Articles
Eksplorasi Metode Tafsir bi Al-Ra'yi dalam Surah al-Ma'un pada Kitab Tafsir al-Azhar
Syahruddin, Siti Masyita;
Abubakar, Achmad;
Irham , Muhammad;
Mahmudah, Mahmudah;
Mi’rat, Muhammad
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 6 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/hq.v6i1.292
This study examines about tafsir bi al-ra'yi method in Surah al-Ma'un in the Tafsir al-Azhar, authored by Buya Hamka. This research is a library-based study using a descriptive-analytical approach aimed at understanding tafsir bi al-ra'yi method applied by Buya Hamka in Surah al-Ma'un and its relevance to contemporary social contexts. The results show that the use of tafsir bi al-ra'yi in Surah al-Ma’un is demonstrated through logical explanations, Buya Hamka’s interpretations that refer to previous mufassir, and he also uses reasoning and humanitarian perspective. The relevance of interpreting Surah al-Ma'un in the current social context includes care for orphans and the poor, opposition to hypocrisy in religion, and an emphasis on social responsibility. This study aims to give the positive impact towards society by helping them to understand and apply Islamic teachings in their daily lives more effectively and meaningfully, particularly through relevant and dynamic interpretations in relation to the social context.
HUKUM RIBA PADA BUNGA BANK DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN DAN EKONOMI MAKRO
R, Baso;
Abubakar, Achmad;
Arsyad, Aisyah
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/jtb.2024.vol7(2).17095
Riba dibahas dalam Al-Quran pada Surah Al-Baqarah ayat 278-279; Surah Ali Imrân ayat 130; Surah ar-Rum ayat 39; dan Surah An-Nisâ ayat 160-161, yang menegaskan keharamannya dalam fiqih Islam. Meski begitu, terdapat perbedaan pandangan ulama serta perspektif riba dalam ekonomi makro. Penelitian ini bertujuan mengkaji hukum riba pada bunga bank dari perspektif Al-Qur’an dan Ekonomi Makro. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode library research yang menganalisis data dengan pendekatan deskriptif melalui tafsir Al-Qur’an. Hasilnya menunjukkan bahwa riba sudah ada sebelum Islam dan dikategorikan menjadi empat jenis: riba fadhli, riba nasi’ah, riba yad, dan riba qardhli, yang semuanya dianggap haram dalam Al-Qur’an dan fiqih karena efek buruknya secara ekonomi dan hukum. Penelitian ini memberikan perspektif berbeda dalam pro dan kontra hukum riba, serta alasan pengharamannya menurut Al-Qur’an dan Ekonomi Makro.
Perspektif Al-Qur'an Tentang Perlunya Menjaga Kesehatan Gigi
Rasnawati, Rasnawati;
Abubakar, Achmad;
Sohra, Sohra
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 4 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jikd.v19i3.2134
Salah satu aspek terpenting dalam kehidupan sehari-hari yang selalu diperbaiki adalah kesehatan gigi dan mulut. Menurut pandangan Al-Qur'an dan ajaran Nabi Muhammad SAW, kesehatan gigi tidak hanya terkait dengan kesehatan fisik tetapi juga merupakan komponen iman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ajaran Islam tentang pentingnya menjaga Kesehatan gigi yang baik, dengan fokus pada praktik bersiwak sebagai bentuk doa dan metode pengobatan penyakit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka, yang melibatkan pengumpulan bahan-bahan yang relevan dari literatur terkini. Menurut penelitian, kebersihan gigi dan mulut memiliki implikasi signifikan terhadap kesehatan umum dan kualitas ibadah. Islam memandang bersiwak sebagai metode yang efektif untuk mengatasi masalah kesehatan mulut dan mempromosikan gigi. Akibatnya, mempromosikan kesehatan yang baik adalah komponen penting dari pendidikan Islam yang harus dipatuhi oleh umat Muslim sebagai kewajiban untuk menegakkan kehendak Allah dan sunnah Nabi serta untuk meningkatkan kualitas hidup dalam segala aspek.
Implementasi Nilai-Nilai Etos Kerja Berdasarkan Al-Qur'an pada Generasi Z dalam Era Industri 5.0.
Fajriany S, Imaniar Nur;
Abubakar, Achmad;
Sohrah, Sohrah
Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/pk.v8i1.3117
This study aims to identify the concept of work ethic in the Qur'an that is relevant to be applied in the Industry 5.0 era, which is marked by technological advances and changes in the paradigm of the world of work. Work ethic according to the Qur'an reflects the Islamic view of the importance of work as a form of worship to Allah SWT. This study uses a library research method, with data collection stages that include searching for references to analyzing related sources. Data sources were obtained through a literature review of books, journals, the internet, and other media. The results of the study show that work ethic in the Qur'an is reflected in the Word of Allah SWT, which teaches that every Muslim must have a work ethic in accordance with the instructions of the Qur'an, so that they can become professional, reliable individuals and provide benefits to society. This study provides a deeper understanding of the application of work ethic values in the Qur'an to face challenges and changes in the modern world of work.
PRINSIP SOSIO-EKONOMI ISLAM DALAM AL-QURAN (ANALISIS TERHADAP LANDASAN STRATEGIS PENGENTASAN KEMISKINAN DI TENGAH PERKEMBANGAN ZAMAN)
Arief, Fitriani;
Abubakar, Achmad;
Arsyad, Aisyah;
Hasri, Muammar;
Srigandawati, Srigandawati
Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, dan Hukum Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : IAIN BONE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30863/alkharaj.v4i2.7549
AbstractThis study aims to explore the verses related to poverty alleviation and Islamic Socio-Economic principles contained in the Quran. The research method used is library research with a thematic approach that explores the term Al Fuqara in the Qur'an. By using the book Mu'jam Mufahras li Alfaz al-Qur'an, the term al-fuqara is mentioned 7 times and there are 3 verses of the Qur'an related to Islamic Socio-Economic Principles in the Qur'an (Analysis of the Strategic Foundation for Poverty Alleviation in the Middle of the Times) while the other 4 verses are related to worship. Islamic socio-economic principles that are reflected in the verses of the Quran are very relevant in poverty alleviation efforts as found in Surah Al-Baqarah (2:271), Surah Al-Baqarah (2:273) and Surah At-Taubah (9:60).AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi ayat-ayat yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan dan prinsip-prinsip Sosio-Ekonomi Islam yang terdapat dalam al-Quran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tematik yaitu menggali term al Fuqara dalam al-Qur’an dengan menggunakan kitab Mu’jam Mufahras li Alfaz al-Qur’an, term al-Fuqara disebutkan sebanyak 7 kali dan terdapat 3 ayat al-Qur'an yang terkait dengan Prinsip Sosio-Ekonomi Islam dalam al-Quran (Analisis Terhadap Landasan Strategis Pengentasan Kemiskinan di Tengah Perkembangan Zaman) sedangkan 4 ayat lainnya berkaitan dengan ibadah. Prinsip-prinsip sosio-ekonomi Islam yang tercermin dalam ayat-ayat al-Quran sangat relevan dalam upaya pengentasan kemiskinan sebagaiman yang terdapat dalam Surah al-Baqarah (2:271), Surah al-Baqarah (2:273) dan Surah at-Taubah (9:60).
TELAAH MODAL SOSIAL DALAM AL-QURAN : STUDI TAFSIR QS. AL-HUJARAT AYAT 10
Alim Mu'min, Muh Dian Nur;
Ahmed Hasob, Hamza Abdulrahim;
Abubakar, Achmad;
Basri, Halimah;
Fazaka Rif’ah, Muh. Azka
Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59407/jmie.v1i2.372
Dari ayat 10 surat Al Hujurat disebutkan bahwa mukmin atau mukmin semuanya bersaudara, yakni bersaudara seiman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana QS. Surat Al-Hujarat Ayat 10 dikaji relevansinya dengan modal sosial. Karena kita orang beriman adalah saudara, maka wajib bagi kita untuk saling menjaga tali silaturahmi dan perdamaian antar sesama, serta taat dan tunduk kepada Allah dan melakukan itu semua hanya karena Allah agar kita semua selalu mendapat rahmat-Nya dalam hidup ini. . Hal ini sejalan dengan konsep modal sosial dalam Islam dimana Islam sangat menjunjung tinggi nilai-nilai seperti hubungan antar masyarakat, hubungan timbal balik antar umat beriman dan rasa percaya yang terlihat dari hubungan dengan Allah SWT. Serta hubungan dengan sesama manusia, ketiga konsep tersebut masing-masing terkandung dalam QS. Al-Hujarat Ayat 10. Dan pelaksanaannya sudah ada sejak zaman dahulu hingga masa keemasan Islam hingga sekarang. Kata Kunci : QS. Al-Hujurat: 10, Modal Sosial, Jaringan, Timbal Balik, Kepercayaan
STUDI KOMPARATIF PENAFSIRAN IBNU KATSIR DAN PENAFSIRAN WAHBAH ZUHAILI TERHADAP DUNIA FIQIH
munandar, Feri;
Abubakar, Achmad;
Irham, Muhammad
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59638/ash.v11i1.1477
Sejak diperkenalkan pada awal Sejarah islam, fiqih mengalami perkembangan yang cukup signifikan, terutama dalam menghadapi sebuah tantangan zaman modern yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Peran dan sumbangsih Ibnu Katsir dan Wahbah Zuhaili dalam perkembangan dan pembaruan yang terjadi dalam dunia fiqih, serta faktor-faktor yang mendasarinya. Penelitian ini membahas tentang peran yang berbeda antara Ibnu Katsir dan Wahbah Zuhaili dalam perkembangan dunia Fiqih. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kajian literatur terhadap berbagai sumber primer dan sekunder, seperti kitab tafsir klasik ushul fiqih, literatur kontemporer, dan artikel ilmih. Pendekatan fikih dan historis digunakan untuk mengetahui bagaimana ushul fiqih mengalami perubahan dari masa klasik hingga masa kontemporer. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ushul fiqih mengalami penyesuaian dan evolusi untuk menjawab isu-isu kontemporer seperti ekonomi syariah, perbankan, asuransi dan lainnya. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi perkembangan ushul fiqih dalam dunia kontemporer adalah globalisasi, yang telah membawa tantangan baru dalam berinteraksi dengan berbagai budaya dan sistem hukum. Selain itu, perubahan sosial dan polotik memainkan peran penting dalam membentuk pandangan ushul fiqih terhadap isu-isu yang lebih modern. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang perkembangan ushul fiqih dan relevansinya dalam menghadapi zaman modern dengan melihat kedua mufasir fikih antara Ibnu Katsir dan Wahbah Zuhaili yang memiliki perbedaan latar belakang zaman. Di harapkapkan penelitian ini dapat membuahi kontribusi positif bagi perkembangan dalam dunia fikih.
Kajian Munasabah Al-Qur’an Dalam Tafsir Quraish Shihab Dan Korelasinya Terhadap Pendidikan dan Pengembangan SDM
Febrianti, Eka;
Hamrana, Rachmat Ghafur;
Abubakar, Achmad
JURNAL MANAJEMEN & ORGANISASI REVIEW (MANOR) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Organisasi Review (MANOR)
Publisher : Universitas Fajar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47354/mjo.v6i1.821
Al-Qur'an adalah kitab petunjuk Seorang muslimah yang berisi petunjuk dan tuntunan komprehensif dalam mengatur kehidupan dunia dan akhirat. Merupakan kitab asli dan unik yang editorial, susunan kalam dan isi makflanya bersumber dari wahyu. Munasabah adalah ilmu yang menerangkan hubungan antar ayat ataupun surah yangsatu dengan ayat ataupun surah yang lain. Bidang munasabah menggali hubungan rumit dan interaksi antara berbagai ayat dan surah dalam Al-Qur'an. Beberapa ulama menyebut disiplin ini sebagai Ilmu Tanâsubil Ayati Was Suwari, yang pada dasarnya menyampaikan makna yang sama - studi yang menjelaskan hubungan harmonis antara masing-masing ayat dan surah. Syadali lebih jauh memperluas konsep tersebut dengan menggambarkan munasabah sebagai ilmu yang mendalami korelasi dan saling ketergantungan suatu ayat dengan ayat-ayat lainnya, baik yang mendahului maupun yang menggantikannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman komprehensif tentang hubungan ayat-ayat Al-Qur'an Dalam konsep keimanan terhadap pendidikan. Untuk menganalisis data, para peneliti menggunakan metode yang dikenal sebagai analisis penelitian perpustakaan, yang melibatkan pemeriksaan berbagai jenis data yang diambil dari ringkasan buku.Metode penelitian yang dipakai ialah penelitian studi pustaka (libray reseach). Bertujuan untuk mengumpulkan dan menganalisis dan mencari berbagai informasi sumber-sumber data yang ditemukan. Penelitian ini berfokus pada isu-isu yang ditangani dengan menggunakan data transkip. Strategi investigasi yang digunakan adalah penelusuran perpustakaan. Menunjuk kemengumpulkan dan menganalisis serta mengeksplorasi data yang berbeda dari sumber informasi yang ditemukan. Penelitian ini berpusat pada isu-isu yang cenderung memanfaatkan data transkrip. Dalam hal ini, makalah ini menggunakan pendekatan analisis deskriptif.
The Concept of Tawakkal in the Qur'an and Hadith and its Implications for Modern Islamic Business Practices
Jalal Ikram, Abdi Dzul;
Abubakar, Achmad;
Irham, Muhammad;
Said, Wardana
International Journal on Advanced Science, Education, and Religion Vol 8 No 3 (2025): IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Furqan, Makassar - Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33648/ijoaser.v8i3.994
This study examines the concept of tawakkal in the Qur'an and Hadith and its implications for contemporary sharia business practices. Tawakkal is understood as a combination of maximum effort and submission of results to Allah. Using the library research method, this study analyzes classical interpretations and sharia business literature to develop an integrative theoretical framework. The results show that tawakkal is not only spiritually valuable, but can also strengthen strategy, ethics, and risk management in sharia business. The case studies of Bank Syariah Indonesia (BSI) and 212 Mart show how the value of tawakkal can be internalized in organizational culture and operational decision making. This study recommends that the value of tawakkal be made an important part of entrepreneurship training and sharia business governance.
I’JAZUL QUR’AN TENTANG PENCIPTAAN LANGIT DAN BUMI: TELAAH TAFSIR SURAH AL-ANBIYA AYAT 30 DAN TEORI BIG BANG
Sultan, Zulfadli;
Abubakar, Achmad;
Ghany, Abdul
ELFALAKY: Jurnal Ilmu Falak Vol 9 No 1 (2025): Juni
Publisher : UIN ALAUDDIN MAKASSAR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/ifk.v9i1.57079
This paper examines the miracle (i’jaz) of the Qur'an in the context of the creation of the heavens and the earth, focusing on the interpretation of Surah Al-Anbiya Verse 30 and its relevance to the Big Bang theory. This study aims to show the harmony between the teachings of the Qur'an and modern scientific discoveries. The method used is a qualitative method with a text analysis approach and literature review, the interpretations used as references include the Tafsir Al-Azhar by Buya Hamka. The results of this study reveal that the Big Bang Theory is in line with the explanation contained in QS. al-Anbiya' [21]: 30. In this verse, it is explained that the process of the creation of the earth began with the heavens and the earth uniting, then Allah separated the two. Meanwhile, in the Big Bang theory, the creation of the universe began with an explosion that produced matter, energy, planets, and various other elements. Although there are differences in the method of delivery, both the Qur'an and the Big Bang theory provide a deep understanding of the origins of the universe.