This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Journal of Nonformal Education Jurnal Ilmiah Pangabdhi JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Penelitian Pendidikan Geografi Jurnal Geosains dan Teknologi SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Journal of Civic Education PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Kewarganegaraan JURNAL PENDIDIKAN IPS Empiricism Journal International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) Journal of Innovation Research and Knowledge Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Sustainability (STPP) Theory, Practice and Policy Jambura Journal Civic Education Jurnal Pepadu Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral (Journal of Geology and Mineral Resources) MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Civic Education Law and Humaniora : Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi CONSTITUO: Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran
Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Sekolah dalam Menumbuhkembangkan Karakter Disiplin Siswa di SMP Negeri 24 Mataram Jauhari, M Khairul Hafiz; Mustari, Mohammad; Kurniawansyah, Edy; Sawaludin, Sawaludin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i2.2147

Abstract

Pendidikan karakter adalah proses pembelajaran untuk membentuk karakter baik dan berkualitas. Salah satu nilai karakter yang perlu dikembangkan yakni karakter disiplin. Nilai karakter disiplin sangat penting dimiliki oleh seorang manusia lebih-lebih peserta didik agar kemudian muncul nilai-nilai karakter yang baik lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh sekolah dalam menumbuhkembangkan karakter disiplin siswa, faktor pendukung dan penghambat sekolah dalam menumbuhkembangkan karakter disiplin siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data terdiri dari sumber data primer dan sekunder. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan waka kesiswaan. Teknik pengumplan data menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan datanya yaitu trianggulasi teknik, sumber dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk upaya sekolah dalam menumbuhkembangkan karakter disiplin siswa melalalui program berupa penerapan budaya 3S yang dilaksanakan di depan gerbang pada pagi hari, kegiatan literasi mengaji yang dilaksanakan setiap pagi, dan sholat zuhur berjamaah yang dilaksanakan dari hari Senin sampai hari Kamis. Adapun factor pendukungnya adanya sarana dan prasarana, sumber daya manusia (SDM) dan kesadaran siswa akan pentingnya kedisiplinan kemudian faktor penghambatnya yakni lingkungan keluarga dan lingkungan sosial. Adapun dampak dari pengimplementasian program sekolah dalam menumbuhkembangkan karakter disiplin adalah terdapat perubahan yang terjadi pada keseharian siswa terlebih-lebih pada karakter disiplin.
Ethnocivic: Eksplorasi Potensi Kearifan Lokal Sasak Sebagai Sumber Belajar PPKn SMA Kelas XI dalam Upaya Penguatan Karakter Peserta Didik Fitriani, Fitriani; Sumardi, Lalu; Kurniawansyah, Edy; Sawaludin, Sawaludin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i2.2166

Abstract

Kearifan lokal merupakan warisan budaya nenek moyang yang dilestarikan secara turun temurun dari generasi ke generasi berupa adat istiadat, norma, bahasa, kepercayaan, dan kebiasaan yang dijadikan sebagai pandangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja kearifan lokal Sasak serta bagaimana bentuk relevansi kearifan lokal dengan materi PPKn kelas XI. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. Adapun yang menjadi data penelitian ini yaitu kearifan lokal Sasak pada masyarakat Dusun Bayan Barat, Bayan, Lombok Utara. Data tersebut diperoleh dengan menggunakan metode pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini, ditemukan beberapa bentuk kearifan lokal yang terdiri dari ngurisan, begundem, awik-awik, perang topat, maen bentengan, begawe, banjar, dan bejango. Bentuk kearifan lokal tersebut memiliki relevansi dengan materi PPKn dan dijadikan sebagai sumber belajar sehingga dapat membantu peserta didik untuk mengaktualisasikan dirinya dalam kehidupan sehari-hari guna memperoleh pembelajaran yang bermakna dan berkesan.
Nilai-Nilai Pancasila dalam Tradisi Melayaran di Lingkungan Bangsal Kelurahan Tanjung Karang Kecamatan Sekarbela Kota Mataram Anita, Vira; Haslan, Muhammad Mabrur; Sawaludin, Sawaludin; Zubair, Muh.
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i2.2168

Abstract

Masuknya arus globalisasi pada Indonesia menyebabkab perubahan pada tradisi melayaran pada zaman dulu dengan zaman sekarang sehingga berakibat pada Lunturnya nilai-nilai pancasila dalam tradisi melayaran. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui bagaimana proses pelaksanaan tradisi melayaran; (2) mengetahui nilai-nilai pancasila apa saja yang terkandung dalam tradisi melayaran Di Lingkungan Bangsal Kelurahan Tanjung Karang Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses pelaksanaan tradisi melayaran terbagi menjadi tiga tahap, pertama tahap persiapan yaitu Musyawarah mufakat,serta menyiapkan perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan; kedua tahap pelaksanaan yaitu mesilaq yang dilaksanakan dua atau sehari sebelum acara dimulai dan begawe, setelah itu dilakukan acara Zikiran melayaran dan Berdoa yang dilakukan secara berjamaah; ketiga tahap penutup yaitu Makan bersama secara begibung yang dihidangkan oleh epen gawe. Nilai-nilai pancasila yang ada dalam tradisi melayaran diantaranya: nilai ketuhanan yang maha esa, nilai kemanusiaan yang adil dan beradab, nilai persatuan indonesia. nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan dan nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.
Upaya Guru PPKn dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran Problem Based Learning Pada Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 17 Mataram Cahyani, Mega; Mustari, Mohammad; Kurniawansyah, Edy; Sawaludin, Sawaludin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i3.2490

Abstract

Guru PPKn memiliki upaya penting untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran dalam meningkatkan berpikir kritis siswa yang di implementasikan pada kegiatan pembelajaran Problem Based Learning. Upaya yang dilakukan antara lain adalah merancang pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi pembelajaran dan refleksi pembelajaran. Dalam mengimplementasikan pembelajaran Problem Based Learning di SMPN 17 Mataram memiliki faktor pendukung seperti halnya sarana dan prasarana, pembelajaran di kelas yang menggunakan kurikulum 2013 (K13) yang menunjang keberhasilan pembelajaran. Dalam pelaksanaan pembelajaran Problem Based Learning juga memiliki faktor penghambat seperti halnya adanya perasaan takut pada siswa, Siswa tidak mampu menyampaikan pemikirannya karena kurangnya kemampuan berkomunikasi, dan proses pembelajaran tidak kondusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Meningkatkan berpikir kritis siswa dalam pelaksanaan pembelajaran melalui model Problem Based Learning di SMPN 17 Mataram sudah berjalan dengan baik, sesuai dengan apa yang di harapkan oleh guru PPKn.
PENGEMBANGAN CIVIC SKILLS MELALUI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL PADA MASYARAKAT SADE DESA RAMBITAN LOMBOK TENGAH sawaludin, sawaludin; Dahlan, Dahlan; Haslan, Muhammad Mabrur
Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Vol. 7 No. 2 (2023): WASKITA: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter
Publisher : PUSAT MPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.waskita.2023.007.02.9

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk  (1) mendeskripsikan budaya masyarakat Sade dalam mengembangkan civic skills; (2) mengidentifikasi prilaku Masyarakat Sade yang mencerminkan civic skills; (3) mengetahui pengembangan civic skills yang mengandung nilai-nilai kearifan local masyarakat Sade. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis etnografi. Hasil penelitian menggambarkan bahwa budaya pada Masyarakat Sade merupakan bagian dari civic skills yang ditandai dengan perilaku Masyarakat Sade seperti saling percaya, memiliki sikap tanggung jawab, suka gotong royong,, musyawarah, solidaritas yang tinggi, mampu mengeluarkan pendapat di depan umum, mampu berinteraksi dengan baik menggunakan bahasa Indonesia, dan adanya kebersamaan. Perilaku masyarakat Sade yang mencerminkan civic skills meliputi perilaku Gerasaq, Reme, Lome, Metajen, Betulung, Besiru, Betangko, dan Belangar serta  terdapat dalam bentuk sesenggak dan lelakaq perilaku dan ungkapan tersebut mengandung nilai-nilai kepedulian, kemandirian, gotong-royong, kesetaraan, tanggungjawab, dan edukasi. Pengembangan civic skills melalui kearifan local dilakukan dengan proses internaslisasi melalui pendidikan di keluarga sejak anak dilahirkan hingga dewasa, proses sosialisasi melalui proses pembelajaran oleh dengan toaq ke generasi muda tentang makna-makna yang terkandung di setiap kebudayaan dan kearifan local dalam lingkup keluarga maupun masyarakat, proses enkulturasi melalui proses pembudayaan dengan memberikan contoh pada gererasi muda dengan perilaku mengenai adat serta aturan-aturan yang benar dan berlaku pada masyarakat dan memberikan pengenalan terhadap budaya-budaya luar yang  masuk melalui akulturasi. 
Pengaruh Model Problem Lased Learning Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn Kelas VIII SMPN 7 Mataram Julianti, Nur Rizqi; Sumardi, Lalu; Sawaludin, Sawaludin
Jambura Journal Civic Education Vol 4, No 1 (2024): Vol.4 No.1 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jacedu.v4i1.25033

Abstract

Penelitian ini melihat bagaimana penggunaan model pembelajaran merbasis masalah (Problem Lased Learning) dengan bantuan media Audio Visual dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Pendekatan yang digunakan yakni kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperiment dan tipe nonequivalent control. Pengambilan Sampel terdiri dari dua kelas dengan teknik  purposive sampling. Jadi, dari 11 kelas yang ada, kelas VIII B (kelas eksperimen) dan kelas VIII E (kelas kontrol) akan dijadikan sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dan observasi. Pertanyaan-pertanyaan pilihan ganda dicantumkan dalam instrumen penelitian. Metode pengujian yang diterapkan adalah pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan uji prasyarat yaitu uji normalitas menggunakan (Chi Kuadrat), uji homogenitas (uji-f) dan uji hipotesisi menggunakan (uji-t). Berdasarkan hasil pengujian hipotesisi taraf signifikan 5% menghasilkan kesimpulan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, Hal ini menunjukkan bahwa Model Pembelajaran Problem Lased Learning berbantuan media Audio Visual berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn kelas VIII di SMPN 7 Mataram.Keywords: Prroblem Lased Learning, Audio Visual , Hasil Belajar
Pengembangan Digital Citizenship Melalui Pojok Baca Digital di Masyarakat Karang Bedil Kota Mataram Utomo, Muhamad Dwi; Ismail, M.; Sawaludin, Sawaludin; Sumardi, Lalu
Jurnal Kewarganegaraan Vol 20, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v20i2.48274

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to provide an understanding to the public to be smart in choosing positive news that does not contain fake news and increases literacy. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The results of this study use a qualitative approach with descriptive methods because this research describes objects, phenomena, and social conditions that occur in the Karang Bedil community through POCADI services. The development of digital citizenship through POCADI is therefore as follows: 1. Digital citizenship involves understanding the risks associated with technology and how to protect oneself online. This also includes respecting the rights of others and using technology responsibly. 2. Digital citizenship aims to enable people to utilize technology properly in accordance with applicable ethics and norms. The concept of this coaching is for the development of society to reduce the time to use technology to make the organization productive for both children and adults. Digital citizenship aims to ensure that everyone can use digital media, technology, and responsible Digital citizenship coaching.-----------------AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk cerdas dalam memilih berita yang sifatnya positif, tidak mengandung berita bohong dan meningkatkan literasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumen. Hasil penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif karena dalam penelitian ini menggambarkan objek, fenomena atau kondisi sosial yang terjadi di masyarakat Karang Bedil melalui layanan POCADI. Maka pengembangan Kewarganegaraan digital melalui POCADI adalah sebagai berikut: 1. Kewarganegaraan digital melibatkan pemahaman risiko yang terkait dengan teknologi dan cara melindungi diri sendiri secara online. Ini juga termasuk menghormati hak orang lain dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab. 2. Kewarganegaraan digital bertujuan agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi dengan baik sesuai etika dan norma yang berlaku. Konsep pembinaan ini adalah untuk pengembangan masyarakat untuk mengurangi waktu untuk menggunakan teknologi agar masyarakat produktif baik bagi anak-anak maupun orang dewasa. Tujuan kewarganegaraan digital adalah untuk memastikan bahwa setiap orang dapat menggunakan media digital, teknologi, dan bertanggung jawab Pembinaan kewarganegaraan digital.
Tradisi Maulid Adat Sebagai Pelestarian Civic Culture di Bayan Lombok Utara Febrian, Alfan Didit; Dahlan, Dahlan; Sawaludin, Sawaludin
Jurnal Kewarganegaraan Vol 20, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v20i2.45638

Abstract

AbstractThe custom maulid tradition is a tradition that is regularly held by the Bayan community of North Lombok district in commemoration of the birthday of the great prophet Muhammad SAW. The implementation of the customary maulid tradition consists of several series of processions which have their own value in the formation of the cultural character of the community. This study aims to find out how the series of processions for the adat maulid tradition and what values are contained in the procession so that it becomes a form of preserving civic culture in the adat maulid tradition in the village of Bayan, sub-district, Bayan, North Lombok district and to identify supporting and inhibiting factors for the implementation of customary maulid tradition activities. This research is a type of qualitative research using ethnographic methods. Data collection techniques use observation techniques, interview techniques and documentation techniques. The data analysis technique used is data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the adat maulid tradition is carried out every year as a form of citizen identity and in each process it still preserves civic culture values such as social values, economic values, and religious values.------------------AbstrakTradisi maulid adat merupakan .sebuah tradisi.yang.diselenggarakan secara rutin oleh.masyarakat Bayan kabupaten Lombok Utara dalam memperingati hari kelahiran nabi besar Muhammad SAW. pelaksanaan kegiatan tradisi maulid adat terdiri dari beberapa rangkaian prosesi yang memiliki nilai tersendiri dalam pembentukan karakter kebudayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana rangkaian prosesi tradisi maulid adat dan nilai apa saja yang terkandung dalam prosesi tersebut sehingga menjadi bentuk pelestarian civic culture pada tradisi maulid adat di desa Bayan kecamatan Bayan kabupaten Lombok utara serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan kegiatan tradisi maulid adat. penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode etnografi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tradisi maulid adat dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk identitas warga negara dan pada setiap prosesnya masih melestarikan nilai civic culture seperti nilai sosial, nilai ekonomi, dan nilai religius
Penguatan Karakter Peduli Lingkungan Melalui Program Bank Sampah Inges (Studi Kasus Desa Dasan Lekong Kecamatan Sukamulia Lombok Timur) Mahmudi, Muhammad Alpan Rasyid; Ismail, M.; Sawaludin, Sawaludin; Alqadri, Bagdawansyah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 21, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v21i2.61208

Abstract

AbstractThis research aims to describe the implementation of the Inges Waste Bank program, how to strengthen the character of caring for the environment through the Inges Waste Bank program, and the supporting and inhibiting factors for the Inges Waste Bank program. This research uses qualitative research with a case study type, in which the author investigates in detail related to a program which occurs following the reality of the research object. The research techniques used in this research are interviews, observation and documentation. The data analysis technique used is the data analysis technique according to Milles and Huberman which consists of three stages, namely data condensation, data display, and drawing conclusions. This research shows that the Inges waste bank program has 3 activities: educating the public about waste, making crafts and compost from waste, exchanging waste for wifi vouchers. Now Dasan Lekong Village is the cleanest village in Selotim. It can be concluded that the existence of the Inges waste bank program can improve the environmentally caring character of the people of Dasan Lekong Village.-------------------AbstrakTujuan penelitian untuk mendeskripsikan implementasi program bank sampah inges, bagaiamana penguatan karakter peduli lingkungan melalui program bank sampah inges serta faktor pendukung dan penghambat program bank sampah inges. Penelitian ini mengguankan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus (case study), yang dimana penulis menyelidiki secara mendetail terkait dengan suatu program yang di mana terjadi sesuai dengan kenyataan pada objek penelitian. Teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data menurut Milles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahapan yakni kondensasi data, display data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini bahwa dalam kegiatan program bank sampah inges ini memiliki 3 kegiatan yaitu: Edukasi masyarakat tentang sampah, membuat kerajinan dan kompos dari sampah, menukarkan sampah dengan voucher wifi. Kini Desa Dasan Lekong menjadi desa terbersih selotim. Dapat di simpulkan bahwa adanya program bank sampah inges ini dapat meningkatkan karakter peduli lingkungan masyarakat Desa Dasan Lekong.
PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT UNTUK PENGEMBANGAN WISATA PESISIR DESA WAWATU KABUPATEN KONAWE SELATAN Sawaludin, Sawaludin; Hidayat, Ahmad; Nurgiantoro, Nurgiantoro; Hasan, Erzam S.; Haraty, Syamsul R.; Jahidin, Jahidin
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5899

Abstract

Pengembangan pariwisata desa pesisir memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan pengembangan wisata desa pesisir sangat bergantung pada kapasitas dan keterlibatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengembangan wisata desa pesisir yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah perencanaan partisipatif yang melibatkan masyarakat pada desa Wawatu yang telah mengembangkan pariwisata secara aktif. Pengumpulan data dilakukan melalui survei berbasis data spasial dan pemotretan udara menggunakan DRONE, wawancara parsial, observasi, dan penyediaan data spasial untuk penentuan spot kawasan wisata baru. Data dianalisis dengan pendekatan kualitatif untuk mengidentifikasi upaya peningkatan kapasitas masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas masyarakat dilakukan melalui beberapa bentuk, antara lain pelatihan keterampilan memasak kuliner lokal, pendampingan dalam pemilihan lokasi wisata pesisir yang baru, penyusunan rencana spot pemancingan bagi wisatawan, dan pengembangan wisata melalui pemilihan lokasi Camping Ground. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi, pengetahuan, dan keahlian masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan pariwisata desa pesisir secara berkelanjutan. Sosialisasi untuk penguatan partisipatif kepada pemerintah dan masyarakat yaitu pentingnya koordinasi dan kolaborasi dalam perencanaan kawasan pesisir. Peningkatan kapasitas masyarakat merupakan kunci dalam pengembangan wisata desa pesisir yang berkelanjutan.
Co-Authors - Afrizal Adawiah, Radiatul Ahmad Fauzan Ahmad Hidayat Al Firman, Al Firman Alfirman, Alfirman Alfiyan, Arif Nur Alivia, Neta Alqadri, Bagdawansyah Andika, Deri ANDINI, MEINDA SRI Anita, Vira Aprilia, Nuning Arisona Arisona Arisona Arisona, Arisona Arya Ramadhana, Muhammad Aulia, Weko Indira Romanti Aulya Wardani, Winda Auvia, Sirrul Bagdawansyah Alqadri, Bagdawansyah Alqadri Bahir, Nitrawati Basariah Basariah, Basariah Basyariah, Basyariah Batrisyia Azizah Sudiarta, Najwa Cahyani, Mega Camellia Camellia, Camellia Candra , Candra Chatarina Umbul Wahyuni Dahlan Dahlan Daniel Kurniawan Diva Rahman Edi, Maria Grace Putri Edy Herianto Febri, Adam Muhamad Febrian, Alfan Didit FITRIAH ARTINA, FITRIAH Fitriani Fitriani FITRIANI, NOVA Fitriani, Sani Golok Jaya, La Ode Muhammad Halija, Sitti Hamid, Fanul Haraty, Syamsul R. Harisma Buburanda, Harisma Hasan, Erzam S. Haslan, M. Mabrur Haslan, Muhammad Mabrur Hasria Hasria, Hasria Hayani, Yuma Herman, Boi Hermawan, Ilman Hidayat, Ahmad Wahyu Hudori, Ahmad Husnul Hotimah I Nengah Agus Tripayana . Ida Usman Ido, Irfa Ido, Irfan Inayatullah, Nur Indra Wahyu, Indra INDRAYANI INDRAYANI Indriasary, Anita Insani, Wa Ode Nur Ismail, M ISNAINI, LISA SHOPIA Jahidin Jahidin Jauhari, M Khairul Hafiz Jaya, Rio Irhan Mais Cendra Jayawarsa, A.A. Ketut Jufri Karim Julianti, Nur Rizqi Jumrawati, Jumrawati Juningtias, Karmila Rahma Khanim, Khairil Kurniawansyah, Edy La Ode Ngkoimani, La Ode Lalu Sumardi Lestari, Aprilia Lina Rahmayani Lukman Yunus, Lukman M. Ismail Mahmudi, Muhammad Alpan Rasyid Manzili, Rizka Masri Masri Maulidiya, Baiq Fina Maylani, Annisa Mohammad Ismail Mohammad Mustari, Mohammad Muammar Khaddafi Mudmainna, Jamiatul Muh.Zubair, Muh.Zubair Muhammad Ismail Muhammad Mabrur Haslan Mujahidittauhid, Ahyan Muliddin Mustari Mustari Mustari, Mohamad Muttaqin, zedi Ningsih, Ika Juwita Novianti, Delsy Nurgiantoro, Nurgiantoro Nurhilalia, Nurhilalia Nurjumiati Nurjumiati NURUL HIDAYAH Nusriah, Ld. Asyravil Maolana Oktaviana, Anisa Okto, Ali Pebriani, Suli Pertiwi, Melisa Rafsenja, Ulfah Rahmansah, Esti Ratna Ratna Resmin, Masrandi Restele, La Ode Risma Sari, Risma Risma, Napassanaye Rispawati, Rispawati Rivando, Candan Riyanto, Andra Ade Romanti Aulia, Weko Indira Royani, Nispia Rustam Hasyim, Rustam Saban Rahim Sahira, Emilia SAJIDA, DEANA Salihin, La Ode M. Iradat Salihin, La Ode Muhammad Iradat Samsul Hadi Saputri, Nurmala Saputu, Muh. Sumitran Sara Septiana Satriaa, Teguhh60 Sawaludin Sayfulloh, Usman Hamid Septiana, Elyn Solly Aryza Suci Cahyati Suharni Suharni Sumardi, Lalu Syafira, Andini Tahir, Tahir Tinggi Nalu, Syarifah Ucok, Rahmat Uswatun Hasanah Utomo, Muhamad Dwi Wahyudin Noe, Wahyudin Weka Widayati, Weka Winata, Aliahardi Yohanis, Lingke Yuliatin yuliatin Yuliatin Yuliatin Yuyun, Yuyun Zakaria, Rendi Zaki, Muhamad Zubair , Muh Zubair , Muh. Zubair, M Zubair, Muh.