p-Index From 2021 - 2026
10.709
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Kurios Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN Jurnal Komunikasi Pendidikan Jurnal Gamaliel Teologi Praktika TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Jurnal Educatio FKIP UNMA SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Jurnal Shanan Indonesian Journal of Instructional Media and Model Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi Vox Dei : Jurnal Teologi dan Pastoral SHAMAYIM: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Jurnal DIDASKO Jurnal Teologi Amreta Matheteuo TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen ELEOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Illuminate: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Jurnal Teologi Injili CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Real Coster Davar: Jurnal Teologi KAPATA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Harati: Jurnal Pendidikan Kristen Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja Shalom: Jurnal Teologi Kristen Jurnal Apokalupsis REAL DIDACHE: Journal of Christian Education MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen Theologia Insani: Jurnal Theologia, Pendidikan, dan Misiologia Integratif Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Innovative: Journal Of Social Science Research Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani EKKLESIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu Discreet: Journal Didache of Christian Education Apostolos: Journal of Theology and Christian Education Pietas: Jurnal Studi Agama dan Lintas Budaya Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan KARDIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan JUILMU Proceeding of The International Conference on Religious Education and Cross - Cultural Understanding AMBASSADORS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Khazanah Theologia
Claim Missing Document
Check
Articles

Tantangan Pluralisme Agama untuk Keharmonisan Masyarakat Faldi Adrianus Bunga; Gia Lestari Sihombing; Joy Miraacle Gigir; Talizaro Tafonao
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/juilmu.v2i1.56-66

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan masyarakat yang majemuk, terdiri dari berbagai kelompok agama, etnis, dan budaya yang hidup berdampingan. Keberagaman ini merupakan aset sosial yang berharga, namun juga berpotensi menimbulkan konflik jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan upaya membangun keharmonisan dalam kehidupan masyarakat plural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan pluralisme agama serta strategi dalam membangun hubungan harmonis antarumat beragama. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi pustaka, di mana data dikumpulkan melalui berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi harmonis, kerja sama, serta dialog antaragama menjadi faktor utama dalam menciptakan kehidupan yang inklusif, adil, dan harmonis. Selain itu, kebebasan beragama yang terjamin akan memberikan ruang bagi individu untuk berkembang dan berkontribusi dalam masyarakat. Dengan demikian, moderasi beragama dan sikap toleransi menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial dan membangun keharmonisan di tengah masyarakat yang beragam.
Peran Pendampingan Orang Tua Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Selamat Belajar Dari Rumah di Masa Pandemi Covid-19 Data, Alfred Bunga; Talizaro Tafonao; Sidabutar, Dewi Lidya; Rini Sumanti Sapalakkai
ELEOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 1 (2021): Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kalvari Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.375 KB) | DOI: 10.53814/eleos.v1i1.5

Abstract

Abstract The Covid-19 pandemic requires children to study at home. All student learning activities are carried out at home with guidance from parents. So that the role of parents in educating children is in the first place. Parents are the main responsibility for the education of their children. The purpose of writing this article is to see how the efforts made by parents in accompanying their children during the pandemic. The research method used in this research is descriptive qualitative method. The method is, the method used is based on data obtained from the research field. In this study, besides wanting to see the child's learning process, the role and parenting pattern or mentoring of parents to their children during online learning that you want to observe carefully. Parents can apply teaching methods that involve daily activities such as making food, cleaning the house, or other things that can be created with the material being studied by the child. From the results of research on the role of parents in accompanying children during online learning, they still find various obstacles ranging from a lack of understanding of the condition of each child.   Abstrak Adanya pandemi Covid-19 mengharuskan anak untuk belajar di rumah. Seluruh kegiatan belajar siswa dilaksanakan di rumah dengan bimbingan dari orang orang tua. Sehingga peranan orang tua dalam mendidik anak berada pada urutan pertama. Orang tua merupakan penanggung jawab utama dalam pendidikan anak-anaknya. Tujuan penulisan artikel ini adalah melihat bagaimana upaya-upaya yang dilakukan oleh orang tua dalam mendampingi anak selama pandemi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Metode tersebut merupakan, metode yang digunakan berdasarkan data yang diperoleh dari lapangan penelitian. dalam penelitian ini selain ingin melihat proses pembelajaran anak peran dan pola asuh atau pendampingan orang tua kepada anak anaknya selama pembelajaran daring yang ingin diamati secara seksama. Orang tua bisa menerapkan metode pengajaran yang melibatkan kegiatan sehari-hari seperti membuat makanan, membersihkan rumah, atau lainnya yang bisa dikreasikan dengan materi yang sedang dipelajari oleh anak. Dari hasil penelitian peran orang tua dalam mendampingi anak selama pembelajaran daring masih menemukan berbagai kendala mulai dari kurangnya pemahaman akan kondisi anak masing-masing.
Peran Guru Profesional dalam memajukan Pendidikan di Era Industri 4.0 Petrus, Wadison; Nainggolan, Dewi Suri Agustina; Talizaro Tafonao
ELEOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 2 (2022): Januari 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kalvari Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.225 KB) | DOI: 10.53814/eleos.v1i2.10

Abstract

Abstract: The purpose of writing this article is to see what obstacles are faced by teachers in improving educational progress in the industrial era 4.0. This research is based on the community's point of view that education is the main aspect in bringing about change for the progress of the nation. This can be seen from the appreciation of the community in encouraging their children to go to school, because through education they can be freed from the shackles of ignorance and backwardness. However, this expectation has not been achieved due to the many obstacles faced by teachers in improving their professionalism in teaching as explained in this article. This paper uses a qualitative method by examining the professional role of teachers in advancing education in the industrial era 4.0. The author collects data through the study of journal articles, books and scientific works that can be trusted to support the author's analysts in writing this article. The results obtained in this study are teachers understand the meaning of professionalism in the world of education, problems in the world of education, rights and obligations in educational change, the function of the teacher's role in supporting educational progress in the industrial era 4.0. Thus, improving education in the industrial era 4.0 is the responsibility of every teacher.Abstrak: Tujuan penulisan artikel ini adalah melihat apa saja kendala yang dihadapi oleh guru dalam meningkatkan kemajuan pendidikan di era industri 4.0. Penelitian ini didasarkan dari pandang masyarakat bahwa pendidikan merupakan aspek utama dalam membawa perubahan bagi kemajuan bangsa. Hal ini terlihat dari apresiasi masyarakat dalam mendorong anak-anaknya untuk bersekolah, karena melalui pendidikan dapat dimerdekakan dari belenggu kebodohan dan keterbelakangan. Namun harapan ini masih belum tercapai disebabkan karena banyak kendala yang hadapi oleh guru dalam meningkatkan profesionalnya dalam mengajar sebagaimana penjelasan dalam artikel ini. Tulisan ini mengunakan metode kualitatif dengan mengkaji peran profesional guru dalam memajukan pendidikan di era industri 4.0. Penulis mengumpulkan data melalui kajian artikel jurnal, buku dan karya ilmiah yang dapat dipercaya untuk mendukung analis penulis  dalam penulisan artikel ini. Hasil yang diperoleh dalam kajian ini adalah guru memahami makna profesional dalam dunia pendidikan, masalah dalam dunia pendidikan, Hak dan Kewajiban dalam perubahan pendidikan, fungsi peran guru dalam mendukung kemajuan pendidikan di era industri 4.0. Dengan demikian bahwa peningkatan pendidikan di era industri 4.0 merupakan tanggung jawab setiap guru.
Kontribusi Orangtua dalam Mengimplementasikan Nilai-nilai Pendidikan Agama Kristen di keluarga Gulo, Moralman; Sijabat, Puja Maharani; Yuniarti, Yuniarti; Tafonao, Talizaro
TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 2, No 2 (2022): Teologi dan Pendidikan Kristiani (Desember 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Transformasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.73 KB) | DOI: 10.53674/teleios.v2i2.51

Abstract

Abstract: The application of the values of Christian religious education in the family is an important thing for every parent to do for their children. But this important thing is that parents often don't understand how to do it. With the problems above, this paper wants to explain again to every parent that parents have a responsibility to apply the values of Christian Religious Education to every child in the family. The purpose of writing articles is to provide parents with the correct understanding as an effort to present the values of the Christian religious education curriculum in the family. The method used in this writing is a qualitative descriptive method with a literature approach that originates from journals, books and websites that can support studies on the contribution of parents in implementing the values of Christian religious education in the family. The results of this paper explain that parents are an important indicator in achieving the values of Christian religious education in the family, namely recognizing their roles as parents and teachers, understanding the basic values of Christian Religious Education and their application in family life.Abstrak: Penerapan nilai-nilai pendidikan agama Kristen dalam keluarga menjadi hal penting karena dengan adanya pola pendidikan yang baik dalam keluarga maka akan berdampak pada kepribadian anak, tetapi yang sering tejadi selama ini adalah orang tua sering kali mengabaikan tugasnya pendidik, pelindung, pengasuh, dan pemberi contoh kepada anak-anak. Dengan problema di atas maka tulisan ini hendak menjelaskan kembali kepada setiap orang tua bahwa orang tua memiliki tanggung jawab dalam menerapkan nilai-nilai Pendidikan Agama Kristen kepada setiap anak dalam keluarga. Tujuan penulisan artikel adalah untuk memberi pemahaman yang benar kepada orang tua sebagai upaya dalam menghadirkan nilai-nilai pendidikan agama Kristen di dalam keluarga. Adapun metode yang digunakan dalam penulisan ini ialah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pustaka yang bersumber dari jurnal, buku dan juga website yang dapat mendukung kajian tentang kontribusi orang tua dalam menerapkan nilai-nilai pendidikan agama Kristen dalam keluarga. Hasil dari tulisan ini menjelaskan bahwa orang tua sebagai indikator penting dalam mencapai nilai-nilai pendidikan agama Kristen di dalam keluarga. Dengan mengenal perannya sebagai orang tua dan guru dalam keluarga maka nilai-nilai Pendidikan Agama Kristen dapat terimplementasi dengan baik sesuai dengan prinsip-prinsip kebenaran firman Tuhan.
Respon Gereja Terhadap Pluralisme Dalam Aktivitas Misiologi Kristen Jabes Pasaribu; Rosnita Temba Kagu; Tafonao, Talizaro; Ceria
EKKLESIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 1 No. 1 (2022): November 2022
Publisher : STT Ekklesia Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.994 KB) | DOI: 10.63576/ekklesia.v1i1.11

Abstract

Abstract: Abstract: Pluralism is a phenomenon that cannot be avoided in all aspects of life, especially in the field of religion (religion). This pluralism raises various basic beliefs that have the potential to influence the attitude and even the identity of the church in missionary church activities. That is why it is important to understand the church's response to pluralism and the context of Christian missiology, where the church continues to carry out its function as evangelists. The researcher uses a qualitative method of literature study. The results obtained are that the Church remains in a missionary state in the representation of God's love in the midst of pluralism.Abstrak: Pluralisme merupakan suatu fenomenal yang tidak dapat dihindari dalam segala bidang aspek kehidupan secara khusus dalam bidang agama (religus). Pluralisme ini memunculkan berbagai dasar keyakinan yang sangat potensial dalam mempengaruhi sikap bahkan identitas gereja dalam aktifitas gereja yang misionaris. Oleh sebab itulah pentingnya pemahaman akan respon gereja terhadap pluralisme dan konteks misiologi Kristen, dimana gereja tetap menjalankan fungsinya sebagai pemberita Injil. Peneliti menggunakan metode kualitatif studi pustaka. Hasil yang diperoleh bahwa Gereja tetap dalam keadaannya yang misionaris dalam representasi kasih Allah ditengah kemajemukan.
Kepemimpinan Gereja dan Politik : Menggerakkan Suara-suara Kristen untuk Transformasi Politik Kontemporer Sanjaya, Yudhy; Huatama, Victor Angsono; Tafonao, Talizaro
Ambassadors: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 3 No 2 (2024): Teologi dan Pendidikan Kristiani
Publisher : STT INDONESIA MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54369/ajtpk.v3i2.60

Abstract

Abstract: The integration of Christian values with technological advances in Christian leadership practice is a relevant challenge in today's digital era. This research aims to explore this combination and identify practical strategies and implications in the context of Christian leadership theory and practice. The research method used is literature analysis and qualitative data collection through literature study. The research results show that, although there is conflict between Christian values and technological advances, there are also opportunities to utilize technology as a tool for strengthening community and spiritual growth. The implications of this research are the need for further research on practical strategies for overcoming these conflicts, longitudinal studies to understand the development of Christian leadership practices in adopting new technology, as well as research on how transformative Christian leadership can influence spiritual and community growth in the long term. Thus, this research makes a significant contribution to the development of Christian leadership theory and practice in the digital era. Abstrak: Keterlibatan agama dalam politik telah menjadi topik yang semakin relevan di tengah dinamika politik kontemporer. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk memahami peran keterlibatan Kristen dalam transformasi politik saat ini. Latar belakangnya terkait dengan pergeseran pandangan terhadap agama dalam politik dan kompleksitas isu-isu politik global yang terus berkembang. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana keterlibatan Kristen memengaruhi pembentukan kebijakan publik, serta tanggapan mereka terhadap tantangan-tantangan politik kontemporer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pola perilaku politik Kristen, dampaknya dalam dinamika politik sosial, dan implikasinya terhadap stabilitas demokrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang kompleksitas keterlibatan umat Kristen dalam politik serta menawarkan wawasan tentang langkah-langkah yang dapat diambil untuk memperkuat kontribusi positifnya dalam membangun masyarakat yang inklusif dan demokratis.
Upaya-Upaya Supervisi Dalam Memonitoring Kinerja Guru Pendidikan Agama Kristen Di Sekolah Petrus, Wadison; Tafonao, Talizaro; Agiana Her Visnhu Ditakristi
Vox Dei: Jurnal Teologi dan Pastoral  Vol 3 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46408/vxd.v3i1.107

Abstract

The purpose of writing this article is to see the effectiveness of supervision in monitoring the performance of Christian Religious Education teachers in schools. The basic problem in this paper is that researchers still find some Christian Religious Education teachers who have not carried out their duties optimally based on the applicable rules. Based on the subject matter, the task of supervision seeks to carry out its functions as described in this article. The research method used in this study is a qualitative research method. The results obtained in this paper show that by observing, directing, coaching and checking administration, it has a very positive impact on the performance of teachers in schools and is more organized in carrying out their duties and carrying out their responsibilities in accordance with the main tasks they carry out. Thus, it seems that there are no teachers who are neglected and who neglect each of their duties.
Theologia morae: Slow leadership sebagai spiritualitas kepemimpinan Kristiani transformatif di era akselerasi disruptif Ditakristi, Agiana Her Vinshu; Tafonao, Talizaro
KURIOS Vol. 11 No. 3: Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v11i3.1536

Abstract

This article proposes Theologia Morae (Theology of Slowness) as a theological-spiritual framework for transformative Christian leadership in the era of disruptive acceleration. Drawing from Hartmut Rosa's social acceleration theory and Byung-Chul Han's critique of the burnout society, this study diagnoses acceleration as a spiritual pathology that negates the Sabbath principle inherent in creation. The theological construction of slow leadership is built upon four foundations: theologia crucis, kenosis, pneumatology, and already-not yet eschatology. Praxis dimensions include contemplation, Sabbath as prophetic resistance, temporal hospitality, and commitment to long-term formation. Contextualized within Indonesia, this framework resonates with local wisdom traditions such as alon-alon waton kelakon, tirakat, and musyawarah. Theologia Morae argues that slowness is not weakness but an essential theological virtue for sustainable and transformative leadership.   Abstrak Artikel ini mengusulkan Theologia Morae (Teologi Kelambatan) sebagai kerangka teologis-spiritual bagi kepemimpinan Kristiani transformatif di era akselerasi disruptif. Studi ini mendiagnosis akselerasi sebagai patologi spiritual yang menegasi prinsip Sabbath dalam tatanan ciptaan, dengan berpijak pada teori akselerasi sosial Hartmut Rosa dan kritik Byung-Chul Han terhadap masyarakat burnout. Konstruksi teologis slow leadership dibangun di atas empat fondasi: theologia crucis, kenosis, pneumatologi, dan eskatologi already-not yet. Dimensi praksis mencakup kontemplasi, Sabbath sebagai resistensi profetis, hospitalitas temporal, dan komitmen pada formasi jangka panjang. Dikontekstualisasikan dalam horizon Indonesia, kerangka ini beresonansi dengan tradisi kearifan lokal seperti alon-alon waton kelakon, tirakat, dan musyawarah. Theologia Morae berargumen bahwa kelambatan bukanlah kelemahan melainkan virtus teologis yang esensial bagi kepemimpinan yang berkelanjutan dan transformatif.  
The Contribution Of Christian Religious Education In Character Development Of Persons With Disabilities Based On Jean Vanier's Theological Perspective Talizaro Tafonao; Stella Lady Prang; Agiana Her Vinshu Ditakristi
Proceeding of The International Conference on Religious Education and Cross - Cultural Understanding Vol. 1 No. 2 (2025): July : Proceeding of the International Conference on Religious Education and Cr
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/icreccu.v2i1.45

Abstract

This study aims to explore the contribution of Christian Religious Education in developing the character of people with disabilities, grounded in Jean Vanier’s perspective on inclusive community and human dignity. People with disabilities are often marginalized due to persistent social stigma, which limits their access to education, meaningful participation, and employment opportunities, particularly within faith-based educational contexts. Employing a qualitative research approach through an in-depth literature review, this study examines key concepts in Christian Religious Education, the characteristics and lived experiences of individuals with disabilities, and the challenges and strategies associated with inclusive educational practices. The findings indicate that Christian Religious Education can function as an effective empowerment framework by integrating spiritual formation with the development of social skills, self-confidence, and communal belonging. Based on Jean Vanier’s inclusive vision, the study highlights practical implications for local churches, Christian schools, and faith-based communities, such as fostering inclusive learning environments, implementing participatory pedagogical models, and strengthening community-based support systems for people with disabilities.Furthermore, reducing social stigma through value-based education and community engagement emerges as a critical strategy to enhance educational participation and social integration. These findings contribute to the discourse on inclusive Christian education and offer contextual strategies applicable to local academic and ecclesial settings in promoting the dignity and empowerment of people with disabilities.
Yesus Sebagai Guru Teladan dalam Masyarakat Berdasarkan Perspektif Injil Matius Talizaro Tafonao
Khazanah Theologia Vol. 2 No. 1 (2020): Khazanah Theologia
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kt.v2i1.8390

Abstract

In this paper, the author studies Jesus as a model teacher in a society based on the perspective of the Gospel of Matthew. This study departs from the author's observation of the condition of the teachers at this time, where educators today no longer make Jesus as the main role model in carrying out their teaching duties. The method used is a qualitative research method, the author studies the text of Matthew's gospel to analyze the Bible's view of Jesus as a model teacher. The analysis process carried out by the author is to use a variety of reliable library and electronic sources to support the analysis of the author. The results of this study found that Jesus is a model teacher for the community with indicators Jesus teaches through His real life, Jesus in teaching is not boring, Jesus always starts teaching from the way of thinking His disciples and Jesus always has a good relationship with students his disciples.
Co-Authors Agiana Her Vinshu Ditakrist Agiana Her Vinshu Ditakristi Agiana Her Visnhu Agiana Her Visnhu Ditakristi Agiana Her Visnhu Ditakristi Alfian Paskah Wayoi Ardianto Lahagu Ardy Lahagu Benteng M. M Purba Br Silaban, Elfrida Elena Ceria Ceria, Ceria Daniel Agustin Daniel Agustin Daniel Agustin Darianti Darianti Darianti Data, Alfred Bunga David Folind Zega Desetina Harefa Desetina Harefa Dewi Lidya S Dewi Lidya S Ditakristi, Agiana Her Vinshu Ditakristi, Agiana Her Visnhu Duha, Sang Putra Immanuel Edison Edison Eko Sulistyo Ellyzabeth Sinaga Elvina Sinukaban Emmiria Hutabarat Esra Zos Samosir Evarisman Nehe Evimalinda, Rita Ezra Tari Faldi Adrianus Bunga Folind Zega, David Frederik Patar Hutahaean Gia Lestari Sihombing Go Heeng Gulo, Moralman Gultom, Mangarimbun Handayani, Sri Harefa, Desetina Harefa, Otieli Haryanti, Lilis Hendrik Bernadus Tetelepta Hendrik Bernadus Tetelepta Hendrik Bernardus Tetelepta Hendrikus Dorebia Huatama, Victor Angsono Hulu, Vanbe Toven Hutabarat, Betty Hutagalung, Sabar Manahan Ida Bagus Nyoman Widiartawan Ika Widyasari Simanjuntak Imayanti Nainggolan Isak Suria Jabes Pasaribu Jan Lukas Lombok Jan Lukas Lombok Jaya Supan Jaya Supan Jenri Prada Sibarani Jenri Prada Sibarani Johannis Siahaya Joni Gultom Joy Miraacle Gigir Jozethian Watta Julianus Julianus Juntriman Purba Justine Handayani Waruwu Kilala, Amanda Manahan Uji Simanjuntak Manahan Uji Simanjuntak Manahan Uji Simanjuntak Manuputty, Conny Zefanya Dasel Manurung, Rismag Dalena Monica Br Manurung Marianus - Marisi, Candra Gunawan Mersi Yolandra Bohalima Minta Minaria Mintin, Desy Mohd Kasturi Nor Abd Aziz Mondolu, Debby Christ Moralman Gulo Moralman Gulo Munatar Kause Nababan, Fenny E. Nainggolan, Dewi Suri Agustina Nainggolan, Imayanti Nehe, Evarisman Noyita, Efvi Otieli Harefa Paat, Vicky BGD Permauli Tampubolon Petrus, Wadison Pidemon Gulo Prang, Stella Lady Prasetya, Didimus Sutanto B Prasetyo Yuliyanto Puja Maharani Sijabat Purba, Benteng Martua Mahuraja Purnawan, Padiel Eko Rewisadi Gulo Rijaltri Sudarman Sihombing Rini Sumanti Sapalakkai Rini Sumanti Sapalakkai Rismag Dalena F.M Br Manurung Rismag Dalena Florentina Monica Br Manurung Rismag Dalena Florentina Monica Br Manurung Rismag Dalena Monica Br Manurung Manurung Ristiono, Yosua Budi Rita Evimalinda Roi Ganda Panggabean Rolina Kaunang Ronald Sianipar Rosnita Temba Kagu Ruslim, Samuel Kelvin S, Dewi Lidya Sababalat, Kelvin Zones Sakati, Abraham Marsal Sanjaya, Yudhy Saputra, Sion Septerianus Waruwu Shintike Maya Shintike Maya Sianipar, Ronald Sibarani, Jenri Prada Sidabutar, Dewi Lidya Sihar Lamhot Simatupang Sihombing, Janet Sartika Sijabat, Puja Maharani Simanjuntak, Fredy Simanjuntak, Haposan Simanjuntak, Ika Widyasari Siregar, Viktor Deni Solideo Bole Solideo Gloriana Bole Sophia, Selvyen Stella Lady Prang Suarman Lase Suhartono, Gracia Vania Sukardin Zebua Suryaningwidi, Rosita Susmiati Susmiati Sylvia Natalia Tetelepta, Hendrik Bernadus Togatorop, T. Mangiring Tua Togatorop, Timotius Mangiring Tua Tri Murni Situmeang Tri Murni Situmeang Uswatun Hasanah Victor Angsono Huatama Victor Christianto Vieri, Gabriel Cristian Viktor Deni Siregar Viktor Deni Siregar Vivian Girsang, Chenlin Doura Wadison Petrus Waruwu, Septerianus Widjaja, Fransiskus Irwan Wilson Zalogo Wiwiet Arie Shanty Wiwiet Arie Shanty Yaaman Gulo Yasanto Lase Ya’aman Gulo Ya’aman Gulo Yesimieli Laiya Yosua Budi Ristiono Yudhy Sanjaya Yunardi Kristian Zega Yunardi Kristian Zega Yuniarti Yuniarti Yupe Usiel Zai, Etaprida Zakharia Victor Harefa Zalogo, Wilson Zega, Henilis Yanti Zega, Yunardi Kristian