Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN MAKANAN TRADISIONAL DALAM MEMPERTAHANKAN IDENTITAS BUDAYA DI ERA GLOBALISASI Fransiska Modhe Dua; Rosalia Neonbeni; Riven Imanuel Timo; Frida Elsin selan; Fadil Mas’ud; Alfret Benu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36819

Abstract

Globalisasi memberikan dampak besar terhadap keberlanjutan budaya lokal, termasuk makanan tradisional sebagai unsur penting identitas budaya. Meningkatnya dominasi makanan asing, perubahan pola konsumsi, dan berkurangnya minat generasi muda membuat posisi makanan tradisional semakin terdesak. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran makanan tradisional dalam mempertahankan identitas budaya serta mengidentifikasi tantangan dan strategi pelestarian di era globalisasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan studi pustaka melalui penelaahan literatur ilmiah terbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan tradisional memiliki fungsi sosial, simbolik, dan kultural yang memperkuat identitas komunitas serta menjadi sarana pewarisan nilai budaya. Namun, eksistensinya menghadapi tekanan dari globalisasi, terutama akibat dominasi makanan modern dan minimnya inovasi. Strategi pelestarian yang direkomendasikan meliputi inovasi kuliner, penguatan edukasi budaya, optimalisasi wisata kuliner, pemberdayaan UMKM, serta kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat daya tarik dan keberlanjutan makanan tradisional. Dengan demikian, pelestarian makanan tradisional memerlukan pendekatan komprehensif agar tetap relevan dan mampu mempertahankan identitas budaya masyarakat.
Pancasila vs Polarisasi: Pertarungan Nilai dalam Membentuk Sikap Toleransi Siswa Masa Kini Chrisandes Kurniawan Naikofi; Petrus Alexander Tamonob; Arianti Angelita Naitboho; Aply Rosyanti Halla; Ferawati Bana; Fadil Mas’ud; Rahyudi Dwiputra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36861

Abstract

This study investigates the tension between the foundational values of Pancasila and the growing trend of sociopolitical polarization among today’s students. It seeks to explore how the core principles of Pancasila such as unity, tolerance, and social justice shape students’ attitudes in real-life interactions, especially within environments increasingly influenced by digital communication. The research examines how digital media algorithms, ideological segmentation, and identity-based online communities contribute to the formation of polarized perspectives among students. These digital dynamics often intensify emotional responses, reinforce echo chambers, and create fragmented spaces of interaction that challenge the implementation of Pancasila in everyday life. Using a qualitative descriptive design, this study employs interviews, observations, and document analysis conducted in several Indonesian schools. The findings reveal that although students possess a strong conceptual understanding of Pancasila, their practical application of tolerance and mutual respect is frequently disrupted by polarized narratives circulating both online and offline. Social media interactions, in particular, expose students to misinformation, provocative content, and identity-based conflicts that shape how they perceive others. The study highlights the importance of revitalizing Pancasila education by integrating digital literacy skills and dialogic learning. Digital literacy enables students to critically evaluate online information, recognize bias, and navigate algorithm-driven content, while dialogic learning encourages reflective conversations that promote empathy and ethical awareness. Ultimately, the research concludes that Pancasila education must adapt to the realities of the digital era in order to foster resilient, tolerant, and socially responsible young citizens.
PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP MOBILITAS SOSIAL BUDAYA DI MASYARAKAT MODERN Deni Rudolof Tunliu; Fadil Mas’ud; Alfret Benu; Koleta Luruk Klau; Tanty Milan Antonia Dollu; Asrin Deweli Nenotek Nenotek
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36889

Abstract

Globalisasi merupakan proses besar yang membawa perubahan mendasar dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat modern. Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi, serta meningkatnya hubungan antarnegara, membuat arus mobilitas sosial dan budaya berlangsung lebih cepat dan semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana globalisasi memengaruhi mobilitas sosial budaya, terutama dalam konteks perubahan nilai-nilai, pola hubungan antarindividu, serta dinamika identitas kelompok. Hasil kajian memperlihatkan bahwa globalisasi membuka ruang mobilitas sosial melalui meningkatnya akses terhadap pendidikan, peluang ekonomi, dan lapangan kerja yang lebih beragam. Di sisi lain, globalisasi juga mendorong mobilitas budaya melalui penyebaran nilai-nilai global, perubahan gaya hidup, serta intensitas pertukaran budaya yang semakin tinggi. Kondisi ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya keterbukaan wawasan, pola pikir yang lebih modern, dan kemampuan masyarakat untuk beradaptasi dengan perkembangan global. Namun, globalisasi sekaligus menghadirkan tantangan yang tidak ringan, seperti memudarnya nilai budaya lokal, menguatnya homogenisasi identitas, serta meningkatnya ketimpangan sosial akibat perbedaan kemampuan masyarakat dalam merespons perubahan global. Oleh sebab itu, diperlukan pendekatan yang mampu menyeimbangkan antara penerimaan nilai-nilai global dan pelestarian budaya lokal agar masyarakat terus berkembang tanpa kehilangan identitas sosial budaya yang menjadi dasar karakter bangsa. Upaya ini penting untuk memastikan bahwa kemajuan yang dihasilkan globalisasi tetap selaras dengan kekayaan budaya lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.
TANTANGAN PEMBELAJARAN PKN DI SD PADA ERA DIGITAL DAN UPAYA PENINGKATANNYA Fatin Ojes Nakmofa; Yohana Gaudensia Dhodhi Rema; Elisabet Vanesha Reta Reta; Pastela Sulastri Seja Seja; Deanatalis Padji Dogi Dogi; Fadil Mas’ud; Rahyudi Dwiputra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36950

Abstract

This study analyzes the challenges and improvement strategies for Citizenship Education (PKn) in primary schools during the digital era using a descriptive qualitative approach and a systematic literature review. The findings indicate that limited digital competence among teachers, low levels of students’ digital and ethical literacy, and insufficient technological infrastructure and digital learning content are major obstacles to implementing technology-based PKn. Although students are digital natives, they remain vulnerable to misinformation and harmful online content, while teachers often struggle to integrate digital media with core civic values such as nationalism, ethics, and morality. The study recommends interactive learning media based on Pancasila, teacher training focused on critical digital literacy and cybersecurity, strengthening Digital Citizenship Literacy (PKD), and implementing digital formative assessments to authentically measure civic attitudes and behaviors. Overall, this research emphasizes the need for PKN to transform into an adaptive, innovative, and relevant learning model capable of shaping digitally responsible, ethical, and critically minded citizens.
PENDEKATAN DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PPKN: UPAYA MENUMBUHKAN SIKAP REFLEKSI DAN KESADARAN SOSIAL PADA PESERTA DIDIK SD Leonardus Hare Ladjar; Bonevantura Magi Mudamakin; Claudia Aurelia Albertini Lona; Perpetua Felisitas Gesu; Fadil Mas’ud; Rahyudi Dwiputra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36956

Abstract

Civic Education at the elementary school level plays a crucial role in fostering character development, social awareness, and reflective thinking among students. However, classroom practices still show that many students remain passive, have difficulty identifying simple social issues, and are not accustomed to expressing their opinions based on logical reasoning. Limited exploratory activities and the lack of opportunities to connect Civic Education concepts with real-life experiences hinder the achievement of learning objectives. This study aims to describe the implementation of the Discovery Learning model in Civic Education and analyze its influence on the development of students’ reflective attitudes and social awareness. This research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through classroom observations, interviews with the homeroom teacher, and documentation such as lesson plans, student worksheets, and reflective journals. The data were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by source and method triangulation to ensure the credibility of the findings. The results indicate that the Discovery Learning model enhances students’ active participation, thinking skills, and the quality of their arguments. Students were able to identify social problems, gather supporting evidence, express opinions logically, and connect real-life experiences with Civic Education values. Moreover, the model fostered improvements in empathy, cooperation, and social responsibility through collaborative tasks and structured reflective activities. Challenges encountered include limited instructional time, teacher readiness, and insufficient learning media. Overall, Discovery Learning is proven effective in promoting reflective thinking and strengthening students’ social awareness in elementary Civic Education.
PENGARUH LITERASI MEMBACA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DISEKOLAH DASAR Johanes Jufrianus Lau; Florensa Gaina; Natalidya Bolang; Natalia Fransiska Alunat; Susan Clarita Maro; Fadil Mas'ud; Rahyudi Dwiputra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.37000

Abstract

This study investigates the influence of reading literacy on the learning achievement of elementary school students in Indonesia. Low levels of reading comprehension, limited ability to identify key information, and minimal engagement with reading activities indicate a persistent gap between curricular expectations and students’ actual abilities. This research aims to describe students’ reading literacy levels, illustrate their academic performance, and analyze the effect of reading literacy on learning outcomes. Data on literacy and academic accomplishment were gathered from journals, publications, and empirical studies using a descriptive qualitative method and a library research strategy. The findings show that reading literacy among elementary students remains in the low-to-medium category, influenced by limited access to reading materials, insufficient family involvement, and conventional teaching methods. Studies indicate that reading literacy strongly correlates with academic achievement, contributing up to 40.5% of learning outcomes, particularly in Bahasa Indonesia and social studies. Additionally, innovative approaches such as digital gamification, augmented reality, and adaptive AI-based learning platforms have been proven to improve comprehension and student motivation significantly. The study concludes that strengthening literacy programs, integrating technology, and fostering parent teacher collaboration are essential to improving reading skills and overall academic achievement. Continued innovation and sustained literacy culture development are necessary to build a generation of independent and high-performing learners.
PENGEMBANGAN ETIKA SISWA MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER yohana krisona; Febiana Elisabet Mase; Nelson Alberto Selan; Maria Indrawati Sanan; Felisia Atriliani Imung; Fadil Mas'ud
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37080

Abstract

Pendidikan karakter merupakan upaya strategis untuk membentuk etika siswa dengan menanamkan nilai-nilai moral seperti tanggung jawab, kejujuran, dan empati, serta membekali mereka dengan keterampilan berpikir moral yang matang dan mandiri. Tujuannya adalah potensi afektif siswa sebagai individu yang berkembang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga bermoral dan bertanggung jawab sebagai warga negara yang peduli terhadap masyarakat dan lingkungan. Studi literatur ini mengkaji karakter peran pendidikan dalam membentuk etika siswa, faktor pendukung seperti teladan guru, budaya sekolah yang positif, dan kolaborasi dengan keluarga, serta tantangan yang dihadapi, termasuk pengaruh negatif media digital dan ketidaksistenan program. Dengan pendekatan holistik dan integratif, karakter pendidikan dapat membentuk siswa yang berintegritas dan mampu bertindak etis dalam kehidupan sehari-hari serta menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Peran Guru Dalam Menumbuhkan Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Siswa Sekolah Dasar Mau, Rosadelima Asti; Sur Ical Lani; Maria Novensia Epi Lengo; Saldy Hermanus Pandie; Fadil Mas’ud; Rahyuni Dwiputra
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 1 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i1.4633

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menyelidiki fungsi guru dalam memupuk sifat disiplin dan rasa tanggung jawab di kalangan anak-anak di sekolah dasar melalui tinjauan literatur ilmiah yang telah dipublikasikan dalam satu dekade terakhir. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi literatur, di mana informasi diperoleh dari jurnal baik nasional maupun internasional yang terkait dengan pendidikan karakter serta perilaku siswa. Proses analisis data dilakukan dengan menerapkan teknik analisis konten yang meliputi pengurangan data, pengelompokan tematik, dan penafsiran mendalam atas temuan signifikan dalam literatur yang ada. Temuan menunjukkan bahwa guru memainkan peran strategis dalam membentuk karakter siswa melalui contoh yang baik, pembiasaan yang konsisten, penerapan aturan yang tegas, serta menyediakan dukungan emosional dan motivasi. Pembelajaran yang berfokus pada nilai-nilai dan lingkungan kelas yang positif terbukti membantu dalam memperkuat internalisasi karakter disiplin dan tanggung jawab. Penelitian ini memberikan sumbangan baik secara teoritis maupun praktis dalam pengembangan karakter pendidikan di tingkat sekolah dasar dan membuka jalan untuk penelitian lebih lanjut yang melibatkan pengamatan langsung serta pengembangan model pembelajaran karakter yang lebih aplikatif.
Efektivitas Cloud Computing dalam Manajemen Data Akademik: Tinjauan Literatur Lima Tahun Terakhir Silla, Destriani; Vivin, Theresia Irnatesa; Ly, Rehan Glen; Mas'ud, Fadil
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/trilogi.v6i4.13397

Abstract

Cloud computing has significantly changed how academic data is handled in higher education by making operations more efficient and effective. This review of literature from 2019 to 2024 looks at how cloud-based academic management systems are implemented, using sources like Scopus, Google Scholar, and university digital libraries. It finds out what helps these systems succeed, what problems they face, and how they affect data security and availability. The results show that having the right infrastructure, training for staff, and strong data security policies are important for success. However, challenges like cybersecurity risks and reliance on the internet are common. Cloud computing makes it easier to access data, speeds up administrative work, and helps universities move towards a more sustainable digital future. Future research should focus on improving security measures and looking into the social effects of digital education.
MENAFSIR NILAI DASAR DAN SUMBER HUKUM HAM: TANTANGAN DISKRIMINASI GENDER DAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DI KOTA KUPANG Olla, Yunita Ratu; Kristiani , Wihelmina Leni; Mere, Anastasia Boleng; Fadil Mas’ud
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36063

Abstract

Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak dasar yang melekat pada setiap individu tanpa memandang jenis kelamin, ras, agama, maupun status sosial. Salah satu dimensi penting dari HAM adalah kesetaraan gender yang menegaskan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki hak yang sama dalam berbagai aspek kehidupan. Namun, dalam praktiknya, diskriminasi gender dan kekerasan terhadap perempuan masih marak terjadi, termasuk di Kota Kupang sebagai ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur. Data UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Kupang tahun 2022 mencatat lebih dari 200 kasus kekerasan terhadap perempuan, dan angka ini meningkat pada tahun 2023 menurut laporan Profil Gender dan Anak Kota Kupang. Fakta ini menunjukkan adanya kesenjangan yang cukup besar antara regulasi formal yang menjamin perlindungan HAM dengan realitas sosial yang dihadapi perempuan. Artikel ini bertujuan untuk menafsir nilai dasar HAM, meliputi keadilan, kebebasan, kesetaraan, dan martabat manusia, serta menelaah sumber hukum yang melandasi perlindungan perempuan, baik dalam konstitusi, undang-undang, instrumen internasional, maupun hukum adat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif normatif, penelitian ini menelaah regulasi nasional, laporan lembaga resmi, serta literatur akademik, termasuk karya Fadil Mas’ud mengenai kesetaraan gender, diskriminasi struktural, dan pendidikan moral. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor budaya patriarkis, ketimpangan ekonomi, dan lemahnya penegakan hukum menjadi hambatan utama perlindungan perempuan. Oleh karena itu, diperlukan strategi penafsiran integratif yang menggabungkan norma hukum formal dengan kebijakan afirmatif, pendidikan kewarganegaraan, dan dialog multikultural untuk memperkuat implementasi HAM di tingkat lokal.
Co-Authors Achmad Napis Qurtubi Adelheid Timu Agus Bambang Nugraha Alang, Dessy M Alfret Benu Alfret Benu Amtiran, Morgan Angel Stefanie Nafa Angelia Hunu Ola Lewokeda Angelita Revalina Tallo Ati Anif Istianah Anjulin Yonathan Kamlasi Aply Rosyanti Halla Arianti Angelita Naitboho Arki Artaban Sae Arni Talan, Arni Asrin Deweli Nenotek Nenotek Atamukin, Kanisius Kedan Kian Auliya Ratnasari Ave Regina Chandra Kirana Ayu Souterya Alkatiri Badruddin Nasir Basri Basri Bau, Mario Ferdinan Beatrix Nino Funay Benu, Alfret Berek, Kristiana Yanti Bonevantura Magi Mudamakin Brampi Soniman Sae Brigita Hilda Taek Bunga Triana Lalus Bureni, Estalin Nepa Chrisandes Kurniawan Naikofi Claudia Aurelia Albertini Lona Da Silva, Nining Lestari Daro, Katarina Dato Abdul Aziz Daud Yefkanius Nassa Deanatalis Padji Dogi Dogi Dedy Riwu Deni Rudolof Tunliu Denil Ngginak Desi Asmaret Desiana M. Bulu Destriani Silla Diah Permata Rosalin Abineno Doe Rato, Maria Yuliani Dorkas Yufice Ariyanti Kale Dwiputa, Rahyudi Eddy Silamat, Eddy Edelvina Apolonia Kuza Egidius Fkun Elisabet Vanesha Reta Reta Elisabeth Rari Basa Emirenciana Aek Bria Ence, Eufrasia Erikson Agung Bau Eroy Marthen Selan Erwin Styven Aditya Tari Eufrasia Bolo Fatin Ojes Nakmofa Fauziah F. Lassar Kadir Febiana Elisabet Mase Felisia Atriliani Imung Ferawati Bana Firdiyanti Florensa Gaina Fransiska Modhe Dua Fredik Lambertus Kollo Frida Elsin selan Ganggut, Agnes Yuniatri Gemian, Stefani Bita Glen Awe Hago, Maria Mirayanti Harsya, Rabith Madah Khulaili Hasibuan, Kalijunjung Herlina Anut Heronsius Sani Ritan Indah, Elisabeth Yohana Indra Kertati Indriya Fathni Intan Yulintri Sopaba Irennia S. Nomleni Irfan Harbona Ollo Irham Wibowo Irham Wibowo Irwan Abbas Ismail Ismail Iwan Harsono Izhatullaili Jama, Karolus Budiman Jami Djeru Jelita Makdarenci Laitera Jelita, Maria Trivonia Jeluhur, Helda Jeny Susanti Manoh Jetia, Yovita Erliana Johanes Jufrianus Lau Johannes P Kumagaya Juwaldi Amheka Kamola, Ledrik A. W Karolus Liat Lengo Katarina Deran Kia Nimunuho Keba, Aprilini Dima Keraf, Veronika Tiara Hingi Kevi Listiana Fransisca Taneo Kevy L. F. Taneo Kevy Listiana Fransisca Taneo khusnul khotimah Kian, Selviana Lipat Ara Kirana, Ave Regina Chandra Koleta Luruk Klau Kollo, Fredik L. Kontesa, Agnesia Fifin Kristiana Lipat Samon Kristiani , Wihelmina Leni Kristina Desita Angul Kurniati Amir Laga, Oskar Enjelius Lau, Clarisa Angelina Aeng Leonardus Hare Ladjar Ludung, Goden Harna Hadia Luluk Sarifah Ly, Petrus Ly, Rehan Glen Made Susilawati Maimunah Faizah Rahma Atulolon Mali, Maria Muliani Maran, Yohana S. R Mardini Tae Maria Cindiany Baru Maria Delastrada Namang Maria Fatima Muti Maria Fransiska Mika Maria Galgani Rovianyta Toi Maria Indrawati Sanan Maria Jesnita Melania Lao Maria Karolina Rei Maria Kartika Jinas Maria Novensia Epi Lengo Maria Selfiani Teci Maria Sofiati Siki Maria Susanti Marianus Siga Mark Jhon Bilistolen Marsi Bani Maru, Yohanes Carlos Kasilas Mei Mau, Rosadelima Asti Melinda Ratu Radja Melkian Diki Talumbani Menci Adi Yatr Nomleni Meo, Maria Natalia Meo, Matrona Mere, Anastasia Boleng Mersiana Wanda Tuti Issu Mersiana Wanda Tuti Issu Meryana Micselen Doko Mnanu, Nafsyan A Modok, Grasella Ferina Nai Muhammad Dheo Adrian Muhari Nadia Naema Sisilia Yuniati Lodo Naitboho, Yufitris Nana, Katarina Rensa Natalia Fransiska Alunat Natalia Stefania Beka Natalidya Bolang Naya Fransiska Talan Negat, Katharina Nelson Alberto Selan Nesi Rosalinda Kenjam Nety Novita Hariyani Nggandung, Yeheskial Nindy Nenobais Nitti, Novalianti Nobertus Deni Cuan Nomeni, Netriana Nomleni, Hanani R Novia Srinestava Sari Nuak, Angelina Seran Oksix Godlavson Rutin Tari Oktovina Mopia ola, Nadia menu Olla, Yunita Ratu Openg, Wiliam Fenoli Kituk Ortalana Anisa Merfi Tob Oswaldus Rinaldi Pandu, Gita Larasti Pastela Sulastri Seja Seja Payong, Emilia Waha Perpetua Felisitas Gesu Petronia Mersiana Damai Petrus Alexander Tamonob Purwoko, Agus Radja, Daud Christo Luis Rahyudi Dwiputra Rahyudi Dwiputra Rahyuni Dwiputra Redemtoria Juana Sanbret Regina Tutoq Rinovian Rais Riven Imanuel Timo Robert Alex Serang Rosalia Neonbeni Saldy Hermanus Pandie Samuel Riwu Ratu Sanung, Florentina Sapay, Yumri Agelvi Selfi Theorin Kasse Sensi, Nataliana Sepete Adrian Mangngi Sepete Adrian Mangngi Sesilia Ruron Siga, Marianus Silla, Destriani Soleman D. Nub Uf Sonya W. O. Ay Stefynia Adriana Lengo Stefynia Adriana Lengo Stevania Gladis Ola Sudiyarti Sudiyarti Sur Ical Lani Suriyanti Ramadhani Soemowinoto Susan Clarita Maro Syafrullah, Muhammad Deddy Syunikitta, Mirwanti Tanty Milan Antonia Dollu Tapatab, Shintya M Tefa, Alencia Tes, Hendri Septiano Theresia B. S. Keransj Theresia Bernadete Omi Diaz Theresia Devanti Larantukan Theresia Vivin Thomas Kemil Masi Tonis, Marselina Triyanti G. Dubu Uki, Lion Edison Uly, Marselina Umar, Sitirahia Hi Venansiu Gabur Vivin, Theresia Irnatesa Wahyudin Noe, Wahyudin Wandal, Yufani Rambu Liga Welmi Ananda Ngongo Wihelmina Ruli Loo Winarto, Tri Yeremia Kabnani Yohana Gaudensia Dhodhi Rema yohana krisona Yohana Kristina Nima Yohana Nima Yohanes Lengari yoriana Atti Yosep Copertino Apaut Yosepha N. Gudhu Yufitris Naitboho Yunitha Devrudyan Doko