p-Index From 2021 - 2026
10.015
P-Index
This Author published in this journals
All Journal LAW REFORM Bestuur Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam Jurnal Dinamika Hukum Al-Ahkam Jurnal Media Hukum WARTA Jurnal Penelitian Humaniora Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Diponegoro Law Review Jurnal IUS (Kajian Hukum dan Keadilan) Jurisprudence MILLATI: Journal of Islamic Studies and Humanities Jurnal Ilmiah Hukum LEGALITY Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan DE LEGA LATA: Jurnal Ilmu Hukum al-Afkar, Journal For Islamic Studies Mimbar Hukum - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Varia Justicia SOEPRA Jurnal Hukum Kesehatan Mimbar Ilmu Sociological Jurisprudence Journal Jurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik Awang Long Law Review Istinbath: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam Jurnal Hukum Volkgeist TSAQAFAH Yustisia Merdeka : Jurnal Ilmiah Hukum Indonesian Journal of Criminal Law Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum UNTAG Law Review Cepalo IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Walisongo Law Review (Walrev) Madani : Indonesian Journal of Civil Society LEGAL BRIEF Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Journal of Indonesian Law (JIL) Journal of Transcendental Law JHCLS Jurnal Abdimas Bina Bangsa Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Aloha International Journal of Multidisciplinary Advancement (AIJMU) Bengkoelen Justice : Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari (JPMB) Jurnal Dedikasi Hukum Legal Protection for the Partnership Agreement Parties Supremasi Hukum: Jurnal Kajian Ilmu Hukum IRSYADUNA: Jurnal Kemahasiswaan Lex Publica Journal of Global Pharma Technology SASI Journal of Transcendental Law Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Fundamental : Jurnal Ilmiah Hukum Mouse Jurnal Jurisprudence
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Lex Publica

Jaminan Hukum atas Pengakuan dan Eksistensi Hak Ulayat pada Masyarakat Hukum Adat Gamal Abdul Nasir; Khudzaifah Dimyati; Absori Absori
Lex Publica Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : APPTHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.492 KB) | DOI: 10.58829/lp.6.1.2019.32-40

Abstract

Hak-hak masyarakat hukum adat harus diakui sebagaimana terlihat dalam Pasal 56 tentang Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) bahwa hak-hak masyarakat hukum adat akan diatur dalam undang-undang yang belum dilaksanakan. Karena tidak ada undang-undang yang mengatur tentang hak milik, pelaksanaan hak ulayat mengalami masalah, pengabaian hak bisa terjadi terhadap masyarakat adat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tidak ada kemauan politik dan itikad baik dari pemerintah untuk mengakui hak-hak masyarakat adat. Meninggalkan hak ulayat dengan asumsi tergantung perkembangan zaman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif atau penelitian kepustakaan (library research) yang menggunakan pendekatan yuridis normatif. Penggunaan metode ini dimaksudkan untuk memperoleh data tentang pengetahuan dasar dan teori-teori yang dibahas secara tertulis dengan melakukan kajian hukum normatif yang digunakan untuk memberikan gambaran tentang realitas atau fenomena pengakuan Hak Ulayat oleh Negara sebagaimana diatur dalam Pasal 3 Undang-Undang Pokok Agraria yang kemudian dianalisis guna menjelaskan keberadaan hak ulayat hingga saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam peraturan perundang-undangan keberadaan hak ulayat masih lemah. Selain itu, dalam rangka pembangunan sistem hukum tanah nasional, selain mengatur kedudukan hak ulayat, perlu diatur pula pengertian hak ulayat, subyeknya, bendanya, ciri-cirinya, batas-batasnya, hak dan kewajibannya yang melekat pada ulayat tersebut. Abstract The rights of indigenous peoples must be recognized in Article 56 of the Basic Agrarian Law (BAL), that the rights of indigenous peoples will be regulated in laws that have not been implemented. Because no law regulates property rights, implementing customary rights has problems for indigenous peoples. This condition shows that the government has no political will and good faith to recognize indigenous peoples' rights. Leaving Ulayat rights with the assumption that it depends on the times. This study uses a normative or library research method, which uses a normative juridical approach. This use is to obtain data about and theories discussed in writing by conducting a normative legal study which is used to provide an overview of the reality or phenomenon of knowledge of the recognition of Ulayat Rights by the State as regulated in Article 3 of the Basic Agrarian Law which is then analyzed to explain the existing customary rights to date. The results of the study indicate that in the legislation, customary rights are still weak. In addition, in the context of developing a national land law system, apart from regulating Ulayat rights, it is necessary to regulate the definition of Ulayat rights, their subjects, objects, characteristics, boundaries, rights, and obligations attached to these Ulayat. Keywords: Customary Rights, Indigenous Law Communities, Legal Guarantees, Indonesia
Co-Authors , Eren Arif Budiman Ach. Nurul Luthfi Achmadi Achmadi Adiantika, Hanif Nurcholish Afiful Ikhwan Agatha Jumiati Agiyanto, Ucuk Aida Dewi Aidul Fitriciada Azhari Ajid Abdul Syawal Akhmad Muslih Alirahman, Agus Dian Andria Luhur Prakoso Andriadin, Andriadin Anis Khairiyah Apreliyanti, Virra Ervita Arief Budiono Arum Prastyanti, Rina Badollahi, M Taufan Bambang Sukoco Bangsawan, Moh Indra Bangsawan, Mohammad Indra Chatarina Umbul Wahyuni Dewi Kusuma Diarti Dewi Kusuma Diarti Dewi, Aida Diana Fitriana Dianto Dianto Dianto, Dianto Diatmoko, Tri Dinil Abrar Sulthani Disemadi, Hari Sutra Elviandari Elviandari Elviandri, Elviandri Elya Kusuma Dewi Emovwodo, Silaas Oghenemaro Esmara Sugeng Etyn Ariyani Susilowati Fadhilah, Astutik Fahmi Fairuzzaman Farkhani Farkhani Farkhani Farkhani Fatkhul Muin Fauziyah Putri Meilinda Fitrah Hamdani Fitriana, Diana Fitriani Nur Damayanti Fitriani Nur Damayanti Gamal Abdul Nasir Genta Arya Mohammad Gulyamov, Said Saidakhrarovich Hakim, Rusydi Hamdani, Fitrah Hanafi, Akhmad Hanafi, Muhammad Amin Hangabei, Sinung Mufti Haq, Hilman Syahrial Harun Harun Harun Harun Harun Harun Harun Harun Harun Harun Harun Hery Dwi Utomo Ibrahim, Alisa Iksan Iksan Irawansah, Didik Istani Izziyana, Wafda Vivid Johan Cahya Kusuma Sakti Jumiati, Agatha Kachippa Suvirat Kelik Wardiono Khudzaifah Dimyati Khuzaefah Dimyati Lyandova, Vanka M Junaidi M Junaidi, M M. Mu’inudinillah Basri Marisa Kurnianingsih Moh Ikbal Moh Ikbal Moh Indra Bangsawan Moh. Indra Bangsawan Mohammad, Genta Arya Mubarok, Asnawi Muh Nashiruddin Muh Zuhri Muhamad Latif Muhammad Amin Hanafi Muhammad Husnur Rofiq Muhammad Nurcholis Alhadi Muhammad, Fadil Mukhlishin Mukhlishin Munir, Usman Mustofa Fahmi Nanik Rumiati Nasri Nasri Nasri Nasri, Nasri Natangsa Subakti Natangsa Surbakti Ngestiningrum, Ayesha Hendriana Nugroho, Sigit Sapto Nurani, Siti Syahida Nurjannah S Nurkhaeriyah Nurkhaeriyah Pambudi, Satriyo Rahman Nur Pamungkas, Yuli Prasetyo Tri Peggy Dian Septi Nur Angraini Purwadi Wahyu Anggoro Rahmad, Noor Rahmatullah Ayu Hasmiati Ramadhan, Jelang Ramon, Tomás Mateo Ridwan Rika Maya Rizka Rizka Rizka Rizka Rizka Rizka Rizka, Rizka Rochman, Saepul Rohayu H, Rina Rohayu, Rina Romi Saputra Rusydi Hakim Said Saidakhrarovich Gulyamov Sakti, Johan Cahya Kusuma Saprudin, Sapruddin Saputra, Romi Saputri, Heni Sarip Sarip Satriyo Rahman Nur Pambudi Setiyawan, Wahyudi Sheela Jayabalan Sigit Sapto Nugroho Silaas Oghenemaro Emovwodo Siti Hasanah Siti Soekiswati Siti Syahida Nurani Sitti Nurkhaerah Sri Rejeki Sri Suwartini, Sri Subakti, Natangsa Sudiyo Widodo, Sudiyo Syafirah, Filzah Ilda Syaifuddin Zuhdi Syaifuddin Zuhdi Syawal, Ajid Abdul Syifa Rana Tsary Taadi Taadi Trias Hernanda Trisno Raharjo Trisno Raharjo Tsary, Syifa Rana Ucuk Agiyanto Wafdah Vivid Iziyana Wahyudi Setiyawan Waljinah, Sri Wardah Yuspin Wibowo, Sugeng Widayati Widayati Widayati, Widayati Widihartati S Widihartati Setiasih Yogi Prasetyo Yogi Prasetyo Yogi Prasetyo Yulianingrum, Aullia Vivi Zamawi, Bahrudin Zuhdi, Syaifuddin