Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH ZPT DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK JAMBU KRISTAL Clarissariyani, Christin; Listiawati, Agustina; Hariyanti, Agus
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i2.62056

Abstract

Perbanyakan jambu kristal secara vegetatif dapat dilakukan dengan cara setek. Perbanyakan jambu kristal menggunakan setek menemukan beberapa kendala dimana akarnya sulit untuk tumbuh, maka diperlukan hormon tambahan untuk merangsang pertumbuhan akar yaitu hormon auksin. Budidaya setek jambu kristal tidak hanya memerlukan hormon, tetapi bergantung juga kepada media. Media tanam untuk budidaya setek sangat berperan untuk perkembangan akar. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi ZPT dan komposisi media tanam yang terbaik untuk pertumbuhan setek jambu kristal. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak (19 Agustus "“ 16 November 2022). Metode Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) Split Plot yang terdiri dari dua faktor yaitu media tanam (m) sebagai main plot dan konsentrasi ZPT (k) sebagai sub plot dengan 9 taraf perlakuan ZPT dan media tanam. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali, setiap ulangan terdiri dari 5 tanaman sampel. Komposisi media tanam dan konsentrasi ZPT (ppm) yang diberikan yaitu m1k1=media tanam 2:1:2 dan 100 ppm; m1k2=media tanam 2:1:2 dan 200 ppm; m1k3=media tanam 2:1:2 dan 300 ppm; m2k1=media tanam 2:1:1 dan 100 ppm; m2k2=media tanam 2:1:1 dan 200 ppm; m2k3=media tanam 2:1:1 dan 300 ppm; m3k1=media tanam 2:2:1 dan 100 ppm; m3k2= media tanam 2:2:1 dan 200 ppm; m3k3= media tanam 2:2:1 dan 300 ppm. Variabel yang diamati meliputi persentase setek hidup, jumlah tunas, panjang tunas, jumlah daun, jumlah akar, panjang akar, dan pertambahan panjang setek. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi ZPT 100 ppm-300 ppm yang digunakan dalam penelitian ini belum mempengaruhi pertumbuhan setek jambu kristal sampai akhir penelitian. Belum munculnya akar pada tanaman setek jambu kristal membuat komposisi media tanam belum bisa menampakkan pengaruhnya pada penelitian ini.
PENGARUH BOKASI BATANG PISANG DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Kitri, Atirsa; Maulidi, Maulidi; Listiawati, Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.62091

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura tergolong sayuran rempah yang banyak dikonsumsi sebagai bumbu masakan. Selain itu bawang merah juga dijual dalam bentuk olahan seperti ekstrak bawang merah, minyak atsri, bawang goreng bahkan sebagai obat untuk menurunkan kadar kolesterol, tekananan darah, gula darah dan mencegah penggumpalan darah. Sebagai komoditas yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat maka perlu diupayakan untuk produksi bawang merah, satu diantaranya dengan pemanfaatan lahan PMK sebagai areal tanam bawang merah. Tanah Podsolik Merah Kuning (PMK) memiliki beberapa masalah berupa rendahnya ketersedian bahan organik tanah dan unsur hara. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas lahan PMK adalah dengan pemberian bokasi batang pisang dan pupuk NPK. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dosis interaksi pemberian bokasi batang pisang dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah PMK. Penelitian dilaksankan pada lahan di Jl. Milenium Perumahan Grand Arfiz No.34a Sungai Ambawang. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan faktor pertama yaitu bokasi batang pisang dan faktor kedua adalah pupuk NPK. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadi interaksi terhadap pemberian bokasi batang pisang dosis 320 ton/ha dan pupuk NPK 300 kg/ha pada variabel berat kering angin umbi per umbi yaitu 7,81 g.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH TERHADAP PEMBERIAN DECANTER SOLID DAN NPK PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Dodi, Donatus; Asnawati, Asnawati; Listiawati, Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.62800

Abstract

Produksi kacang tanah di Kalimantan Barat masih tergolong rendah dibandingkan dengan potensi hasil yang bisa dicapai pada deskripsi kacang tanah. Intensifikasi dan ekstensifikasi lahan perlu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kacang tanah di Kalimantan Barat dengan memaksimalkan pengelolaan tanah yang tersebar di Kalimantan Barat seperti tanah Podsolik Merah Kuning (PMK). Pengelolaan tanah PMK sendiri dihadapkan pada beberapa kendala dari sifat asli tanah PMK, yaitu kondisi fisik, biologi dan kimia tanah PMK yang tergolong kurang baik untuk pertumbuhan dan hasil kacang tanah. Perbaikan fisik, biologi dan kimia tanah dapat diperbaiki dengan penggunaan bahan organik dan pupuk anorganik seperti decanter solid dan NPK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan dosis decanter solid dan NPK yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kacang tanah. Penelitian dilaksanakan di Dusun Gok Nala, Desa Dosan, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Penelitian berlangsung selama 5 bulan dari 27 Mei "“ 9 September 2022 (136 Hari). Penelitian menggunakan metode Split plot RAL, dengan main plot dosis decanter solid dan sub plot dosis NPK. Main plot terdiri dari 20 ton/ha, 30 ton/ha dan 40 ton/ha. Sub plot terdiri dari 100 kg/ha, 200 kg/ha dan 300 kg/ha. Totalnya adalah 9 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 27 bedengan, dengan setiap bedengan terdiri dari 25 tanaman termasuk 3 tanaman destruktif dan 6 tanaman non destruktif. Hasil penelitian menunjukkan interaksi pengaruh Decanter Solid dan NPK berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah polong per tanaman, pemberian Decanter Solid berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah cabang primer, sedangkan pemberian NPK berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang primer, berat kering tanaman, waktu muncul bunga, berat polong kering, dan jumlah polong. Dosis Decanter Solid 20 ton/ha dan NPK 300 kg/ha merupakan dosis yang efektif untuk hasil kacang tanah pada tanah PMK, dosis tersebut nyata meningkatkan rerata jumlah polong yaitu 27,11 polong per tanaman.
PENGARUH ABU SEKAM PADI DAN PUPUK MAGNESIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA PADA TANAH GAMBUT Wardania, Wardania; Asnawati, Asnawati; Listiawati, Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.63073

Abstract

Budidaya tanaman kubis bunga pada tanah gambut menghadapi masalah pH tanah yang rendah dan unsur hara yang rendah, sehingga perlu dilakukan perbaikan pH tanah dengan pemberian abu sekam padi dan pupuk magnesium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis interaksi abu sekam padi dan pupuk magnesium yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kubis bunga di tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Praktikum Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Pontianak. Penelitian ini berlangsung pada tanggal 5 September "“ 7 November 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama yang terdiri dari Abu Sekam Padi yang terdiri dari 3 taraf dosis perlakuan diantaranya a1: 5 ton/ha, a2: 15 ton/ha, dan a3:25 ton/ha dan faktor kedua adalah Pupuk Magnesium dengan 3 taraf dosis perlakuan diantaranya m1: 50 kg/ha, m2: 100 kg/ha, dan m3: 150 kg/ha. Dari kedua faktor tersebut didapat 9 kombinasi perlakuan, setiap perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel dan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 108 tanaman. Variabel Pengamatan yaitu jumlah daun, volume akar, berat kering tanaman, berat segar bunga, dan diameter bunga. Hasil penelitian ini adalah tidak terjadi interaksi antara pemberian abu sekam padi dan pupuk Magnesium terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga di tanah gambut. Pemberian pupuk Magnesium dosis 50 kg/ha setara dengan 1,2 g/polybag merupakan dosis yang efesien untuk menunjang pertumbuhan tanaman kubis bunga yaitu volume akar. Pemberian abu sekam padi 15 ton/ha setara dengan 360 g/polybag memberikan hasil yang baik pada hasil kubis bunga yaitu berat segar bunga.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA TERHADAP PEMBERIAN PUPUK KANDANG KAMBING DAN PUPUK NPK PADA TANAH ALUVIAL Melsy, Clara Francini; Zulfita, Dwi; Listiawati, Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.67410

Abstract

Poduktivitas kubis bunga di Kalimantan Barat masih rendah karena pengembangannya dalam skala area kecil dan teknologi pemupukan Syang belum berimbang pada tanah-tanah yang cenderung bersifat masam contohnya tanah aluvial, mengakibatkan kubis bunga tidak dapat tumbuh optimal, sehingga penambahan unsur hara pada tanah aluvial dapat dilakukan dengan penambahan pupuk kandang kambing dan pupuk NPK. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Reformasi, Gg. Struktur. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 18 Maret sampai 18 Mei 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis interaksi antara Pupuk Kandang Kambing dan pupuk NPK yang terbaik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kubis Bunga pada Tanah Aluvial. Penelitian ini menggunakan rancangan Faktorial dengan Pola Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari dua faktor yaitu dosis pupuk kandang kambing (K) dengan 3 taraf perlakuan dan Pupuk NPK (N) dengan 3 taraf perlakuan. Penelitian terdiri dari 3 ulangan dan 4 sampel dengan jumlah total 108 tanaman. Perlakuan yang dimaksud terdiri dari faktor pertama dosis perlakuan pupuk kandang kambing (K) yaitu k1 = 20 ton/ha setara dengan 100 g/polybag, k2 = 30 ton/ha setara dengan 150 g/polybag, dan k3 = 40 ton/ha setara dengan 200 g/polybag; dan faktor kedua dosis perlakuan pupuk NPK (N) yaitu n1 = 350 kg NPK/ha setara dengan 11 g/tanaman, n2 = 450 kg NPK/ha setara dengan 15 g/tanaman dan n3 = 550 kg NPK/ha setara dengan 18 g/tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah helai daun (helai), volume akar (cm3), luas daun (cm), berat kering tanaman (g), berat segar krop (g), dan diameter krop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa pemberian dosis pupuk kandang kambing 20 ton/ha setara dengan 100 g/polybag dan dosis pupuk NPK dosis 350 kg/ha setara dengan 11 g/tanaman merupakan dosis yang efisien untuk pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah aluvial.Kata kunci: Tanah Aluvial, Kubis Bunga, Pupuk Kandang Kambing, Pupuk NPK.
PENGARUH BIOCHAR TEMPURUNG KELAPA DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERUNG GELATIK PADA TANAH ALUVIAL Dwi Aryanti, Anik; Surachman, Surachman; Listiawati, Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.67541

Abstract

Produktivitas terung gelatik di masyarakat Kalimantan Barat masih rendah. Dengan hal ini perlu ditingkatkan yaitu dengan cara memperluas areal tanam dengan memanfaatkan lahan-lahan marginal seperti tanah aluvial. Penambahan biochar tempurung kelapa dan pupuk NPK perlu ditambahan guna untuk mmperbaiki sifat kimia tanah. Agar mengefisiensi penyerapan unsur NPK maka perlu di berikan biochar tempurung kelapa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui interaksi dan dosis interaksi terbaik biochar tempurung kelapa dan pupuk NPK pada tanaman terung gelatik pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di lokasi yang terletak Gang Struktur, Reformasi Pontianak. Pelaksanaan penelitian dilaksanakan dari tanggal 15 Maret "“ 4 Mei 2023. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pola Faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama dosis biochar tempurung kelapa yang dilambangkan dengan huruf (B) terdiri dari 3 taraf. faktor kedua adalah dosis pupuk NPK Mutiara 16:16:16 yang dilambangkan dengan huruf (N) terdiri dari 3 taraf, sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan dan seluruhnya dilakukan 3 kali pengulangan. Setiap perlakuan terdiri dari 4 sampel tanaman. Sehingga total sampel adalah sebanyak 108 tanaman. Perlkauan b1 = 4 ton/ha biochar tempurung kelapa setara dengan 120 g/polybag, Perlakuan b2 = 6 ton/ha biochar tempurung kelapa setara dengan 180 g/polybag perlakuan b38 ton/ha biochar tempurung kelapa setara dengan 240 g/polybag Faktor kedua yaitu : n1 = 400 kg NPK setara dengan 12 g/tanaman , n2 = 500 kg NPK setara dengan 15 g/tanaman dan n3 = 600 kg NPK setara dengan 18 g/tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah volume akar (cm3), tinggi tanaman (cm), luas daun (cm), berat kering tanaman (g), jumlah buah pertanaman (buah), berat buah pertanaman (g), berat buah per buah (g), diameter buah (cm). Berdasarkan hasil penelitian tidak ditemukan dosis terbaik pada pemberian biochar tempurung kelapa dan pupuk NPK namun pada dosis biochar tempurung kelapa 8 ton/ha dan pupuk NPK 400 kg/ha merupakan dosis yang efektif pada pertumbuhan dan hasil tanaman terung gelatik pada tanah aluvial.
Co-Authors - Maulidi, - ., Dody ramanda Achmad Mulyadi Achmadi Achmadi Acinake, Acinake Ade Elbani Ade Mirza Adrianton Adrianton Afrizal - Aktris Nuryanti, Aktris Alhadiansyah Amanda, Tasya Ambarsari, Dwi Putri Andi Ihwan Andika Andika Andriani, Titi Anelia, Yuni Anelia Anggoro, Robert Anggorowati, M.Sc, Ir. Dini Aping, Adrianus Asep Nursangaji Asnawat, Asnawat Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati ASNAWATI ASNAWATI Asnawati, * Asrari, Ryanda Aswandi - Basuni, Basuni Bistari Budi, MMA, Ir. Setia Budi, Setia Budi Candera, Raden Chairani Siregar Cholik, Abdul Clarissariyani, Christin Cordy Renantasyah Darussalam - Darussalam Darussalam, Darussalam Dian Asmarawati Dini Anggorowati diyani, Rahmi Dodi, Donatus Dwi Aryanti, Anik Dwi Zulfita dwi zulfita Dzulianningsih, Saulifah Edy Suasono Eleos Eleos elfini, mita Elly Suharlina Erlangga Tungga Dewa Erni Djun Astuti etriadi, etriadi Eva Dolorosa Evi Gusmayanti Evi Novianti Fatinah, Anisa Fitri Ferry Hadary Fitri Imansyah Fitri, Kurnilah Ary Fitriady, Teddy Akbar Ghivari, Haikal Gunawan Gunawan Gustami Gustami, Gustami Gustian Gustian Hadi, Irfan Setia Hamdani - Haniya, Jihan Hariyanti, Agus Henny Sulistyowati Herry Sujaini Imam Ghozali Indra, Indra Indra Inpurwanto Inpurwanto Ishak Dianisius Ismawartati - Jayanti, Meylani Dwi Kitri, Atirsa KURNIAWAN, YERIKHO JIMMY kurniawati, atika kusmawati, eni Lestari, Tri Indah lestawati, Lestawati LUCKY, MAYLANI Mahmud Mustaqim Marbun, Tiurida Mardhiyyaturrosyidah, Ummu Mariana Mariana MASYURA, RISKA Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi, Maulidi Maulidi Maulidia, Dea Meiran Panggabean Melsy, Clara Francini Memet Agustiar Meningai, Meningai Mochammad Meddy Danial Muanuddin - Muhammad Yusuf Muhsin Muhsin Murti Lestari Nagari, Angelic Kusuma Ngaing, Rhalmundus Sain Ningsih, Kurnia NORMALA, NORMALA Nur Arifin, Nur Nurbaiti R, Nurbaiti Nurmainah - Nurul Hafizah Padmarsari, F.X Widadi Pertiwi, Suciaty Pratama, Yoshafat Andika pratiwi, iin Prihartomo, Dwi Priyo Saptomo Purwaningsih - Putra, Rafi Adista Rachmawati Rahmidiyani - Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Ratna Herawatiningsih Redenta Manalu, Cristi REZA FAHLEVI rianda, mayu arya Riduansyah - Rini Susana Rini Wahyuni Rizky Hasanan Rohayeti, MMA, Ir. Yeti Rohima Rohima Rohmad Rohmad, Rohmad Rommy Patra Ronaldi, Yohanes RUSADI, IDRUS ARDI S.Hut., M.Si, Asnawati Safitri, Dwi Desri Sahwaldi, Sahwaldi Santoso, Eka Rahmawati SARI, ARTI PURNAMA Sari, Rinda Sari, Siska Ida Paninta sawati, ely septiarni, eni Setia Budi Setia Budi Sholva, Yus Siti Hadijah Siti Hadijah Siti Halidjah SRI RAHAYU Stepanus Sahala Sitompul Surachman - Surachman Surachman Surachman Surachman Surya, Muhammad Rasta Susanto, Ery Susiani Susiani, Susiani Sy. Hasyim Azizurrahman Syaifurrahman Syaifurrahman Syamswisna , Tantri Palupi Tarigas, Adrianus Banyu Tatang Abdurrahman, Tatang Tati Hartati Tri Indra Wijaya Urai Suci Yulies Vitri Indrawati Uslianti, Silvia Uti Asikin Vivi Bachtiar WALKIS, WALKIS Wardania, Wardania Warganda Warganda WASI'AN, WASI'AN Wasi’an, Wasi’an Wendy WI, INPURWANTO Windhu Putra Witarsa - Yeni Oktavia Yeti Rohayeti Yoga, Kristian Yohanes Gatot Sutapa yolla, nove neranda nadesta Yuline - Yulis Jamiah Yulise Vitri Indrawati, Urai Suci Yuspia tuti, Yuspia Yuspiatuti Yuspiatuti, Yuspiatuti YUSUF, KASIM PURNAMA Zed, Akhira Nurfansyah Zubaidah R