Articles
Peran Orang Tua Dan Pemerintah Dalam Mendampingi Psikologi Anak Selama Belajar Online
Yasanto Lase;
Talizaro Tafonao
Davar : Jurnal Teologi Vol 2, No 1 (2021): Juni
Publisher : Sekola Tinggi Teologi Sangkakala Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (247.97 KB)
|
DOI: 10.55807/davar.v2i1.19
Tujuan penulisan artikel ini adalah melihat sejauh mana keterlibatan orang tua dan pemerintah dalam mendampingi anak selama belajar di masa pandemi. Kajian ini melihat bahwa pembelajaran online menuai berbagai problem. Problem yang dirasakan oleh peserta didik selama belajar di masa pandemi adalah adanya kejenuhan yang berakibat pada psikologi sebagaimana penjelasan dalam artikel ini. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode penelitian kualitatif analisis. Selanjutnya dalam proses analisis yang dilakukan adalah menggunakan berbagai sumber literatur-literatur baik jurnal, buku dan bahan referensi lainnya yang terpercaya untuk mendukung analisis penulis yang berhubungan dengan peran orang tua dan pemerintah. Hasil yang ditemukan dalam kajian ini adalah perlu adanya sinergitas, perhatian dan langkah sebagai solusi dalam memaksimalkan penanganan psikologi peserta didik selama belajar di masa pandemi. Dengan demikian bahwa keterlibatan orang tua dan pemerintah dalam mendampingi anak belajar di masa pandemi memiliki signifikan sebagaimana pemamparan dalam tulisan ini.
Pembinaan dan pelatihan penulisan karya ilmiah di kalangan dosen Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Yogyakarta
Talizaro Tafonao Talvin;
Fransiskus Irwan Widjaja
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2021): Maret
Publisher : Penerbit Goodwood
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35912/yumary.v1i3.154
Purpose: This community service activity aimed to improve the skills or knowledge of lecturers in writing scientific papers as an urgent need in the academic world. Method: The coaching and training were conducted to lecturers/partners of the Kadesi Yogyakarta Theological College. The method used was coaching and training in scientific article writing. Results: The results of this activity showed that there was an increase of about 70% after coaching and training were carried out using the lecture, question, and answer, discussion, and simulation methods. It can be seen from the enthusiasm of the partners when making the article outline. Conclusion: Coaching and training activities for writing scientific articles have a very positive impact on partners in fostering interest in writing scientific papers in online journals. Keywords: Coaching, Training, Lecturers, Trick of writing paper
Peran Guru sebagai Fasilitator dan Katalisator Melalui Teori Konstruktivisme dalam Model Pembelajaran Kontekstual Pendidikan Agama Kristen
Zakharia Victor Harefa;
Talizaro Tafonao;
Desetina Harefa;
Rini Sumanti Sapalakkai;
Selvyen Sophia
KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Vol 4, No 2: Januari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47167/kharis.v4i2.128
The purpose of this research is to see the extent to which the role of Christian religious teachers through constructivism theory in the contextual teaching-learning model. One of the main problems found in this paper by the author is the undeveloped proper contextual teaching-learning model. This paper used a qualitative research method to examine the teacher's role as a facilitator and catalyst through constructivism theory in the contextual teaching-learning models of Christian religious education. The analysis process used in this paper is using various source literature, both journal articles, books, and other trusted reference material to support the author’s analysis. The results found in the study indicate that the theory of constructivism in the contextual learning model can be applied by understanding the nature of the contextual learning model, the theory of constructivism, the basic concepts of contextual learning for Christian religious education, and the role of Christian religious education teachers as facilitators and catalysts. Thus, the development of constructivism theory in the contextual learning model of Christian religious education can provide new insights to teachers in carrying out their duties as professional educators. AbstrakTujuan penelitian ini adalah melihat sejauh mana peran guru agama Kristen melalui teori kostruktivisme dalam model pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching Learning). Salah pokok permasalah yang ditemukan oleh penulis dalam tulisan ini adalah pengembangan model pembelajaran yang bersifat kontekstual (Contextual Teaching Learning) belum dikembangkan dengan baik. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode penelitian kualitatif dengan mengkaji bagaimana peran guru sebagai fasilitator dan katalisator melalui teori konstruktivisme dalam model pembelajaran kontekstual pendidikan agama Kristen. Proses analisis yang digunakan dalam tulisan ini adalah menggunakan berbagai sumber literatur baik artikel jurnal, buku dan bahan referensi lainnya yang terpercaya untuk mendukung analisis penulis. Hasil yang ditemukan dalam kajian ini menunjukkan bahwa teori konstruktivisme dalam model pembelajaran kontekstual dapat diterapkan dengan memahami hakikat model pembelajaran kontekstual, teori konstruktivisme, konsep dasar pembelajaran kontekstual pendidikan agama Kristen dan peran guru pendidikan agama Kristen sebagai fasilitator dan katalisator.Dengan demikian, pengembangan teori konstruktivismedalam model pembelajaran kontekstual pendidikan agama Kristen dapat memberi wawasan baru kepada guru dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik yang profesional.
Teachers and Technology: Christian Education Teacher Strategies in Implementing Online-based Learning in Pandemic Times
Talizaro Tafonao;
Benteng Martua Mahuraja Purba
Indonesian Journal of Instructional Media and Model Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/ijimm.v3i2.996
The purpose of this research is to investigate the efficacy of teacher-led online teaching practices during pandemics. In this digital era, all teachers are required to adapt quickly to technological developments. But in reality, some Christian Education teachers are still not ready to transform in utilizing the application of technology as described in this article. Based on that question, the authors reviewed this topic to explain the essential steps teachers should take in implementing online-based learning strategies during pandemics. A descriptive qualitative research method was adopted in this work. The researchers gathered information through reading academic articles and books. The author analyses the data through analytical techniques by reducing, classifying, and verifying the study of this article. The results obtained in this study are very effective if Christian Education teachers apply online-based learning strategies in a way that teachers learn to provide features that are easily accessible to students. Teachers learn to design learning online, and teachers get used to providing stimulus to learners. Thus, online learning requires every teacher to adapt, innovate, and utilize digital media to facilitate the learning process during the pandemic.
PENERAPAN MOTODE PENGAJARANEFEKTIF MENURUT TEORI QUANTUM TEACHING
Talizaro Tafonao
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2018): March
Publisher : IPTPI Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/edudikara.v3i1.73
Pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan pembangunan di setiap Negara. Pendidikan yang baik akan menghasilkan pembangunan yang baik. Salah satu faktor yang mepengaruhi kualitas atau mutu pendidikan adalah kompetensi siswa.Sementara itu, kompetensi siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor baik dari dalam diri siswa, seperti intelegensi, minat, motivasi dan faktor lingkungan seperti guru, kurikulum, fasilitas, dan lain-lain.Dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah saat ini maka guru harus mampu menciptakan metode pengajaran yang efektif,yang dapat menunjang perkembangan belajar siswa, termasuk dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa sehingga akan dapat meningkatkan hasil belajar yang efektif dan menyenangkan. Jadi dari Teori Quatum Teaching ini dapat diterapkan untuk menumbuhkan minat peserta didik serta mampu memberikan dorongan kepada seorang siswa dalam menjalani kegiatan proses belajar mengajar.
PERAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM KELUARGA TERHADAP PERILAKU ANAK
Talizaro Tafonao
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2018): June
Publisher : IPTPI Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/edudikara.v3i2.92
Tujuan pendidikan Agama Kristen dalam keluarga adalah untuk mengajarkan tentang hubungan manusia dengan Tuhan serta ciptaan-Nya.Pendidikan Agama Kristen dapat dilakukan di dalam keluarga, sekolah dan tempat ibadah tanpa dibatasi ruang dan waktu.Selain itu, peran pendidikan Agama Kristen harus mengajarkan tentang kehidupan yang nyata kepada anak-anak, agar anak-anak mengerti tentang tujuan kehidupan ini.Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga sangat penting diterapkan oleh orang tua di zaman sekarang.Salah satu peran pendidikan Agama Kristen dalam keluarga saat ini adalah mengupayakan kerjasama ayah dan ibu dalam mendidik anak serta menciptakan keharmonisan dalam keluarga.Oleh karena itu, keluargamerupakan lingkungan yang paling utama dalam melakukan pembentukan sosial kepada anak-anak. Jadi, peranan orang tua dalam mengasuh anak-anak sangatlah penting, bukan hanya anak belajar dan mengalami pertumbuhan di dalam keluarga, tetapi seluruh anggota keluarga dapat saling belajar dari yang lain melalui interaksi satu sama lain.Akan tetapi, semuanya itu tidak lepas dari keteladanan orangtua dalam keluarga.
PELAYANAN DAN BAKTI SOSIAL PASCA BANJIR DI KOTA TANJUNGPINANG: SEBAGAI WUJUD RASA KEMANUSIAAN
Fransiskus Irwan Widjaja;
Talizaro Tafonao;
Benteng Martua Mahuraja Purba;
Sabar Manahan Hutagalung;
Candra Gunawan Marisi;
Fredy Simanjuntak;
Selvyen Sophia;
Efvi Noyita
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jailcb.v2i1.198
Tujuan dari pengabdian ini adalah memberi dorongan secara moral dan psikologi lewat pelayanan dan bakti sosial kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah. Pelayanan dan bakti sosial yang dilakukan oleh tim didasarkan pada rasa kepedulian terhadap masalah yang dialami oleh masyarakat/mitra. Situasi masyarakat saat itu masih dalam kondisi bingung dan takut karena situasi yang masih mencekam. Tetapi dengan hadirnya para tim pengabdian di lapangan/lokasi sangat membawa pengaruh positif kepada masyarakat melalui aktifitas yang dilakukan. Artinya bahwa masyarakat yang sedang mengalami musibah sangat perlu ditolong dan diperhatikan sebagaimana ulasan dalam artikel ini. Bentuk dan metode kegiatan yang dilakukan adalah pelayanan dan bakti sosial dengan pendekatan sosiologis secara humanis. Hasil dari kegiatan ini dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar 85%. Hal ini nampak pada aktifitas yang telah dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat serta apresiasi dari seluruh masyarakat dan pemerintah berdasarkan penjelasan dan uraian dalam tulisan ini.
Kepemimpinan Keluarga Sebagai Wadah Dalam Mempersiapkan Pemimpin Masa Depan Berdasarkan Nilai-Nilai Kristen
Julianus Julianus;
Ya’aman Gulo;
Tri Murni Situmeang;
Shintike Maya;
Fransiskus Irwan Widjaja;
Talizaro Tafonao
EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership Vol 3, No 1 (2022): Christian Education and Leadership - June 2022
Publisher : Sekolah Agama Kristen Terpadu Pesat Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47530/edulead.v3i1.86
This article is written The aim of this article is to study about the leadership in family as a place to prepare future Christian leader based on Christian values. It is not easy to be a leader, it takes a process to mentor an excellent leader. Accordingly, the household is an effective place to prepare excellent leader that has Christianity values. Descriptive qualitative method is used to study in this article with a literature study approach, which are trusted sciencetific journal study, books and more sciencetific works those explain about leadership in household as a place to prepare future Christian values based leaders. The result found is teaching love in leadership to children, to emerge responsibility since early stage and to grow the faith of children are the role of parents in preparing the excellent leadership based on Christianity values. This is an effective way can be done by family to train and prepare future Christian based values leaders.AbstrakTulisan ini bertujuan untuk mengkaji kepemimpinan dalam keluarga sebagai wadah untuk mempersiapkan pemimpin Kristen yang berdasarkan nilai-nilai Kristen. Menjadi seorang pemimpin bukan hal yang mudah, dibutuhkan proses untuk mendidik seorang pemimpin Kristen yang unggul. Oleh karena itu, keluarga merupakan tempat yang efektif untuk mempersiapkan pemimpin Kristen yang unggul yang sesuai dengan nilai-nilai Kristen. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, yaitu mengkaji literatur dari jurnal ilmiah, buku, dan karya ilmiah yang lain yang terpecaya yang menjelaskan topik tentang kepemimpinan dalam keluarga sebagai wadah untuk mempersiapkan pemimpin Kristen berdasarkan nilai-nilai Kristen. Hasil yang ditemukan adalah salah satu peran keluarga dalam hal ini orang tua untuk mempersiapkan pemimpin Kristen yang unggul berdasarkan nilai-nilai Kristen adalah mengajarkan kasih dalam kepemimpinan kepada anak, menumbuhkan rasa tanggung jawab sejak dini terhadap anak, dan menumbuhkan kedewasaan rohani anak. Hal ini adalah cara yang efektif yang bisa dilakukan oleh keluarga dalam melatih dan mempersiapkan pemimpin Kristen di masa depan yang sesuai dengan nilai-nilai Kristiani.
Tinjauan Teologis-Sosiologis terhadap Pergaulan Bebas Remaja
Ezra Tari;
Talizaro Tafonao
DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 3, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30648/dun.v3i2.181
Abstract. This study aimed to find solutions to the problems of free association among teenagers starting from theological and sociological analysis. In conducting this study the author used a literature study method on various previous thoughts and studies that have been carried out. The results obtained from this study were that teenagers are often ignored by the church. The church often only pays attention to adult problems. Therefore, in order to overcome the problem of teenagers free association, good cooperation is needed between parents, the church, the government, and the community.Abstrak. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengupayakan solusi dari permasalahan pergaulan bebas di kalangan remaja dengan berangkat dari analisis secara teologis dan sosiologis. Dalam melakukan kajian ini penulis menggunakan metode studi pustaka terhadap berbagai pemikiran dan kajian terdahulu yang pernah dilakukan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa remaja seringkali diabaikan oleh gereja. Gereja sering hanya menaruh perhatian besar kepada masalah-masalah orang dewasa. Oleh karena itu, dalam rangka mengatasi persoalan pergaulan bebas remaja tersebut diperlukan kerjasama yang baik antara orang tua, gereja, pemerintah, maupun masyarakat.
Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Memerangi Berita Hoaks di Media Sosial
Talizaro Tafonao;
Prasetyo Yuliyanto
Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Vol 2 No 1 (2020): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili dan Kejuruan (STTIK) Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37364/jireh.v2i1.30
In this study, the author studies the role of Christian religious education in combating hoax on social media. This study begins with the author's empirical observation where these days hoax on social media becomes the main news that is endlessly discussed in public. As a result of many hoaxes on social media, there are many divisions between the people as expressed in this empirical study. If it is carefully observed that the main problem is not in the development of science and technology globally, but the problem is there are every person who uses the technology irresponsibly because humans are too spoiled with various facilities of technological sophistication so that there is no control when someone is free to express opinions in social media. Ironically this freedom is exploited to explore personal and group interests, without seeing the consequences of this dishonourable behaviour. By looking at these various facts, this study presents an effort to provide understanding and education to the public to participate in combating hoax on social media. The purpose of this study is to invite all Christians to contribute and care for the social problems that are troubling society today. Therefore it is time for the role of Christian Religion education to be applied through lifestyles by communicating honestly and get used to using ethics when surfing on social media. Tulisan ini merupakan kajian terhadap peran pendidikan agama kristen dalam memerangi berita hoaks di media sosial. Kajian ini berangkat dari pengamatan penulis secara empiris dimana hari-hari ini berita hoaks di media sosial menjadi berita utama yang tidak habisnya dibicarakan di publik. Akibat dari mewabahnya berita hoaks di media sosial maka tidak sedikit terjadinya perpecahan diantara masyarakat sebagaimana yang diungkapkan dalam tulisan ini seacara empiris. Jika diperhatikan dengan teliti bahwa unsur persolan sebenarnya bukan terletak pada perkembangan ilmu dan teknologi secara global, tetapi persoalannya adalah ada pada setiap oknum yang memanfaatkan teknologi tersebut karena manusia terlalu dimanjakan dengan berbagai fasilitas dari kecanggihan teknologi tersebut sehingga tidak ada kontrol ketika seseorang bebas mengeluarkan berpendapat di media sosial. Dengan melihat berbagai fonomena ini maka tulisan ini hadir sebagai upaya memberi pemahaman dan edukasi kepada masyarakatuntuk ikut berpatisipasi dalam memerangi berita hoaks di media sosial. Tujuan kajian ini mengajak seluruh umat Tuhan untuk berkontribusi dan peduli terhadap persolan-persoalan sosial yang sedang meresahkan masyarakat saat ini.