making a mutual agreement in the form of the Medina charter. Also, the Medina charter contributed greatly to the social change of Medina society, so that it was able to synergize and contribute to prosperity and progress.
STRATEGI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY UNTUK STABILITAS SAHAM DAN KEBERLANJUTAN BISNIS PASCA INITIAL PUBLIC OFFERING (IPO) Agustina, Lusiana Wahyu Eka; Andriani, Nurita; Syarif, Muhammad
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 1 (2025): Edisi Januari - April 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i1.5018

Abstract

Perusahaan yang baru saja melantai di pasar melalui Initial Public Offering (IPO) menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan stabilitas harga saham dan meyakinkan investor tentang kemampuan mereka untuk tumbuh secara berkelanjutan. Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan salah satu cara yang efektif untuk membangun kepercayaan investor dengan memberikan sinyal positif terkait komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan sosial dan lingkungan. Pengaruh CSR terhadap daya tarik investor pasca-IPO, serta bagaimana CSR berkontribusi pada kinerja saham dan stabilitas harga saham, dibahas dalam artikel ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif dan metode studi literatur. Studi literatur ini menggali berbagai referensi terkait efektivitas CSR dalam meningkatkan daya tarik investor pasca-IPO, dengan fokus pada penerapan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan CSR yang transparan dan komprehensif dapat meningkatkan citra perusahaan, memperkuat hubungan dengan pemangku kepentingan, serta berkontribusi pada kinerja saham yang lebih baik, terutama setelah IPO. Pengungkapan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan memperkuat persepsi investor terhadap prospek jangka panjang perusahaan, sekaligus meningkatkan stabilitas harga saham dan kinerja keuangan jangka panjang. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengintegrasikan CSR dalam strategi bisnis mereka untuk memastikan keberlanjutan dan kesuksesan yang berkelanjutan di pasar yang kompetitif.
The Impact of Divorce on Psychological, Emotional and Mental Children in the Perspective of Islamic Law Syarif, Muhammad; Zulhamdi, Zulhamdi
Syarah: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Vol. 12 No. 1 (2023): SYARAH : Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi
Publisher : Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/syarah.v12i1.1270

Abstract

Every human being certainly has the hope of building a family which is the goal of marriage law, namely building a family that is sakinah, mawaddah wa rahmah. However, there are various factors that cause damage and destruction of a household so that they choose to divorce. The result of the divorce will damage the relationship between husband and wife and have an impact on the psychological, emotional and mental health of children. Data collection with a library research approach, which is carried out by searching for research data or information through reading scientific journals, reference books and publication materials available in various sources. The results of this study indicate that married couples sometimes have to face problems in their household life, the emergence of problems in the household can be caused by many things including economic factors, lack of a sense of responsibility, differences in outlook on life that can lead to household crises. The woman who will become a widow does not think about other people's views on her because she thinks this is her life and she is the one who lives it all, it's just that there is guilt in her child when she has to divorce. Of course, there is an impact of divorce that will arise on the psychological development of their children, trying so that their children do not lose the love of a father.
URGENSI LAYANAN KONSELING BAGI WANITA BINAAN (STUDI DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS III SIGLI) Latif, Umar; Syarif, Muhammad
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 5 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v5i2.4778

Abstract

Providing counseling services for assisted women in LP is a very important thing. Problems faced by women in Class III LP Sigli, such as feeling depressed because they are far away from their children, husband and family, and so forth. So in this study, researchers focus on why counseling services are very important to be provided, how the form of counseling services and the effectiveness of the implementation of counseling services for women in prison in Class III prisons Sigli. This qualitative research collected data using observation, interview and documentation methods. The results of the study found that psychological problems of household life of fostered residents in Sigli Class III Correctional Institution are unhealthy mental conditions of fostered residents such as anxiety, anxiety, feelings of guilt and regret, and because of losing various important things in his life, especially those related to his family while they served their sentences at the Penitentiary. Handling of psychological problems in the lives of fostered households is adjusted to the guidance of Islamic teachings by paying attention to the problems faced by clients. Handling is done by helping clients increase their knowledge, understanding and practice of religion and try to involve the counselor from outside, such as the cleric or teungku to fill routine recitals or lectures that are able to arouse the spirit of life and comfort after participating in the study. Counseling services have been done well and maximally at Sigli Class III Women's Penitentiary and of course it can be said to be running effectively, even though there are still some technical obstacles in its implementation. But in general, can be said to be effective.Keywords: Counseling, Assisted Women and Correctional Institutions. 
MAQASHID AL-SYARIAH KESEPAKATAN PASANGAN SUAMI ISTERI TIDAK MEMILIKI ANAK (CHILDFREE) DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Syarif, Muhammad; Furqan, Furqan
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v9i1.17545

Abstract

Abstract: Childfree reaps many pros and cons, then what is the law in Islam if a husband and wife decide not to have children. This library research study aims to explain the position of childfree (unwillingness to have children) within the framework of Islamic law by using the maqashid al-shari'ah theories. The results of this study indicate that deciding to be childfree is due to financial reasons and academic education. Having a child is not just about giving birth but also having to be prepared to create quality children so that it costs quite a lot to get a proper education. In Islamic law, marriage has several purposes, one of which is to get offspring (hifẓ an-nasl). Therefore, if a husband and wife marry and deliberately decide not to have children, then this decision is contrary to Islamic law.Keywords:  Husband and wife; Childfree; Islamic Law.Abstrak: Childfree menuai banyak pro dan kontra, lalu bagaimana hukumnya dalam Islam apabila pasangan suami istri memutuskan untuk tidak memiliki anak. Penelitian studi kepustakaan (library research) ini bertujuan untuk menjelaskan kedudukan childfree (keengganan untuk memiliki keturunan) dalam kerangka hukum Islam dengan menggunakan teori maqashid al-syariah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa memutuskan childfree karena alasan finansial dan pendidikan akademik. Memiliki anak tidak hanya sekedar melahirkan tetapi juga harus dipersiapkan untuk menciptakan anak yang berkualitas sehingga membutuhkan biaya yang cukup banyak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Dalam hukum Islam perkawinan memiliki beberapa tujuan, salah satunya adalah untuk mendapatkan keturunan (hifẓ an-nasl). Oleh sebab itu, apabila pasangan suami istri menikah dan memutuskan dengan sengaja untuk tidak memiliki anak maka keputusan ini bertentangan dengan hukum Islam.Kata Kunci: Suami Istri; Childfree; Hukum Islam.
A Juridical Analysis of the Caning Implementation in Aceh Prisons and its Relations to Islamic Laws Syarif, Muhammad; Abbas, Syahrizal; Rahmadon, Rahmadon; Musfira, Musfira
Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam Vol 6, No 1 (2022): Vol. 6, No. 1, October 2022
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jua.v6i1.35697

Abstract

The Aceh government has implemented Islamic Sharia regulations by enacting Qanun Aceh Number 7 of 2013 concerning Jinayat Procedural Law, and Article 262 contains provisions regarding the implementation of flogging in public places. However, according to Article 30 Paragraph (3) of the Aceh Governor Regulation Number 5 of 2018 concerning the Implementation of Jinayah Procedural Law, the execution of flogging is restricted to prisons and detention centers. This study aims to outline the legal arguments for shifting the implementation of flogging in Aceh and the Islamic legal provisions related to carrying out flogging in public places. This research uses a normative legal method with a statute approach that refers to the concept of law as a rule and also uses Islamic legal doctrine, which is then analyzed qualitatively and described descriptively to find the alignment between the core issues and the normative provisions. The results of the research show that the main reason for issuing the Governor's Regulation regarding the implementation of flogging in prisons is to increase investment, as the implementation of flogging in Aceh has faced opposition from external parties. However, the issuance of the Governor's Regulation contradicts the system of forming legislation in Indonesia and legally lacks legal force. According to Islamic law provisions, the execution of flogging must be witnessed by a group of believers, as explained in the Quran, Surah An-Nur, verse 2. The implementation of flogging in prisons cannot be witnessed, whereas this is an integral part of the agreed implementation of flogging. There needs to be a specific and easily accessible location for the public as a place to carry out flogging penalties.
ANALISIS INDEKS KEBERLANJUTAN PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN LINDUNG GAMBUT LONDERANG TERHADAP KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KABUPATEN MUARO JAMBI Syarif, Muhammad; Syarifuddin, Hutwan; Mara, Armen
JALOW | Journal of Agribusiness and Local Wisdom Vol. 2 No. 2 (2019): Journal Agribusiness and Local Wisdom
Publisher : Program Studi Agribisnis bekerja sama dengan PERHEPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jalow.v2i2.8541

Abstract

Kawasan Hutan Lindung Gambut Londerang ini harus dilindungi dari kegiatan produksi dan kegiatan manusia lainnya yang dapat mengurangi atau merusak fungsi lindungnya. Penelitian bertujuan 1) Mengidentifikasi kondisi kawasan lindung gambut sebagai daerah resapan air; 2) Mengidentifikasi persepsi dan perilaku masyarakat dalam pelestarian fungsi kawasan lindung gambut sebagai daerah resapan air dan tempat kehidupan flora dan fauna. Penelitian ini dilaksanakan di kawasan Hutan Lindung Gambut (HLG) Desa Londerang Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian lapangan dilakukan pada bulan Mei sampai Oktober 2018. Pengumpulan data dilakukkan dengan menggunakan kuesioner atau borang penelitian untuk mendapatkan informasi yang mendalam (deep interview). HLG desa Londerang perlu di lestarikan karena sifat-sifat fisika masih baik. Bobot isi tanah histosol pada tiga lokasi contoh saprik (kedalaman gambut < 60 cm) agak tinggi jika dibandingkan dengan hemik (kedalaman 100 -200 cm) dan Fibrik (dengan kedalaman > 250 cm). Kondisi ini berhubungan erat dengan kelas kematangan bahan gambut yang ada dengan kondisi air tersedia masih cukup dimusim kemarau; Kapasitas menahan air gambut memiliki porositas yang tinggi sehingga menpunyai daya menyerap air sangat besar; Persepsi dan perilaku masyarakat dalam pelestarian fungsi kawasan lindung gambut dari dimensi ekologi, sosial, teknologi, dan kelembagaan adalah penting sedangkan dari dimensi ekonomi hutan lindung gambut tersebut kurang penting. Dengan demikian dapat dipahami bahwa masyarakat setempat secara ekonomi tidak tergantung pada hutan tersebut. Untuk itu, secara prinsip hutan lindung gambut tersebut aman dari ancaman kepentingan mata pencaharian. Responden justru menganggap bahwa kepedulian pemerintah dalam dimensi ekologi, sosial, teknologi, dan kelembagaan masih kurang.; Dalam mengupayakan agar setiap dimensi tersebut berada pada kategori “baik” atau paling tidak “cukup” status indeks keberlanjutannya dengan dimensi ekologi nilai indeks keberlanjutan 59,15 % (cukup berkelanjutan), dimensi ekonomi 69,13 % (cukup berkelanjutan), dimensi sosial 48,45% (kurang berkelanjutan). Kata kunci: Indeks Keberlanjutan, Hutan Lindung Gambut
Co-Authors A. Amin, Siti Fuadillah Abdillah, Muh Abdul Jalil Salam Abdulah, Ashari Abdullah, Ashari Abu Bakar Adelina, Adelina Agustina, Lusiana Wahyu Eka Ahmad Fadli Ahmad, Abd Muis Ahmad, Andi Firman Akbar, Muhammad Fauzan Akit, Afdin Al Resky, Muh. Ibnu Ammar Aldi Setiawan, Aldi Alhumairah Amin, Siti Alhumairah Alhumairah Amin, Sitti Fuadillah Alhumairah, Siti Fuadillah Alni, Annisa Maulidina Amal, Citra Amalia Amalia, A. Annisa Amalia, Andi Annisa Amir, Amrin Amrullah Amrullah Anal, Citra Amalia Andi Rumpang Yusuf Anggini, Canda Putri Aprilliani, Cindy Dwi Ardiyanto, Kevin Ariani, Wa Ode Rachmasari Arisnaini, Arisnaini Armen Mara Asriadi Asriadi Astika, Sri Aulia, Chintya Azhar, Alif Azisah, Andi Balqis Mutiara Azman, Andi Badrun, Burhanuddin Baharsin, Syamsir Aman Baheri, Baheri Casande, Suwito Casi Setianingsih Chaliddin, Chaliddin Cholida, Nur Fithriani Fatma Daud, Muslem Dayat, Sapril Hidayat Dollah, Aris Sakkar Ernawati Ernawati Fahrul, Ahmad Fantriany, Gian Nanda Fath, Raja Fatta, Fajar Friezka Aina, Brilliant Fuadi Mardatillah Furqan Furqan, Furqan Giyantara, Andhika Hamzah, Muhammad Imron Hanafi Ashad Hartawan Nurdin, Rezki Muhammad Suharto Hasbi, Husnaini Hasriati Nasution Huddin, Misba Hutwan Syarifuddin Ibrahim Ibrahim Idrus, Irnawaty Indra Suharman Irawati Irawati Iriani Iriani Ismail Ibrahim Karo, Mia Fahira Karo Khadijah Khadijah Khafidah, Wahyu Lamu, Ferdi Latief, Sahabuddin Leon, Farah Margaretha Lestari, Henny S. Lindasari, Lindasari Littaqwani, Tasya M. Natsir M. Yusuf Maman Somantri Margarettha Margarettha, Margarettha Masbur Masbur Maulana Akbar, Reza Mawardani, Cita Agustin Meta Kallista Monarchi, Angie Melody MR, M Ghazali Prasetyo Mubaraq, Ahmad Muchtar Hidayat Muhamad Ilham Pasiori, Ilham Muhammad Abdillah Muhammad Natsir Muhammad Nazir Munawir Munawir Musfira, Musfira Mustafa, Mursyid Nengsih, Anni Syahrilia Nizar, Muhammad Chairus Nugroho, Dwiky Izul Nur, Syamsir Nurdiana, Siti Nurita Andriani Nurkhafifah, Nurkhafifah Nursafaat, Fadel Paddayatu, Nurhikmah Paddiyatu , Nurhikmah Paddiyatu, Nurhikah Paddiyatu, Nurhikmah Permata, Tri Wahyuni Indah Pramono Rahmadon, Rahmadon Rahmah, Berkah Fadhila Rahman, Heri Hermawan Rahmat Hidayat Rahmawati, Lusy Ramadan, Rahmat Ramadhan, Afif Alfatwa Rasmawarni, Rasmawarni Renaldi, Aldhy Rezeki, Wahyu Rio Trianto, Rio Riza, Syahrul Rizqi Utami, Amalia Rohana ROHANA ROHANA Rosady Mulyadi Ruslang, Ruslang Safitri, Sulfika Sahabuddin Latif, Sahabuddin Sakkar, Aris Sani Rusminah Sari, Ni Wayan Ayu Permata Sembiring, Rinawati Sigit Pamungkas Sulfajri, Andi Surianti Surianti, Surianti Sutarno, Bambang Bintoro Suyono Suyono Syaharuddin, A. Syahriyunita Syahdan, Muh. Rizal Syahril Syahril Syahriyunita Syahruddin, Andi Syahriyunita, Andi Syahrizal Abbas Syahruddin, A. Syahriyunita Syahruddin, Andi Syahriyunita Syam, Nurleha syam, Syam Syofiarti Tahang, Mejeiling Tajuddin Tajuddin, Tajuddin Tammeng, Supardi Jaya Taufiq, Maura Sabrina Thamara, Shely Dinar Tiranda, Muhammad Artha Ulwiyah, Ulwiyah Umar Latif Umar, Fitrawan Utina, Toni Valentino Aris, Valentino Waruwu, Ahmad Aswan Widiyawati, Ari Yayan Sudrajat Yoseph, Yoseph Yuli Christiyono Yusri, Andi Zainuddin, Salmiah Zakaria Zakaria Zulhamdi, Zulhamdi Zulhamdi, Zulhamdi