Claim Missing Document
Check
Articles

Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Gel Facial Wash Ekstrak Etanol Rumput Laut Merah (Eucheuma spinosum J. Agardh) Terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis Rizkiana, Wa Ode; Muhammad Isrul; Wa Ode Ida Fitriah
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i3.181

Abstract

Jerawat merupakan penyakit yang sering ditemui dipermukaan kulit, wajah, leher atau punggung yang biasanya disebabkan oleh kelenjar minyak yang berlebihan. Salah satu pengobatan jerawat dengan menggunakan bahan alam yang memiliki khasiat antibakteri salah satunya ekstrak rumput laut merah (Eucheuma spinosum) yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas fisik sediaan gel facial wash Eucheuma spinosum serta mengetahui aktivitas formulasi gel facial wash ekstrak rumput laut merah (Eucheuma spinosum) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Jenis penelitian ini adalah eksperimental-laboratorium. Rumput laut merah dimaserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Evaluasi stabilitas fisik meliputi uji organoleptik, uji pH, uji homogenitas, uji viskositas, uji daya sebar dan uji stabilitas busa serta metode cycling test selanjutnya dilakukan penguuji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dengan metode sumuran. Analisa data dilakukan dengan metode ANOVA one way mann whitteney (sig. p<0,05). Hasil uji evaluasi stabilitas fisik metode cycling test sediaan formula gel facial wash ekstrak rumput laut merah FI, FII, dan FIII yang meliputi uji organoleptik, uji pH, uji homogenitas, uji viskositas, uji daya sebar dan uji stabilitas busa yaitu memenuhi kriteria dan persyaratan. Hasil uji aktivitas antibakteri gel facial wash rumput laut merah terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis pada konsentrasi 20% (14,33mm ± 0,11), konsentrasi 25% (16,6mm) dan konsentrasi 30% (19,46mm ± 0,57) dikategorikan kuat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sediaan gel facial wash ekstrak rumput laut merah memenuhi kriteria sediaan selama 6 siklus serta memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis.
Uji Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol Biji Alpukat (Persea americana Mill) terhadap Jamur Malassezia furfur Isrul, Muhammad; Bahar, Sulfianti; Himaniarwati
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i2.266

Abstract

Infeksi adalah penyakit yang mudah menyerang manusia, penyakit ini disebabkan oleh jamur Malassezia furfur. Dimana jamur Malassezia furfur dapat ditemukan pada kulit manusia dalam berbagai kondisi seperti ketombe, dermatitis, pityriasis versicolor, dermatitis sobborhea, dan folikulitis. Biji alpukat (Persea americana Mill) mengandung kelas metabolit sekunder, yaitu alkaloid, flavonoid, steroid, tanin, dan saponin. Kandungan kimia ini menghambat pertumbuhan mikroorganisme jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan efektivitas ekstrak etanol biji alpukat (Persea americana Mill) dalam menghambat pertumbuhan jamur Malassezia furfur. Pengujian aktivitas antijamur menggunakan metode ekstraksi maserasi dengan pelarut etanol 96%. Uji aktivitas antijamur dilakukan pada konsentrasi 20%, 40%, dan 60% terhadap mikroorganisme yang digunakan adalah jamur Malassezia furfur menggunakan metode difusi agar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai % rendemen adalah 8,8%, skrining fitokimia ekstrak etanol biji alpukat (Persea americana Mill) positif untuk alkaloid, tanin, saponin, flavonoid, dan steroid. Hasil uji aktivitas antijamur pada konsentrasi 20%, 40%, dan 60% terhadap jamur masing-masing adalah 4,2 mm (lemah), 5,6 mm (sedang). Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa ekstrak etanol biji alpukat memiliki aktivitas antijamur yang baik terhadap jamur Malassezia furfur. Konsentrasi optimal ekstrak etanol biji alpukat sebagai antijamur Malassezia furfur adalah konsentrasi 60% di mana zona hambatnya adalah 6,5 mm (sedang). Penelitian lebih lanjut harus dilakukan untuk antijamur yang berbeda dalam ekstrak etanol biji alpukat dan penelitian lebih lanjut harus dilakukan dengan parameter yang berbeda sehingga dapat menjadi referensi dalam pemanfaatan bahan alami.
Eksplorasi Berbagai Fungsi Mitokondria Melalui Pendekatan Meta-Analisis dalam Biologi Seluler Isrul, Muhammad; Adnan, Adnan; Islamia, Mutmainnah Nur
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 2 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i2.569

Abstract

Mitochondria have long been known as the main energy producers in eukaryotic cells through oxidative phosphorylation. However, the development of molecular biology has revealed its multifaceted role in the regulation of apoptosis, cellular metabolism, calcium homeostasis, and immune responses. This study uses a meta-analysis approach to explore the various functions of mitochondria by integrating data from various scientific studies. Literature searches were conducted through scientific databases, namely publish or perish. Data obtained 300 with relevant studies consisting of 24 articles, and 1 book according to the inclusion criteria. The results of the analysis show that the complexity and contextual nature of mitochondrial function, which depends on cell type and physiological conditions, indicate its adaptability in maintaining cell survival. Mitochondria are multifunctional organelles that not only play a role as a center for energy production through oxidative phosphorylation, but are also involved in various important cellular processes, namely as a central regulator of cell vitality, controlling processes ranging from survival to programmed cell death. In addition, mitochondrial dysfunction is associated with various pathological conditions, including neurodegenerative diseases, metabolic disorders, and cancer. This comprehensive review provides new insights into the importance of mitochondria in both normal and pathological states and emphasizes the importance of a deeper understanding of mitochondrial mechanisms for the development of targeted therapies.
Uji Aktivitas Analgetik Herba Bandotan (Ageratum conyzoides L) Fraksi N-Heksan , Etil Asetat dan Airterhadap Mencit (Mus musculus) Risnawati, Neneng; Isrul, Muhammad; Yusuf, Muhammad Ilyas
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i4.136

Abstract

Analgetik merupakan obat yang digunakan untuk meredakan rasa nyeri. Obat analgetik dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu obat golongan opioid dan AINS.Golongan Opioid bekerja pada sistem saraf pusat, sedangkan golongan AINS ekerja direseptor saraf perier dan sistem saraf pusat. Berrdasarkan studi disebutkan lokasi nyeri yang paling sering dilaporkan yaitu nyeri di punggung bawah 40 %, arthritis 24 %, akibat fraktur 14 %, dan nyeri neuropatik 11 %. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya menghilangkan rasa nyeri pada pasien untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan mengembalikan kondisi pasien seperti semula.Tanaman herba bandotan ini memliki manfaat untuk pengobatan berbagai penyakit,seperti demam, malaria,dan radang paru,dan dapat mengurangi rasa nyeri (anagetik).  Peneltian ini menggunakan metode eksperimen dilabolatorium, Herba bandotan dimaserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Kemudian sampel dievaporasi untuk menghilangkan pelarutnya dan dikentalkan hingga menjadi ekstrak kental. Kemudian dilakukan fraksinasi dan skrining fitokimia untuk memastikan senyawa metabolit sekunder yang ada pada fraksi herba bandotan kemudian dilanjutkan dengan uji aktivitas analgetik. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa herba bandotan mengandung senyawa berupa alkaloid, tannin, flavonoid, dan saponin. Sedangkan pada uji aktivitas serta memiliki efektivitas analgetik Fraksi n-heksan, etil asetat dan air pada dosis 0,6/20g BB,dosis 1,2mg/20g BB memiliki aktivitas anlgetik,tetapi pada dosis 2,4 mg/20g BB fraksi n- heksan menunjukan aktivitas analgetik paling baik pada mencit (Mus musculus) dan memiliki nilai yang sama dengan kontrol positif.
Peningkatkan Status Gizi ibu menyusui sebagai pencegahan penyakit Stunting di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan Isrul, Muhammad; Said, Asbath; Andriani, Rina; Wulandari Ningthias, Dwi; Ali, Leniarti; Kusumo Achmad, Bromo; Kusumo Achmad, Juslan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v4i1.1107

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan gizi yang menjadi perhatian utama dunia. Kondisi ini dimulai sejak janin dalam kandungan dan dapat terlihat saat anak berusia dua tahun, yang dikenal sebagai periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Masalah gizi pada anak perlu mendapatkan perhatian khusus karena berdampak pada perkembangan fisik, motorik, dan mental. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai makanan penunjang bagi ibu menyusui dalam meningkatkan produksi ASI sebagai upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan melalui media slide (PowerPoint) dan leaflet kepada 23 orang yang terdiri dari wanita usia subur, ibu hamil, dan ibu menyusui di Desa Wonua Jaya, Kecamatan Moramo. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini cukup tinggi, ditunjukkan melalui pengisian kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan tentang stunting dan makanan penunjang ASI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dan perbedaan berat badan sebelum dan sesudah intervensi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa program pengabdian ini memberikan dampak positif dalam peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting.
KKN Tematik sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan dan Lingkungan di Desa Sambara Asi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara Isrul, Muhammad; Pongdatu, Merry; Mauliyana, Andi; Putra, Agus Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v4i1.1131

Abstract

Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan KKN-T Universitas Mandala Waluya di Desa Sambara Asi, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pengelolaan sampah rumah tangga, serta pencegahan penyakit menular seperti ISPA dan TBC. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, identifikasi masalah, perencanaan program, pelaksanaan, dan evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat yang signifikan, misalnya pemahaman mengenai TBC meningkat dari rata-rata 11–23% (pre-test) menjadi 42–49% (post-test), sedangkan pengetahuan tentang ISPA meningkat dari 3–15% menjadi 36–50%. Selain itu, masyarakat mulai mempraktikkan PHBS, memanfaatkan tanaman obat keluarga (TOGA), serta terlibat dalam pengelolaan sampah melalui ecobrick dan takakura. Dengan pendekatan partisipatif, program KKN-T mampu meningkatkan pengetahuan kesehatan, kesadaran lingkungan, serta kualitas hidup masyarakat.
Uji Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol Rimpang Temu Hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.) terhadap Staphylococcus epidermidis, Escherichia coli dan Candida albicans Trisnaputri, Dian Rahmaniar; Isrul, Muhammad; Hazan, Neli; Ida Fitriah, Wa Ode; Syafrie, Firhani Anggriani; Alani, Fitriani W.
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v10i2.658

Abstract

Antimikroba adalah zat kimia yang dihasilkan oleh mikroorganisme dan memiliki kemampuan menghambat aktivitas mikroorganisme lain, meskipun dalam jumlah kecil. Salah satu tanaman yang dapat berpotensi sebagai antimikroba adalah rimpang temu hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.). Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi aktivitas antimikroba ekstrak etanol rimpang temu hitam terhadap Staphylococcus epidermidis, Escherichia coli, dan Candida albicans. Penelitian ini merupakan penelitian analitik laboratorium yang menggunakan metode ekstraksi maserasi dengan pelarut etanol 96%. Skrining fitokimia dilakukan dengan menggunakan reagen pendeteksi dan pengujian aktivitas antimikroba dengan metode sumuran. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik One Way Anova. Ekstrak etanol rimpang temu hitam mengandung metabolit senyawa flavonoid, tanin, saponin, dan triterpenoid. Hasil uji aktivitas antimikroba dari ekstrak etanol rimpang temu hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.) dengan konsentrasi 15%, 20% dan 25% memiliki aktivitas terhadap Staphylococcus epidermidis dan Escherichia coli dengan rata-rata zona hambat pada Staphylococcus epidermidis konsentrasi 15% sebesar 15,87 mm, 20% sebesar 16,33 mm dan 25% sebesar 18,6 mm yang tergolong daya hambat kuat. Sedangkan pada Escherichia coli konsentrasi 15% sebesar 13,3 mm, 20% sebesar 13,73 mm dan 25% sebesar 14,06 mm yang tergolong daya hambat kuat, dan tidak memiliki aktivitas terhadap Candida albicans. Konsentrasi yang memiliki aktivitas paling baik terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan Escherichia coli adalah konsentrasi 25%. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian ini dengan melakukan uji aktivitas antimikroba yang berbeda.
Optimization of Antibacterial Metabolite Production and Antioxidant Activity of Endophytic Fungi Isolate from Kelakai (Stenochlaena palustris) Muthma'innah Mashar, Harlyanti; Supriyono, Teguh; Suhaera, Suhaera; Ismail, Ismail; Dali, Dali; Isrul, Muhammad
Formosa Journal of Science and Technology Vol. 2 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjst.v2i12.7040

Abstract

This research aims to optimize the production of antibacterial metabolites and test the antioxidant activity of endophytic isolates from kelakai (Stenochlaena palustris). The research results showed that the optimum growth profile of the isolate showed that exponential growth only started on day 1 and reached a maximum on day 17. Based on pH variations, it shows that pH 7 is the optimum pH in inhibiting bacterial growth, and based on variations in carbon sources, it shows that fructose is a better carbon source than glucose. Antimicrobial activity test using ethyl acetate extract from endophytic fungal fermentate based on differences in pH and carbon source showed antimicrobial activity against S. aureus and E. coli with the inhibition zone diameters being 13.50 mm and 11.35 mm, respectively.
Determinan Kepemilikan Jamban Keluarga di Wilayah Pesisir Desa Leppe Kecamatan Soropia Ayu, Ayu; Sya'ban, Abdul Rahim; Isrul, Muhammad
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v1i1.2

Abstract

Kepemilikan jamban sampai saat ini masih menjadi permasalahan utama di Indonesia. Berdasarkan data Puskesmas Soropia tahun 2019 Desa leppe sendiri masih kurang terhadap kepemilikan jamban yang dimana kepemilikan jambannya sebanyak 12 rumah atau 7,22% kepala keluarga. Studi ini bermaksud menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepemilikan jamban keluarga di Wilayah Pesisir Desa Leppe Kecamatan Soropia. Jenis penelitian ini adalah penelitan Analitik Obsevasional dengan pendekatan Cross Sectional Studay. Populasi dalam penlitian ini sebanyak 166 kepala keluarga dengan jumlah sampel sebanyak 62 kepala keluarga yang ditentukan secara Teknik Simple Random Sampling. Metode analaisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil Penelitian menunjukan bahwa ada hubungan lemah antara pengetahuan dengan kepemilikan jamban keluaga X2hitung = 4,374 dan phi = 0,266, sikap dengan X2hitung = 4,846 dan nilai phi = 0,280, pendapatan X2hitung = 4,912 dan phi = 0,281, penyuluhan X2hitung = 4,912 dan phi = 0,281. Kesimpulannya ada hubungan pengetahuan, sikap, pendapatan, dan penyuluhan dengan kepemilikan jamban. Disarankan bagi masyarakat agar meningkatkan kesadaran dalam penggunaan jamban keluarga yang baik dan sehat, sehingga dapat mengubah sikap mereka dari kebiasaan memakai jamban tidak sehat menjadi jamban sehat.
Hubungan Faktor Lingkungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Desa Tanjung Pinang Yesking Inda Muraski; Sya'ban, Abdul Rahim; Isrul, Muhammad
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v3i2.360

Abstract

Data yang diperoleh di Desa Sulaho, dari 169 KK terdapat 98 KK yang memiliki jamban sehat sedangkan kepala keluarga yang tidak memiliki jamban sehat sebanyak 71 KK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan tokoh masyarakat dengan kepemilikan jamban sehat di Desa Sulaho Kabupaten Kolaka Utara. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif observasional dengan desain Cross Sectional Study. Populasi penelitian adalah seluruh KK yang bertempat tinggal di Desa Sulaho tahun 2020 sebanyak 169 KK dengan jumlah sampel sebanyak 63 responden menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan nilai X2 hitung > X2 tabel yaitu 11,786 > 3,481, ada hubungan antara dukungan tokoh masyarakat dengan nilai X2 hitung > X2 tabel yaitu 12,059 > 3,481 dengan kepemilikan jamban sehat di Desa Sulaho Kabupaten Kolaka Utara. Disarankan kepada masyarakat agar dapat menyadari pentingnya menggunakan jamban yang baik dan sehat.
Co-Authors Abdul Muthalib Abdul Rahim Sya’ban Abdul Rahim Sya’ban Achmad, Bromo Kusuma Achmad, Bromo Kusumo Ade Irmawati Ade Irmawati, Ade Aden Saputra Lahiata Adi Rianto Adnan Adnan Adryan Fristiohady Afiana Melini Agastia, Gayuh Agus Kurniawan Agus Kurniawan Agus Kurniawan Ahmad Saleh Ainan, Tri Airin Putri Akbar, Muhamad Ikhsan Alani, Fitriani W Alani, Fitriani W. Alfiyyah, Griyah Athifa Ali, Leniarti Andi Asmawati Azis Andiska, Lucky Andriani, Rina Ardi Wiranata Arsad Bahri Asbath Said Asnur Alimasi Aulia Agusmin Awaliyah Halid, Nur Hatidjah Awaliyah, Nur Hatidjah Ayu Ayu, Ayu Azlimin, Azlimin Bahar, Sulfianti Bai Athur Ridwan Bone, Mahfusun Bone, Mahfuzun Cece, Muhammad Anwar Chicha Fatahena Citra Dewi Citra Dewi Citra Dewi Citra Dewi Dali, Dali Deo Julian Hikmat Dewi, Shafira Endah Amartya Dian Rahmaniar Trisnaputri Djunaiddin Djunaiddin Dwi Syah Fitra Ramadhan Dwi Wulandari Ningtias Purnama Fajrah, Nur Faziatul Farisyah, Astrid Riski Fatahu, Fatahu Fauziah, Rismayanti Findi Rahmawati Syahadat Findrayani, Ristanti Putri Fratiwi, Nuning Fristiohady, Adryan Gayuh Agastia Hadis, Abdul Hambali Thalib Hamdani Sapuan Tanggapili Hartawan Linharso Hasanuddin, Silviana Hasni, Ullya Hasninal, Sitti Hatidjah Awaliyah Halid, Nur Hazan, Neli Himaniarwati Himaniarwati, Himaniarwati Himaniarwati, Himaniarwati Ida Fitriah, Wa Ode Islamia, Mutmainnah Nur Ismail Ismail Jamal Saripa Jambilu, Eviyanti Jastria Pusmarani Pusmarani Juslan Kadarul, Nindi Novrianti Kartini Kartini Khoirul Nasikin Kusumo Achmad, Bromo Kusumo Achmad, Juslan La Djabo Buton La Ode Muhammad Andi Zulbayu La Ode Saafi Latif, Rahmawati Lestari, Nur Ayu Lodes Hadju Lolok, Nikeherpianti Maulidya, Vina Mauliyana, Andi Mimi Yati Mimi Yati Muh. Chezar R Muh. Ikhsan Akbar Muhamad Ikhsan Akbar Muhammad Ilyas Yusuf Muliana GH Mus Ifaya Mustikawati, Wd Ifan Muthalib, Abd. Muthma'innah Mashar, Harlyanti Nasrullah Nasrullah Nikeherpianti Lolok Nikeherpianti Lolok Niko Rahmat Nita, Waode Adisti Elmira Noviati Noviati Noviati Nuning Fratiwi Nuning Nur Aisyah Ainun Nur Hatidjah Awaliyah Halid Nurhayati B Olu, Sanju La Pailang, Agista Aprilian Patongai, Dian Dwi Putri Ulan Sari Pongdatu, Merry Puriandani, Ketut Ayu Putra, Agus Kurniawan Putri, Airin Putri, Tenri Zulfa Ayu Dwi Rahmadani, Ulfa Novianti Rahmaniar Trisnaputri, Dian Ramadhan, Dwi Syah Fitrah Rasyid, Sri Anggarini Ratna Umi Nurlila Ratna Umi Nurlila Rifa’atul Mahmudah Rina Andriani Riski Vitasari Rismayanti Fauziah Rismayanti Fauziah Risnawati, Neneng Rizkiana, Wa Ode Saafi, La Ode Sahidin, Idin Salzabillah, Nabila Safa Sanju La Olu Sarah Sarah Saranani, Selpirahmawati Sari, Andi Mona Fatirah Sarmila Sarmila Selpirahmawati Saranani Selpirahmawati Saranani Septiana, Elma Septiarini, Nur Afnisa Setiawan, La Ode Wawan Shafira Endah Amartya Dewi Siharis, Fatma Sari Silviana Hasanuddin Silviana Hasanuddin Silviana Hasanuddin Siti Nur Anisa Sitti Hasninal Sri Anggarini Sufiati M Suhaera, Suhaera Surianto Subu, Toto Suriyani Suriyani, Suriyani Sya'ban, Abdul Rahim Syaban, Abdul Rahim Syafrie, Firhani Anggriani Syaiful, Ahmad Syifa, Fadhil Nur Teguh Supriyono Todingan, Ajeng Klarica Trisnaputri, Dian Rahmaniar Ulfi Dwicahyani Ullya Hasni Vitasari, Riski Vivin Wahdini Wa Ode Ida Fitriah Wa Ode Ida Fitriah Wa Ode Ida Fitriah Wa Ode Nova Noviyanti Wa Ode Yuliastri Wa Ode Yuliastri Wijayanti, Putri Mega Wulan Maharani Wulandari Ningthias, Dwi Yati, Mimi Yesking Inda Muraski Yulianingsih, Eka Putri Yuliastri, Wa Ode Yusuf Useng Zainal, Mardani Zakrawan Ananda Putra Pratama