p-Index From 2021 - 2026
9.276
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Nurse Media Journal of Nursing JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Konseling dan Pendidikan Jurnal Ekologi Kesehatan VISIKES Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) The Indonesian Journal of Public Health Jurnal Kesehatan Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Kesehatan Medika Saintika Jurnal Kesehatan Reproduksi Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Placentum: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Health Sains Jurnal Promotif Preventif Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Narra J Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Journal of Midwifery Science and Women's Health (JMSWH) Public Health and Preventive Medicine Archive Makara Journal of Health Research Berita Kedokteran Masyarakat DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Women Midwives and Midwifery Jurnal Farmasi Indonesia Jurnal Ilmiah Kesehatan Prosiding Seminar Nasional Unimus Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Self-management intervention model for optimizing psychological well-being in patients with colorectal stoma Aryani, Ratna; Lalisang, Toar JM; Dahlia, Debie; Martha, Evi
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1105700

Abstract

A stoma can increase life expectancy and support health recovery but brings several physical and psychosocial issues. Psychosocial resilience is critical in dealing with these changes. This study aims to provide new insights into the interaction between self-management and psychosocial resilience in colorectal cancer stoma patients. This research employs a qualitative design with a case study approach. The study involves colorectal cancer patients with completed primary cancer-related therapies, totaling eight individuals. The informants also include family members of the patients (eight individuals) and volunteer nurses within the community (three individuals). The research instrument is an interview guide structured around five themes. Data analysis follows qualitative stages, encompassing reduction, presentation, and conclusion. Triangulation techniques are utilized to ensure the validity of the findings. The findings suggest that collaboration between family, community, and nurses can provide comprehensive support. However, a structured and focused self-management intervention model is needed to improve psychosocial consistency and resilience. Three models were proposed, namely Family Therapy, Online Community Support, and Nurse Integration in Self-Management, hoping to provide more specific guidance and support for patients. This study provides a basis for developing more varied intervention models and a comprehensive understanding of self-management of colorectal cancer stoma patients.
Experiences and Perceptions of Diabetes Patients and Families in Implementing Diabetic Self-Care: A Qualitative Study Diani, Noor; Nurachmah, Elly; Dahlia, Debi; Martha, Evi; Setyowati, Setyowati; Nafi’ah, Rizka Hayyu; Noor, M. Fakhruddin
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol 20 No 3 (2025): Jurnal Keperawatan Soedirman (JKS)
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2025.20.3.14917

Abstract

Diabetic patients experience various challenges in adhering to self-care practices, such as glucose monitoring, diet management, and physical activity, that require a continuum of care. The study aimed to explore the experiences and perceptions of diabetic patients regarding self-care and the factors that influence their adherence. The study used a qualitative method with a phenomenological approach, involving five participants from South Kalimantan. Data were collected through semi-structured in-depth interviews and analysed using the Colaizzi method to identify key themes reflecting self-care experiences. The study results showed that the five participants' understanding of self-care was still diverse, especially regarding glucose monitoring and physical activity. Family support was a significant factor in improving self-care adherence, although the family's understanding of diabetes management sometimes hindered these efforts. Other barriers included limited healthcare access, high-cost medication, and monitoring devices. In addition, participants showed optimism towards future health, but were concerned about the sustainability of self-care practices in the long term. The importance of diabetes management programmes that involve education for patients and families, and policies that support more affordable access to healthcare. A comprehensive approach to diabetes management, including family and community support, can improve patient adherence to self-care and quality of life.
Mapping the Vulnerability of DHF Cases as a Basis for Health Intervention Strategy in Batam City KUSUMA, INDAH DARA; Martha, Evi; Nugraha, Fajar
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 16 No. 1 (2025): VOLUME 16 NO.1 TAHUN 2025
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v16i1.1930

Abstract

Kota Batam merupakan salah satu daerah dengan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2022. Dengan jumlah kasus DBD sebanyak 902 kasus dan angka kematian sebesar 45% diantara kabupaten/kota lainnya di Provinsi Kepulauan Riau. Faktor yang mempengaruhi sebaran kasus dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti ketinggian daerah dan sebaran kepadatan penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan kasus DBD di Kota Batam menggunakan Sistem Informasi Geografis dengan menggunakan Data Sekunder dari Dinas Kesehatan Kota Batam tahun 2022 dan data dari Badan Pusat Statistik tahun 2022. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain ekologi menggunakan metode clustering dan mapping data dengan memanfaatkan aplikasi QGIS. Dari hasil pemetaan diketahui bahwa daerah dengan kepadatan sedang mengalami kasus tinggi dan daerah dengan ketinggian rendah mengalami kasus lebih banyak. Dengan adanya pemetaan ini, tenaga kesehatan dapat membuat strategi intervensi kesehatan dengan menggunakan tingkat prioritas kerentanan mulai dari penyiapan sumber daya, tenaga hingga pencegahan tambahan seperti kampanye kewaspadaan dan gerakan pemberantasan sarang nyamuk sesuai tingkat kerentanan daerah tersebut.
Faktor Sosiobudaya yang Menghambat Perilaku Skrining Kanker Payudara pada Wanita: Systematic Review: Socio-Cultural Factor Inhibiting the Breast Cancer Screening Behavior in Women: Systematic Review Ditya Fahlevi Safitri; Evi Martha
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.389 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2145

Abstract

Pendahuluan: Keterlambatan diagnosis kanker payudara dianggap berkontribusi pada prognosis kanker yang buruk dan tingkat kematian yang tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran faktor-faktor sosiobudaya yang menghambat wanita melakukan deteksi dini kanker payudara. Metode: Dalam studi ini, penulis menggunakan pendekatan meta-ethnografi. Pencarian artikel pada tiga database yaitu Sage Publications, Scopus, dan Science Direct menggunakan keywords yang sama, yaitu “Breast cancer, screening OR self-examination, social, cultural, qualitative” dan dipilih artikel yang diterbitkan antara tahun 2016-2021. Artikel diseleksi dengan menggunakan diagram alur PRISMA 2020, berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Setelah itu dilakukan analisis dengan metode sintesis tematik. Terdapat 10 artikel yang disintesis, dimana penelitian pada artikel tersebut dilakukan di Asia. Amerika Serikat, dan Afrika. Hasil: Didapatkan enam tema yang menjadi faktor-faktor sosiobudaya yang menghambat wanita untuk melakukan skrining kanker payudara, yaitu stigmatisasi; dukungan keluarga; norma dan agama; mitos; fatalisme; dan bahasa. Stigmatisasi; dukungan keluarga; norma dan agama; mitos; fatalisme; dan bahasa, menjadi hambatan wanita untuk melakukan skrining kanker payudara. Kesimpulan: Diperlukan edukasi dan penambahan petugas kesehatan wanita untuk mengatasi hambatan sosiobudaya pada wanita dalam melakukan skrining kanker payudara.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Stres Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Dalam Menyusun Tesis: Factors Affecting Stress in Postgraduate Students of the Faculty of Public Health, the University of Indonesia in Compiling Thesis Hamid, Abdul Mahfuzh Zulfiqar Putra; Martha, Evi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.472 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2148

Abstract

Latar Belakang: Salah satu gangguan jiwa yang secara umum dirasakan adalah stres. Stres pada mahasiswa bisa disebabkan ketidakmampuan dalam melakukan kewajibannya sebagai mahasiswa seperti tugas perkuliahan, target pencapaian nilai, prestasi akademik, kebutuhan untuk mengatur diri sendiri, mengembangkan kemampuan berpikir yang lebih baik serta penyusunan tugas akhir. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang berpengaruh terhadap kejadian stres mahasiswa yang meliputi usia, jenis kelamin, tempat tinggal, faktor biologi, dan faktor psikologi. Metode: Sampel pada penelitian ini didapatkan sebanyak 97 mahasiswa. Data diperoleh menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat, serta multivariat. Hasil penelitian menggunakan analisis bivariat faktor yang berhubungan dengan kejadian stres yaitu Jenis Kelamin (pvalue = 0.038), Umur (pvalue = 0.038), faktor biologis (pvalue = 0.001), dan faktor psikologis (pvalue = 0.0001), dan faktor yang tidak berhubungan yaitu tempat tinggal (pvalue = 0.713) namun variabel tempat tinggal tetap dianalisis multivariat karena secara substansi tempat tinggal menjadi variabel yang penting dengan kejadian stres. Hasil: Analisis multivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor biologis (pvalue = 0.014) dan faktor psikologis (pvalue = 0,0001). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor biologis dan faktor psikologis mempunyai hubungan dengan kejadian stres pada mahasiswa pascasarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dalam penyusunan tesis.
Determinan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut oleh Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Pancoran Mas Kota Depok: Determinants of the Utilization of Dental and Oral Health Care Services by Pregnant Women in Pancoran Mas Health Center Depok City Adriani, Miranda; Sugiarto, Danang Wahansa; Ayubi, Dian; Martha, Evi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.273 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2227

Abstract

Latar Belakang: Penyakit gigi dan mulut memiliki hubungan dengan kondisi kehamilan dan risiko kelahiran yang merugikan, seperti BBLR dan kelahiran prematur. Pemeriksaan gigi dan mulut saat kehamilan memiliki banyak manfaat bagi ibu dan bayinya, tetapi angka pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut dari beberapa penelitian sebelumnya di Indonesia masih rendah. Tujuan: Penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut oleh ibu hamil di wilayah Puskesmas Pancoran Mas, Kota Depok. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel minimal 162 responden dari Mei-Juni 2018. Penarikan sampel menggunakan teknik multistage random sampling yang terdiri dari ibu hamil dan ibu yang memiliki anak berusia sampai dengan satu tahun yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Pancoran Mas, Kota Depok. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat dengan chi-square, dan multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat 25,9% responden yang melakukan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan. Berdasarkan hasil analisis multivariat, perceived need merupakan variabel yang paling dominan berhubungan terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan (nilai p=0,013; OR=3,295), setelah dikontrol oleh variabel kepemilikan asuransi dan keterpaparan informasi. Kesimpulan: Proporsi ibu hamil yang memanfaatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan masih sangat rendah dan perceived need merupakan faktor yang paling berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan.
Faktor-Faktor Sosial Budaya yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Hipertensi : Literature Review: Social Cultural Factors Affecting Quality of Life Hypertension Patients : Literature Review Muhamad David Setiadi; Evi Martha
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.2487

Abstract

Latar Belakang: Budaya dan kesehatan sangat erat hubungannya adapun masalah kesehatan yang sering terjadi sekarang ini salah satunya karena budaya masyarakat itu sendiri. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi kualitas hidup hipertensi. Metode: Pada penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari metode inklusi didapatkan 6 sumber literatur yakni artikel ilmiah yang sudah dinilai kelayakannya Hasil: Hasil review menunjukkan bahwa sosial budaya mempengaruhi kondisi psikologis dan kesehatan seseorang. Laki-laki atau perempuan keduanya memiliki resiko yang sama. Kesimpulan: Systematic review ini menjelaskan multifaktor sosial budaya yang terkait dengan kualitas hidup dan kejadian hipertensi di Indonesia. Faktor-faktor dalam penelitian ini adalah, umur, ekonomi, dukungan keluarga, jenis makanan yang dikonsumsi, serta sosial budaya.
Gambaran Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Tatanan Rumah Tangga : Literature Review : Overview of the Implementation of Clean and Healthy Living Behavior in Household Settings : Literature Review Hazrina Fadiah Insani; Evi Martha
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3446

Abstract

Latar Belakang: Telah terjadi pergeseran pola penyakit yakni penyakit malnutrisi dan infeksi ke penyakit degeneratif. Penyakit degeneratif dapat dicegah dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Hal tersebut adalah upaya yang dilakukan untuk memberdayakan masyarakat dalam memelihara, meningkatkan dan melindungi kesehatannya. Menurut Riskesdas tahun 2018 proporsi anggota rumah tangga yang berperilaku benar cuci tangan dengan benar di Indonesia yaitu 49,8%, prevalensi merokok penduduk umur > 10 tahun di Indonesia sebanyak 29,3%. Tujuan: Menjelaskan gambaran Pelaksanan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Tatanan Rumah Tangga di Indonesia. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan tinjauan sistematis melalui pencarian artikel pada basis data online Google Scholar dan Science Direct, dengan variabel terkait 10 indikator dari perilaku hidup bersih dan sehat tatanan rumah tangga, artikel dipilih sesuai dengan alur diagram PRISMA serta dilakukan analisis tematik. Hasil: Masyarakat yang melakukan persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan sebanyak 60-100%, Untuk pemberian asi eksklusif sebanyak 42,7-91,1%, kemudian perilaku penimbangan bayi dan balita sebanyak 80-94,1%, Sedangkan masyarakat yang melakukan cuci tangan dengan air bersih dan sabun sebanyak 28,3-52,9%, Untuk masyarakat yang memiliki sumber air bersih sebanyak 94-100%, Masyarakat yang memiliki jamban sebanyak 49,43-100%. peilaku memberantas jentik nyamuk ada sebanyak 56,65-100%, Kebiasaan masyarakat mengkonsumi makanan sehat dan bergizi sebanyak 54,2-70%, kemudian masyarakat yang beraktivitas fisik rutin yaitu sebanyak 24-100%, dan perilaku masyarakat yang tidak merokok sebanyak 28-59,6%. Kesimpulan: Berdasarkan hasil systematic review dapat disimpulkan persentase Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada tatanan rumah tangga di indonesia yaitu sebanyak 30–73,53%. Range proporsi ini sudah sesuai dan lebih besar dengan data riskesdas tahun 2013 yang menunjukkan bahwa pencapaian PHBS rumah tangga sebesar 32,3%, dan pada riskesdas tahun 2018 menunjukkan bahwa 68,74%.
Persepsi Wanita Usia Subur terhadap Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Metode Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) di Puskesmas Cinere : Perception Women of Childbearing age on Early Detection of Cervical Cancer Using Visual Inspection of Acetic Acid Examination Method (IVA Test) at Cinere Health Center Apriany; Evi Martha
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3458

Abstract

Latar belakang: Kanker serviks seringkali tidak diketahui penderitanya pada fase awal melainkan pada stadium lanjut dan sulit untuk disembuhkan. Pencegahan kanker serviks dapat dilakukan dengan deteksi dini dan menghindari faktor risiko. Salah satu deteksi dini kanker yang mudah dan murah dilakukan dengan metode pemeriksaan IVA. Keikutsertaan wanita usia subur dalam pemeriksaan IVA disebabkan persepsi mengenai kerentanan, keseriusan terhadap penyakit, manfaat, hambatan dan dorongan untuk melakukan pemeriksaan tsb. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi Wanita Usia Subur terhadap deteksi dini kanker serviks dengan metode pemeriksaan IVA di Puskesmas Cinere. Metode: Desain studi penelitian ini kualitatif menggunakan pendekatan teori Health Belief Model. Informan dalam penelitian berjumlah 15 orang terdiri dari wanita usia subur yang datang ke Puskesmas Cinere berjumlah 12 orang terbagi dalam 2 kelompok yaitu 1 kelompok yang melakukan pemeriksaan IVA dan kelompok yang tidak melakukan pemeriksaan IVA. Triangulasi sumber oleh 2 orang petugas tenaga kesehatan puskesmas dan 1 orang Petugas Penanggulangan Kanker Terpadu (PKTP­). Hasil: Wanita usia subur yang memiliki pengetahuan yang baik mengenai kanker serviks dan pemeriksaan IVA cenderung melakukan pemeriksaan IVA. Sebagian besar Wanita Usia Subur mengatakan manfaat pemeriksaan IVA untuk deteksi dini kanker seviks namun persepsi bahwa diri sehat, melakukan hubungan seksual yang sehat dan rasa takut pada prosedur serta hasil pemeriksaan IVA menjadi hambatan untuk melakukan deteksi dini. Dorongan terbesar untuk melakukan pemeriksaan IVA adalah kesadaran diri sendiri, dorongan suami dan informasi dari petugas kesehatan Kesimpulan: Wanita usia subur yang melakukan pemeriksaan IVA dengan yang tidak melakukan pemeriksaan IVA memiliki pengetahuan, persepsi kerentanan serta persepsi ancaman terhadap penyakit kanker serviks yang berbeda. Persepsi hambatan pada kelompok yang tidak melakukan pemeriksaan IVA lebih besar diyakini daripada persepsi manfaat. Hal itu tidak lepas dari pengetahuan wanita usia subur yang diperoleh. Dorongan dari keluarga dan tenaga kesehatan lebih mempengaruhi dibandingkan media sosial untuk melakukan pemeriksaan IVA.
Determinan Sosial yang Berhubungan dengan Tingkat Literasi Kesehatan Mental Mahasiswa S1 Reguler Angkatan 2018 Universitas Andalas Provinsi Sumatera Barat: Social Determinants Related to Mental Health Literacy Level of Regular Undergraduate Students Class of 2018 Andalas University West Sumatra Province Ayumaruti, Dewi; Dien Anshari; Evi Martha
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4049

Abstract

Latar belakang: Literasi kesehatan mental merupakan pengetahuan dan keyakinan tentang gangguan jiwa yang membantu pengenalan, pengelolaan, atau pencegahannya dan dapat digunakan untuk melakukan tindakan bermanfaat bagi kesehatan mental individu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi kesehatan mental mahasiswa program S1 reguler di Universitas Andalas dengan faktor - faktor yang berhubungan. Metode: Penelitian ini menggunakan data sekunder Studi Literasi Kesehatan 2019 dengan menggunakan sampel mahasiswa angkatan 2018 dari 15 fakultas di Universitas Andalas (n=363). Pengukuran literasi kesehatan mental dilakukan menggunakan instrumen Mental Health Literacy Scale (MHLS) yang telah diadaptasi kedalam konteks budaya dan Bahasa Indonesia. Hasil: Rata-rata skor tingkat literasi kesehatan mental yang relatif rendah yaitu 59,96 dalam skala 1-100. Analisis bivariat menunjukkan bahwa determinan yang berasosiasi signifikan dengan literasi kesehatan mental adalah jenis kelamin, suku, status tempat tinggal, status pacaran, rumpun ilmu, dan kepemilikan asuransi kesehatan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan tingkat literasi kesehatan mental adalah rumpun ilmu, kepemilikan asuransi kesehatan dan status pasangan/pacaran. Yang merupakan variabel dominan adalah rumpun ilmu kesehatan. Kesimpulan: Diperlukan intervensi untuk meningkatkan literasi kesehatan mental yang berfokus pada topik yang terkait dengan mahasiswa laki – laki dan mahasiswa non kesehatan melalui peningkatan edukasi serta pengembangan dan pemanfaatan pusat informasi kesehatan mental di Universitas Andalas.
Co-Authors Achir Yani S. Hamid Ade Iva Murty Adriani, Miranda AHDIAH IMROATUL MUFLIHAH Aisyah Putri Mayangsari Alifta, Fenindra Anggi Amelia, Tiara Amirah, Nada Anggraeni, Legina Anggy Febiarthy Anggy Febiarthy Anies Irawati Anies Irawati Anshari, Dien Apriany Apriza, Cici Ardi Findyartini, Ardi Arsyina, Lia Artini, Ni Nyoman Astri Athena Anwar Aulia, Suci Maudy Ayu Amalia Rahmi Ayudhia Rachmawati Ayumaruti, Dewi Bambang Wispriyono Bashabih, Masyitoh Besral . Cokro, Fonny Dadan Erwandi Dahlia, Debi Dahlia, Debie - Daka, Rohman Danang Wahansa Sugiarto Deslina, Deslina Destrikasari, Charisma Dewa Ayu Putu Mariana Kencanawati, Dewa Ayu Dewi Safitri Dewi, Ni Kadek Puspita Dian Ayubi Diantha Soemantri Dina Evariyana Bangun Ditya Fahlevi Safitri Dortua Lince Sidabalok Dwi Meilani Dwiana Ocviyanti Edison, Aan Eka Putri, Vahlufi Elfiyani, Nur Khotimah Elly Nurachmah Embun Ferdina Enjaini Emi Marfuqoh Endang Laksminingsih Achadi Endang Laksminingsih Achadi Erwandi, Dadan Erwandi Essi Guspaneza Essi Guspaneza Essi Guspaneza Essi Guspaneza Fajar Nugraha Farandi Agesti Ramadhan Febrie Wulandari Fenindra Anggi Alifta Fenny Etrawati Fitriana, Delta Francisca S Tanoerahardjo Fransiska Meyanti Friska, Erlin Guspaneza, Essi Gustanela, Oktrina Habina, Eka Hadi Pratomo Hadi Pratomo Hadi Pratomo Hadi Pratomo Hamid, Abdul Mahfuzh Zulfiqar Putra Hanny Handiyani Hartaty, Diana Hasanah, Indah Jamiatun Hazrina Fadiah Insani Helen, Helen Henny Fatmawati Herlena Hayati Hermadi, Hermadi Herna Lestari Heryanto Heryanto Ice Yulia Wardani Indah Jamiatun Hasanah Indri Paradillah Indriyawati, Dwi Titus Irene Tenriana Isnawati Isnawati Izmi Arisa Putri Lubis Jhon Sugiharto Jusuf Kristianto Jusuf, Abellya Zuleika Karmila, Lisa Puspa KUSUMA, INDAH DARA Lestari, Herna Lubis, Sri Novita LUH PUTU ARI DEWIYANTI Luluk Rosida Lutfi Rinaldi Syahbana Marfuqoh, Emi Meilani, Dwi MIRONG, IGNASENSIA DUA Muh Nur Akhsin Ridho Muhamad David Setiadi Mustikasari Mustikasari Mustikawati, Intan Silviana Muthmainah Sartika Myranti Myranti Nafi'ah, Rizka Hayyu Nafi’ah, Rizka Hayyu Ndapa, Conchita Emiliana Nenda Wulandari Ni Kadek Puspita Dewi Nindy Audia Nadira Noor Diani Noor, M. Fakhruddin Normala, Shinta Novy Helena Chatarina Daulima Nurdini, Lia Nurwijayanti Okfriani, Coraima Oktaria, Risma Prihastuti, Retno Prima Sesari Saraswati Putra, I Gusti Ngurah Edi Raiya, Faradina Rani Sauriasari, Rani Ratna Aryani Ratna Aryani Ratna Djuwita Ratu Ayu Dewi Sartika Ratu Ayu Dewi Sartika Redi Yudha Irianto Resvi Siti Zulfa Ririn Citra Aprilianti Risma Oktaria Risnawati Valentina Rita Damayanti Rita Damayanti Rohman Daka Rungreangkulkij, Somporn Rusman, Kharisma Nurul Fazrianti Sabarinah Prasetyo Safitri, Ditya Fahlevi Safitri, Intan Ayu Sandra, Dedi Santi Purna Sari Sari, Yona Wia Sartika Sejati, Irwiena Tahar Setyaningsih, Tyas Setyowati Setyowati Siboro, Ria Tahoma Siregar, Riski Agussalim Sofyan, Lukman Perdana Somporn Rungreangkulkij Sopamena, Yoslien Stephanie, Natasha Griselda Sudarto Ronoatmodjo Sudijanto Kamso Sugiarto, Danang Wahansa Sumbung, Heryanto Sunardi, Kartika Setyaningsih Susila, Lia Rahmawati Syahrizal Syarif Tahapary, Dicky L. Tiara Amelia Tika Puspa Ryanthi Tika Puspa Ryanthi Toar JM Lalisang Toar JM Lalisang Tria Astika Endah Permatasari Trini Sudiarti Urip Purwono Urip Purwono Veronica Crassnaya Angel Wahyu Sulistiadi Wicaturatmashudi, Sukma Widya, Shinta Restyana Woro Riyadina Yati Afiyanti Yeremia Prawiro Mozart Runtu Yuniar Mansye Soeli Yunita Arihandayani Yunita Wulandari Yurnila Yurnila Yurnila, Yurnila Zainita, Ulfi Hida Zulfa Kevaladandra Zulfa, Resvi Siti