p-Index From 2021 - 2026
14.546
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DE JURE TAWASUT Indonesian Journal of Moderate Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Substantive Justice International Journal of Law Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Jurnal Bimbingan Konseling Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) As-Syar'i : Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Jurnal Geocivic Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Hukum Lex Generalis Jurnal Kewarganegaraan Action Research Literate (ARL) Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Haumeni Journal of Education JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Journal Of Human And Education (JAHE) TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Penamas Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan KANGMAS: Karya Scientific Community Service is a journal CONSTITUO: Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Media Sains Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Claim Missing Document
Check
Articles

A Dampak Perubahan Sosial Terhadap Pola Kriminalitas: Tinjauan Berdasarkan Teori Kriminologi Modern: Tinjauan Berdasarkan Teori Kriminologi Maria Cindiany Baru; Fadil Mas’ud; Auliya Ratnasari; Erikson Agung Bau; Eroy Marthen Selan; Firdiyanti; Jeny Susanti Manoh; Kevy L. F. Taneo; Marianus Siga; Nobertus Deni Cuan; Ortalana Anisa Merfi Tob
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36733

Abstract

Perubahan sosial yang dipicu oleh modernisasi, globalisasi, urbanisasi, dan perkembangan teknologi informasi telah membawa dampak signifikan terhadap dinamika kriminalitas di Indonesia. Transformasi sosial yang berlangsung cepat menciptakan ketidakseimbangan nilai dan melemahkan pengendalian sosial, sehingga melahirkan bentuk-bentuk kejahatan modern, terutama di ruang digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara perubahan sosial dan pola kriminalitas dengan menggunakan pendekatan teori-teori kriminologi modern, seperti strain theory, social learning theory, differential association, dan labeling theory. Metode yang digunakan ialah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, melalui penelaahan jurnal ilmiah, buku kriminologi, dan laporan resmi terkait perkembangan kejahatan di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan kejahatan siber, penipuan daring, penyalahgunaan data pribadi, serta perubahan motivasi kriminal erat kaitannya dengan rendahnya literasi digital, ketimpangan ekonomi, serta perubahan struktur sosial masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa dinamika kriminalitas modern tidak dapat dipahami tanpa melihat konteks perubahan sosial yang melingkupinya. Oleh karena itu, upaya pencegahan kriminalitas harus diarahkan pada penguatan literasi digital, kebijakan sosial yang adaptif, serta pendidikan kewarganegaraan yang mampu membangun kesadaran etis dan perilaku digital yang bertanggung jawab. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya pemahaman teoretis mengenai hubungan antara perubahan sosial dan kriminalitas modern dalam konteks Indonesia.
DEKONSTRUKSI KONSEP WARGA NEGARA IDEAL DALAM KURIKULUM MERDEKA PADA PENDIDIKAN DASAR: KAJIAN KRITIS BERBASIS TEORI KEWARGAAN Glen Awe; Maimunah Faizah Rahma Atulolon; Elisabeth Rari Basa; Katarina Deran Kia Nimunuho; Fadil Mas'ud
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36772

Abstract

Studi ini menganalisis bagaimana konsep warga negara ideal dibangun dalam Kurikulum Merdeka pada jenjang pendidikan dasar dan mengkaji faktor-faktor kelembagaan yang memengaruhi implementasi nilai-nilai kewarganegaraan dalam Pendidikan Kewarganegaraan dan Pancasila (PPKn). Kurikulum Merdeka menekankan enam dimensi Profil Siswa Pancasila sebagai landasan pembentukan karakter dan kompetensi siswa; namun, studi terbaru menunjukkan bahwa dimensi-dimensi ini mencerminkan konstruksi hibrida yang menggabungkan nilai-nilai Pancasila kolektivis, kompetensi individu abad ke-21, dan prinsip-prinsip kewarganegaraan demokratis. Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan, studi ini mengkaji dokumen resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan, literatur akademis terkini dari dekade terakhir, dan kerangka kerja teoretis kewarganegaraan republik, liberal, dan demokratis. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa representasi warga negara ideal dalam kurikulum bersifat multidimensi tetapi berpotensi ambigu ketika guru tidak memiliki pemahaman teoretis dan pedagogis yang memadai. Lebih lanjut, efektivitas implementasi nilai-nilai kewarganegaraan sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru, ketersediaan sumber daya sekolah, dan budaya kelembagaan. Sekolah dengan budaya demokratis dan dukungan memadai lebih mampu memfasilitasi pembelajaran kewarganegaraan yang reflektif dan kolaboratif dibandingkan sekolah dengan pola pengajaran tradisional. Studi ini menyimpulkan bahwa membentuk warga negara yang ideal tidak hanya membutuhkan kurikulum yang dirancang dengan baik, tetapi juga ekosistem pendidikan yang secara konsisten mendukung internalisasi nilai-nilai Pancasila pada siswa sekolah dasar. Temuan ini menawarkan wawasan bagi para pembuat kebijakan, pengembang kurikulum, dan pendidik dalam memperkuat pendidikan kewarganegaraan di era Kurikulum Merdeka.
PERAN MAKANAN TRADISIONAL DALAM MEMPERTAHANKAN IDENTITAS BUDAYA DI ERA GLOBALISASI Fransiska Modhe Dua; Rosalia Neonbeni; Riven Imanuel Timo; Frida Elsin selan; Fadil Mas’ud; Alfret Benu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36819

Abstract

Globalisasi memberikan dampak besar terhadap keberlanjutan budaya lokal, termasuk makanan tradisional sebagai unsur penting identitas budaya. Meningkatnya dominasi makanan asing, perubahan pola konsumsi, dan berkurangnya minat generasi muda membuat posisi makanan tradisional semakin terdesak. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran makanan tradisional dalam mempertahankan identitas budaya serta mengidentifikasi tantangan dan strategi pelestarian di era globalisasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan studi pustaka melalui penelaahan literatur ilmiah terbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan tradisional memiliki fungsi sosial, simbolik, dan kultural yang memperkuat identitas komunitas serta menjadi sarana pewarisan nilai budaya. Namun, eksistensinya menghadapi tekanan dari globalisasi, terutama akibat dominasi makanan modern dan minimnya inovasi. Strategi pelestarian yang direkomendasikan meliputi inovasi kuliner, penguatan edukasi budaya, optimalisasi wisata kuliner, pemberdayaan UMKM, serta kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat daya tarik dan keberlanjutan makanan tradisional. Dengan demikian, pelestarian makanan tradisional memerlukan pendekatan komprehensif agar tetap relevan dan mampu mempertahankan identitas budaya masyarakat.
Pancasila vs Polarisasi: Pertarungan Nilai dalam Membentuk Sikap Toleransi Siswa Masa Kini Chrisandes Kurniawan Naikofi; Petrus Alexander Tamonob; Arianti Angelita Naitboho; Aply Rosyanti Halla; Ferawati Bana; Fadil Mas’ud; Rahyudi Dwiputra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36861

Abstract

This study investigates the tension between the foundational values of Pancasila and the growing trend of sociopolitical polarization among today’s students. It seeks to explore how the core principles of Pancasila such as unity, tolerance, and social justice shape students’ attitudes in real-life interactions, especially within environments increasingly influenced by digital communication. The research examines how digital media algorithms, ideological segmentation, and identity-based online communities contribute to the formation of polarized perspectives among students. These digital dynamics often intensify emotional responses, reinforce echo chambers, and create fragmented spaces of interaction that challenge the implementation of Pancasila in everyday life. Using a qualitative descriptive design, this study employs interviews, observations, and document analysis conducted in several Indonesian schools. The findings reveal that although students possess a strong conceptual understanding of Pancasila, their practical application of tolerance and mutual respect is frequently disrupted by polarized narratives circulating both online and offline. Social media interactions, in particular, expose students to misinformation, provocative content, and identity-based conflicts that shape how they perceive others. The study highlights the importance of revitalizing Pancasila education by integrating digital literacy skills and dialogic learning. Digital literacy enables students to critically evaluate online information, recognize bias, and navigate algorithm-driven content, while dialogic learning encourages reflective conversations that promote empathy and ethical awareness. Ultimately, the research concludes that Pancasila education must adapt to the realities of the digital era in order to foster resilient, tolerant, and socially responsible young citizens.
PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP MOBILITAS SOSIAL BUDAYA DI MASYARAKAT MODERN Deni Rudolof Tunliu; Fadil Mas’ud; Alfret Benu; Koleta Luruk Klau; Tanty Milan Antonia Dollu; Asrin Deweli Nenotek Nenotek
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36889

Abstract

Globalisasi merupakan proses besar yang membawa perubahan mendasar dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat modern. Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi, serta meningkatnya hubungan antarnegara, membuat arus mobilitas sosial dan budaya berlangsung lebih cepat dan semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana globalisasi memengaruhi mobilitas sosial budaya, terutama dalam konteks perubahan nilai-nilai, pola hubungan antarindividu, serta dinamika identitas kelompok. Hasil kajian memperlihatkan bahwa globalisasi membuka ruang mobilitas sosial melalui meningkatnya akses terhadap pendidikan, peluang ekonomi, dan lapangan kerja yang lebih beragam. Di sisi lain, globalisasi juga mendorong mobilitas budaya melalui penyebaran nilai-nilai global, perubahan gaya hidup, serta intensitas pertukaran budaya yang semakin tinggi. Kondisi ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya keterbukaan wawasan, pola pikir yang lebih modern, dan kemampuan masyarakat untuk beradaptasi dengan perkembangan global. Namun, globalisasi sekaligus menghadirkan tantangan yang tidak ringan, seperti memudarnya nilai budaya lokal, menguatnya homogenisasi identitas, serta meningkatnya ketimpangan sosial akibat perbedaan kemampuan masyarakat dalam merespons perubahan global. Oleh sebab itu, diperlukan pendekatan yang mampu menyeimbangkan antara penerimaan nilai-nilai global dan pelestarian budaya lokal agar masyarakat terus berkembang tanpa kehilangan identitas sosial budaya yang menjadi dasar karakter bangsa. Upaya ini penting untuk memastikan bahwa kemajuan yang dihasilkan globalisasi tetap selaras dengan kekayaan budaya lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.
TANTANGAN PEMBELAJARAN PKN DI SD PADA ERA DIGITAL DAN UPAYA PENINGKATANNYA Fatin Ojes Nakmofa; Yohana Gaudensia Dhodhi Rema; Elisabet Vanesha Reta Reta; Pastela Sulastri Seja Seja; Deanatalis Padji Dogi Dogi; Fadil Mas’ud; Rahyudi Dwiputra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36950

Abstract

This study analyzes the challenges and improvement strategies for Citizenship Education (PKn) in primary schools during the digital era using a descriptive qualitative approach and a systematic literature review. The findings indicate that limited digital competence among teachers, low levels of students’ digital and ethical literacy, and insufficient technological infrastructure and digital learning content are major obstacles to implementing technology-based PKn. Although students are digital natives, they remain vulnerable to misinformation and harmful online content, while teachers often struggle to integrate digital media with core civic values such as nationalism, ethics, and morality. The study recommends interactive learning media based on Pancasila, teacher training focused on critical digital literacy and cybersecurity, strengthening Digital Citizenship Literacy (PKD), and implementing digital formative assessments to authentically measure civic attitudes and behaviors. Overall, this research emphasizes the need for PKN to transform into an adaptive, innovative, and relevant learning model capable of shaping digitally responsible, ethical, and critically minded citizens.
PENDEKATAN DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PPKN: UPAYA MENUMBUHKAN SIKAP REFLEKSI DAN KESADARAN SOSIAL PADA PESERTA DIDIK SD Leonardus Hare Ladjar; Bonevantura Magi Mudamakin; Claudia Aurelia Albertini Lona; Perpetua Felisitas Gesu; Fadil Mas’ud; Rahyudi Dwiputra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36956

Abstract

Civic Education at the elementary school level plays a crucial role in fostering character development, social awareness, and reflective thinking among students. However, classroom practices still show that many students remain passive, have difficulty identifying simple social issues, and are not accustomed to expressing their opinions based on logical reasoning. Limited exploratory activities and the lack of opportunities to connect Civic Education concepts with real-life experiences hinder the achievement of learning objectives. This study aims to describe the implementation of the Discovery Learning model in Civic Education and analyze its influence on the development of students’ reflective attitudes and social awareness. This research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through classroom observations, interviews with the homeroom teacher, and documentation such as lesson plans, student worksheets, and reflective journals. The data were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by source and method triangulation to ensure the credibility of the findings. The results indicate that the Discovery Learning model enhances students’ active participation, thinking skills, and the quality of their arguments. Students were able to identify social problems, gather supporting evidence, express opinions logically, and connect real-life experiences with Civic Education values. Moreover, the model fostered improvements in empathy, cooperation, and social responsibility through collaborative tasks and structured reflective activities. Challenges encountered include limited instructional time, teacher readiness, and insufficient learning media. Overall, Discovery Learning is proven effective in promoting reflective thinking and strengthening students’ social awareness in elementary Civic Education.
PENGARUH LITERASI MEMBACA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DISEKOLAH DASAR Johanes Jufrianus Lau; Florensa Gaina; Natalidya Bolang; Natalia Fransiska Alunat; Susan Clarita Maro; Fadil Mas'ud; Rahyudi Dwiputra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.37000

Abstract

This study investigates the influence of reading literacy on the learning achievement of elementary school students in Indonesia. Low levels of reading comprehension, limited ability to identify key information, and minimal engagement with reading activities indicate a persistent gap between curricular expectations and students’ actual abilities. This research aims to describe students’ reading literacy levels, illustrate their academic performance, and analyze the effect of reading literacy on learning outcomes. Data on literacy and academic accomplishment were gathered from journals, publications, and empirical studies using a descriptive qualitative method and a library research strategy. The findings show that reading literacy among elementary students remains in the low-to-medium category, influenced by limited access to reading materials, insufficient family involvement, and conventional teaching methods. Studies indicate that reading literacy strongly correlates with academic achievement, contributing up to 40.5% of learning outcomes, particularly in Bahasa Indonesia and social studies. Additionally, innovative approaches such as digital gamification, augmented reality, and adaptive AI-based learning platforms have been proven to improve comprehension and student motivation significantly. The study concludes that strengthening literacy programs, integrating technology, and fostering parent teacher collaboration are essential to improving reading skills and overall academic achievement. Continued innovation and sustained literacy culture development are necessary to build a generation of independent and high-performing learners.
PENGEMBANGAN ETIKA SISWA MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER yohana krisona; Febiana Elisabet Mase; Nelson Alberto Selan; Maria Indrawati Sanan; Felisia Atriliani Imung; Fadil Mas'ud
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37080

Abstract

Pendidikan karakter merupakan upaya strategis untuk membentuk etika siswa dengan menanamkan nilai-nilai moral seperti tanggung jawab, kejujuran, dan empati, serta membekali mereka dengan keterampilan berpikir moral yang matang dan mandiri. Tujuannya adalah potensi afektif siswa sebagai individu yang berkembang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga bermoral dan bertanggung jawab sebagai warga negara yang peduli terhadap masyarakat dan lingkungan. Studi literatur ini mengkaji karakter peran pendidikan dalam membentuk etika siswa, faktor pendukung seperti teladan guru, budaya sekolah yang positif, dan kolaborasi dengan keluarga, serta tantangan yang dihadapi, termasuk pengaruh negatif media digital dan ketidaksistenan program. Dengan pendekatan holistik dan integratif, karakter pendidikan dapat membentuk siswa yang berintegritas dan mampu bertindak etis dalam kehidupan sehari-hari serta menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
MENAFSIR NILAI DASAR DAN SUMBER HUKUM HAM: TANTANGAN DISKRIMINASI GENDER DAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DI KOTA KUPANG Fadil Mas’ud; Olla, Yunita Ratu; Kristiani , Wihelmina Leni; Mere, Anastasia Boleng; Fadil Mas’ud
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36063

Abstract

Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak dasar yang melekat pada setiap individu tanpa memandang jenis kelamin, ras, agama, maupun status sosial. Salah satu dimensi penting dari HAM adalah kesetaraan gender yang menegaskan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki hak yang sama dalam berbagai aspek kehidupan. Namun, dalam praktiknya, diskriminasi gender dan kekerasan terhadap perempuan masih marak terjadi, termasuk di Kota Kupang sebagai ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur. Data UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Kupang tahun 2022 mencatat lebih dari 200 kasus kekerasan terhadap perempuan, dan angka ini meningkat pada tahun 2023 menurut laporan Profil Gender dan Anak Kota Kupang. Fakta ini menunjukkan adanya kesenjangan yang cukup besar antara regulasi formal yang menjamin perlindungan HAM dengan realitas sosial yang dihadapi perempuan. Artikel ini bertujuan untuk menafsir nilai dasar HAM, meliputi keadilan, kebebasan, kesetaraan, dan martabat manusia, serta menelaah sumber hukum yang melandasi perlindungan perempuan, baik dalam konstitusi, undang-undang, instrumen internasional, maupun hukum adat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif normatif, penelitian ini menelaah regulasi nasional, laporan lembaga resmi, serta literatur akademik, termasuk karya Fadil Mas’ud mengenai kesetaraan gender, diskriminasi struktural, dan pendidikan moral. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor budaya patriarkis, ketimpangan ekonomi, dan lemahnya penegakan hukum menjadi hambatan utama perlindungan perempuan. Oleh karena itu, diperlukan strategi penafsiran integratif yang menggabungkan norma hukum formal dengan kebijakan afirmatif, pendidikan kewarganegaraan, dan dialog multikultural untuk memperkuat implementasi HAM di tingkat lokal.
Co-Authors A Irennia Stivani Nomleni A. Malthuf Siroj, A. Malthuf Achmad Khudori Soleh Achmad Napis Qurtubi Adelheid Timu Adelsiana Lakapu Adrianus Seso Agnesia Fifin Kontesa Agus Bambang Nugraha Alang, Dessy M Aldy Yanshen U. T Kalla Alfret Benu Alfret Benu Amanda M.J Laning Amtiran, Morgan Anang Sumarno Angel Stefanie Nafa Angel Stevanie Nafa Angelia Hunu Ola Lewokeda Angelita Revalina Tallo Ati Anif Istianah ANJULIN YONATHAN KAMLASI Anjulin Yonathan Kamlasi Anjulin Yonathan Kamlasi Anjulin Yonathan Kamlasi,M.Pd Anna Sakreti Nawangsari Aply Rosyanti Halla ARGITA CLAUDIA MONE Argita Claudia Mone Arianti Angelita Naitboho Arki Artaban Sae Armi Danianti Bahan Arni Talan, Arni Asri Laksenia Tamonob Asri Laksenia Tamonob Asrin Deweli Nenotek Nenotek Atamukin, Kanisius Kedan Kian Auliya Ratnasari Ave Regina Chandra Kirana Ave Regina Chandra Kirana Awalya Awalya, Awalya Ayu Souterya Alkatiri Aziz, Qiqiya Tantowi Badruddin Nasir Banase, Yohanes P Banola, Arnoldus Jansen Patrio Basri Basri Basri Bau, Mario Ferdinan Beatrix Nino Funay Benediktus Kusuma Tafuli Benu, Alfret Berek, Kristiana Yanti Binti Ros Azman, Aina Sofea Bonevantura Magi Mudamakin Brampi Soniman Sae Brigita Hilda Taek Bunga Triana Lalus Bureni, Estalin Nepa Burhanuddin Susamto Chrisandes Kurniawan Naikofi Christy Revalina Teuf Claudia Aurelia Albertini Lona Dar Padji Daro, Katarina Dato Abdul Aziz Daud Yefkanius Nassa Deanatalis Padji Dogi Dogi Dedy Riwu Deni Ridolof Tunliu Deni Rudolof Tunliu Denil Ngginak Desi Asmaret Desiana Bulu Desiana M. Bulu Desiana Monika Bulu Destriani Silla Destriani Silla Dewi Astuti S. Saleh Diah Permata Rosalin Abineno Diyah Khadijah Blegur Djefri Yanto Nodu Kore Doe Rato, Maria Yuliani Doko, Meryana Micselen Donatus Ferdinando Kota Dorkas Yufice Ariyanti Kale Dwiputa, Rahyudi Eddy Silamat, Eddy Edelfina Apolonia kuza Edelvina Apolonia Kuza Egidius Fkun Elisabet Vanesha Reta Reta Elisabeth Rari Basa Emilia Nadya Pa’a Emirenciana Aek Bria Emirenciana Aek Bria Ence, Eufrasia Erikson Agung Bau Erikson Agung Bau Eroy Marthen Selan Erwin Styven Aditya Tari ERY BENU Esty Jumirna Taneo Eufrasia Bolo Fahrur Rozi Faransina Letma Fatin Ojes Nakmofa Fauziah F. Lassar Kadir Febiana Elisabet Mase Febiana Elisabet Mase Felisia Atriliani Imung Ferawati Bana Firdiyanti Firlania Stefani Seran Florensa Gaina Fransiska Afdatitan Fransiska Modhe Dua Fredik Lambertus Kollo Frida Elsin selan Ganggut, Agnes Yuniatri Gemian, Stefani Bita Gheanida J.J Funu Glen Awe Glen Gerardus Mayela Awe Golose, Petrus R. Gregoriana Martina Faot Gupuh Rahayu Harsya, Rabith Madah Khulaili Hasibuan, Kalijunjung Helmi debora tobe Hendri Irawan Herlina Anut Heronsius Sani Ritan Ibrahim, Sayyid Malik Imut, Basilika Riskiana Indah, Elisabeth Yohana Indra Kertati Indriya Fathni Inriwati Ora INTAN MARLENCI LADA Intan marlencia lada Intan Yulintri Sopaba Irennia S. Nomleni Irfan Harbona Ollo Irfan J. Tafuli Irham Wibowo Irwan Abbas Ismail Ismail Itron Johanis Lette Iwan Harsono Izhatullaili Jama, Karolus Budiman Jami Djeru Jelita Makdarenci Laitera Jelita, Maria Trivonia Jeluhur, Helda Jenita Selan Jeny Susanti Manoh Jermy I. Balukh Jetia, Yovita Erliana Johanes Jufrianus Lau Johannes P Kumagaya Juan delgibed sinlae Juwaldi Amheka Kamola, Ledrik A. W Kares, Antonius P Karmelita Elu Karolus Liat Lengo Katarina Deran Kia Nimunuho Keba, Aprilini Dima Kefi Listiana Fransisca Taneo Keraf, Veronika Tiara Hingi Kevi Listiana Fransisca Taneo Kevy L. F. Taneo Kevy Listiana Fransisca Taneo Kevy Listiana Fransisca Taneo khusnul khotimah Kian, Selviana Lipat Ara Klarinta Victoria Bayfeto Klau, Anastasia Suputri Klau, Cesilia Lucia Koleta Luruk Klau Koleta Luruk Klau Kollo, Fredik L. Kontesa, Agnesia Fifin Kristiana Lipat Samon Kristiani , Wihelmina Leni Kristina Desita Angul Kurniati Amir Kutratul Yuyun Laga, Oskar Enjelius Lao, Maria Jesnita Melania Lau, Clarisa Angelina Aeng Leonardus Hare Ladjar Leoni Elsa Noni Faot Lewokeda, Angelia Hunu Ola Ludung, Goden Harna Hadia Luluk Sarifah Ly, Petrus Made Susilawati Magdalena Inda Bria Mailani, Metriana Maimuna Faizah Rahma Atulolon Maimuna Faizah Rahma Atulolon Maimunah Faizah Rahma Atulolon Mali, Maria Muliani Maran, Yohana S. R Mardini Tae Maria Cindiany Baru Maria Cindiany Baru Maria Delastrada Namang Maria Fatima Muti Maria Felisitas Suan Maria Fitriani Longa Rehing Maria Fransiska Mika Maria Fransiska Mika Maria Galgani Rovianyta Toi Maria Indrawati Sanan Maria Jesnita Melania Lao Maria Kamelia Kewa Tukan Maria Karolina Rei Maria Kartika Jinas Maria Miklola Sarmita Maria Mirayanti Hago Maria Muliani Mali Maria Nirma Komala Rija Maria Novensia Epi Lengo Maria Selfiani Teci Maria Selfiani Teci Maria Sipriani Dau Maria Sofiati Siki Maria Susanti Maria Yuliani Doe Rato Mariam clarita mauko Marianus Bhau Rengga Bria Marianus Siga Marianus Siga Mark Jhon Bilistolen Marsi Bani Maru, Yohanes Carlos Kasilas Mei Marwinata, Pepy Mazidah, Zidna Mega Irma Wati Melinda Ratu Radja Melkian Diki Talumbani Melkianus Dju Menci Adi Yatr Nomleni Meo, Maria Natalia Meo, Matrona Mere, Anastasia Boleng Merli serlianti Beis Mersiana Wanda Tuti Issu Mersiana Wanda Tuti Issu Miranti May Nggadu Mnanu, Nafsyan A Modok, Grasella Ferina Nai Mohammad Takdir MUHAMMAD ALI Muhammad Ali Muhammad Arif Wicaksono Muhammad Dheo Adrian Muhari Nadia Menu Ola Nadia N.S.Y Lodo Nadia Naema Sisilia Yuniati Lodo Nadya Paa Nana, Katarina Rensa Naomi Graciella Liukae Natalia Beka Natalia Fransiska Alunat Natalia Stefania Beka Nataliana Sensi Natalidya Bolang Naya Fransiska Talan Negat, Katharina Nelson Alberto Selan Nenotek, Asrin Deweli Neonbeni, Rosalia Nesi Rosalinda Kenjam Nety Novita Hariyani Nggandung, Yeheskial Ngurah Dharma Putra Niela Agustin Hermawatie Nindy Nenobais Nining Lestari Da Silva Nitti, Novalianti Nobertus Deni Cuan Nomeni, Netriana Nomleni, Hanani R Novia Srinestava Sari Nuak, Angelina Seran Oksix Godlavson Rutin Tari Oksix Tari Oktaviana Mopia Oktovina Mopia Ola, Maria F. A. L ola, Nadia menu Olla, Yunita Ratu Openg, Wiliam Fenoli Kituk Ortalana Anisa Merfi Tob Oswaldus Rinaldi Pandu, Gita Larasti Pastela Sulastri Seja Seja Payong, Emilia Waha Penuam, Acow Hendry Gunawan Perpetua Felisitas Gesu Petronia Mersiana Damai Petrus Alexander Tamonob Petrus Ana Andung Pratama, T. Andana Harris Purwoko, Agus Raditya Maharani Radja, Daud Christo Luis Rahyudi Dwiputra Rahyudi Dwiputra Rahyuni Dwiputra Ratnasari, Auliya Redemtoria Juana Sanbret Regina Tutoq Rehan Glen Ly Retno Angraeni S Rini Maldianci Teuf Rinovian Rais Riven Imanuel Timo Robert Alex Serang Rosadelima Asti Mau Rosalia Neonbeni Rosalinda Tulit Rosvita Yolantika Yestari Salam, Nor Saldy Hermanus Pandie Samuel Riwu Ratu Sanung, Florentina Sapay, Yumri Agelvi Sarina Sarina Sarni Sain sarni sain Selfi Kase Selfi Theorin Kasse Sepete Adrian Mangngi Sepete Adrian Mangngi Sesilia Ruron Shofiatul Jannah Siregar, M Parlin Rahmadhana Soleman D. Nub Uf Sonbai, Victor Sonya W. O. Ay Sonya Wiwin Olifia Ay Sri Ofiliani Naitboho Stefani Ijeltin Manek Stefynia Adriana Lengo Stefynia Adriana Lengo stevan christian antoin Stevania Gladis Ola Sudiyarti Sudiyarti Sunawan Sunawan Sur Ical Lani Suriyanti Ramadhani Soemowinoto Suriyanti Ramadhani Soemowinoto Susan Clarita Maro Syafrullah, Muhammad Deddy Syaifudin, Muh Syunikitta, Mirwanti T. Andana Harris Pratama Tanty Milan Antonia Dollu Taolin, Ainu P Taopan, Eby Tapatab, Shintya M Tefa, Alencia Tenmau, Delprila G Tes, Hendri Septiano Theresia B. S. Keransj Theresia Bernadete Omi Diaz Theresia Devanti Larantukan Theresia Irnatesa Vivin Theresia Vivin Thomas Kemil Masi Tonis, Marselina Totnay, Christafora Caeselia Tri Widya Kurniasari Triyanti G. Dubu Uki, Lion Edison Uly, Marselina Umar, Sitirahia Hi Vanda Lidya Diana Manu Ndun Venansiu Gabur Venansius Gabur Victor Sonbay Wahyudin Noe, Wahyudin Wandal, Yufani Rambu Liga Wangku, Juliano A Welmi Ananda Ngongo Wicaksono, Muhammad Arif Wihelmina Ruli Loo Winarto, Tri Wirman, Wirman Wunu, Maria Anjelina Wesa Yeremia Kabnani Yohana Gaudensia Dhodhi Rema yohana krisona Yohana Krisona Yohana Kristina Nima Yohana Kristina Nima Yohana Nima Yohanes Carlos Kasilas Mei Maru Yohanes Lengari Yonathan Anjulin Kamlasi yoriana Atti Yosep Copertino Apaut Yosepah Ndoa Gudu Yosepha N. Gudhu Yufitris Naitboho Yufitris Naitboho Yulia Yulia Yunike Lely Yunitha Devrudyan Doko Zaenul Mahmudi Zaman, Jamrud Qomaruz