Claim Missing Document
Check
Articles

KETELADANAN SIFAT POSITIF TRI RISMAHARINI DALAM KEPEMIMPINAN SEKTOR PUBLIK Aksel April Yanda; Fahira Syailindri; Resmi Ririn; Yulia Hanoselina; Rizki Syafril
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji gaya kepemimpinan Tri Rismaharini dalam konteks sektor publik, khususnya saat menjabat sebagai Wali Kota Surabaya dan Menteri Sosial Republik Indonesia. Kepemimpinan Risma ditandai oleh sifat positif seperti ketegasan, integritas, empati sosial, kerja keras, serta keberanian dalam melakukan reformasi struktural dan kultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka untuk mengidentifikasi nilai-nilai keteladanan dan implikasinya terhadap peningkatan kinerja birokrasi publik. Hasilnya menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan Tri Rismaharini bersifat transformasional dan visioner, yang mampu mendorong perubahan nyata dan membangun kepercayaan publik.
Kepemimpinan Transformasional Darmawan Junaidi dalam Era Digital di Bank Mandiri (2020- 2025) Safira Dinna Armadan; Shabira Ramadhani; Agel Efendi; Yulia Hanoselina; Rizki Syafril
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis kebijakan, prestasi, dan gaya kepemimpinan Darmawan Junaidi sebagai Direktur Utama Bank Mandiri. Melalui pendekatan transformasional, ia memimpin transformasi digital dengan fokus pada pengembangan kapabilitas internal, termasuk peningkatan jumlah tenaga IT dari kurang dari 2.000 menjadi lebih dari 5.000 ahli. Kebijakan utamanya mencakup penguatan ekosistem digital, seperti pengembangan aplikasi Livin’ by Mandiri berbasis AI, serta penerapan teknologi disruptif seperti face recognition dan chatbot. Di bawah kepemimpinannya, Bank Mandiri mencatat pertumbuhan kredit sebesar 13,65% pada 2023 dan peningkatan dana pihak ketiga sebesar 6,06%. Gaya kepemimpinan Darmawan menekankan eksekusi strategis, pengembangan SDM, serta keseimbangan antara transformasi digital dan bisnis konvensional, menghasilkan pertumbuhan yang kuat di tengah tantangan ekonomi global. Penelitian ini menyoroti keberhasilan kepemimpinan transformasional dalam mendorong inovasi dan daya saing di industri perbankan.
MENGUAK TABIR KEPEMIMPINAN DEDI MULYADI: JAWA BARAT MENUJU PERUBAHAN MASIF Athifah Syaidah; Aziza Ramayanti; Rini Azuri; Yulia Hanoselina; Rizki Syafril
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji gaya kepemimpinan Dedi Mulyadi sebagai model kepemimpinan lokal yang unik di Jawa Barat, sebuah wilayah dengan kompleksitas budaya, sosial dan politik yang tinggi. Fokus penelitian ini adalah bagaimana pendekatan kepemimpinan Dedi Mulyadi, yang memadukan nilai-nilai tradisional Sunda, empati sosial, dan inovasi politik, dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah. Metode penelitian didasarkan pada studi kasus dengan pendekatan kualitatif yang mengandalkan analisis dokumen dan literatur yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Dedi Mulyadi menunjukkan kepemimpinan transformasional yang membumi, komunikatif, dan simbolik yang menekankan kedekatan emosional dengan masyarakat dan solidaritas terhadap kelompok marjinal. Berbagai langkah padat karya, penguatan UMKM dan penggunaan media sosial mencerminkan orientasi yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Studi ini menyimpulkan bahwa gaya kepemimpinan Dedi Mulyadi mewakili pendekatan alternatif untuk kepemimpinan lokal di Indonesia, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada konteks sosial politik spesifik masing-masing daerah.
Analisis Transformasi Kepemimpinan Ignasius Jonan Dalam Revitalisasi PT Kereta Api Indonesia Izuya Khairani Islamy; Nurul Zahra Andini; Bunga Febrilla Putri; Yulia Hanoselina; Rizki Syafril
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas transformasi kepemimpinan Ignasius Jonan dalam revitalisasi PT Kereta Api Indonesia (KAI) periode 2009–2014. Studi dilakukan melalui analisis literatur terkait kepemimpinan, manajemen perubahan, serta kinerja BUMN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional Jonan berhasil mengubah budaya organisasi KAI menjadi lebih disiplin, profesional, dan berorientasi pada pelayanan pelanggan. Reformasi sistem promosi, penerapan reward and punishment, serta komunikasi internal yang terbuka mendorong motivasi dan kinerja karyawan. Di sisi lain, penerapan manajemen berbasis data, optimalisasi aset, dan modernisasi layanan meningkatkan efisiensi operasional dan citra perusahaan di mata publik. Keberhasilan revitalisasi PT KAI membuktikan pentingnya kepemimpinan visioner dalam mengelola perubahan organisasi, khususnya di lingkungan BUMN. Praktik manajerial Jonan dapat menjadi referensi bagi organisasi lain yang menghadapi tantangan serupa.
PENGAWASAN DAN PEMBINAAN APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DALAM MEWUJUDKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK Fadilah Permata Yora; Dhea Syafira; Intan Nurdiatna Putri; Yulia Hanoselina; Jumiati Jumiati; Putri Febri Wialdi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki posisi strategis sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, dan perekat persatuan bangsa. Dalam kerangka reformasi birokrasi, ASN dituntut fundamental guna memastikan terelenggaranya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) yang berlandaskan pada prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi. Artikel ini membahas peran pengawasan dan pembinaan ASN sebagai dua instrumen utama dalam mewujudkan good governance. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dan analisis normatif terhadap peraturan perundang-undangan serta laporan kelembagaan terkait ASN. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pengawasan berfungsi tidak hanya sebagai mekanisme kontrol untuk mencegah penyalahgunaan wewenang, tetapi juga sebagai instrumen edukatif dan preventif. Sementara itu, pembinaan berorientasi pada pengembangan kapasitas, profesionalisme, serta integritas ASN melalui sistem merit, pelatihan, coaching, dan penerapan reward and punishment yang adil. Sinergi pengawasan dan pembinaan yang konsisten mampu memperkuat budaya birokrasi yang bersih sekaligus inovatif. Namun, sejumlah tantangan masih dihadapi, antara lain budaya birokrasi paternalistik, resistensi terhadap sistem merit, lemahnya kapasitas pengawasan internal, serta keterbatasan literasi digital ASN. Ke depan, digitalisasi birokrasi, penguatan sistem merit, dan pembinaan berbasis humanis menjadi langkah penting dalam membangun ASN yang profesional dan berintegritas. Dengan demikian, pengawasan dan pembinaan ASN dapat menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Transformasi Layanan Tata Ruang melalui Sistem Informasi Manajemen Tata Ruang (SIMTARU) di Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat Oktazenia Ramadhani; Zakila Henjel Mizia; Alya Yusi Apriliani; Tegar Gustianda Putra; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital di sektor publik menuntut pemerintah meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan, termasuk dalam pengelolaan tata ruang. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan Sistem Informasi Manajemen Tata Ruang (SIMTARU) di Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat sebagai inovasi pelayanan berbasis teknologi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMTARU memperkuat koordinasi antarinstansi hingga meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi tata ruang. Meskipun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya. penerapan SIMTARU tetap menjadi langkah penting dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan dan berkelanjutan di Provinsi Sumatera Barat.
Peran Aplikasi Sistem Kebencanaan Akibat Daya Rusak Air (SIKADRA) Sebagai Evaluasi Kinerja Di Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat Angelina Safitri; Mutiara Diva Efendi; Muhammad Zamzami; Muhammad Zhafran Alhady; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 11 (2025): November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengkaji peran aplikasi SIKADRA (Sistem Informasi Bencana Kerusakan Air) sebagai inovasi digital dalam meningkatkan efektivitas pemantauan dan evaluasi kinerja di Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumatera Barat. Permasalahan utama yang diangkat adalah proses pemantauan kinerja sebelumnya yang masih manual, memakan waktu, dan rentan data tidak akurat. Tujuan penelitian ini adalah membahas peran strategis SIKADRA dalam meningkatkan efektivitas pemantauan dan evaluasi kinerja SDABK sebagai bagian dari penguatan governansi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara untuk memahami bagaimana SIKADRA mendukung proses pemantauan dan penilaian kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIKADRA telah berhasil meningkatkan kecepatan, akurasi, dan transparansi prosedur pelaporan dan evaluasi. Aplikasi ini berfungsi sebagai sistem terpadu yang mendukung pengambilan keputusan berbasis data dalam penanggulangan bencana, memperkuat akuntabilitas pegawai, dan meningkatkan koordinasi antarlembaga. Namun, kendala seperti kesiapan petugas lapangan dan keterbatasan konektivitas internet di lokasi terpencil masih menjadi tantangan dalam penerapannya.
Kenaikan Pajak dan Implikasinya bagi Transparansi dan Akuntabilitas Publik Dhea Restu Ramadhani Sopali; Ilmi Okcya Pratami; Vira Astuti; Yulia Hanoselina; Jumiati Jumiati; Putri Febri Wialdi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi kebijakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap transparansi dan akuntabilitas publik dalam konteks reformasi birokrasi fiskal di Indonesia. Menggunakan metode studi literatur dan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengkaji berbagai sumber ilmiah terkait kebijakan fiskal, digitalisasi perpajakan, dan tata kelola publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kenaikan PPN hingga 12% memiliki potensi besar untuk memperkuat transparansi melalui peningkatan keterbukaan pelaporan fiskal dan penggunaan sistem digital seperti Coretax dan DJP Online. Penelitian ini juga menemukan bahwa akuntabilitas publik dapat meningkat apabila pemerintah mampu menjaga konsistensi pengawasan dan memastikan pendapatan pajak yang bertambah dikelola secara adil dan efektif. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa potensi peningkatan transparansi dan akuntabilitas hanya dapat tercapai jika pemerintah menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik secara berkelanjutan, memperkuat kepercayaan publik melalui pelaporan yang transparan, dan mengoptimalkan digitalisasi administrasi perpajakan. Namun demikian, tantangan berupa kesenjangan kapasitas teknologi antarwilayah serta rendahnya literasi fiskal masyarakat perlu diatasi agar kebijakan kenaikan PPN dapat memberikan dampak positif yang maksimal terhadap tata kelola keuangan publik.
Pemanfaatan Aplikasi SAKTI (Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi) dalam Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Allya Sepria Utami; Ghea Septiani Ajiman; Chelsia Turnip; M.Irfan; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan keuangan negara menuntut sistem yang akurat, transparan, dan akuntabel untuk mencegah terjadinya kesalahan administrasi maupun penyimpangan. Permasalahan utama dalam tata kelola keuangan sebelum hadirnya SAKTI adalah penggunaan banyak aplikasi berbeda, proses manual yang mempunyai risiko tinggi pada kesalahan input, serta keterbatasan transparansi proses transaksi. Studi ini mempunyai tujuan dalam melaksanakan analisis bagaimana pengimplementasian aplikasi SAKTI meningkatkan transparansi serta akuntabilitas pengelolaan keuangan di KPPN Padang. Metode penelitian mempergunakan pendekatan kualitatif mempergunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara dengan pegawai KPPN, observasi langsung terhadap proses layanan, serta analisis dokumen seperti SOP, laporan IKPA, dan materi sosialisasi SAKTI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SAKTI berhasil mengintegrasikan semua proses keuangan dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pelaporan secara digital dan real-time, yang berdampak pada peningkatan efisiensi, penguatan audit trail, percepatan layanan, serta penurunan risiko fraud. KPPN Padang juga menunjukkan kesiapan organisasi melalui pendampingan intensif satuan kerja, penerapan tanda tangan digital, pemanfaatan log aktivitas, dan keterbukaan informasi publik yang memperkuat kepercayaan masyarakat. Secara keseluruhan, pemanfaatan SAKTI terbukti dapat menguatkan tata kelola keuangan negara yang lebih efektif, transparan, serta akuntabel.
MEWUJUDKAN PELAYANAN PUBLIK YANG BERINTEGRITAS: REFLEKSI ATAS MALADMINISTRASI Mutiara Rizkina Aliya Pulungan; Oktazenia Ramadhani; Dwi Aulia Fitri; Alwi Abrar Rusli; Yulia Hanoselina; Putri Febri Wialdi; Jumiati Jumiati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan publik yang berintegritas menjadi syarat utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Tetapi, fakta di lapangan mengindikasikan jika praktik maladministrasi masih sering terjadi, baik di tingkat desa maupun kota, seperti penundaan berlarut, penyalahgunaan wewenang, hingga tidak adanya transparansi. Artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan merujuk pada hasil penelitian sebelumnya serta laporan Ombudsman Republik Indonesia. Melalui telaah berbagai kasus, ditemukan bahwa maladministrasi dapat muncul pada layanan administrasi desa, penyelesaian laporan masyarakat, hingga layanan parkir di kawasan wisata. Pembahasan menunjukkan pentingnya peran Ombudsman dalam melakukan deteksi, analisis, dan pemberian rekomendasi guna mencegah praktik maladministrasi. Kesimpulan dari refleksi ini menegaskan bahwa upaya mewujudkan pelayanan publik yang berintegritas tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga menuntut sinergi antara aparatur, masyarakat, serta lembaga pengawas eksternal.  
Co-Authors Abdul Hakim Adam Permana Yudha Adrianus Tafoguna Hia Afrina Welni Afrizalni, Irva Agel Efendi Agung Ramadhan Ahmad Fauzi Aisyah Humairah Aksel April Yanda Alfisha Putri Alisa Sani Mardia Allya Sepria Utami Alvin Alkhaira Alvito Nikola Melindryan Alwi Abrar Rusli Alya Yusi Apriliani Amirah Sakinah Angel Tri Anjani Angelina Safitri Anggun Natasya Anggun Patricia Anisyah Rizki Annisa Noviyani Annisa Raudah Anya Larissa Aprilya Gempani Apriyana Rahayu Aqila Zakira Ariyan Pagera Athifah Syaidah Atia Gea Audrey Amanda Audri Putri Zalino Aulia Bunga Adri Elisa Aura Fadhilah Aziza Ramayanti Azzahra Ulhusna Belinda Yulianti Bisis Manita Bunga Febrilla Putri Bunga Frenandes Cattleya Selma Concetta Pardede Chelsea Defista Chelsia Turnip Clara Auliana Daniel Arief Hendrawan Dea Salsabilla Deffano Yunico Delvian Narendra Deti Rahmah Hidayati Dhea Restu Ramadhani Sopali Dhea Syafira Dhiva Nadya Maharani Dian Permata Sari Diana Mareta Dina Atika Hesti Dini Trimita Diva Meirista Diva Nurfadhilah Dwi Aulia Fitri Dyra Delfira Dzakiyah Aflah Elga Frichila Yalsika Elsa Oktaviani Fadilah Permata Yora Fadilah Zikri Fadillah Aulia Fahira Syailindri Faizah Laila Hanum Fariska Wina Utari Alwi Fatimah Azzahra Fazwa Maura Zacky Febrian Mukharromah Febrina Dwi Daniati Feby Salsabilla Ferdiansyah Filza Sabrila Fitri Fitri fitri Hayani Ghea Septiani Ajiman Giva Febria Esa Rahman Grimonia Ozora Haikal Efendi Hanum, Nurfadillah Harpi Ibranaldi Hazella Vioma Rizka Hijri Nurul Ramadhan Hirva Yonanda Huriyatul Husna Ilmi Okcya Pratami Indah Oktavia Intan Nurdiatna Putri Irma Cahyani Ismi Rahmadani Izuya Khairani Islamy Jumaita Lestari Jumiati Jumiati Kasih Hidayatullah Kencana Firjatullah Kusuma Latifa Hannum Laurra Acsa Liani Lilis Weldayenti Lisa Safitri M. Thfeil Arabbi M.Irfan Marta Uli Hutagaol Maulani Azizah Melani Putri Melani Yunanda Meliani, Meliani Melisa Diah Melvi Chania Michael Brian Bhayu Nainggolan Miken Wulandari Muhamad Ihsyan muhammad irfan Muhammad Randu Muhammad Surya Imam Muhammad Teguh Ghozali Muhammad Zamzami Muhammad Zhafran Alhady Muthia Fadhilla Muthia Julian Zahra Mutia fazilla Mutiara Diva Efendi Mutiara Nurul Amalia Mutiara Rizkina Aliya Pulungan Nabila Coti Nanda Aulia Pratama Nesa Fristi Ardi Nina Wijayanti Nisa Afni Noffitri Yetti Nofriadi Eka Putra Nova Via Fitri Yanti Nur Hafizah Putri Indriani Nur Kamalawati Nur Rachmah Febrina Nur ‘Azah Nursuci Aryana Belpani Nurul Suci Rahmadhani Nurul Zahra Andini Oktazenia Ramadhani Permata Saria, Novita Pitri Andini Puja Enjelika Sefitri Putri Andalusia Putri Febri Wialdi Putri, Navasha Hadiya Rachel Nandisya Rafli Dwi Putra Rahadhatul Aisyi Rahma Dhea Ernaldi Rahma Fitri Azzahra Rahma Tri Okwita Rahmadani Rahmadani Rahmadhona Fitri Rahmadhona Fitri Helmi Rahmadona Fitri Helmi Rahmi Wahyuni Raisa Adilla Ramadhani, Nurul Suci Randi Kurniawan Randy Wilyan Putra Ranti Sania Rahmi Raudhatul Jannah Raudhatul Natasya Annur Rayhana Clarisa Refa Desrina Putri Resmi Ririn Resti Melani Resty Aisyah Nurul Fadilla Retna Pebrianti Reysa Yuliandarini Ridhatul Khairunnisa Rido Ilahi Riffa Dwi Berliana Riki Fernando Helmi Rindu Oktavia Rini Azuri Risma Fitri Rizky Syafril Rosa Afriyani Sabhena Binta Hadira Safhira Izzatul Rahma Safira Dinna Armadan Salaisya Amani Fatiha Salsabil Husnah Salsabila Yusdiani Sari Zaman Wulandari Sayidah Nurul Zikri Septa Adri Fania Sepvella Zaini Isra Serli Marshanda Shabira Ramadhani Shelvi Arma Yudha Shifa Aishahila Silvia Silvia Sindi Rahma Sari Sisca Ramadhani Siska Siska Sisri Nauratul Ilmi Siti Nurhaliza Suci Rahma Novitri Suci Rahmadini Syafril, Rizki Syafrina Azzahra Syahda Revolis Syahrul Waldi Syahrunisya Salsabila Putri Syarfina Salnah Syifa Sabilillah Syukri Ananda Dwi Zulfa Tahani Haura Novari Tasya Yukhi Putri Tefani Yelzah Putri Tegar Gustianda Putra Tiara Anggraini Tiffani Mediana Tiffany Melia Putri Ulfa Zahara Vania Moza Khalila Vanny Vadilla Mendra Varel Ivanda Venti Mayranda Silalahi Vika Fania Ayu Melani Viola Desmita Viqy Andrian Ningsih Vira Astuti Vira Cahayani Karmila Widya Oktarina Widya Ramadhani Wiftada Wiftada Wilda Handayani Winda Fransiska Winni Ahatri Wireziyan Fadhilla yohana yohana Yohanna Maharani Jelita Yola Triana Yolandari Yolandari Yudistira Ananda Zahara Erita Zahratun Nisa Zakila Henjel Mizia Zaky Almer Rizal Zalita Zalita