p-Index From 2021 - 2026
10.613
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Ilmiah WUNY E-SOSPOL JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Jurnal Komunikasi Equilibrium: Jurnal Pendidikan Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan SOSIOLOGI NUSANTARA Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Tourism & Hospitality Essentials Journal INVOTEC Jurnal Civicus E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Ilmiah Peuradeun International Journal Pedagogy of Social Studies Jurnal Analisa Sosiologi JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Etika Demokrasi Jurnal Basicedu JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme The Journal of Society and Media JPSI (Journal of Public Sector Innovations) Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Edukasi IPS Jurnal Educatio FKIP UNMA Metafora: Education, Social Sciences and Humanities Journal Studi Kasus Inovasi Ekonomi Jurnal Paedagogy The Innovation of Social Studies Journal BUDGETING : Journal of Business, Management and Accounting Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Indonesian Journal of Sociology, Education and Development (IJSED) Didaktika: Jurnal Kependidikan Ilomata International Journal of Management Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Sosial dan Teknologi JURNAL PENDIDIKAN IPS Jurnal Humaya: Jurnal Hukum, Humaniora, Masyarakat, dan Budaya Asean Journal of Science and Engineering (AJSE) Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Absorbent Mind Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Brawijaya Journal of Social Science Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Pendidikan Progresif Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture Gawi: Journal of Action Research JHSS (Journal of Humanities and Social Studies) Lentera : Journal of Gender and Children Studies Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi Jurnal Abmas
Claim Missing Document
Check
Articles

Perbedaan Efektivitas Model Pembelajaran Social Action Berbasis Creative Pedagogy dan Project Based Learning untuk Meningkatkan Kompetensi Kewirausahaan: Studi di SMP N 1 Pakem Sleman DIY Widiastuti, Anik; Supriatna, Nana; Disman, Disman; Nurbayani, Siti
Edukasi IPS Vol. 6 No. 2 (2022): EDUKASI IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/EIPS.006.02.03

Abstract

Entrepreneurial competence is one of the important competencies to master as one of the keys to preparing a generation that is ready to face the challenges of the 21st century. The importance of entrepreneurial competence has not been fully realized to be integrated into learning and has not been matched by the use of learning models that lead to strengthening entrepreneurial competence in students. This study aims to determine the differences in the effectiveness of Social Action models based on Creative Pedagogy and Project Based Learning to increase entrepreneurial competence. This research is an experimental research pre test-post test control group design. The research respondents were SMP 1 Pakem Sleman DIY students with a total of 32 students in class A as the experimental class and 32 students in class D as the control class who were selected by purposive sampling technique. Data collection techniques using tests, questionnaires, and observation sheets. The results of the study show that the Social Action model based on Creative Pedagogy is more effective in increasing social-creativepreneurship competencies   Abstrak Kompetensi kewirausahaan merupakan salah satu kompetensi penting untuk dikuasai sebagai salah satu kunci menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan abad 21. Pentingnya kompetensi kewirausahaan belum sepenuhnya disadari untuk diintegrasikan dalam pembelajaran dan belum diimbangi dengan penggunaan model pembelajaran yang mengarahkan pada penguatan kompetensi kewirausahaan pada diri peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan keefektifan model Social Action berbasis Creative Pedagogy dan Project Based Learning untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen pre test-post test control group design. Responden penelitian adalah peserta didik SMP 1 Pakem Sleman DIY dengan jumlah 32 peserta didik kelas A sebagai kelas eksperimen dan 32 peserta didik kelas D sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Social Action berbasis Creative Pedagogy lebih efektif meningkatkan kompetensi social-creativepreneurship.
Philosophical Reflection on Pancasila as a Source of Digital Ethics in Shaping Good Digital Citizenship Piki Setri Pernantah; Nana Supriatna; Kokom Komalasari; Siti Nurbayani K; Mutiani Mutiani; Aisiah Aisiah
The Innovation of Social Studies Journal Vol 7, No 1 (2025): The Innovation of Social Studies Journal, September 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/issj.v7i1.14804

Abstract

The digital era has significantly transformed social structures, cultural dynamics, and human interactions, presenting novel challenges in the realms of ethics and citizenship. The rapid advancement of digital technology has introduced complex ethical dilemmas, necessitating reflection and adaptation of national values and moral principles. This study explores the philosophical underpinnings of Pancasila as a moral foundation for cultivating good digital citizenship, emphasizing the principles of responsibility, constructive freedom of expression, and active, ethical participation within digital communities. Employing an integrative review methodology, this research examines theoretical perspectives on digital ethics and Pancasila, as well as the assimilation of its core values, drawing from interdisciplinary social science literature. By integrating the philosophical values of Pancasila, digital ethics can be developed to address challenges such as hate speech, hoaxes, and misinformation, thereby creating a healthier and more sustainable digital ecosystem. This study also emphasizes the relevance of Pancasila in shaping responsible digital citizens and strengthening social cohesion in the face of technological advancements.
STRATEGI OPTIMALISASI INKLUSI EKONOMI MELALUI PENDEKATAN ASSET-BASED COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD) DI DESA BUNIARA Fajar Nugraha Asyahidda; Siti Nurbayani K; Muhammad Nur
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 8 No. 02 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v8i02.35546

Abstract

Pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) diterapkan dalam program pemberdayaan di Desa Buniara, Subang, Jawa Barat, untuk mengoptimalkan potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Program ini melibatkan identifikasi aset komunitas, pelatihan, dan penggunaan teknologi digital untuk pemasaran produk kopi dan pengembangan pariwisata. Melalui pendekatan ABCD, potensi alam dan produk unggulan desa seperti kopi diidentifikasi dan dioptimalkan. Pelatihan yang mencakup teknik pengolahan kopi, rebranding produk, pengemasan, dan pemasaran digital diberikan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat. Penggunaan aplikasi e-commerce memungkinkan masyarakat untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan. Selain itu, pengembangan paket wisata berbasis komunitas memperkuat inklusi ekonomi dan meningkatkan pendapatan melalui sektor pariwisata. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pendapatan, partisipasi aktif, dan pelestarian budaya serta alam lokal. Program ini berhasil menciptakan kondisi inklusi ekonomi yang mendukung keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Regeneration of Speakers Of The Basiacuong Oral Tradition in Alam Panjang Village, Kampar Regency Tiffany Yolanda; Siti Nurbayani; Wilodati
KASTA : Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v6i1.2569

Abstract

Indonesia is a country rich in oral traditions. Oral traditions currently face serious challenges due to modernization and globalization. One oral tradition that still survives but faces the challenge of regeneration is Basiacuong, which is embodied in the Kampar Malay community. This study aims to analyze the regeneration process of Basiacuong oral tradition speakers in Alam Panjang Village, Kampar Regency. The study used a qualitative case study design. Data were collected through in-depth interviews, non-participant observation, and documentation studies. Data analysis was carried out through reduction, thematic categorization, narrative presentation, and triangulation of sources and techniques to maintain the validity of the findings. The results show that the regeneration of Basiacuong speakers in Alam Panjang Village is driven by the self-reliance of traditional leaders (niniok mamak) who built halls as routine training centers. The regeneration process takes place dialogically and gradually, with an emphasis on mastering the core structure (batang) before language ornamentation (bunga). This model creates an inclusive and consistent space for cultural reproduction. However, regeneration still tends to be reactive because the motivation to learn often arises after someone obtains a traditional title.
Integrasi Pendidikan Multikultural dengan Memanfaatkan Kearifan Lokal dalam Membentuk Sikap Toleransi Handayani, Nurlaili; Malihah, Elly; Komalasari, Kokom; Nurbayani, Siti
Gawi: Journal of Action Research Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v5i1.265

Abstract

Penelitian tentang pendidikan multikultural di sekolah menengah pertama umumnya masih terfokus pada kurikulum nasional atau pendekatan universal, tanpa secara khusus mengeksplorasi bagaimana kearifan lokal dapat diintegrasikan secara sistemik untuk merespons krisis toleransi dan civic problem seperti sentimen kelompok serta menurunnya rasa saling menghormati. Penelitian ini mengisi gap tersebut dengan kebaruan pada eksplorasi pola integrasi pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal dalam konteks SMP Negeri di Kota Mataram, wilayah dengan heterogenitas etnis (Sasak, Samawa, Mbojo, Bali) yang belum banyak dijadikan sebagai lokus studi kasus. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pola integrasi pendidikan multikultural serta faktor pendukung dan penghambatnya dengan memanfaatkan kearifan lokal. Pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus digunakan, melibatkan guru, kepala sekolah, dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan triangulasi. Temuan pertama, integrasi pendidikan multikultural dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler berbasis kearifan lokal. Kedua, melalui budaya sekolah seperti kegiatan IMTAQ inklusif dan program "Sabtu Budaya". Faktor pendukung: komitmen kepala sekolah, kompetensi multikultural guru, keterlibatan orang tua dan tokoh adat, serta kebijakan dinas pendidikan. Faktor penghambat: minimnya pelatihan guru, kurangnya sumber belajar baku, tantangan globalisasi, serta fasilitas sekolah yang tidak setara. Implikasi teoretis memperkuat konsep pendidikan kewarganegaraan multikultural berbasis kearifan lokal, sedangkan secara praktis, pembelajaran perlu dirancang secara integratif dengan menanamkan nilai-nilai kearifan lokal untuk menujudkan sikap toleransi siswa dalam merespons krisis identitas kebangsaan
Exploring the Impact of Learning Motivation Interactions on Problem Solving Skills in Social Studies Learning Peggi Pratiwi; Disman Disman; Siti Nurbayani
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 13 No. 01 (2024): Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v13i01.16870

Abstract

ABSTRACT This study aims to investigate the influence of theThis study aims to investigate the influence of the interaction between learning motivation and problem-solving skills in IPS education at SMP FK Bina Muda Cicalengka. Utilizing a quantitative approach and experimental design with a factorial model of 2^3, this research involved two groups: an experimental group (31 students) and a control group (32 students). Data collection methods included observation, documentation, IPS tests (Pretest and Posttest), and questionnaires. Data analysis was conducted using descriptive statistics and inferential statistics with multivariate analysis methods using One-Way ANOVA tests and supported by SPSS 26.0 software. The research findings indicate a significant improvement in problem-solving skills in the experimental group using Problem-Based Learning (PBL) compared to the control group using Project-Based Learning (PjBL), particularly in the context of learning motivation interaction. Descriptive statistics show a higher average normalized improvement score in the experimental group (0.8424) compared to the control group (0.7092), demonstrating the superior efficacy of Problem-Based Learning (PBL) in enhancing problem-solving skills. The comparison of One-Way ANOVA tests for Problem-Based Learning and Project-Based Learning in enhancing students' problem-solving skills shows significant differences. The One-Way ANOVA test results for PBL indicate (Frequency=42.232, sig<0.000). On the other hand, the One-Way ANOVA test for PjBL shows (Frequency=4.911, sig<0.014). This suggests that both PBL and PjBL have significant impacts on improving students' problem-solving skills, but the effects vary depending on students' learning motivation levels. Furthermore, the interaction effect test shows results (Frequency = 4.415, sig= 0.016<0.05), indicating an interaction effect between PBL and PjBL influenced by learning motivation levels. This emphasizes the efficacy of PBL in engaging learners and improving problem-solving skills, as well as the importance of considering teaching methods and students' motivational factors in lesson planning.Keywords: Interaction of learning motivation, problem-solving skills, Social Studies, experimental approach, factorial design.
REVEALING THE SOCIAL LEARNING NEEDS OF COASTAL SCHOOLS BASED ON SWOT ANALYSIS Shahibah Yuliani; Disman Disman; Enok Maryani; Siti Nurbayani; Eva Precilia Lukman
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 13 No. 01 (2024): Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v13i01.17111

Abstract

ABSTRACT This study aims to explore the development needs of social learning in coastal schools, with a specific focus on Coastal Junior High Schools in Jakarta amidst various environmental challenges and degradation. The research employs a descriptive qualitative approach, integrating SWOT analysis to identify strengths, weaknesses, opportunities, and threats related to the social learning needs in addressing coastal and marine environmental issues. Data collection involves questionnaires, interviews, and focused group discussions with 29 junior high school educators from coastal areas in Jakarta. The findings reveal the necessity for teachers to develop environmentally based teaching materials, create relevant learning modules, and utilize the environment as a learning resource. Furthermore, teachers require adequate digital skills to effectively support environment-based learning. Emphasizing the importance of contextual learning and placed-based education, the study advocates for creating learning experiences relevant to the context and integrating digital technology to meet the needs and implications of shaping environmentally conscious communities and enhancing the quality of education in coastal schools.Keywords: Coastal Schools, Social Learning, SWOT analysis ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebutuhan perkembangan pembelajaran sosial di sekolah pesisir, khususnya fokus pada Sekolah Menegah Pertama Pesisir Jakarta di tengah berbagai tantangan dan degradasi lingkungan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengintegrasikan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman terkait kebutuhan pembelajaran sosial dalam mengatasi masalah lingkungan pesisir dan laut. Pengumpulan data melibatkan kuesioner, wawancara, dan diskusi kelompok terfokus dengan 29 pendidik sekolah menengah pertama dari daerah pesisir Jakarta. Hasil penelitian mengungkapkan kebutuhan guru untuk mengembangkan bahan pengajaran berbasis lingkungan, menciptakan modul pembelajaran yang relevan, dan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber pembelajaran. Selain itu, guru memerlukan keterampilan digital yang memadai untuk mendukung pembelajaran berbasis lingkungan secara efektif. Menegaskan pentingnya pembelajaran kontekstual dan pendidikan berbasis tempat dalam menciptakan pengalaman belajar yang relevan dengan konteks dan mengintegrasikan teknologi digital untuk memenuhi kebutuhan serta berimplikasi membentuk masyarakat yang peduli lingkungan dan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah pesisir.Kata kunci: Sekolah pesisir, pembelajaran social, analisis SWOT 
Enhancing Coastal Students' Well-Being: The Role of Pro-Environmental Behavior, Place Attachment, and Self-Efficacy Eva Precilia Lukman; Siti Nurbayani K; Shahibah Yuliani
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 13 No. 02 (2024): Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v13i02.18296

Abstract

Subjective well-being among students in coastal schools can be influenced by pro-environmental behavior, place attachment, and self-efficacy. This study aims to analyze the contributions of these three factors to students' subjective well-being in the Thousand Islands region. Employing a quantitative approach, the research utilizes a survey method and explanatory survey design. The study population comprises 996 students from seven junior high schools in the Thousand Islands, with a sample of 285 students selected through simple random sampling. Data were collected using a validated and reliable questionnaire measuring pro-environmental behavior, place attachment, self-efficacy, and subjective well-being. Data analysis was conducted using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to assess the relationships between exogenous variables (pro-environmental behavior, place attachment, self-efficacy) and endogenous variables (subjective well-being). The results indicate that pro-environmental behavior, place attachment, and self-efficacy significantly positively affect students' subjective well-being. These findings highlight the importance of enhancing place attachment and self-efficacy to maximize the positive impact of pro-environmental behavior on students' well-being. Recommendations include developing environmental education programs that strengthen students' attachment to their school environment and enhance their self-efficacy in pro-environmental behavior.Keywords: Coastal schools, environmental behavior,  place attachment, self-efficacy.
Pengembangan desa binaan melalui pendekatan ekologi budaya pada tradisi ruwatan lembur dan pengembangan ekosentrisme pada Posdaya "Alifa" di Desa Cikidang Lembang Elly Malihah; Siti Komariah; Siti Nurbayani; Wilodati Wilodati
Jurnal Abmas Vol. 16 No. 1 (2016): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v16i1.38704

Abstract

Kearifan Lokal Ruwatan Lembur Kampung Cikareumbi Desa Sadang. Ruwatan lembur merupakan suatu tradisi ritual masyarakat RW 03 Kampung Cikareumbi untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Yang Maha Kuasa atas berlimpahnya sumber air untuk kehidupan masyarakat. Pada tradisi ruwatan lembur sumber air sebagai kearifan lokal masyarakat yang menjadi objek yang disyukurinya. Tradisi ruwatan lembur terdiri dari serangkaian acara yaitu ngaruwat, ngarawat, ngalengitkeun raruwet, di mana setiap acara memiliki makna tersendiri. Acara ruwatan lembur itu sendiri terdiri dari ngarawat, panumbalan dan perang tomat. Dari setiap rangkaian acaranya pun menjunjung tinggi makna Sapitong (Sauyunan, Sapikiran, dan Gotong Royong) menjadi landasan masyarakat Cikareumbi dalam mengadakan acara ruwatan lembur. Dalam acara ruwatan lembur pun setiap lapisan masyarakat turut berpartisipasi sehingga peran untuk mengupayakan pewarisan ruwatan lembur pun dapat terlaksana secara tidak langsung.
KEKERASAN BERBASIS GENDER ONLINE DALAM FENOMENA AKHWAT HUNTER : OBJEKTIFIKASI PEREMPUAN BERPAKAIAN SYAR’I Amaliya, Rizki; K, Siti Nurbayani; Asyahidda, Fajar Nugraha
Jurnal Analisa Sosiologi Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jas.v12i3.70853

Abstract

Covered clothing (syar'i) is considered as clothing that can provide self-protection against sexual harassment. However, the facts reveal that women who wear clothes syar'i cannot completely avoid acts of sexual harassment either directly or indirectly. The research method uses a hybrid method with SLR method then qualitative method with observation and interviews to legitimize findings. The literature process was carried out using the PRISMA method technique and data analysis was carried out using meta-synthesis. Researchers conducted a review of 15 articles international, 6 national journals, and 3 online news. Researchers conducted observations and interviews of women dress syar'i in revealing perspectives on the phenomena Akhwat Hunter. The results of the study indicate that there are several factors that cause the formation of deviant behavior. The driving factor is caused by the formation of stereotypes about women in dress syar'i, wrong sexual urges, and internal norms that reinforce the behavior. In addition, environmental factors include the cyberspace and the perception of anonymity cause the courage to commit social deviations. This study also identified social responses to Akhwat Hunter community. Social stigma to this community exists because of the attitude of not agreeing with deviant behavior. This stigma affects community interaction with the wider community and results in formal and informal social sanctions. The results of this study can be useful for the community to avoid the negative impacts of sexual deviance behavior such as Akhwat Hunter as well as additional knowledge, especially in the field of social deviation. Keywords: syar'i clothes, sexual harassment, Akhwat Hunter Abstrak Pakaian tertutup (syar’i) dianggap sebagai pakaian yang dapat memberikan perlindungan diri terhadap terjadinya pelecehan seksual. Namun, fakta mengungkapkan bahwa perempuan yang menggunakan pakaian syar’i tidak sepenuhnya dapat terhindar dari aksi pelecehan seksual baik secara langsung maupun tidak langsung. Metode penelitian menggunakan metode gabungan (hybrid) dengan systematic literature review (SLR) kemudian metode kualitatif dengan observasi dan wawancara untuk melegitimasi temuan pada SLR. Proses literatur dilakukan dengan teknik metode PRISMA serta melakukan analisis data dengan meta-sintesis. Peneliti melakukan telaah terhadap 15 artikel bereputasi internasional, 6 jurnal nasional serta 3 sumber berita online yang relevan dengan topik penelitian. Peneliti melakukan observasi serta wawancara terhadap perempuan berpakaian syar’i dalam mengungkap prespektif terhadap fenomena Akhwat Hunter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor dari aspek sosial dalam perspektif sosiologi yang menyebabkan terbentuknya perilaku menyimpang. Faktor pendorong disebabkan oleh terbentuknya mitos atau stereotipe terhadap perempuan berpakaian syar’i, dorongan seksual yang salah, serta norma internal yang memperkuat terjadinya perilaku tersebut. Selain itu, faktor lingkungan meliputi lingkungan online (dunia maya) dan persepsi anonimitas menyebabkan keberanian melakukan penyimpangan sosial juga berperan dalam proses terjadinya penyimpangan. Penelitian ini juga mengidentifikasi respon sosial terhadap komunitas Akhwat Hunter. Stigma sosial kepada komunitas ini hadir karena sikap tidak setuju dengan perilaku menyimpang tersebut. Stigma tersebut mempengaruhi interaksi komunitas dengan masyarakat luas dan menghasilkan sanksi sosial secara formal maupun informal. Hasil kajian ini dapat berguna bagi masyarakat untuk menghindari dampak negatif dari perilaku penyimpangan seksual seperti Akhwat Hunter serta sebagai tambahan pengetahuan khususnya di bidang penyimpangan sosial. Kata Kunci: pakaian syar’i, pelecehan seksual, Akhwat Hunter
Co-Authors - Sapriya Aceng Kosasih, Aceng Acep Supriadi Achmad Hufad Ade Budhi Salira Adhiani Nur Arifah Adira Ismi Wahyuni Ahmad Hudaiby Galikusumah Aisiah Aisiah Ajeng Gayatri Oktorani Putri, Ajeng Gayatri Alia Abdullah, Mirna Nur Amaliya, Rizki Amanah, Dini Asmiatul Andreian Yusup Andreian Yusup Andreian Yusup Andriana, Novik Anik Widiastuti Anik Widiastuti Annuraini, A. Anwar Soleh Purba Arindini Ayu Kisvi Rizkia Arini Cantika Dewi Asalia, Nadia Asep Dahliyana Asep Mahpudz Aswili, Lalu Wahyu Harits Asyahidda, Fajar Nugraha Aulia, Nevia Ayu Ariyana Mulyani Azzahra, Traztha Shifa Bangkit Alamsyah Bunyamin Maftuh Bunyamin Maftuh Cecep Darmawan, Cecep Dadang Sundawa, Dadang Darisman, Dede Dasim Budimansyah Denada Ferita Sihite Denada Sihite Denadi Kusnandar Sudrajat Desi Astuti Dinar Hargono Dini Miftakhul Jannah Disman Disman Disman, Disman Eka Anggreni, Eka Elis Solihat Elis, Elis Solihat Elly Malihah Elsa Puji Juwita, Elsa Puji Encep Syarief Nurdin, Encep Syarief Enok Maryani Erlina Wiyanarti Erni Mardiati, Erni Eva Precilia Lukman Eva Precilia Lukman Fadhillah, Faiq Akmal Faiq Akmal Fadhillah Fajar Nugraha Asyahidda Farhana, Husna Faturochman, Rizky Febi Febriyanti Febrianti, Adinda Aulya Firdaus Aulia Rahman Frismayanti Fitrianingrum Ghisa Aulia Rahmah Hamdan Hamdan, Hamdan Hana Nur Farida Hanifa, Yanuarita Nur Haryadi, Rahma Nur Isnaini Hermawan, Ibnu Ibrahim, Intan Maharani Idrus Affandi Ilma Kesumaningsih Imam Malik Ismail, Mail Jalu Rafli Ismail Juzika, Olline Kamil, Ibrahim Karim Suryadi Karim Suryadi Kasihani, Ni Nyoman Kokom Komalasari Leni Anggraeni Lesmana, Fanji Lestari, Syifa Yulia Linda Sari Lingga Utami Lukman, Eva Precilia Lusiana, Lisa Ma'krufi, Jamiatul Midya Aulia Nisak Mirna Nur Alia Abdullah Mirna Nur Alya, Mirna Nur Moh. Dede Muhamad Iqbal Muhammad Ilham Mudin Muhammad Nur Muliawati, Dian Munggaran, Rengga Akbar Mutiani Mutiani N, Deyana Zenita Nadhila Zulfa Khairani Najamunnisa, Anis Najamunnisa, Anis Nana Supriatna Nana Supriatna Ngatemi Ngatemi, Ngatemi Nindita Fajria Utami Nisrina Syifa Syauqiyah Nita Noviani, Nita Nugraha, Muhammad Adhitya Nugraha, Restu Adi Nur Farida, Hana Nur'aeni, Eneng Nurchotimah, Aulia Sholichah Iman Nurilawati, Vitri Nurlaili Handayani Nurul Qomariah Pardede, Adinda Jennifer Peggi Pratiwi Pernantah, Piki Setri Piki Setri Pernantah Prastiwi, Nadhya Indah Pratama, Rexa Putra Puji Siswanto Puji Siswanto Puji Siswanto Purba, Nurwidyastuti Setiamanah Purnama, Tedi Puspita Wulandari, Puspita Putty, Adistirana Rahmat Rahmat Rama Wijaya Abdul Rozak Ramadhan, Moch. Gilang RE, Pudentiana Rr Rengga Akbar Munggaran Rexa Putra Pratama Rika Sartika Rizal Fahmi Rizkia Amalia Rizkia, Arindini Ayu Kisvi Sabirina Hajarani Salma Fauziyyah Fadlullah Sardin Sarita, Saras Sarita, Saras Setiadi, Elly Malihah Shafira Dewi Faza Shahibah Yuliani Shahibah Yuliani Siriat, Lisken Sisdiana, Etty Siti Komariah Siti Komariah Siti Komariah Siti Komariyah Siti Komariyah Sofian, Rizki Solihat, Elis Somantri, Asep Risman Sri Nurhayati Sri Wahyuni Sri Wahyuni Supriyono Supriyono Susan Fitriasari Tanshzil, Sri Wahyuni Tiffany Yolanda Tresna Rahayu Tutin Aryanti Ujang Kusnadi Adam Usmaedi Usmaedi Usmaedi Utami, Lingga Wahidah, Ananda Wahyudi, Sandra Wilodati Wirda, Yendri Yeni Kurniawati Yuliani, Shahibah Yusup, Andreian