p-Index From 2021 - 2026
7.058
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Alchemy : Journal of Chemistry JURNAL RISET BISNIS DAN MANAJEMEN Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Jurnal Al-Ijtimaiyyah Jurnal Sains dan Teknologi Pangan TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan Pendas mahakam : jurnal pendidikan dan pembelajaran Sekolah Dasar Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Jurnal Literasiologi Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Journal of Food and Culinary Jurnal Sosial Humaniora Sigli Hikmah Maspul Journal of Community Empowerment Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE) Jurnal Pengabdian UNDIKMA Jurnal ABDIMAS (Pengabdian kepada Masyarakat) UBJ MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Pertanian Jurnal Ilmiah Teunuleh: The International Journal of Social Sciences eScience Humanity Journal Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM) Journal of Innovative Food Technology and Agricultural Product Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Indonesian Journal of Library and Information Science (IJLIS) Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity Midwifery Journal AGRONIMAL: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Peternakan
Claim Missing Document
Check
Articles

JUS SEMANGKA MEMPENGARUHI PENURUNAN TEKANAN DARAH TERHADAP PENDERITA HIPERTENSI PADA LANSIA Suharman, Suharman; -, Septiana; Rosmiyati, Rosmiyati
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 2 (2021): Vol.1 No.2 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i2.3345

Abstract

Background : Hypertension or high blood pressure is a condition when blood flows through blood vessels with greater strength than usual. Handling that can be done in addition to pharmacological therapy is to use non-pharmacological therapy or complementary therapy. One of the preventative measures to reduce blood pressure is by consuming watermelon. Purpose : know the effect of watermelon juice on blood pressure reduction in patients with hypertension at Bhayangkara Hospital, Bandar Lampung in 2020. Method : This type of research is quantitative research design with a quasi-experimental approach. The population in this study were all elderly people with hypertension at the Bhayangkara Hospital in Bandar Lampung as many as 46 people. Sample 16 people, the sampling technique used was purposive sampling Data collection using observation sheets and data analysis used was the T-dependent test. Result : showed that the average frequency distribution of blood pressure before giving Watermelon Juice was 150 mmHg, with SD 5.7, systolic value = 140-160 mmHg and diastole value = 80-100. The frequency distribution of average blood pressure after administration of Watermelon Juice was 119 mmHg, with SD 10.7 of systole = 100-138 and diastole = 77-99. Conclusion There is an influence of consumption of Watermelon Juice on the reduction in blood pressure in the elderly (p value 0,000 <0.05). Suggestions For the elderly and the community, for the community and family can apply appropriate herbal treatments to treat hypertension symptoms, one of which is to consume watermelon juice to reduce high blood pressure levels, so it can reduce the use of pharmacological drugs that have side effects..  Keywords: watermelon juice, hypertension, elder people ABSTRAK Latar belakang : Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi ketika darah mengalir melalui pembuluh darah dengan kekuatan yang lebih besar dari biasanya.  Berdasarkana hasil pra survey di Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung pada bulan februari 2020 didapatkan jumlah laki-laki 102 orang dan perempuan 67 orang, dari 169 orang terdapat 46 orang mengalami hipertensi. Tujuan penelitian adalah diketahui Pengaruh Pemberian Jus Semangka Terhadap Penurunan Tekanan Darah Terhadap penderita Hipertensi di Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung tahun 2020.Metode :  Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian dengan pendekatan quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang mengalami hipertensi di Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung sebanyak 46 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi dengan jumlah sampel 16 orang,  Teknik sampling yang digunakan purposive sampling Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan analisa data yang digunakan adalah uji  T-dependent.Hasil : hasil penelitian didapatkan bahwa distribusi frekuensi rata-rata tekanan darah sebelum pemberian Jus Semangka adalah 150 mmHg, Distribusi frekuensi Rata-rata tekanan darah sesudah pemberian Jus Semangka adalah 119 mmHg,Kesimpulan Ada pengaruh konsumsi Jus Semangka terhadap penurunan tekanan darah pada lansia (p value 0,000 < 0,05).Saran bagi lansia dan masyarakat, dapat mengkonsumsi Jus Semangka dengan dosis Jus Semangka sebanyak 2 kali perhari atau 1000 gram perhari selama 7 hari serta mengikuti penyuluhan-penyuluhan tentang pencegahan tekanan darah tinggi untuk menambah pengetahuan lansia tentang penanganan penurunan tekanan darah tinggi. sehingga dapat mengurangi penggunaan obat-obatan farmakologi yang ada efek sampingnya. Kata Kunci  : Jus Semangka, Hipertensi, Lansia
PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH BIT DENGAN PENINGKATAN HB PADA REMAJA PUTRI Zuhraini, Rani; Anggraini, Anggraini; Kurniasari, Devi; Suharman, Suharman
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 3 (2021): Vol 1.No.3 September 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i3.5221

Abstract

Backgrund :The prevalence of anemia in Indonesia is 21.7%. The prevalence of anemia in women is higher than in men. Based on the results of a pre survey conducted on 6 female students of Bandar Lampung 14 high school about adolescent anemia, it was found that 4 respondents (60%) did not understand well what anemia was in adolescents, and there were anemia symptoms such as anemic, weak, tired, lethargic, after hemorrhoid examination. Hb values are varied, which is 8.5-10.6 mg / dl while the remaining 2 people (20%) can understand anemia in adolescent anemia, and do not find anemia symptoms in these students. The purpose of this study is to know the effect of giving beet juice with increased Hb in adolescent girls at SMAN 14 Bandar Lampung in 2019Purpose :It is known that there is an effect of giving beet juice with an increase in Hb in girls in SMAN 14 Bandar Lampung in 2019Methode :Quasi Experimental research design with one group pretest - posttest design approach. The population in this study was the first and second grade teenage girls at SMAN 14 Bandar Lampung in 2019 as many as 49 people. The sampling technique uses purposive sampling technique. The independent variable (independent) is beet juice, while the dependent variable is the Hb level, univariate data analysis to determine the average hemoglobin level before and after administration of beet juice, bivariate data analysis using T-test dependent test.Result :The results of this study are known that the average Hb in adolescent girls before being given beetroot juice is equal to 10.682 gr / dl. The average after being given beet juice is 11,088 gr / dl. It is known that there is an effect of giving beet juice with an increase in Hb in adolescent girls at SMAN 14 Bandar Lampung in 2019, t test was obtained (p value 0.001 <a 0.05). Suggestions in this study are for young women to consume beet juice as a way to increase hemoglobin levels.Conclusion :There is an effect of giving beet juice with an increase in Hb in girls in SMAN 14 Bandar Lampung in 2019Suggestions are expected to consume 250 ml of beetroot juice 1 time / day, for 7 days to overcome the occurrence of anemia. Keywords            : Beet juice, Adolance, Haemaglobin ABSTRAK : PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH BIT DENGAN PENINGKATAN HB PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 14 BANDAR LAMPUNG TAHUN 2019Latar Belakang :Prevalensi anemia diIndonesia yaitu 21,7%. Prevalensi anemia pada perempuan lebih tinggi dibanding laki-laki. Berdasarkan hasil pre survey yang dilakukan terhadap 6 siswi SMA 14 Bandar Lampung tentang anemia remaja, didapat 4 responden (60%) tidak memahami dengan baik apa anemia pada remaja, dan terdapat gejala anemia seperti anemis, lemah, letih, lesu, setelah dilakukan pemeriksaan Hb didapat nilai Hb yang bervariasi yaitu 8.5-10.6 mg/dl sedangkan 2 orang sisanya (20%) dapat memahami anemia pada anemia remaja, dan tidak ditmukan gejala anemia pada siswi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui ada pengaruh pemberian jus buah bit dengan peningkatan Hb pada remaja putri di SMAN 14 Bandar Lampung Tahun 2019Tujuan :Diketahui ada pengaruh pemberian jus buah bit dengan peningkatan Hb pada remaja putrid di SMAN 14 Bandar Lampung Tahun 2019Metode :Rancangan penelitian Quasi Eksperimental dengan pendekatan one group pretest – posttest design. Populasi dalam penelitian  ini adalah remaja putri kelas 1 dan 2 di SMAN 14 Bandar Lampung Tahun 2019 sebanyak 49 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Variabel bebas (independen) yaitu Jus buah bit, sedangkan variabel terikat (dependen) yaitu Kadar Hb, analisa data univariat untuk mengetahui rata-rata kadar hemoglobin sebelum dan setelah pemberian jus buah bit, analisa data bivariat menggunakan uji T-test dependent.Hasil :Hasil penelitian ini adalah diketahui rata-rata Hb pada remaja putri sebelum diberikan jus buah bit yaitu sebesar 10,682 gr/dl. Rata-rata sesudah  diberikan jus buah bit sebesar 11,088 gr/dl. Diketahui ada pengaruh pemberian jus buah bit dengan peningkatan Hb pada remaja putri di SMAN 14 Bandar Lampung Tahun 2019, uji t didapat (p value 0,001 <a 0.05). Kesimpulan :Ada pengaruh pemberian jus buah bit dengan peningkatan Hb pada remaja putrid di SMAN 14 Bandar Lampung Tahun 2019Saran diharapkan untuk mengkonsumsi jus buah bit 1 kali/ hari sebanyak 250ml, selama 7 hari untuk mengatasi terjadinya anemia.  Kata Kunci          : Jus buah bit, Remaja, Hemaglobin
PERBEDAAN PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN MENGGUNAKAN TOPIKAL ASI DAN METODE KERING TERHADAP LAMA PELEPASAN TALI PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR DI BPM WILAYAH KERJA PUSKESMAS DAYAMURNI KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT TAHUN 2019 Septiawati, Dewi; Suharman, Suharman
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 1 (2021): Volume 1 Nomor 1,Maret 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i1.3458

Abstract

                                                                              ABSTRACT Bad cord care causes the umbilical cord to become loose for a long time. The risk if the old cord is loose is the occurrence of umbilical cord infections and tetanus neonatorum. The purpose of this study is to know the differences in umbilical cord care using topical breast milk and dry method on the length of umbilical cord release in newborns in Dayamurni Community Health Center Working Area in Bulang Barat District in 2019.Quantitative research type, quasi-experimental design, population in this study were all normal newborns in the BPM Dayamurni Health Center work area where on average one month as many as 84 newborns, the sample used in this study was 60 people 30 babies the first group received intervention with topical ASI, and 30 second group infants as the control group received intervention with the dry method. data analysis using independent t-test.The results of the average umbilical cord release using topical ASI were 5.04, the mean cord release with dry treatment was 7.04, there were differences in umbilical cord care using topical breast milk and dry methods for the length of umbilical cord release in regional BPM Dayamurni Community Health Center TulangBawang Barat Work Year 2019 (p value 0.000 <alpha 0.05). Suggestions in this study are as information material that umbilical cord care using topical ASI is faster for umbilical cord release time compared to dry treatment. Keywords              : Topical ASI, Dry Care, Release Cord PERBEDAAN PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN MENGGUNAKAN TOPIKAL ASI DAN METODE KERING TERHADAP LAMA PELEPASAN TALI PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR DI BPM WILAYAH KERJA PUSKESMAS DAYAMURNI KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT TAHUN 2019 ABSTRAK Perawatan tali pusat yang tidak baik mengakibatkan tali pusat menjadi lama lepas. Resiko bila tali pusat lama lepas adalah terjadinya infeksi tali pusat dan tetanus neonatorum.TujuanpenelitianiniDiketahui Perbedaan Perawatan Tali Pusat dengan Menggunakan Topikal ASI dan Metode Kering Terhadap Lama Pelepasan Tali Pusat pada bayi baru lahir di BPM Wilayah Kerja Puskesmas Dayamurni Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2019.JenisPenelitiankuantitatif, rancangan quasi eksperimen,Populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi baru lahir normal yang ada di BPM wilayah kerja Puskesmas Dayamurni dimana rata-rata dalam satu bulan sebanyak 84 bayi baru lahir, sampel ang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 60 orang 30 bayi kelompok yang pertama mendapatkan intervensi dengan topikal ASI, dan 30 bayi kelompok yang ke dua sebagai kelompok kontrol mendapatkan intervensi dengan metode kering. analisis data menggunakan uji t-tes independent.Hasil penelitian rata-rata pelepasan tali pusat menggunakan topical ASI sebesar 5,04, rata-rata pelepasan tali pusat dengan perawatan kering sebesar 7,04, Ada Perbedaan Perawatan Tali Pusat dengan Menggunakan Topikal ASI dan Metode Kering Terhadap Lama Pelepasan Tali Pusat di BPM Wilayah Kerja Puskesmas Dayamurni Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2019( p value 0.000 < alpha 0,05).Saran dalam penelitian ini adalah sebagai bahan informasi bahwa perawatan tali pusat dengan menggunakan topical ASI lebih cepat untuk waktu pelepasan tali pusat dibandingkan dengan perawatan kering. Kata Kunci            : Topikal ASI, Perawatan Kering, PelepasanTali Pusat
The Factors Affecting Exclusive Breastfeeding At Work Are Of Krui Community Health Center, West Pesisir Regency Novalina, Fera; Yantina, Yuli; Susilawati, Susilawati; Suharman, Suharman
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 2 (2024): Volume 10,No.2 Februari 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i2.7730

Abstract

Latar Belakang: ASI Eksklusif adalah pemberian ASI kepada bayi tanpa makanan dan minuman pendamping ASI, dimulai sejak bayi dilahirkan sampai dengan usia 6 bulan. Cakupan bayi yang mendapat ASI Eksklusif di Provinsi Lampung pada tahun 2021 sebesar 69,3%. Persentase ini masih dibawah target yang ditetapkan sebesar 80%.Tujuan:  penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Krui Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2022.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan yang berjumlah 112 ibu, dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak 82 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode kecelakaan pada bulan Mei sampai Juli 2022. Instrumen penelitian menggunakan angket dan analisis data menggunakan uji pearson chi square.Hasil:Uji pearson chi square menunjukkan ibu yang melakukan inisiasi menyusu dini dengan ASI eksklusif sebanyak 39 (47,6%), ibu yang melakukan inisiasi menyusu dini tanpa ASI eksklusif sebanyak 6 (7,3%), ibu tidak melakukan inisiasi menyusu dini dengan ASI eksklusif sebanyak 9 (11,0%), ibu yang melakukan inisiasi menyusu dini tanpa ASI eksklusif sebanyak 28 (34,1%). Ibu yang mendapat dukungan suami dengan kategori ASI eksklusif sebanyak 32 (39,0%), ibu yang mendapat dukungan suami tanpa kategori ASI eksklusif sebanyak 7 (8,5%), ibu yang tidak mendapat dukungan suami dengan kategori ASI eksklusif sebanyak 16 (19,5%). ), kategori ibu tidak mendapat dukungan suami tanpa ASI eksklusif sebanyak 27 (32,9%).Kesimpulan: ada hubungan ibu yang mendapat dukungan suami dengan ibu yang melakukan inisiasi menyusu dini.Saran :  dapat menjadi informasi dan motivasi bagi para ibu untuk memberikan ASI Eksklusif pada bayinya. Kata Kunci : ASI eksklusif, faktor yang mempengaruhi, bayi ABSTRACT  Background: Exclusive breastfeeding was the provision of breastfeeding to infants without complementary foods and drinks, starting from the time the baby was born to the age of 6 months. The coverage of infants receiving exclusive breastfeeding in Lampung province in 2021 was 69.3%. This percentage was still under the target set of 80%.Purpose: The purpose of this study was to determine the risk factors affecting exclusive breastfeeding at the Work Area of Krui Community Health Center, West Pesisir Regency in 2022.Methods: This study was a quantitative research with an analytical survey research design using a cross sectional approach. The population of this research was mothers having infants aged 6-12 months, totalling 112 mothers, with the number of samples taken as many as 82 people. Sampling was carried out by accident method from May to July 2022. The research instrument used a questionnaire and the data analysis used a pearson chi square test.Results: The results of pearson chi square test showed that the of mother having early initiation of breastfeeding with exclusive breastfeeding was 39 (47,6%), mother having early initiation of breastfeeding without exclusive breastfeeding was 6 (7,3%), mother not having early initiation of breastfeeding with exclusive breastfeeding was 9 (11,0%), mother having early initiation of breastfeeding without exclusive breastfeeding was 28 (34,1%). Mother having husband support with exclusive breastfeeding category was 32 (39,0%), mother having husband support without exclusive breastfeeding category was 7 (8,5%), mother not having husband support with exclusive breastfeeding category was 16 (19,5%), mother not having husband support without exclusive breastfeeding category was 27 (32,9%).Conclusion: Conclusion, there was correlation on mother having husband support and mother having early initiation of breastfeeding.Suggestions: Therefore this study could be information and motivation to the mothers on giving exclusive breastfeeding to their infants hopefully. Keywords : Exclusive breastfeeding, factors affected, infants
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbasis Bakteri Fotosintetik (PSB) bagi Kelompok Tani di Kabupaten Enrekang Kining, Ekajayanti; Ardat, Muh. Achyar; Rusdin, Rista Astari; Suharman, Suharman; Assidiq, Ilham; Badi, Muslim; Basri, Basri
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 5 No. 4 (2024): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v5i4.13085

Abstract

This community service aims to transfer the technology of making Liquid Organic Fertilizer (POC) based on Photosynthetic Bacteria (PSB) for the Eran Batu Farmer Group in Pekalobean Village, Enrekang Regency. The method of implementing this community service uses Participatory Rural Appraisal (PRA). This program consists of several stages: (1) Socialization and training, (2) Practice of making POC, (3) Implementation of a demonstration plot for planting yard vegetables, (4) Counseling on product effectiveness, (5) Assistance in product marketing, and (6) Monitoring and evaluation of the program. The results of the community service showed a significant increase in participant knowledge and skills. Pre-test and post-test analysis showed an increase in understanding of 42.59%, with an average score increasing from 68.73 to 98.00. The practice of making POC achieved a success rate of 90%, with 95% of participants reporting a significant increase in independent production capabilities. The implementation of the demonstration plot showed an increase in crop productivity of 22% compared to conventional methods, accompanied by improvements in soil health and plant resistance to pests and diseases. This community service program has succeeded in transferring PSB-based POC technology and encouraging sustainable agricultural practices among farmers of the Eran Batu Farmers Group.
Pelatihan Inovasi Trichokompos Limbah Kulit Kopi (TRICHOLIKO) Berbasis Agropreneurship bagi Petani Muda Enrekang Nurhapisah, Nurhapisah; Suhardi, Suhardi; Baharuddin, Baharuddin; Akbar, Muh. Rezky; Suharman, Suharman
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 5 No. 4 (2024): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v5i4.13087

Abstract

This community service programme aims to increase the knowledge and skills of young farmers in Enrekang in processing Trichocompost from coffee skin waste (Tricholiko) as organic fertilizer. The programme involved the Tunas Muda Kreatif Farmer Group located in Salowo Hamlet, Curio Village, Curio Sub-district, Enrekang Regency, South Sulawesi. Although the group already had products such as plant seeds, Sinar Benteng Arabica coffee, and Trichokompos, they faced various challenges in business development, including: a) lack of socialization on the use of Tricholiko in coffee and pepper intercropping systems, b) absence of demo plots to test the effectiveness of Trichokompos on pepper plants, and c) limited knowledge and skills in entrepreneurial management innovation and product marketing. The methods used in this programme included training and mentoring in the Trichokompos production process, with stages including: 1) entrepreneurship training and workshop, 2) training on Trichoderma sp. propagation and Tricholiko production, 3) making demo plot of Trichocompost application, and 4) assistance in product packaging. Evaluation was conducted using pre-test and post-test questionnaires and direct observation in the process of making Trichocompost. Data were analyzed descriptively to assess the improvement of knowledge and skills. The results of the service showed a significant increase in the knowledge and skills of young farmers in the production of Trichocompost, as well as an increase in partner independence in producing Tricholiko with greater yield and quality than before.
ARTIKEL PENINGKATAN LITERASI SISWA MADRASAH SECARA SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) MELALUI PEMANFATAAN SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN: LITERASI MADRASAH SDGs, suharman, suharman
Indonesian Journal of Library and Information Science Vol. 2 No. 1 (2021): Indonesian Journal of Library and Information Science
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ijlis.v2i1.1188

Abstract

Perpustakaan merupakan bagian terpenting dalam rangka mensukseskan penyelenggaraan pendidikan di madrasah, terutama dalam meningkatkan literasi siswa. Peningkatan literasi siswa madrasah secara Sustainable Development Goals (SDGs) sangat dibutuhkan dalam rangka meningkatkan daya saing siswa dengan penguasaan literasi yang kuat melalui konsep utama menjadikan perpustakaan madrasah sebagai sumber belajar bagi siswa. Penelitian ini akan mengkaji tentang peningkatan literasi siswa madrasah secara Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pemanfataan sistem otomasi perpustakaan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendapat gambaran tentang konsep dan langkah kongrit madrasah menyangkut pemanfataan perpustakaan dengan sistem otomasi dalam meningkatkan daya saing siswa. Adapun metode dalam penelitian ini dilakukan dengan studi pustaka. Kemudian, data diperoleh dan dianalisis dengan teknik analisis isi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa Sustainable Development Goals (SDGs) dalam bidang perpustakaan menjadi salah satu kewajiban pokok madrasah yang harus dipenuhi untuk penunjang utama dalam rangka untuk mencapai fokus tujuan pembangunan yang disepakati bidang pendidikan yaitu penguasaan literasi dasar untuk meningkatkan daya saing siswa. Peningkatan literasi siswa madrasah akan tercapai dengan baik melalui peningkatkan fasilitas pendidikan di madrasah, salah satunya dalam bidang perpustakaan dengan terintegrasi sistem otomasi.
SOLIDARITAS SOSIAL DALAM TRADISI SAMADIYAH DI TENGAH MASYARAKAT ISLAM DI DESA MEUNASAH KRUENG KECAMATAN INGIN JAYA Kurniawan, Rahmat; Suharman, Suharman
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v8i1.12910

Abstract

Abstract: As a religious tradition passed down from generation to generation, Samadiyah is full of a sense of community. This article aimed to examine social solidarity in the Samadiyah tradition, focusing on a description of the implementation of the Samadiyah tradition and the forms of solidarity that exist in implementing the Samadiyah tradition based on Emile Durkheim's theory of social solidarity. The research method used is descriptive-qualitative. At the same time, the research technique applied was participant observation; by going directly to the field following Samadiyah. Then, the literature study was done by analyzing related documents and paying attention to the steps in data collection, such as books, literature, and reports related to the formulation of the research problem that will be answered. The writer found two big points in this research. First, this study stated that the social solidarity contained in the Samadiyah tradition was indentic with Emile Durkheim's theory of social solidarity. Second, the forms of social solidarity that exist in the Samadiyah tradition were divided into; mechanical solidarity, which has social integration in which the community is present successing the tradiition without having their duties described individually which have the basic concept that members of the community have the same values and beliefs,and organic solidarity, namely social integration that arises from the need for services to one another by individuals which in the Samadiyah tradition has the task of the Teungku as the leader of the Samadiyah procession. So it can be said that the Samadiyah tradition had characteristics and forms that are identical to the picture of solidarity communicated by Emile Durkheim.Keywords: Samadiyah; Social Solidarity; Religious Rituals.Abstrak: Tradisi Samadiyah sebagai tradisi keagamaan turun-temurun yang terus dilakukan sampai saat ini sarat akan solidaritas. Artikel ini bertujuan mengkaji solidaritas sosial dalam Tradisi Samadiyah dengan fokus terhadap deskripsi dari pelaksanaan tradisi Samadiyah dan bentuk solidaritas yang ada dalam pelaksanaan tradisi Samadiyah berdasarkan teori solidaritas Emile Durkheim. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif, teknik penelitiannya yaitu observasi partisipan dengan terjun langsung ke lapangan mengikuti Samadiyah, studi pustaka, dengan menganalisa dokumen yang terkait, memperhatikan langkah-langkah dalam pengambilan data seperti buku-buku, literatur-literatur, dan laporan-laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang dipecahkan. Penulis menemukan dua poin besar dalam penelitian ini. Pertama, penelitian ini menyatakan bahwa solidaritas sosial yang terdapat dalam tradisi Samadiyah sangat erat. Kedua, bentuk-bentuk solidaritas sosial yang ada dalam tradisi Samadiyah terbagi menjadi dua, yaitu solidaritas mekanik yang memiliki integrasi sosial dimana masyarakat hadir tanpa dideskripsikan tugas mereka secara individual yang mana konsep dasarnya bahwa anggota masyarakat tersebut memiliki kesamaan nilai dan keyakinan, dan solidaritas organik yaitu integrasi sosial yang timbul dari kebutuhan akan layanan satu sama lain oleh individu yang mana dalam tradisi Samadiyah adanya tugas Teungku sebagai pemimpin prosesi Samadiyah. Sehingga dapat disampaikan bahwa tradisi Samadiyah memiliki ciri dan bentuk yang identik dengan gambaran solidaritas yang dikomunikasikan oleh Emile Durkheim.Kata Kunci: Samadiyah; Solidaritas Sosial; Ritual Keagamaan.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Desminore dan Penanganan Non Farmakologi di SMAN 01 Kebun Tebu Lampung Barat Julaeha, Siti; Mariza, Ana; Suharman, Suharman; Ermasari, Anisa
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i2.12437

Abstract

ABSTRACT Menstruation is the process of shedding the endometrial lining or the inner uterine wall which has many blood vessels from the uterus to the cervix and then blood comes out through the vagina. Preliminary data at Kebun Tebu 1 Public High School, West Lampung Regency, obtained 36 young women out of a total of 74 students who experienced menstrual pain on the first day so they received treatment at the UKS. Researchers also conducted interviews with 10 students who experienced dysmenorrhea at SMAN 01 Kebun Tebu. It was found that all students said that dysmenorrhea greatly interfered with activities, especially when the dysmenorrhea occurred while studying. This is because apart from dysmenorrhea, female students with dysmenorrhea also experience other symptoms such as dizziness, nausea, weakness, back pain and fever. The purpose of this study was to determine the effect of health education on the level of adolescent knowledge about dysmenorrhea and non-pharmacological treatment at SMAN 01 Kebun Sugar Cane, West Lampung Regency in 2023. Type of quantitative research, pre-experimental research design using one group pretest-posttest design, population and sample of all 10th grade students at SMAN 01 Kebun Sugar Cane, West Lampung Regency in 2023, as many as 32 girls. Total sample sampling technique. This research was carried out at SMAN 01 Sugar Cane Gardens, West Lampung Regency in 2023. Data analysis used univariate and bivariate analysis used the Wilcoxon test. Knowledge of adolescents about dysmenorrhea before being given health education about dysmenorrhea and non-pharmacological treatment with a mean of 9.06. While the number of respondents who had scores above the mean were 14 people and scores below the mean were 18. Adolescents' knowledge about dysmenorrhea after being given health education about dysmenorrhea and non-pharmacological treatments with a mean of 13.53. While the number of respondents who had values above the mean were 18 people and values below the mean were 14. The results of bivariate data analysis using the t-test obtained a p-value of 0.000 <0.05, so it can be concluded that there is an influence of health education on the level of adolescent knowledge about dysmenorrhea and non-pharmacological treatment at SMAN 01 Kebun Sugar Cane, West Lampung Regency in 2023. It is hoped that young women can increase their knowledge about dysmenorrhea through the media of leaflets, both at the nearest school or health facility. Keywords: Non-Pharmacological Health Education, Knowledge, Dysminore ABSTRAK Menstruasi adalah proses peluruhan lapisan endometrium atau dinding rahim bagian dalam yang banyak pembuluh darah dari rahim menuju leher rahim kemudian darah keluar melalui vagina. Data pendahulu di SMA Negeri 1 Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat didapat 36 remaja putri dari jumlah siswa sebanyak 74 orang yang mengalami nyeri haid di hari pertama sehingga mendapatkan perawatan di UKS. Peneliti juga melakukan wawancara dengan 10 orang siswi yang mengalami dismenore di SMAN 01 Kebun Tebu diketahui bahwa semua siswi mengatakan bahwa dismenore sangat menganggu aktivitas terutama ketika dismenore tersebut terjadi saat sedang belajar. Hal tersebut dikarenakan selain dismenore, siswi yang dismenore juga mengalami gejala lain seperti pusing, mual, lemah, sakit pinggang dan demam. Tujuan penelitian ini adalah diketahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang disminore dan penanganan non farmakologi di SMAN 01 Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat Tahun 2023. Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian pra eksperimen menggunakan one group pretes-postes design, Populasi dan sampel seluruh siswi kelas 10 di SMAN 01 Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat Tahun 2023 sebanyak 32 remaja putri. Teknik sampel total sampel. Penelitian ini telah dilaksanakan di SMAN 01 Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat Tahun 2023. Analisa data menggunakan univariat dan analisa bivariate menggunakan uji wilcoxon. Pengetahuan remaja tentang disminore sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang disminore dan penanganan non farmakologi dengan mean 9,06. Sedangkan jumlah responden yang memiliki nilai diatas mean sebanyak 14 orang dan nilai dibawah mean sebanyak 18. Pengetahuan remaja tentang disminore sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang disminore dan penanganan non farmakologi dengan mean 13,53. Sedangkan jumlah responden yang memiliki nilai diatas mean sebanyak 18 orang dan nilai dibawah mean sebanyak 14. Hasil analisa data bivariat menggunakan uji t-tes didapat nilai p-value 0,000 < 0,05 maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang disminore dan penanganan non farmakologi di SMAN 01 Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat Tahun 2023. Bagi remaja putri diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang disminore melalui media leaflet, baik disekolah ataupun fasilitas kesehatan terdekat. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan Non Farmakologi, Pengetahuan, Disminore 
The Effect of Mung Bean Extract on The Increase of Hemoglobin Levels in Pregnant Women in Trimesters II and III Ratnaningsih, Tri Astuti; Mariza, Ana; Suharman, Suharman; Evrianasari, Nita
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i1.11702

Abstract

ABSTRACT Anemia is a common blood disorder that occurs when the level of red blood cells in the body becomes too low. The incidence of anemia in pregnant women at Bandar Negeri Suoh Primary Health Care in 2020 was 72 cases; it was 85 cases in 2021; and it was 87 cases in 2022. One way to help increase hemoglobin levels in pregnant women is by consuming mung bean extract. Mung bean extract contains iron, which can help with oxygen circulation and increase hemoglobin levels. To determine the effect of mung bean extract on the increase of hemoglobin levels in pregnant women in trimesters II and III in the working area of Bandar Negeri Suoh Community Primary Health Care in 2023. This research was a quantitative study using a pre-experimental design and a one-group pretest and posttest design. The population of this study consisted of pregnant women in trimesters II and III with anemia in the working area of Bandar Negeri Suoh Community Primary Health Care. The total was 38 people, with 30 people as the sample. The sampling technique used in this study was purposive sampling, and the data analysis involved the Wilcoxon test. The average hemoglobin level before consuming mung bean extract was 10.243 g/dL, and after consuming mung bean extract, it increased to 11.37 g/dL. The Wilcoxon test result yielded a p-value of 0.000 < 0.05, indicating that there was an effect of mung bean extract on the increase of hemoglobin levels in pregnant women in trimesters II and III in the working area of Bandar Negeri Suoh Primary Health Care in 2023. There was an effect of mung bean extract on the increase of hemoglobin levels in pregnant women in trimesters II and III in the working area of Bandar Negeri Suoh Primary Health Care in 2023. Keywords: Hemoglobin Level, Mung Bean Extract, Pregnant Women
Co-Authors -, Septiana Ahyar Ardat, Muh Akbar Akbar Akbar, Muh Rizky Akbar, Muh. Rezky Alrizwan, Uray Ari Andhika, M. Rezki Anggi Anggraini, Anggi Anggraini Anggraini Ardi, Pahmi Aryawati, Wayan Assidiq, Ilham Astari Rusdin, Rista Astin, Nur Aulia, Aulia Badi, Muslim Badrut Tamam Baharuddin Baharuddin Baharuddin Baharuddin Basri Basri Boby Cahyady Cahyanti, Ice Cennawati, Cennawati Dainty Maternity Dalima, Dalima Dewi, Dinda Rintania Djamaluddin, Erwin Eka Mahmud, M Ekajayanti Kining Elfrida Ratnawati ELIHAMI, ELIHAMI Erawadi Erawadi, Erawadi Ermasari, Anisa Evrianasari, Nita Fitria Fitria Hajrawati, Hajrawati Haliq, Muh Idham Hasan, Khairuddin Hermawan, Desi Himelda, Tia Aulia Nashawa Ihsan, Ahmad Nurul ilmi , Nur Izzati, Nuril Khoirunisa Josi, Josi Jusran Jusran Khojir Kurniasari, Devi Lana Santika Nadia Lusiono, Eko Febri M. Harun, M. M. Yunus Sudirman Magdalena Magdalena Maimuna Nontji Mariza, Ana Marlini Marlini Maulana, Heru Muh. Achyar Ardat Muhammad Burhan Muhammad Firdaus Muhammad Priya Permana, Muhammad Priya Niar, Niar Novalina, Fera Nugroho, Awan Nur Afni Nur Rohman NurAfni NurAfni Nurhapisah, Nurhapisah Nurliani Nurliani Nursyawal Nacing Nurul Mukhlisah, Nurul Oktaviyani, Dwi Puspariny, Cynthia Rahmat Kurniawan Rahmawati, Rahmawati Ratnaningsih, Tri Astuti Restu, Muhammad Rezky, Ainur Rismawar, Rismawar Rohana, Syarifah Rosmiana, Sri Rosmiyati Rosmiyati Rusdin, Rista Astari S, Netty S, Putriyani Saleh, Sitti Fithriani Samodro, Guntur Saputra, Aidil Sari Nainggolan, A.Triska Oktavika SATRIYAS ILYAS Septia Ramlan, Nirma Septiawati, Dewi Shidqia, Aida Rahman SITI HALIMAH LAREKENG, SITI HALIMAH Siti Julaeha, Siti Sri Harmini Suhardi Suhardi Sunarti, Maria Magdalena Suparman Suparman Sutakwa, Adi Sy. Rohana Syahriani Syahriani, Syahriani Syamsuddin, Agustan Syamsul, Nurafni Syarifah Atika Tahang, Sunardi Tanjung, Salis Alvisyhari Trisnawaty AR Utami, Vida Wira Widiawati, Wilda Widyanto, Nonok Yuli Yantina Yuliasari, Dewi Yuviska, Ike Ate Zamroni Zamroni Zuhraini, Rani