Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesulitan Siswa Kelas XII SMA Labschool Untad Palu Dalam Menguasai Konsep Kelistrikan Aprilia Ningsih, Andi; Supriyatman, Supriyatman; Adi Untara, Ketut Alit; Kamaluddin, Kamaluddin; Ratnaningtyas, Delthawati Isti; Jarnawi, Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 12 No. 3 (2024): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v12i3.3728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa dalam menguasai konsep kelistrikan di SMA Labschool UNTAD Palu. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan subjek 16 siswa kelas XII IPA 1 tahun ajaran 2023/2024. Dipilih 6 responden berdasarkan tes penguasaan konsep yang dibagi dalam tiga kategori yaitu tinggi, sedang, rendah. Tes berupa 6 soal pilihan ganda beralasan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesulitan siswa dalam menguasai konsep kelistrikan yaitu siswa keliru mengingat persamaan energi potensial listrik pada indikator mengingat (C1); siswa tidak memahami konsep muatan listrik pada indikator memahami (C2); siswa tidak dapat mengaplikasikan hubungan gaya Coulomb dengan jarak antar muatan menggunakan grafik pada indikator mengaplikasikan (C3); siswa tidak dapat menganalisis posisi suatu muatan dalam gaya Coulomb pada indikator menganalisis (C4); siswa tidak dapat membuktikan adanya konsep potensial listrik pada sel surya pada indikator mengevaluasi (C5); dan siswa kesulitan dalam merancang atau merencanakan bentuk gambar rangkaian kapasitor yang benar pada indikator menciptakan (C6).
Pengaruh Model Pembelajaran Predict-Discuss-Explain-Observe-Discuss-Explain (PDEODE) Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) Yuliana Sumbung, Dewi; Supriyatman, Supriyatman; Paramita, Ielda; Kamaluddin, Kamaluddin; Santoso, Rudi; Jarnawi, Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 1 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i1.3846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Predict-Discuss-Explain-Observe-Discuss-Explain (PDEODE) terhadap peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) di SMAN 1 Bulutaba. Penelitian ini menggunakan quasi-eksperiment dengan desain control group pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X dengan sampel penelitian yang terdiri dari 27 siswa kelas X4 sebagai kelas kontrol dan 27 siswa kelas X5 sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian dengan taraf signifikansi 0,05 pada aplikasi SPSS 25 untuk uji t diperoleh nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,021. Nilai Sig.(2-tailed) 0,05 artinya Ha diterima. Penelitian ini menggunakan uji N-Gain untuk melihat peningkatan atas perlakuan yang sudah dilaksanakan pada kedua kelompok tersebut. hasil perhitungan uji N-Gain menunjukkan nilai kelas eksperimen sebesar 65,37% termasuk kriteria cukup efektif dan kelas kontrol sebesar 53,10% termasuk kriteria kurang efektif. Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran fisika menggunakan strategi pembelajaran PDEODE dan pembelajaran konvesional untuk kemampuan berpikir tingkat tinggi pada materi usaha dan energi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran PDEODE yang cukup efektif terhadap peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Bulutaba.
Identifikasi Faktor Determinan Pendidik dalam Implementasi Pembelajaran IPA Terpadu di SMP Kota Palu Rahmita, Rahmita; Supriyatman, Supriyatman
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.5.1.2025.639

Abstract

Pentingnya memahami faktor-faktor yang menghambat implementasi pembelajaran IPA terpadu di dalam kelas, mengingat pendekatan ini menuntut adanya integrasi lintas disiplin yang belum sepenuhnya dikuasi oleh Sebagian pendidik. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran mendalam mengenai berbagai permasalahan atau kendala yang dihadapi pendidik dalam mengimplementasikan pembelajaran IPA Terpadu. Sampel penelitian ini berjumlah 10 orang pendidik IPA dari 7 sekolah. Instrument yang digunakan berupa panduan wawancara dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pendidik tidak memiliki latar belakang pendidikan IPA secara menyeluruh, melainkan hanya pada cabang tertentu seperti biologi atau fisika. Hal ini berdampak pada rendahnya pemahaman konsep keterpaduan dalam mengajarkan materi IPA, terutama dalam hal integrasi fisika, kimia, dan biologi. Kendala lain yang ditemukan meliputi keterbatasan sarana dan prasarana laboratorium, minimnya ketersediaan buku ajar IPA terpadu, keterbatasan waktu pembelajaran, serta penggunaan metode pembelajaran yang kurang variatif. Penerapan pendekatan saintifik pun belum optimal, yang berdampak pada rendahnya partisipasi dan motivasi peserta didik. Meski demikian, beberapa upaya telah dilakukan pendidik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, seperti mengikuti pelatihan kependidikan, penggunaan metode diskusi dan ice breaking, serta pemberian penghargaan kepada peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan lintas disiplin, peningkatan fasilitas penunjang pembelajaran, serta penguatan metode pembelajaran berbasis keterlibatan aktif peserta didik untuk mendukung keberhasilan implementasi pembelajaran IPA terpadu.
PENGARUH PENDEKATAN CONCEPTUAL PROBLEM SOLVING (CPS) TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI DAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA SISWA Saputra, Herdiansyah; Mansyur, Jusman; Supriyatman, Supriyatman
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 9 No. 1 (2021): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v9i1.783

Abstract

This study aims to determine the effect of a conceptual problem solving (CPS) approach on students' physics representation and problem-solving abilities. The research design was a quasi experiment with a pretest-posstest nonquivalent group design. The study population was all students of Class XI MIA SMA Negeri 2 Palu. The sampling technique was purposive sampling. Class XI MIA 1 as the experimental class and Class XI MIA 2 as the control class. Data analysis using t-test using SPSS 22.0 application at a significance level of 0.05 with the prerequisite test for normality and homogeneity. The results of the statistical test of representation ability obtained Sig. = 0,000 and problem-solving Sig. = 0.000 with criteria to accept Ho if Sig. > 0.05 and reject H0 if Sig. <0.05. Sig value. <0.05 so that Ho is rejected with the conclusion that there is an effect of the conceptual problem solving (CPS) approach on students' physics representation and problem-solving abilities.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATERI FLUIDA STATIS MENGGUNAKAN RANKING TASK EXERCISE Wardaningsih, Retno Suko; Supriyatman, Supriyatman
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 9 No. 1 (2021): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v9i1.965

Abstract

This study aims to describe students' conceptual understanding of static fluids using the Ranking Task Exercise. This research was conducted at SMA Negeri 1 Rio Pakava in class XI IPA 3 consisting of 24 students. This research was a qualitative research. Data were based on existing facts, so that in this study a qualitative descriptive approach was used. The data collection instruments used were essay tests and interviews. Respondents were selected based on the ability level of students which were divided into high, medium and low categories. Based on the results of the study, it shows that students' understanding of the concept of static fluids using the Ranking Task Exercise was still relatively low. Students do not understand that the concept of Archimedes' law was different from the concept of hydrostatic pressure and seems to equate that Archimedes' law is also hydrostatic pressure. Students memorized Pascal's law but did not understand the concept thoroughly. In addition, the most dominant students understand the concept for hydrostatic pressure material. While most students do not understand the concepts for Pascal's law material.
KESULITAN SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH PADA MATERI GELOMBANG MEKANIK Samria; Supriyatman
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 9 No. 3 (2021): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v9i3.1511

Abstract

This study aims to determine the difficulties and factors that cause class XII students of MAN Insan Cendekia Palu City in solving physics problems on mechanical wave material. This type of research is qualitative research. The subjects in this study were 25 students of class XII MAN Insan Cendekia Palu City. The determination of 6 respondents was chosen based on the students' ability to solve physics problems on the material of mechanical waves. The scores obtained are grouped into high category, medium category, and low category. Classification of categories based on the calculation of the average value and standard deviation. The average value obtained is 29.52 and the standard deviation is 14.51. Data collection was obtained from problem solving difficulty tests and interviews. The results obtained are that in stage 1 all respondents experienced difficulties, at stages 2, 4, and 5 generally respondents experienced difficulties, in stage 3 most respondents experienced difficulties. The factors that cause students difficulty in terms of each stage of Heller are respondents who do not understand the questions and cannot change from verbal sentences to pictures or sketches, respondents are less careful in reading questions and do not remember symbols and teachers only focus on solving questions, respondents are confused in determining the equation, respondents are less careful in arithmetic operations and confusion in the process, respondents are not accustomed to checking their answers and lack of time when solving questions, respondents do not re-learn class XI material, especially mechanical wave material, as a result respondents do not remember the material and most of the respondents wrong in solving calculation problems.
ANALISIS PEMECAHAN MASALAH KONSEP USAHA PADA MAHASISWA CALON GURU FISIKA Alfani, Alfani; Supriyatman, Supriyatman
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 10 No. 2 (2022): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the problem-solving ability of business concepts in prospective students of physics teachers. Based on Heller's stages in terms of high, medium, and low categories. This type of research is qualitative. The subjects of this study were students of the class of 2020, 6 respondents were selected consisting of 2 high categories, 2 medium categories, and 2 low categories. The results of this study are: 1) the stage of visualizing student problems in the high and medium categories is quite good while for the low category it is still lacking. 2) In the stage of describing physics concepts based on problems, students in the high and medium categories are good at writing things that are known and asked, while for the low category they are still lacking because they only write part of the information they know. 3) planning solutions for the high and medium categories are good, while for the low categories it is still lacking because of planning solutions to existing problems. 4) the stage of implementing the solution plan for the high and medium categories is very good at implementing the existing solutions while for the low category it is still lacking because they do not understand the existing problems. 5) the stages of checking and evaluating solutions for the high and medium categories have re-checked the steps to solve the problem while for the low category they did not check because they could not solve the given problem.
ANALISIS PEMECAHAN MASALAH KONSEP USAHA PADA MAHASISWA CALON GURU FISIKA Alfani, Alfani; Supriyatman, Supriyatman
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 10 No. 3 (2022): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah konsep usaha pada mahasiswa calon guru fisika. Berdasarkan tahapan Heller ditinjau dari kategori tinngi, sedang dan rendah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2020, dipilih 6 responden terdiri dari 2 kategori tinggi , 2 kategori sedang, dan 2 kategori rendah. Hasil penelitian ini adalah : 1) tahap memvisualisasikan masalah mahasiswa kategori tinggi dan sedang sudah cukup baik sedangkan untuk kategori rendah masih kurang. 2) tahap mendeskripsikan konsep fisika berdasarkan masalah, mahasiswa kategori tinggi dan sedang sudah baik dalam menuliskan hal-hal yang diketahui dan ditanyakan, sedangkan untuk kategori rendah masih kurang, kerena hanya menuluiskan sebagian dari informasi yang diketahui. 3) tahap merencanakan solusi untuk kategori tinggi dan sedang sudah baik sedangkan untuk kategori rendah masih kurang karena dalam merencanakan solusi untuk masalah yang ada. 4) tahap melaksanakan rencana solusi untuk kategori tinggi dan sedang sangat baik dalam melaksanakan solusi yang ada sedangkan untuk kategori rendah masih kurang karena tidak memahami masalah yang ada. 5) tahapan mengecek dan mengevaluasi solusi untuk kategori tinggi dan sedang sudah melakukan kembali pengecekan pada langkah-langkah untuk melenyelesaikan masalah sedangkan untuk ketegori rendah tidak melakukan penegcekan karena tidak dapat menyelesaikan masalah yang diberikan.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pemecahan Masalah Berbasis Laboratorium pada Materi Gas Ideal Amelia, Nurafni; Supriyatman, Supriyatman; Wahyono, Unggul; Gustina, Gustina; Jarnawi, Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 2 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i2.4281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD pemecahan masalah berbasis laboratorium yang efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau R & D (Reseaarch and Development), dengan desain penelitian menggunakan model 4-D yang dibagi menjadi empat tahapan, yakni tahap pendefinisian (Defination), tahap perancangan (Design), tahap pengembangan (Devolopment), dan tahap penyebaran (Disseminate). Subjek penelitian ini adalah siswa IPA kelas XI SMA Negeri 1 Kasimbar. Penelitian ini menggunakan angket sebagai instrumen pengumpulan data. Kualitas atau kelayakan LKPD yang dikembangkan berdasarkan validasi ahli menunjukkan skor rata-rata 3,53 dengan kategori sangat baik, hasil penilain guru menunjukkan skor rata-rata 3,70 dengan kategori sangat baik, dan hasil angket respon peserta didik. Uji coba tes kemampuan pemecahan masalah menggunakan 24 paserta didik dengan peolehan skor rata-rata pada soal pretest 32,00 dan postest 80,00. Hasil menunjukkan bahwa lembar kerja peserta didik (LKPD) pemecahan masalah berbasis laboratorium pada materi gas ideal yang telah dikembangkan layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
Identifying Javanese Students' Conceptions on Fluid Pressure with Wright Map Analysis of Rasch Samsudin, Achmad; Aminudin, Adam Hadiana; Novia, Hera; Suhandi, Andi; Fratiwi, Nuzulira Janeusse; Yusup, Muhamad; Supriyatman, Supriyatman; Masrifah, Masrifah; Adimayuda, Rizal; Prahani, Binar Kurnia; Wibowo, Firmanul Catur; Faizin, Mohammad Noor; Costu, Bayram
Journal of Natural Science and Integration Vol 6, No 2 (2023): Journal of Natural Science and Integration
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jnsi.v6i2.21822

Abstract

This research aims to identify the conception of Central Javanese students on fluid pressure. The survey was conducted in Central Java involving 515 participants (eight grade students about 14 years old) consisting of 177 males and 338 females. The instrument consists of six questions in a four-tier format about fluid pressure and is distributed via Microsoft Form. The analysis was carried out with Rasch analysis and percentages with six categories of conceptions: CU (Conceptual Understanding); PP (Partial Plus); PM (Partial Minus); NU (No Understanding); MC (Misconception); and NC (No Coding). The Rasch analysis shows the Cronbach alpha is 0.68 (Enough) and the distribution of students' conceptions of fluid pressure forms a normal curve. Meanwhile, bias was not found for gender problems in answering the questions. The percentage of the result are: CU (17%), PP (4%), PM (39%), NU (13%), MC (27%), and NC (0%). This indicates that students' conceptions are still dominated by PM and MC categories. Students in the PM category have good characteristics but lack self-confidence. While the MC category is an unexpected result because students are confident in their answers that are wrong or not in accordance with scientific conceptions. Thus, further action is needed to overcome students' misconceptions.Keywords: Students' Conceptions, Fluid Pressure, Rasch Analysis
Co-Authors A. Samsudin A. Suhandi A. Syukur, Muhammad Syarif Aan Febriawan Abd. Syukur, Muh. Syarif S. Abdul Kamaruddin Achmad Samsudin Adimayuda, Rizal Afadil Afadil Afadil Afriani, Rifka Ainun, Nurul Alfani Alfani Alfani, Alfani Amalia Buntu Amelia, Nurafni Aminudin, Adam Hadiana Amiruddin Hatibe Amiruddin Kade Andi mursyidin mubaraq Andriani Andriani Aprilia Ningsih, Andi Arda Ardiani, Ni Kadek Ariana, Sartika Ayu Astija Az’zahra, N. F. Azizah, Wafiq Bayram Coştu Besse Rahmawati Binar Kurnia Prahani Citra Dewi Citra Dewi Costu, Bayram D. Rusdiana Darsikin Darsikin Darsikin F. C. Wibowo Faizin, Mohammad Noor Febriawan, Aan Firmanul Catur Wibowo Fratiwi, Nuzulira Janeusse Gustina Gustina Hera Novia Herdiansyah Saputra Husain, Sadang I Gede Sumertadana I Wayan Darmadi Ielda Paramita Irawan Irawan Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Irwandani Ismail Ismail Jusman Mansyur Kade, Amirudin Kamaluddin Kamaluddin Ketut Alit Adi Untara Khair, Fathul Khairurraziq Khairurraziq M. Ali Mansyur, J. Marungkil Pasaribu Masrifah, Masrifah Masrifah, Masrifah Miftah Miftah Mirnawati Mirnawati Mohammad Jamhari Muhamad Yusup Muhamad Yusup MUHAMMAD ALI Muhammad Jarnawi Muhammad Nurtanto Muhammad Zaky Muslimin MUSLIMIN Muslimin Muslimin N. Novia, N. Ni Putu Murniasih Ni Putu Murniasih Ni Putu Murniasih S Ni Wayan Diana Putri Niki Dian Permana P Nunuk Haryanti Nunuk Haryanti Nunuk Haryanti Nur Fadhilatu Rahmah, Nur Fadhilatu Nurasyah Dewi Napitupulu Nurjannah Nurjannah Nurjannah, Nurjannah NURUL AZIZAH Nurul Azmi Nuzulira Janeusse Fratiwi Pahriadi Pahriadi Pahriadi Pahriadi Putriyanti Putriyanti Putriyanti, Putriyanti Rafiq Badjeber Rahmita Rahmita Rahmita Ratman Ratnaningtyas, Delthawati Isti Raya Agni Rendra Zainal Maliki Retno Suko Wardaningsih Rewalino, Yulid Indriyani Rudi Santoso, Rudi S. Supriyadi, S. Sahrul Saehana Samria Samria Saputra, Herdiansyah Sarintan Kaharu Sarintan Nurcahyati Kaharu Siti Rabiatul Adawiyah, Siti Rabiatul Sri Wulandari Lole Suci Fathul Ismi Sumardi, Muh Ammar Supriyadi, Supriyadi Syamsu Syamsu Syamsu Syech Zainal Syech Zainal Unggul Wahyono Uyun, Uyun Wahyuni, Dewi Steri Wardaningsih, Retno Suko Winarsi Windia Hadi, Windia Yuliana Sumbung, Dewi