Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN PADA REMAJA DALAM MENGATASI CEMAS SAAT PUBLIC SPEAKING MENGGUNAKAN EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE, RELAKSASI IMAJINASI DAN OLAH TUBUH Vini Oktaviani; Meilanny Budiarti Santoso; Santoso Tri Raharjo
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i2.35130

Abstract

Kecemasan merupakan sesuatu yang terjadi pada hampir semua orang, termasuk remaja pada waktu-waktu tertentu dalam hidupnya. Seperti yang dikatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bahwa 20% dari populasi dunia mengalami kecemasan, dan 48% diantaranya merupakan remaja. Di Indonesia, prevalensi kecemasan pada remaja berkisar antara 65-78% dengan prevalensi kelompok perempuan lebih tinggi dibandingkan kelompok laki-laki. Kecemasan bisa menyebabkan adanya perubahan secara fisik juga psikologis. Kecemasan yang dialami saat berbicara di depan umum merupakan hal yang dapat mengganggu konsentrasi dalam menyampaikan tujuan yang ingin dicapai. Dalam kondisi demikian, diperlukan suatu upaya untuk menurunkan tingkat kecemasan yang dirasakan dengan berbagai teknik intervensi yang dapat dilakukan, seperti Emotional Freedom Technique (EFT), Relaksasi Imajinasi dan Olah Tubuh, ketiga teknik tersebut ditujukan untuk menaikkan kendali dan rasa percaya diri untuk mengurangi stres dan kecemasan yang dirasakan. Artikel ini menggunakan metode deskriptif dengan menganalisa berbagai kajian pustaka dan riset aksi yang diperlukan dalam proses penyusunannya. Intervensi yang dilakukan selama empat minggu bersama klien yang mengalami isu terkait menggunakan tiga teknik relaksasi tersebut, membuahkan hasil yang cukup signifikan dalam penyampaian materi yang dilakukan klien saat melakukan presentasi. Melawan rasa cemas menjadi sebuah keberanian merupakan tindakan yang paling tepat dan dapat dilakukan pada saat kita dalam kondisi yang tenang dan nyaman. Jangan sampai kecemasan menjadi penghalang dalam memiliki keterampilan komunikasi untuk berinteraksi dengan lingkungan.
REMAJA SEBAGAI PELAKU CYBERBULLYING DALAM MEDIA SOSIAL Shafa Yuandina Sekarayu; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v3i1.39558

Abstract

Masa peralihan menuju dewasa menimbulkan berbagai tantangan bagi remaja untuk bisa mengembangkan kemampuan sosial dan emosionalnya. Penggunaan media sosial yang tidak seimbang dengan pengawasan, perhatian, dan rasa tanggung jawab dapat menimbulkan perilaku cyberbullying. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji mengenai remaja sebagai pelaku cyberbullying dalam media sosial. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi literatur terhadap bahan bacaan, seperti jurnal, buku, dan penemuan hasil penelitian yang berkaitan dengan cyberbullying dan kondisi psikososial remaja. Hasil yang diperoleh adalah kondisi psikososial remaja yang sedang membutuhkan pengakuan terhadap diri dan lingkungannya menyebabkan penggunaan media sosial secara tidak bertanggung jawab dan dapat menimbulkan perilaku cyberbullying. The transitional period to adulthood poses various challenges for adolescents to develop their social and emotional abilities. The use of social media that is not balanced with supervision, attention, and a sense of responsibility can lead to cyberbullying. This article aims to examine teenagers as perpetrators of cyberbullying in social media. The method used in this article is a literature study of reading materials, such as journals, books, and research findings related to cyberbullying and adolescent psychosocial conditions. The results obtained are that the psychosocial condition of adolescents who are need of recognition of themselves and their environment causes the use of social media to be irresponsible which can cause adolescents to engage in cyberbullying behavior.
PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK TANI TRIGONA REBORN UNTUK MENGEMBANGKAN DESA WISATA KELULUT DI SANGATTA SELATAN Naomi Shinta Pasila; Husnawati Djabbar; Dyta Mardyani; Nurliana Cipta Apsari; Santoso Tri Raharjo; Sahadi Humaedi; Budi Muhammad Taftazani; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i2.50073

Abstract

Corporate Social Responsibility merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh perusahaan dan pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu bentuk CSR yang dapat dilakukan oleh suatu perusahaan. Penulisan artikel ini ditujukan untuk menggambarkan berbagai pelatihan yang disediakan oleh Pertamina EP Sangatta Field bagi kelompok binaannya dari Program Kebun Kelulut sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas kelompok dalam pengelolaan desa wisata kelulut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa PT. Pertamina EP Sangatta Field telah memberikan berbagai pelatihan bagi Kelompok Tani Trigona Reborn, diantaranya yaitu Pelatihan keamanan pangan, Pelatihan Pembuatan Sabun Madu Kelulut, Benchmarking pengelolaan wisata lebah, Pelatihan pengolahan permen madu dan stik madu, dan Pelatihan pengolahan shampo dan masker berbahan madu kelulut. Corporate Social Responsibility is one of the obligations that must be carried out by companies and community empowerment is one form of CSR that can be carried out by a company. The purpose of writing this article is to describe the various training provided by Pertamina EP Sangatta Field for its assisted groups from the Kelulut Garden Program as an effort to increase the group's capacity in managing the Kelulut tourist village. The approach used in this research is a qualitative approach and data collection is carried out through documentation studies and literature studies. The research results show that PT. Pertamina EP Sangatta Field has provided various training for the Trigona Reborn Farmer Group, including food safety training, Kelulut Honey Soap Making Training, Benchmarking for bee tourism management, Training on processing honey candy and honey sticks, and Training on processing shampoo and masks made from Kelulut honey.
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN MENTAL REMAJA Alma Amarthatia Azzahra; Hanifiyatus Shamhah; Nadira Putri Kowara; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i3.37832

Abstract

Pola asuh orang tua adalah salah satu aspek yang penting untuk perkembangan anak. Terlebih lagi pada masa remaja yang merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa, di mana terdapat beberapa perubahan yang terjadi pada masa remaja mulai dari perubahan fisik, sosial serta perkembangan mental. Dengan adanya segala perubahan ini menyebabkan remaja sulit untuk mengendalikan emosi serta berperilaku yang sesuai dengan norma yang ada di masyarakat. Pola asuh orang tua juga menjadi salah satu pengaruh dalam proses perubahan-perubahan yang dialami remaja serta bagaimana remaja bersikap serta berperilaku di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan anak di usia remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan mengumpulkan sumber data dari berbagai kajian ilmiah yang berhubungan dengan pola asuh orang tua serta perkembangan mental anak di usia remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi atau hubungan serta dampak antara pola asuh orang tua dengan perkembangan mental anak di usia remaja.
MODAL SOSIAL DAN KESINAMBUNGAN USAHA: Studi pada Kelompok Jahit Wanita ‘Maria’ Mitra Binaan PT PGE Tbk Area Lahendong Bagus Dimas Wibisono; M. Yogi Alfarobi; Pandhit Pringgo Harjo; Meilanny Budiarti Santoso; Santoso Tri Raharjo
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v3i3.48937

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki modal sosial sebagai salah satu faktor penting untuk menjaga kesinambungan usaha mereka. Perusahaan melalui program CSR yang dilakukannya perlu melihat modal sosial UMKM tersebut dengan mengoptimalkan beragam potensi yang dimilikinya. Tulisan ini menggambarkan bagaimana PT PGE Tbk Area Lahendong mengimplementasikan program CSR-nya pada Kelompok Jahit Wanita ‘Maria’ yang beranggotakan ibu-ibu petani penggarap dan ibu-ibu rumah tangga yang terletak di Desa Touure, Kec. Tompaso, Kab. Minahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan potensi modal sosial dalam kelompok dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep modal sosial milik Putnam (2000); yang menyebutkan bahwa terdapat 3 modal sosial yang terbentuk pada suatu perkumpulan individu yaitu social bonding, social bridging, dan social linking. Hasil penelitian membuktikan bahwa bentuk modal sosial yang tercipta dalam social bonding adalah adanya keterkaitan, kemampuan, kesadaran dalam menjahit pada diri setiap individu, serta rasa ingin membantu masyarakat karena jauhnya jasa penyedia jahit dari desa. Social bridging ditunjukkan dengan adanya acara keagamaan, budaya, dan kemasyarakatan dalam desa, sehingga setiap individu memiliki waktu untuk bertemu dan membicarakan ketertarikan mereka dalam menjahit dan keberadaan Kelompok Jahit Wanita ‘Maria’ yang telah terbentuk. Social linking ditunjukkan oleh kerjasama kelompok masyarakat lain dengan anggota Kelompok Jahit Wanita ‘Maria’, sehingga mendapatkan pekerjaan dan dapat membantu kelompok masyarakat menyelesaikan kebutuhannya dalam hal menjahit. Kemampuan anggota Kelompok Jahit Wanita ‘Maria’ dalam menjalin komunikasi dan berdiskusi dengan kelompok usaha dan masyarakat lainnya merupakan modal yang sangat baik dalam menjaga kesinambungan usaha. Selain itu juga didukung oleh beragam potensi dan modal sosial yang dimiliki masyarakat, termasuk acara keagamaan, acara kebudayaan, dan acara kemasyarakatan.
PROGRAM POLI PENGOBATAN TRADISIONAL TERINTEGRASI: IMPLEMENTASI INOVASI SOSIAL SAAT PANDEMI Dewi Luqmania; Afifah Septiani; Santoso Tri Raharjo; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i2.35595

Abstract

Tingginya kasus covid 19 di Indonesia, tidak terkecuali di Kabupaten Gresik telah berdampak pada perilaku masyarakat. Banyak warga menjadi merasa sakit walaupun bukan covid 19, melainkan sakit yang disebabkan oleh munculnya rasa takut dan khawatir terhadap situasi pandemi covid 19. Di sisi lain, banyak warga yang sakit namun merasa khawatir dan takut untuk berobat ke rumah sakit, sehingga 45% warga Gresik lebih memilih menggunakan obat herbal untuk memelihara kesehatan dan sebagai obat penyembuhan secara alami dengan melakukan pengobatan tradisional. Kajian ini berupaya menggambarkan implementasi inovasi sosial melalui Program Poli Pengobatan Tradisional (Poli Batra) Terintegrasi sebagai salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan kesehatan warga masyarakat dengan memanfaatkan pendekatan tradisional pengobatan melalui pemanfaatan bahanbahan herbal atau pengobatan alami. Program yang diinisiasi oleh CSR PT PJB Unit Pembangkitan Gresik ini didorong oleh situasi pandemi dengan berkolaborasi bersama berbagai stakeholder, salah satu stakeholder dalam program ini adalah Puskesmas Alun-Alun Gresik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka, yaitu dengan mempelajari berbagai sumber referensi berupa jurnal ilmiah nasional, internasional, dokumen laporan CSR Perusahaan terkait dengan topik yang diangkat dalam artikel. Hasil studi menunjukkan bahwa program inovasi sosial ini telah memberikan dampak positif bagi berbagai stakeholder yang terlibat dan dengan adanya perubahan sistemik dari inovasi dan integrasi di dalam program serta didorong oleh prosedur yang secara otoritas telah disahkan, tentu hal ini meningkatkan nilai keberlanjutan program. The high number of COVID-19 cases in Indonesia, including in the Gresik Regency, has had an impact on people's behavior. Many residents feel sick even though it's not covid 19, but sick caused by the emergence of fear and worry about the covid 19 pandemic situation. On the other hand, many people who are sick but feel worried and afraid to go to the hospital, so 45% of Gresik residents prefer to use herbal medicine to maintain health and as a natural healing medicine by doing traditional medicine. This study seeks to describe the implementation of social innovation through the Integrated Traditional Medicine Poly Program (Poli Batra) as an effort to meet the health needs of the community by utilizing traditional approaches to treatment through the use of herbal ingredients or natural remedies. The program, which was initiated by PT PJB's CSR Gresik Generation Unit, was driven by the pandemic situation by collaborating with various stakeholders, one of the stakeholders in this program is the Gresik Square Health Center. The method used in this study is a descriptive qualitative method with data collection techniques carried out by library research techniques, namely by studying various reference sources in the form of national, international scientific journals, company CSR report documents related to the topics raised in the article . The results of the study show that this social innovation program has had a positive impact on the various stakeholders involved and with systemic changes from innovation and integration in the program and driven by procedures that have been authorized by authorities, this certainly increases the value of the sustainability program. 
PENGAWASAN ORANGTUA TERHADAP ANAK USIA PRASEKOLAH DALAM MENGGUNAKAN GAWAI Herni Wulandari; Dessy Hasanah Siti Asiah; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i1.33437

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini ditujukan untuk menggambarkan pengawasan orang tua terhadap anak usia prasekolah saat menggunakan gawai. Pengawasan merupakan kegiatan yang memiliki tujuan agar dapat melindungi dalam bentuk perhatian, sehingga anak dapat berkembang terutama anak usia prasekolah. Dalam menggunakan gawai anak memerlukan pendampingan dari orang tua untuk mengarahkan serta memberikan pemahaman-pemahaman mengenai media yang ditonton untuk menunjang pengetahuan serta persepsi-persepsi positif bagi anak. Adapun aspek-aspek pengawasan orang tua dalam pengawasan anak usia prasekolah yang diteliti dalam penelitian ini adalah mediasi aktif prnggunaan media daring, Mediasi aktif keamanan penggunaan media daring, Mediasi pembatasan, pembatasan teknis, dan monitoring. Aspek-aspek pengawasan orang tua yang diteliti ini agar dapat terhindar dari dampak negatif penggunaan gawai. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi non-partisipatif, wawancara mendalam, studi kepustakaan dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua sudah melakukan pengawasan dalam penggunaan gawai pada anak, berusaha meluangkan waktunya untuk melakukan pendampingan pada anak, membantu anak ketika mengalami kesulitan dalam pengoperasian gawai, memberikan arahan untuk membuka konten bersifat edukatif, orang tua berusaha menerapkan kedisiplinan waktu penggunaan gawai sebagai bentuk pengawasannya. Terdapat perbedaan antara ayah dan ibu dalam melakukan pengawasan. Belum semua aspek pengawasan dapat dilakukan secara langsung oleh orang tua karena faktor kesibukan pekerjaan, sehingga orang tua belum dapat melakukan perannya pada aspek-aspek tertentu. ABSTRACTThis study aims to describe parental supervision of preschool children when using gadgets. Supervision is an activity of observing attentively which aims to protect children so that they can develop, especially preschool children. In using gadgets, children require assistance from parents to guide them and provide insights about the media being watched to support knowledge and positive perceptions for children. The aspects of parental supervision of preschool-aged children examined in this study are active mediation of online media use, active mediation of online media use security, restriction mediation, technical restrictions, and monitoring. These aspects of parental supervision are studied in order to avoid the negative impact of using gadgets. This study uses a qualitative approach with descriptive methods. The data collection methods used are non-participatory observation, in-depth interviews, literature review and document review. The results show that parents provide financial to meet children's physical needs and as a form of supervision parents try to take the time to provide assistance to children when children use gadgets, help children when they experience difficulties in operating gadgets, provide directions for accessing educational content, and try to apply time discipline. Father and mother have differences in carrying out supervision. Not all aspects of supervision can be carried out directly by parents due to the busy work factor so that parents have not been able to play their role in certain aspects.
STRATEGI FUNDRAISING PADA YAYASAN CINTA ANAK BANGSA DI MASA PANDEMI COVID-19 Galuh Hanesty Gunawan; Maulana - Irfan; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i2.34265

Abstract

Abstrak Organisasi pelayanan sosial merupakan sebuah organisasi yang identik dengan sifat non-profit atau tidak mengidahkan keuntungan, sehingga organisasi pelayanan sosial sering mengalami hambatan dalam aspek pendanaan. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu aktivitas yang dapat menunjang aspek budgeting dalam manajemen organisasi pelayanan sosial melalui kegiatan fundraising. Fundraising bertujuan untuk memperoleh sumber pendanaan yang mendukung kegiatan dan keberlanjutan organisasi. Berkaitan dengan kondisi pandemi COVID-19 yang sedang melanda dunia khususnya Indonesia saat ini, organisasi pelayanan sosial tentunya membutuhkan pendanaan ekstra dan organisasi harus bisa beradaptasi serta berinovasi dalam mempertahankan keberadaannya. Dengan menggunakan metode studi literatur dan observasi, penelitian ini berusaha menggambarkan penerapan strategi fundraising pada YCAB Foundation sebagai salah satu contoh organisasi pelayanan sosial di masa pandemi COVID-19. Artikel ini menunjukkan bahwa YCAB Foundation berupaya untuk membangun dan mengembangkan strategi penggalangan dana melalui inovasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan berbagai media dalam aktivitas fundraising di masa pandemic COVID-19 ini antaralain online fundraising dan crowdfunding. 
IDENTIFIKASI ANGKA PARTISIPASI SEKOLAH JENJANG SD DAN SMA DI INDONESIA TAHUN 2021 Sazia Husna; R Nunung Nurwati; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v3i2.40088

Abstract

 Salah satu indikator keberhasilan pemerintah Indonesia di bidang pendidikan dapat dilihat dari Angka Partisipasi Sekolah (APS). Untuk merealisasikannya pemerintah sudah menambah jumlah sekolah di berbagai daerah. Namun semakin tinggi jenjang pendidikan, semakin rendah angka partisipasi sekolahnya. Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan bahwa jenjang pendidikan SMA di Indonesia memiliki angka partisipasi sekolah lebih rendah dari pada jenjang SD. Hal ini dilihat dari asosiasi antara jenis kelamin, jenjang pendidikan dan daerah tempat tinggal. Metode yang akan digunakan adalah Metode Cochran Mantel Haenzal, untuk melihat hubungan asosiasi antara jenis kelamin  (X) dengan respon jenjang pedidikan (Y) berdasarkan daerah tempat tinggal (Z) pada Angka Partisipasi Sekolah (APS) di Indonesia. Dari hasil pengujian menggunakan tabel kontingensi 3 arah dengan pengujian asosiasi homogenitas Odds Ratio dan Metode Cochran Mantel Haenzal diperoleh bahwa tidak ada asosiasi antara jenis kelamin, jenjang pendidikan dan daerah tempat tinggal. One indicator of the success of the Indonesian government in the field of education can be seen from the School Participation Rate (APS). To realize this, the government has increased the number of schools in various regions. However, the higher the level of education, the lower the school enrollment rate. This research was conducted to prove that high school education in Indonesia has a lower enrollment rate than elementary school level. This can be seen from the association between gender, level of education and area of residence. The method to be used is the Cochran Mantel Haenzal Method, to see the association between gender (X) and educational level responses (Y) based on area of residence (Z) on school enrollment rates (APS) in Indonesia. From the test results using a 3-way contingency table with the Odds Ratio homogeneity association test and the Cochran Mantel Haenzal method, it was found that there was no association between gender, education level and area of residence.
BUSINESS COACHING: PENGEMBANGAN USAHA INDUSTRI KECIL MENENGAH DI ERA PANDEMI COVID-19 Hery Wibowo; Maulana Irfan; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i1.33431

Abstract

ABSTRAKPandemi covid-19 secara nyata berdampak terhadap kondisi perekonomian masyarakat khususnya bagi para pelaku usaha kecil dan menengah, sehingga diperlukan upaya untuk mengatasi perubahan yang terjadi agar mereka tidak sampai menghentikan kegiatan usahanya. Dalam hal pengembangan usaha, beberapa metode dapat dipilih untuk meningkatkan kinerja, antara lain dengan melakukan kegiatan pelatihan, konsultasi, mentoring ataupun business coaching. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan metode business coaching sebagai salah satu upaya meningkatkan kinerja usaha yang didasarkan atas komunikasi apresiatif bertujuan serta kerjasama dan rasa saling percaya diantara pembimbing (coach) dengan mitra (coachee). Secara umum tahapan yang dilakukan adalah kegiatan eksplorasi, assessment, plan of treatment dan treatment. Proses coacing dilakukan terhadap sejumlah pelaku usaha yang memiliki jenis usaha berbeda dengan lokasi usaha tersebar di beberapa wilayah. Hasil pelaksanaan kegiatan kuliah kerja nyata - pengabdian pada masyarakat (KKN-PPM) Unpad menunjukkan bahwa dengan dilakukannya business coaching telah muncul kesadaran baru tentang kondisi usaha dan wawasan baru tentang beragam alternatif teknik usaha yang dapat dioptimalkan untuk menambah pasar, menyasar pelanggan yang tepat dan meningkatkan penjualan. ABSTRACT The Covid-19 pandemic has an impact on the economic condition of the community, especially for small and medium business actors, so efforts are needed to cope with the changes that have occurred so that they can maintain their business. In terms of business development, several methods can be chosen to improve performance, among others, by conducting training activities, consulting, mentoring or business coaching. This community service activity is carried out using the business coaching method as an effort to improve business performance based on appreciative communication with the aim of cooperation and mutual trust between the coaches and partners (coachee). In general, the stages carried out are exploration, assessment, plan of treatment and treatment activities. The coacing process is carried out on a number of business actors who have different types of business with business locations scattered in several regions. The results of the implementation of real work lecture activities - community service (KKN-PPM) Unpad show that by carrying out business coaching, new awareness has emerged about business conditions and new insights on various alternative business techniques that can be optimized to increases the market, target the right customers and increase sales.
Co-Authors -, Anisa - A. Rachim, Hadiyanto AA Sudharmawan, AA Abi Muhammad Nugraha Abie Besman Afifah Septiani Agus Wahyudi Riana Ahmad Buchari Aisyah Roziika Aldi Ahmad Rifa'i Aldi Ahmad Rifai ALI AR-RIDHO Alma Amarthatia Azzahra AMANDA, MAUDY PRITHA Aminnita, Febyana Sri Ana Nur Latifah Andy Yudha Hutama Anisa Anisa Anjani, Dina Anjumiz Sunani Annasjla Byandra Haer Annisa N. Fadhlillah Annisa Nabila Annisa Nabila, Annisa AR-RIDHO, ALI Ari Afriansyah Arie Surya Gutama Arik Anfasa Salsabil Aritonang, Johan Immanuel Arsy Adziem Wal Hamdir assidiq, rizky adrian Athaya Sekar Noviana Aulia, Adis Prita Awalia Nur Azizah Ayu Martina Ayu Martina, Ayu Azizah, Zahra Qisthi Azlinda Azman, Azlinda B, Megawati Bagus Dimas Wibisono Bilantara, Naila Hisanah Bimbi Gita Rama Putri Bimby Gita Rama Putri Binahayati Rusyidi Budhi Gunawan Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa, Budhi budhi wubhawa Budi M. Taftazani Budi M. Taftazani Budi Muhammad Taftazani Camelia Kristika Pepe Camelia Kristika Pepe Camelia Kristika Pepe, Camelia Kristika Chenia Ilma Kirana Chenia Ilma Kirana, Chenia Ilma Chika Nur Pebriani Chika Nur Pebriani, Chika Nur Cita Insaniah Muhammad DADAN SUMARA SUMARA Damayanty, Siska Darwis, Rudi S. Dede Rahmaida Nurlaeli Dessy Hasanah S Dessy Hasanah Siti A. Dessy Hasanah Siti A., Dessy Hasanah Siti Dessy Hasanah Siti Asiah Dessy Hasanah Siti Asiah Destin Putri Dewi Luqmania Dian Indira Dian Indira Dinda Azzahra Syauqina Diva Salma Hanifah Dudi Dudi dwinata, mahda diva Dyta Mardyani Dyta Mardyani Efri Mardawati ELA ZAIN ZAKIYAH Elis Fauziyah Elisabeth Risky Puspitasari Elprida Ryanny Syalis Enggal Wildan Prabowo Enggal Wildan Prabowo, Enggal Wildan Enggarati, Lanita Eva Nuriyah Hidayat Fachria Octaviani Fachruddin, Vanindya Fadhlillah, Annisa N. Faris Harsen Faris Harsen Farrelia Azzahra Febi Agus Dwi Riyanto Fernanda, Raida Devany Fikri Anarta Fikri Anarta franzeska venty Franzeska Venty, Franzeska Galuh Hanesty Gunawan Gatot Sudarsono Gevia Nur Isna Deraputri Ghea Cantika Noorsyarifa Gigin Ginanjar Kamil Basar Hadiyanto A. Rachim, Hadiyanto A. Hadiyanto Abdul Rachim Hadrasari, Ifani Haeruddin Mujuddin Hana Hanifah Hanifah Fatwa Nadilla Hanifiyatus Shamhah Hendri Mulyono Hendri Mulyono Herdiana, Mochamad Fauzan Putra Herlina Marta Herni Wulandari Herni Wulandari Herni Wulandari Hery Wibowo, Hery Hetty krisnani Hetty Krisnani Hetty Krisnani HETTY KRISNANI Hetty Krisnani, Hetty Humaerah Nisai Husnawati Djabbar Idim Mumajad Idris, Haifa Dinda Shafiyyah Ifani Hadrasari Imas Siti Setasih Imas Siti Setiasih In-In Hanidah Intania Ihsani Ishartono Ishartono Ishartono Ishartono Ishartono ishartono Ishartono Ishartono, Ishartono Isna Deraputri, Gevia Nur Ivan Darmawan Jatnika, Dyana Chusnulitta Jihan Kamilla Azhar Julian Rizky Kamal , Mustfa Lathifa, Gumanty Ayu Leny Indriyanti Luthfiansyah Hadi Ismail M. Andhika Putra M. Yogi Alfarobi mahda diva dwinata Mailani, Silvia Dwi Astuti Mardina, Mutiara Marlina, Nina Marsha Nurul Lutfiah Martha Sintaully Agustine Martha Sintaully Agustine, Martha Sintaully MAUDY PRITHA AMANDA Maulana - Irfan Maulana Irfan Maulana Irfan, Maulana Maya Lutviana Aulia Megawati B Mia Uswatun Hasanah Mirajani, Inara moch zaenuddin Moch Zaenudiin Moch Zainuddin Moch Zainudiin Moch. Zainuddin MOCH. ZAINUDDIN Moch. Zainuddin, Moch. Moch. Zainudiin Moch. Zainudin Monica Kristiani Widhawati Muhamad Burhanudin Muhammad Fedryansyah Muhammad Husaini Ansori Muhammad Noor Muhammad Riyandi Firdaus Muhammad, Cita Insaniah Mustafa Kamal Mustajir Mustajir Mustajir SH Muthia Dwi Candtika Mutiara Ayu Lestari Mutiara Ayu Lestari Mutiara Mardina Nabila Nur Arsyila Nadira Putri Kowara Nandang Mulyana Nandang Mulyana Naomi Shinta Pasila Naomi Shinta Pasila Naufaldy Azzura Herdiana Naufaldy Azzura Herdiana Nazmi Nur Alifa Nunung Nurwati Nunung Nurwati NUNUNG NURWATI Nunung Nurwati Nurazizah, Siti Nurhadi, Aan Nurlaeli, Dede Rahmaida Nurliana C. Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurwari, R. Nunung Nurwati , R. Nunung Nurwati, R. Nunung Pandhit Pringgo Harjo PHILIA ANINDITA GINTING Pipit Ratnawati Purwanto, Shaneshia Prameswari Parsa Putri Saeza Ramadhini Putri Wardatul Asriyah Putri Wardatul Asriyah, Putri Wardatul Putri, Bimby Gita Rama Putri, Destin Putri, Nadila Auludya Rahma R Nunung Nurwati R Nunung Nurwati R Nunung Nurwati R Nunung Nurwati Rachmat Putro Ferdiawan Putro Ferdiawan Ragil Abimayu Raihan Akbar Khalil Ridwan Mawala Kurnia Rifai, Aldi Ahmad Rifky Taufiq Fardian Rini Rizkiawati Rini Rizkiawati, Rini RISNA RESNAWATY Risna Resnawaty, Risna Rivani, Rivani - Rizki Muhammad Fauzi Rizki Muhammad Fauzi rizky adrian assidiq Rizky, Julian Rodhi Dwi Priono Romayana Sari Lumbantoruan Rudi Saprudin Darwis, Rudi Saprudin Runia Hanifa Runia Hanifa, Runia S, Dessy Hasanah Sabila Dina Hanifah Sabrina Hani Sahadi Humaedi SAHADI HUMAEDI SAHADI HUMAEDI Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi SAHADI HUMAEDI SAHADI HUMAEDI Salsa - Haura salsabila wahyu hadianti SALSABILA WAHYU HADIANTI Salsabila Wahyu Hadianti, Salsabila Wahyu Santoso T. Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo SANTOSO TRI RAHARJO Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Sarah Dhea Pratiwi Sarah Dhea Pratiwi Saraswati Widuri Sazia Husna Setasih, Imas Siti Shabihah, Ulya Salwa Shafa Yuandina Sekarayu Shafira Putri Septiyanti Shella Adelina Shella Adelina, Shella Silva Amanda Durratul Hikmah Silvi Alpera Setiawan Silvia Dwi Astuti Mailani Siti Arieta Slamet Usman Ismanto Soni Akhmad Nulhaqim Sri Sulastri Sri Sulastri Suci Rahmadhani Sujalmi, Yuri Budi SUMARA, DADAN SUMARA Syalis, Elprida Ryanny Syauqina, Dinda Azzahra Tabita Titah Dewanti Taufik Arbain Teguh Setiandika Igiasi Theresia Vania Radhitya W Theresia Vania Radhitya Widiandari Tiara Salsabilla Vini Oktaviani Viqa Nanda Prajatami Viqa Nanda Prajatami, Viqa Nanda Wandi Adiansah, Wandi Widhawati, Monica Kristiani Widuri, Saraswati Wilga Secsio Ratsja Putri Wilga Secsio Ratsja Putri, Wilga Secsio Ratsja wubhawa, budhi Yessi Rachmasari Yessi Rachmasari, Yessi Yogi Suprayogi Sugandi Yolanda Triana Siregar Yosi Damayanti Yosi Damayanti, Yosi Yustika Tri Dewi Yustika Tri Dewi Yustika Tri Dewi, Yustika Tri zaenuddin, moch Zainudiin, Moch Zainudin, Moch. ZAKIYAH, ELA ZAIN