Claim Missing Document
Check
Articles

Determinant of Success English Reading Skills Among University Students: Remedial and Challenge Strategies: Faktor Penentu Keberhasilan Kemampuan Membaca Bahasa Inggris di Kalangan Mahasiswa: Strategi Remedial dan Tantangan Singgih Prastawa
Chalim Journal of Teaching and Learning Vol. 5 No. 1 (2025): Teaching and Learning
Publisher : Program S3 Pendidikan Islam Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/cjotl.v5i1.1946

Abstract

Reading comprehension skill is important requirement that must be possessed by college students in learning English. To support college students reading skill development, the role of lecturer and learning materials are crucial. This research aims to find empirical evidence the effect of learning process, college students activities, university facilities, and lecturer activities on English reading skills. This study applied quantitative method with causally associative approach. College students majoring of Management, Faculty of Economics, Universitas Slamet Riyadi Surakarta were being populations in this study. The research sample consisted of 110 college students and was selected through the use of purposive sampling. Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) is used in the data analysis with SmartPLS. The result of this study indicate that learning process, university facilities and lecturer activities have significant effect on English reading skills in Faculty of Economics, Universitas Slamet Riyadi Surakarta. On the other hand, college students activities had no effect on English reading skills. The implication of this research is lecturer to be more creative in the use of technological media in learning that can make college students enjoy learning more. This research also provides valuable insights for educational institutions aiming to sustain and improve university quality by focusing on learning process and university facilities as key drivers of success.
Improvement of Speech Skills Using Experiential Learning Method in Kindergarten (Classroom Action Research at Siloam Kindergarten Surakarta) Prastawa, Singgih; Sumardiono, Sumardiono; Naufal, Dhiwangkara Arno
Journal of English Language and Education Vol 10, No 5 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i5.1326

Abstract

English is an international language and the medium of today's learning, especially in 21st century learning. In fact, in kindergarten (TK), everything is not mastered and even taught because it refers to language skills. There are 2 language skills taught in kindergarten which are listening and speaking. Speaking is highly recommended especially at an early age to become a habit, in fact in kindergarten there are still many who are not familiar with the language. This happens in Siloam Surakarta Kindergarten, although it is often taught but not fully mastered. From that, the purpose of this research is to find out the improvement of speaking skills in English for students at Siloam Kindergarten Surakarta. The method used in this research is classroom action research (PTK). The research subjects were small large class students (Kindergarten A Kindergarten B) totalling 20 respondents. The data collection instrument in this research is using tests, interviews and observations. The cycle was carried out in 2 cycles. The stages in this PTK are planning, action, observation, reflection. The results were analysed with excel related to the test results before PTK and after PTK. The results in cycle I of this study showed that the learning was carried out using the Experiential method, showing the average in English speaking learning outcomes was 50. But after cycle II, learning using Experiential learning methods adapted to the stages of PTK, then get a score 60 for the average. Based on these results, the experiential learning method is suitable to be applied in kindergarten especially in learning to speak in English.
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN PROBLEM-SOLVINGDALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Singgih Prastawa; Satria Omega Kadun
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan konvensional berpusat pada guru dan bergantung pada ceramah dan hafalan seringkali tidak efektif dalam pembelajaran. Pendekatan pembelajaran yang kreatif diperlukan untuk dapat mengatasi tantangan pembelajaran pada abad ke-21 yang menuntut pemikiran kritis, kerja sama tim, dan pemecahan masalah. Salah satu solusi yang dapat digunakan yaitu metode pembelajaran problem-solving, yang dapat mendorong siswa untuk menganalisis data, berpikir secara mandiri, dan memecahkan masalah yang sedang terjadi. Namun, di dalam praktik pembelajaran pendidikan agama kristen di Indonesia juga masih menggunakan metode pembelajaran konvesional. Hal ini tidak akan mencapai hakikat dari pendidikan agama kristen tersebut yaitu membangun sebuah pengalaman perjumpaan pribadi dengan Allah dan membentuk karakter kristiani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif dan efisien metode pembelajaran problem-solving sebagai jawaban dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam mata pelajaran pendidikan agama kristen. Meskipun penelitian sebelumnya telah mengkaji berbagai metode pendekatan pembelajaran lainnya, namun, belum ada penelitian secara spesifik meneliti tentang implementasi metode problem-solving dalam konteks pendidikan agama kristen. Sehingga melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam mengenai penggunaan metode pembelajaran problem-solving yang dapat diterapkan oleh guru Pendidikan Agama Kristen.
Rethinking Paulo Freire: Esensi Tentang Pendidikan Yang Membebaskan Dan Relevansinya Pada Masa Kini prastawa, Singgih; Tonny Rey, Kevin
Cendekia : Jurnal Pendidikan dan Keagamaan Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : YPI Ulul Albab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69551/cendekia.v2i1.8

Abstract

Education is the need of every individual who needs knowledge. Education has a strong foundation for thinking, namely to present human values. Education that produces problems is education that does not have a strong construction basis. Education is actually a deliberate and programmed effort with the aim of a change for the learner and others. Education should be implemented with respect and appreciation of human values. Not education that makes learners like programmed robots by eliminating their self-awareness so that it is difficult to bring about transformation. Freire offers an alternative to education that is based on the paradigm of intellectual and emotional freedom awareness that is ultimately able to produce social transformation. The education initiated is also based on a rational critical dialogical framework so that the creativity of the subject emerges and is able to communicate human values. Freire's education can still be accepted in the present time where there is still a concept of education that eliminates the awareness of freedom of subjects to become objects that suffer or are oppressed.Education
Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Universitas Suprihartini, Yayuk; Rukhmana, Trisna; Ikhlas, Al; Wahyuni, Loria; Prastawa, Singgih; Taryana, Taryana
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Universitas X. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman dan penerimaan terhadap KBK di kalangan dosen dan mahasiswa merupakan langkah awal yang penting dalam implementasi kurikulum ini. Implementasi KBK dalam proses pembelajaran di Universitas X dilakukan melalui metode pembelajaran aktif yang berfokus pada pengembangan keterampilan praktis dan soft skills mahasiswa, seperti kerja tim dan komunikasi. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan utama dalam implementasi KBK, yaitu keterbatasan sumber daya dan beban kerja dosen yang tinggi. Pengembangan infrastruktur dan fasilitas pendukung serta manajemen waktu yang lebih baik diperlukan untuk mendukung penerapan KBK secara efektif. Peningkatan kesiapan kerja mahasiswa dan motivasi serta keterlibatan yang lebih tinggi menunjukkan bahwa KBK berhasil mencapai tujuan utamanya dalam menciptakan lulusan yang siap bekerja dan berdaya saing tinggi. Dukungan institusi dalam bentuk pelatihan dan workshop bagi dosen sangat penting untuk mengatasi kesulitan dalam penerapan KBK. Secara keseluruhan, implementasi KBK di Universitas X telah memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan meskipun masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN SEBAGAI TELADANĀ  DALAM KEROHANIAN DAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SMK Prastawa, Singgih; Malau, Ezra Gibbor Ronggur
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Maret 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/ayh2gm71

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada Peran Guru Pendidikan Agama Kristen sebagai teladan dalam meningkatkan kerohanian dan karakter peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan peran guru dalam meningkatkan kerohanian dan karakter peserta didik, haruslah menjadi prioritas dalam pembelajaran sebagai bentuk mengimplikasikan nilai secara afektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan meotde deskriptif kualitatif dengan subjek guru pendidikan agama kristen. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini berupa wawancara Hasil dari penelitian di tempat penelitian menunjukkan bahwa guru dalam memberikan sebuah teladan bagi kerohanian siswa menunjukkan adanya pengalaman belajar yang menyenangkan dan memiliki tanggung jawab dalam mengejarkan tugas. Adapun kelemahan dari penelitian iniĀ  adalah guru memberikan teladan bagi siswa adalah siswa kurang aktif dalam kegiatan ibadah, adapun kelebihan dalam guru memberikan teladan bagi siswa adalah membuat kerohanian siswa dalam mengikuti ibadah semakin aktif, guru harus menyadari bahwa guru Pendidikan Agama Kristen sebagai pemimpin keteladanan. Guru bekerja sama dengan gereja dan keluarga membawa dalam peningkatan kerohanian dan karakter. Dan yang terakhir Guru harus dipimpin Roh Kudus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah meningkatkan Sumber daya manusia dan membawa anak didik bertumbuh dalam kerohanian dan karakter yang dapat membangun bangsa melalui pribadi yang tangguh mengandalkan Tuhan.
Pengaruh Motivasi Belajar Berbasis Keterampilan Berfikir Kreatif Terhadap Self Efficacy Mahasiswa Prastawa, Singgih; Sutrisno, Ribut Agung; Kadun, Satria Omega
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.18773

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh yang signifikan motivasi belajar terhadap keterampilan self-efficacy mahasiswa, (2) seberapa besar pengaruh motivasi belajar terhadap self-efficacy, dan (3) persamaan regresi yang menghadirkan pengaruh motivasi terhadap self-efficacy tersebut. Penelitian ini termasuk penelitian korelasional berdesain ex post facto. Populasi penelitian ini sebanyak 365 mahasiswa pada fakultas Hukum Universitas Slamet Riyadi. Penentuan sampel menggunakan teknik simple random sampling dan jumlah sampelnya adalah 38 mahasiswa di kelas 01 fakultas hukum tersebut. Instrument penjaringan data non tes (kuesioner), sedangkan data terkait hasil belajar didapat dari data hasil tes sebelumnya. Analisis statistic digunakan untuk uji validitas dan reliabilitas instrument, serta uji prasyarat. Untuk uji hipotesis dengan regresi linear sederhana menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh motivasi adalah terbukti signifikan, hal itu terbukti dari perolehan p value 0,02 < 0,05, sedangkan pengaruh motivasi terhadap self-efficacy adalah sebesar 14 %, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Untuk persamaan regresi Y = 49.294 + 0.274x. Hal ini memberi gambaran pengaruh adalah motivasi. Berdasarkan perolehan di atas, maka motivasi belajar mempengaruhi self-efficacy, sehingga pengaruhnya memberikan gambaran terkait motivasi tersebut. Kata Kunci: self-efficacy, motivasi belajar, studi ex post facto
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN HYBRID DALAM PENGAJARAN BAHASA INGGRIS Prastawa, Singgih; Sitanggang, Esra br
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran metode Hybrid menjadi hal tidak tepisahkan dalam pembelajaran di masa pendemi. Hal ini terkhusus pembelajaran era Corona virus 19. Pembelajaran dengan pendekatan dua arah menjadikan mahasiswa mampu menjadikan termotivasi pembelajaran onsite/tatap muka dan terdorong lebih maju bagi yang melakuakan off site/daring. Termotivasi dan terdorong maju menjadi bagian harus dicapai dalam pembelajaran di masa sekarang, walau terhalang pendemi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendalami sejauh mana proses pembelajarn Hybrid mampu dilaksanakan dengan baik sesuai pola pembelajarn abad 21 serta mampu meningkatkan motivasi pembelajaran onsite dan mendorong mahasiswa lebih aktif untuk offsite guna mengikuti pembelajaran dengan metode Hybrid. Metode Hybrid dicapai untuk memenuhi standar pembelajaran dalam masa pendemi yang harus menggunakan 2 metode berbeda dalam satu pembelajaran di kelas. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sebar angket, observasi dan wawancara merupakan teknik penjaringan data penelitian ini. Subjek penelitian riset ini adalah mahasiswa teologi yang mengikuti mata kuliah umum yaitu Bahasa Inggris. Uji keabsahan data penelitian ini menggunakan Triangulasi guna mencapai persamaan sumber dan cara yang digunakan. Analisis data untuk penelitian ini adalah mengguakan metode interaktif Miles and Hubernan, proses sintkasnya adalah pengumpulan, reduksi, penyajian dan penyimpulan data. Temuan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah mahasiswa termotivasi pada pembelajaran denagn pola Hybrid, dan mahasiswa pembelajaran secara online menggunakan metode Hybrid bisa lebih aktif meskipun dengan keterbatasan pembelajaran dan mencerminkan kemandirian dengan bimbingan pengajar. Berdasarkan hasil di atas, pembelajaran onsite maupun offsite menggunakan metode Hybrid bisa mencapai target pembelajaran sesuai perencanaan dalam RPS terintegrasi pola pembelajaran abad 21.
Pendidikan di Revolusi Industri 4.0: Studi Kasus Evaluasi Kurikulum Merdeka di Indonesia: Education in the Industrial Revolution 4.0: A Case Study of Independent Curriculum Evaluation in Indonesia Yanti, Dawi; Prastawa, Singgih; Utomo, Widodo Febri; Wiliyanti, Vandan; Utomo, Bekti
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 02 (2024): Artikel Riset Edisi Agustus 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i02.4471

Abstract

The Industrial Revolution 4.0 has driven significant changes in the education system, including in Indonesia, with the introduction of the Independent Curriculum. The Industrial Revolution 4.0 has brought significant changes to various aspects of life, including the education sector. This era is marked by the integration of digital, physical, and biological technologies that change the way humans live, work, and learn. Education, as the foundation for human resource development, must adapt to these changes to prepare the younger generation to face future challenges and opportunities. The method used is a literature study analysis of various previous studies and case studies. The results of the study show that the Independent Curriculum has the potential to improve 21st century skills, such as critical thinking, creativity, collaboration, and digital literacy. However, significant challenges in its implementation include lack of teacher understanding, limited infrastructure, and differences in readiness between regions. The Independent Curriculum shows potential in improving student competencies, especially in terms of critical thinking skills, creativity, collaboration, and digital literacy. The implementation of the Independent Curriculum at various levels of education faces a number of challenges. This study reveals that the Independent Curriculum has the potential to bring positive changes to the Indonesian education system by improving student competencies in accordance with the demands of the Industrial Revolution 4.0. Technology support, teacher training, and community involvement have proven to be important for successful implementation. Recommendations include the development of contextual learning modules, increased technology support, and holistic assessment. These findings provide insights for the development of better education policies in the digital era.
Implementasi Metode Experiential Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Memasak di PPA (Riset Kaji Tindak di PPA IO 935 Air Hidup GSJA Injil Sepenuh Surakarta) Prastawa, Singgih; Sumardiono, Sumardiono; Latandu, Abdurrajab
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1768

Abstract

Keterampilan memasak di PPA menjadi bagian tidak terlepaskan dari pembelajaran yang dilaksanakan di PPA termasuk di PPA Air Hidup IO 935 di Surakarta. Keterampilan ini menjadi bagian tidak terpisahkan dengan bekal Kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sejauh mana peningkatan keterampilan fisik memasak menggunakan metode Experiential Learning pada peserta didik PPA usia besar. Penelitian Kaji Tindak model Kemmis & Mc Taggar dengan 2 siklus. Sampel penelitian ini adalah murid kelompok usia besar. Teknik pengumpulan data digunakan lembar tes, lembar observasi dan angket. Instrument yang digunakan adalah skala unjuk kerja guna mengukur keterampilan memasak di PPA. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif guna mengukur keefektifan metode Experiential Learning yang diimplementasikan di kelas besar PPA. Data kualitatif dianalisis menggunakan analisis interaktif model Miles & Huberman. Hasil penelitian ini adalah bahwa metode Experiential Learning mampu meningkatkan keterampilan memasak. Berdasarkan hasil tersebut, maka bisa dipastikan bahwa metode pembelajaran Experiential Learning efektif jika diterapkan di PPA pada praktik Fisik, terkhusus memasak
Co-Authors A. Darussalam Aat Ruchiat Nugraha Abdurrajab Latandu Agus Faisal Asyha Ahmad Amarullah, Ahmad Ahmad Fahrudin Ahmad Faruk Ahmad Muktamar B Ahmad Zain Sarnoto Akhmad Ramli Al Ikhlas Al Ikhlas, Al Ikhlas Ali Ramatni Almira Ulimaz Aminah Ana Krisnawati Andi Muh suktomansyah Anggini Sifa Zalzadella Bashori Bashori Baso Intang Sappaile, Baso Intang Budi Mardikawati Daheri, Mirzon Dasep Supriatna Dedi Gunawan Saputra Devin Mahendika Dewi, Maftuhah Didik Cahyono Dony Kristian Eka Selvi Handayani, Eka Selvi Ekowati Ekowati Eskawida Eskawida Esra Sitanggang Ferdi Zulkarnain Ferdiawan Florentina Wijayani Kusumawati Gamar Al Haddar, Gamar Al H. Jumeri Habibie Habibie Hendri Mulyadi Hetty Elfina I Ketut Addy Putra Indrawan Ilham Arief Joni Wilson Sitopu Karimah, Saidatul Kevin T. Rey Kevin Tonny Rey Kevin Tony Rey Khasanah Khasanah Latandu, Abdurrajab Lima, Lucas Loria Wahyuni, Loria M. Syahputra M. Torero Rigel Centeury Mafruhah, Anisatul Malau, Ezra Gibbor Ronggur May Ester Marbun Meilana, Septi Fitri Melinda Yusri Rizki Merakati, Indah Mey Ester Marbun Mirdan Kurniawan, Mirdan Moh. Ifkhal Sianto Muhammad Khairul Rijal Muhammad Nasir Muhammad Rifai Mukhtar Efendi Nanda Dwicahya Natalia Ayu Larasati Naufal, Dhiwangkara Arno Ni Putu Wulantari Noufal, Dhiwangkara Auro Nur Fajrin Maulana Yusuf Nurul Husnul Lail Nurzaima, Nurzaima Pahmi Patimah, Lilis Priyadi Rahmat Syaifudin Ratna Susanti Rendi Hadian A. Tamagola Ribut Agung Sutrisno Roni Chandra Rosidin Rosidin Rukhmana, Trisna Sahib, Abdul Satria Omega Kadun Sefian Bintang Pangestuti Sitanggang, Esra br Sitti Hartinah DS Slamet Riyadi Solissa, Everhard Markiano Sri Tuti Rahmawati St Rahmah Sudadi Suharti Sujarot Sujarot, Sujarot Sumardiono Sumardiono Sumardiono Sumardiono, Sumardiono Suprihartini, Yayuk Sutrisno, Ribut Agung Taryana Taryana, Taryana Theodora Desy Natalia Tonny Rey, Kevin Unan Yusmaniar Oktiawati Utomo, Bekti Utomo, Widodo Febri Vandan Wiliyanti Waahib, Achmad Nashrul Waluyo Erry Wahyudi Windy Wonmally Yanti, Dawi Yanuar Triadi Yenny Anggreini Sarumaha Yohanes Selvianus Tola Yosep Heristyo Endro Baruno