Claim Missing Document
Check
Articles

ADOPSI SISTEM MERIT TERHADAP OPTIMALISASI KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DI INDONESIA Tasya Yukhi Putri; Kasih Hidayatullah; Feby Salsabilla; Yulia Hanoselina; Putri Febri Wialdi; Jumiati Jumiati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan ASN di Indonesia masih menghadapi masalah profesionalitas, transparansi, dan kualitas layanan publik sehingga diperlukan penerapan sistem merit. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi sistem merit serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi pustaka dengan mengumpulkan data dari regulasi, dokumen kelembagaan, dan literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem merit mampu meningkatkan kualitas SDM ASN, efisiensi organisasi, dan budaya kerja yang akuntabel. Namun, pelaksanaannya masih terhambat patronase, intervensi politik, penempatan pegawai yang tidak sesuai, lemahnya pengawasan, dan keterbatasan teknologi. Keberhasilan sistem merit dipengaruhi oleh komitmen pimpinan, kesesuaian kompetensi, kedisiplinan, dan evaluasi kinerja yang objektif.
Inovasi Digitalisasi Pelayanan melalui Aplikasi E-Tilang di Kejaksaan Negeri Padang Fadilah Zikri; Riffa Dwi Berliana; Syafrina Azzahra; Muhammad Randu; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Percepatan transformasi digital menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia, terutama karena sistem birokrasi konvensional dinilai lamban, tidak efisien, dan rentan terhadap praktik pungli. Salah satu permasalahan klasik yang masih dihadapi adalah proses tilang manual yang mengharuskan masyarakat melalui prosedur panjang, antrean di pengadilan, serta minim transparansi, sehingga memperburuk kepercayaan publik terhadap pemerintah. Melalui agenda nasional Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pemerintah mendorong inovasi digital termasuk kebijakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan penerapan E-Tilang sebagai langkah strategis modernisasi penegakan hukum lalu lintas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi aplikasi E-Tilang di Kejaksaan Negeri Padang serta menilai dampaknya terhadap transparansi, akuntabilitas, efisiensi proses layanan, dan kepercayaan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem terintegrasi antara Kepolisian, Pengadilan, Kejaksaan, dan Perbankan mampu menciptakan proses digital yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien, sekaligus menekan praktik pungli serta meningkatkan realisasi PNBP. Namun, tantangan tetap muncul dari sisi penerimaan masyarakat, seperti penolakan terhadap sistem digital, keberatan atas besaran denda, dan keraguan terhadap akurasi kamera tilang. Secara keseluruhan, E-Tilang tidak hanya mendigitalisasi proses penegakan hukum, tetapi juga mereformasi tata kelola pelayanan publik menuju birokrasi yang lebih modern, profesional, dan terpercaya.
Peran Aplikasi Jaringan Dokumentasi Dan Informasi Hukum (JDIH) Sebagai Media Pelayanan Masyarakat Terkait Informasi Hukum Di Pemerintah Kota Padang Yohana Yohana; Nisa Afni; Zalita Zalita; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) adalah platform digital yang menyediakan layanan informasi hukum di Pemerintah Kota Padang. Transformasi digital dalam pengelolaan informasi hukum ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam tata kelola pemerintahan daerah. Meskipun aplikasi JDIH Kota Padang telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam hal inovasi dan aksesibilitas, penelitian mengidentifikasi hambatan utama berupa keterbatasan sumber daya manusia dalam proses digitalisasi serta rendahnya kesadaran dan literasi hukum di kalangan publik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aplikasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) sebagai media pelayanan masyarakat terkait informasi hukum di Pemerintah Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara, sementara data sekunder berasal dari dokumen resmi dan arsip. Analisis dilakukan dengan kerangka Miles & amp; Huberman, yaitu reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi JDIH Kota Padang telah berfungsi sebagai media layanan informasi hukum yang memudahkan akses terhadap Perda, Perwako, dan dokumen hukum lainnya secara cepat dan transparan. Namun, pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan sumber daya manusia, penumpukan digitalisasi arsip lama, dan sosialisasi yang masih minim. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas pengelola, penjadwalan pembaruan sistem, serta peningkatan literasi dan partisipasi masyarakat agar JDIH benar-benar efektif dan inklusif sebagai rujukan hukum daerah
Peran Aplikasi i-Sumbar Mambaco dalam Optimalisasi Kinerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat Zahratun Nisa; Haikal Efendi; Suci Rahma Novitri; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi layanan publik ke digital penting untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi, termasuk di perpustakaan daerah.  Perpustakaan daerah, transformasi digital paling terlihat melalui sistem peminjaman buku online dan aplikasi membaca. Aplikasi  iSumbar Mambaco hadir sebagai perpustakaan digital yang memberi akses cepat ke buku elektronik, terutama saat pandemi COVID-19. Namun, terdapat factor-faktor penghambat terhadap kinerja  aplikasi, termasuk masalah stabilitas seperti ketidakhadiran dukungan untuk platform iOS dan upaya promosi yang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aplikasi i-Sumbar Mambaco dalam optimalisasi kinerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat. Penelitian  ini memakai pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dari  hasilwawancara dan literatur. Hasilnya menunjukkan aplikasi ini meningkatkan produktivitas dengan otomatisasi pendaftaran, peminjaman, dan pengembalian buku, serta memperluas akses baca tanpa batas ruang dan waktu. Evaluasi dengan Technology Acceptance Model (TAM) menunjukkan respon positif, meski ada kendala seperti koleksi yang stagnan, platform terbatas (hanya Android), fitur arsip digital belum aktif, dan promosi yang belum terstruktur. Hambatan ini mempengaruhi indikator kinerja seperti jumlah kunjungan, pengguna aktif, peminjaman, dan kontribusi ke Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) yang belum optimal
Inovasi Digitalisasi Rekapitulasi Suara melalui Aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi Suara (SIREKAP) Mobile di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat Syukri Ananda Dwi Zulfa; Rahma Dhea Ernaldi; Nova Via Fitri Yanti; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan digital dalam penyelenggaraan pemilu menjadi kebutuhan penting untuk mengatasi proses rekapitulasi manual yang lambat, rentan salah, dan sering menimbulkan pertanyaan publik. Penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana penerapan inovasi digital melalui aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi Suara (SIREKAP) Mobile di KPU Provinsi Sumatera Barat dalam penyelenggaraan Pemilu 2024, mencakup proses pelaksanaan, manfaat yang dihasilkan, serta hambatan yang ditemui di lapangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa SIREKAP Mobile berhasil digunakan di seluruh TPS dengan tingkat keberhasilan yang signifikan dan memberikan pengaruh nyata berupa percepatan rekapitulasi, peningkatan ketepatan data melalui teknologi OCR, dan keterbukaan hasil secara real time. Namun, muncul beberapa kendala seperti keterbatasan perangkat KPPS, jaringan internet yang tidak merata, serta kemampuan digital petugas yang berbeda-beda. Berbagai langkah perbaikan telah dilakukan, termasuk pelatihan tambahan dan penggunaan fitur offline. Secara keseluruhan, penerapan SIREKAP Mobile memperkuat praktik governansi digital dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilu serta transparansi demokrasi di Indonesia.
Optimalisasi Layanan Haji Melalui Sistem Pengadaan Barang Dan Jasa yang Efektif Syukri Ananda Dwi Zulfa; Chelsea Defista; Diva Nurfadhilah; Yulia Hanoselina; Jumiati Jumiati; Putri Febri Wialdi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan ibadah haji Indonesia menghadapi tantangan dalam sistem pengadaan barang dan jasa yang berdampak pada kualitas layanan bagi 221.000 jemaah. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi layanan haji melalui sistem pengadaan yang efektif berbasis prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Metode studi literatur digunakan dengan mengkaji artikel ilmiah, regulasi pemerintah, dan dokumen resmi periode 2020-2025 yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SISKOHAT meningkatkan efisiensi layanan hingga 82,1%, sistem e-procurement berpotensi mengurangi overbudget 20-30%, dan pelayanan inklusif untuk lansia (31% jemaah) memerlukan spesifikasi pengadaan khusus. Namun, masih terdapat kendala fragmentasi kelembagaan, kapasitas SDM, dan lemahnya pengawasan. Optimalisasi layanan haji memerlukan penguatan regulasi, digitalisasi terintegrasi, peningkatan kapasitas SDM, dan penguatan pengawasan berbasis KPI untuk mewujudkan penyelenggaraan haji yang berkualitas, transparan, dan berorientasi pada kepuasan jemaah.
Pemanfaatan Aplikasi Google Earth Pro Oleh Tim Kesatria Dalam Meningkatkan Kualitas   Pelayanan Publik Di Kantor Camat Padang Utara Dian Permata Sari; Huriyatul Husna; Marta Uli Hutagaol; Rachel Nandisya; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi pelayanan publik menjadi lebih efisien, transparan, dan responsif, namun di tingkat kecamatan seperti Kantor Camat Padang Utara masih menghadapi kendala pengelolaan data spasial yang menyebabkan lambatnya respons terhadap isu ketertiban umum. Penelitian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan aplikasi Google Earth Pro oleh Tim Kesatria untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpul melalui wawancara mendalam dengan Kepala Tim Kesatria Harvi Dasnoer dan anggota tim, observasi proses pemetaan "Kumpul Da Trantib", serta analisis dokumentasi laporan kegiatan 2025. Hasil menunjukkan Google Earth Pro mempercepat pengumpulan data spasial real-time, meningkatkan transparansi via bukti visual, dan memperkuat akuntabilitas hingga 98% verifikasi laporan, sehingga mengurangi pelanggaran ketertiban umum dan mendukung SPBE di tingkat lokal
Kapasitas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dalam Rekrutmen PPPK di Kabupaten Pesisir Selatan Hilda Desma Fitri; Yulia Hanoselina
YASIN Vol 6 No 1 (2026): YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v6i1.9033

Abstract

The recruitment of Government Employees with Work Agreements (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, PPPK) is one of the government’s strategic instruments for meeting the needs of professional and competent civil servants (Aparatur Sipil Negara, ASN) within local governments; however, in practice it still faces various challenges in terms of planning, coordination, and the ability to adapt to regulatory changes and digital systems. This study aims to analyze the capacity of the Regional Personnel and Human Resources Development Agency (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, BKPSDM) of Pesisir Selatan Regency in the PPPK recruitment process by using Duncan’s organizational effectiveness theory as presented in Steers, which includes the dimensions of goal attainment, integration, and adaptation. The research employed a qualitative method with a descriptive approach, with data collected through in-depth interviews with key informants and document studies related to the PPPK recruitment process. The findings show that BKPSDM’s capacity in PPPK recruitment is relatively effective; the dimensions of goal attainment and integration have functioned fairly well, as reflected in ASN workforce planning based on Job Analysis and Workload Analysis, transparent selection implementation through the Computer Assisted Test (CAT) system, and intensive coordination with central agencies and local government units. However, in the adaptation dimension, several constraints remain, including limited regional budgets, human resource readiness, inadequate facilities and infrastructure, and dependence on national systems that are frequently subject to change. The study concludes that PPPK recruitment in Pesisir Selatan Regency has not yet been fully optimal and that strengthening the organization’s adaptive capacity is required to maintain the effectiveness of PPPK recruitment on a sustainable basis.
Strategi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat dalam Pendampingan Nagari untuk Pelaksanaan Aplikasi Indeks Desa Membangun Olivia Dwi Ruselda; Yulia Hanoselina
Al-DYAS Vol 5 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/aldyas.v5i1.9040

Abstract

The Indeks Desa Membangun (IDM) is a strategic government instrument for measuring village independence and development based on social, economic, and environmental dimensions; however, the use of the IDM Application in West Sumatra Province still faces various challenges that affect data quality and the effectiveness of village development planning. This study aims to analyze strategies for improving the use of the Indeks Desa Membangun (IDM) Application and to identify the constraints encountered in its implementation at the Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat. The research employed a qualitative approach with a descriptive method, involving purposively selected informants who understand and are directly involved in the management and implementation of IDM. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis, then qualitatively analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that efforts to enhance IDM have been pursued through technical assistance, capacity building for government apparatus, and optimization of digital systems, but these strategies have not yet functioned optimally. The main constraints include limited understanding among village officials, low participation of village governments and communities, gaps in information technology infrastructure, ineffective coordination across levels of government, and the predominantly administrative use of IDM data, which has not yet fully served as a basis for policy making. The study concludes that the success of strategies to strengthen the IDM Application requires enhanced human resource capacity, improved technological infrastructure, stronger institutional coordination, and the consolidation of IDM data utilization as the foundation for data-driven village development planning in West Sumatra Province.
PROGRAM SIPERANTAU SEBAGAI INOVASI PELAYANAN PUBLIK DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI CALON PEKERJA MIGRAN INDONESIA Natalia Purba, Desi; Yulia Hanoselina
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.58224

Abstract

This study examines the implementation of the SiPerantau Program (Synergy ofOverseas Work Preparation through Language and Culture Training) as amechanism to strengthen the competence of prospective Indonesian migrantworkers (CPMI) at BP3MI West Sumatra. Established by BP3MI West Sumatra in2019, this program represents a public service innovation aimed at addressing thecompetency gap among CPMI, particularly regarding foreign language proficiencyand occupational skills demanded by destination countries. The theoreticalframework employed in this study is David C. Korten's (1988) programimplementation model, which evaluates three key dimensions of fit: the programitself, the implementing organization, and the target group. A qualitative descriptiveapproach was adopted, with data gathered through semi-structured in-depthinterviews, documentary analysis, and literature review, utilizing purposive samplingtechniques. Participants included BP3MI West Sumatra officials, BPVP Padanginstructors, current program participants, alumni, and other relevant stakeholders.Findings reveal that the SiPerantau Program has yet to achieve fully optimalimplementation. In terms of program content, training activities remaindisproportionately centered on foreign language acquisition rather than practicalpreparation in destination-country work culture and technical skills. Theimplementing organization is constrained by a limited number of instructors anddifficulties in managing digital service infrastructure. Regarding the target groupdimension, the program has demonstrated success in reaching its intendedbeneficiaries and has contributed to improved participant readiness for overseasemployment, though the distribution of benefits remains uneven. Factors supportingimplementation include a well-defined legal and policy framework, availableresources, effective inter-institutional coordination, and strong commitment fromboth implementers and participants. Constraining factors encompass operationallimitations, digital information system challenges, participants' economicconstraints, insufficient family support, and geographic accessibility barriers.
Co-Authors Afrina Welni Agel Efendi Ahmad Fauzi Aisyah Humairah Aksel April Yanda Alfisha Putri Alisa Sani Mardia Allya Sepria Utami Alvito Nikola Melindryan Alwi Abrar Rusli Alya Yusi Apriliani Amirah Sakinah Angel Tri Anjani Angelina Safitri Anggun Natasya Anggun Patricia Anisyah Rizki Annisa Noviyani Anya Larissa Aprilya Gempani Apriyana Rahayu Aqila Zakira Ariyan Pagera Athifah Syaidah Atia Gea Audrey Amanda Audri Putri Zalino Aulia Bunga Adri Elisa Aura Fadhilah Aziza Ramayanti Belinda Yulianti Bunga Febrilla Putri Bunga Frenandes Chelsea Defista Chelsia Turnip Clara Auliana Daniel Arief Hendrawan Dea Salsabilla Deffano Yunico Deti Rahmah Hidayati Dhea Restu Ramadhani Sopali Dhea Syafira Dian Permata Sari Diana Mareta Dina Atika Hesti Dini Trimita Diva Nurfadhilah Dwi Aulia Fitri Dyra Delfira Elga Frichila Yalsika Elsa Oktaviani Fadilah Permata Yora Fadilah Zikri Fadillah Aulia Fahira Syailindri Faizah Laila Hanum Fariska Wina Utari Alwi Fatimah Azzahra Febrian Mukharromah Febrina Dwi Daniati Feby Salsabilla Fitri Fitri fitri Hayani Ghea Septiani Ajiman Giva Febria Esa Rahman Grimonia Ozora Haikal Efendi Harpi Ibranaldi Hazella Vioma Rizka Hijri Nurul Ramadhan Hilda Desma Fitri Hirva Yonanda Huriyatul Husna Ilmi Okcya Pratami Indah Oktavia Intan Nurdiatna Putri Irma Cahyani Ismi Rahmadani Izuya Khairani Islamy Jumaita Lestari Jumiati Jumiati Kasih Hidayatullah Kencana Firjatullah Kusuma Latifa Hannum Lilis Weldayenti Lisa Safitri M. Thfeil Arabbi M.Irfan Marta Uli Hutagaol Maulani Azizah Melani Putri Melani Yunanda Meliani, Meliani Melisa Diah Melvi Chania Michael Brian Bhayu Nainggolan Miken Wulandari Muhamad Ihsyan muhammad irfan Muhammad Randu Muhammad Zamzami Muhammad Zhafran Alhady Muthia Fadhilla Muthia Julian Zahra Mutia fazilla Mutiara Diva Efendi Mutiara Nurul Amalia Mutiara Rizkina Aliya Pulungan Nabila Coti Nanda Aulia Pratama Natalia Purba, Desi Nesa Fristi Ardi Nina Wijayanti Nisa Afni Noffitri Yetti Nofriadi Eka Putra Nova Via Fitri Yanti Nur Hafizah Putri Indriani Nur Kamalawati Nur Rachmah Febrina Nur ‘Azah Nurul Suci Rahmadhani Nurul Zahra Andini Oktazenia Ramadhani Olivia Dwi Ruselda Pitri Andini Puja Enjelika Sefitri Putri Andalusia Putri Febri Wialdi Rachel Nandisya Rafli Dwi Putra Rahadhatul Aisyi Rahma Dhea Ernaldi Rahma Fitri Azzahra Rahma Tri Okwita Rahmadani Rahmadani Rahmadhona Fitri Helmi Rahmadona Fitri Helmi Rahmi Wahyuni Raisa Adilla Ramadhani, Nurul Suci Randi Kurniawan Randy Wilyan Putra Raudhatul Jannah Raudhatul Natasya Annur Rayhana Clarisa Refa Desrina Putri Resmi Ririn Resty Aisyah Nurul Fadilla Retna Pebrianti Reysa Yuliandarini Ridhatul Khairunnisa Rido Ilahi Riffa Dwi Berliana Rindu Oktavia Rini Azuri Risma Fitri Rizky Syafril Rosa Afriyani Sabhena Binta Hadira Safhira Izzatul Rahma Safira Dinna Armadan Salaisya Amani Fatiha Salsabil Husnah Salsabila Yusdiani Sari Zaman Wulandari Septa Adri Fania Sepvella Zaini Isra Serli Marshanda Shabira Ramadhani Sisca Ramadhani Siska Siska Sisri Nauratul Ilmi Siti Nurhaliza Suci Rahma Novitri Syafril, Rizki Syafrina Azzahra Syahda Revolis Syahrul Waldi Syarfina Salnah Syifa Sabilillah Syukri Ananda Dwi Zulfa Tahani Haura Novari Tasya Yukhi Putri Tefani Yelzah Putri Tegar Gustianda Putra Tiara Anggraini Ulfa Zahara Vania Moza Khalila Vanny Vadilla Mendra Varel Ivanda Venti Mayranda Silalahi Vika Fania Ayu Melani Viola Desmita Vira Astuti Vira Cahayani Karmila Widya Oktarina Widya Ramadhani Wiftada Wiftada Wilda Handayani Winni Ahatri Wireziyan Fadhilla Wulandari, Miken yohana yohana Yohanna Maharani Jelita Yola Triana Yolandari Yolandari Yudistira Ananda Zahara Erita Zahratun Nisa Zakila Henjel Mizia Zaky Almer Rizal Zalita Zalita