Claim Missing Document
Check
Articles

INVENTARISASI TUMBUHAN ANGGREK ALAM DI SUB DAS SIBAU TAMAN NASIONAL BETUNG KERIHUN KECAMATAN PUTUSSIBAU UTARA KABUPATEN KAPUAS HULU Aping, Adrianus; Listiawati, Agustina; Padmarsari, F.X Widadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28974

Abstract

Anggrek alam merupakan anggrek yang belum mengalami persilangan yang masih hidup alami di habitat aslinya. Tujuan dari penelitian ini untuk menginventarisasi spesies anggrek di Sub DAS Sibau Taman Nasional Betung Kerihun Kecamatan Putussibau Utara Kabupaten Kapuas Hulu. Penelitian ini dilaksanakan tanggal 09-11 April 2018 dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode purposive. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah teknik line transect berseling. Berdasarkan hasil penelitian, secara keseluruhan ditemukan 7 genera anggrek yang terdiri dari 24 spesies, Adapun spesies anggrek yang ditemukan adalah 3 spesies Appendicula, 1 spesies Arundina, 7 spesies Bulbophylum, 7 spesies Coelogyne, 4 spesies Dendrobium, 1 spesies Grammatophyllum dan 1 spesies Malaxis. 21 spesies anggrek merupakan tipe epifit dan 3 spesies anggrek merupakan tipe teressterial. Anggrek yang paling banyak ditemukan di tempat penelitian adalah Genus Coelogyne dan Bulbophyllum. Kata kunci : Bulbophyllum, Coelogyne, Pohon Inang, Vegetasi
Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Anggrek Cattleya sp Anggoro, Robert; Listiawati, Agustina; Hadijah, Siti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.34174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi dan frekuensi pemberian pupuk organik cair yang terbaik terhadap pertumbuhan anggrek Cattleya sp pada masa vegetatif. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura selama 4 bulan penelitian. Penelitian ini menggunakan rancangan split plot, sebagai anak petak konsentrasi pupuk (K), 3 taraf perlakuan dan petak utama frekuensi (F), 3 taraf perlakuan. Setiap perlakuan diulang 3 kali dan setiap perlakuan terdiri dari 3 sampel tanaman, sehingga dihasilkan 81 satuan percobaan. Perlakuan tersebut adalah konsentrasi, k1= 1 ml/l air, k2= 3 ml/l air, k3= 5 ml/l air dan frekuensi f1= 2 hari sekali, f2= 3 hari sekali f3= 4 hari sekali. Variabel yang diamati iyalah pertambahan jumlah daun, pertambahan lebar daun, pertambahan panjang daun, pertambahan jumlah tunas, pertambahan jumlah akar.Hasil penelitian diketahui bahwa interaksi pemberian POC super bionik dengan konsentrasi dan frekuensi yang berbeda memberikan pengaruh nyata pada pertambaahan panjang daun, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap pertambahan jumlah daun, pertambahan lebar daun, pertambahan jumlah tunas dan pertambahan jumlah akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi pemberian POC Super bionik dengan konsentrasi 1 ml/liter air dan frekuensi 4 hari sekali memberikan pengaruh terhadap pertambahan panjang daun pada pertumbuhan tanaman anggrek Cattleya sp. Kata Kunci: Cattleya sp, frekuensi dan konsentrasi, pupuk organik cair, super bionik
THE EFFECT OF TYPE ORGANIC SUPPLEMENTS ON THE GROWTH ORCHID Phalaenopsis hybrid SUBCULTURE IN MS MEDIA elfini, mita; ., asnawati; listiawati, agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36787

Abstract

Culture media is one of the main factors that determine the success propagation with in vitro culture. Basic media in vitro culture such as Murashige and Skoog (MS) with the addition of complex organic compounds can increase plantlet growth in tissue culture.This study aims to determine the effect of the addition various types organic supplements to MS media on the growth of Phalaenopsis hybrid sub-culture in vitro. This study began from 14 August to 14 December 2018 in the Biotechnology Laboratory, Agriculture Faculty, Tanjungpura University.The methodology that was in study used Completely Randomized Designed (CRD) consisted of 6 treatments, 4 treatments and each replications there were 4 plant sample. The treatment is as follows : U= MS; V= MS+ Coconut Water Supplement; W= MS+Beans Sprout Supplement; X=MS+Carrot Supplement; Y= MS+ Aloe Vera Supplement and Z= MS+ Tomatoes supplement for each treatment 100 ml / L of organic supplements were added. The variable observed in this study were increment number of leaves (sheet), increment number of root (sheet), Number of shoots ( Shoots) and time formed budding (Weeks after planting). The research showed that provision of a type various organic supplements on MS media has not been able to improve the growth of the hybrid Phalaenopsis orchid subculture on all observed variables. Key Words :In Vitro, Media Murashige and Skoog (MS), Orchid, Organic supplement, Phalaenopsis hybrid.
INVENTARISASI ANGGREK ALAM DI HUTAN LINDUNG GUNUNG RAYA DESA TEMAJUK KECAMATAN PALOH KABUPATEN SAMBAS Zed, Akhira Nurfansyah; Listiawati, Agustina; Rahmidiyani, Rahmidiyani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.39628

Abstract

An inventory is needed to assess the biodiversity in a particular area. An inventory of orchid diversity is a data collection and recording in a place where there are orchid species in the area with varying species diversity. This study aims to discover the diversity of orchid species in the Gunung Raya Conservation forest in Temajuk Village, Paloh District, Sambas Regency. The method used is observation with a limit of 10% of the area of Gunung Raya Conservation Forest which is 120 ha,The data collection technique is completed by exploring Gunung Raya Conservation Forest by observing along the traversed path. This research was divided into three forest types, i.e. coastal forest, valley forest and hilly forest. Based on the results of orchid research found, there are 5 types in coastal forests, 15 types in valley forests and 34 types in hilly forests, a total of 19 genus orchids were found, namely Arides, Agrostophyllum, Anoectochilus, Appendicula, Bulbophyllum, Coelogyne, cymbidium, Dendrobium, dendrochilum, Oberonia, Eria, Flickingeria, Liparis, Luisia, Nephelaphyllis, Trichochogil, Podochil Trichotosia, and Vanda. The most frequent orchids found at the research location were Bulbophyllum orchids. Keywords : Inventory, Orchid, Temajuk Village, Protected Forest Gunung Raya
Respon Pertumbuhan Aglaonema dud anjamani Pada Berbagai Komposisi Media Tanam Indra, Indra Indra; Listiawati, Agustina Listiawati; Budi, Setia Budi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42371

Abstract

Aglaonema membutuhkan media tanam yang baik untuk mendapatkan pertumbuhan yang optimal. Medianya harus porous, gembur dan berpori agar akar yang baru mampu menembus media untuk mencari makanan. Pertumbuhan dan kualitas Aglaonema dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya media tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mencari komposisi media tanam yang terbaik terhadap pertumbuhan Aglaonema dud anjamani. Penelitian ini dilaksanakan di Screen house Laboratorium Ekofisiologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura Pontianak dari tanggal 16 Februari sampai dengan 15 Mei 2020. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 9 taraf perlakuan komposisi media tanam dengan 3 ulangan. Taraf perlakuan yang dimaksud adalah perbandingan komposisi media tanam (arang sekam:cocopeat:zeolit) menggunakan perbandingan volume v1:v2:v3 mulai dari perbandingan 2:1:2, 2:2:1, 2:2:2, 3:1:2, 3:2:1, 3:2:2, 4:1:2, 4:2:1, 4:2:2. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm2), lebar daun (cm), panjang daun (cm) dan volume akar (cm3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua komposisi media tanam arang sekam, cocopeat, zeolit menunjukkan pertumbuhan panjang daun Aglaonema dud anjamani sama baiknya. Komposisi media tanam arang sekam, cocopeat dan zeolit dengan perbandingan 2:2:1, ditinjau dari segi efesiensi dan ekonomis lebih baik dibandingkan dengan perlakuan komposisi media tanam lainnya. Kata Kunci : Aglaonema dud anjamani, Komposisi Media Tanam
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH IKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH ALUVIAL Rohima, Rohima; Listiawati, MP, Ir. Agustina; Budi, MMA, Ir. Setia
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.44006

Abstract

Peningkatan produksi kedelai edamame perlu dilakukan karena tingginya permintaan kedelai di Indonesia setiap tahunnya, upaya peningkatan produksi dapatdilakukan pada tanah aluvial dengan pemberian pupuk organik cair limbah ikan.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cairlimbah ikan yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame padatanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di lahan yang terletak di Jalan Reformasi, KotaPontianak. Penelitian berlangsung dari tanggal 9 April "“ 14 Juni 2020. Metode yangdigunakan dalam penelitian yaitu rancangan acak lengkap dengan 6 taraf perlakuanyaitu p1 (30 ml/l); p2 (60 ml/l); p3 (90 ml/l); p4 (120 ml/l); p5 (150 ml/l); p6 (180 ml/l). Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali dan terdiri dari 4 sampeltanaman. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman minggu ke-2, 3, dan 4, volumeakar, berat kering tanaman, umur berbunga, jumlah polong per tanaman, dan jumlahpolong isi per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagaikonsentrasi pupuk organik cair limbah ikan mampu mempengaruhi hasil volume akardan berat kering tanaman, namun pada tinggi tanaman, umur berbunga, jumlahpolong per tanaman dan jumlah polong isi per tanaman diperoleh pertumbuhan yangsama baiknya.
Efektifitas Penambahan Ekstrak Pisang Raja pada Media 1/2 MS terhadap Multiplikasi Tunas pada Sub Kultur Krisan Hafizah, Nurul; S.Hut., M.Si, Asnawati; Listiawati, MP, Ir. Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45333

Abstract

Krisan merupakan tanaman hias yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi dan telah dibudidayakan secara komersial sejak lama. Permintaan krisan terus meningkat sehingga membutuhkan ketersedian tanaman secara berkesinambungan. Salah satu upaya perbanyakan tanaman krisan dalam jumlah banyak ialah dengan cara kultur jaringan. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan konsentrasi ekstrak pisang terbaik dalam menghasilkan multiplikasi tunas pada sub kultur krisan. Penelitian dilakukan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura selama 3 bulan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktor yang terdiri dari 6 taraf perlakuan yaitu media MS sebagai kontrol dan 5 taraf konsentrasi ekstrak pisang raja, setiap perlakuan terdapat 4 ulangan dan 4 tanaman sampel, sehingga terdapat 96 tanaman. Perlakuan tersebut adalah konsentrasi ekstrak pisang raja, a0= 0, a1= 50 g/l, a2= 100 g/l, a3= 150 g/l, a4= 200 g/l, a5= 250 g/l. Variabel yang diamati ialah waktu muncul akar, waktu muncul tunas pertama, waktu muncul tunas kedua,jumlah tunas, dan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak pisang raja dengan konsentrasi 50 g/l pada media ½ MS memberikan hasil yang sama efektif dengan penggunaan media MS dalam kultur in vitro krisan pada beberapa variabel yaitu waktu muncul tunas pertama, waktu muncul tunas kedua, jumlah tunas, dan jumlah daun. Konsentrasi ekstrak pisang raja sebanyak 100 g/l pada media ½ MS menghasilkan waktu muncul akar tercepat pada sub kultur krisan.Kata Kunci: ekstrak pisang raja, krisan, konsentrasi, media ½ MS, sub kultur.
PENGARUH KONSENTRASI BIO-URINE SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PAKCHOY PADA MEDIA GAMBUT Yoga, Kristian; Anggorowati, M.Sc, Ir. Dini; Listiawati, MP, Ir. Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45388

Abstract

Salah satu jenis sayuran daun yang banyak mengandung serat dan digemariorang saat ini adalah pakchoy. Pakchoy penampilannya seperti sawi tetapi lebihpendek dan kompak. Budidaya pakchoy memerlukan tanah yang subur agarpertumbuhannya baik, tetapi lahan yang subur untuk penanaman sangat terbatas. Tanah gambut berpotensi untuk perluasan budidaya tanaman pakchoy.Pemanfaatan tanah gambut yang kurang baik sebagai media tanam dapat diperbaikidengan menambah unsur hara yang cukup bagi tanaman. Salah satu unsur hara yangdapat diberikan kepada tanaman adalah bio-urin sapi yang merupakan salah satubahan pupuk organik cair dan belum banyak dimanfaatkan oleh petani. Penelitianini dilaksanakan di Rumah Jamur, Jalan Reformasi, Gang Struktur, Pontianak Kota.Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan dari tanggal 22 Agustus 2020 "“ 20September 2020. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap(RAL) yang terdiri dari satu faktor Bio-urine Sapi (U) dengan 5 perlakuan dan 5ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel. Perlakuan yamg di maksudyaitu u1 ( bio-urine sapi dengan konsentrasi 0 ml/ l ), u2 ( bio-urine sapi dengankonsentrasi 20 ml/ l ), u3 ( bio-urine sapi dengan konsentrasi 40 ml/ l ), u4 ( biourinesapidengankonsentrasi60ml/l)danu5 ( bio-urine sapi dengan konsentrasi80 ml/ l ). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah daun (helai),kadar klorofil daun (spad unit), volume akar (cm3), luas daun (cm), berat keringtanaman (g) dan berat segar tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwapemberian Bio-urine Sapi dengan konsentrasi 80 ml/liter air memberikan pertumbuhan dan hasil pakchoy yang terbaik pada media gambut.Kata Kunci : bio-urine sapi, gambut, pakchoy2
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK TOMAT TERHADAP PERTUMBUHAN SUB KULTUR ANGGREK Dendrobium singkawangense PADA MEDIA ½ MS SECARA IN VITRO Maulidia, Dea; Asnawati, Asnawati; Listiawati, Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 4 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i4.48396

Abstract

Anggrek Dendrobium singkawangense merupakan anggrek spesies asli Kalimantan Barat, seiring dengan rusaknya hutan tempat habitat anggrek maka populasi anggrek alam semakin berkurang bahkan mendekati kelangkaan. Usaha yang dilakukan dalam menekan kehilangan populasi dengan melakukan perbanyakan, salah satunya adalah teknik kultur jaringan. Penggunaan bahan organik ekstrak tomat sebagai bahan alternatif yang praktis dan ekonomis dinilai mampu menggantikan zat pengatur tumbuh dan nutrisi dari bahan kimia murni dalam memenuhi kebutuhan unsur hara makro dan mikro pada media Murashige dan Skoog (MS). Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan konsentrasi ekstrak tomat yang terbaik untuk pertumbuhan anggrek Dendrobium singkawangense pada media ½ MS secara kultur in-vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 taraf perlakuan yaitu pemberian konsentrasi ekstrak tomat yang terdiri dari 0, 50 g/L, 100 g/L, 150 g/L, dan 200 g/L pada media ½ MS. Masing "“ masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali yang terdiri dari 4 sampel per ulangan. Setiap botol terdapat 1 planlet. Jumlah unit percobaan yaitu 100 botol. Variabel yang diamati adalah waktu muncul akar (mst), waktu muncul tunas (mst), jumlah akar (helai), jumlah tunas (tunas), dan pertambahan jumlah daun (helai). Hasil penelitian menunjukkan secara umum pertumbuhan tanaman anggrek Dendrobium singkawangense pada berbagai perlakuan konsentrasi ekstrak tomat pada media ½ MS dapat tumbuh sama baik dengan media MS penuh.
MULTIPLIKASI TUNAS ANGGREK HITAM SECARA IN VITRO DENGAN PENAMBAHAN PUPUK DAUN DAN EKSTRAK RAGI PADA MEDIA ½ MS Fatinah, Anisa Fitri; Asnawati, Asnawati; Listiawati, Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 4 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i4.48491

Abstract

Anggrek hitam merupakan jenis anggrek endemik Kalimantan dan Papua yang saat ini kelestariannya terancam karena habibatnya rusak. Salah satu cara untuk melestarikannya dengan perbanyakan secara in vitro. Kombinasi pupuk daun dan ekstrak ragi dapat digunakan sebagai media modifikasi MS agar biaya produksi dapat berkurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh interaksi antara pupuk daun dan ekstrak ragi serta untuk mendapatkan konsentrasi terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dua faktor yaitu pupuk daun dengan 3 taraf konsentrasi dan ekstrak ragi dengan 4 taraf konsentrasi yang diulang sebanyak 4 kali dan masing-masing ulangan terdiri dari 3 sampel sehingga terdapat 144 unit percobaan. Perlakuan tersebut adalah hâ‚€râ‚€ = 0 g/l pupuk daun + 0 g/l ekstrak ragi, hâ‚€r₁= 0 g/l pupuk daun + 0,75 g/l ekstrak ragi, hâ‚€râ‚‚= 0 g/l pupuk daun + 1,25 g/l ekstrak ragi, hâ‚€r₃= 0 g/l pupuk daun + 1,50 g/l ekstrak ragi, h₁râ‚€= 1 g/l pupuk daun + 0 g/l ekstrak ragi, h₁r₁= 1 g/l pupuk daun + 0,75 g/l ekstrak ragi, h₁râ‚‚= 1 g/l pupuk daun + 1,25 g/l ekstrak ragi, h₁r₃= 1 g/l pupuk daun + 1,50 g/l ekstrak ragi, hâ‚‚râ‚€= 2 g/l pupuk daun + 0 g/l ekstrak ragi, hâ‚‚r₁= 2 g/l pupuk daun + 0,75 ekstrak ragi, hâ‚‚râ‚‚= 2 g/l pupuk daun + 1,25 g/l ekstrak ragi, hâ‚‚r₃= 2 g/l pupuk daun + 1,50 g/l ekstrak ragi. Variabel yang diamati adalah waktu muncul akar (mst), waktu muncul tunas (mst), jumlah akar (helai), jumlah tunas (tunas), dan pertambahan jumlah daun (helai). Konsentrasi yang efektif bagi waktu muncul akar yaitu 1 g/l pupuk daun dan 1,50 g/l ekstrak ragi. Konsentrasi yang efektif bagi waktu muncul tunas dan pertambahan jumlah daun yaitu 1 g/l pupuk daun dan 1,25 g/l ekstrak ragi. Konsentrasi pupuk daun 2 g/l dan ekstrak ragi 1,25 g/l merupakan konsentrasi terbaik bagi pertumbuhan jumlah akar anggrek hitam.Kata Kunci: Anggrek Hitam, Ekstrak Ragi, Media ½ Ms, Pupuk Daun.
Co-Authors - Maulidi, - ., Dody ramanda Achmad Mulyadi Achmadi Achmadi Acinake, Acinake Ade Elbani Ade Mirza Adrianton Adrianton Afrizal - Aktris Nuryanti, Aktris Alhadiansyah Amanda, Tasya Ambarsari, Dwi Putri Andi Ihwan Andika Andika Andriani, Titi Anelia, Yuni Anelia Anggoro, Robert Anggorowati, M.Sc, Ir. Dini Aping, Adrianus Asep Nursangaji Asnawat, Asnawat Asnawati Asnawati ASNAWATI ASNAWATI Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati, * Asrari, Ryanda Aswandi - Basuni, Basuni Bistari Budi, MMA, Ir. Setia Budi, Setia Budi Candera, Raden Chairani Siregar Cholik, Abdul Clarissariyani, Christin Cordy Renantasyah Darussalam - Darussalam Darussalam, Darussalam Dian Asmarawati Dini Anggorowati diyani, Rahmi Dodi, Donatus Dwi Aryanti, Anik dwi zulfita Dwi Zulfita Dzulianningsih, Saulifah Edy Suasono Eleos Eleos elfini, mita Elly Suharlina Erlangga Tungga Dewa Erni Djun Astuti etriadi, etriadi Eva Dolorosa Evi Gusmayanti Evi Novianti Fatinah, Anisa Fitri Ferry Hadary Fitri Imansyah Fitri, Kurnilah Ary Fitriady, Teddy Akbar Ghivari, Haikal Gunawan Gunawan Gustami Gustami, Gustami Gustian Gustian Hadi, Irfan Setia Hamdani - Haniya, Jihan Hariyanti, Agus Henny Sulistyowati Herry Sujaini Imam Ghozali Indra, Indra Indra Inpurwanto Inpurwanto Ishak Dianisius Ismawartati - Jayanti, Meylani Dwi Kitri, Atirsa KURNIAWAN, YERIKHO JIMMY kurniawati, atika kusmawati, eni Lestari, Tri Indah lestawati, Lestawati LUCKY, MAYLANI Mahmud Mustaqim Marbun, Tiurida Mardhiyyaturrosyidah, Ummu Mariana Mariana MASYURA, RISKA Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi, Maulidi Maulidi Maulidia, Dea Meiran Panggabean Melsy, Clara Francini Memet Agustiar Meningai, Meningai Mochammad Meddy Danial Muanuddin - Muhammad Yusuf Muhsin Muhsin Murti Lestari Nagari, Angelic Kusuma Ngaing, Rhalmundus Sain Ningsih, Kurnia NORMALA, NORMALA Nur Arifin, Nur Nurbaiti R, Nurbaiti Nurmainah - Nurul Hafizah Padmarsari, F.X Widadi Pertiwi, Suciaty Pratama, Yoshafat Andika pratiwi, iin Prihartomo, Dwi Priyo Saptomo Purwaningsih - Putra, Rafi Adista Rachmawati Rahmidiyani - Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Ratna Herawatiningsih Redenta Manalu, Cristi REZA FAHLEVI rianda, mayu arya Riduansyah - Rini Susana Rini Wahyuni Rizky Hasanan Rohayeti, MMA, Ir. Yeti Rohima Rohima Rohmad Rohmad, Rohmad Rommy Patra Ronaldi, Yohanes RUSADI, IDRUS ARDI S.Hut., M.Si, Asnawati Safitri, Dwi Desri Sahwaldi, Sahwaldi Santoso, Eka Rahmawati SARI, ARTI PURNAMA Sari, Rinda Sari, Siska Ida Paninta sawati, ely septiarni, eni Setia Budi Setia Budi Sholva, Yus Siti Hadijah Siti Hadijah Siti Halidjah SRI RAHAYU Stepanus Sahala Sitompul Surachman - Surachman Surachman Surachman Surachman Surya, Muhammad Rasta Susanto, Ery Susiani Susiani, Susiani Sy. Hasyim Azizurrahman Syaifurrahman Syaifurrahman Syamswisna , Tantri Palupi Tarigas, Adrianus Banyu Tatang Abdurrahman, Tatang Tati Hartati Tri Indra Wijaya Urai Suci Yulies Vitri Indrawati Uslianti, Silvia Uti Asikin Vivi Bachtiar WALKIS, WALKIS Wardania, Wardania Warganda Warganda WASI'AN, WASI'AN Wasi’an, Wasi’an Wendy WI, INPURWANTO Windhu Putra Witarsa - Yeni Oktavia Yeti Rohayeti Yoga, Kristian Yohanes Gatot Sutapa yolla, nove neranda nadesta Yuline - Yulis Jamiah Yulise Vitri Indrawati, Urai Suci Yuspia tuti, Yuspia Yuspiatuti Yuspiatuti, Yuspiatuti YUSUF, KASIM PURNAMA Zed, Akhira Nurfansyah Zubaidah R