Claim Missing Document
Check
Articles

THE EFFECTS OF A SOCIAL-EMOTIONAL LEARNING (SEL) CURRICULUM ON ACADEMIC RESILIENCE AND PROSOCIAL BEHAVIOR IN HIGH-POVERTY PRIMARY SCHOOLS AT SDN NO.100907 MUARA AMPOLU I KECAMATAN MUARA BATANGTORU Hendri Junaidi Nasution; Sery Bulan Harahap; Luthfi Azima Harahap; Anita Adinda; Hamka
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 4 (2025): Vol. 2 No. 4 Edisi Oktober 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i4.1535

Abstract

This study examines the effects of a Social-Emotional Learning (SEL) curriculum on academic resilience and prosocial behavior in high-poverty primary schools, specifically at SDN No. 100907 Muara Ampolu I, Kec. Muara Batangtoru. Employing a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group, 80 students participated, divided equally into intervention and control groups. The 12-week SEL program focused on self-awareness, self-management, social awareness, relationship skills, and responsible decision-making. Data were collected using validated academic resilience and prosocial behavior instruments and analyzed through paired and independent sample t-tests. Findings revealed that students in the intervention group demonstrated significant improvements in academic resilience and prosocial behavior compared to the control group. The study highlights the potential of SEL curricula to foster adaptive coping strategies and positive social interactions among students in socioeconomically disadvantaged settings. Implications for educational policy and school practices are discussed, emphasizing the importance of SEL integration in primary education
STRATEGI DESAIN RUANG KOMUNAL TERHADAP KETERBATASAN LAHAN PADA KAWASAN PERMUKIMAN Amar Rizqi Afdholy; Bayu Teguh Ujianto; Adhi Widyarthara; Hamka
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6135

Abstract

Urbanisasi yang pesat di kota-kota besar Indonesia, khususnya di kawasan perkotaan dengan kepadatan penduduk tinggi, menyebabkan keterbatasan lahan untuk pembangunan fasilitas komunal yang mendukung kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, dan rekreasi. Pengabdian ini bertujuan merancang Gedung Serbaguna di RW XII, Kelurahan Merjosari, Kota Malang, sebagai solusi untuk mengatasi keterbatasan ruang tersebut. Dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), pengabdian ini melibatkan masyarakat dalam proses perancangan untuk memastikan desain yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Desain Gedung Serbaguna mengintegrasikan konsep ruang multifungsi, modularitas, dan pemanfaatan ruang vertikal, memungkinkan pemakaian lahan yang lebih efisien dan fleksibel. Selain itu, penerapan zonasi aktivitas untuk memisahkan ruang sosial dan ruang privat, serta penggunaan material ekspos seperti beton dan batu alam, diusulkan untuk mengurangi biaya pembangunan dan pemeliharaan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa desain ini mampu meningkatkan efisiensi ruang, memperkuat interaksi sosial masyarakat, dan mengurangi biaya operasional jangka panjang. Pengabdian ini berkontribusi pada pengembangan desain ruang komunal yang adaptif, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di kawasan permukiman padat penduduk.
KONSEP DESAIN WISATA TEBING LOWO BERBASIS SUSTAINABLE TOURISM Winarni, Sri; Hamka; Moh. Syahru Romadhon Sholeh; Komang Ayu Laksmi H.S
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6211

Abstract

Tebing Lowo yang terletak di Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, merupakan kawasan bersejarah peninggalan Kerajaan Majapahit dengan potensi pengembangan wisata yang berbasis budaya dan ekologi, salah satunya keberadaan Goa Lowo yang menjadi identitas desa dan destinasi wisata yang menarik minat pengunjung. Namun keberadaan wilayah ini mengalami penurunan kualitas wisata akibat dari penurunan populasi kelelawar karena perkembangan permukiman yang semakin padat, serta adanya lahan bekas pertambangan kapur yang ditinggalkan tanpa pengelolaan. Oleh sebab itu, diperlukan pendampingan dalam perencanaan konsep desain wisata berbasis sustainable tourism. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskripsi kualitatif dengan pendekatan sustainable tourism. Pengumpulan data meliputi observasi lapangan, analisis kondisi fisik lahan tambang, wawancara dengan masyarakat sekitar, serta kajian literatur mengenai pengembangan desain wisata. Konsep desain yang dihasilkan menekankan pemanfaatan elemen alami seperti tebing kapur dan Goa Lowo sebagai daya tarik utama, disertai penerapan prinsip sustainable tourism rendah emisi, material ramah lingkungan, dan tata sirkulasi yang adaptif terhadap kontur. Konsep Desain wisata terbagi menjadi tiga zona desain, yaitu : zona utama ekonomi, zona budaya dan sosial. Hasil konsep desain wisata Tebing Lowo dapat dioptimalkan sebagai destinasi wisata berkelanjutan, dengan perencanaan desain secara holistik, partisipatif, dan berorientasi jangka panjang, sehingga mampu menciptakan nilai ekologis, edukatif, dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Gresik.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA Harianti, Utari; Haeril; Hamka
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41317

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of contextual learning in increasing students’ learning interest. The research was conducted in Class X of UPT SMAN 25 Bone with a total sample of 57 students. The study employed a Pre-Experimental Design with a quantitative data analysis technique.The results showed an increase in the average learning interest score from 31.02 before the treatment to 32.86 after the treatment. Based on the paired sample t-test, the increase was statistically significant (p < 0.05).Thus, it can be concluded that contextual learning is effective in enhancing students’ learning interest. These findings recommend that teachers apply contextual learning as one of the strategies to improve students’ learning interest.
Pengaruh Koperasi Sekolah sebagai Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Minat Berwirausaha Siswa SMK Negeri 1 Bone , A. Desi Vio Alvionita; Hamka; Sahiruddin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.44051

Abstract

A deep understanding of entrepreneurship is needed to address the potential of students who are still hesitant to enter the world of entrepreneurship, despite their significant potential. Lack of knowledge about cooperatives and entrepreneurship, therefore, requires increased student participation.This study employed an ex post facto quantitative method. The sample consisted of eleventh-grade AKL students. Data analysis revealed that 38.5% agreed and 61.5% strongly agreed, out of 26 samples. The t-test analysis yielded a t-count of 5.840 > t-table of 1.7108, with a significance level of 0.000 < 0.05. The results of this study indicate a significant influence of school cooperatives as a learning medium in increasing entrepreneurial interest among eleventh-grade AKL students at SMK Negeri 1 Bone.
PENGARUH KURANGNYA PERAN AYAH DALAM PENGASUHAN (FATHERLESS) TERHADAP REGULASI EMOSI DEWASA AWAL Widya Ratri Ning Pratidina; Alfiza Fakhriya Haq; Hamka
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 3 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/fmg5rj46

Abstract

Regulasi emosi merujuk pada kemampuan untuk menilai, mengendalikan, dan mengekspresikan emosi, yang seharusnya berkembang pada masa dewasa awal dengan dukungan orang tua. Di Indonesia, fenomena fatherless cukup banyak terjadi, sekitar 20,9% anak mengalami keterlibatan kurangnya peran ayah dalam pengasuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kurangnya peran ayah terhadap regulasi emosi dewasa awal di Kota Samarinda. Sebanyak 390 mahasiswa dewasa awal berpartisipasi dalam penelitian ini. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain kausal asosiatif, data dikumpulkan melalui Skala Peran Ayah (Fathering Scale) dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) yang keduanya telah teruji validitas dan reliabilitasnya dengan skor Cronbach’s Alpha 0,966 untuk skala peran ayah dan Cronbach’s Alpha  0,868 untuk skala ERQ. Analisis regresi sederhana menunjukkan adanya pengaruh signifikan peran ayah terhadap regulasi emosi dewasa awal (F = 80,638; p < 0,001), dengan koefisien regresi sebesar 0,107. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat absensi peran ayah, maka akan semakin tinggi pula tingkat regulasi emosinya. Nilai R² (0,172) mengindikasikan bahwa absensi peran ayah menyumbang 17,2% terhadap variansi regulasi emosi, sementara 82,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Penelitian ini diharapkan dapat membantu dalam pembaruan multidemensional tentang peranan ayah dalam pengasuhan yang mana disampaikan oleh Lamb (2010) tentang pentingnya keterlibatan ayah tidak hanya penting pada masa kanak-kanak tetapi juga pada masa remaja dan dewasa awal.
Changes in Pregnant Women’s Knowledge of High-Risk Pregnancy Before and After Counseling Mantasia R; Sumarmi; Nuryana, Riska; Hamka; Marlina, Suci
Omni Health Journal Vol. 3 No. 1 (2026): January
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/ohj.v3i1.120

Abstract

Background: High-risk pregnancy is a condition that can lead to complications and threaten the health of both the mother and the fetus, potentially resulting in morbidity or mortality. Several factors contribute to high-risk pregnancy, including maternal age under 20 years or over 35 years, short birth spacing (<2 years), and grand multiparity. Objective: This study aimed to assess the level of knowledge of pregnant women regarding high-risk pregnancy before and after counseling at the Sanrobone Health Center. Methods: This study used a descriptive quantitative design with a pre–post approach. The population and sample consisted of 52 pregnant women, selected using total sampling. Data were collected using a questionnaire consisting of 20 questions related to knowledge of high-risk pregnancy, administered before and after counseling. Results: Before counseling, 8 respondents (15.4%) had good knowledge, 17 respondents (32.6%) had sufficient knowledge, and 27 respondents (52.0%) had poor knowledge. After counseling, the proportion of respondents with good knowledge increased to 21 (40.4%), those with sufficient knowledge were 26 (50.0%), and those with poor knowledge decreased to 5 (9.6%). Conclusion: Counseling significantly improved the knowledge of pregnant women regarding high-risk pregnancy. Strengthening educational interventions is essential to support early detection and prevention of pregnancy complications.
Increasing Knowledge of Stunting through Education for Pregnant Women in the Second and Trimester Kartini H, Anita; Sumarmi; Nuryana, Riska; Hamka; Wulandari, Rezky
Omni Health Journal Vol. 3 No. 1 (2026): January
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/ohj.v3i1.123

Abstract

Background: Stunting is a growth disorder in children under five characterized by inappropriate height-for-age (TB/U) measurements. Various preventive efforts have been implemented, including routine classes for pregnant women that provide education about stunting to improve maternal knowledge and awareness. Objective: To describe changes in the level of knowledge among primigravida pregnant women in the second and third trimester before and after receiving stunting education. Methods: This study used a one-group pretest–posttest design involving 32 primigravida pregnant women selected through purposive sampling. Knowledge was measured using a structured questionnaire administered before and after the educational intervention. Results: Prior to the intervention, only seven respondents (21.9%) demonstrated good knowledge, while twenty-five respondents (78.1%) showed poor knowledge regarding stunting. Following the educational session, the number of respondents with good knowledge increased markedly to seventeen (53.1%), while those with sufficient knowledge were fifteen (46.9%). These findings indicate a substantial improvement in knowledge after the intervention. Conclusion: Educational intervention effectively increased the knowledge of pregnant women regarding stunting. The notable improvement between pretest and posttest results highlights the importance of health education as a preventive strategy for stunting.
Pelatihan Berbasis Komunitas dalam Pemanfaatan Limbah Pelepah Sawit Menjadi Briket untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Lokal di Desa Suka Mulya Haikal Faiz; Sandi; Hamka; Safar
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1964

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memanfaatkan limbah pelepah kelapa sawit menjadi briket biomassa guna meningkatkan nilai ekonomi lokal dan mendukung pengelolaan lingkungan di Desa Suka Mulya, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak. Metode yang digunakan berupa pendekatan kuantitatif dengan desain pretest–posttest yang dipadukan dengan sosialisasi dan pelatihan pembuatan briket kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa briket yang dihasilkan memiliki kadar air sebesar 7,40% dan memenuhi standar nasional, serta memiliki ketahanan mekanik yang baik meskipun nilai densitas masih perlu ditingkatkan. Selain menghasilkan produk energi alternatif ramah lingkungan, kegiatan ini berdampak pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat yang ditunjukkan oleh kenaikan signifikan nilai posttest. Kegiatan ini berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis pemanfaatan limbah lokal yang berkelanjutan.
Peran ayah terhadap kepercayaan diri pada dewasa awal Fadhilah, Asma'; Pratiwi, Rahmawati; Hamka
Jurnal Psikologi Poseidon Volume 9, Nomor 1
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/jpp.v9i1.271

Abstract

Early adulthood is a developmental phase that presents various demands, making self-confidence an important psychological aspect. The role of the father is one factor that shapes self-confidence. However, the burden of caregiving duties often lays on mothers, so fathers are often less actively involved in childcare. This study aimed to determine the role of the father on self-confidence in early adulthood. A survey method with accidental sampling was used, involving 350 early adult respondents aged 18-25 years old, and using father’s role scale and self-confidence scale. Data analysis using simple linear regression showed the influence of father’s role on self-confidence in early adulthood. It also showed that father’s role contributed 5.6% to self-confidence of early adults. This could be concluded that the role of father, even though small, could be a contributing factor to determine self-confidence, supported by other psychological factors. 
Co-Authors , A. Desi Vio Alvionita Achmad Naufal Firmansyah Adek Gandhi Himawan Sugiharto Adhi Widyarthara Adin Abhirama Adinda, Anita Agung Setya Wahyudi Agustina Amirah Agustira Ahmad Nur Sanjaya Ahmad Yani Ahna Dhia Athari Aisyiyah Rifqi Krisdiyanti Akhbar Al Aziz Nur Muhammad Al Hanif, Muhammad Fikri Alessandro Pareira Saputra Wula Alfiza Fakhriya Haq Ali Imran Aliyastuti Almas Ilham Lubis Alwi Amar Rizqi Afdholy Amir, Ridwan Andi Suci Damayanti Andrew Putra Pratama Yahya Angelina Larosa Az-Zahra Prayitno Annisa Septiani Ari Fikri Efendi Aris, Nurwahidah Atik Andhayani Azis, Emmi Aziz, Emmi Bambang Joko Wiji Utomo Basri Bayu Teguh Ujianto Breeze Maringka Budi Fathony Bun Yamin M. Badjuka Camilo Laura Anunciação Da Silva Campizio Zabrino A.C.N.M Cindy Ayu Lestari Daim Triwahyono Debby Budi Susanti Deodato Zolla Vidal Do Carmo Da Silva Desnora Sahriaty Siregar Dewa Oka Suparwata Dewiyanti DIAN LESTARI Dian Rizky Suryo Basuki Dika Ridlwansyah Dina Oktaviana Dini Andriyani Dwi Meilani Eka Sustri Harida Eko Debby Prasustiawan Elvira Ayudhia Emmi Azis Eril Esti Kusuma Wardani Fadhilah, Asma' Faisal Daut Faizma Fani Dwi Ananda Farah Juniati Meutianingrum Farida Aryani Fatahillah, Fajrin Fatmasari Fatmawati Fatmawati Feri Fadli, Feri Ferolica Krizia Fredyanto Mangalik Gaguk Sukowiyono Gatot Adi Susilo Golar Golar H. Sandi Hadrianti Haji Darise Lasari Haeril Haikal Faiz Hakim, Ahmad Hamsyah Hamzari Hamzari harahap, Nenni Hairani Harianti, Utari HARMILAWATI Haswiah Taswing Heickal Muhammad Aqil Biladt Hendra Pribadi Hendri Junaidi Nasution Hendrowidarto Heriyanti Hesti Syafitri Husmul Beze, Husmul I Gusti Bagus Partha Saputra Ika Agustina Iksan ILHAM Imelda Albertin Amin Imelda Tumulo Indra Haryanto Ali Indra Satriani Irfanni Wahyu Nurdyanto Irna Rufaida Arma Jarot Wahyono Jasman Joao Paulo C. Gomes Julian Achmad Kamriana Kartini H, Anita Kasmiati Khairani Hasibuan Khansa’ Ade Taqiyyah Komang Ayu Laksmi H.S Kurniafasari, Zakiyah Lalu Mulyadi Lisnawati, Andi Lubis, Rosmanila Lugica Luthfi Azima Harahap M. Sofian Hafiz M.Revy Revanza Mantasia R Marlina, Suci Marwati Mas’Aril Chajar Haram Maxedo Novami Dahlia Tenggara Mayanti, Lisa Meilisa Mentari Akbarani Moh. Syahru Romadhon Sholeh Muh Galuh Samputra Dinata Muh. Akbar Al Farisi Muh. Jabir Muh. Nur Amin Azis Muh. Tang Rustan Muhammad Akmal Muhammad Alimuddin Muhammad Farid Muhammad Yamin Muhammad Yany Munirah MUSTAMIN IDRIS Nabilah Qothrun Nada Nadhira Putri Eka Rahmania Nadya Marissa Prameswari Naharuddin Naharuddin Naibaho, Netty Maria Nugroho, Fandi Numarini, Eva Nur Asiah Jamil Nasution Nur, Kherayani Nurafiah Nurghina Akifah Nurmarini, Eva Patmawati Pauzan, Muhammad Permana Putra, Mirsandy Ponardi Pratiwi, Rahmawati Putri Churil Aini Putri Safira Nur Andini Rahman, Nur Azizah Rahmawati Raisya Aurelia Azzahra Rakha Fawwas Ramadhan Ramdiana Renita Resny Mulyani Rezkhy Akbar Rifai Rezaena Nur Faizi Rifki Riska Nuryana Riska Sari Riva Grahito Renaldy Rivai, Firman Hadi Rosdaniah Rudi Ade Saputra Rudito Rusniati Sabrina Hazimi Safar Sahiruddin Sahiruddin Sahiruddin Sahirudin Salsabil Zahiyah Adiski Salsabila, Alya Mistiara Salusu, Heriad Daud Sandi Sari, Siti Anna Satrama Sery Bulan Harahap Shamad, Ishaq Sherly Tri Amanda Simplisius Suhardi Durhubin Siti Andriany Sofia Hadi Nurjanah Sri Tika Syandi Sri Winarni Sri Winarni St. Herlinda Sudiarti, Leni Sudirman Daeng Massiri Sukira, Nova Sulfanita, Andi Sumarmi Suryo Tri Harjanto Syadelia Saufika Syauqi Maulana Fathoni Takdir Jabir Takwin Taufik Waja Ajo Tumartony T. Hiola Tuti Khairani Uni Lestari, Ika Wahdeni Widya Ratri Ning Pratidina Wildan Arief Setya Wulandari, Rezky Yam Febrian Norga Yulia Irwina Bonewati Yulianto Yusuf Zamroni, Ahmad Zelin Velania Devi Ziliwu, Tehenasokhi