Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PUPUK DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN ANGGREK Dendrobium PADA FASE VEGETATIF ANDRIANI, TITI; LISTIAWATI, AGUSTINA; HADIJAH, SITI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22319

Abstract

Anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang mempunyai nilai jual yang cukup tinggi, Banyak permintaan terhadap tanaman anggrek Dendrobium akan tetapi tidak diimbangi dengan produksi yang memadai dikarenakan pertumbuhan anggrek yang relatif lambat. Pemupukkan pada bibit anggrek Dendrobium sangat diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan serta meningkatkan kualitas bibit, salah satu pupuk yang digunakan adalah pupuk Growmore 32-10-10 (N:P:K). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pupuk Growmore yang terbaik bagi pertumbuhan anggrek Dendrobium. Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor yaitu pupuk daun dengan 5 taraf perlakuan dan 5 ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari 3 tanaman sampel, dengan jumlah total keseluruan populasi adalah 75 tanaman. Perlakuan yang digunakan adalah konsentrasi pupuk Growmore, p1: 1 g/l, p2: 1,5 g/l, p3: 2 g/l, p4: 2,5 g/l dan p5: 3 g/l. Variabel yang diamati adalah: pertambahan tinggi tanaman (cm), pertambahan jumlah daun (helai), pertambahan lebar daun (cm) dan jumlah anakan (anakan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi Pupuk Growmore memberikan respon yang sama terhadap pertambahan semua variabel pengamatan. Pada penelitian ini tidak ditemukan konsentrasi Pupuk Growmore yang terbaik terhadap pertumbuhan bibit Anggrek Dendrobium tetapi konsentrasi efektif untuk pertumbuhan bibit Anggrek Dendrobium adalah pemberian Pupuk Growmore konsentrasi 1 g/l. Kata kunci : Anggrek Dendobium, pupuk daun.
PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN PUPUK PELENGKAP CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT ANGGREK Vanda sp LUCKY, MAYLANI; LISTIAWATI, AGUSTINA; ASNAWATI, ASNAWATI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 5 No. 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.17835

Abstract

Anggrek Vanda sp adalah salah satu anggrek yang banyak diminati masyarakat. Banyaknya permintaan terhadap anggrek Vanda harus diimbangi dengan produksi bibit yang memadai yaitu dengan cara perbanyakan tanaman secara in vitro. Bibit anggrek yang dipindahkan dari botol membutuhkan unsur hara yang cukup untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satu untuk membantu memenuhi kebutuhan unsur hara bibit anggrek adalah dengan pemberian pupuk pelengkap cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi pemberian pupuk pelengkap cair terhadap pertumbuhan bibit anggrek Vanda sp. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 taraf perlakuan dan setiap perlakuan terdiri dari 5 ulangan dan setiap unit perlakuan terdiri dari 4 tanaman. Total keseluruhan diperoleh 100 sampel tanaman. Perlakuan yang digunakan adalah frekuensi pupuk pelengkap cair dimana f1: 1 hari, f2 : 2 hari, f3 : 3 hari, f4 : 4 hari, f5 : 5 hari. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah pertambahan panjang daun (cm), pertambahan jumlah daun (helai), pertambahan panjang akar (cm) dan pertambahan jumlah akar (helai). Hasil penelitian menunjukan bahwa frekuensi pemberian pupuk pelengkap cair memberikan respon yang baik terhadap pertambahan panjang daun, namun memberikan respon yang sama terhadap pertambahan jumlah daun, pertambahan jumlah akar dan persentase anggrek hidup. Pada penelitian ini tidak ditemukan frekuensi pupuk pelengkap cair Grow Quick S yang terbaik, tetapi pemberian pupuk pelengkap cair frekuensi 5 hari efektif untuk pertumbuhan bibit anggrek Vanda sp. Kata kunci: Bibit Anggrek Vanda sp, Pupuk Pelengkap Cair, Frekuensi Pemupukan
Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Pupuk Pelengkap Cair Terhadap Aklimatisasi Anggrek Hitam kurniawati, atika; Listiawati,MP, Ir. Agustina; Budi, MMA, Ir. Setia
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.31969

Abstract

The Effect of Concentration and Frequency of Complementary Liquid Fertilizers on Black Orchid Acclimatization Atika Kurniawati(1), Agustina Listiawati (2), Setia Budi (2)1)Students of Agriculture Faculty(2)Lecturer of Agriculture Faculty, Tanjungpura University PontianakEmail: atikakurniawati55@gmail.com ABSTRACT Acclimatization of orchids requires nutrition enough to support its growth. The provision of complementary liquid fertilizer with concentration right thing to do, because it can influence whether or not good growth seeds orchids. The frequency of the fertilizer needed to gain proper seeds optimal. This study aims to find the best combination of concentration and frequency of complementary liquid fertilizer Grow Quick S against acclimatization of black orchids. This research was conducted in the shade house of Green Villa, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak. This study used a field experimental method with Split Plot Design, in which 2 frequency levels were put as main plots (main plot) which were f1 = once every 2 days, f2 = 3 days and 4 levels of concentration as subplots (sub plot) which were k1 = 1 ml/l, k2 = 2 ml/l, k3 = 3 ml/l, k4 = 4 ml/l. Each treatment consisted of 3 replications and each treatment consisted of 5 plant samples constitute to 120 plant samples. The variables observed in this study were increase in leaf length (cm), increase in number of leaves (strands), root length (cm), number of roots (strands) and number of shoots (shoots). Based on the results of the study it can be concluded that the provision of various types of concentrations and frequencies of complementary liquid fertilizer gives the same response on all variables, for the effectiveness of the use of complementary liquid fertilizer is a concentration of 1 ml/l and with the frequency every 3 days application. Keywords: Acclimatization, Black Orchid, Frequency, Concentration, Complementary Liquid Fertilizer
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN ANGGREK Dendrobium sp PADA FASE REMAJA Listiawati, Agustina; Asnawati, Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28251

Abstract

Indonesia sangat kaya dengan jenis dan varietas tanaman hortikultura, salah satunya yaitu tanaman anggrek. Anggrek berpotensi baik untuk dikembangkan, akan tetapi perkembangan produksi anggrek di Kalimantan Barat masih relatif rendah. Tanaman anggrek memerlukan waktu lama untuk memproduksi bunga dari hasil silangan, maka perlu adanya pemberian pupuk sebagai penyedia hara untuk pertumbuhan, perkembangan dan pembungaan.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi pupukdaun yang terbaik untuk pertumbuhan tanaman anggrek Dendrobium sp pada fase remaja. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak, dengan lama penelitian 3 bulan. Dilaksanakan pada tanggal 12 September 2017 sampai 12 Desember 2017.Penelitian ini menggunakan metode eksprimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri satu faktor yaitu pupuk daun dengan 5 taraf konsentrasi dan 5 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 3 tanaman sampel, sehingga jumlah total keseluruhan populasi adalah 75 tanaman. Variabel pengamatan meliputi pertambahan panjang daun, pertambahan lebar daun, pertambahan jumlah anakan dan pengamatan lingkungan. Pemberian konsentrasi pupuk Hyponex Hijau pada semua variabel pengamatan tanaman anggrek Dendrobium sp menunjukan respon yang sama dengan pemberian konsentrasi 1-3 g/l sehingga tidak terdapat konsentrasi terbaik, namun 1 g/l merupakan konsentrasi yang efektif.
Pengaruh Beberapa Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Bibit Anggrek Vanda Sp Prihartomo, Dwi; listiawati, Agustina; diyani, Rahmi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26368

Abstract

Orchid Vanda sp is one of the most popular orchids. The number of request for the Vanda sp orchid must be balanced with sufficient seed production. Seedling of orchids in pots will grow well if it has suitable planting media, good treatment and fertilization. One of the alternatives that must be done to fulfill the nutrient needs of orchid seeds is fertilization. The aim of this research is to get the best liquid organic fertilizer on the growth of Vanda sp. This research was conducted in experimental garden at Agriculture faculty of Tanjungpura University Pontianak. This study used the Completely Randomized Design (RAL) experimental method, which consisting of 5 treatment levels and each treatment consisting of 5 replications and each treatment unit consisting of 4 plants. A total of 100 plants were obtained. The treatment that we used was Liquid Organic Fertilizer ,which were A: Pupuk Sugih, B: Top G2 Fertilizer, C: Green Tonic Fertilizer, D: Super NPK Indovit Fertilizer, E: NPK Plus Natural TE fertilizer. The variables observed in this study were the increase of leaf length (cm), the increase of leaf number (strands), the increase of leaf width (cm) and the increase of the number of roots (strands). Based on the result of the research, it can be concluded that the best liquid organic fertilizer is not found, but Green Tonic and NPK Plus TE natural fertilizer can be used as fertilizer for leaf growth, and the number of leaves, orchid vanda sp. Keywords: Orchid Seeds Vanda sp, Liquid Organic Fertilizer, Type of Fertilizer
KEBERHASILAN SAMBUNG MINI TANAMAN DURIAN PADA BERBAGAI VARIETAS BATANG ATAS Fitriady, Teddy Akbar; Listiawati, Agustina; Warganda, Warganda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.38552

Abstract

Sambung mini merupakan proses perbanyakan tanaman dengan cara sambung pucuk yang dilakukan lebih awal pada batang bawah yang masih sangat muda. Setiap varietas yang digunakan sebagai batang atas tentunya memiliki sifat, karakteristik dan tanggapan yang berbeda karena perbedaan genetik yang dimiliki antar varietas terhadap keberhasilan penyambungan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mencari varietas unggul yang terbaik sebagai batang atas terhadap tingkat keberhasilan sambung mini. Penelitian dilaksanakan di rumah pembibitan milik Rumah Kompos Pendidikan Untan (RKPU), Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak. Persiapan penelitian dimulai pada Februari 2019 untuk penyediaan batang bawah yang berasal dari biji durian lokal. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 5 April 2019 hingga 5 Juli 2019. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan, yaitu : v1 = varietas Montong (kontrol), v2 = varietas Sunan, v3 = varietas Raja Mabah, v4 = varietas Aspar dan v5 = varietas Torong. Masing-masing perlakuan diulangsebanyak 5 kali dan setiap ulangan terdapat 4 tanaman sampel. Variabel yang diamati adalah persentase keberhasilan sambungan (%), pertambahan panjang batang atas (cm), diameter batang atas (cm), jumlah tunas (tunas), panjang tunas (cm) dan jumlah daun (helai). Apabila hasil analisis berpengaruh nyata, dilakukan uji lanjut menggunakan uji Dunnett, yaitu uji yang sangat cocok untuk pengujian mutu, salah satunya adalah mutu varietas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Raja Mabah menghasilkan tingkat keberhasilan sambung mini yang terbaik terhadap persentase keberhasilan sambungan dan diameter batang atas.Kata Kunci : durian, sambung mini, varietas
PENGARUH BOKASI AMPAS TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN LOBAK PADA TANAH ALLUVIAL tuti, Yuspia; Listiawati, Agustina; Maulidi, -
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 2: Agustus 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i2.10495

Abstract

Ampas tahu merupakan, bahan organik yang dapat digunakan untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah alluvial bagi pertumbuhan tanaman lobak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis bokasi ampas tahu yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah alluvial, yang dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Lahan yang digunakan merupakan lahan dengan jenis tanah alluvial, dengan lama penelitian 45 hari mulai dari persiapan media tanam sampai panen. Rancangan ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen lapangan dengan Pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan, dimana setiap ulangan terdiri dari 3 tanaman sampel. Perlakuan bokasi ampas tahu (B) yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi: b1 = 2,88 kg/petak atau setara dengan 15 ton/ha, b2= 5,76 kg/petak setara dengan 30 ton/ha, b3 = 8,64 kg/petak setara dengan 45 ton/ha, b4 = 11,52 kg/petak setara dengan 60 ton/ha dan b5 = 14,4 kg/petak atau setara dengan 75 ton/ha. Variabel pengamatan dalam penelitian ini meliputi : Luas Daun total (cm2), Kehijauan Daun (spad unit), Berat Kering Tanaman (g), Berat Segar Tanaman (g), Berat Umbi (g), Diameter Umbi (cm), Panjang umbi (cm), dan Hasil/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokasi ampas tahu sebesar 45 ton/ha merupakan perlakuan yang efektif bagi pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah alluvial.
THE GROWTH OF Cymbidium finlaysonianum Lindl. ORCHID SEEDLING AT VARIOUS CONCENTRATIONS OF FOLIAR FERTILIZER Susiani, Susiani; Asnawati, Asnawati; Listiawati, Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28672

Abstract

Leaves through fertilization is the alternative supply of nutrients for plants. The giving of foliar fertilizer on post acclimatization seedling needed for using the precise concentration to avoid plant organs from damage. This study aims to find the best concentration of foliar fertilizer on the growth of Cymbidium finlaysonianum orchids. The research was conducted at the shelter house of Agriculture Faculty of Tajungpura University Pontianak which start from Desember 26th 2017 until April 26th 2018. The research used Completely Randomized Design (CRD), consists of 6 concentration treatment levels of Gaviota 63 foliar fertilizer which is k1= 1 g/l, k2= 2 g/l, k3= 3 g/l, k4= 4 g/l, k5= 5 g/l, k6= 6 g/l with 4 replication and 4 sample plants. Observational variables included the increase of root number, the increase of leaves number, the increase of leaf length, the increase of leaf width and environmental observation. The result showed the given of foliar fertilizer as much 1 g/l to 6 g/l giving the good growth responses towards the increase of root number, the increase of leaves number and the increase of leaf length of Cymbidium finlaysonianum orchid seedling. The giving of 1 g/l foliar fertilizer is the effective concentration for the increase of leaf width and the growth of Cymbidium finlaysonianum orchid seedling.
Pengaruh Kotoran Walet dan Phonska terhadap Pertumbuhan dan Hasil Mentimun di Tanah Alluvial ., Dody ramanda; Listiawati, MP, Ir. Agustina; Rohayeti, MMA, Ir. Yeti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 5 No. 1 (2016): April 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i1.13370

Abstract

Mentimun memiliki arti penting bagi perkembangan ekonomi dan perbaikan gizi petani. Pemberian kotoran walet dan phonska dapat meningkatkan produksi mentimun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh, dosis terbaik dan interaksi pemberian kotoran walet dan phonska terhadap pertumbuhan dan hasil mentimun di tanah alluvial. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan dua faktor perlakuan, perlakuan pertama adalah pemberian kotoran walet (W) dan perlakuan kedua adalah pemberian phonska (P). Setiap perlakuan terdiri dari tiga ulangan dan empat tanaman sampel. Perlakuan pertama yaitu pemberian kotoran walet dengan dosis w1 (5.000 kg/ha setara dengan 175 g/petak), w2 (10.000 kg/ha setara dengan 350 g/petak), w3 (15.000 kg/ha setara dengan 525 g/petak), w4 (20.000 kg/ha setara dengan 700 g/petak). Perlakuan kedua yaitu pemberian phonska dengan dosis p1 (300 kg/ha setara dengan 10,50 g/petak), p2 (400 kg/ha setara dengan 14,00 g/petak), dan p3 (500 kg/ha setara dengan 17,50 g/petak). Variabel pengamatan meliputi volume akar(cm3), berat kering tanaman(g), panjang buah per tanaman(cm), lingkar buah per tanaman(cm), berat buah per tanaman(g) dan berat buah per petak(g). Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara kotoran walet dan phonska serta berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan, tetapi pemberian kotoran walet berpengaruh nyata terhadap volume akar dan pemberian kotoran walet dengan dosis 525 g/petak dan 700 g/petak memberikan hasil yang baik.
PENGARUH JARAK TANAM DAN PUPUK N TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN PADA TANAH GAMBUT Anelia, Yuni Anelia; Listiawati, Agustina Listiawati; Maulidi, Maulidi Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42333

Abstract

Bawang daun (Allium fistulosum L.) dapat tumbuh pada tanah gambut yang mempunyai unsur hara yang cukup bagi pertumbuhannya. Pupuk N sangat diperlukan dalam pertumbuhan tanaman bawang daun, selain itu kepadatan populasi juga mempengaruhi produksi tanaman sehingga diperlukan jarak tanam yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi yang terbaik antara jarak tanam dan pupuk N terhadap pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di jalan Purnama 2, Kota Pontianak dari tanggal 10 Maret 2020 hingga 2 Mei 2020. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) pola faktorial dengan dua faktor perlakuan terdiri dari jarak tanam (j) sebagai petak utama (mainplot) dan pupuk N (n) sebagai anak petak (subplot). Adapun jarak tanam terdiri dari tiga taraf, yaitu : j1 = (20 cm x 15 cm) j2 = (20 cm x 20 cm) j3 = (20 cm x 25 cm) dan pupuk N terdiri dari tiga taraf, yaitu : n1 = (150 kg/ha) n2 = (200 kg/ha ) n3 = (250 kg/ha). Masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap unit percobaan terdiri dari 4 sampel tanaman.Variabel yang diamati pada penelitian ini yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun per rumpun (helai), jumlah anakan per rumpun (anakan), klorofil daun (spad unit), panjang akar (cm), berat basah per petak (g), berat basah per rumpun (g), dan berat kering tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ditemukan jarak tanam dan dosis pupuk N yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah gambut, tetapi perlakuan yang efisien untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang daun adalah penggunaan jarak tanam 20 x 25 cm dan pupuk N dosis 150 kg/ha. Kata kunci: Jarak Tanam, Pupuk N, Bawang Daun, Tanah Gambut
Co-Authors - Maulidi, - ., Dody ramanda Achmad Mulyadi Achmadi Achmadi Acinake, Acinake Ade Elbani Ade Mirza Adrianton Adrianton Afrizal - Aktris Nuryanti, Aktris Alhadiansyah Amanda, Tasya Ambarsari, Dwi Putri Andi Ihwan Andika Andika Andriani, Titi Anelia, Yuni Anelia Anggoro, Robert Anggorowati, M.Sc, Ir. Dini Aping, Adrianus Asep Nursangaji Asnawat, Asnawat Asnawati Asnawati ASNAWATI ASNAWATI Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati Asnawati, * Asrari, Ryanda Aswandi - Basuni, Basuni Bistari Budi, MMA, Ir. Setia Budi, Setia Budi Candera, Raden Chairani Siregar Cholik, Abdul Clarissariyani, Christin Cordy Renantasyah Darussalam - Darussalam Darussalam, Darussalam Dian Asmarawati Dini Anggorowati diyani, Rahmi Dodi, Donatus Dwi Aryanti, Anik dwi zulfita Dwi Zulfita Dzulianningsih, Saulifah Edy Suasono Eleos Eleos elfini, mita Elly Suharlina Erlangga Tungga Dewa Erni Djun Astuti etriadi, etriadi Eva Dolorosa Evi Gusmayanti Evi Novianti Fatinah, Anisa Fitri Ferry Hadary Fitri Imansyah Fitri, Kurnilah Ary Fitriady, Teddy Akbar Ghivari, Haikal Gunawan Gunawan Gustami Gustami, Gustami Gustian Gustian Hadi, Irfan Setia Hamdani - Haniya, Jihan Hariyanti, Agus Henny Sulistyowati Herry Sujaini Imam Ghozali Indra, Indra Indra Inpurwanto Inpurwanto Ishak Dianisius Ismawartati - Jayanti, Meylani Dwi Kitri, Atirsa KURNIAWAN, YERIKHO JIMMY kurniawati, atika kusmawati, eni Lestari, Tri Indah lestawati, Lestawati LUCKY, MAYLANI Mahmud Mustaqim Marbun, Tiurida Mardhiyyaturrosyidah, Ummu Mariana Mariana MASYURA, RISKA Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi Maulidi, Maulidi Maulidi Maulidia, Dea Meiran Panggabean Melsy, Clara Francini Memet Agustiar Meningai, Meningai Mochammad Meddy Danial Muanuddin - Muhammad Yusuf Muhsin Muhsin Murti Lestari Nagari, Angelic Kusuma Ngaing, Rhalmundus Sain Ningsih, Kurnia NORMALA, NORMALA Nur Arifin, Nur Nurbaiti R, Nurbaiti Nurmainah - Nurul Hafizah Padmarsari, F.X Widadi Pertiwi, Suciaty Pratama, Yoshafat Andika pratiwi, iin Prihartomo, Dwi Priyo Saptomo Purwaningsih - Putra, Rafi Adista Rachmawati Rahmidiyani - Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Ratna Herawatiningsih Redenta Manalu, Cristi REZA FAHLEVI rianda, mayu arya Riduansyah - Rini Susana Rini Wahyuni Rizky Hasanan Rohayeti, MMA, Ir. Yeti Rohima Rohima Rohmad Rohmad, Rohmad Rommy Patra Ronaldi, Yohanes RUSADI, IDRUS ARDI S.Hut., M.Si, Asnawati Safitri, Dwi Desri Sahwaldi, Sahwaldi Santoso, Eka Rahmawati SARI, ARTI PURNAMA Sari, Rinda Sari, Siska Ida Paninta sawati, ely septiarni, eni Setia Budi Setia Budi Sholva, Yus Siti Hadijah Siti Hadijah Siti Halidjah SRI RAHAYU Stepanus Sahala Sitompul Surachman - Surachman Surachman Surachman Surachman Surya, Muhammad Rasta Susanto, Ery Susiani Susiani, Susiani Sy. Hasyim Azizurrahman Syaifurrahman Syaifurrahman Syamswisna , Tantri Palupi Tarigas, Adrianus Banyu Tatang Abdurrahman, Tatang Tati Hartati Tri Indra Wijaya Urai Suci Yulies Vitri Indrawati Uslianti, Silvia Uti Asikin Vivi Bachtiar WALKIS, WALKIS Wardania, Wardania Warganda Warganda WASI'AN, WASI'AN Wasi’an, Wasi’an Wendy WI, INPURWANTO Windhu Putra Witarsa - Yeni Oktavia Yeti Rohayeti Yoga, Kristian Yohanes Gatot Sutapa yolla, nove neranda nadesta Yuline - Yulis Jamiah Yulise Vitri Indrawati, Urai Suci Yuspia tuti, Yuspia Yuspiatuti Yuspiatuti, Yuspiatuti YUSUF, KASIM PURNAMA Zed, Akhira Nurfansyah Zubaidah R