p-Index From 2021 - 2026
12.163
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Jurnal Al-Ijtimaiyyah Jurnal Progres Ekonomi Pembangunan JEP (Jurnal Ekonomi Pembangunan) Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Kesehatan Bina Generasi Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Agribusiness and Local Wisdom Unes Law Review axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Humaniora : Jurnal Ilmu Sosial, Ekonomi dan Hukum BISEI: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Bidayah: Studi Ilmu-Ilmu Keislaman Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesian Journal of Industrial Engineering & Management Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital (MINISTAL) Jurnal Talenta Sipil Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Syarah: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Jurnal Kajian Ilmu Manajamen Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy (JAMERE) Al-Hiwalah : Journal Syariah Economic Law Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam JEP (Jurnal Ekonomi Pembangunan) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Nadimas) LOGIC : Jurnal Ilmu Komputer dan Pendidikan BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Sabangka Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Journal Economics Technology and Entrepreneur Al-Qiyadi Jurnal Manajmen Pendidikan Islam Journal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Jurnal Hukum Islam dan Hukum Keluarga Jurnal Penelitian Teknik Sipil Konsolidasi JMTSS Journal of Green Complex Engineering Journal of Muhammadiyah’s Application Technology
Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Innovation Centre dengan Pendekatan Green Building di Kota Makassar Fahrul, Ahmad; Syarif, Muhammad; Yusri, Andi; Abdullah, Ashari; Latif, Sahabuddin; Idrus, Irnawaty
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i2.16173

Abstract

Dalam mencapai ambisi Indonesia Emas 2045, fokus pada pengembangan Human Capital & Research serta kebijakan infrastruktur riset dan inovasi menjadi krusial. Perlu meningkatkan dukungan dan peluang bagi inovator di seluruh Indonesia, mengatasi keterbatasan pada pilar input, dan mendorong hilirisasi karya riset dan teknologi. Meskipun infrastruktur riset dan inovasi sudah ada sejak 1994, pusat inovasi masih terpusat di Pulau Jawa, sehingga penting untuk memperluas dukungan ke luar Jawa. Kota Makassar diidentifikasi sebagai potensi pengembangan inovasi di Indonesia Timur, dengan perancangan Innovation Centre sebagai ruang kolaborasi. Penelitian ini mengusulkan pendekatan Green Building di Kota Makassar, yang tidak hanya mencerminkan proyek lokal tetapi juga manifestasi dari komitmen terhadap keberlanjutan dan perubahan positif dalam lingkungan perkotaan. Adapun metode perancangan yang digunakan yaitu melalui pengumpulan data primer dan data sekunder kemudian dari data survey dan observasi serta data dari instansi selanjutnya melakukan analisis data diantaranya yaitu analisis tapak, analisis fungsi dan program ruang, analisis bentuk dan material, analisis tema perancangan dan analisis sistem bangunan. Lokasi perancangan Innovation Centre berada di Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, dengan luas lahan 1,4 Ha. Hasil dari perancangan Innovation Centre ini diharapkan tidak hanya sebagai struktur fisik, tetapi juga sebagai pernyataan tekad mendukung visi Indonesia Emas 2045. Dengan fokus pada praktik-praktik green building, termasuk penghematan energi, penghawaan alami, dan pengelolaan air, Makassar Innovation Centre bertujuan menjadi pusat inovasi yang tidak hanya mendukung keberlanjutan lokal tetapi juga memberikan kontribusi positif pada tujuan global keberlanjutan.
Pendekatan Konsep Arsitektur Hijau pada Perancangan Terminal Angkutan Umum Tipe B di Kabupaten Bantaeng Akbar, Muhammad Fauzan; Idrus, Irnawaty; Abdullah, Ashari; Syarif, Muhammad; Latif, Sahabuddin; Yusri, Andi
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i2.16174

Abstract

Terminal angkutan umum memiliki peran penting sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial, khususnya di Kabupaten Bantaeng, sehingga memerlukan sistem transportasi dan pelayanan yang berkualitas. Penerapan konsep arsitektur hijau menawarkan solusi untuk meningkatkan efisiensi energi, mengurangi emisi karbon, dan menciptakan sistem transportasi berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan elemen arsitektur hijau dalam perancangan terminal angkutan umum Tipe B di Kabupaten Bantaeng. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan dan analisis data berdasarkan pendekatan arsitektur hijau. Kajian difokuskan pada penerapan prinsip-prinsip utama, seperti pemanfaatan pencahayaan dan penghawaan alami, penyediaan ruang terbuka hijau sebagai elemen esensial, penggunaan material alami untuk meningkatkan kenyamanan, serta pemanfaatan material daur ulang sebagai bentuk kepedulian lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan arsitektur hijau dapat menciptakan terminal yang tidak hanya berfungsi secara efisien, tetapi juga ramah lingkungan dengan memaksimalkan penggunaan sumber daya seperti air, listrik, dan material secara optimal. Terminal yang dirancang dengan konsep ini mampu menyediakan pelayanan yang baik sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan melalui pengurangan dampak negatif terhadap kesehatan manusia dan ekosistem. Dengan demikian, perancangan terminal angkutan umum berbasis arsitektur hijau di Kabupaten Bantaeng dapat menjadi model desain yang inovatif untuk fasilitas transportasi di masa depan.
Konsep Arsitektur Organik pada Perancangan Kawasan Wisata Pembuatan Kapal Pinisi Di Pantai Mandala Ria Kab. Bulukumba Nengsih, Anni Syahrilia; A. Amin, Siti Fuadillah; Amal, Citra Amalia; Syarif, Muhammad; Abdullah, Ashari; Rohana, Rohana
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v4i1.17519

Abstract

Arsitektur organik adalah filosofi arsitektur yang menjaga keharmonisan antara lingkungan manusia dan alam melalui pendekatan desain. Arsitektur organik terintegrasi dengan baik ke dalam tapak dan memiliki sebuah kesatuan, komposisi yang saling berkaitan, berisi bangunan-bangunan dan lingkungan sekitarnya. Arsitektur organik mendeskripsikan ekspresi individualitas serta mengesplorasi kebutuhan manusia untuk terhubung dengan alam. Arsitektur organik adalah interpretasi prinsip-prinsip alam yang diekspresikan ke dalam bentuk. Arsitektur organik mengharmonisasikan antara ruang luar dan ruang dalam. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan prinsip-prinsip arsitektur organik ke dalam desain kawasan wisata pembuatan kapal pinisi yang selaras dengan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah pengumpulan data dan analisis kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada perancangan kawasan wisata pembuatan kapal pinisi di pantai Mandala Ria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip arsitektur organik yang diterapkan pada bangunan di kawasan wisata pembuatan kapal pinisi di pantai Mandala Ria dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan. Prinsip arsitektur organik seperti building as nature, of the materials, dan youthful and unexpected dimana tetap mempertahankan bentuk bangunan dan materialnya serta ide desain yang bersumber dari alam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kawasan wisata pembuatan kapal pinisi di pantai Mandala Ria agar tetap selaras dengan alam dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Konsep Arsitektur Organik pada Perancangan Kawasan Wisata Eco Park Mangrove di Kabupaten Kepulauan Selayar Ahmad, Andi Firman; Syarif, Muhammad; Yusri, Andi; Latif, Sahabuddin; Amal, Citra Amalia; Rohana, Rohana
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v4i1.17565

Abstract

Hutan Mangrove Matalalang di Kabupaten Kepulaun Selayar memiliki potensi yang cukup unik dan alamiah yaitu kekayaan biodiversitasnya. Mulai dari persebaran tumbuhan mangrovenya juga biota laut yang melimpah. Namun keadaan Kawasan hutan mangrove tersebut sudah lama terbengkalai akibat abrasi, alih fungsi lahan, dan kurangnya pemahaman masyarakat sekitar pentingnya ekosistem mangrove. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menyusun konsep dan perancangan arsitektur organik pada Eco Park Mangrove di Kabupaten Kepulauan Selayar. Konsep arsitektur organik merupakan perancangan arsitektur yang menggabungkan ruang dan bentuk dengan pusat pemikiran pada harmoni antara manusia dan alam. Adapun metode penelitian yang digunakan yakni pengumpulan data dan analisis data yang sesuai dengan tema perancangan dan pendekatan arsitektur organik. Dari hasil perancangan, Eco Park Mangrove yang berlokasi di Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar. Total luas tapak sebesar 38.000 m2 dan luas lahan terbangun sebesar 15.200 m2. Bentuk bangunan mengadopsi bentuk daun mangrove yang berupa bidang berbentuk elips dengan dua bidang lengkung. Siteplan terdiri dari bangunan utama wisata mangrove, cafetaria, rumah kreatif mangrove, cottage, rumah pembibitan mangrove (rumah kaca mangrove), mangrove tracking, kolam pemancingan, mushollah, area hutan mangrove, dermaga, plaza, area parkir, dan jembatan pedestrian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kawasan wisata Eco Park Mangrove agar tetap selaras dengan alam dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Pendekatan Arsitektur Smart Building pada Perancangan E-Sport Arena di Kota Makassar Huddin, Misba; Syarif, Muhammad; Yusri, Andi; Abdullah, Ashari; Amal, Citra Amalia; A Amin, Siti Fuadillah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v4i1.17567

Abstract

Arsitektur Smart Building merupakan suatu pendekatan arsitektur yang mewujudkan bangunan hemat energi dengan prinsip bagaimana konsumsi energi tersebut dapat dikurangi serta memberi kemudahan dan kenyamanan kepada pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip smart building yang diterapkan pada bangunan E-Sport Arena di Kota Makassar. Penerapan prinsip-prinsip smart building dapat dilihat pada bagian Fasad, sistem penghawaan, dan area outdoor bangunan Arena E-Sports tersebut. Sistem penghawaan yang memanfaatkan udara alami dengan menggunakan cuttingan ACP sehingga udara dapat masuk kedalam bangunan hal tersebut akan mengurangi penggunaan sistem penghawaan yang menggunakan energi listrik. Penerapan prinsip smart building juga dapat dilihat pada fasad bangunan dengan memberikan LED Wall disetiap sisi bangunan. Hasil dari penelitian ini diharapkan mampu memberikan kemudahan, kenyamanan, dan efisiensi pada para pengguna bangunan tersebut.
Konsep Biophilic pada Perancangan Pusat Olahraga Islami di Kota Makassar Baharsin, Syamsir Aman; Amal, Citra Amalia; A. Amin, Siti Fuadillah; Syarif, Muhammad; Latif, Sahabuddin; Abdullah, Ashari
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v4i1.17573

Abstract

Biophilic design merupakan pendekatan yang menekankan hubungan manusia dengan alam, yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.. Biophilic design berbeda dengan pendekatan arsitektur lain. Fokus utama biophilic design terletak pada dampak alam terhadap psikologi manusia. Teori biophilic meyakini bahwa alam memberikan pengaruh psikologi manusia dan bagaimana mengolah desain agar manusia dapat merasakan kehadiran alam sekitarnya. Teori ini menjelaskan bagaimana alam dipersepsikan oleh panca indera manusia dan pengaruhnya terhadap sistem organ atau metabolisme. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan prinsip-prinsip biophilic design ke dalam desain pusat olahraga islami yang menghubungkan manusia dengan lingkungan sekitarnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pengumpulan data dan analisis kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada perancangan pusat olahraga islami di Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip biophilic design yang diterapkan pada bangunan di pusat olahraga islami di Kota Makassar dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan. Prinsip biophilic design seperti direct experience of nature (pengalaman langsung dengan alam, dan indirect experience of nature (pengalaman tidak langsung dengan alam) dimana pemanfaatan pencahayaan alami, material dan warna alam yang digunakan dalam bangunan, serta . Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pusat olahraga islami di Kota Makassar agar tetap memberikan kenyamanan penggunanya dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Perancangan Kawasan Kantor Pemerintahan Di Kabupaten Takalar Dengan Pendekatan Arsitektur Biophilik Setiawan, Aldi; Syarif, Muhammad; Rohana, Rohana; Abdullah, Ashari; Idrus, Irnawaty; Amal, Citra Amalia
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v4i1.17580

Abstract

Perancangan kawasan kantor pemerintahan yang efisien dan berkelanjutan menjadi tantangan utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kabupaten Takalar, sebagai wilayah yang berkembang, membutuhkan desain kantor pemerintahan yang tidak hanya fungsional tetapi juga ramah lingkungan dan mendukung kesejahteraan penggunanya. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan penerapan pendekatan arsitektur biophilic dalam perancangan kawasan kantor pemerintahan di Kabupaten Takalar. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan produktif dengan mengintegrasikan elemen alam ke dalam desain bangunan, seperti pencahayaan alami, ventilasi yang baik, vegetasi, dan penggunaan material alami. Metode penelitian yang digunakan mencakup observasi lapangan, studi literatur, serta analisis tapak dan kebutuhan ruang. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penerapan arsitektur biophilic dapat meningkatkan kualitas lingkungan kerja, mengurangi dampak lingkungan, serta memperkuat identitas kawasan perkantoran sebagai ruang yang berkelanjutan. Dengan konsep ini, diharapkan kawasan kantor pemerintahan di Kabupaten Takalar dapat menjadi contoh bagi pembangunan infrastruktur pemerintahan yang lebih hijau dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan.
Pendekatan Arsitektur Tropis pada Perancangan Pelabuhan Kapal Feri di Maluku Tengah Akit, Afdin; Yusri, Andi; Syarif, Muhammad; Abdullah, Ashari; Alhumairah, Siti Fuadillah; Rohana, Rohana
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v4i1.18559

Abstract

Pelabuhan kapal feri memegang peranan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah kepulauan, seperti di Maluku Tengah. Namun, desain arsitektural pelabuhan sering kali kurang mempertimbangkan karakteristik iklim tropis, seperti suhu tinggi curah hujan yang tinggi, dan intensitas radiasi matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendekatan arsitektur tropis dalam perancangan Pelabuhan kapal feri di Maluku Tengah.yang responsif terhadap iklim yang meningkatkan efisiensi energi dan kenyamanan termal sekaligus mengurangi ketergantungan pada pendinginan mekanis. Tujuan utamanya adalah untuk mengintegrasikan teknik pendinginan pasif, seperti ventilasi alami, perangkat peneduh, dan penggunaan bahan hemat energi, untuk menciptakan infrastruktur yang berkelanjutan secara lingkungan dan ekonomi.Pendekatan ini difokuskan padaaspek manajemen panas dan radiasi matahari, pengelolaan air dan kelembapan, efesiensi energi dan penerangan alami dan integrasi dengan alam, adaptasi sosial dan budaya, performa termal bangunan. Metode penelitian yang digunakan study literatur, analisis Lokasi dan evaluasi kasus pada perancangan Pelabuhan kapal feri di Maluku Tengah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi desain Pelabuhan yang ramah lingkungan nyaman bagi pengguna dan hemat energi. Dengan demikian penelitian ini berkontribusi pada pengembangan arsitektur yang selaras dengan kebutuhan masyarakat local dan tantangan lingkungan di kawasan tropis khususnya di Maluku Tengah.
Pendekatan Arsitektur Bioklimatik pada Perancangan Pondok Pesantren Modern di Kabupaten Takalar Syam, Nurleha; Mustafa, Mursyid; Latif, Sahabuddin; Syarif, Muhammad; Syahruddin, Andi Syahriyunita; Amal, Citra Amalia; Syahdan, Muh. Rizal
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i1.7273

Abstract

Ditinjau sistem pendidikan pondok pesantren di Indonesia masih jauh dengan sistem pendidikan modern atau sebagian besar pondok pesantren masih menggunakan pola pendidikan tradisional yaitu pola salafiyah. Bangunan pesantren di wilayah Sulawesi Selatan, masih banyak yang bangunannya belum mengadaptasikan arsitektur yang ramah lingkungan. Konsep perancangan pondok pesantren di Takalar ini menerapkan konsep pendekatan arsitektur bioklimatik yang merupakan salah satu konsep arsitektur ramah lingkungan. Metode yang diterapkan adalah studi observasi lapangan dan studi literatur. Hasil konsep bangunan peondok pesantren ini memiliki karakteristik seperti penentuan orientasi bangunan, peletakan sun-shuding, peletakan bukaan, pemilihan material, pemilihan warna bangunan dan peletakan vegetasi yang menjadi keunggulan bangunan ini.
Perancangan Pusat Kerajinan Tenun Sutera dengan Konsep Arsitektur Metafora di Kabupaten Wajo Safitri, Sulfika; Fuadillah, Siti; Amalia, Andi Annisa; Syarif, Muhammad; Paddayatu, Nurhikmah; Rohana, Rohana
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i1.7304

Abstract

Pusat kerajinan tenun sutera adalah tempat pemusatan suatu kegiatan keterampilan tangan yaitu kegiatan yang berkaitan dengan barang yang dihasilkan melalui keterampilan yang berbahan baku kepompong dalam pembuatan sutera. Kain tenun sutera menjadi kebanggaan masyarakat Bugis yang dahulu hanya bisa digunakan oleh kalangan bangsawan. Namun seiring waktu semakinmodern, kini kain sutera dapat digunakan oleh semua kalangan. Rancangan pusat kerajinan tenun sutera ini dimaksudkan sebagai wadah untuk mengembangkan keahlian masyarakat sengkang, memamerkan dan memasarkan kain tenun sutera. Perancangan Pusat Kerajinan Tenun Sutera Dengan Konsep Arsitektur Metafora Di KabupatenWajo, tepatnya di Jl. Budi Utomo.Konsep Arsitektur Metafora merupakan sebuah kiasan atau ungkapan bentuk yang mewujudkan dalam bangunan dengan harapan akan menimbulkan tanggapan dari orang yang menikmati atau memakai karyanya. Hasil perancangan Pusat Kerajinan Tenun Sutera ini mencakup konsep analisis tapak dengan luas 5 ha. Penelitian ini menyimpulkan untuk menciptakan desain yang unik dan menarik melalui konsep arsitektur metafora dalam pengolahan bentuk bangunan, sehinggadengan begitu pengunjung dapat merasakan kesan khas dari Bugis Wajo.
Co-Authors A. Amin, Siti Fuadillah Abdillah, Muh Abdul Jalil Salam Abdulah, Ashari Abdullah, Ashari Abu Bakar Adelina, Adelina Agustina, Lusiana Wahyu Eka Ahmad Fadli Ahmad, Abd Muis Ahmad, Andi Firman Akbar, Muhammad Fauzan Akit, Afdin Al Resky, Muh. Ibnu Ammar Alamsyah, Misdar Aldi Setiawan, Aldi Alhumairah Amin, Siti Alhumairah Alhumairah Amin, Sitti Fuadillah Alhumairah, Siti Fuadillah Alni, Annisa Maulidina Amal, Citra Amalia Amalia, A. Annisa Amalia, Andi Annisa Amir, Amrin Amrullah Amrullah Anal, Citra Amalia Andi Rumpang Yusuf Anggini, Canda Putri Aprilliani, Cindy Dwi Ardiyanto, Kevin Ariani, Wa Ode Rachmasari Arisnaini, Arisnaini Armen Mara Asriadi Asriadi Astika, Sri Aulia, Chintya Azhar, Alif Azisah, Andi Balqis Mutiara Azman, Andi Badrun, Burhanuddin Baharsin, Syamsir Aman Baheri, Baheri Casande, Suwito Casi Setianingsih Chaliddin, Chaliddin Cholida, Nur Fithriani Fatma Daud, Muslem Dayat, Sapril Hidayat Dollah, Aris Sakkar Ernawati Ernawati Fahrul, Ahmad Fantriany, Gian Nanda Fath, Raja Fatta, Fajar Friezka Aina, Brilliant Fuadi Mardatillah Furqan Furqan, Furqan Giyantara, Andhika Hanafi Ashad Hartawan Nurdin, Rezki Muhammad Suharto Hasbi, Husnaini Hasriati Nasution Hatta, Ramadhan Huddin, Misba Hutwan Syarifuddin Ibrahim Ibrahim Idrus, Irnawaty Imran, Andrial Indra Suharman Irawati Irawati Iriani Iriani Ismail Ibrahim Joni Pasau, Fransye Karo, Mia Fahira Karo Khadijah Khadijah Khafidah, Wahyu Lamu, Ferdi Latief, Sahabuddin Lau Yalla, Yosua Lindasari, Lindasari Littaqwani, Tasya M. Natsir M. Yusuf Maman Somantri Margarettha Margarettha, Margarettha Masbur Masbur Maulana Akbar, Reza Mawardani, Cita Agustin Meta Kallista Monarchi, Angie Melody MR, M Ghazali Prasetyo Mubaraq, Ahmad Muhamad Ilham Pasiori, Ilham Muhammad Abdillah Muhammad Abduh Muhammad Imron Hamzah Muhammad Natsir Muhammad Nazir Munawir Munawir Musfira, Musfira Mustafa, Mursyid Nengsih, Anni Syahrilia Nizar, Muhammad Chairus Novianti Nugroho, Dwiky Izul Nugroho, Tri Haryo Nur, Syamsir Nurdiana, Siti Nurita Andriani Nurkhafifah, Nurkhafifah Nursafaat, Fadel Paddayatu, Nurhikmah Paddiyatu , Nurhikmah Paddiyatu, Nurhikah Paddiyatu, Nurhikmah Permata, Tri Wahyuni Indah Pramono Rahmadon, Rahmadon Rahmah, Berkah Fadhila Rahman, Heri Hermawan Rahmat Hidayat Rahmawati, Lusy Ramadan, Rahmat Ramadhan, Afif Alfatwa Rasmawarni, Rasmawarni Renaldi, Aldhy Rezeki, Wahyu Rio Trianto, Rio Riza, Syahrul Rizqi Utami, Amalia Rohana ROHANA ROHANA Rosady Mulyadi Ruslang, Ruslang Safitri, Sulfika Sahabuddin Latif Sakkar, Aris Sani Rusminah Sari, Ni Wayan Ayu Permata Sembiring, Rinawati Simons, Yuliana Suaib, Muhammad Sulfajri, Andi Surianti Surianti, Surianti Sutarno, Bambang Bintoro Suyono Suyono Syaharuddin, A. Syahriyunita Syahdan, Muh. Rizal Syahril Syahril Syahriyunita Syahruddin, Andi Syahriyunita, Andi Syahrizal Abbas Syahruddin, A. Syahriyunita Syahruddin, Andi Syahriyunita Syam, Nurleha syam, Syam Syofiarti Tahang, Mejeiling Tajuddin Tajuddin, Tajuddin Tammeng, Supardi Jaya Taufiq, Maura Sabrina Thamara, Shely Dinar Tiranda, Muhammad Artha Ulwiyah, Ulwiyah Umar Latif Umar, Fitrawan Utina, Toni Valentino Aris, Valentino Waruwu, Ahmad Aswan Widiyawati, Ari Yayan Sudrajat Yoseph, Yoseph Yuli Christiyono Yusprasetyo, Dwi Yusri, Andi Zainuddin, Salmiah Zakaria Zakaria Zulhamdi, Zulhamdi Zulhamdi, Zulhamdi