This Author published in this journals
All Journal Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Language Circle : Journal of Language and Literature JOURNAL OF INFORMATICS AND TELECOMMUNICATION ENGINEERING Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi PRASASTI: Journal of Linguistics Eralingua : Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Sawala : Jurnal Administrasi Negara Maneggio: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan: Wawasan Kesehatan Jurnal Teknoinfo JUTIM (Jurnal Teknik Informatika Musirawas) JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Infokes : Info Kesehatan PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kesehatan Indonesia JUSIM (Jurnal Sistem Informasi Musirawas) Metahumaniora Studi Budaya Nusantara Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Jurnal 'Aisyiyah Medika NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Al Huquq : Journal of Indonesian Islamic Economic Law Jurnal Digital Teknologi Informasi SEMAR SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Bambuti: Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok Jurnal Mandiri IT International Journal of Science and Society (IJSOC) Jurnal Cakrawala Mandarin Jurnal Kesehatan Abdurrahman Jurnal Sistem Informasi dan Teknik Informasi Wen Chuang: Journal of Foreign Language Studies, Linguistics, Education, Literatures, Cultures, and Sinology REDUPLIKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA) MANDARINABLE: Journal of Chinese Studies Demokrasi: Jurnal Ilmu Pemerintahan Journal of Chinese Language and Culture Studies JGK (Jurnal Guru Kita) Indonesian Research Journal on Education LINGTERSA: Jurnal Linguistik, Terjemahan, Sastra Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Jurnal Bakti Masyarakat Manajemen Changlun: Journal of Chinese Language, Literature, Culture and Linguistic REGISTER JOURNAL Jurnal Faidatuna Nusantara Journal of Education and Social Science Jurnal Cendekia Ilmiah Ngaji Jurnal UNIV.BI MENGABDI International Journal of Chinese Interdisciplinary Studies Journal of Social Science Utilizing Technology
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Budaya Konsumtif Masyarakat Terhadap Minuman Xing Fu Tang di Kota Medan Syahpitri Surbakti; Rudiansyah Rudiansyah
Wen Chuang:Journal of Foreign Language Studies, Linguistics, Education, Literatures, Cultures, and Sinology Vol 2, No 2 (2022): Vol 2, No 2 (August 2022) WENCHUANG
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/wenchuang.v2i2.38890

Abstract

The culture of consuming boba drinks has become a trend and lifestyle of the people, especially in Medan city. The emergence of drinks that are considered interesting to taste and the high consumptive spirit of the community are the reasons. Xing Fu Tang is a type of boba drink originating from Taiwan. The purpose of this study is to find out the reason why Xing Fu Tang is one of the trend drinks for the people of Medan. The object of research is the people who live in Medan city. This study utilizes the theory of Johann Heinrichk Lambert related to phenomenology, in order to find out the deepest nature of the phenomena that occur in everyday life. Using qualitative methods, by utilizing library resources, as well as surveys of 30 people who became the object of study. The findings of this study are that the Xing Fu Tang boba drink has become a trending drink of choice for the community, because of its attractive packaging and well-known brand. The boba texture, distinctive taste and aroma are also the reasons why it is easy to accept and demand. So it was found that the Taiwanese drink culture was able to be accepted by the Indonesian people, especially in Medan city, and even became one of the current trend drink choices.Keyword: xing fu tang; consumer culture; drink; boba; taiwan-indonesia.  ABSTRAKBudaya konsumsi minuman boba telah menjadi tren dan gaya hidup masyarakat, khususnya kota Medan. Munculnya minuman yang dianggap menarik untuk dicicipi dan tingginya jiwa konsumtif masyarakat menjadi alasannya. Xing Fu Tang merupakan salah satu jenis minuman boba yang berasal dari Taiwan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui alasan minuman Xing Fu Tang menjadi salah satu minuman tren masyarakat kota Medan. Objek penelitian adalah kalangan masyarakat yang berdomisili di kota Medan. Penelitian ini memanfaatkan teori dari Johann Heinrichk Lambert terkait fenomenologi, demi mengetahui hakikat terdalam dari fenomena-fenomena yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Menggunakan metode kualitatif, dengan memanfaatkan sumber pustaka, serta survey terhadap 30 masyarakat yang menjadi objek kajian. Temuan dari penelitian ini yaitu, bahwa minuman boba Xing Fu Tang menjadi pilihan minuman tren masyarakat, sebab kemasannya yang menarik, brend yang telah terkenal. Tekstur boba, rasa dan aroma yang khas juga menjadi alasan mudah diterima dan diminati. Sehingga didapati bahwa budaya minuman Taiwan ini mampu diterima oleh masyarakat Indonesai, khususnya kota Medan, bahkan menjadi salah satu pilihan minuman tren masa kini.Kata Kunci: xing fu tang; budaya konsumtif; minuman; boba; taiwan-indonesia.
Analisis Komperatif Pelaksanaan Cheng Beng di Medan, Sumatera Utara dan Bengkalis, Riau Tiara Veronica; Rudiansyah Rudiansyah; Julina Julina
Wen Chuang:Journal of Foreign Language Studies, Linguistics, Education, Literatures, Cultures, and Sinology Vol 2, No 2 (2022): Vol 2, No 2 (August 2022) WENCHUANG
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/wenchuang.v2i2.38888

Abstract

Penelitian dengan judul Analisis Komperatif Pelaksanaan Cheng Beng di Medan, Sumatera Utara dan Bengkalis, Riau ditulis guna menjelaskan perbedaan tradisi masyarakat Tionghoa yang sama dari kota yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metedologi penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan  melakukan observasi dan wawancara. Dari data yang terkumpul, penulis mendapatkan data mengenai tradisi Cheng Beng.  Cheng Beng adalah tradisi upacara yang dilaksanakan dalam rangka menghormati leluhur yang telah meninggal dunia dengan mengunjungi makam leluhur. Upacara ini dilakukan untuk mengenang leluhur dan sebagai simbol penghormatan yang dilaksanakan dengan cara membersihkan makam, mendoakan leluhur dan memberikan persembahan berupa makanan, buah-buahan, kertas emas dan kertas perak yang dipercaya melambangkan uang akhirat, pakaian dan sepatu dalam bentuk kertas, hingga rumah dari kertas yang akan dibakar di tempat pembakaran. Namun, karena menyebarnya virus Covid-19 maka pelaksanaan tradisi ini sangat dibatasi dan membuat perbedaan dengan pelaksanaan di tahun-tahun yang lalu.Kata Kunci: Cheng Beng; Tradisi; Masyarakat Tionghoa; Medan-Riau.
Analisis Komperatif Pelaksanaan Cheng Beng di Medan, Sumatera Utara dan Bengkalis, Riau Tiara Veronica; Rudiansyah Rudiansyah; Julina Julina
Wen Chuang:Journal of Foreign Language Studies, Linguistics, Education, Literatures, Cultures, and Sinology Vol 3, No 1 (2023): Vol , No 1 (February 2023), WENCHUANG
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/wenchuang.v3i1.45395

Abstract

ABSTRAK Penelitian dengan judul Analisis Komperatif Pelaksanaan Cheng Beng di Medan, Sumatera Utara dan Bengkalis, Riau ditulis guna menjelaskan perbedaan tradisi masyarakat Tionghoa yang sama dari kota yang berbeda. Cheng Beng adalah tradisi upacara yang dilaksanakan dalam rangka menghormati leluhur yang telah meninggal dunia dengan mengunjungi makam leluhur. Upacara ini dilakukan untuk mengenang leluhur dan sebagai simbol penghormatan yang dilaksanakan dengan cara membersihkan makam, mendoakan leluhur dan memberikan persembahan berupa makanan, buah-buahan, kertas emas dan kertas perak yang dipercaya melambangkan uang akhirat, pakaian dan sepatu dalam bentuk kertas, hingga rumah dari kertas yang akan dibakar di tempat pembakaran. Namun, karena menyebarnya virus Covid- 19 maka pelaksanaan tradisi ini sangat dibatasi dan membuat perbedaan dengan pelaksanaan di tahun-tahun yang lalu. Kata Kunci: Cheng Beng; Tradisi; Masyarakat Tionghoa; Medan-Riau.
Co-Authors Abadi, Deeva Lorenza Achmad Syarif Afandi Afandi Afin Nadhifah Agung Sudrajat, Agung Agus Budianto Agus Hari Wibowo Agus Rusdiana,, Agus Ahmad Tohir Alamsyah, Agung Anggraini, Selviana Arif Fadillah Arif Fadillah Ariyansyah, Rafly Arthur Hajar Hantoro Aurora, Natasya Barliy Brasila Basamah, Shofia Azra Bayu Sela Priyatna Celvin, Raid Chairunnisya, Fetri Chrysoberyl, Tania Clearezta Alika Yusman Damarwulan, Liza Mumtazah Damayanti, Ria Dani Putri Septi Kusumaningtyas Darmawan Darmawan Dartiwen Dartiwen Dartiwen, Dartiwen Depi Yulyanti Dian Prasetyo Adi Dicky Nofriansyah Dimas Adika Djatmika . Dwi Retno Wulandari Dyah Tisnawati Aulia Meylana Eka Maryam Eni Rosnija Erlangga, Deni Ernawati Ernawati fatimah Fatimah Guizhi, Kou Habsyi, M Alfi Al Halida Halida Hantoro, Arthur Hajar Hartika, Nely Haryono, Andri Haryono, Tono Hazmanan Khair, Hazmanan Heirina, Anna Heristiyana, Heristiyana Herman, Joni Hernaeny, Ul’fah hidayat, iwa ikhwan Hikmana, Entus Hudaidah Hudaidah Humairo, Humairo Hutagalung, Juniar Indrawani, Dali Ipah Ema Jumiati Ira Puspita Sari Irfan, Nur Iryani, Lemi Islami, Deri Jakti, Uray Bilchairi Juliano, Mulyasar Fikri Julina Julina Julina Julina Jung, Cintiawinata Kesuma, Lucky Indra Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa Kholifah, Yuni Nur La Ode Wahidin Latiffunnisa, Husna Lilianti, Putri Loso, Sugito Luhur Wicaksono Luluk Elvitaria, Luluk M Syahid, Angga Maharani, Cristina Mahera, Rafika Marinu Waruwu Megalia, Dewi Meilanda, Indah Meliana, Helda Miftachul Amri Muhammad Alfreno Rizani Mulyado, Riski Nanda, Rian Nani Tursina Nasution, Annio Indah Lestari Neksidin, Neksidin Nindita Swasti Lituhayu Novita, Yeni Nuryati, Deti Oktarina, Devi Otimah, Otimah Oxyandi, MIming Panduragan, Santhna Letchmi Prayitno, M. Hadi Puspa Sari, Puspa Putri, Dinda Anindya Putri, Intan Adelia Quinta Avenida Raharjo, Makmun Rahmanita, Raisya Ramadarti, Nur RAMADHAN, FADHIL Ramadhan, Rehan Sasli Ramadhani, Ahmad Rambe, Muiz Fauzi Rara Sugarti Rara Sugiarti Razi, Muhammad Riza Ar Rendi, Ketut Rina Febrina, Rina Risca Chairiah Tanjung Risty Fahira Nurhalisa Riya Agustin Riyadi Santosa Rossanti, Lisdiana Rudiansyah Rudiansyah Sadewo Wahyu Hartouo, Aji Said, Faridah Mohd Salman Salman Santa Maria Lumbantoruan, Santa Maria Sardi, Aditya Sari, Luh De Wulan Sassi, H Komarudin Satyawati Surya, Satyawati Sherafina Liv Wibisono Siti Aisyah Sohibun -, Sohibun Sri Murtini Sriawan, Minda Sugiarti, Tati Swalaganata, Galandaru Syahpitri Surbakti Tati Sugiarti Tati Sugiarti Tian Kurniawan Tiara Veronica Tjahjo Suprajogo Tri Wiratno Trianto, Joko Ulfah Yanuar Lianisyah Usman Radiana Wartono Wartono Widiyanti, Ike Widyastira JP, Sania Widyastuti, Setyo Dwi Widyawati Widyawati Wiranda, Ovi Zhang Wei Zhang Wei