Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Berbagai Jenis Pupuk Daun Terhadap Pertumbuhan Bibit Phalaenopsis sp Asal Kultur Jaringan Saulifah Dzulianningsih; Agustina Listiawati; Asnawati Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.27766

Abstract

PENGARUH BERBAGAI JENIS PUPUK DAUNTERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT Phalaenopsis spASAL KULTUR JARINGAN Saulifah Dzulianningsih*1, Agustina Listiawati2, Asnawati31Budidaya; Universitas Tanjungpura2Budidaya; Universitas Tanjungpura3Budidaya; Universitas Tanjungpurae-mail: *1ningsihdzulian@yahoo.com ABSTRACTThe seedling of tissue culture still have low autotrophic activity, in purpose of fulfilling the nutritional needs of the seedling from tissue culture, application of fertilizer is needed. The application of fertilizer on the seeds from tissue culture aims to fulfill the intake of plant nutrient that can boost the growth and development of plants, in the seedling phase the fertilization through the leaves is more effective than the soil fertilizer. This study aims to find the best types of foliar fertilizer on the growth of orchid seeds Phalaenopsis sp from tissue culture. The study was conducted at the shelter house at Nirbaya Street, Kotabaru Village, South Pontianak, Pontianak City for 4 months. It was starting from November 23th, 2017 to March 22th, 2018. The study used a Completely Randomized Design (CRD), consisting of 5 treatment, 5 replicates and each treatment unit consisting of 4 plants. Observational variables included the number of leaves increase, the totally of leaf length increase, the totally of leaf area increase, the number of roots increase, and the totally of root length increase and then environmental observation. Based on the research, it can be concluded that type of effective fertilizer for the growth of orchid seeds Phalaenopsis sp from tissue culture is the application foliar fertilizers of green Hyponex and Gandasil D.   Keyword: Foliar Fertilizer, Gandasil D, Hyponex, Phalaenopsis sp Orchid.
PENGARUH ZPT DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK JAMBU KRISTAL Christin Clarissariyani; Agustina Listiawati; Agus Hariyanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 12, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i2.62056

Abstract

Perbanyakan jambu kristal secara vegetatif dapat dilakukan dengan cara setek. Perbanyakan jambu kristal menggunakan setek menemukan beberapa kendala dimana akarnya sulit untuk tumbuh, maka diperlukan hormon tambahan untuk merangsang pertumbuhan akar yaitu hormon auksin. Budidaya setek jambu kristal tidak hanya memerlukan hormon, tetapi bergantung juga kepada media. Media tanam untuk budidaya setek sangat berperan untuk perkembangan akar. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi ZPT dan komposisi media tanam yang terbaik untuk pertumbuhan setek jambu kristal. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak (19 Agustus – 16 November 2022). Metode Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) Split Plot yang terdiri dari dua faktor yaitu media tanam (m) sebagai main plot dan konsentrasi ZPT (k) sebagai sub plot dengan 9 taraf perlakuan ZPT dan media tanam. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali, setiap ulangan terdiri dari 5 tanaman sampel. Komposisi media tanam dan konsentrasi ZPT (ppm) yang diberikan yaitu m1k1=media tanam 2:1:2 dan 100 ppm; m1k2=media tanam 2:1:2 dan 200 ppm; m1k3=media tanam 2:1:2 dan 300 ppm; m2k1=media tanam 2:1:1 dan 100 ppm; m2k2=media tanam 2:1:1 dan 200 ppm; m2k3=media tanam 2:1:1 dan 300 ppm; m3k1=media tanam 2:2:1 dan 100 ppm; m3k2= media tanam 2:2:1 dan 200 ppm; m3k3= media tanam 2:2:1 dan 300 ppm. Variabel yang diamati meliputi persentase setek hidup, jumlah tunas, panjang tunas, jumlah daun, jumlah akar, panjang akar, dan pertambahan panjang setek. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi ZPT 100 ppm-300 ppm yang digunakan dalam penelitian ini belum mempengaruhi pertumbuhan setek jambu kristal sampai akhir penelitian. Belum munculnya akar pada tanaman setek jambu kristal membuat komposisi media tanam belum bisa menampakkan pengaruhnya pada penelitian ini. 
Efektifitas Penambahan Ekstrak Pisang Raja pada Media 1/2 MS terhadap Multiplikasi Tunas pada Sub Kultur Krisan Nurul Hafizah; Asnawati S.Hut., M.Si; Ir. Agustina Listiawati, MP
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45333

Abstract

Krisan merupakan tanaman hias yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi dan telah dibudidayakan secara komersial sejak lama. Permintaan krisan terus meningkat sehingga membutuhkan ketersedian tanaman secara berkesinambungan. Salah satu upaya perbanyakan tanaman krisan dalam jumlah banyak ialah dengan cara kultur jaringan. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan konsentrasi ekstrak pisang terbaik dalam menghasilkan multiplikasi tunas pada sub kultur krisan. Penelitian dilakukan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura selama 3 bulan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktor yang terdiri dari 6 taraf perlakuan yaitu media MS sebagai kontrol dan 5 taraf konsentrasi ekstrak pisang raja, setiap perlakuan terdapat 4 ulangan dan 4 tanaman sampel, sehingga terdapat 96 tanaman. Perlakuan tersebut adalah konsentrasi ekstrak pisang raja, a0= 0, a1= 50 g/l, a2= 100 g/l, a3= 150 g/l, a4= 200 g/l, a5= 250 g/l. Variabel yang diamati ialah waktu muncul akar, waktu muncul tunas pertama, waktu muncul tunas kedua,jumlah tunas, dan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak pisang raja dengan konsentrasi 50 g/l pada media ½ MS memberikan hasil yang sama efektif dengan penggunaan media MS dalam kultur in vitro krisan pada beberapa variabel yaitu waktu muncul tunas pertama, waktu muncul tunas kedua, jumlah tunas, dan jumlah daun. Konsentrasi ekstrak pisang raja sebanyak 100 g/l pada media ½ MS menghasilkan waktu muncul akar tercepat pada sub kultur krisan.Kata Kunci: ekstrak pisang raja, krisan, konsentrasi, media ½ MS, sub kultur.
PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS ASAL MAHKOTA NANAS NORMALA NORMALA; Agustina Listiawati; Evi Gusmayanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22245

Abstract

PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS ASAL MAHKOTA NANAS  Normala 1), Agustina Listiawati 2), Evi Gusmayanti 2)1)Mahasiswi Fakultas Pertanian 2)Dosen Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK Tanaman nanas yang diperbanyak dengan menggunakan tunas asal mahkota memiliki kemampuan berakar yang rendah sehingga perlu adanya perlakuan pemberian ZPT untuk memacu pertumbuhan perakaran tanaman tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah  untuk mendapatkan konsentrasi zat pengatur tumbuh (ZPT) yang terbaik untuk pertumbuhan tunas asal mahkota nanas. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Anjongan Melancar Kecamatan Anjongan  Kabupaten Mempawah yang berlangsung sejak Februari hingga Mei 2017. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, 4 ulangan dan setiap ulangan terdapat 4 sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah pemberian konsentrasi ZPT 50, 100, 200, 300 dan 400 ppm. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), panjang akar (g), berat basah akar (g) dan berat kering akar (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ZPT 100 ppm menunjukan hasil yang terbaik terhadap seluruh variabel yang diamati. Kata kunci : Zat pengatur tumbuh, Mahkota Nanas
KONSENTRASI DAN FREKUENSI PEMBERIAN PUPUK PELENGKAP CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN ANGGREK Dendrobium sp. Ummu Mardhiyyaturrosyidah; Agustina Listiawati; Asnawati Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i4.49571

Abstract

Dendrobium merupakan salah satu genus anggrek yang umumnya dikenal dan dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia. Anggrek merupakan tanaman hias  yang memiliki pasar konsumen yang relatif stabil tidak tergantung musim. Dendrobium secara genetis memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang lambat, sehingga diperlukan upaya budidaya dengan pemupukan, salah satunya yaitu pupuk pelengkap cair (PPC). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi konsentrasi dan frekuensi PPC terbaik untuk pertumbuhan anggrek Dendrobium sp. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 10 Juli s.d. 30 November 2018 di rumah penelitian. Rancangan penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan pola Faktorial Rancangan Acak Lengkap. Faktor pertama adalah konsentrasi PPC (K), sedangkan faktor kedua yaitu frekuensi PPC (F). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali dengan 2 tanaman sampel, sehingga didapatkan 54 unit percobaan. Faktor konsentrasi PPC (K) yaitu: k1 (1 ml/l), k2 (2 ml/l), k3 (3 ml/l). Faktor frekuensi PPC (F) terdiri yaitu: f1 (3 hari sekali), f2 (5 hari sekali), f3 (7 hari sekali). Variabel yang diamati dalam penelitian yaitu pertambahan jumlah daun (helai), pertambahan panjang daun (cm), pertambahan jumlah anakan (anakan), dan waktu muncul anakan (hari). Hasil penelitian menunjukkan, tidak terjadi interaksi antara pemberian konsentrasi dan frekuensi pemberian PPC terhadap pertumbuhan anggrek Dendrobium sp. Konsentrasi PPC memberikan pertumbuhan yang baik terhadap jumlah daun dan waktu muncul anakan. Konsentrasi PPC efektif untuk pertumbuhan anggrek yaitu 1 ml/l. Frekuensi pemberian PPC memberikan pertumbuhan yang sama pada semua variabel pengamatan, sehingga tidak ditemukan frekuensi terbaik.  Namun, kombinasi perlakuan konsentrasi 1 ml/l dan frekuensi  7 hari sekali sudah cukup efisien untuk mempengaruhi pertumbuhan anggrek Dendrobium sp.Kata kunci: Anggrek Dendrobium sp, Frekuensi, Konsentrasi, Pupuk Pelengkap Cair
PENGARUH KOMPOS SERBUK SABUT KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Ishak Dianisius; Agustina Listiawati; Inpurwanto Inpurwanto
Perkebunan dan Lahan Tropika Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/plt.v12i2.60050

Abstract

This study aims to determine the effect of composted coconut coir dust on growth and yield of cayenne pepper on red yellow podzolic soil. This research was conducted in the experimental farm of the Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura Pontianak, started from February to July 2014. This study used a field experiment with completely randomized design consisting of single factor i.e composted coconut coir dust, with six level treatments: S1 (800 g/polybag); S2 (900 g/polybag); S3 (1000 g/polybag); S4 (1100 g/polybag); S5 (1200 g/polybag); dan S6 (1300 g/polybag), consists of 4 replications, with 3 plant samples each. The variables observed in this study include, plant height (cm), number of fruit per plant (fruits), the fruit biomass per plant (g), total dry biomass (g), and root volume (ml). The results showed that the application of composted coconut coir dust here not a significanlly affected plant height, number of fruit per plant, the fruit biomass, total plant dry biomass, and root volume.
Pertumbuhan Anggrek Hitam pada Simulasi Cekaman Kekeringan Menggunakan Polietilen Glikol secara In Vitro: Black Orchid Growth in Simulated Drought Stress Using Polyethylene Glycol in Vitro Asnawati Asnawati; Mahmud Mustaqim; Agustina Listiawati
Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 10 No. 2 (2023): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/daun.v10i2.5338

Abstract

The black orchid plant has a beauty at the flowers with the characteristic black labellum. In its natural habitat, black orchid plants require high humidity for optimal growth. The purpose of this study was to examine the growth response of black orchids to drought stress using polyethylene glycol in vitro. This research was conducted at the Biotechnology Laboratory, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University from October to January 2023. The design used in this study was Completely Randomized Design which consisted of one factor, namely polyethylene glycol concentration. The polyethylene glycol concentrations tested were 0%, 5%, 10%, 15%, 20% and 25% (mg/l). The variables observed were the time of shoot emergence, root emergence time, number of shoots, increase in the number of leaves, number of roots, and leaf color morphology. The results showed that the addition of polyethylene glycol at the level of 0-25% in in vitro culture media as a drought stress simulation had no significant effect on the variables of shoot emergence time, root emergence time, number of shoots, increase in number of leaves, and number of roots. Meanwhile, for the morphological variable of leaf color, the treatment with a concentration of 25% showed early symptoms of drought.
PENGARUH TEPUNG CANGKANG TELUR DAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH ALUVIAL Tarigas, Adrianus Banyu; Asnawati, Asnawati; Listiawati, Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i3.78500

Abstract

Pemanfaatan tanah aluvial sebagai media tanam mempunyai berbagai masalah yang dapat menjadi penghambat bagi pertumbuhan tanaman. Pemberian tepung cangkang telur dan pupuk kandang ayam dapat membantu memperbaiki permasalahan yang terdapat pada tanah alluvial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis interaksi yang terbaik dari pemberian tepung cangkang telur dan pupuk kandang ayam dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak, pada bulan Oktober "“ Desember 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor, terdapat 3 ulangan dan terdapat 5 tanaman sampel. Perlakuan yang dimaksud yaitu faktor pertama dosis tepung cangkang telur, c0 = tanpa tepung cangkang telur, c1 =   0,6 ton/ha, c2 =   1 ton/ha dan faktor kedua dosis pupuk kandang ayam, a1 = 5 ton/ha, c2 = 10 ton/ha, c3 = 15 ton/ha. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara tepung cangkang telur dan pupuk kandang ayam berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan. Pemberian tepung cangkang telur dengan dosis 1 ton/ha dan pupuk kandang ayam dengan dosis 15 ton/ha merupakan dosis terbaik dalam meingkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah aluvial.
Studi Pertumbuhan Bibit Anggrek Hitam Pada Kondisi Cekaman Kekeringan Menggunakan PEG Redenta Manalu, Cristi; Listiawati, Agustina; Asnawati, Asnawati
Agrium Vol 21 No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v21i2.18304

Abstract

Populasi anggrek hitam kian menurun setiap tahunnya yang disebabkan oleh fenomena alam maupun aktivitas manusia yang merambah hutan dan kegiatan eksploitasi anggrek secara besar-besaran. Pelestarian dan budidaya tanaman anggrek hitam di luar habitat aslinya mengalami kendala karena cekaman kekeringan akibat ketersediaan air yang tidak mencukupi. Anggrek hitam memerlukan  kondisi lingkungan dengan kelembapan yang cukup tinggi untuk pertumbuhan yang  optimal. Salah satu senyawa kimia yang umumnya digunakan untuk membantu melihat pengaruh cekaman kekeringan pada tanaman adalah PEG. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh   konsentrasi PEG yang dapat ditolerir oleh anggrek hitam pada fase pembibitan yang diaplikasi pada berbagai konsentrasi sebagai simulasi cekaman kekeringan. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (kelompok adalah jumlah daun), yaitu konsentrasi PEG dengan 5 taraf perlakuan. Setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali dan setiap unit percobaan terdiri dari 4 tanaman sampel sehingga jumlah keseluruhan unit percobaan adalah 100. Adapun konsentrasi PEG yang diberikan adalah p0: 0% (kontrol), p1: 5%, p2: 10%, p3:15%, p4: 20%. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu, persentase jumlah bibit hidup (%), persentase pengurangan jumlah daun (%), pertambahan panjang akar, pertambahan tinggi tanaman, dan warna daun akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bibit anggrek hitam tidak tahan terhadap cekaman kekeringan melalui pengujian dengan PEG mulai dari konsentrasi 5% hingga 20%.
Production of Bokashi and Liquid Organic Fertilizer (LOF) with Trichoderma Sp. Decomposer Based on Agricultural Waste and Its Application to Horticultural Plants Maulidi, Maulidi; Warganda, Warganda; Listiawati, Agustina; Asnawati, Asnawati; Indrawati, Urai Suci Yulies Vitri
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i4.11340

Abstract

Horticulture farmers in Rasau Jaya 2 Village, Kubu Raya Regency, cultivate plants on peatlands using large amounts of inorganic fertilizers. Continuous use degrades the peat soil and drastically reduces its organic matter content. This reduction leads to soil hardening, poor water flow, and impaired root development, causing decreased horticultural production. Using liquid organic fertilizer (LOF) and organic matter applications is recommended to address these issues. The PKM (Community Service Program) was implemented through lectures, discussions, training, and demonstrations on making bokashi and LOF with Trichoderma sp. decomposer and their application to horticultural plants. Additionally, monitoring and evaluation of PKM activities were conducted in Rasau Jaya 2 Village. This activity's achieved targets and outcomes include farmers' independence in utilizing agricultural waste as raw materials to produce bokashi and LOF, reducing inorganic fertilizer use. Horticulture farmers were highly enthusiastic about the materials for making bokashi and LOF.
Co-Authors - Maulidi, - ., Dody ramanda AA Sudharmawan, AA Achmad Mulyadi Achmadi Achmadi Acinake Acinake Ade Elbani Ade Mirza Adriantono Adriantono Adrianus Aping Afrizal - Agus Hariyanti Agus Hariyanti Aisyah Aisyah Akhira Nurfansyah Zed Aktris Nuryanti, Aktris Alhadiansyah Amanda, Tasya Ambarsari, Dwi Putri Andi Ihwan ANDIKA ANDIKA Andriani, Titi Anelia, Yuni Anelia Anik Dwi Aryanti ARTI PURNAMA SARI Asep Nursangaji Asnawat, Asnawat Asnawati . ASNAWATI ASNAWATI Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati S.Hut., M.Si Asnawati, * Aswandi - Atirsa Kitri Basuni Basuni Basuni, Basuni Bistari Budi, MMA, Ir. Setia Candera, Raden Chairani Siregar Cholik, Abdul Christin Clarissariyani Darussalam - Darussalam Darussalam, Darussalam Dea Maulidia Dian Asmarawati Dini Anggorowati Dini Anggorowati diyani, Rahmi Dwi Zulfita dwi zulfita Edy Suasono Eleos Eleos Elly Suharlina eni kusmawati eni septiarni Erlangga Tungga Dewa Erni Djun Astuti Ery Susanto etriadi, etriadi Eva Dolorosa Evi Gusmayanti Evi Novianti F.X Widadi Padmarsari Fitri Imansyah Fitri, Kurnilah Ary Fitriady, Teddy Akbar Fransiskus Darma Putra Gustami Gustami Gustian Gustian Hadary, Ferry Hamdani - Haniya, Jihan Henny Sulistyowati Herry Sujaini Imam Ghozali Indra Indra Indra Indrawati, Urai Suci Yulies Vitri Inpurwanto Inpurwanto Ir. Setia Budi, MMA Ir. Warganda, MMA Ishak Dianisius Ismawartati - Jayanti, Meylani Dwi KASIM PURNAMA YUSUF kurniawati, atika lestawati, Lestawati LUCKY, MAYLANI Mahmud Mustaqim Marbun, Tiurida Mariana Mariana Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi, Maulidi Maulidi Meiran Panggabean Memet Agustiar Meningai, Meningai mita elfini Mochammad Meddy Danial Muanuddin - Muhammad Yusuf Muhsin Muhsin Murti Lestari Nagari, Angelic Kusuma Ningsih, Kurnia NORMALA NORMALA NUR ARIFIN Nur Arifin Nurbaiti R Nurmainah - pratiwi, iin Prihartomo, Dwi Priyo Saptomo Purwaningsih - Rachmawati Rafi Adista Putra Rahmidiyani - Rahmidiyani Rahmidiyani Ratna Herawatiningsih Redenta Manalu, Cristi rianda, mayu arya Riduansyah - Rini Susana Rini Susana Rini Wahyuni RISKA MASYURA Robert Anggoro Rohayeti, MMA, Ir. Yeti Rohima Rohima Rohmad Rohmad, Rohmad Rommy Patra RUSADI, IDRUS ARDI Safitri, Dwi Desri Sahwaldi, Sahwaldi Santoso, Eka Rahmawati Sari, Rinda Sari, Siska Ida Paninta Saulifah Dzulianningsih sawati, ely Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Budi Sholva, Yus Silvia Uslianti Siti Hadijah Siti Hadijah Siti Halidjah SRI RAHAYU Stepanus Sahala Sitompul Surachman - Surachman Surachman Surachman Surachman Susiani Susiani, Susiani Sy. Hasyim Azizurrahman Syaifurrahman Syaifurrahman Syamswisna , Tantri Palupi Tarigas, Adrianus Banyu Tatang Abdurrahman, Tatang Tati Hartati Tri Indah Lestari Tri Indra Wijaya Ummu Mardhiyyaturrosyidah Uti Asikin Vivi Bachtiar WALKIS WALKIS Wardania Wardania Warganda Warganda Warganda Warganda WASI'AN, WASI'AN Wasi’an, Wasi’an Wendy Windhu Putra Witarsa - Yeni Oktavia YERIKHO JIMMY KURNIAWAN Yohanes Gatot Sutapa Yohanes Ronaldi Yulies Vitri Indrawati, Urai Suci Yuline - Yulis Jamiah Yulise Vitri Indrawati, Urai Suci Yuspia tuti, Yuspia Yuspiatuti Yuspiatuti Zubaidah R