p-Index From 2021 - 2026
13.453
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian Agama Jurnal KOMUNIKA Jurnal INSANIA Irfani Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan JIEM (Journal of Islamic Education Management) JURNAL IQRA´ MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur´an dan Tafsir Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar IQRO: Journal of Islamic Education Alignment: Journal of Administration and Educational Management Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Studia Insania Journal on Education EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Media Manajemen Pendidikan Matan: Journal of Islam and Muslim Society Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang International Journal of Social Science and Religion (IJSSR) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Mozaic : Islam Nusantara CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Jawda: Journal of Islamic Education Management Transformasi Manageria: Journal of Islamic Education Management Thawalib: Jurnal Kependidikan Islam Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Juwara : Jurnal Wawasan dan Aksara Jurnal Penelitian Inovatif Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Ilmiah Indo-MathEdu Intellectuals Journal NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Journal of Education Research Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Jurnal Penelitian Agama Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Jurnal Kependidikan Maghza: Jurnal Ilmu al-Qur'an and Tafsir HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Jurnal Sejarah Islam Innovative: Journal Of Social Science Research Asian Journal of Applied Education Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Jurnal Sosial, Politik dan Budaya (SOSPOLBUD) IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Al-lubab : Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Keagamaan Islam QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora VISA: Journal of Vision and Ideas RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Jurnal Dirosah Islamiyah EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Indonesian Journal of Interdisciplinary Islamic Studies (IJIIS) Jurnal Terobosan Peduli Masyarakat (TIRAKAT) Technopreneurship and Educational Development Review (TENDER) Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Quranic Edu Al-Lubab: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Keagamaan Islam Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies Transformasi Manageria: Journal of Islamic Education Management LEADERIA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Journal of Islamic Education Research Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

Representation of Islam and Hinduism in the Bajrangi Bhaijaan Film Charles Sanders Pierce’s Semiotics Theory Hanif, Muh.; Rahmadhani, Lutfi Aulia
Indonesian Journal of Interdisciplinary Islamic Studies (IJIIS) Vol. 5, No. 3, September 2022
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ijiis.vol.5.iss3.art5

Abstract

In inter-religious relations there are various ways and steps to promote peace. One way is through audio-visual media in the form of films. The Bajrangi Bhaijaan film, a Bollywood production, has many messages that are closely related to the values that carry a message of peace between religious communities. This article attempts to represent how a good deed can be done regardless of religious background. In particular, this article describes the various behaviors of religious people, in this case Islam and Hinduism, which are represented through the roles played by the characters in the film. The method used in this article is a qualitative-descriptive method using Charles Sanders Pierce's semiotic analysis. The article argues that the various attitudes displayed through the characters played in the film about the relationship between Muslims and Hindus in India and with neighboring countries, namely Pakistan, can be an illustration for religious people to live side by side in harmony.
Islam, Solidaritas Sosial, Praktik Pengumpulan dan Pendistribusian Zakat Fitrah di Desa Pesantren Humam, Muhamad Syafiqul; Hanif, Muh.
Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa Vol. 9 No. 02 (2024): JESPB Edisi Oktober 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jespb.v9i02.1888

Abstract

Tulisan ini menelaah hubungan antara Islam, solidaritas sosial, dan praktik pengumpulan serta pembagian zakat fitrah di Desa Pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana Zakat Fitrah dalam pandangan Islam. Kemudian bagaimana praktik zakat fitrah di Desa Pesantren mendukung solidaritas sosial dan bagaimana praktik pengumpulan dan pembagian zakat fitrah di Desa Pesantren. Metode yang digunakan ialah kualitatif dengan melakukan observasi di tiga tempat pengelolaan zakat di Desa Pesantren yaitu Musala Jundullah, Masjid Baitul Hamid dan Masjid Abdul Karim. Juga melakukan wawancara dengan panitia zakat dari tiap tempat pengelola zakat. Hasil dari penelitian menunjukkan pandangan Islam terhadap zakat fitrah bahwa zakat fitrah ini merupakan salah satu rukun Islam yang mewajibkan setiap Muslim untuk memberikan sebagian dari hartanya kepada para mustahik. Selanjutnya, proses pengumpulan dan pembagian zakat fitrah yang di atur oleh amil atau muzakki memberikan langsung kepada mustahik di sekitarnya. Pengumpulan zakat di setiap amil berbeda, mulai dari jauh hari dan pada sehari sebelum hari raya Idul Fitri. Pembagian zakatnya sehari sebelum hari raya Idul Fitri, namun waktunya berbeda. Metode pengumpulan zakat dengan menjemput zakat dari rumah muzakki atau muzakki menyerahkan langsung kepada amil di masjid. Sosialisasi tentang zakat dilakukan dengan cara melalui pengajian dan saat amil mendatangi ke rumah muzakki. Praktik zakat fitrah di Desa Pesantren memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas sosial yaitu partisipasi masyarakat yang positif dalam pengumpulan dan pembagian zakat yang didorong oleh nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama yang mencerminkan prinsip-prinsip keadilan sosial.
Dampak Desentralisasi Pendidikan terhadap Ketimpangan Akses di Indonesia Yusuf, Affandy; Hanif, Muh
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Volume 2, Nomor 3, Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/mnhraz85

Abstract

Desentralisasi telah memberikan dampak positif berupa peningkatan partisipasi daerah dalam proses pengelolaan dan pengambilan keputusan terkait pendidikan, yang seharusnya dapat mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia. Ketimpangan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, seperti terbatasnya infrastruktur pendidikan yang memadai, rendahnya kapasitas dan kualitas kompetensi penduduk di berbagai willayah, serta distribusi anggaran pendidikan yang tidak merata. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan analisis secara komprehensif pengaruh kebijakan desentralisasi pendidikan terhadap ketimpangan akses pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk menggali pemahaman lebih dalam bagaimana kebijakan desentralisasi pendidikan berdampak terhadap kesenjangan akses pendidikan antar daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan desentralisasi belum mampu mengatasi ketidakmerataan akses dan kualitas pendidikan antar daerah secara signifikan. Penelitian ini menjadi landasan penting untuk merancang kebijakan pendidikan yang lebih selaras dengan kebutuhan masyarakat setempat. lebih berkeadilan, serta dapat tercapainya pemerataan pendidikan yang berkualitas di Indonesia. Untuk itu, pentingnya membangun kerja sama yang lebih erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam perencanaan kebijakan pendidikan. Selain itu, penguatan sistem manajemen berbasis sekolah diperlukan dalam mengelola sumber daya secara efektif, inovatif, dan berkelanjutan. Penelitian ini menjadi landasan penting dalam merancang kebijakan pendidikan yang lebih adaptif, responsif terhadap kebutuhan lokal, dan berorientasi pada keadilan sosial.
Pendidikan dan Kekuasaan: Antara Pembebasan dan Dominasi Perspektif Michel Foucault, Pierre Bourdieu, dan Paulo Freire Addina, Najwah; Hanif, Muh.
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Volume 2, Nomor 4, Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/fdswm377

Abstract

Hubungan kompleks antara pendidikan dan kekuasaan menjadi perbincangan hangat di berbagai negara. Pendidikan tidak sekadar berperan sebagai sarana pembebasan dan menjadikan individu berdaya, namun juga menjadi alat dominasi kekuasaan yang ada dalam masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis peran pendidikan untuk mempertahankan maupun menantang kekuasaan, serta menggali potensi pendidikan sebagai alat pembebasan dalam konteks sosial. Penelitian menggunakan kajian pustaka melalui analisis teori dan tokoh-tokoh pendidikan melalui beberapa sumber literatur. Penelitian menghasilkan temuan yang mengindikasikan bahwa pendidikan memiliki peran ganda sebagai alat reproduksi kekuasaan dan dominasi melalui penerapan kebijakan pendidikan serta menjadi ruang pembebasan yang mendorong kesadaran dan perubahan sosial melalui pendidikan kritis. Oleh karena itu, diperlukan adanya inklusifitas sistem pendidikan, demokratisasi, dan menciptakan peserta didik yang berkualitas dalam menjadi agent of change.
Pembentukan Karakter Religius Siswa melalui Program Bina Pribadi Islam (BPI) di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT): Perspektif Teori Thomas Lickona dan Ki Hadjar Dewantara Arlini, Rizka Riza; Hanif, Muh.
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 2 (2025): JUPIN Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1504

Abstract

Program Bina Pribadi Islam (BPI) merupakan salah satu bentuk pembinaan karakter berbasis nilai-nilai Islam yang dirancang melalui berbagai kegiatan yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program Bina Pribadi Islam (BPI) dalam membentuk karakter religius siswa di SMP IT Harapan Bunda Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan program BPI secara konsisten mendorong terbentuknya karakter religius pada siswa, seperti kedisiplinan dalam beribadah, kejujuran, tanggung jawab, serta kepedulian sosial. Pelaksaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan sistematis dan penuh keteladanan melalui peran aktif murobi dalam membimbing siswa. Temuan ini dianalisis berdasarkan teori karakter Thomas Lickona (moral knowing, moral feeling, moral action) dan konsep pendidikan karakter Ki Hadjar Dewantara (ngerti, ngrasa, ngelakoni) yang keduanya menekankan pentingnya proses internalisasi nilai melalui pemahaman, penghayatan, dan pengamalan secara berkelanjutan. Program BPI terbukti relevan sebagai bentuk pendidikan karakter integral yang tidak hanya menanamkan nilai-nilai pengetahuan agama, tetapi juga membentuk kepribadian yang berlandaskan nilai-nilai akhlak mulia. Dengan demikian program ini dapat dijadikan model dalam penguatan pendidikan karakter di sekolah berbasis keislaman.
The Principal's Strategy in Instilling Islamic Values in A Multicultural School Rahmania, Fatmaya Anisa; Hanif, Muh
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): VOL 8 N0 1 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.6797

Abstract

This study aims to analyze the principal’s leadership strategies in instilling moderate Islamic values within a multicultural school environment. The research was conducted at SMK Negeri 1 Purwokerto, utilizing a qualitative approach with a case study and phenomenological methods. Data were collected through in-depth interviews with the principal, Islamic education teachers, and students, as well as through observations and document analysis. The findings reveal that the principal's strategies employ a holistic approach that integrates spiritual, social, and academic values, as well as role modeling by teachers and students, and the contextual adaptation of religious programs in an inclusive manner. The values of tasamuh (tolerance) and ‘adl (justice) serve as the foundation for fostering social harmony. These findings highlight the effectiveness of moderate Islamic approaches in strengthening students’ religious character while creating a tolerant and inclusive educational ecosystem in public schools.
Evaluasi Aspek Afektif, Kognitif, Psikomotorik dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: di SMP Negeri 3 Kedungbanteng Lies Ning Ujiyanti; Muh. Hanif
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2025): VOL 8 N0 1 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i1.7026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai implementasi penilaian dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik di SMP Negeri 3 Kedungbanteng. Kajian ini berfokus pada jenis evaluasi yang diterapkan oleh guru serta tanggapan siswa terhadap proses tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi- terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Sampel penelitian terdiri dari guru PAI dan siswa kelas VIII. Temuan penelitian menunjukkan bahwa evaluasi masih dominan pada aspek kognitif, sementara aspek sikap dan keterampilan keagamaan kurang diperhatikan. Evaluasi afektif dilakukan secara normatif tanpa adanya indikator yang terukur, dan evaluasi psikomotorik hanya diterapkan dalam kegiatan tertentu tanpa menjadi bagian dari sistem evaluasi yang rutin. Penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan instrumen evaluasi yang holistik serta pelatihan bagi guru untuk mengimplementasikannya dalam praktik pembelajaran.
PERAN FAKTOR EMOSIONAL DAN KOGNITIF DALAM MEMBENTUK DINAMIKA KEPRIBADIAN RELIGIUS Hanif, Muh.; Barokah, Nur Isnaeni
Jurnal Studia Insania Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jsi.v13i1.15532

Abstract

This article examines how emotional and cognitive factors influence each other on a person's religious personality. Religious personality is a person's trait that shows beliefs, values and behaviors that are in accordance with the norms in the environment and the religious principles they adhere to. The purpose of this study is to gain an understanding of how emotional and cognitive aspects can influence a person's religious attitudes and actions. And how it impacts on a person's psychological balance and dynamics. The literature study method used in this study is a qualitative approach. This method involves looking at various theories of religion and psychology on how cognitive factors such as understanding, beliefs, and moral judgment are influential. In addition, emotional factors such as feelings of fear, affection, and tranquility, among others. This research shows that emotional factors play an important role in the formation of an individual's religious personality. When individuals experience an event in their lives that involves deep emotions in a religious or spiritual context, such as feelings of peace when performing worship or calmness in facing life's problems. This experience can be used as an individual's foundation in strengthening religious beliefs. The existence of negative emotions such as feelings of guilt or fear of sins that have been committed in their lives can also motivate individuals to get closer to religious teachings and the Creator. So that this can support the formation of a more balanced religious personality. Cognitive factors from the results of the study also show that a deep understanding of religious teachings has an impact on the formation of a consistent religious mindset. The process of deepening religious teachings and religious values through learning, discussion, and intellectual dialog is able to help individuals develop a strong religious personality. Cognitive abilities are also used to evaluate and interpret religious experiences to deepen religious beliefs in everyday life. The cooperation between these two factors can create good religious personality dynamics, where beliefs, emotions, and behaviors support each other in forming a good religious personality. Keywords: Emotional factors, cognitive factors, and religious personality Translated with DeepL.com (free version)
Menelusuri Peran Strategis Kecerdasan Emosional dalam Meningkatkan Prestasi Akademik Mahasiswa: Kajian Psikopedagogis terhadap Interaksi Emosi, Motivasi, dan Lingkungan Belajar Hanif, Muh.; Junaidi, Ahmad; Siminto
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 3 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i3.3120

Abstract

This study aims to explore the strategic role of emotional intelligence in enhancing students’ academic achievement through a psychopedagogical approach that emphasizes the interaction between emotions, motivation, and learning environments. Employing a literature review method with a qualitative approach and descriptive analysis, the data were collected from 50 scholarly articles published between 1979 and 2025 on the Google Scholar platform. After a rigorous selection process, 22 articles were deemed relevant to the research focus. Data collection was carried out using keywords aligned with the topic, and data analysis was conducted descriptively by identifying, categorizing, and synthesizing findings across the selected articles. The results indicate that emotional intelligence—which includes the ability to recognize, understand, and manage one’s own emotions and those of others—significantly contributes to increased intrinsic motivation, academic engagement, and students’ adaptability within learning environments. These findings are supported by emotional intelligence theories from Mayer and Salovey as well as Goleman, the Self-Determination Theory of motivation, and Bronfenbrenner’s ecological theory of learning.
Pendampingan Penerbitan Buku Bagi Mahasiswa UIN SAIZU Untuk Meningkatkan Budaya Literasi Akademik Hidayat, Fahri; Yahya, M. Slamet; Rizma, Rahma Sivatur; Hanif, Muh.; Siswadi, Siswadi
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/jp2m.v3i2.359

Abstract

Abstract: This community service was carried out with the aim of improving the culture of literacy in the university environment, especially at the State Islamic University of Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU). The low productivity of students' scientific work is the background to the importance of this activity, with the aim that students have good motivation and literacy culture. The method used in this activity is training and mentoring, which is carried out in stages from socialization, author planning, technical training, manuscript preparation, to the publishing process. The results of this activity showed a significant increase in the literacy motivation of students who participated in the activity. In addition, this activity succeeded in producing 12 academic books published by publishers and officially registered at the National Library. This activity proves that through an intensive and systematic mentoring process, students are able to produce scientific works that contribute to strengthening the culture of literacy in universities. Abstrak : Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan budaya literasi di lingkungan perguruan tinggi, khususnya di Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU). Rendahnya produktivitas karya ilmiah mahasiswa menjadi latar belakang pentingnya kegiatan ini, dengan tujuan agar mahasiswa memiliki motivasi dan budaya literasi yang baik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan, yang dilakukan secara bertahap dari sosialisasi, perencanaan penulis, pelatihan teknis, penyusunan naskah, hingga proses penerbitan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam motivasi lietrasi mahasiswa yang menjadi peserta kegiatan. Selain itu, kegiatan ini berhasil menghasilkan 12 buku akademik yang diterbitkan oleh penerbit dan terdaftar secara resmi di Perpustakaan Nasional. Kegiatan ini membuktikan bahwa melalui proses pendampingan yang intensif dan sistematis, mahasiswa mamp menghasilkan karya ilmiah yang berkontribusi dalam penguatan budaya literasi di perguruan tinggi.
Co-Authors Abdul Qodir Abu Dharin Addina, Najwah Adib, Shohibul Ahmad Junaidi Ahmad Muzajjad Faqihudin Alam, M. Sandi Nur Ali Abdurroziq Ali Masngud Almaududi Ausat, Abu Muna Amanatul Maula Annabil, Fatih Shidqi Anwar Fauzi Ardani, Ahmad ARIANI , ATUN Arief Efendi Arlini, Rizka Riza ARROMAL, M FARIS Asdlori Asngad, To'in Astuti, Devi Idiah Ausat, Abu Muna Almaududi Az Zaakiyyah, Hizbul Khootimah Barokah, Nur Isnaeni Binti Rofingatun Ningamah Budi Permana Cahyo Wibowo, Rochmat CHRISTANTI, ANDI DWINAMURTI Daffa Nurdiansyah, Muhammad Hafidza Devi Idiah Astuti Dewi Astuti Dian Kurniati Diasworo, Oeky Eni Kusrini Eni Kusrini, Eni Ermit Three Evaliya Isni Alhidayah Farah Nuril Izzah Fauzi, Muhamad Fikri Halwan Florian Pohl Hani Prasetianingtiyas Heni Widiastuti Hidayah, Sarofatul Hidayat, Fahri Hidayati, Isnaini Nurul HIKMAH, IQLIMA AVIATUL Himatun Aliyah Humam, Muhamad Syafiqul Ikrimatul Aola Ischak Suryo Nugroho Ismawati Izadi, Ifanda Zulfan Jaelani, Jaelani Kamaludin Karimah, Fatimah Azzahra Khamid, Anwar Kraugusteeliana Kraugusteeliana Kubro, Syaikhul Kurweni Ukar Laila Nadzifatus Syarifah Lian Hidayatun Lidyaningsih, Windy Lies Ning Ujiyanti Lutfi Aulia Rahmadhani M. Slamet Yahya, M. Slamet Maela, Siti Nur Maela, Siti Nur Maela Mahfud Mahfud Mahmudah, Annisa Marjuki Masdub Maulidina, Muliya Meti Muji Pangestika Mr, Yazid Abdul Qadir Jawaz Mualifah, Mualifah Mufidah, Diroyatul Muflih Nurriza Pahlawi Muhamad Syafiqul Humam Muhammad Labib Mashum Muhammad Labib Ma’shum Muhammad Nurhalim Nailis Syafi’ah Naningsih, Septi Naufal, Tama Nisaul Mukaromah Nizar Nabilla Nugroho, Sapto Sri NUR, ALFIAN FIKRI Nurhayati, Ani Nursanto Sukmawardana, Kukuh Oktiawati, Oktiawati Permana, Budi Purwi Istiyarini Rahayuningsih, Esti Rahma Kemala Dewi Rahmadhani, Lutfi Aulia Rahmania, Fatmaya Anisa riswanto riswanto Rizma, Rahma Sivatur Rofiqoh, Nadilatur Rosadi, Tahrir Saifullah, Ammar Salim Akhmadiyanto Sarjono SETIANINGSIH, EMY Setyaningrum, Ari Eka Siminto Siswadi Siswadi Siti Musarofah Sofa Mei Ika Sari Suharto, Abdul Wachid Bambang Suherlan Sulung Aji Pangestu Suparyo, Suparyo Suratno Suratno Susatyo Adhi Pramono, Susatyo Adhi Syamsu Rijal Tia Mugi Winasih Ukar, Kurweni Wilda Fazmi Luvita Wulan, Rahajeng Hapsari Yazid Abdul Qadir Jawaz Mr Yuli hana puji utami utami Yusuf, Affandy Zidni Choiron Nafi