Claim Missing Document
Check
Articles

Membaca  Ulang Narasi Garam dan Terang (Matius 5:13-16) Sebagai Gagasan Berperilaku Pemuda Kristen di Era Milenial Singgih Prastawa; Sefian Bintang Pangestuti
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 3 (2024): Maret 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr389

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mendapat pemahaman mengenai bagaimana seharusnya berperilaku sebagai pemuda Kristen di Era Milenial sesuai dengan narasi garam dan terang dunia (Matius 5:13-16) sehingga hal tersebut dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan pemuda Kristen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode naratif dan kajian literatur.  Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang kehidupan pemuda di era milenial dalam tingkah laku, kebiasaan, cara pandang, dan aspek lainnya yang akan dibahas pada pembahasan artikel ini. Penelitian ini adalah eksegesis dengan kajian literature yang ada. Hal tersebut kemudian dikaitkan dengan narasi pada Kitab Matius 5:13-16, sebagai pemuda Kristen dapat mengenali siapa dirinya sebagai anak Tuhan yang haruslah berporos pada firman Tuhan.
Epistemologi Dan Hermeneutika Teologis Dalam Tradisi Four Square: Sebuah Kajian Rasionalitas Pentakosta Kevin Tony Rey; Singgih Prastawa; Esra Sitanggang
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 6 (2024): Juni 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr549

Abstract

Studi penelitian ini berfokus pada epistemologi dan hermeneutika teologis yang menjadi dasar ajaran The Foursquare yang berkaitan dengan empat aspek prinsip ajaran iman yang meliputi Yesus sebagai Juruselamat, pembaptis dengan Roh Kudus, penyembuh dan Raja yang segera datang. Ajaran tersebut menjadi dasar penafsiran teologis yang menghasilkan keharmonisan hidup tubuh, jiwa dan roh sehingga menghasilkan kedamaian ditengah-tengah masyarakat dimana ia berada. Beberapa orang masih meragukan ajaran The Foursquare yang dianggap tidak memiliki dasar teologis yang otoritatif, non rasional dan tidak memiliki standar ukur kebenaran yang sahih sebagai kebenaran Allah. Melalui tulisan ini, penulis berusaha untuk membuktikan bahwa argumentasi tersebut di atas tidak berdasar. Studi penelitian ini menggunakan metode studi pustaka untuk selanjutnya melakukan analisis sumber pustaka yang berkaitan dengan epistemologi hermeneutika teologis prinsip-prinsip ajaran The Foursquare.
OPTIMALISASI KEBUGARAN MELALUI PENDEKATAN INOVATIF PJOK MENYONGSONG GENERASI SEHAT DAN AKTIF Suharti; Hendri Mulyadi; M. Torero Rigel Centeury; Moh. Ifkhal Sianto; Yohanes Selvianus Tola; Singgih Prastawa
EDU RESEARCH Vol 5 No 4 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i4.363

Abstract

Physical Education, Sports and Health (PJOK) has a strategic role in shaping a healthy, active and productive generation. This article discusses innovative approaches in the implementation of PJOK as an effort to optimize students' physical fitness. The main focus of the research is the integration of interactive learning methods, the use of technology, and the adjustment of fitness programs according to individual needs. The results of the analysis show that innovative approaches, such as the use of fitness apps, project-based learning, and collaboration between schools and sports communities, are able to increase student participation, understanding of fitness concepts, and awareness of the importance of a healthy lifestyle. Thus, this approach is a strategic solution in addressing the challenge of low fitness levels of the younger generation. This article is expected to be a practical guide for educators and stakeholders in developing PJOK programs that are more relevant, effective, and oriented towards the formation of a healthy and active generation.
Implementasi Metode Experiential Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Memasak di PPA (Riset Kaji Tindak di PPA IO 935 Air Hidup GSJA Injil Sepenuh Surakarta) Prastawa, Singgih; Sumardiono, Sumardiono; Latandu, Abdurrajab
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1768

Abstract

Keterampilan memasak di PPA menjadi bagian tidak terlepaskan dari pembelajaran yang dilaksanakan di PPA termasuk di PPA Air Hidup IO 935 di Surakarta. Keterampilan ini menjadi bagian tidak terpisahkan dengan bekal Kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sejauh mana peningkatan keterampilan fisik memasak menggunakan metode Experiential Learning pada peserta didik PPA usia besar. Penelitian Kaji Tindak model Kemmis & Mc Taggar dengan 2 siklus. Sampel penelitian ini adalah murid kelompok usia besar. Teknik pengumpulan data digunakan lembar tes, lembar observasi dan angket. Instrument yang digunakan adalah skala unjuk kerja guna mengukur keterampilan memasak di PPA. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif guna mengukur keefektifan metode Experiential Learning yang diimplementasikan di kelas besar PPA. Data kualitatif dianalisis menggunakan analisis interaktif model Miles & Huberman. Hasil penelitian ini adalah bahwa metode Experiential Learning mampu meningkatkan keterampilan memasak. Berdasarkan hasil tersebut, maka bisa dipastikan bahwa metode pembelajaran Experiential Learning efektif jika diterapkan di PPA pada praktik Fisik, terkhusus memasak
Philosophical Foundations of Holistic Education in the 21st Century Nasir, Muhammad; Rijal, Muhammad Khairul; Primarni, Amie; Lima, Lucas; Prastawa, Singgih
International Journal of Educational Narratives Vol. 2 No. 6 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Daarut Thufulah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijen.v2i6.1610

Abstract

The 21st century brings an increasing demand for educational approaches that develop not only intellectual but also emotional, social, and ethical dimensions of learners, positioning holistic education as a relevant framework. Rooted in philosophies that value the interconnectedness of knowledge, self-awareness, and community responsibility, holistic education emphasizes the development of well-rounded individuals prepared to engage with complex global issues. This research aims to explore the philosophical foundations of holistic education, examining key principles from thinkers such as Rousseau, Dewey, and Steiner that support a balanced, learner-centered approach. A qualitative research methodology was used, involving a comprehensive literature review of philosophical texts and educational theory. Analysis focused on identifying core values in holistic education, including the nurturing of emotional intelligence, ethical understanding, and social responsibility. The study also examined modern adaptations of these philosophies in contemporary educational practices, highlighting how traditional philosophies inform current holistic teaching methods. Findings indicate that holistic education effectively addresses the multidimensional needs of learners, promoting critical thinking, empathy, and personal growth. The results reveal that integrating these philosophical principles encourages an inclusive and adaptable educational model that aligns with 21st-century learning objectives. Holistic education thus provides a viable alternative to conventional models focused solely on academic achievement. This study concludes that embracing the philosophical foundations of holistic education can foster a more inclusive, adaptive, and socially responsible approach to learning. Further research is recommended to explore practical applications and the impact of holistic education on diverse learning environments.
The Future of AR-Driven Immersive Classrooms: Pedagogical Impacts for the Next Generation Sahib, Abdul; Waahib, Achmad Nashrul; Syahputra, M.; Aminah, Aminah; Prastawa, Singgih
Journal Emerging Technologies in Education Vol. 2 No. 5 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Daarut Thufulah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jete.v2i5.1364

Abstract

Background. The integration of Augmented Reality (AR) technology in educational environments has the potential to revolutionize classroom dynamics by creating immersive, interactive learning experiences. This research is based on the growing need to explore how AR-driven classrooms can enhance pedagogy and cater to the learning styles of the next generation. AR offers unique opportunities to create more engaging, personalized, and collaborative learning environments, aligning with the educational goals of the 21st century.. Purpose. This research investigates the pedagogical impacts of AR in immersive classrooms, explicitly focusing on student engagement, knowledge retention, and collaborative learning. It aims to evaluate how AR can transform traditional teaching methods and better prepare students for future technological landscapes. Method. The research employs a mixed-methods approach, combining qualitative and quantitative data collection techniques. Surveys and interviews were conducted with educators and students in AR-enabled classrooms, and performance data were analyzed to assess learning outcomes. AR applications across various subjects, including science, history, and the arts, were evaluated to determine their effectiveness in enhancing the learning experience. Results. Findings indicate that AR significantly improves student engagement, increases knowledge retention, and fosters greater student collaboration. The immersive nature of AR motivates students to participate actively in lessons, creating deeper connections with the content. Conclusion. In conclusion, AR-driven immersive classrooms can potentially reshape educational practices, offering new pathways for experiential learning. The integration of AR technology into classrooms holds promise for the future of education by aligning pedagogical approaches with the needs of the digital generation.
Refleksi Pelayanan Yesus dalam Matius 14:13-21 Melalui Program-program di Pusat Pengembangan Anak Sutrisno, Ribut Agung; Prastawa, Singgih
DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 9, No 1 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30648/dun.v9i1.1308

Abstract

Abstract. This study aimed to describe the role of the Child Development Center (PPA) as a reflection of Jesus' ministry as recorded in the Gospel of Matthew 14:13-21. This study was motivated by the decreasing participation of children in PPA programs, which ultimately has implications for the spiritual aspects of children. The method in this study is descriptive qualitative. The subjects were adolescent students at PPA IO 0933 "Tresno Putro" Surakarta. The results of the study showed that the lack of children's activity in participating in PPA programs was because the existing programs were considered no longer relevant to the needs of children. Programs that previously targeted the fulfillment of physical needs have been largely discontinued. Thus, it can be concluded that as in Jesus' ministry, the fulfillment of physical needs is important before being able to touch spiritual needs.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran Pusat Pengembangan Anak (PPA) sebagai refleksi atas pelayanan Yesus yang tercatat dalam Injil Matius 14:13-21. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh makin rendahnya partisipasi anak-anak dalam program-program PPA, yang pada akhirnya berimplikasi pada aspek kerohanian anak-anak. Metode dalam penelitian ini adalah diskriptif kualitatif. Subjek yang dituju adalah siswa-siswi remaja di PPA IO 0933 “Tresno Putro” Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekurangaktifan anak-anak dalam mengikuti program-program PPA adalah oleh karena program-program yang ada dianggap tidak lagi relevan dengan kebutuhan anak-anak. Program-program yang sebelumnya banyak menyasar pemenuhan kebutuhan jasmani telah banyak yang tidak lagi diselenggarakan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sebagaimana dalam pelayanan Yesus, pemenuhan kebutuhan jasman menjadi hal yang penting sebelum dapat menyentuh kebutuhan rohani.
STRATEGI TERKINI DALAM PENDIDIKAN KEPELATIHAN OLAHRAGA: MEMBANGUN PELATIH UNGGUL DI ERA DIGITAL M Torero Rigel Centeury; Hendri Mulyadi; Nanda Dwicahya; Rahmat Syaifudin; Muhammad Rifai; Singgih Prastawa
EDU RESEARCH Vol 6 No 1 (2025): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v6i1.510

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes in various aspects of life, including in sports coaching education. Coaches are required to adapt to the latest strategies to improve training effectiveness and athlete development. This article discusses modern strategies in sports coaching education, including the utilization of digital technology, data-driven approaches, and innovations in training methods. Digital transformation allows coaches to access and analyze athlete performance data in real-time, utilize artificial intelligence in decision-making, and optimize communication and learning through digital platforms. In addition, sport psychology-based approaches and adaptive leadership are important aspects in building excellent coaches in the digital era. The results show that coaches who adopt digital strategies tend to be more effective in improving athlete performance, optimizing training planning, and adjusting learning methods according to individual needs. Thus, sports coaching education must continue to innovate in integrating the latest technology and approaches to create competitive and superior coaches in the digital era.
DESAIN KURIKULUM BAHASA INDONESIA DI PERGURUAN TINGGI BERBASIS OBE UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING LULUSAN Everhard Markiano Solissa; Andi Muh suktomansyah; Ferdiawan; Singgih Prastawa; Ratna Susanti; Windy Wonmally
EDU RESEARCH Vol 6 No 1 (2025): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v6i1.569

Abstract

The design of the Indonesian language curriculum in higher education plays a crucial role in equipping graduates with the necessary skills to compete in the global job market. This study examines the development of an Outcome-Based Education (OBE) curriculum framework for Indonesian language courses in universities, focusing on enhancing graduates' competitiveness. The research employs a qualitative approach by analyzing curriculum structures, learning objectives, and competency mapping aligned with industry needs and international standards. The findings highlight that an OBE-based curriculum ensures students acquire practical language proficiency, critical thinking skills, and effective communication abilities. Moreover, integrating real-world applications and performance-based assessments strengthens students’ readiness for professional environments. The study emphasizes the importance of continuous curriculum evaluation and stakeholder collaboration in maintaining its relevance. Implementing an OBE-based Indonesian language curriculum is expected to bridge the gap between academic learning and workforce demands, thereby increasing graduates' employability and competitiveness.
Implementasi Metode Drilling Berbasis Media Ajar You Tube Di Taman Kanak-Kanak (Penelitian Kualitatif di TK Siloam Surakarta Tahun Ajaran 2023/2024) Prastawa, Singgih; Sumardiono, Sumardiono; Latandu, Abdurrajab
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i2.2424

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana implementasi pola pembelajaran dengan menggunakan metode Drill pada pembelajaran keterampilan Bahasa Inggris dan bagaimana youtube mendorong guru meningkatkan kemampuan mengajar Drill Bahasa di TK Siloam tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek guru mengajar di TK Siloam tahun ajaran 2023/2024. Instrumen penjaringan data penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, angket terbuka, serta dokumen. Analisis yang digunakan studi ini adalah model interaktif dari Miles and Huberman terdiri dari 4 langkah seperti pengumpulan data, reduksi data, penyajian data serta kesimpulan. Temuan studi ini adalah perlunya penggunanan metode drill pada pembelajaran Bahasa Inggris terkhusus untuk pembelajaran pada peserta didik di TK Siloam Surakarta. Metode Drill bisa diajarkan dari bermacam sumber media ajar, seperti YouTube. Untuk metode Drill disarankan bagi peserta didik TK Siloam Surakarta, karena pembelajaran Bahasa merupakan habit/kebiasaan yang harus dimulai sejak dini serta dilakukan setiap hari secara sederhana. Hal tersebut dimulai sejak dini akan memfosil pada kognitif peserta didik. Kata kunci: Media ajar YouTube, metode Drill, Taman Kanak-kanak
Co-Authors A. Darussalam Aat Ruchiat Nugraha Abdurrajab Latandu Agus Faisal Asyha Ahmad Amarullah, Ahmad Ahmad Fahrudin Ahmad Faruk Ahmad Muktamar B Ahmad Zain Sarnoto Akhmad Ramli Al Ikhlas Al Ikhlas, Al Ikhlas Ali Ramatni Almira Ulimaz Aminah Ana Krisnawati Andi Muh suktomansyah Anggini Sifa Zalzadella Bashori Bashori Baso Intang Sappaile, Baso Intang Budi Mardikawati Daheri, Mirzon Dasep Supriatna Dedi Gunawan Saputra Devin Mahendika Dewi, Maftuhah Didik Cahyono Dony Kristian Eka Selvi Handayani, Eka Selvi Ekowati Ekowati Eskawida Eskawida Esra Sitanggang Ferdi Zulkarnain Ferdiawan Florentina Wijayani Kusumawati Gamar Al Haddar, Gamar Al H. Jumeri Habibie Habibie Hendri Mulyadi Hetty Elfina I Ketut Addy Putra Indrawan Ilham Arief Joni Wilson Sitopu Karimah, Saidatul Kevin T. Rey Kevin Tonny Rey Kevin Tony Rey Khasanah Khasanah Latandu, Abdurrajab Lima, Lucas Loria Wahyuni, Loria M. Syahputra M. Torero Rigel Centeury Mafruhah, Anisatul Malau, Ezra Gibbor Ronggur May Ester Marbun Meilana, Septi Fitri Melinda Yusri Rizki Merakati, Indah Mey Ester Marbun Mirdan Kurniawan, Mirdan Moh. Ifkhal Sianto Muhammad Khairul Rijal Muhammad Nasir Muhammad Rifai Mukhtar Efendi Nanda Dwicahya Natalia Ayu Larasati Naufal, Dhiwangkara Arno Ni Putu Wulantari Noufal, Dhiwangkara Auro Nur Fajrin Maulana Yusuf Nurul Husnul Lail Nurzaima, Nurzaima Pahmi Patimah, Lilis Priyadi Rahmat Syaifudin Ratna Susanti Rendi Hadian A. Tamagola Ribut Agung Sutrisno Roni Chandra Rosidin Rosidin Rukhmana, Trisna Sahib, Abdul Satria Omega Kadun Sefian Bintang Pangestuti Sitanggang, Esra br Sitti Hartinah DS Slamet Riyadi Solissa, Everhard Markiano Sri Tuti Rahmawati St Rahmah Sudadi Suharti Sujarot Sujarot, Sujarot Sumardiono Sumardiono Sumardiono Sumardiono, Sumardiono Suprihartini, Yayuk Sutrisno, Ribut Agung Taryana Taryana, Taryana Theodora Desy Natalia Tonny Rey, Kevin Unan Yusmaniar Oktiawati Utomo, Bekti Utomo, Widodo Febri Vandan Wiliyanti Waahib, Achmad Nashrul Waluyo Erry Wahyudi Windy Wonmally Yanti, Dawi Yanuar Triadi Yenny Anggreini Sarumaha Yohanes Selvianus Tola Yosep Heristyo Endro Baruno