Articles
Pengaruh Keaktifan Berorganisasi Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP UPR
Rinto Alexandro;
Windy Utami Putri;
Fendy Hariatama
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37304/jikt.v13i1.147
The approach used in this study is a quantitative approach and the method is descriptive. The results obtained from this research is the active organization of students with a very active level has an average GPA 3.60 with the highest GPA 3.81 and the lowest GPA 2.43, with active rate activation has an average GPA of 3.31 with the highest GPA 3.75 and 2.25 lowest GPA, and a moderately active activity has an average GPA of 3.36 with the highest GPA of 3.61 and the lowest GPA of 3.11. This indicates that the level of activity is organized at the very active level of the highest average GPA in comparison of active and moderately active levels. However, active organisational activity at the current level has a lower average GPA than the average active GPA of an organization at a fairly active level. There is a positive and significant influence on the activity of students in organization of UPR Economics Education student academic achievement.
Application of Total Quality Services to Increase Non-Formal Education Institution Capacity in Kampung Inggris Kediri
Rinto Alexandro
Cendekia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 14 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Center of Language and Cultural Studies
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (225.182 KB)
|
DOI: 10.30957/cendekia.v14i1.611
The objective of this study is to obtain a fixed model that can be applied in the framework of capacity building of course institutions through meeting national standards for non-formal education, accreditation registration, and the application of total quality service. This research method is action research ranging from the formation of teams per area & Need assessment, data processing of the needs assessment survey, socialization and training, facilitation of 20-course institutions to be registered for institutional accreditation to National Accreditation Board for Early Childhood Education and Non-Formal Education (BAN-PAUD-PNF), assistance to thin management institutions in prepare accreditation and implementation of TQS, explore cooperation with BAN-PAUD-PNF in Jakarta. Based on the results of data analysis it can be concluded: 1) to increase the capacity of course institutions it is necessary to improve quality through the accreditation of institutions from official state institutions, ISOs, and from the application of total quality service management (TQS). Through institutional accreditation, it will be able to increase public confidence in the existing course institutions. Likewise, with ISO, it will be able to increase public confidence, that the institution has implemented good management.
EFEKTIVITAS CUSTOMER SERVICE (CS) DALAM MENINGKATKAN LOYALITAS NASABAH PENABUNG PADA BANK MUAMALAT CABANG PALANGKA RAYA
Yenni Octavia;
Rinto Alexandro
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 4, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Kadiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30737/mediasosian.v4i1.816
Penelitian ini dilatarbelakangi karena pesatnya pertumbuhan perbankan yang saling berkompetisi untuk mencari nasabah ataupun membuat nasabah loyal dengan bank. Ketertarikan masyarakat dan tingkat loyalitas mereka dalam dunia perbankan dilatarbelakangi oleh kualitas pelayanan dan kunci dari pelayanan bank adalah customer service. Dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui sejauh mana efektivitas customer service dalam meningkatkan loyalitas nasabah penabung dan pengguna jasa pada Bank Muamalat Indonesia Cabang Palangka Raya. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini melalui metode deskriptif kualitatif. Metode yang penulis gunakan dalam menganalisis data pada penelitian ini adalah induktif dimana data yang berhasil peneliti kumpulkan dari lokasi penelitian, selanjutnya dianalisa dan kemudian disajikan secara tertulis dalam laporan tersebut. Hasil penelitian yang dilakukan di Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Palangka Raya ini mengenai efektivitas customer service dalam meningkatkan loyalitas nasabah penabung sangatlah penting, hal ini ditunjukkan dengan hasil wawancara yang telah peneliti lakukan yaitu mayoritas sebagian besar kepuasan mereka dan membuat mereka loyal terhadap Bank Maumalat Indonesia Kantor Cabang Palangka Raya. Dengan begitu kualitas pelayanan yang sudah baik dari customer service ini ditingkatkan lagi menjadi taraf yang lebih baik lagi agar nasabah tetap loyal. Kata Kunci: Efektifitas; Loyalitas Nasabah; Customer Service.Penelitian ini dilatarbelakangi karena pesatnya pertumbuhan perbankan yang saling berkompetisi untuk mencari nasabah ataupun membuat nasabah loyal dengan bank. Ketertarikan masyarakat dan tingkat loyalitas mereka dalam dunia perbankan dilatarbelakangi oleh kualitas pelayanan dan kunci dari pelayanan bank adalah customer service. Dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui sejauh mana efektivitas customer service dalam meningkatkan loyalitas nasabah penabung dan pengguna jasa pada Bank Muamalat Indonesia Cabang Palangka Raya. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini melalui metode deskriptif kualitatif. Metode yang penulis gunakan dalam menganalisis data pada penelitian ini adalah induktif dimana data yang berhasil peneliti kumpulkan dari lokasi penelitian, selanjutnya dianalisa dan kemudian disajikan secara tertulis dalam laporan tersebut. Hasil penelitian yang dilakukan di Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Palangka Raya ini mengenai efektivitas customer service dalam meningkatkan loyalitas nasabah penabung sangatlah penting, hal ini ditunjukkan dengan hasil wawancara yang telah peneliti lakukan yaitu mayoritas sebagian besar kepuasan mereka dan membuat mereka loyal terhadap Bank Maumalat Indonesia Kantor Cabang Palangka Raya. Dengan begitu kualitas pelayanan yang sudah baik dari customer service ini ditingkatkan lagi menjadi taraf yang lebih baik lagi agar nasabah tetap loyal. Kata Kunci: Efektifitas, Loyalitas Nasabah, Customer Service
PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Sri Sapitri;
Rinto Alexandro
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 5, No 2 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Kadiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30737/mediasosian.v5i2.1786
VillageFund Allocation Management in Community Empowerment. Village fund allocations are central and regional financial balance funds received by regencies / cities, which are distributed proportionally to each village in a proportion of at least 10% (ten percent). Allocation of village funds for village governance and community empowerment. This research uses a qualitative method using descriptive. The results showed that normative and governance of village allocation funds were carried out well, but the substance still did not meet the true meaning of empowerment. In addition, some stakeholders also have not played a maximum role, only the village head as the implementation team that manages the village allocation funds. The paternalistic community of the village community chooses the people who trust and support the village to manage village funds, as well as dominating the sub-district in making accountability letters that lead to increased village independence.
PELAKSANAAN AKAD PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA BTPN SYARIAH PALANGKA RAYA
Endah Ayu Lestari;
Rinto Alexandro
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 4, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Kadiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30737/mediasosian.v4i1.817
Bank syariah merupakan bank yang kegiatannya mengacu pada hukum Islam, dan dalam kegiatannya tidak membebankan bunga maupun tidak membayar bunga kepada nasabah. Imbalan yang diterima oleh bank syariah maupun yang dibayarkan kepada nasabah tergantung dari akad dan perjanjian antara nasabah dan bank. Perjanjian (akad) yang terdapat di perbankan syariah harus tunduk pada syarat dan rukun akad sebagaimana diatur dalam syariah Islam. Bank BTPN Syariah Unit Bisnis Wisma Palangka Raya ini menggunakan satu produk pembiayaan yaitu pembiayaan Murabahah. Tujuan Penelitian adalah Untuk mengetahui dan mendeskripsikan pelaksanaan mengenai akad murabahah dalam produk pembiayaan pada Bank BTPN Syariah Palangka Raya dan Untuk mengetahui dan mendeskripsikan hambatan-hambatan pelaksanaan akad murabahah pada Bank BTPN Syariah Palangka Raya. Pendekatan penelitian yang digunakan ini adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian adalah Bank syariah di Indonesia terutama bank BTPN Syariah Palangka Raya pada umumnya dalam memberikan pembiayaan murabahah, menetapkan syarat-syarat yang dibutuhkan dan prosedur yang harus ditempuh oleh musytari yang hampir sama dengan syarat dan prosedur kredit sebagaimana lazimnya yang ditetapkan oleh bank konvensional.
PERGESERAN SIKAP DAN PERILAKU GURU TERSERTIFIKASI DI SMA NEGERI 1 PALANGKA RAYA DALAM PERSPEKTIF ILMU SOSIAL
Rinto Alexandro;
Abdul Rahman Azahari
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 4, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Kadiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30737/mediasosian.v4i1.1193
Guru bukanlah bagian dari sistem kurikulum, tetapi keberhasilan pelaksanaan kurikulum akan bergantung pada kemampuan, kemauan, dan sikap profesional tenaga guru. Jika dikaitkan persyaratan profesional seorang guru yang sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan yaitu, mampu merencanakan, mengembangkan, melaksanakan, dan menilai proses belajar secara relevan dan efektif maka seorang guru yang profesional dibuktikan dengan sertifikat pendidik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis sikap dan perilaku para guru yang sudah tersertifikasi atau menjadi guru profesional. Sementara itu penelitian ini menggunakan metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sedangkan hasil penelitian adalah kompetensi profesional mengacu pada pengertian kemampuan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam yang memungkinkan membimbing peserta didik/siswa memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan Standar Nasional Pendidikan. Diantaranya, (1) kode etik profesi, profesi guru merupakan pekerjaan/jabatan yang memerlukan kemampuan intelektual khusus, keahlian, dan keterampilan untuk melayani dan memberikan advis pada orang lain dengan memperoleh upah atau gaji dalam jumlah tertentu. (2) pengembangan penguasaan materi, (3) pengembangan penguasaan kompetensi mata pelajaran, (4) pengembangan materi/bahan ajar, dan (5) pengembangan diri (profesi).Kata Kunci : Guru; Sertifikasi; Perilaku
INTERAKSI SOSIAL HAMPUTAN TAMANGGONG NIKODEMUS AMBO DJAJA NEGARA
Yetiwirani Lampe;
Rinto Alexandro
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 4, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Kadiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30737/mediasosian.v4i2.1205
Masyarakat Dayak Ngaju memiliki istilah pola-pola atau bentuk hubungan dalam kekeluargaan yang mencakup orang-orang yang masih mempunyai ikatan hubungan yang sedarah pada garis keturunan, baik yang vertikal maupun yang horizontal. Tamanggong Nikodemus Ambo Djaja Negara dikenal dengan sebutan hamputan, artinya keturunan, warga atau keluarga beşar dan mempunyai hubungan darah langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Interaksi Sosial Hamputan Tamanggong Nikodemus Ambo Djaja Negara pada masyarakat Dayak Ngaju Kota Palangkaraya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode grounded research artinya peneliti terjun langsung kelapangan untuk mngolah dan menganalisis data. Hasil penelitian adalah toleransi kehidupan beragama sangat tinggi tidak hanya dengan keluarga sendiri melainkan juga dengan orang lain atau suku lain, hal ini tampak pada saling berkunjung di hari besar agama masing-masing. Juga saling hormat menghormati sesama ummat beragama walaupun beda agama. Semakin banyaknya hamputan Tamanggong Nikodemus Djaja Negara dan semakin menyebar tempat tinggal mereka tidak menutup kemungkinan merke bisa saling bertemu dalam satu kantor maupun beda kantor, khususnya terkait untuk meraih jabatan atau persaingan bisnis. Namun demikian mereka melakukan persaingan secara sehat. Kata Kunci: Interaksi Sosial; Dayak Ngaju; Hamputan
Analisis perhitungan harga pokok produksi dan harga jual batik benang bintik paramita di Palangka Raya
Rinto Alexandro;
Fendy Hariatama H;
Tonich Uda;
Melda Butar-Butar
FORUM EKONOMI Vol 24, No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jfor.v24i2.10567
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling sehingga laporan biaya-biaya dalam memproduksi batik ditetapkan sebagai sampel dalam penelitian ini.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data yang dianalisis dengan menggunakan metode full costing untuk menentukan harga pokok produksi, sedangkan analisis harga jual menggunakan metode cost plus pricing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing adalah sebesar Rp. 48.128.000. Yang terdiri dari biaya bahan baku sebesar Rp.30.964.000, biaya tenaga kerja sebesar Rp. 8.320.000, dan biaya overhead pabrik sebesar Rp.8.844.000. Yang dikeluarkan oleh Batik Benang Bintik Paramita untuk memproduksi batik dengan jenis kain katun primis, katun prima, katun Jepang, dan sutera Atbm.Perhitungan Harga Jual dengan menggunakan metode cost plus pricing untuk jenis kain katun primis sebesar Rp.35.457.060 untuk per meternya sebesar Rp.58.510/meter, untuk kain katun prima harga jualnya sebesar Rp.39.824.256 untuk per meternya sebesar Rp. 44.249/meter, untuk kain katun Jepang harga jualnya sebesar Rp. 31.094.712 untuk per meternya sebesar Rp. 117.020/meter, sedangkan untuk kain sutera Atbm adalah sebesar Rp. 42.103.764 untuk per meternya sebesar Rp.695.700/meter.
PENGEMBANGAN KETAHANAN PANGAN DESA TETEI LANAN UNTUK MENUNJANG KETERSEDIAAN PANGAN DI WILAYAH KABUPATEN BARITO SELATAN
Rinto Alexandro
Bakti Banua : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): BAKTI BANUA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (408.483 KB)
|
DOI: 10.35130/bbjm.v3i2.346
Based on the considerations and results of observations in the Tetei Lanan Village Area with quite convincing potentials, namely, among others, fertile and loose land so that it can be planted with various kinds of loose plants as well as guaranteed waters and minimal disaster geographical conditions produce convincing potential and opportunities to support food availability in the South Barito Regency. However, public awareness is still quite minimal. This makes us think about maximizing 4 (four) potentials that will be a source of inspiration for local residents to realize food security and food availability in the South Barito district. The four potentials are (a) Long bean plants grown in plastic cup media. (b) Pulled kale planted in plastic cup media (c) Chili planted in glass cup media (d) Tarpaulin pond for fish. After carrying out our practices and activities, we are increasingly aware that the potential for food security in Tetei Lanan village is very strong because what we are doing is producing positive results. And hopefully then it can be a source of inspiration for local residents in providing food security and food availability for the South Barito Regency area.
Pengaruh Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Karyawan Di CV 77 Kepindo Sejahtera
Gusdeni Gusdeni;
Sundari Sundari;
Rinto Alexandro;
Hendrowanto Nibel
Journal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 14 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 14 Nomor 2 Desember 2022
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37304/jpips.v14i2.7723
This study aims to determine how the influence of work motivation and work environment that affects employee satisfaction at CV.”77” KEPINDO SEJAHTERA, either partially or simultaneously. The method of this research is to use a questionnaire. Data analysis used multiple linear regression. From the results of the study stated that: (1) Work motivation and work environment simultaneously affect employee satisfaction. (2) Partially, work motivation and work environment affect employee satisfaction significantly. This research approach is a quantitative research with interview data collection techniques, questionnaires, documentation, and observation. Data analysis used multiple linear regression, F statistic test (simultaneous), individual parameter significant test (T test), and R2 determination coefficient test using SPSS 16.0 application. Based on the results of the study using hypothesis testing. In hypothesis testing, SPSS output results with T test results and F test results. The T test output results state that the two variables (X1 and X2) have a significant influence on the variable (Y). The following are the results of X1 against Y getting a significant value of 0.040 <0.05 with the result of T count 2.156 > 2.05183 T table. The results of the X2 T test against Y got a significant value of 0.000 <0.05 with a T count result of 4.877 > 2.05183. Meanwhile, for the SPSS output for testing the F test hypothesis, the significance result is 0.000 < 0.05 with an F count of 72,477 > 3.34. So it can be concluded that H0 is rejected and Ha is accepted, which means that there is an influence between Work Motivation (X1) and Work Environment (X2) variables on Job Satisfaction (Y)