p-Index From 2021 - 2026
13.319
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Farabi Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi Jurnal Diskursus Islam Jurnal Adabiyah PALITA: Journal of Social - Religion Research AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah IQRO: Journal of Islamic Education Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Jurnal Ilmiah AL-Jauhari Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Widya Balina :Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Jurnal Ilmu Manajemen Profitability Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan ELFALAKY: Jurnal Ilmu Falak Sunan Kalijaga International Journal on Islamic Educational Research FiTUA : Jurnal Studi Islam JURNAL ILMIAH EDUKATIF Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Jurnal Manajemen dan Organisasi Review (MANOR) Indonesian Journal of Islamic Economics and Business Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI) TASAMUH: Jurnal Studi Islam Journal of Instructional and Development Researches Oikos - Nomos : Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Alif Lam: Journal of Islamic Studies and Humanities Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Al-Qur'an Tasamuh: Jurnal Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Islam Pappasang Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana JAMBURA: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN BISNIS Mauriduna : Journal of Islamic studies Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) Tadayun: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Adl Islamic Economic Jurnal Islam Nusantara Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, dan Hukum Ekonomi Al-Iqtishad : Jurnal Ekonomi ELOQUENCE: Journal of Foreign Language Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Qur'an dan Tafsir Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Economics and Business Journal Innovative: Journal Of Social Science Research Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Al Rikaz : Jurnal Ekonomi Syariah AL-SULTHANIYAH Lathaif: Literasi Tafsir, Hadis dan Filologi Al-Bayyinah Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE) RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Journal of Innovative and Creativity TAFAKKUR : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Jalsah: The Journal of Al-quran and As-sunnah Studies Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Journal of Mujaddid Nusantara Ecopreneur : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Mafatih: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir PESHUM Balance: Jurnal Ekonomi
Claim Missing Document
Check
Articles

Zakat: Solusi Pengentasan Kemiskinan dalam Al-Qur’an (Kajian Ketaatan Hamba atas Perintah Rabbnya) K, M. Yusuf; Abubakar, Achmad; Mahfudz, Muhsin
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v6i2.4728

Abstract

This article discusses zakat as a solution for alleviating poverty in the Qur'an through the study of servants' obedience to their Lord's commands. The purpose of this article is to provide an overview of the relationship between the solution for poverty alleviation in Islam through zakat, as it is a command from Allah to His believing servants. The research method used is a literature review method or library research. The literature review is specifically aimed at revealing information from scholarly texts derived from books or relevant academic journals related to the topic under discussion. The research findings indicate the importance of the position of zakat in Islam as one of the pillars of Islam with numerous virtues within it. Zakat, in general, can serve as a solution to the issue of poverty, which has been clearly commanded by Allah to His servants. Therefore, the position and function of zakat in Islam must be effectively implemented, not only seen as a command from Allah but also as a solution to the socio-economic problems faced by the community.
ANALISIS KONSEP PERILAKU PRODUSEN DALAM HUKUM EKONOMI ISLAM (Tijauan Q.S Al – Maidah Ayat 87) Nadila, Nadila; Abubakar, Achmad; Basri, Halimah
Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Vol. 8 No. 2 (2023): Al-Amwal : JOURNAL OF ISLAMIC ECONOMIC LAW
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/alw.v8i2.3831

Abstract

Penelitian ini membahas tentang konsep perilaku produsen dalam ekonomi islam berdasarkan tinjauan Q.S Al – Maidah ayat 87. Studi ini didasarkan pada apa yang telah ditulis dan menggunakan sumber informasi sekunder. Metode deskriptif kualitatif dan pendekatan interpretasi maudhu'i (tematik) digunakan untuk mendeskripsikan dan mengkaji data. Metode dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data kajian, dan analisis isi digunakan untuk mengetahui apa maksud dari data tersebut. Data yang terkumpul disatukan dan dianalisis untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produsen dalam ekonomi Islam bertindak dengan cara yang memenuhi standar kejujuran dan moralitas tertinggi. Hal ini karena dalam ekonomi Islam, manusia bekerja tidak hanya untuk menjadikan dunia ini lebih baik dan sejahtera, tetapi juga untuk mendatangkan kebahagiaan di kehidupan selanjutnya. Alasan mengapa para pendiri Islam melakukan apa yang mereka lakukan harus selalu melakukan hal yang sama dan hasil yang mereka inginkan. Jika tujuan produksi adalah untuk memenuhi kebutuhan fisik dan mental agar maslahah dapat dibuat, maka tujuan pembuat adalah membuat maslahah.
Analisis Asbābun Nuzūl Ayat-Ayat Ekonomi Melalui Pendekatan Kontekstual Muthmainnah, Muthia; Imam, Muh. Abdi; Abubakar, Achmad; Ilyas, Hamka
Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Vol. 8 No. 2 (2023): Al-Amwal : JOURNAL OF ISLAMIC ECONOMIC LAW
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/alw.v8i2.4322

Abstract

This article examines the Qur'anic verses that are nuzul embodied in economic values in it. The purpose of this study is to expose the Islamic economic values contained in these verses, and relate them to the development of the current era. There are seven economic verses that have sabab nuzul. Of the seven verses, the author categorizes them into four themes, namely related to consumption, related to distribution, related to wadiah (deposits), and related to qard (accounts receivable). The type of research applied is qualitative research with a focus on literature studies. The method of data collection and analysis is based on a normative descriptive approach that emphasizes the evaluation of the sources of data found. To strengthen the research foundation, researchers use a comprehensive and in-depth literature review approach that is in accordance with the topic discussed. The results of this study reveal that the application of economic principles contained in the Qur'an through asbabun nuzul analysis can help direct economic practices in the modern era that are fair, honest, free from usury and everything that is forbidden, and able to reduce economic inequality.Artikel ini mengkaji perihal ayat-ayat Alquran yang berasbabun nuzul yang termaktub nilai-nilai ekonomi di dalamnya. Tujuan penelitian ini untuk membeberkan nilai-nilai ekonomi Islam yang ada di dalam ayat-ayat tersebut, serta menghubungkannya dengan perkembangan zaman saat ini. Terdapat tujuh ayat-ayat ekonomi yang mempunyai sabab nuzul. Dari tujuh ayat tersebut penulis mengkategorikannya dalam empat tema yakni terkait konsumsi, terkait distribusi, terkait wadiah (titipan), serta terkait qard (utang piutang). Tipe penelitian yang diterapkan adalah penelitian kualitatif dengan fokus pada studi pustaka. Metode pengumpulan dan analisis data didasarkan pada pendekatan deskriptif normative yang menekankan evaluasi sumber-sumber data yang ditemukan. Untuk menguatkan landasan penelitian, peneliti menggunakan pendekatan tinjauan literatur yang komprehensif dan mendalam yang sesuai dengan topik yang dibahas. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa penerapan prinsip-prinsip ekonomi yang terdapat dalam Alquran melalui analisis asbabun nuzul dapat membantu mengarahkan praktik ekonomi di era modern yang adil, jujur, terbebas dari riba dan segala yang diharamkan, serta mampu mengurangi kesenjangan ekonomi. 
Simbiosis Mutualisme: Hukum Islam dan Perbankan Syariah Arifin, Asriadi; Abubakar, Achmad; Haddade, Hasyim; Ramadhani, Syamsinar
Al Rikaz: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 1 No 2 (2023): Al Rikaz: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/rikaz.v2i1.6448

Abstract

Studies that formulate sharia banking and Islamic law in force in Indonesia have never been studied before, so researchers are currently giving the term symbiosis of mutualism because between sharia banking and Islamic law provide mutual benefits. This library research is a research whose data comes from library sources, namely literature review through library research. The main reference sources in research are adapted from various experts who talk about banking, including: Thamrin Abdullah & Francis Tantri in his book "Banks and Financial Institutions”, Herry Sutanto & Khaerul Umam in his book "Islamic Bank Marketing Management", Muhammad, in his book "Sharia Bank Management” Thamrin Abdullah and Francis Tantri in his book "Banks and Financial Institutions, and Muhammad in his book "Sharia Financing Management”. In addition, it also uses secondary references that are adapted by researchers from various relevant scientific studies. The results show that the principles of Islamic law governing the operations of Islamic banks ethically and morally help Islamic banks to minimize financial risks and ensure fair and balanced transactions. By adhering to these foundations, Islamic banking can avoid bankruptcy risk, maintain its financial stability, and generate halal and blessed profits. Therefore, Islamic law is very important for the sustainability of Islamic banking as a financial instrument that focuses on the application of Islamic law and principles.
Pendayagunaan Zakat dalam Upaya Penanggulangan Kemiskinan Perspektif Al-Qur'an Sarjan, Muhammad; Abubakar, Achmad; Basri, Halima
Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Vol 18, No 1 (2022): Pepatudzu, Volume 18, Nomor 1, Mei 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univ. Al Asyariah Mandar Sulbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/fkip.v18i1.2949

Abstract

This study aims to analyze the utilization of zakat in an effort to reduce poverty from the perspective of the Koran. Where is Zakat as the third pillar of Islam, that paying zakat is an obligation for every Muslim to purify his wealth by distributing it to the needy and poor according to the criteria set by the Shari'a. The type of research used is qualitative research using thematic methods with a normative approach. The thematic method in question is to collect verses from the Qur'an from all suras related to the theme of poverty, both explicit and implicit. Then the normative review is intended to examine the perspective on zakat and its prevention of poverty based on the Qur'an. Collecting data through literature study on related verses of the Koran and analyzed qualitatively. This study found that Zakat is something that is obligatory for Muslims who can play an active role in poverty reduction through efforts to distribute Zakat to the poor. Furthermore, zakat management must be regulated professionally so that zakat does not only meet consumption needs but can also be managed as a source of income through the use of zakat as business capital and study costs for the poor. Recipients of zakat are not only objects of giving zakat but they must have a responsibility in using zakat as an effort to empower and develop themselves so that they can be independent and can make economic improvements to their families.
Pernikahan Beda Agama dan Pengaruhnya dalam Kehidupan Rumah Tangga (Sudut Pandang Al-Qur'an) Ramli, Ramli; Abubakar, Achmad; Arsyad, Aisyah
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 4 : Al Qalam (Juli 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i4.3624

Abstract

Pernikahan adalah aksi sosial yang bernuansa biologis tetap menjadi perhatian, bahkan merupakan salah satu Sunnah Rasulullah Saw. Hal ini dijelaskan dalam banyaknya ayat Al-Qur'an dan Hadis atau riwayat dari Nabi Muhammad SAW yang menjelaskan tentang pernikahan. Rasulullah memberikan bimbingan dan contoh nyata tentang masalah masalah pernikahan, yang tentu saja sebagai contoh tata cara dan aturan yang harus diikuti oleh seluruh umat Islam. Tetapi beberapa masalah yang kemudian muncul, ketika dihadapkan dengan kasus pernikahan beda agama, dan hal ini telah menuai perdebatan panjang sejak awal penafsiran al-Quran oleh generasi pertama umat Islam. Bahkan terus berlanjut hingga sekarang dizaman modern. Pada periode awal penafsiran Al-qur’an, perdebatan muncul di kalangan ulama tentang kelayakan Muslim untuk menikahi wanita ahli al-kitab . Dengan in, mayoritas para sahabat termasuk Umar bin Khatthab ra, Utsman bin ‘Affan ra, Ali bin Abi Thalib ra, dan juga Ibn ‘Abbas memungkinkan pernikahan (antara laki-laki Muslim dan perempuan ahli al-kitab) meskipun ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Namun menurut ‘Abdullah bin ‘Umar pernikahan tidak boleh terjadi pernikahan beda agama, karena pelanggaran yang dilakukan oleh ahli al-kitab telah mencapai tahap syirik, menyekutukan Allah. Namun demikian, generasi berikutnya (Tabi’in), lebih condong untuk mengambil pendapat pertama (pendapat mayoritas), karena dianggap lebih cocok dengan praktek zhahir al-nash. Dengan demikian, secara konseptual, pernikahan beda agama antara laki-laki Muslim dengan wanita ahli al-kitab bisa dilakukan. Tetapi dalam prakteknya, pelaksanaannya tetap harus memperhatikan beberapa aspek-aspek penting, yang berhubungan dengan tujuan pernikahan, baik yuridis-normatif dan pandangan masyarakat. Di antara beberapa hal yang mendesak untuk menjadi perhatian adalah perihal masa depan agama anak-anak mereka, serta tanggung (pria Muslim) sebagai kepala keluarga, di akhirat. Dan jika pihak-pihak yang potensial melakukan pernikahan beda agama ini benar-benar mempertimbangkan beberapa hal, mereka pasti tidak akan mudah untuk melakukan pernikahan beda agama.
Etos Kerja dalam Perspektif Al-Qur'an (Analisis Tantangan Para Muballigh Masa Kini) Yusuf, Muhammad; Abubakar, Achmad; Arsyad, Aisyah
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 4 : Al Qalam (Juli 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i4.3626

Abstract

Sebenarnya, “etos kerja” dalam perspektif Islam adalah seperangkat “nilai-nilai etis” yang terkandung dalam ajaran Islam – al-Qur‟an dan al-Sunnah – tentang keharusan dan keutamaan bekerja, yang digali dan dikembangkan secara sungguh-sungguh oleh umat Islam dari masa ke masa, dan itu sangat mempengaruhi tindakan dan kerja-kerjanya di berbagai bidang kehidupan dalam mencapai hasil yang diharapkan lebih baik dan produktif.  Ajaran Islam sejelas-jelasnya memberikan inspirasi dan motivasi kepada umat Islam termasuk para muballigh di era digital dewasa ini untuk dapat mendorong jama’ah (audiens) agar memiliki karakter (etos kerja) agar dapat bekerja dengan sebaik-baiknya untuk mencapai hasil yang terbaik. Hal ini tentunya, tidak mengabaikan landasan etis atau prinsip-prinsip dasar dan umum yang ada di dalam ajaran Islam. Yang perlu diingat, etos kerja Islami dapat terhambat oleh sistem pemerintahan yang feodal, otoriter dan represif terhadap rakyat. Oleh karena itu, etos kepemimpinan di dunia Islam khususnya, harus dibenahi dengan pemahaman yang utuh terhadap etos kerja dalam ajaran Islam. Dalam implementasinya, umat Islam merumuskan tema tertentu dalam mengembangkan etos kerjanya; ada yang menampilkan etos “khaira ummah” sebagai dasar pijaknya, ada pula etos “keadilan”, etos “musyawarah”, etos “ulul al-bab”, etos “imamah”, etos “tauhid yang membebaskan”, etos “iptek”, etos “persamaan gender”, etos “HAM”, etos “pluralisme”, dan sebagainya. Semua tema tersebut pada dasarnya digali dari al-Qur’an maupuh hadis Rasulullah saw. Munculnya keragaman tema karena latar belakang umat Islam yang beragam dengan segala kepentingan yang juga berbeda, memberikan peluang bagi para muballigh dengan metode dakwahnya sehingga skala prioritas yang mungkin ingin ditujunya melalui tema-tema tertentu yang dianggapnya penting untuk dikembangkan dalam konteks dakwah di zaman ini. Tujuannya tetap sama, “hasanah” di dunia, dan “hasanah” kelak di akhirat, sehingga tantangan dapat terelakkan. Dan ini tidak berarti mengabaikan ayat-ayat al-Qur’an lainnya yang tidak dirumuskan dalam bentuk tema tertentu dimaksud.
The Urgency of Written Evidence in Debt Transactions in the Perspective of Islamic Law Widodo, Panggih; Abubakar, Achmad; Irham, Muhammad
Al-Bayyinah Vol. 7 No. 1 (2023): Al-Bayyinah
Publisher : Faculty of Sharia and Islamic Law Institut Agama Islam Negeri Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/al-bayyinah.v7i1.3968

Abstract

Written evidence in debt transactions is increasingly needed in current credit activities to avoid various kinds of risks that might occur during the activity process. This needs to be studied in the perspective of Islamic law to find out the essence of the urgency of having written evidence in the view of Islam, either based on the verses of the Qur'an or with the opinion of the scholars on this matter. This research is a qualitative descriptive research and is a library research using primary and secondary data sources by examining various Islamic literature that talks about these matters, both classical and contemporary references. The results of this study are first, that debt is something that is not prohibited in Islamic religious teachings, but in practice it must be in accordance with Islamic law so that it does not eliminate the elements of mutual help and compassion in it. Second, the Qur'an explains that the existence of written evidence in debt transactions is something very important, so that the Qur'an provides rules for this and provides certain conditions for someone who makes such written evidence. In addition, to strengthen the position of written evidence, the Qur'an recommends having witnesses in a debt transaction. Islamic scholars have various opinions on the written evidence law. Some scholars say that it is not obligatory and some scholars say it is obligatory. The main purpose of such written evidence is to avoid any misunderstandings that may occur between the parties conducting these debt transactions at a later date regarding these debt transactions.
Construction of Inheritance Distribution Based on Gender Equality in Thematic Tafsir Studies Tarmizi, Tarmizi; Abubakar, Achmad; Basri, Halimah; Rif’ah, Muh. Azka Fazaka; Febrian, Rifki
Al-Bayyinah Vol. 8 No. 1 (2024): Al-Bayyinah
Publisher : Faculty of Sharia and Islamic Law Institut Agama Islam Negeri Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/al-bayyinah.v8i1.5198

Abstract

Gender equality in inheritance is an issue that is often debated today. One of the controversial verses is verse 11 of surah al-Nisa' which regulates that the men's portion is equal to two women's parts. This study aims to examine the verses of the Qur'an regarding gender equality in inheritance through thematic studies and spark a shift in the concept of inheritance which demands equal parts through the interpretation of the meaning of verse 11 surah al-Nisa'. This research is literature research with descriptive qualitative type through thematic tafsir approach and syar'i approach. This research found that the verses of the Qur'an regarding gender equality in inheritance based on thematic studies produced the theme, namely the verses about men and women being equally entitled to inherit and the share of men and women heirs, as well as the share of men and women. Through thematic studies, the concept of inheritance based on gender equality can be explained more comprehensively. The concept of inheritance in verse 11 of surah al-Nisā' has gradually shifted in meaning from section 2:1 to become an equal part marked by the birth of the concept of bilateral inheritance which fully supports gender equality in inheritance. It's just that it is still possible for disputes to occur so fiqh mawāris becomes a solution. So it is recommended that before dividing the inheritance with the principle of gender equality, it must first be divided based on the provisions of the mawāris fiqh and then an agreement can be made so that the rights of the heirs are considered.
URGENSI MANAJEMEN RANTAI PASOK BISNIS HALAL PERSPEKTIF ISLAM Paramata, Adhayani Mentari; Abubakar, Achmad; Mahfudz, Muhsin
Oikos Nomos Vol 16, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jkeb.v16i2.23001

Abstract

Bisnis halal merupakan aspek yang sangat peting bagi umat islam dalam menjalani bisnisnya karena permintaan produk halal di dunia semakin hari semakin meningkat. Produk halal tidak dilihat hanya dari hasil akhirnya saja tetapi juga dari  . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat urgensi dan konsep manajemen rantai pasok bisnis halal sebagai solusi dari peningkatan kualitas produk halal dari produsen kepada konsumen. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model rantai pasok halal dan faktor- faktor kritis yang berpengaruh dalam keberhasilan implementasi rantai pasok halal. Penelitian ini merupakan penelitian konseptual dengan menggunakan metode studi pustaka atau literature review. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Penelitian ini menghasilkan rumusan selain sumber daya manusia, pengadaan halal, manufaktur halal, logistik dan distribusi halal, dan kontrol kualitas halal, diperlukan juga pembiayaan dari perbankan syariah yang tentunya mendukung bisnis yang melandaskan syariat islam.
Co-Authors -, Maulana A. Muin, Muhammad Irham Abd. Rahim Abd. Rahman Abdullah, Dudung Adistian, Adistian Ahmad Ahmad Ahmad Dani Ahmed Hasob, Hamza Abdulrahim Aisyah Arsyad, Aisyah Alim Mu'min, Muh Dian Nur Alimin, Muh Alimuddin, Harwis AM, Memi Pratiwi Amin, Abd. Rauf Muhammad Amir, A. M. Nur Atma Amir, Nurazizah Andriani, Hesti Aprianti, Sheila Arafah, Muh Arief, Fitriani Arifin, Asriadi Arviana, Pipi Asfar, Khaerul Asirah, Siti Aswan, Ahmad Rathomi Ayu Gintari Ayu Oktoviasari, Vera Baharuddin Baharuddin Baharuddin, Nur Alisa Basri , Halimah Basri, Halima Bedong, M. Ali Rusdi Dahlan, Firdaus Dedi Susanto Ditya, Fajar Ananda Dohe, Muh. Ilham Majid Eka Febrianti, Eka Fadhil, Andi Fajriany S, Imaniar Nur Fazaka Rif’ah, Muh. Azka Febrian, Rifki Febrianti Febrianti Firdaus Firdaus Firdaus Firman, Firmansyah Galib, M. Galib, Muhammad GHANY, ABDUL Haddade, Hasyim Hafid, Abd Hafid Halimah Basri Hamrana, Rachmat Ghafur Harjana, Dwi Harun, Hamzah Hasan, Nugraha Hasniati, Hasniati Hasri, Muammar Hayat, Saeed Fayzul Hidayatulah Galib, Ahmad Syarif HS, Muhammad Alwi Husain Nasir Hutagaluh, Oskar Ilyas, Hamka Imam, Muh. Abdi Inat, Fathy Irham , Muhammad Irsan Irsan Irwan Supriadin J Iryanto, Muhammad Islamul Haq Iwani, Fatimah Nurlala Jalal Ikram, Abdi Dzul Jamaluddin Jayawarsa, A.A. Ketut Juliasti, Evin K, M. Yusuf Kartika Kasim, Amrah Kholid Albar Khumaidi Ali, Muh. Kurniati Kurniati Kurniati La Ode Ismail Ahmad, La Ode Ismail M, M.Galib Mahfudz, Muhsin Mahfuz, Muhsin Mahmudah Mahmudah Majdy Amiruddin, Muhammad Mardan Maulana Maulana Mayyadah, Mayyadah Mi’rat, Muhammad Muammar Bakry Muflih, Andiman Muh. Aswad Muhammad Amin, Abd. Rauf Muhammad Irham Muhammad Sarjan Muhammad Syarif Hasyim Muhammad Yaumi, Muhammad Muhammad Yusuf Mukhtar Galib munandar, Feri Mundzir, Chaerul Munir Muthmainnah, Muthia Nadila, Nadila Nawas, Kamaluddin Abu Nurdin, Dewi Nurjannah Nurjannah Nurmiati Nurmiati Pababbari, Musafir Paramata, Adhayani Mentari Parhani, Aan Parninsih, Iin Pebry, Rasti Putra, Trisno Wardy R, Baso Rabiatul Adawiyah Rahim, Yusuf Rahman, Muh. Akbar Rahmat Hidayat Rahmawati, Rahmawati Ramadani, Ira Ramadhani, Syamsinar Ramli Rasnawati, Rasnawati Rayyahun, Annisa Ria Renita, Ria Rif'ah, Azka Fazaka Rifah, Afwaz Fafaza Rifai, Andi Ruhbanullaila Rif’ah, Muh. Azka Fazaka Rif’ah, Muh. Azka Fazaka Rif’ah, Muh.Azka Fazaka S, Putriyani Sabbar, Sabbar Dahham Sabri, Muhammad Sadiq Sabry, Muhammad Sadiq Safruddin, Rhay Said, Ibnu Furkan Said, Wardana Saleng, Ahmad Dani Sam, Mukhlishah Sandi, Ahmad Sayyid Amir, Muh Ikraam Sofyan, Idha Fadhilah Sohra, Sohra Sohrah Sohrah Sohrah, Sohrah Srigandawati, Srigandawati Sudarmi Sultan, Zulfadli Sunantri, Sri Supardin Supardin, Supardin Syahruddin Usman, Syahruddin Syahruddin, Siti Masyita Syakur, Muh. Asyraf Syam, Arham Fajrul Syam, Ilma Radia SYAMSUL QAMAR, SYAMSUL Syarif, Muhammad Fazlurrahman Syatar, Abdul Tammar, Ardiansyah Tammulis Tarmizi Taufik Ajuba, Taufik Thulfitrah B, Nurlathifah Tomadehe, Sumiati Wahyuddin Wahyuddin Wahyuni, Susi Eka Warliana, Lisna Widianti, Anyta Widodo, Panggih Yuniarti, Desi Zaputra, Reo