Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS ASAL MAHKOTA NANAS NORMALA, NORMALA; Listiawati, Agustina; Gusmayanti, Evi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22245

Abstract

PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS ASAL MAHKOTA NANAS Normala 1), Agustina Listiawati 2), Evi Gusmayanti 2)1)Mahasiswi Fakultas Pertanian 2)Dosen Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK Tanaman nanas yang diperbanyak dengan menggunakan tunas asal mahkota memiliki kemampuan berakar yang rendah sehingga perlu adanya perlakuan pemberian ZPT untuk memacu pertumbuhan perakaran tanaman tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi zat pengatur tumbuh (ZPT) yang terbaik untuk pertumbuhan tunas asal mahkota nanas. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Anjongan Melancar Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah yang berlangsung sejak Februari hingga Mei 2017. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, 4 ulangan dan setiap ulangan terdapat 4 sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah pemberian konsentrasi ZPT 50, 100, 200, 300 dan 400 ppm. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), panjang akar (g), berat basah akar (g) dan berat kering akar (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ZPT 100 ppm menunjukan hasil yang terbaik terhadap seluruh variabel yang diamati. Kata kunci : Zat pengatur tumbuh, Mahkota Nanas
PENGARUH PANJANG ENTRIS TERHADAP PERTUMBUHAN SAMBUNG PUCUK TANAMAN JAMBU AIR CITRA Adriantono, Adriantono; Listiawati, Agustina; maulidi, maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.23593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh panjang entris terhadap pertumbuhan jambu air citra. Penelitian ini dilaksanakan dilokasi jalan Tanjung Raya 2 Gg. Haji Gani Kabupaten Kubu Raya selama 3 bulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 perlakuan, 5 ulangan dan terdapat 4 tanaman sampel yaitu: p1 (panjang entris 5 cm), p2 (panjang entris 10 cm), p3 (panjang entris 15 cm), p4 (panjang entris 20 cm) dan p5 (panjang entris 25 cm). Variabel yang diamati adalah: Persentase Tanaman Hidup (%), Jumlah Daun yang Tumbuh (helai), Panjang Tunas (cm). Pada penelitian ini tidak ditemukan panjang entris yang terbaik untuk pertumbuhan sambung pucuk tanaman jambu air citra. Tetapi panjang entris yang efektif ditunjukan oleh pertumbuhan sambung pucuk dengan menggunakan panjang entris 10 cm.
PENGARUH ABU KAYU DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MELON DI TANAH GAMBUT WALKIS, WALKIS; BUDI, SETIA; LISTIAWATI, AGUSTINA
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.464 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26212

Abstract

PENGARUH ABU KAYU DAN PUPUK NPK TERHADAPPERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MELONDI TANAH GAMBUTWalkis (1, Setia Budi (2, Agustina Listiawati (31) Mahasiswa Fakultas Pertanian, dan 2) Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpua Pontianake-mail :walkiskis50@gmail.com ABSTRAKBudidaya melon di tanah gambut dihadapkan pada kendala, salah satunya seperti pH dan ketersediaan unsur hara yang rendah. Abu kayu dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan pH dan memperbaiki kesuburan tanah, sedangkan pupuk majemuk mengandung unsur N, P, dan K yang bermanfaat untuk hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh interaksi antara abu kayu dan pupuk NPK pada tanaman melon di tanah gambut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari dua faktor yaitu faktor abu kayu (k) dengan 3 perlakuan yaitu k1 = 14,07 ton/ha, k2 = 18,70 ton/ha, k3 = 23,32 ton/h dan faktor pupuk NPK dengan 3 perlakuan yaitu a1 = 200 kg/ha, a2 = 300 kg/ha, a3 = 400 kg/ha. Variabel pengamatan meliputi, klorofil daun, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah, berat buah per tanaman, berat buah per petak dan kadar gula. Hasil penelitian penunjukkan bahwa pemberian abu kayu 14,07 ton/ha dan pupuk NPK 400 kg/ha merupakan dosis terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon di tanah gambut, namun tidak terjadi interaksi antara abu kayu dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon di tanah gambut. Kata kunci: Abu Kayu, Pupuk NPK, Tanah Gambut, Tanaman Melon.
THE EFFECT OF MEDIA COMBINATION TO THE GROWTH OF Coelogyne pandurata ORCHID ON ACLIMATED STAGES MASYURA, RISKA; ASNAWATI, ASNAWATI; LISTIAWATI, AGUSTINA
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26475

Abstract

Acclimatization is a stage of conditioning the plan of multiplication through invitro to invivo environment. The success of acclimatization depends on the growth media that is appropriate to the type and nature of orchids. This study aims to find the best combination of growth media acclimatization of Coelogyne pandurata orchids. The study was conducted at the shelter house Green Villa of the Faculty of Agriculture of University of Tanjungpura Pontianak for 4 months. It was starting from August 11th, 2017 to December 10th, 2017. The study used a Completely Randomized Design (RAL), consisting of 6 treatment levels, 4 replicates and each treatment unit consisting of 4 plants. Observational variables included live percentage, number of leaves, leaf length increase, number of buds, and number of root, root length and environmental observation. The results showed that the combination treatment of growth media for the growth of Coelogyne pandurata orchid had significant effect on the number of shoots and had no significant effect on the percentage of live, number of leaves, the increase of leaf length, number of root and root length. Based on the research, it can be concluded that all combinations media provide live percentage of more than 80% and the combination of coconut fiber and fern gives the best result the number of buds that is 2,56 buds.Keywords: Acclimatization, Coelogyne pandurata Orchid, Combination of Media.
PENGARUH JENIS MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN ANGGREK Paphiopedilum hookerae PADA FASE REMAJA SARI, ARTI PURNAMA; LISTIAWATI, AGUSTINA; ANGGOROWATI, DINI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.644 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26569

Abstract

PENGARUH JENIS MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN ANGGREK Paphiopedilum hookerae PADA FASE REMAJA Arti Purnama Sari1), Agustina Listiawati2) dan Dini Anggorowati2)1)Mahasiswa 2)Staf Pengajar Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura Email: arti.purnamasari@gmail.com ABSTRAKAnggrek Paphiopedilum hookerae memerlukan media yang cocok untuk pertumbuhannya sebagaimana di habitat alaminya. Budidaya anggrek ini secara ex-situ dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa jenis media tumbuh yang sesuai dengan sifat hidup anggrek. Penelitian ini bertujuan untuk mencari media tanam yang terbaik bagi pertumbuhan anggrek Paphiopedilum hookerae pada fase remaja. Penelitian dilaksanakan di Bengkayang selama 5 bulan mulai tanggal 15 Oktober 2017 sampai 20 Februari 2018. Penelitian ini menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 5 taraf perlakuan, 5 ulangan dan setiap unit perlakuan terdiri dari 4 sampel, dengan jumlah total keseluruhan populasi adalah 100 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah : A = Cacahan Pakis B = Lumut C = Sabut Kelapa D = Akar Kadaka E = Arang Kayu dan menggunakan media dasar serasah daun. Variabel pengamatan meliputi pertambahan jumlah daun, pertambahan lebar daun, pertambahan panjang daun, pertambahan jumlah akar dan pengamatan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jenis media tanam untuk pertumbuhan anggrek Paphiopedilum hookerae berpengaruh nyata terhadap pertambahan jumlah daun, pertambahan lebar daun dan pertambahan panjang daun. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media lumut memberikan hasil terbaik pada pertambahan jumlah daun yaitu 1,70 helai dan pertambahan panjang daun yaitu 2,04 cm serta media sabut kelapa memberikan hasil terbaik pada pertambahan lebar daun yaitu 0,56 cm. Kata Kunci: Anggrek Paphiopedilum hookerae, Fase Remaja, Jenis Media
Pengaruh Berbagai Jenis Pupuk Daun Terhadap Pertumbuhan Bibit Phalaenopsis sp Asal Kultur Jaringan Dzulianningsih, Saulifah; Listiawati, Agustina; Asnawati, Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.27766

Abstract

PENGARUH BERBAGAI JENIS PUPUK DAUNTERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT Phalaenopsis spASAL KULTUR JARINGAN Saulifah Dzulianningsih*1, Agustina Listiawati2, Asnawati31Budidaya; Universitas Tanjungpura2Budidaya; Universitas Tanjungpura3Budidaya; Universitas Tanjungpurae-mail: *1ningsihdzulian@yahoo.com ABSTRACTThe seedling of tissue culture still have low autotrophic activity, in purpose of fulfilling the nutritional needs of the seedling from tissue culture, application of fertilizer is needed. The application of fertilizer on the seeds from tissue culture aims to fulfill the intake of plant nutrient that can boost the growth and development of plants, in the seedling phase the fertilization through the leaves is more effective than the soil fertilizer. This study aims to find the best types of foliar fertilizer on the growth of orchid seeds Phalaenopsis sp from tissue culture. The study was conducted at the shelter house at Nirbaya Street, Kotabaru Village, South Pontianak, Pontianak City for 4 months. It was starting from November 23th, 2017 to March 22th, 2018. The study used a Completely Randomized Design (CRD), consisting of 5 treatment, 5 replicates and each treatment unit consisting of 4 plants. Observational variables included the number of leaves increase, the totally of leaf length increase, the totally of leaf area increase, the number of roots increase, and the totally of root length increase and then environmental observation. Based on the research, it can be concluded that type of effective fertilizer for the growth of orchid seeds Phalaenopsis sp from tissue culture is the application foliar fertilizers of green Hyponex and Gandasil D. Keyword: Foliar Fertilizer, Gandasil D, Hyponex, Phalaenopsis sp Orchid.
PENGARUH MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI PUPUK PELENGKAP PADA FASE SEEDLING ANGGREK Cattleya sp Lestari, Tri Indah; Budi, Setia; Listiawati, Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.777 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28232

Abstract

Anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang banyak diminati oleh masyarakat. Upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung pertumbuhan anggrek Cattleya sp pada fase seedling salah satunya dengan perbaikan teknik pemeliharaan tanaman, khususnya pemilihan media tanam dan konsentrasi pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara media tanam dan konsentrasi pupuk Growmore yang terbaik pada fase seedling anggrek Cattleya sp. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapang dalam bentuk Faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor, faktor pertama adalah media tanam (M) yang terdiri dari 3 jenis yaitu A: Pakis, B: Sabut Kelapa, C: Arang Kayu dan faktor kedua adalah konsentrasi pupuk pelengkap (p) yang terdiri dari 3 taraf yaitu p1: 1 g/l, p2: 2g/l, p3: 3g/l. Perlakuan terdiri dari 3 ulangan dan setiap kombinasi perlakuan terdapat 3 tanaman sampel. Total keseluruhan diperoleh 81 sampel tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah pertambahan panjang daun (cm), pertambahan jumlah daun (helai), pertambahan lebar daun (cm), pertambahan jumlah akar (helai) dan pertambahan panjang akar (cm). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media tanam sabut kelapa merupakan media tanam terbaik untuk pertumbuhan anggrek Cattleya sp. Konsentrasi 1 g/l sampai 3 g/liter memberikan pengaruh yang sama terhadap pertumbuhan anggrek Cattleya sp. Kata kunci: Cattleya sp, Media Tanam, Pupuk Pelengkap
PENGARUH NAA DAN BAP TERHADAP PERTUMBUHAN ANGGREK Cymbidium finlaysonianum Lindl. SECARA IN VITRO Putra, Rafi Adista; ASNAWATI, ASNAWATI; LISTIAWATI, AGUSTINA
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28243

Abstract

Kerusakan alam yang disebabkan oleh penebangan dan konversi lahan mengakibatkan kelestarian habitat anggrek Cymbidium finlaysonianum di alam semakin berkurang. Teknik in vitro merupakan alternatif yang dapat digunakan dalam perbanyakan anggrek Cymbidium finlaysonianum. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi konsentrasi yang terbaik untuk pertumbuhan anggrek Cymbidium finlaysonianum. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak yang berlangsung pada 13 September sampai 22 Desember 2017. Penelitian ini menggunakan Metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor yaitu NAA dan BAP. Setiap faktor terdiri dari 4 taraf konsentrasi yaitu 0,5 ppm, 1,0 ppm, 1,5 ppm, 2,0 ppm. Variabel yang diamati adalah pertambahan jumlah daun, waktu terbentuk tunas, jumlah tunas dan pertambahan jumlah akar. Data pengamatan diolah dengan ANOVA dan uji lanjut BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan NAA dan BAP secara umum memberikan pertumbuhan yang sama pada anggrek Cymbidium finlaysonianum pada semua variabel pengamatan. Konsentrasi NAA yang efektif untuk pertambahan jumlah akar adalah 0,5 ppm. Konsentrasi BAP yang terbaik untuk pertambahan jumlah akar adalah 0,5 ppm.Kata kunci : Anggrek, BAP, Cymbidium finlaysonianum, in vitro, NAA
EFFECT OF PLANT GROWTH REGULATOR CONCENTRATION AGAINST THE GROWTH OF CROWN SHOOT OF THE PINEAPPLE ON PEAT LAND Gustami, Gustami; Warganda, Warganda; Listiawati, Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28558

Abstract

ABSTARACTEfforts to multiply pineapple plants to date have not been many that use buds that come from the crown (Crown), seeds that come from this crown can produce more than one bud. the crown require hormones for optimal growth, one of which is by using superior plant hormones that play a role in stimulating the growth of pineapple seeds from the crown. The aim of this study was to find the best concentration of ZPT for the growth of pineapple seedlings from the crown on peat land. This research was carried out in a farm owned by a farmer, Jl. Parit Haji Mukhsin 2, with a study period of 3 months starting from 15 2018 January to 15 April 2018. The design used in this study was a Randomized Block Design (RBD) with 6 levels of ghost hormone treatment and each treatment there were 4 replications, each replication there were 3 samples. The treatment in question is h0 = without giving superior plant hormones, h1 = superior plant hormone concentration 3 ml / l, h2 = 5 ml / l superior plant hormone concentration, h3 = 7 ml / l superior plant hormone concentration, h4 = plant hormone concentration 9 ml / l superiority, and h5 = 11 ml / l superior plant hormone concentration. The variables observed in this study were height increase in plants, increase in the number of leaves, chlorophyll leaves, dry leaves and leaf area. The administration of superior plant hormones 11 ml / l can to increase the growth of the variable number of leaves and dry weight of the plant.Keywords:Black Plant Hormone, Peat Land, Pineapple
Inventory of Natural Orchid Species in Sungai Pelaik Melemba Village Corseving Area at Danau Sentarum National Park Batang Lupar District Kapuas Hulu Regency KURNIAWAN, YERIKHO JIMMY; Listiawati, Agustina; Rahmidiyani, Rahmidiyani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28738

Abstract

ABSTRACT Inventory of natural orchid species (Orchidaceae) is activity to record the data whether there is the presence and absence of orchid itself and also to find out the current existing species and it has economic value to communities. Orchid is a potential biological plant. This flower that is well-know as wilderness gem is a flowering plant which has diverse types, both colors, shapes and all part of the plant. Diversity of these Orchids that in habitat in West Kalimantan will gradually come to extinction and scarcity if they are ignored. Therefore, it must take a real further preservation and expansion toward these Orchids. The purpose of this study is to inventory natural orcid species in Sungai Pelaik, Melemba Village, conserving area at Danau Sentarum National Park, Batang Lupar District, Kapuas Hulu Regency. The research method used was purposive sampling namely, which is a withdrawal sample technique done based on the objective or the problem of the study. The sampling technique uses the path method to explore the research area of 10 ha. The result of this study found 26 species of orchid, consists of 25 types of epiphytes and 1 type of terrestrial.Keyword: Inventory, Orchid, Kapuas Hulu Regency
Co-Authors - Maulidi, - ., Dody ramanda Achmad Mulyadi Achmadi Achmadi Acinake, Acinake Ade Elbani Ade Mirza Adrianton Adrianton Afrizal - Aktris Nuryanti, Aktris Alhadiansyah Amanda, Tasya Ambarsari, Dwi Putri Andi Ihwan Andika Andika Andriani, Titi Anelia, Yuni Anelia Anggoro, Robert Anggorowati, M.Sc, Ir. Dini Aping, Adrianus Asep Nursangaji Asnawat, Asnawat Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati ASNAWATI ASNAWATI Asnawati, * Asrari, Ryanda Aswandi - Basuni, Basuni Bistari Budi, MMA, Ir. Setia Budi, Setia Budi Candera, Raden Chairani Siregar Cholik, Abdul Clarissariyani, Christin Cordy Renantasyah Darussalam - Darussalam Darussalam, Darussalam Dian Asmarawati Dini Anggorowati diyani, Rahmi Dodi, Donatus Dwi Aryanti, Anik Dwi Zulfita dwi zulfita Dzulianningsih, Saulifah Edy Suasono Eleos Eleos elfini, mita Elly Suharlina Erlangga Tungga Dewa Erni Djun Astuti etriadi, etriadi Eva Dolorosa Evi Gusmayanti Evi Novianti Fatinah, Anisa Fitri Ferry Hadary Fitri Imansyah Fitri, Kurnilah Ary Fitriady, Teddy Akbar Ghivari, Haikal Gunawan Gunawan Gustami Gustami, Gustami Gustian Gustian Hadi, Irfan Setia Hamdani - Haniya, Jihan Hariyanti, Agus Henny Sulistyowati Herry Sujaini Imam Ghozali Indra, Indra Indra Inpurwanto Inpurwanto Ishak Dianisius Ismawartati - Jayanti, Meylani Dwi Kitri, Atirsa KURNIAWAN, YERIKHO JIMMY kurniawati, atika kusmawati, eni Lestari, Tri Indah lestawati, Lestawati LUCKY, MAYLANI Mahmud Mustaqim Marbun, Tiurida Mardhiyyaturrosyidah, Ummu Mariana Mariana MASYURA, RISKA Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi, Maulidi Maulidi Maulidia, Dea Meiran Panggabean Melsy, Clara Francini Memet Agustiar Meningai, Meningai Mochammad Meddy Danial Muanuddin - Muhammad Yusuf Muhsin Muhsin Murti Lestari Nagari, Angelic Kusuma Ngaing, Rhalmundus Sain Ningsih, Kurnia NORMALA, NORMALA Nur Arifin, Nur Nurbaiti R, Nurbaiti Nurmainah - Nurul Hafizah Padmarsari, F.X Widadi Pertiwi, Suciaty Pratama, Yoshafat Andika pratiwi, iin Prihartomo, Dwi Priyo Saptomo Purwaningsih - Putra, Rafi Adista Rachmawati Rahmidiyani - Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Ratna Herawatiningsih Redenta Manalu, Cristi REZA FAHLEVI rianda, mayu arya Riduansyah - Rini Susana Rini Wahyuni Rizky Hasanan Rohayeti, MMA, Ir. Yeti Rohima Rohima Rohmad Rohmad, Rohmad Rommy Patra Ronaldi, Yohanes RUSADI, IDRUS ARDI S.Hut., M.Si, Asnawati Safitri, Dwi Desri Sahwaldi, Sahwaldi Santoso, Eka Rahmawati SARI, ARTI PURNAMA Sari, Rinda Sari, Siska Ida Paninta sawati, ely septiarni, eni Setia Budi Setia Budi Sholva, Yus Siti Hadijah Siti Hadijah Siti Halidjah SRI RAHAYU Stepanus Sahala Sitompul Surachman - Surachman Surachman Surachman Surachman Surya, Muhammad Rasta Susanto, Ery Susiani Susiani, Susiani Sy. Hasyim Azizurrahman Syaifurrahman Syaifurrahman Syamswisna , Tantri Palupi Tarigas, Adrianus Banyu Tatang Abdurrahman, Tatang Tati Hartati Tri Indra Wijaya Urai Suci Yulies Vitri Indrawati Uslianti, Silvia Uti Asikin Vivi Bachtiar WALKIS, WALKIS Wardania, Wardania Warganda Warganda WASI'AN, WASI'AN Wasi’an, Wasi’an Wendy WI, INPURWANTO Windhu Putra Witarsa - Yeni Oktavia Yeti Rohayeti Yoga, Kristian Yohanes Gatot Sutapa yolla, nove neranda nadesta Yuline - Yulis Jamiah Yulise Vitri Indrawati, Urai Suci Yuspia tuti, Yuspia Yuspiatuti Yuspiatuti, Yuspiatuti YUSUF, KASIM PURNAMA Zed, Akhira Nurfansyah Zubaidah R