p-Index From 2021 - 2026
9.917
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Nurse Media Journal of Nursing JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Konseling dan Pendidikan Jurnal Ekologi Kesehatan VISIKES Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) The Indonesian Journal of Public Health Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Jurnal Keperawatan Padjadjaran Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Kesehatan Medika Saintika Jurnal Kesehatan Reproduksi Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Placentum: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Health Sains Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Narra J Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Journal of Midwifery Science and Women's Health (JMSWH) Public Health and Preventive Medicine Archive Makara Journal of Health Research Berita Kedokteran Masyarakat DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Women Midwives and Midwifery Jurnal Farmasi Indonesia Jurnal Ilmiah Kesehatan Prosiding Seminar Nasional Unimus Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor Sosial Budaya yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Hipertensi : Literature Review: Social Cultural Factors Affecting Quality of Life Hypertension Patients : Literature Review Muhamad David Setiadi; Evi Martha
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.2487

Abstract

Latar Belakang: Budaya dan kesehatan sangat erat hubungannya adapun masalah kesehatan yang sering terjadi sekarang ini salah satunya karena budaya masyarakat itu sendiri. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi kualitas hidup hipertensi. Metode: Pada penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari metode inklusi didapatkan 6 sumber literatur yakni artikel ilmiah yang sudah dinilai kelayakannya Hasil: Hasil review menunjukkan bahwa sosial budaya mempengaruhi kondisi psikologis dan kesehatan seseorang. Laki-laki atau perempuan keduanya memiliki resiko yang sama. Kesimpulan: Systematic review ini menjelaskan multifaktor sosial budaya yang terkait dengan kualitas hidup dan kejadian hipertensi di Indonesia. Faktor-faktor dalam penelitian ini adalah, umur, ekonomi, dukungan keluarga, jenis makanan yang dikonsumsi, serta sosial budaya.
Gambaran Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Tatanan Rumah Tangga : Literature Review : Overview of the Implementation of Clean and Healthy Living Behavior in Household Settings : Literature Review Hazrina Fadiah Insani; Evi Martha
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3446

Abstract

Latar Belakang: Telah terjadi pergeseran pola penyakit yakni penyakit malnutrisi dan infeksi ke penyakit degeneratif. Penyakit degeneratif dapat dicegah dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Hal tersebut adalah upaya yang dilakukan untuk memberdayakan masyarakat dalam memelihara, meningkatkan dan melindungi kesehatannya. Menurut Riskesdas tahun 2018 proporsi anggota rumah tangga yang berperilaku benar cuci tangan dengan benar di Indonesia yaitu 49,8%, prevalensi merokok penduduk umur > 10 tahun di Indonesia sebanyak 29,3%. Tujuan: Menjelaskan gambaran Pelaksanan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Tatanan Rumah Tangga di Indonesia. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan tinjauan sistematis melalui pencarian artikel pada basis data online Google Scholar dan Science Direct, dengan variabel terkait 10 indikator dari perilaku hidup bersih dan sehat tatanan rumah tangga, artikel dipilih sesuai dengan alur diagram PRISMA serta dilakukan analisis tematik. Hasil: Masyarakat yang melakukan persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan sebanyak 60-100%, Untuk pemberian asi eksklusif sebanyak 42,7-91,1%, kemudian perilaku penimbangan bayi dan balita sebanyak 80-94,1%, Sedangkan masyarakat yang melakukan cuci tangan dengan air bersih dan sabun sebanyak 28,3-52,9%, Untuk masyarakat yang memiliki sumber air bersih sebanyak 94-100%, Masyarakat yang memiliki jamban sebanyak 49,43-100%. peilaku memberantas jentik nyamuk ada sebanyak 56,65-100%, Kebiasaan masyarakat mengkonsumi makanan sehat dan bergizi sebanyak 54,2-70%, kemudian masyarakat yang beraktivitas fisik rutin yaitu sebanyak 24-100%, dan perilaku masyarakat yang tidak merokok sebanyak 28-59,6%. Kesimpulan: Berdasarkan hasil systematic review dapat disimpulkan persentase Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada tatanan rumah tangga di indonesia yaitu sebanyak 30–73,53%. Range proporsi ini sudah sesuai dan lebih besar dengan data riskesdas tahun 2013 yang menunjukkan bahwa pencapaian PHBS rumah tangga sebesar 32,3%, dan pada riskesdas tahun 2018 menunjukkan bahwa 68,74%.
Persepsi Wanita Usia Subur terhadap Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Metode Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) di Puskesmas Cinere : Perception Women of Childbearing age on Early Detection of Cervical Cancer Using Visual Inspection of Acetic Acid Examination Method (IVA Test) at Cinere Health Center Apriany; Evi Martha
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3458

Abstract

Latar belakang: Kanker serviks seringkali tidak diketahui penderitanya pada fase awal melainkan pada stadium lanjut dan sulit untuk disembuhkan. Pencegahan kanker serviks dapat dilakukan dengan deteksi dini dan menghindari faktor risiko. Salah satu deteksi dini kanker yang mudah dan murah dilakukan dengan metode pemeriksaan IVA. Keikutsertaan wanita usia subur dalam pemeriksaan IVA disebabkan persepsi mengenai kerentanan, keseriusan terhadap penyakit, manfaat, hambatan dan dorongan untuk melakukan pemeriksaan tsb. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi Wanita Usia Subur terhadap deteksi dini kanker serviks dengan metode pemeriksaan IVA di Puskesmas Cinere. Metode: Desain studi penelitian ini kualitatif menggunakan pendekatan teori Health Belief Model. Informan dalam penelitian berjumlah 15 orang terdiri dari wanita usia subur yang datang ke Puskesmas Cinere berjumlah 12 orang terbagi dalam 2 kelompok yaitu 1 kelompok yang melakukan pemeriksaan IVA dan kelompok yang tidak melakukan pemeriksaan IVA. Triangulasi sumber oleh 2 orang petugas tenaga kesehatan puskesmas dan 1 orang Petugas Penanggulangan Kanker Terpadu (PKTP­). Hasil: Wanita usia subur yang memiliki pengetahuan yang baik mengenai kanker serviks dan pemeriksaan IVA cenderung melakukan pemeriksaan IVA. Sebagian besar Wanita Usia Subur mengatakan manfaat pemeriksaan IVA untuk deteksi dini kanker seviks namun persepsi bahwa diri sehat, melakukan hubungan seksual yang sehat dan rasa takut pada prosedur serta hasil pemeriksaan IVA menjadi hambatan untuk melakukan deteksi dini. Dorongan terbesar untuk melakukan pemeriksaan IVA adalah kesadaran diri sendiri, dorongan suami dan informasi dari petugas kesehatan Kesimpulan: Wanita usia subur yang melakukan pemeriksaan IVA dengan yang tidak melakukan pemeriksaan IVA memiliki pengetahuan, persepsi kerentanan serta persepsi ancaman terhadap penyakit kanker serviks yang berbeda. Persepsi hambatan pada kelompok yang tidak melakukan pemeriksaan IVA lebih besar diyakini daripada persepsi manfaat. Hal itu tidak lepas dari pengetahuan wanita usia subur yang diperoleh. Dorongan dari keluarga dan tenaga kesehatan lebih mempengaruhi dibandingkan media sosial untuk melakukan pemeriksaan IVA.
Determinan Sosial yang Berhubungan dengan Tingkat Literasi Kesehatan Mental Mahasiswa S1 Reguler Angkatan 2018 Universitas Andalas Provinsi Sumatera Barat: Social Determinants Related to Mental Health Literacy Level of Regular Undergraduate Students Class of 2018 Andalas University West Sumatra Province Ayumaruti, Dewi; Dien Anshari; Evi Martha
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4049

Abstract

Latar belakang: Literasi kesehatan mental merupakan pengetahuan dan keyakinan tentang gangguan jiwa yang membantu pengenalan, pengelolaan, atau pencegahannya dan dapat digunakan untuk melakukan tindakan bermanfaat bagi kesehatan mental individu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi kesehatan mental mahasiswa program S1 reguler di Universitas Andalas dengan faktor - faktor yang berhubungan. Metode: Penelitian ini menggunakan data sekunder Studi Literasi Kesehatan 2019 dengan menggunakan sampel mahasiswa angkatan 2018 dari 15 fakultas di Universitas Andalas (n=363). Pengukuran literasi kesehatan mental dilakukan menggunakan instrumen Mental Health Literacy Scale (MHLS) yang telah diadaptasi kedalam konteks budaya dan Bahasa Indonesia. Hasil: Rata-rata skor tingkat literasi kesehatan mental yang relatif rendah yaitu 59,96 dalam skala 1-100. Analisis bivariat menunjukkan bahwa determinan yang berasosiasi signifikan dengan literasi kesehatan mental adalah jenis kelamin, suku, status tempat tinggal, status pacaran, rumpun ilmu, dan kepemilikan asuransi kesehatan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan tingkat literasi kesehatan mental adalah rumpun ilmu, kepemilikan asuransi kesehatan dan status pasangan/pacaran. Yang merupakan variabel dominan adalah rumpun ilmu kesehatan. Kesimpulan: Diperlukan intervensi untuk meningkatkan literasi kesehatan mental yang berfokus pada topik yang terkait dengan mahasiswa laki – laki dan mahasiswa non kesehatan melalui peningkatan edukasi serta pengembangan dan pemanfaatan pusat informasi kesehatan mental di Universitas Andalas.
Analisis Penggunaan Media Belajar Pendidikan Kesehatan Reproduksi Berbasis Aplikasi Android dan Website: Sistematic Review: Analysis the Use of Learning Media Reproductive Health Education Based on Android and Websites: Sistematic Review Risma Oktaria; Evi Martha
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4140

Abstract

Latar belakang: Di Indonesia, pendidikan kesehatan reproduksi remaja terintegrasi dalam kurikulum yang ada, belum ada kebijakan terkait kurikulum kesehatan reproduksi di sekolah, adanya pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri untuk meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari penggunaan aplikasi buatan terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai kesehatan reproduksi Metode: Analisa pada penelitian ini menggunakan metoda systematic review menggunakan 10 jurnal yang diseleksi menggunakan diagram alur PRISMA. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan 100% penelitian menyatakan bahwa terdapat perubahan tingkat pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi menggunakan aplikasi. Kesimpulan: Penggunaan media belajar berbasis aplikasi android dan website efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi remaja.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Obesitas Pada Remaja di Indonesia (Literatur Review) Rohman Daka; Evi Martha; Luh Putu Ari Dewiyanti; Eka Habina
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.40021

Abstract

Obesitas pada remaja telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Berbagai faktor seperti pola makan, aktivitas fisik, pengetahuan gizi, dan gaya hidup berkontribusi terhadap peningkatan prevalensi obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi obesitas pada remaja di Indonesia berdasarkan literatur yang ada. Penelitin menngunakan metode literaur review dengan pencarian pada basis data akademik seperti PubMed, IEEE Xplore, ScienceDirect , dan Google Scholar didapatkan didapatkan 62 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi antara tahun 2016 hingga 2024 sesuai dengan kriteria inklusi. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2024. Hasil menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti konsumsi makanan cepat saji, rendahnya aktivitas fisik, kebiasaan sedentari, dan kurangnya pengetahuan gizi memiliki hubungan signifikan dengan kejadian obesitas pada remaja. Penelitian ini menekankan pentingnya intervensi berbasis sekolah dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mengenai pola makan sehat dan pentingnya aktivitas fisik. Saran bagi para pemangku kebijakan adalah merancang program pencegahan obesitas yang komprehensif bagi remaja di Indonesia. Keywords: Obesitas, Remaja, Indonesia, Faktor Risiko, Tinjauan Literatur
Analisis Penggunaan Pre-Exposure Prophylaxis (PrEP) Terhadap Perilaku Penggunaan Kondom Pada Kelompok Laki-Laki Seks dengan Laki-Laki (Systematic Review) Luh Putu Ari Dewiyanti; Evi Martha
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50868

Abstract

Adopsi yang semakin luas dari Pre Exposure Prophylaxis (PrEP) di kalangan lelaki seks dengan laki-laki (LSL) menawarkan peluang signifikan dalam pencegahan HIV, namun juga memunculkan pertanyaan mengenai perubahan perilaku penggunaan kondom, termasuk potensi peningkatan condomless anal sex (CAS) akibat persepsi keamanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh PrEP terhadap perilaku penggunaan kondom dan faktor yang memengaruhi perubahan tersebut. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan pendekatan PRISMA, melibatkan penyaringan 531 artikel dari ScienceDirect, PubMed, dan Google Scholar (2020–2025), 15 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil menunjukkan variasi dalam pola penggunaan kondom pasca-PrEP: beberapa konteks melaporkan penurunan konsistensi penggunaan kondom karena  persepsi risiko yang lebih rendah dan rasa aman terhadap efektivitas PrEP, sementara intervensi seperti konseling berperan meningkatkan penggunaannya. Faktor yang berpengaruh meliputi usia muda, riwayat atau diagnosis IMS, persepsi efektivitas PrEP, serta dukungan kontekstual melalui kualitas konseling dan lingkungan sosial. Temuan ini menegaskan perlunya strategi adaptif yang mengintegrasikan pencegahan biomedis dan perilaku untuk mengoptimalkan efektivitas PrEP menuju eliminasi HIV 2030.
Memutus Siklus Stunting–Tbc: Strategi Menuju Generasi Emas 2045 Yasyfa Mutiara; Fathimah Sulistyowati Sigit; Rohman Daka; Evi Martha
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52708

Abstract

Stunting dan tuberkulosis (TBC) merupakan dua masalah kesehatan yang saling terkait lewat siklus gizi‑infeksi yang dapat memengaruhi pertumbuhan, perkembangan kognitif, dan produktivitas nasional. Studi ini meneliti data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 untuk menemukan celah kebijakan dan peluang menggabungkan intervensi stunting‑TBC. Studi ini memakai desain potong lintang dan mencakup sekitar 345.000 rumah tangga menggunakan analisis deskriptif, analisis spasial, dan regresi logistik. Hasilnya menunjukkan prevalensi stunting pada balita sebesar, 21,5% dan TBC sebesar 1,7%, terutama pada rumah tangga berpendidikan rendah, berstatus sosial ekonomi rendah, dan tinggal di pedesaan. Rendahnya cakupan imunisasi (74,1%), akses sanitasi aman (9,3%), dan konsumsi vitamin A (85,2%) memperburuk beban ganda tersebut. Keterpisahan kebijakan penurunan stunting dan pengendalian TBC menyebabkan inefisiensi program. Diperlukan penguatan layanan primer melalui skrining terpadu di Posyandu dan Puskesmas, pemanfaatan data SSGI dan SITT untuk penentuan prioritas, serta intervensi berbasis keadilan sosial guna mempercepat eliminasi TBC tahun 2030 dan penurunan stunting hingga 14,2% pada 2029 menuju Generasi Emas Indonesia 2045.Kata Kunci: stunting; tuberkulosis; siklus gizi-infeksi; kebijakan kesehatan; Generasi Emas 2045
Comprehensive approaches to suicide prevention in undergraduate students: A scoping review of psychological, social, and institutional strategies Soeli, Yuniar Mansye; Daulima, Novy Helena Catharina; Mustikasari, Mustikasari; Martha, Evi
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol. 13 No. 3 (2025): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkp.v13i3.2763

Abstract

Background: Diabetic foot ulcers (DFUs) remain a significant clinicalchallenge, requiring precise classification systems to aid prognosis and treatment planning. The Wagner classification is widely used but offers limited detail on specific wound characteristics, while the SHID (Suriadi, Haryanto, Imran, Defa) system provides a more comprehensive evaluation but lacks validation. Purpose: This study was designed to evaluate and compare the predictive validity of the Wagner and SHID classification systems in forecasting DFU healing outcomes. Methods: A prospective cohort study was conducted at Kitamura Clinic and Doctor Soedarso Pontianak Hospital between August 2021 and July 2022, involving 89 DFU patients. Both systems were evaluated based on sensitivity, specificity, positive predictive value (PPV), negative predictive value (NPV), and likelihood ratios. Predictive validity was determined using receiver operating characteristic (ROC) curve analysis and the Youden index. Results: A cut-off grade of >2 provided optimal predictive value for both systems. The SHID classification demonstrated a sensitivity of 92%, specificity of 62%, PPV of 27.5%, and NPV of 98%, while the Wagner classification showed a sensitivity of 58%, specificity of 77%, PPV of 28%, and NPV of 92.2%. Positive likelihood ratios were 2.4 for SHID and 2.5 for Wagner. ROC analysis yielded an area under the curve (AUC) of 0.786 (95% CI: 0.69–0.87) for SHID and 0.703 (95% CI: 0.60–0.80) for Wagner. The Youden index was higher for SHID (0.540) compared to Wagner (0.349). Conclusion: Although both systems are effective for predicting DFU healing within 12 weeks, SHID’s superior AUC and Youden index suggest greater clinical utility in screening and managing DFUs. Keywords: diabetic foot ulcer; sensitivity, specificity, wound classification, wound healing prediction
Coping Mechanisms and Quality of Life Among the Elderly in Gandus Sub-District, Palembang City Yona Wia Sartika Sari; Evi Martha; Sudijanto Kamso; Dadan Erwandi Erwandi; Kartini Ruswandi; Dedi Sandra
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 16 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2025.16.1.74-85

Abstract

The decline in the physical and mental condition of the elderly, along with age, resulted in the elderly being very vulnerable to various diseases. The use of coping mechanisms has a crucial role in influencing both individual physical and psychological well-being. This study aimed to investigate the relationship between coping mechanisms and quality of life among the elderly. This research was conducted in the Gandus District of Palembang City. This quantitative study employs a cross-sectional design, utilizing simple random sampling as the sampling technique. Data collection was conducted through interviews with questionnaires administered to 110 elderly respondents. This study found that of respondents with a good quality of life, 75% used adaptive coping. The logistic regression results showed a significant correlation between coping mechanisms (p-value = 0.001) with OR (95% CI) = 5.540 (2.068-14.844), education (p-value = 0.003 with OR (95% CI) = 4.497 (1.646-12.285), employment (p-value = 0.005) with OR (95% CI) = 4.976 (1.644-15.059) with quality of life of the elderly. Adaptive coping mechanisms play a role in enhancing quality of life. This association was stronger among elderly individuals with higher education and employment.
Co-Authors Abellya Zuleika Jusuf Achir Yani S. Hamid Ade Iva Murty Adriani, Miranda AHDIAH IMROATUL MUFLIHAH Aisyah Putri Mayangsari Alifta, Fenindra Anggi Amelia, Tiara Amirah, Nada Anggraeni, Legina Anggy Febiarthy Anggy Febiarthy Anies Irawati Anies Irawati Anshari, Dien Apriany Apriza, Cici Ardi Findyartini, Ardi Arsyina, Lia Artini, Ni Nyoman Astri Athena Anwar Aulia, Suci Maudy Ayu Amalia Rahmi Ayudhia Rachmawati Ayumaruti, Dewi Bambang Wispriyono Bashabih, Masyitoh Besral . Cokro, Fonny Dadan Erwandi Dadan Erwandi Erwandi Dahlia, Debi Dahlia, Debie - Danang Wahansa Sugiarto Dedi Sandra Deslina, Deslina Destrikasari, Charisma Dewa Ayu Putu Mariana Kencanawati, Dewa Ayu Dewi Safitri Dewi, Ni Kadek Puspita Dian Ayubi Diantha Soemantri Dina Evariyana Bangun Ditya Fahlevi Safitri Dortua Lince Sidabalok Dwi Meilani Dwiana Ocviyanti Edison, Aan Eka Habina Eka Putri, Vahlufi Elfiyani, Nur Khotimah Elly Nurachmah Embun Ferdina Enjaini Emi Marfuqoh Endang Laksminingsih Achadi Endang Laksminingsih Achadi Erwandi, Dadan Erwandi Essi Guspaneza Essi Guspaneza Essi Guspaneza Essi Guspaneza Fajar Nugraha Fathimah Sulistyowati Sigit Febrie Wulandari Fenindra Anggi Alifta Fenny Etrawati Fitriana, Delta Francisca S Tanoerahardjo Fransiska Meyanti Friska, Erlin Guspaneza, Essi Gustanela, Oktrina Hadi Pratomo Hadi Pratomo Hadi Pratomo Hamid, Abdul Mahfuzh Zulfiqar Putra Hanny Handiyani Hartaty, Diana Hasanah, Indah Jamiatun Hazrina Fadiah Insani Helen, Helen Henny Fatmawati Herlena Hayati Hermadi, Hermadi Herna Lestari Heryanto Heryanto Ice Yulia Wardani Indah Jamiatun Hasanah Indriyawati, Dwi Titus Isnawati Isnawati Izmi Arisa Putri Lubis Jhon Sugiharto Jusuf Kristianto Karmila, Lisa Puspa Kartini Ruswandi KUSUMA, INDAH DARA Lestari, Herna Lubis, Sri Novita Luh Putu Ari Dewiyanti Luluk Rosida Marfuqoh, Emi Meilani, Dwi MIRONG, IGNASENSIA DUA Muh Nur Akhsin Ridho Muhamad David Setiadi Mustikasari Mustikasari Mustikawati, Intan Silviana Muthmainah Sartika Myranti Myranti Nafi'ah, Rizka Hayyu Nafi’ah, Rizka Hayyu Ndapa, Conchita Emiliana Nenda Wulandari Ni Kadek Puspita Dewi Nindy Audia Nadira Noor Diani Noor, M. Fakhruddin Normala, Shinta Novy Helena Chatarina Daulima Nurdini, Lia Nurwijayanti Okfriani, Coraima Oktaria, Risma Paradillah, Indri Prihastuti, Retno Prima Sesari Saraswati Putra, I Gusti Ngurah Edi Raiya, Faradina Ramadhan, Farandi Agesti Rani Sauriasari, Rani Ratna Aryani Ratna Aryani Ratna Djuwita Ratu Ayu Dewi Sartika Ratu Ayu Dewi Sartika Redi Yudha Irianto Resvi Siti Zulfa Ririn Citra Aprilianti Risma Oktaria Risnawati Valentina Rita Damayanti Rita Damayanti Rohman Daka Rohman Daka Rungreangkulkij, Somporn Rusman, Kharisma Nurul Fazrianti Sabarinah Prasetyo Safitri, Ditya Fahlevi Safitri, Intan Ayu Sandra, Dedi Santi Purna Sari Sari, Yona Wia Sartika Sejati, Irwiena Tahar Setyaningsih, Tyas Setyowati Setyowati Siboro, Ria Tahoma Siregar, Riski Agussalim Sofyan, Lukman Perdana Somporn Rungreangkulkij Sopamena, Yoslien Stephanie, Natasha Griselda Sudarto Ronoatmodjo Sudijanto Kamso Sudijanto Kamso Sugiarto, Danang Wahansa Sumbung, Heryanto Sunardi, Kartika Setyaningsih Susila, Lia Rahmawati Syahbana, Lutfi Rinaldi Syahrizal Syarif Tahapary, Dicky L. Tenriana, Irene Tiara Amelia Tika Puspa Ryanthi Tika Puspa Ryanthi Toar J.M. Lalisang Tria Astika Endah Permatasari Trini Sudiarti Urip Purwono Urip Purwono Veronica Crassnaya Angel Wahyu Sulistiadi Wicaturatmashudi, Sukma Widya, Shinta Restyana Woro Riyadina Yasyfa Mutiara Yati Afiyanti Yeremia Prawiro Mozart Runtu Yona Wia Sartika Sari Yuniar Mansye Soeli Yunita Arihandayani Yunita Wulandari Yurnila Yurnila Yurnila, Yurnila Zainita, Ulfi Hida Zulfa Kevaladandra Zulfa, Resvi Siti