p-Index From 2021 - 2026
10.437
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Kurios Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN Jurnal Komunikasi Pendidikan Jurnal Gamaliel Teologi Praktika Khazanah Theologia TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Jurnal Educatio FKIP UNMA Khazanah Theologia SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Jurnal Shanan Indonesian Journal of Instructional Media and Model Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi Vox Dei : Jurnal Teologi dan Pastoral SHAMAYIM: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Jurnal DIDASKO Jurnal Teologi Amreta Matheteuo TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen ELEOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Illuminate: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Jurnal Teologi Injili CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Real Coster Davar: Jurnal Teologi KAPATA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Harati: Jurnal Pendidikan Kristen Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja Shalom: Jurnal Teologi Kristen Jurnal Apokalupsis REAL DIDACHE: Journal of Christian Education MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen Theologia Insani: Jurnal Theologia, Pendidikan, dan Misiologia Integratif Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Innovative: Journal Of Social Science Research Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani EKKLESIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu Discreet: Journal Didache of Christian Education Apostolos: Journal of Theology and Christian Education Pietas: Jurnal Studi Agama dan Lintas Budaya Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan KARDIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan JUILMU AMBASSADORS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kepemimpinan Kristen Berdasarkan Markus 10:43-45 dan Implementasinya Dalam Pertumbuhan Rohani Jemaat Di Masa Pandemi Rismag Dalena Monica Br Manurung Manurung; Jenri Prada Sibarani; Jaya Supan; Fransiskus Irwan Widjaja; Talizaro Tafonao
Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja Vol 2 No 1 (2022): DPJTMG: Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.561 KB) | DOI: 10.54170/dp.v2i1.84

Abstract

This article aims to provide an overview for Christian leaders or servants of God during a pandemic, so that they become leaders who have credibility or divine character and can be useful in ministry, especially by following the developments of the times during the pandemic. Leaders during a pandemic must work hard and learn to keep up with the times. Especially with the condition where the church must follow the protocol in accordance with government directives in conducting online and offline worship. Descriptive qualitative research is a research method in analyzing Christian leadership based on Mark 10:43-45 and its implementation in the spiritual growth of the congregation during a pandemic. The sources used by the author in reviewing this article are journals, books, and other reliable references to support the author's analysis in this article. The results obtained in this study are leaders serve and are sensitive to existing situations as found in the text of Mark 10:43-45. This kind of leadership is very influential on the growth of the church, both in quality and quantity. Thus, the analysis of Christian leadership offered by Mark 10 becomes an important part and must be applied by every Christian leader in serving so that the congregation's spiritual growth during the current pandemic. Artikel ini bertujuan untuk memberi gambaran bagi pemimpin Kristen atau hamba Tuhan di masa pandemi, agar menjadi pemimpin yang punya kredibilitas atau karakter ilahi serta dapat bermanfaat didalam pelayanan terkhusus dengan mengikuti perkembangan zaman di masa pandemi. Pemimpin di masa pandemi haruslah bekerja keras dan belajar dalam mengikuti perkembangan zaman. Terkhususnya dengan kondisi di mana gereja harus mengikuti protokol sesuai dengan arahan pemerintah dalam melakukan ibadah online dan offline. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menganalisis kepemimpinan Kristen berdasarkan Markus 10:43-45 dan implementasinya dalam pertumbuhan rohani jemaat di masa pandemic. Sumber-sumber yang digunakan oleh penulis dalam mengkaji artikel ini adalah jurnal, buku-buku, serta refrensi lainnya yang terpecaya untuk mendukung analisis penulis dalam artikel ini. Hasil yang didapatkan dalam kajian ini adalah pemimpin melayani dan peka terhadap situasi yang ada sebagaiamana temuan dalam teks Markus 10:43-45. Kepempinan seperti ini sangat berpengaruh pada pertumbuhan gereja, baik secara kualitas maupun kuantitas. Dengan demikian bahwa analisis kepemimpinan Kristen yang ditawarkan Markus 10 menjadi bagian yang penting dan harus diterapkan setiap pemimpin Kristen dalam melayani agar rohani jemaat bertumbuh di masa pandemi saat ini.
Tugas Dan Tanggung Jawab Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Menangani Psikologi Anak Akibat Pandemi Covid-19 Imayanti Nainggolan; Talizaro Tafonao
Shalom: Jurnal Teologi Kristen Vol. 1 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Syalom Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.524 KB) | DOI: 10.56191/shalom.v1i1.4

Abstract

This article is a theoretical study of the duties and responsibilities of Christian religious education teachers as educators who are able to teach, guide and even direct students during the Covid-19 pandemic. The importance of Christian religious education teachers during the pandemic, not only teaching or transferring knowledge. However, the duties and responsibilities of Christian religious education teachers during a pandemic are to handle the negative psychology of students and help and lead children to know the real love of God in the Lord Jesus Christ. The duties and responsibilities of Christian religious education teachers during the pandemic are, as teachers as motivators so that children get assistance to find solutions by providing direction or advice based on the truth of God's Word, even increasing children's spirituality, growing their faith and hope in God. Christian religious education teachers must also provide assistance, care, and sincere love, so that students or children feel valued and have enthusiasm. In addition to Christian religious education teachers as motivators, also Christian religious education teachers as innovators, as evaluators, giving themselves to their students, even Christian religious education teachers are able to bring students to life changes for children who experience negative psychology. To achieve what the author's goal is, the author uses a qualitative method of literature review, namely by collecting data and information related to the problem under study through books, magazines, manuscripts, and supported by several references. online for the completion of this paper.
Perubahan Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Berdampak Pada Strategi Guru Dalam Mengajar Di Sekolah Rismag Dalena Florentina Monica Br Manurung; Talizaro Tafonao
Jurnal Apokalupsis Vol 12 No 2 (2021): Jurnal Apokalupsis
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Internasional Harvest Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.919 KB) | DOI: 10.52849/apokalupsis.v12i2.30

Abstract

The purpose of writing this article is to find out the impact experienced by teachers in curriculum changes and find the right strategy to be applied to students. In this paper, there are teachers who are not ready and less enthusiastic in improving their competence so that they find the right strategy to teach students. The method used is a qualitative research method by examining the extent to which changes in the Christian religious education curriculum have an impact on teachers' strategies in teaching in schools. In the analysis process, the author uses various sources of literature as references such as books, journals and interviews to support the author's analysis. The results found by the author are related to the teacher's strategy in dealing with curriculum changes, namely by increasing their competence through training (Worksop), classroom action research, following the times, and conducting discussions with colleagues as explained in this article. Thus teachers are able to teach in schools with the right strategy even in the midst of curriculum changes that occur.
Intervensi Teologis Kristen sebagai Perspektif Toleransi Pluralisme Agama-Agama Viktor Deni Siregar; Mersi Yolandra Bohalima; Talizaro Tafonao; Yunardi Kristian Zega
CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 2, No 1 (2022): September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Anugrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54592/jct.v2i1.38

Abstract

The purpose of writing this article is to provide knowledge about the role of Christian theological perspectives in the issue of religious pluralism through the attitude of tolerance as an initial foundation for mutual life in the utterance of the existing society and religion. Problems that occur in the plural of religion often Christian theological interventions such as allowing things that really should be able to contribute solutions to problems in the values of Christian theology are not given as a sense of tolerance, so that the word tolerance is only a known literacy without action (allowing ). The method used in this study is a descriptive qualitative method. The source used is a trusted book and journal article. The results found in this article are that Christian theology does not look at tolerance as ignorance, causing omission to other religions. The factors seen in the intervention of Christian theology as a perspective of religious pluralism tolerance include: intolerant, dogmatic, opportunist, and apathetic.Tujuan penulisan artikel ini ialah untuk memberikan kajian mengenai keterlibatan Teologis Kristen yang mampu menjadi jawaban dunia khususnya dalam permasalahan pluralisme agama melalui sikap toleransi sebagai landasan awal untuk saling hidup dalam kemajemukkan masyarakat dan agama yang ada. Permasalahan yang terjadi pada pluralitas agama kerap kali intervensi teologis Kristen seperti membiarkan hal yang memang seharusnya dapat memberikan sumbangsi solusi permasalah dalam nilai-nilai teologis kekristenan tidak diberikan sebagai rasa toleransi, sehingga kata toleransi tersebut hanya menjadi literasi yang diketahui tanpa adanya aksi (membiarkan). Metode yang digunakan dalam kajian ini ialah metode kualitatif deskriptif. Sumber yang digunakan ialah buku, artikel jurnal, studi kasus, dan tinjauan teologis mengenai kajian yang dilakukan. Adapun hasil yang ditemukan dalam kajian artikel ini ialah teologis Kristen saat ini masih memandang toleransi sebagai suatu hal yang kurang memberikan kepedulian, menimbulkan pembiaran terhadap agama lain. Faktor yang dilihat dalam intervensi teologis Kristen sebagai perspektif toleransi pluralisme agama, antara lain: intoleran, dogmatik, oportunis, dan apatis.Kata kunci: intervensi; perspektif; pluralisme agama; toleransi; teologi Kristen
Strategi Berapologetika Kristen untuk Menjaga Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Esra Zos Samosir; Yunardi Kristian Zega; Talizaro Tafonao
THEOLOGIA INSANI: Jurnal Theologia, Pendidikan, dan Misiologia Integratif Vol. 1 No. 2 (2022): Juli
Publisher : STAK Reformed Remnant Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.025 KB) | DOI: 10.58700/theologiainsani.v1i2.21

Abstract

The rigidity of apologists in defending the Christian faith within the scope of religious pluralism has become a discourse. Pluralism of theology of religions creates a feeling of reluctance for apologists in defending the Christian faith so that not a few believers neglect their responsibilities in defending the Christian faith. The author tries to describe how important it is to equip and empower the laity as a strategy that can be applied in Christian apologetics to deal with pluralism of theology of religions. The purpose of writing this article is to provide awareness to community leaders and academic theologians to empower the laity in apologizing, as a strategy in dealing with attacks on Christian faith in the sphere of religious pluralism. This research was written using content analysis method. In making the laity become apologists, it is necessary to equip the congregation to have spiritual maturity, form the right motivation in conveying God's word contextually, and make disciples to the congregation.
Pembinaan Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga: Upaya Membentuk Karakter Remaja di GIA Pringgading Yunardi Kristian Zega; Talizaro Tafonao; Hendrik Bernardus Tetelepta; Otieli Harefa; Joni Gultom; Dewi Lidya S; Go Heeng
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2.1 Desember (2022): SPECIAL ISSUE
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.953 KB)

Abstract

Keluarga merupakan tempat terbaik dalam memberikan pendidikan karakter bagi setiap anak, khususnya bagi remaja Kristen di era digital. Alasan mengapa kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Gereja Isa Almasih Pringgading Cabang Belakang Padang, yakni karena pemahaman orang tua mengenai Pendidikan Agama Kristen (PAK) keluarga dalam membentuk karakter remaja masih sangat kurang. Hal ini terlihat dari sebagian besar anak-anak remaja Kristen di gereja tersebut kecanduhan gadget, suka melawan, dan membantah nasehat dari orang tuanya. Oleh sebab itu, kegiatan PkM ini dipandang penting oleh Program Studi Doktor Teologi, Sekolah Tinggi Teologi (STT) Real Batam. Tujuannya ialah agar melalui kegiatan PkM ini para orang tua Kristen di gereja tersebut mampu menyususun strategi PAK keluarga yang dapat menolong pertumbuhan kerakter remaja yang berlandaskan ajaran iman Kristen. Hasil dari kegiatan PkM ini adalah para orang tua dapat menerapkan strategi PAK keluarga yang mampu membentuk karakter remaja yang tangguh dan bertanggungjawab dalam menghadapi setiap masalah, menjadi berkat bagi sesama, menjadi teladan dalam perkataan dan perbuatan, serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi dengan bijak.
PEMBINAAN NILAI-NILAI KARAKTER DAN ETIKA MELALUI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN UNTUK MEMBINA AKHLAK SISWA SMP NEGERI 28 BATAM Daniel Agustin; Talizaro Tafonao; Manahan Uji Simanjuntak; Agiana Her Visnhu; Elvina Sinukaban; Wilson Zalogo; Tri Murni Situmeang; Yaaman Gulo
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i1.1461

Abstract

Pembinaan akhlak pada siswa-siswi merupakan salah satu hal penting untuk diberikan oleh sekolah, agar siswa-siswi tidak memiliki kebiasaan buruk dalam melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan karakter dan etika sebagai seorang remaja Kristen. Tujuan pelaksanaan kegiatan PkM ini adalah memberi edukasi kepada siswa tentang penerapan nilai-nilai karakter dan etika Kristen yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Pembinaan nilai-nilai karakter dan etika dapat diperoleh melalui pengajaran Pendidikan Agama Kristen yang dilaksanakan oleh guru di sekolah. Metode dalam pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab serta menggunakan form evaluasi (print out) yang diikuti kurang lebih 40-46 orang siswa-siswi SMP Negeri 28 Batam. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah para siswa-siswi memahami penting memiliki nilai-nila karakter dan etika kristiani dalam kehidupan sehari-hari dengan cara yakni menjadi teladan melalui sikap dan pergaulan sesui dengan pesan-pesan Alkitab. Dengan begitu, setiap siswa-siswi memiliki pengetahuan yang memadai tentang bagaimana menerapkan nilai-nilai karakter dan etika melalui pendidikan agama kristen, serta dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam berperilaku baik kepada guru, orang tua, dan sesamanya.
Gereja menghadapi fenomena Transnasionalisme: Sebuah tawaran konstruksi pendidikan kristiani bagi remaja yang berbasis pada pelestarian budaya lokal Talizaro Tafonao; Yunardi Kristian Zega
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 8, No 2: Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v8i2.558

Abstract

In the era of information technology today, ease of access becomes a chance for the phenomenon of transnationalism develops. There??"s concern about Indonesian local cultural values shifted by ideologies from other countries which is inappropriate with the nation's philosophy of life. with the intention of counteracting the negative influence of this transnational ideology, the church is expected to play its actual role, especially for youth people. This study aims to offer the construction of Christian education for youth in the church to deal with the negative effects of this transnational phenomenon. By applying a qualitative approach and using descriptive analysis methods in the literature review, a construction of Christian education based on the preservation of local culture is obtained. This leads to the conclusion that Christian education that preserves local culture can dynamize youth character in dealing with the phenomenon of transnationalism.AbstrakDi era kemajuan teknologi informasi seperti sekarang ini, kemudahan untuk memperoleh akses menjadi peluang berkembangnya fenomena transnasionalisme. Ada kekhawatiran terjadinya pergeseran nilai-nilai budaya lokal Indonesia oleh ideologi dari negara lain yang tidak sesuai dengan falsafah kehidupan bangsa. Dalam rangka menangkal pengaruh negatif ideologi transnasional ini, gereja diharapkan dapat berperan nyata, secara khusus terhadap kaum muda. Penelitian ini bertujuan untuk menawarkan konstruksi pendidikan kristiani bagi remaja di gereja dalam rangka menghadapi pengaruh negatif fenomena transnasional ini. Dengan menerapkan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode analisis deskriptif pada kajian literatur, diperoleh sebuah konstruksi pendidikan kristiani yang berbasis pada pelestarian budaya lokal. Hal ini mengantar pada kesimpulan bahwa pendidikan kristiani yang mampu melestarikan budaya lokal dapat menjadi penyeimbang karakter remaja dalam menghadapi fenomena transnasionalisme.
Peran Pemimpin Kristen dalam Meregenerasi dan Memperlengkapi para Pemimpin Muda di Era Globalisasi Jozethian Watta; Yudhy Sanjaya; Talizaro Tafonao
MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen Vol. 2 No. 1 (2023): Pendidikan Agama Kristen 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55967/manthano.v2i1.30

Abstract

Abstract: This paper is a study of the role of leaders in reproducing and equipping people to become the next leaders. This study departs from the author's empirical observations, that many church organizations do not carry out leadership regeneration, so many churches experience setbacks because they are not ready to face any changes. The purpose of writing this article is to see what steps the church has taken in regenerating young leaders in the era of disruption. In this era of disruption, the church is required to prepare leaders who can keep up with change, because young leaders have perspectives that are more relevant to changing times and are able to see change as an opportunity to grow and be fruitful by utilizing digital access. The method of writing this article is using a qualitative method with a literature review approach. The source of this study was obtained from searching various literature such as books and relevant journal articles. The results obtained in the study are that leaders have responsibilities, namely recognizing potential leaders, growing potential leaders and equipping prospective leaders. But to produce leaders like this one should build good cooperation between members and leaders.Abstrak: Tulisan ini merupakan kajian terhadap peran pemimpin dalam mereproduksi dan memperlengkapi orang-orang untuk menjadi pemimpin selanjutnya. Kajian ini berangkat dari pengamatan penulis secara empiris, bahwa banyak organisasi gereja yang tidak melakukan regenerasi kepemimpinan, sehingga banyak gereja mengalami kemunduran karena tidak siap menghadapi setiap perubahan. Tujuan penulisan artikel adalah melihat apa saja langkah-langkah gereja dalam meregenerasikan para pemimpin-pemimpin muda di era disrupsi. Di era globalisasi ini gereja dituntut untuk mempersiapkan pemimpin yang dapat mengikuti perubahan, karena pemimpin muda memiliki perspektif yang lebih relevan dengan perubahan zaman serta mampu melihat perubahan sebagai suatu kesempatan untuk bertumbuh dan berbuah dengan memanfaatkan akses digital. Metode penulisan artikel ini ada menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka. Sumber kajian ini diperoleh dari penelurusan berbagai literatur seperti buku dan artikel jurnal yang relevan. Hasil yang didapat dalam kajian adalah pemimpin memiliki tanggung jawab, yaitu mengenali calon pemimpin, menumbuhkan calon pemimpin dan memperlengkapi calon pemimpin. Tetapi untuk menghasilkan para pemimpin-pemimpin seperti ini hendaknya membangun kerjasama yang baik antara anggota dan pemimpin.
Diskursus Keberagaman Agama dan Implikasinya dalam Praksis Pendidikan Agama Kristen Rolina Anggereany Ester Kaunang; Talizaro Tafonao
DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 7, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Intheos Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30648/dun.v7i2.864

Abstract

Abstract. This paper intended to show the praxis of Christian Religious Education (CRE) in the midst of religious diversity in Indonesia. This paper departed from the author's concern that religious diversity in Indonesia that is often to be the cause of conflicts in Indonesia. This study was conducted by making use of the approach of Cynthia M. Campbell's thoughts on religious diversity. The results of this study showed that biblical texts, that used to be the basis for being exclusive, need to be re-read to produce a more inclusive and tolerant meaning in the context of religious diversity in Indonesia. The results of the re-reading can then be implemented as teaching materials for CRE that can foster awareness of the students’ nationalism.Abstrak. Tulisan ini bermaksud untuk memperlihatkan praksis Pendidikan Agama Kristen (PAK) di tengah-tengah keberagaman agama di Indonesia. Tulisan ini berangkat dari kegelisahan penulis di mana keberagaman agama di Indonesia sering menjadi penyebab konflik di Indoensia. Kajian ini dilakukan dengan memanfaatkan pendekatan pemikiran Cynthia M. Campbell tentang keberagaman agama. Hasil dari kajian ini memperlihatkan bahwa teks-teks Alkitab yang selama ini dijadikan sebagai dasar bersikap eksklusif perlu dibaca ulang untuk menghasilkan makna yang lebih inklusif dan toleran dalam konteks keberagaman agama di Indonesia. Hasil pembacaan ulang tersebut kemudian dapat menjadi bahan materi pengajaran PAK yang dapat menumbuhkan kesadaran hidup berbangsa dan bernegara para peserta didik.
Co-Authors Agiana Her Vinshu Ditakrist Agiana Her Visnhu Agiana Her Visnhu Ditakristi Agiana Her Visnhu Ditakristi Alfian Paskah Wayoi Ardianto Lahagu Ardy Lahagu Benteng M. M Purba Br Silaban, Elfrida Elena Ceria Ceria, Ceria Daniel Agustin Daniel Agustin Daniel Agustin Darianti Darianti Darianti Data, Alfred Bunga David Folind Zega Desetina Harefa Desetina Harefa Dewi Lidya S Dewi Lidya S Ditakristi, Agiana Her Visnhu Duha, Sang Putra Immanuel Edison Edison Eko Sulistyo Ellyzabeth Sinaga Elvina Sinukaban Emmiria Hutabarat Esra Zos Samosir Evarisman Nehe Evimalinda, Rita Ezra Tari Faldi Adrianus Bunga Folind Zega, David Frederik Patar Hutahaean Gia Lestari Sihombing Go Heeng Gulo, Moralman Gultom, Mangarimbun Handayani, Sri Harefa, Desetina Harefa, Otieli Haryanti, Lilis Hendrik Bernadus Tetelepta Hendrik Bernadus Tetelepta Hendrik Bernardus Tetelepta Hendrikus Dorebia Huatama, Victor Angsono Hulu, Vanbe Toven Hutabarat, Betty Hutagalung, Sabar Manahan Ida Bagus Nyoman Widiartawan Ika Widyasari Simanjuntak Imayanti Nainggolan Isak Suria Jabes Pasaribu Jan Lukas Lombok Jan Lukas Lombok Jaya Supan Jaya Supan Jenri Prada Sibarani Jenri Prada Sibarani Johannis Siahaya Joni Gultom Joy Miraacle Gigir Jozethian Watta Julianus Julianus Juntriman Purba Justine Handayani Waruwu Kilala, Amanda Manahan Uji Simanjuntak Manahan Uji Simanjuntak Manahan Uji Simanjuntak Manuputty, Conny Zefanya Dasel Manurung, Rismag Dalena Monica Br Manurung Marianus - Marisi, Candra Gunawan Mersi Yolandra Bohalima Minta Minaria Mintin, Desy Mohd Kasturi Nor Abd Aziz Mondolu, Debby Christ Moralman Gulo Moralman Gulo Munatar Kause Nababan, Fenny E. Nainggolan, Dewi Suri Agustina Nainggolan, Imayanti Nehe, Evarisman Noyita, Efvi Otieli Harefa Paat, Vicky BGD Permauli Tampubolon Petrus, Wadison Pidemon Gulo Prang, Stella Lady Prasetya, Didimus Sutanto B Prasetyo Yuliyanto Puja Maharani Sijabat Purba, Benteng Martua Mahuraja Purnawan, Padiel Eko Rewisadi Gulo Rijaltri Sudarman Sihombing Rini Sumanti Sapalakkai Rini Sumanti Sapalakkai Rismag Dalena F.M Br Manurung Rismag Dalena Florentina Monica Br Manurung Rismag Dalena Florentina Monica Br Manurung Rismag Dalena Monica Br Manurung Manurung Ristiono, Yosua Budi Rita Evimalinda Roi Ganda Panggabean Rolina Kaunang Ronald Sianipar Rosnita Temba Kagu Ruslim, Samuel Kelvin S, Dewi Lidya Sababalat, Kelvin Zones Sakati, Abraham Marsal Sanjaya, Yudhy Saputra, Sion Septerianus Waruwu Shintike Maya Shintike Maya Sianipar, Ronald Sibarani, Jenri Prada Sidabutar, Dewi Lidya Sihar Lamhot Simatupang Sihombing, Janet Sartika Sijabat, Puja Maharani Simanjuntak, Fredy Simanjuntak, Haposan Simanjuntak, Ika Widyasari Siregar, Viktor Deni Solideo Bole Solideo Gloriana Bole Sophia, Selvyen Suarman Lase Suhartono, Gracia Vania Sukardin Zebua Suryaningwidi, Rosita Susmiati Susmiati Sylvia Natalia Tetelepta, Hendrik Bernadus Togatorop, T. Mangiring Tua Togatorop, Timotius Mangiring Tua Tri Murni Situmeang Tri Murni Situmeang Uswatun Hasanah Victor Angsono Huatama Victor Christianto Vieri, Gabriel Cristian Viktor Deni Siregar Viktor Deni Siregar Vivian Girsang, Chenlin Doura Wadison Petrus Waruwu, Septerianus Widjaja, Fransiskus Irwan Wilson Zalogo Wiwiet Arie Shanty Wiwiet Arie Shanty Yaaman Gulo Yasanto Lase Ya’aman Gulo Ya’aman Gulo Yesimieli Laiya Yosua Budi Ristiono Yudhy Sanjaya Yunardi Kristian Zega Yunardi Kristian Zega Yuniarti Yuniarti Yupe Usiel Zai, Etaprida Zakharia Victor Harefa Zalogo, Wilson Zega, Henilis Yanti Zega, Yunardi Kristian