p-Index From 2021 - 2026
7.094
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lex Jurnalica (Ilmu Hukum) El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam LEGITIMASI: Jurnal Hukum Pidana dan Politik Hukum Jurnal Pendidikan Fisika Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Chimica et Natura Acta Jurnal Kesehatan Komunitas Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal SOLMA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Bina Hukum Lingkungan The Indonesian Journal of Infectious Diseases Jurnal Kreativitas PKM Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Keperawatan Priority SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Islam Universalia : International Journal of Islamic Studies and Social Sciences KRTHA BHAYANGKARA Jurnal Hukum Sasana Fitrah: Journal of Islamic Education Sinar Sang Surya: Jurnal Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Journal Industrial Manufacturing Invest Journal of Sharia & Economic Law Bina Hukum Lingkungan Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Menara Pengabdian Abdi Bhara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Protection: Journal Of Land And Environmental Law MEUSEURAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat International Journal of Law and Society Babakti : Journal of Community Engangement ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Mathematics Education Journal Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Economia: Journal of Economics and Management Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

The Role of Ibu Nyai for The Development of Local Community-Based Public Health Services Arifin, Samsul; Baharun, Mokhammad; Saputra, Rahmat
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 25, No 1 (2023): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/eh.v25i1.19620

Abstract

People with mental disorders are continually increasing every year. However, they are very few who seek treatment. The causative factor is the limited mental health services. One solution is to develop services based on Islamic boarding schools or pesantren. For pesantren, mental health is part of da'wah bil-irsyad or counseling.This paper aims to describe the role and potential of ibu nyai (female scholars of pesantren) in developing local community-based public health services. The study used a qualitative method with an ethnographic-hermeneutic approach. The results show that firstly, ibu nyai had the potential as leaders for female students, many are highly educated, some have colleges and health facilities, and some have sizeable social capital. Second, ibu nyai had a concern for health services because of her theological motivation and passion for da’wah. Third, ibu nyai has a powerful social network, which is expected to be helpful as a communication strategy for strengthening public health. Islamic boarding school-based public health has its own appeal and market share. This research is useful for developing public health science based on local wisdom. Masyarakat yang mengalami gangguan jiwa setiap tahun selalu meningkat. Mereka sedikit sekali yang berusaha mencari pengobatan. Faktor penyebabnya, karena terbatasnya layanan kesehatan mental. Salah satu solusinya, mengembangkan layanan yang berbasis pesantren. Bagi pesantren, kesehatan mental termasuk bagian dakwah bil-irsyad atau konseling. Tujuan tulisan ini untuk mendeskripsikan peran dan potensi ibu nyai dalam mengembangkan layanan kesehatan masyarakat berbasis komunitas lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi-hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, para ibu nyai berpotensi sebagai pemimpin bagi santri perempuan, banyak yang berpendidikan tinggi, ada yang memiliki perguruan tinggi dan fasilitas kesehatan serta memiliki modal sosial yang besar. Kedua, ibu nyai memiliki kepedulian terhadap layanan kesehatan karena motivasi teologis dan semangat khidmah dalam berdakwah. Ketiga, ibu nyai memiliki jejaring sosial yang sangat kuat, yang diharapkan bermanfaat sebagai strategi komunikasi dalam penguatan kesehatan masyarakat. Kesehatan masyarakat berbasis pesantren memiliki daya tarik dan pangsa pasar tersendiri. Penelitian ini berguna untuk mengembangkan ilmu kesehatan masyarakat yang berbasis kearifan lokal.
Family-Based Corruption Prevention through Pesantren Values Arifin, Samsul; Baharun, Mokhammad; Saputra, Rahmat
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 23, No 1 (2021): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/eh.v23i1.11657

Abstract

Pesantren (Islamic boarding school) has a great potential for family-based corruption prevention. This study aims to determine the values of pesantren and portraits of sakinah family personalities in the texts of “Zadu Az-Zaujayn” and “Syair Madura” in relation to the prevention of corruption. It uses an ethnographic-hermeneutic qualitative approach. The research concludes that the value of pesantren associated with the prevention of corruption lies in the expression "Mondhuk entar ngabdi bhen ngaji (the intention of going to pesantren is to learn and to serve)" and “Mon ngecok jerum e pondok mon mole ka romana ngecok jheren (if you steal a needle in pesantren, you will steal a horse once you get back home)". Through the values, students are accustomed to serving people and being careful of taking others’ belongings. Meanwhile, the values of sakinah family within the text are wara’ (being cautious and able to self-control), zuhud (living a simple life and prioritizing others’ need), and patient (being tender and dare to face difficulties); qona'ah (accepting life as it is), ridha (accepting the provisions of God); and self-presentation. This research is vital to develop to achieve sakinah families free of corruption. Pondok pesantren memiliki potensi besar dalam mencegah korupsi berbasis keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan nilai-nilai pesantren dan potret kepribadian keluarga sakinah dalam teks kitab “Zadu Az-Zaujayn” dan “Syair Madura” terkait pencegahan korupsi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif tipe etnografi-hermeneutik.  Hasil penelitian: nilai-nilai pesantren yang terkait dengan pencegahan korupsi yaitu  “Mondhuk entar ngabdi dan ngaji (mondok untuk mengabdi dan mengaji)”. Santri juga menghindari ngecok (mencuri):“Mon ngecok jerum e pondok mon mole ka romana ngecok jheren, (kalau mencuri sebuah jarum di pondok, pulangnya akan mencuri seekor kuda)”. Dengan kedua nilai tersebut, santri akan terbiasa melayani orang lain dan menjauhi mengambil hak milik orang lain. Sedang kepribadian pasangan suami-istri sakinah yaitu mampu mengendalikan diri: yaitu wara’ (hati-hati dan mampu mengendalikan diri), zuhud (hidup sederhana dan lebih mementingkan kepentingan orang lain), dan sabar (lapang dada dan berani menghadapi kesulitan-kesulitan); penerimaan hidup apa adanya: qona’ah (menerima kenyataan yang ada), ridha (ketenangan hati menerima ketentuan-ketentuan dari Allah); dan presentasi diri. Penelitian ini penting untuk dikembangkan, agar tercipta keluarga sakinah yang bebas dari korupsi.
Analysis of Factors Related to The Mental Status of Elderly Devita, Yeni; Nita, Yureya; Dwiguna, Stephanie; Puswati, Desti; Saputra, Rahmat; Alfianur, Alfianur
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v7i1.4550

Abstract

Mental health problems can have a significant impact on elderly. Some things related to mental disorders, such as depression and dementia in elderly, are caused by several factors, including elderly independence, family support, work, health or diseases suffered by elderly, and environment. This study aimed to determine the aspects related to the mental status of older people. This type of research is quantitative research. The population in this study is all elderly who are in the working area of UPT Puskesmas Bangko Jaya. The sampling technique uses probability sampling with a simple random sampling approach with 96 elderly samples. The analysis used is a bivariate analysis using the Chi-Square statistical test. The results showed that there was a correlation between the independence of elderly and the mental status of elderly (p-value = 0.026 < α = 0.05), There was a correlation between family support and the mental status of elderly (p-value = 0.014 < α = 0.05), There was a correlation between the history of illness and the mental status of elderly (p-value = 0.000 < α = 0.05) and There was a correlation between the elderly environment and the mental status of elderly (p-value = 0.037 < α = 0.05). The nursing profession was expected to provide advocacy and assistance to health workers in primary care, especially nursing, to improve the mental status of elderly.
The Constitutional Court as a Positive Legislative through the Living Constitution Approach Lina Sinaulan, Ramlani; Saputra, Rahmat; Sugeng Sugeng
International Journal of Law and Society Vol. 2 No. 4 (2025): International Journal of Law and Society
Publisher : Asosiasi Penelitian dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijls.v2i4.780

Abstract

This study examines the role of the Constitutional Court of Indonesia (Mahkamah Konstitusi/MK) as a positive legislator through the lens of the living constitution approach, which conceptualizes the constitution as a dynamic and evolving document responding to social and political change. The main problem addressed is the extent to which the MK’s judicial activism in interpreting and even creating new legal norms aligns with constitutional principles, democratic legitimacy, and the balance of powers between the judiciary and the legislature. The objective of the research is to analyze how the MK’s progressive interpretations have transformed it from a negative legislator—which merely annuls unconstitutional laws—into a positive legislator that effectively fills legal gaps and constructs new constitutional meanings. Using a normative juridical method combined with case study analysis, this research explores key constitutional decisions, focusing on cases where the MK extended its interpretive authority beyond mere judicial review. The findings reveal that the MK, through the living constitution approach, justifies its role as a positive legislator by invoking principles of constitutional morality, justice, and responsiveness to societal evolution. However, this judicial creativity also generates tension with legislative supremacy and may risk overstepping the boundaries of judicial function. The synthesis of findings suggests that the MK’s transformation embodies the dynamic interplay between constitutional text and social context, reinforcing the adaptability of Indonesian constitutionalism. The study concludes that while the MK’s position as a positive legislator under the living constitution paradigm strengthens constitutional justice and protects citizens’ rights, it must remain anchored in checks and balances to prevent judicial overreach and preserve democratic legitimacy.
Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Novel Maharku Surah Ar-Rahman Karya Ahliya Mujahidin Maulana, Muhammad Iqbal; Saputra, Rahmat
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 2 No. 2 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i2.376

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia, ia merupakan suatu alat terpenting untuk membentuk generasi yang siap menggantikan generasi tua guna untuk membangun masa depan, ini berarti bahwa setiap manusia berhak mendapat dan berharap untuk selalu dalam pendidikan. Pendidikan merupakan kebutuhan manusia, kebutuhan ini tidak bisa digantikan dengan yang lain, karena dengan pendidikan manusia akan mudah untuk mengembangkan kualitas, potensi dan bakat yang ada didalam diri manusia. Ketika ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat pesat, proses belajar untuk memperoleh pendidikan tidak lagi di monopoli oleh kehadiran guru dan murid. Siswa dapat belajar dari mana saja dan kapan saja.  Apalagi pada zaman modern saat ini banyak media yang dapat dijadikan sumber belajar untuk memperoleh pendidikan, seperti televisi, internet dan akses teknologi yang lainnya tak terkecuali dari sumber lainnya seperti karya sastra berupa novel.  penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam Novel Maharku Surah Ar-Rahman Karya Ahliya Mujahidin. Penelitian ini merupakan jenis penelitian library research (kajian pustaka). Kajian pustaka (library research) adalah suatu jenis penelitian yang berusaha mengungkapkan konsep-konsep baru dengan cara membaca dan mencatat informasi-informasi yang relevan dengan kebutuhan. Bahan bacaan mencakup buku-buku, teks jurnal, majalah-majalah ilmiah dan hasil penelitian. Dari hasil penelitian menjawab rumusan masalah yaitu menemukan nilai-nilai pendidikan islam dalam novel Maharku Surah Ar-Rahman ialah: Nilai Aqidah, Nilai Ibadah, Nilai Akhlak dan Nilai Muamalah. Jadi dapat disimpulkan penelitian ini mengandung nilai-nilai pendidikan islam.
Rekonstruksi Konsep Kesejahteraan dalam Perspektif Capability Approach: Kritik terhadap Rasionalitas Konsumsi dalam Ekonomi Perilaku Saputra, Rahmat; Habiburrahman, Fata; Nazli, Rahmat; Dewi, Karisma; Zulpri, Zulpri
Economia: Journal of Economics and Management Vol 4 No 1 (2025): Economia: Journal of Economics and Management
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to reconstruct the concept of welfare through the integration of the capability approach developed by Amartya Sen and insights from Behavioral Economics. The background of this research lies in the limitations of the utilitarian framework in conventional economics, which tends to measure welfare based on consumption and utility while neglecting the dimensions of freedom and human capabilities. This study employs a qualitative method using a library research design, with philosophical and conceptual approaches. The findings indicate that individual economic behavior is not fully rational but is influenced by cognitive biases, emotions, and social structures, implying that consumption does not necessarily reflect true welfare. On the other hand, the capability approach emphasizes that welfare should be understood in terms of individuals’ real opportunities to achieve valuable ways of living. The integration of these two perspectives provides a more comprehensive analytical framework that not only explains how individuals behave but also normatively evaluates the quality of life. This study concludes that welfare should be reoriented from a utility-based perspective toward a multidimensional capability-based approach, highlighting the importance of strengthening individual capacities in navigating the complexity of choices in the modern era. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi konsep kesejahteraan melalui integrasi capability approach yang dikembangkan oleh Amartya Sen dengan perspektif Ekonomi Perilaku. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada keterbatasan pendekatan utilitarian dalam ekonomi konvensional yang cenderung mengukur kesejahteraan melalui indikator konsumsi dan utilitas, tanpa mempertimbangkan dimensi kebebasan dan kemampuan individu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), serta pendekatan filosofis dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku ekonomi individu tidak sepenuhnya rasional, melainkan dipengaruhi oleh bias kognitif, emosi, dan struktur sosial, sehingga konsumsi tidak selalu mencerminkan kesejahteraan yang sesungguhnya. Di sisi lain, capability approach menegaskan bahwa kesejahteraan harus dipahami sebagai kemampuan nyata individu untuk menjalani kehidupan yang bernilai. Integrasi kedua pendekatan ini menghasilkan kerangka analisis yang lebih komprehensif, yang tidak hanya menjelaskan bagaimana individu bertindak, tetapi juga menilai kualitas hidup secara normatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesejahteraan perlu direorientasi dari pendekatan berbasis utilitas menuju pendekatan berbasis kapabilitas yang lebih multidimensional, serta menekankan pentingnya penguatan kapasitas individu dalam menghadapi kompleksitas pilihan di era modern.
Transformasi Digital UMKM dan Dampaknya terhadap Kinerja Usaha di Era Ekonomi Digital Listanti, Maya; Saputra, Rahmat; Monariska, Monariska
Economia: Journal of Economics and Management Vol 3 No 2 (2024): Economia: Journal of Economics and Management
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital transformation has become a significant phenomenon in the development of the modern economy, particularly for micro, small, and medium enterprises (MSMEs). This study aims to examine the forms of digital transformation among MSMEs and analyze their impact on business performance in the digital economy era. The research employs a qualitative approach using a literature review method by analyzing relevant academic sources from both national and international journals. Data were collected through a systematic search and analyzed using content analysis to identify patterns and relationships among key concepts. The findings indicate that digital transformation in MSMEs generally occurs gradually, beginning with the use of social media, followed by the adoption of e-commerce platforms, and the implementation of digital payment systems. These transformations contribute to expanding market reach, improving operational efficiency, and enhancing service quality, which in turn influence business performance. However, the impact is not uniform and largely depends on internal readiness, including digital literacy and managerial capacity, as well as external support such as infrastructure and the digital ecosystem. This study highlights the strategic role of digital transformation in improving MSME performance, while also emphasizing the need for more integrated efforts to optimize its implementation. Abstrak Transformasi digital telah menjadi fenomena penting dalam perkembangan ekonomi modern, termasuk dalam konteks usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk transformasi digital pada UMKM serta menganalisis dampaknya terhadap kinerja usaha di era ekonomi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui kajian pustaka dengan menelaah berbagai literatur ilmiah yang relevan, baik dari jurnal nasional maupun internasional. Data dikumpulkan melalui penelusuran sistematis dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola dan hubungan antar konsep. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi digital pada UMKM umumnya berlangsung secara bertahap, dimulai dari pemanfaatan media sosial, adopsi platform e-commerce, hingga penggunaan sistem pembayaran digital. Transformasi ini berkontribusi terhadap peningkatan jangkauan pasar, efisiensi operasional, serta kualitas layanan, yang pada akhirnya berdampak pada kinerja usaha. Namun demikian, dampak yang dihasilkan tidak seragam dan sangat dipengaruhi oleh kesiapan internal pelaku usaha serta dukungan eksternal seperti infrastruktur dan ekosistem digital. Penelitian ini menegaskan bahwa transformasi digital memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan kinerja UMKM, meskipun implementasinya masih menghadapi berbagai keterbatasan. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih terintegrasi untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan UMKM.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbicara Melalui Media Boneka Tangan Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di RA Nurul Falah Aceh Barat Saputra, Rahmat; Sari, Adila; Rezieka, Dara Gebrina
Islam Universalia: International Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol 5 No 2 (2023): Islam Universalia
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/islam-universalia.v5i2.309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak melalui boneka tangan. Jenis penelitian yang digunakan ialah Penelitian Tindakan kelas (PTK). Tahapan perencanaan penelitian dilakukan dengan tahap perencanaan, Tindakan, observasi dan refleksi. Subjek pada penelitian ini adalah anak usia 5-6 Tahun di RA Nurul Falah Aceh Barat. Pengumpulan data dilakukan melaui observasi, dokumentasi. Analisis data dilaukan secara deskiptif kuantitatif. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media boneka tangan mampu meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di RA Nurul Falah Aceh Barat pada tahun ajaran 2023/2024. Peningkatan ini terlihat dari perbandingan antara prasiklus dan siklus I, serta hasil yang lebih optimal pada siklus II. Pada siklus II, sebanyak 50% anak mencapai kategori BSB (Berkembang Sangat Baik), sementara 50% lainnya berada pada kategori BSH (Berkembang Sesuai Harapan). Dengan demikian, penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus ini dapat dikatakan berhasil. Hasil penelitian juga membuktikan bahwa penggunaan media boneka tangan oleh guru TK dapat secara efektif meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini.
Dampak Penyelenggaraan Aktivitas Baca, Tulis, dan Hitung (CALISTUNG) Pada Anak Usia Dini Humairah Arta, Karuni; Saputra, Rahmat; Yuriansa, Adelfa; Nazaruddin, Said; Nurhabibah
Islam Universalia: International Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol 7 No 1 (2025): Islam Universalia
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/islam-universalia.v7i1.284

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak penyelenggaraan aktivitas Calistung (baca, tulis, dan hitung) pada pendidikan anak usia dini di Indonesia berdasarkan sepuluh jurnal akademik terpilih yang diterbitkan antara 2016 dan 2023. Penelitian ini diakhiri dengan rekomendasi praktik pendidikan yang seimbang sesuai prinsip perkembangan masuk dampak positif dan negatif, serta kesimpulan dengan rekomendasi. Temuan utama menunjukkan bahwa Calistung meningkatkan keterampilan kognitif dan kesiapan belajar, tetapi dapat menyebabkan stres akademik dan gangguan psikis jika tidak diterapkan dengan pendekatan bermain yang sesuai. Penelitian ini merekomendasikan praktik pendidikan yang seimbang sesuai prinsip perkembangan anak.
Pemanfaatan Media Digital Interaktif untuk Meningkatkan Literasi Awal Anak Usia Dini Yuriansa, Adelfa; Humairah Arta, Karuni; Saputra, Rahmat; Nazaruddin, Said; Saputra, Rizal
Islam Universalia: International Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol 7 No 1 (2025): Islam Universalia
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/islam-universalia.v7i1.286

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran literasi pada anak usia dini. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media digital interaktif dalam meningkatkan literasi awal anak usia dini. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada beberapa taman kanak-kanak di wilayah perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital seperti aplikasi membaca interaktif, video edukatif, dan permainan berbasis huruf dapat meningkatkan minat baca, pengenalan huruf, dan kemampuan berbahasa anak. Namun, dibutuhkan pendampingan intensif dari guru dan orang tua agar media digital digunakan secara tepat. Studi ini merekomendasikan integrasi media digital dalam kurikulum pendidikan anak usia dini sebagai salah satu strategi pembelajaran yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Co-Authors Abu Naim Adelia Dwi Valentin Adzkia, Legabina Alfianur Alfianur Anceu Murniati Andriani, Liza Anni Rohimah Aprianda, Aprianda APRIYANTI WIDIANSYAH Arie Hardian Arisanti, Ni Wayan Deisy Ath-Thayyar, Muhammad Hafidh Atmaja, Sena Azijah, Izzatul Azijah, Siti Baharun, Mokhammad bawazir, Fuad Chik , Zamri bin Dault, Wisnu Adiyaksa Desti Puswati Devita, Yeni Dewi, Karisma Elfi Yuliza Elita, Anggun Dian Ellita, Dian Eugenio, Andre Fadilla, Siti Fadriansyah, Fadriansyah Fahmi, Yuni Maharani Nur Fifit Fitriansyah Fitria Budi Utami Fitry Erlin Habiburrahman, Fata Hafizah Hafizah Haifan, Mohamad Hanifah, Jihan Kamilia Herman Herman Indra Lorenly Nainggolan Islamiyah, Ummi Habibatul Ismawan, Muhamad Arie Joko Widodo Karuni Humairah Arta Kasih, Delina Kirana, Andi Chandra Lina Sinaulan, Ramlani Lisa Ernita Maemun, Siti Manalu, Husein Manty Aldilani Ikaningsih Maulana, Muhammad Iqbal Maya Listanti Meidianti, Ulfa Melisa, Wery Mohammad Hakimi Mohammad Salim Mohd. Adan, Nur Syakirah Binti Monariska, Monariska Muhammad Redha, Muhammad Muhammady, Aan Mukhlizar, Mukhlizar Mukhsin Nyak Umar Muliani Muliani, Muliani Munandar, Indra Nabilla Nabilla Nanda Nanda Nanda Novita, Nanda Nazaruddin, Said Nazli, Rahmat Nindya Kirana, Desi Nita, Yureya Nopita Sari Nugraha, Enjang Kartiwa Nur Dewi Nurani, Sifa Mulya Nurhabibah Nurwijayanti Oktavia, Rahmi Olivia, Sonia Rida Pratama, Irfan Aji Pratiwi, Tiara Zakiyah Prihartono, Nurhayati Adnan Putri, Silvia Adi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahimi Rahimi, Rahimi Ratno, Suyit Refindra Wijaya, Tiara Renti Mahkota Restu Wulandari, Septiayu restu, Septiayu Retnowulan, Sri Rahayu Rezieka, Dara Gebrina Riska Ekawita Safira, Dinda Safrizal Safrizal Samsul Arifin Samsul Arifin Sanjaya, Juniar Krisna Sapriani, Wiwita Saputra, Rizal Sari, Adila Sartono, S Sepmiko, Jorza Setiana, Iffa Siti Fatimatul Zuhroh Soerahman, S Soni Redha, Pratiwi Sopiani, Pina Stephanie Dwi Guna Sudaryo, Mondastri Korib Sugeng Sugeng Suhanda Suhanda Sumardi Efendi Supiyati . Suroto Suroto Suryo Sulistyo Susanti, Revita Syamsuar Syarifuddin Syarifuddin Syehabudin, Syehabudin Tanjung, Angga F. Thalia, Septyani Tri Sunarsih Tria Gustiningsi Tumanggor, Imelda Anastasya Carolima Widodo, Akmal Alfarisi Yosia Pandu S Yuliani Yuliani Yuriansa, Adelfa Yusoff, Zawawi bin Zaelani, Toni Zakiah Zakiah Zakiah Zulfa, Siti Zulpri, Zulpri