Claim Missing Document
Check
Articles

SOSIALISASI DAN PEMANFAATAN LAHAN DESA UNTUK PENANAMAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN IMUNITAS MASYARAKAT DI DESA KONDA SATU SULAWESI TENGGARA Sahidin, Sahidin; Sani, Asrul; Sadimantara, Gusti Ray; Wahyuni; Malik, Fadhliyah; Sadimantara, Fahria Nadiryati; Muliadi, Rahmat; Mustakim; Karimu, Laila Qodriyah
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 12 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v2i12.1948

Abstract

Indonesia has great potential for traditional medicinal plants which have been used for generations to maintain health. However, the utilization of home yards as productive land for Family Medicinal Plants (TOGA) is not yet optimal in many areas, including Konda Satu Village, South Konawe Regency. In fact, TOGA can be a source of herbal ingredients that function as a preventive and promotive effort to boost the body's immune system. Therefore, the activity of Socialization and Utilization of Village Land for TOGA Planting was carried out in Konda Satu Village. This activity aimed to increase community knowledge about the benefits and cultivation methods of TOGA, while simultaneously optimizing village land that was not yet productive. The implementation was carried out through counseling and direct practice of planting TOGA, such as turmeric, lemongrass, bitter leaf (sambiloto), and galangal on village land. This activity received a positive response and successfully fostered community awareness and self-reliance in utilizing local natural resources for herbal-based health
EDUKASI DAGUSIBU SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN LANSIA TERHADAP PENGGUNAAN OBAT YANG AMAN DAN RASIONAL DI GEREJA TIBERIAS KONDA Malik, Fadhliyah; Halik, Halik; Hasnawati, Hasnawati; Asyhari, Muhammad Mutawalli; Jannah, Mutiara Wardahtul; Nirwana, Nikmat; Azhari, Rian; Adrianto, Riang; Sari, Rini Purnama; Ririn, Ririn; Mujiman, Theresia Triocta Yolanda
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 12 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v2i12.2157

Abstract

Dagusibu merupakan program edukasi yang sangat penting dilakukan kepada masyarakat terkhusus lansia yang sering mengkonsumsi banyak obat. Apoteker memiliki peran aktif dalam memberikan edukasi dan pemahaman yang komprehensif terkait penggunaan obat yang rasional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan obat yang benar dan bertanggung jawab. Hasil kegiatan pengabdian ini di harapkan masyarakat lansia di Gereja Tiberias Konda dapat meningkatkan pengetahuan terkait obat, kepatuhan terhadap terapi, mengurangi resiko efek samping dan pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup mereka. Kesimpulan yang diperoleh bahwa sosialisasi dan edukasi terkait konsep Dagusibu memiliki potensi dalam meningkatkan penggunaan obat yang rasional pada masyarakat lansia.
Rimpang Etlingera rubroloba A.D. Poulsen sebagai Kandidat Imunostimulator terhadap Fagositosis Makrofag dan Sel CD8 Ilyas Y., Muhammad; Reymon, Reymon; Rasak, Adriatman; Rubak, Bonni; Pascayantri, Asniar; Malik, Fadhliyah; Jabbar, Asriullah; Wahyuni, Wahyuni; Setiawan, La Ode Roni; Halik, Halik; Sahidin, Idin
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v13i1.52621

Abstract

Etlingera rubroloba A.D. Poulsen merupakan tumbuhan yang digunakan secara tradisional oleh masyarakat Sulawesi Tenggara untuk menjaga kebugaran tubuh dan telah terbukti secara ilmiah mampu meningkatkan sistem imun bawaan melalui peningkatan ekspresi reseptor sel makrofag (CD14). Namun, pengaruhnya terhadap aktivitas fagositosis makrofag dan kadar sel limfosit T sitotoksik (CD8+) belum pernah dilaporkan. Penelitian ini bermaksud mengevaluasi ekstrak etanol rimpang E. rubroloba terhadap efek peningkatan fagositosis makrofag dan kadar CD8+ pada tikus putih (Rattus norvegicus) galur Wistar. Sebanyak 24 ekor tikus dibagi enam kelompok, yaitu kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, serta kelompok ekstrak dosis 200, 300, dan 400 mg/kg BB. Ekstrak diberikan secara oral selama tujuh hari, kemudian pada hari kedelapan hewan uji diinfeksi Staphylococcus aureus secara intraperitoneal. Aktivitas fagositosis diamati secara mikroskopik, sedangkan kadar CD8+ diukur menggunakan metode ELISA. Dosis 300 mg/kg BB menghasilkan peningkatan aktivitas fagositosis tertinggi sebesar 77,25% dan kadar CD8+ tertinggi sebesar 650,71 ng/mL, dengan perbedaan bermakna dibandingkan kontrol negatif (p<0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa rimpang E. rubroloba berpotensi dikembangkan sebagai kandidat imunostimulator alami.
The Activity of Notika Leaves (Archboldiodendron calosericeum Kobuski) Against Tumors Necrosis Factor Alpha (TNF-α) Levels in Rats Nuralifah Nuralifah; Parawansah Parawansah; Fadhliyah Malik; Nining Yulianti
MEDULA: Jurnal Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo Vol. 10 No. 1 (2022): Oktober
Publisher : MEDULA: Jurnal Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Inflammation is a response process to tissue injury and infection. The inflammatory response causes the release of pro-inflammatory mediators such as IL-1, IL-6 and TNF-α which are the main cytokines in the acute inflammatory response. Plants that have the potential to be anti-inflammatory are notika leaves (Archboldiodendron calosericeum Kobuski). Purpose: This research was conducted to evaluate the anti-inflammatory activity of the ethanol extract of notika leaves against the levels of Tumor Necrosis Factor Alpha (TNF-α) in Wistar rats. Methods: The study used a post test only control group design. Rats were divided into five groups consisting of a positive control (diclofenac sodium), three extracts (100, 200 and 300 mg/kg BW) and Teeee carragenantrol gopre roups that are inlaporkan dari tanaman ketapang dalam spewa yang dilaporkan pada besar, dll --lar.negative control (NaCMC 0.5%). In vivo tests were carried out by induction of inflammatory using carragenan, administering preparations and measuring TNF-α levels using the ELISA method. Data were analyzed using the One Way ANOVA test. Results: The results showed that the mean levels of TNF-α in the positive control group (0.475 ng/L), negative control (0.816 ng/L), extract dose 100 mg/kgBW (0.67 ng/L), extract dose 200 mg/kgBW (0.7285 ng/L) and extract dosage of 300 mg/kgBW (0.7785 ng/L). Conclusion: The study concludes that the ethanol extract of notika leaves has anti-inflammatory activity against the levels of Tumor Necrosis Factor Alpha (TNF-α) in Wistar rats based on the reduction in levels with negative control and optimum dose was 100 mg/kgBW.
IMPLEMENTASI PROGRAM DAGUSIBU MELALUI PENDEKATAN LEAFLET DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT KELURAHAN WATU-WATU TENTANG AKSES DAN PEROLEHAN OBAT YANG TEPAT Asniar Pascayantri; Adryan Fristiohady; Irnawati Irnawati; Asriullah Jabbar; Sabarudin Sabarudin; Hasnawati Hasnawati; Nur Illyin; Astrid Indalifiany; Fadhliyah Malik; Vica Aspadiah; Rahmat Mualiadi; Dian Munasari Solo; La Ode Muhammad Fitrawan; Nasrudin Nasrudin; Ari sartinah; Muhammad Ilyas Y; Mubarak Mubarak
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Mei 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i5.2570

Abstract

Low drug literacy can lead to drug misuse, irrational self-medication, and the procurement of medicines from unofficial sources. This community service activity aimed to improve the knowledge of Watu-Watu Village residents on proper drug access and acquisition through the DAGUSIBU program, using educational leaflets, discussions, and interactive question-and-answer sessions. Program effectiveness was measured using pre- and post-tests, as well as Likert-scale evaluations. Results showed an increase in community knowledge from 61% to 100%, and the program received a mean evaluation score of 4.83 out of 5. The leaflet-based DAGUSIBU program, combined with active interaction, effectively improved community drug literacy and can serve as a replicable model for community-based pharmaceutical education.
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG JAMU KEBUGARAN YANG AMAN DAN TERSTANDARISASI SEBAGAI LANGKAH PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN OBAT TRADISIONAL DI KELURAHAN KAMBU Dian Munasari Solo; Asriullah Jabbar; Hasnawati Hasnawati; Fadhliyah Malik; La Ode Muhammad Fitrawan; Nasrudin Nasrudin; Rahmat Muliadi; Elvi Rahmayani; Nurlian Nurlian; Asrumin Asrumin; Asniar Pascayantri; Vica Aspadiah; Mubarak Mubarak; Muhammad Ilyas Y.
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i6.2618

Abstract

Obat tradisional (Jamu) tetap populer di Indonesia karena dianggap aman dan terjangkau. Namun, informasi yang keliru sering kali menyebabkan penggunaan yang tidak tepat serta kurangnya pemahaman mengenai manfaat kesehatan jangka panjang dan standar ilmiah yang berlaku. Di Kelurahan Kambu, pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan jamu yang aman dan terstandarisasi masih sangat terbatas. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan jamu, sekaligus mendorong perilaku konsumsi herbal yang aman dan rasional sesuai dengan standar regulasi yang berlaku. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Kambu, Kendari, dengan menggunakan pendekatan kunjungan dari rumah ke rumah. Intervensi yang diberikan meliputi ceramah interaktif, diskusi, serta pembagian leaflet informatif kepada 14 responden. Materi edukasi mencakup identifikasi jamu, teknik produksi yang terstandarisasi (CPOTB), serta protokol "CEK KLIK" (Cek Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa). Program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan herbal seperti kunyit, jahe, madu, dan meniran menjadi minuman kebugaran yang aman. Para peserta memperoleh wawasan mengenai takaran, standar keamanan, serta cara memverifikasi registrasi produk melalui kanal resmi BPOM. Integrasi kearifan lokal dengan pendekatan ilmiah terbukti efektif dalam memperkuat kesadaran masyarakat terhadap penggunaan obat tradisional yang aman dan rasional.
FROM TREND TO TRUTH : EDUKASI PEMILIHAN SKINCARE DAN KOSMETIK AMAN PADA GENERASI ALPHA DI SMA N 5 KENDARI Fadhliyah Malik; Sahidin Sahidin; Astri Alawia; Hajah Ningsih Inta; Muhammad Rifky Wahyu Alfatih; Siti Suriyani Kapa; Wiwik Rusdin
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 7 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i7.2720

Abstract

The increasing use of skincare and cosmetics among adolescents raises the risk of using unsafe products due to limited knowledge in selecting appropriate and legally approved items. This condition prompted the implementation of a community service program aimed at improving the knowledge and awareness of students at SMA Negeri 5 Kendari in choosing safe products according to their skin needs and identifying potentially harmful ones. The activity was conducted through educational outreach using interactive lectures, leaflet distribution, discussions, question-and-answer sessions, and evaluation through pretests and posttests. The materials included the influence of skincare trends on social media, how to choose safe and legal products, the importance of understanding skin types, and identifying characteristics of safe and harmful cosmetics. The results showed improved participant understanding, reflected in evaluation outcomes and active participation in discussions. Participants became more capable of distinguishing safe and risky products and more critical of cosmetic information. This activity effectively enhanced adolescents’ health literacy and encouraged more selective behavior in maintaining skin health
Drug-Related Problems in Tuberculosis Inpatients: Clinical Relevance and Influence on Hospital Stay Duration Asniar Pascayantri; Fadhliyah Malik; Putri Juanti
Journal of Pharmaceutical and Natural Resources Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Pharmaceutical and Natural Resources
Publisher : Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpnar.v2i1.pp1-7

Abstract

Pulmonary tuberculosis ranks as the second most widespread infectious disease worldwide and is caused by Mycobacterium tuberculosis. Its treatment requires the use of multiple medications, especially for inpatients and individuals with comorbidities. The greater the number of drugs used, the higher the likelihood of experiencing Drug-Related Problems (DRPs) throughout the treatment process. This study was conducted to examine the DRPs among pulmonary tuberculosis inpatients at RSUD Kota Kendari in 2023. This study employed a retrospective observational design with a descriptive-analytic approach. Study population consisted of all patients diagnosed with pulmonary tuberculosis who were admitted to RSUD Kota Kendari during the study period. The sample was selected using a total sampling technique, including all patients who met the inclusion and exclusion criteria. DRPs identification followed the guidelines of the PCNE version 9.00. From a clinical standpoint, results showed most frequent comorbidity was type 2 diabetes mellitus, and the most common coexisting condition was dyspnea. Regarding pharmacological treatment, 71.6% of patients received first-line anti-TB drugs during the intensive phase, 6.4% were in the continuation phase, and 22.0% were administered the second-line drug, levofloxacin. The most common DRPs were found in domain C1.4 (inappropriate drug combinations) at 94.6%, followed by domain P1.3 (untreated indications) at 2.2%, domain C1.6 (therapy not provided or incomplete despite indication) at 2.2%, and domain P2.1 (potential adverse drug reactions) at 1.1%. The chi-square test indicated no significant correlation between therapeutic outcomes and DRPs (p = 0.169); however, a significant relationship was observed between the length of hospital stay and DRP occurrence (p = 0.00). These findings underscore the importance of pharmacotherapy monitoring and interdisciplinary collaboration to minimize DRPs, especially in patients receiving complex tuberculosis treatment regimens.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DESA KOTA BANGUN KECAMATAN RANOMEETO  KABUPATEN KONAWE SELATAN TENTANG  SWAMEDIKASI OBAT Muhammad Ilyas Y.; Adriatman Razak; Asriullah Jabbar; Wahyuni Wahyuni; Fadhliyah Malik; Halik Halik; Asniar Pascayantri; Nasrudin Nasrudin; Dian Munasari Solo; Mubarak Mubarak; Silviana Hasanuddin; Nurhikma Nurhikma; Sulsiah Sulsiah
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 1 (2026): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, January 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v3i1.2220

Abstract

Inappropriate use of drugs in self-medication or self-treatment practices can cause serious health problems. The rational use of drugs is important to ensure the safety and accuracy of treatment in self-medication practices commonly carried out by the community, but often without adequate understanding of the dosage, indications, and side effects of drugs. The purpose of this activity was to increase the knowledge of the Kota Bangun Village community regarding self-medication through direct education using posters and leaflets, as well as pre-test and post-test evaluations. A total of 53 respondents participated in this activity. The results showed an increase in the average pretest score from 61.7% to 92.7% on the posttest. These findings indicate that community-based education with a personal approach and print media is effective in improving public health literacy. Similar activities are recommended to be implemented on an ongoing basis to strengthen the community's ability to use drugs safely and responsibly and prevent the risk of drug abuse
EDUKASI TENTANG PENGGUNAAN ANTIBIOTIK YANG TEPAT DI MASYARAKAT RW 02 KELURAHAN TOBUUHA, KECAMATAN PUUWATU KOTA KENDARI SULAWESI TENGGARA Sahidin; Wahyuni Wahyuni; Fadhliyah Malik; Muhammad Ilyas Yusuf; Sitti Mardiana; Nadhifatul Aslikah; Siti Syafika; Rilla Dwi Anjasari Mangidi; Wa Ode Jumiati Nur; Sitti Rahmawati; Martiani Martiani; Alyza Zaulya
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i1.2191

Abstract

Penyalahgunaan antibiotik masih menjadi tantangan serius di masyarakat, terutama akibat rendahnya pemahaman mengenai perbedaan antara infeksi bakteri dan virus. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Antibiotik Bukan untuk Semua Penyakit” dilaksanakan di RW 02 Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, dengan tujuan meningkatkan literasi masyarakat terhadap penggunaan antibiotik yang rasional. Metode kegiatan menggunakan pendekatan participatory community engagement melalui penyuluhan interaktif, simulasi edukatif, dan pembagian media informasi seperti leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari 60% peserta yang menjawab benar pada pre-test menjadi 90% pada post-test, menandakan efektivitas kegiatan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang tepat. Kegiatan ini juga mendorong peran aktif keluarga dalam pengawasan penggunaan obat serta mendukung program nasional pengendalian resistensi antimikroba. Edukasi berbasis komunitas terbukti menjadi strategi efektif untuk membentuk perilaku rasional dalam penggunaan antibiotik dan menekan risiko resistensi di masyarakat.
Co-Authors ,, Suryani Aan Zurniwatih P Adrianto, Riang Adriatman Razak Adryan Fristiohadi Adryan Fristiohady Adryan Fristiohady Adryan Fristiohady Afriana, Dian Agung Wibawa Mahatva Yodha Agustina Alyza Zaulya Amaliah, Nur Syafitri Andriyani, Elfi Andryani Ningsih Angriani Fusvita Annisa Fatinah Gani Annisaa, Nur Apriyanto Apriyanto Arba, Muhammad Ari Sartinah Armadany, Fery Indradewi Asasutjarit, Rathapon Asniar Pascayantri Asniar Pascayantri Asniar Pascayantri Asniar Pascayantri Aspadiah, Vica Asriullah Jabbar Asriullah Jabbar Asriullah Jabbar Asriullah Jabbar Asriullah Jabbar Asriullah Jabbar Asriullah Jabbar Asrul Sani Asrumin Asrumin Astri Alawia Astrid Indalifiany Asyhari, Muhammad Mutawalli Azhari, Rian Azis, Muhammad Israwan Badia, Esti Bafadal, Mentarry Bambang Bambang Bangkit Saputra Baru Sadarun Baru Sadarun Carla Wulandari Sabandar Chatarina Umbul Wahyuni Chichi Fauziyah Dian Afriana Dian Munasari Dian Munasari Dian Munasari Solo Dian Munasari Solo Dian Munasari Solo Dwi Arini Jufri Elma Winarti Elvi Rahmayani Fahria Nadiryati Sadimantara Fahria Nadiryati Sadimantara Fahriah Nadiryati Sadimantara Fahriah Nadiryati Sadimantara Faisal Faisal Fatima, Nur Fea, Waode Aisyah Fery Indradewi Armadany Firasmi Sangadji Firdayanti Firdayanti Fitrah Fajriani Haming Fitrawan, La Ode Muhammad Fitrawan, La Ode Muhammad Fredy Talebong Fristiohady, Adryan Gusti Ray Sadimantara Gusti Ray Sadimantara Gusti Ray Sadimantara Hajah Ningsih Inta Halik Halik Halik Halik Halik Halik, Halik Handoyo, Muhammad Hariana Hariana Hartawaty, Siska Septy Haruna, Lidya Agriningsih Hasanah, Nur Uswatun Hasnawati Hasnawati Hasnawati Hasnawati Hendra Febriansyah Herda Dwi Saktiani Herdianawati Ringgu Hilman, Seprian Holidin, Wiwin I Sahidin I Sahidin I Sahidin I Sahidin I Sahidin Idrus, Loly Subhiaty Ilyas Y, Muhammad Ilyas Y., Muhammad Ilyas Y., Muhammad - Indalifiany, Astrid Indri Wulandari Indri Wulandari, Indri Irma Irnawati Irnawati Irnawati Irnawati Irnawati Irnawati Jabbar, Asriullah Jannah, Mutiara Wardahtul Jannah, Sitti Raodah Nurul Jufri, Dwi Arini Jumriani Jumriani Junli Hong Kardin, Laode Karimu, Laila Qodriyah Karmilah Kirana, Rezky Marwah La Ode Muh. Fitrawan La Ode Muhammad Fitrawan La Ode Muhammad Julian Purnama La Ode Muhammad Julian Purnama Loly Subhiaty Idrus Lubis, Adryan Fristiohady Mahmudah, Rifa’atul Malaka, Muhammad Hajrul Martiani Martiani Mega Fatimah Rosana Meilany, Elvianti Mesi Leorita Mesi Leorita, Mesi Mini Bekti Ningsih Mini Bekti Ningsih Mochammad Imron Awalludin Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Muh. Ilyas Yusuf Muhammad Hajrul Malaka Muhammad Hajrul Malaka Muhammad Hajrul Malaka Muhammad Hajrul Malaka Muhammad Hajrul Malaka Muhammad Ilyas Y Muhammad Ilyas Y Muhammad Ilyas Y Muhammad Ilyas Y Muhammad Ilyas Y Muhammad Ilyas Y. Muhammad Ilyas Yusuf Muhammad Ilyas Yusuf Muhammad Ilyas Yusuf Muhammad Israwan Azis Muhammad Israwan Aziz Muhammad Rifky Wahyu Alfatih Mujiman, Theresia Triocta Yolanda Mulviana, Astrawanda Munasari, Dian Mursanti, Wa Ode Indah Arum Mustakim Nadhifatul Aslikah Nasrudin NASRUDIN Nasrudin Nasrudin Nasrudin Nasrudin Nasrudin Nasrudin Newulasindo, Sri Madani Ningsi, Andryani Ningsih, Aprilia Surya Nining Yulianti Nining Yulianti Nirwana, Nikmat Nirwati Rusli Nita Trinovitasari Nohong Nohong, Nohong Nur Annisaa Nur Hikmah Nur Hikmah Nur Illiyyin Akib Nur Illiyyin Akib Nur Illyin Nuralifah Nuralifah, Nuralifah Nurfadillah Siddiqah Nurfenti Nurfenti Nurfenti, Nurfenti Nurhikma Nurhikma Nurhikma Nurhikma Nurhikma, Nurhikma Nurjeddah Fariane Nurlian Nurlian Nurramadhani A. Sida Nurull Hikmah Okwani, Yustian Parawansah Parawansah Parawansah Parawansah Pascayantri, Asniar Purnama, La Ode Muhammad Julian Putri Juanti Putri, Olivia Dicha Rahayu, Faulia Fajar Rahmat Mualiadi RAHMAT MULIADI, RAHMAT Rasak, Adriatman Reymon, Reymon Rezky Marwah Kirana RH. Fitri Faradilla Rilla Dwi Anjasari Mangidi Rina Andriani Ringgu, Herdianawati Rini Hamsid Rini Hamsidi Ririn Ririn Rosmaria, Rosmaria Rubak, Bonni Rusli, Nirwati Ruslin Ruslin, Ruslin Sabarudin Sabarudin Sadimantara, Gusti Ray SADIMANTARA, I GUSTI RAY Sahidin Sahidin Sahidin . Sahidin F. Sahidin Sahidin Sahidin Sahidin Sahidin Sahidin Sahidin Sahidin Sahidin Sahidin Sahidin Sahidin Sahidin, Idin Saktiani, Dwi Nur Salem, Sri Rahayu Saputri, Nita Saranani, Muhammad Aqsal Azriel Fajar Sari, Rini Purnama Saripuddin Saripuddin Sarry, Elita Puspita Seprian Hilman Septrilia, Shara Setiawan, La Ode Roni Sida, Nurramadhani A. Silviana Hasanuddin Siti Helmyati Siti Suriyani Kapa Siti Syafika Sitti Mardiana Sitti Masyithah Amaluddin Sitti Rahmawati Solo, Dian Munasari Sri Madani Newulasindo Sulsiah Sulsiah Sulsiah, Sulsiah Sunandar Ihsan, Sunandar Suryani Suryani Susanty, Sry Tanzil, Dwi Lestari Khaulani Tias, Ayuning Timung, Yusni Oktaviani Ulfa Ulfa Ulfa Ulfa W Wahyuni, W Wa Ode Jumiati Nur Wa Ode Nurfinti Wa Ode Salma Wa Ode Sitti Musnina Wa Ode Sitti Zubaydah WAHYUNI wahyuni wahyuni Wahyuni Wahyuni Wiwik Rusdin Wiwin Holidin Y, Muhammad Ilyas Yani, Rica Dwi Yayat Jatnika Yuliansyah Yuliansyah Yustian Okwani Yuyun Asna Sari Zakhrafia, Ainun Zulkifli Halid