p-Index From 2021 - 2026
13.655
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Humaniora Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Candrasangkala Pendidikan Sejarah Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Jurnal Sejarah dan Budaya AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan Sejarah Yupa: Historical Studies Journal Historika Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Jurnal Dinamika Sosial Budaya KABILAH : Journal of Social Community NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal on Education JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) IJISCS (International Journal Of Information System and Computer Science) Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Journal of Local Government Issues Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Diakronika Jurnal Pendidikan dan Konseling Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Maspul Journal of Community Empowerment Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Pengabdian UNDIKMA Unri Conference Series: Community Engagement IJPD (International Journal Of Public Devotion) Keraton: Journal of History Education and Culture Jurnal UNITEK Jurnal Sosial dan Teknologi Chronologia Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Salus Cultura: Jurnal Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Riau Education Journal Jurnal Randai Journal of Educational Sciences QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Innovative: Journal Of Social Science Research Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah Indonesian Journal of Interdisciplinary Research in Science and Technology (MARCOPOLO) JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Ta'dib Jurnal Pengabdian Sosial Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat International Journal of Educational Best Practices Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion
Claim Missing Document
Check
Articles

Danau Napangga Merupakan Salah Satu Tempat Penghasil Ikan Arwana Di Kabupaten Rokan Hilir Andini Salina; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fikri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.725 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.93

Abstract

Kabupaten Rokan Hilir adalah sebuah kabupaten di Provinsi Riau, Indonesia. Ibu kotanya terletak di Bagansiapiapi, kota bersejarah, dan pernah dikenal sebagai penghasil ikan terbesar di Indonesia. Di Rokan Hilir ini mempunyai salah satu objek wisata yang menarik yaitu Danau Napangga. Danau yang memiliki luas sekitar 500 hektare ini berjarak sekitar 70 kilometer dari Ujungtanjung, Kecamatan Tanah Putih, tepatnya di hulu Sungai Batang Kumuh, Desa Tanjung Medan, berbatasan dengan Kabupaten Rokan Hulu dan Provinsi Sumatra Utara. Danau Napangga memiliki keunikan tersendiri karena menurut legenda, danau ini merupakan tempat persinggahan dan peristirahatan raja dan permaisuri pada zaman dahulu. Sebagai danau yang alami, terdapat sumber ikan arwana yang khas di kawasan ini dan juga terdapat sumber air panas. Pohon nyiur yang melambai dan pepohonan yang rimbun menambah asri suasana sekitar danau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah (1) Pengertian Danau, (2) Manfaat Danau Napangga bagi masyarakat sekitar, (3) Bagaimana hidup ikan arwana di danau Napangga.
Masjid Jami' Masjid Bersejarah Di Kecamatan Pangean Kabupaten Kuantan Singingi Elta Andea; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fikri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.567 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.94

Abstract

Di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, terdapatlah sebuah daerah bernama Pangean. Di daerah Pangean ini terdapat salah satu Masjid yang tertua yaitu Masjid Jami’.Keberadaannya menjadi pertanda sampainya syiar Islam ke daerah ini. Masjid Jami’ Pangean didirikan pada sekitar tahun 1932 berdasarkan pada inskripsi atap masjid. Masjid Jami’ Pangean merupakan masjid Jami’ 4 suku yang ada di daerah Pangean yaitu Suku Melayu, Mandihiliang, Paliang, dan Camin.Pada awalnya masjid ini merupakan bangunan kayu dengan bentuk panggung. Pada tahun 1998 dilakukan pemugaran oleh masyarakat setempat menjadi bangunan tembok yang terbuat dari bata berspesi semen. Dari facadenya bangunan ini terlihat telah mengalami pemugaran, terlihat dari pemberian warna cat, penambahan keramik pada dinding dan lantai. Pondasi bangunan masjid telah mengalami perubahan, pada awalnya berbentuk panggung yang terbuat dari kayu menjadi pondasi yang terbuat dari coran batu kerikil. Bangunan masjid ini terdiri dari satu lantai. Bangunan Masjid Jami’ Pangean ini bergaya arsitektur tradisional.Terlihat dari bentuk atapnya berbentuk limasan tumpang 3. Untuk penggambaran deskripsi bangunan masjid dibagi dalam empat bagian pendeskripsian, yaitu bagian ruang utama, mihrab, serambi, bangunan pendukung, dan bangunan penyerta. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi dan teknik wawancara. Tunjuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pengertian masjid, (2) untuk mengetahui sejarah masjid jami', (3) untuk mengetahui fungsi Masjid
Tepuk Tepung Tawar Dalam Adat Pernikahan Melayu Rini Selvia; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fikri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.827 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.95

Abstract

Tepuk tepung tawar merupakan salah satu bagian dari prosesi adat dalam pernikahan melayu. Istilah tepung tawar ini diambil dari salah satu bahan yang digunakan dalam proses tepung tawar tersebut. Dimana bahan tersebut berupa tepung beras yang telah dicampur dengan sedikit air. Dalam upacara perkawinan, tepuk tepung tawar ini bermakna sebagai bentuk pemberian do’a restu kepada kedua pengantin dan seluruh keluarganya. Selain itu juga bermakna sebagai penolakan terhadap segala musibah yang akan diterima oleh kedua pengantin kedepannya. Penelitian ini bertujuan untuk memberi penjelasan serta gambaran tentang tradisi tepuk tepung tawar dalam pernikahan adat melayu. Data diperoleh dengan menggunakan metode penelitian Kualitatif. Hal ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data dengan cara observasi (pengamatan) dan menggunakan studi dokumen berupa artikel, jurnal serta buku.
Peran Kearifan Lokal Desa Baduy Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Baduy Sri Supitri Romdania; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fikri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.47 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.96

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana arus globalisasi tidak dapapat dengan mudah memudarkan nilai nila warisan budaya dari leluhur melainkan menjad peluan sebagai ajang penggerak dalam peningkatan ekonomi ,kearifan lokal yang di miliki baduy salah satunya adalah sebagai contoh tata ruang dan eksistensi yang berkembang secara ekonomi naun tetap terikat pada nilai nilai budaya dari leluhur yang tetap terjaga hingga kini ,adapun dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pendekatan etnografi serta pengmpuan-pengumpulan dokumen yang relevan yang bisa di jadikan sebagai acuan pada penelitian ini. Hasil dan pembahasan dari penelitian ini ialah bahwasannya suku baduy adalah salah satu desa yang mulai berkembang pada segi eknominya dengan di jadikannya sebagai desa wisata ,dimana warga baduy maupun sekitarnya menjadi penggerak ekonomi ,yang berdampak pada meningkatnya pendapatan daerah, juga desa baduy ini merupakan warisan budaya leluhur yang patut di jaga dan tetap di lestarikan ,kendatipun era gloalisasi menyerang
Kilas Balik Sejarah Kerajaan Gunung Sahilan Shakila Mayval; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fiqri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.992 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.97

Abstract

Penelitian ini menjelaskan mengenai sejarah kerajaan Gunung Sahilan di Kabupaten Kampar, Kecamatan Gunung Sahilan. Kerajaan Gunung Sahilan yang ada di Kabupaten Kampar. Kerajaan ini diperkirakan berdiri pada abad 16-17 M dan memiliki peranan penting terhadap kemerdekaan bangsa Indonesia. Awalnya Gunung Sahilan ini Bernama Gunung Ibul. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, pendekatan deskriptif dengan analisis sederhana secara observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk memperoleh data yang terkait dengan pembahasan masalah yang ada, maka digunakan beberapa tahapan, yaitu pengumpulan data (observasi, wawancara, mencari sumber), analisa data, dan pemaparan hasil data, ketiga tahapan tersebut akan dilakukan secara berurutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas lebih dalam sejarah Kerajaan Gunung Sahilan yang ada di Kabupaten Kampar
Bangunan Tradisional Rumah Adat Melayu Budayawan Tenas Ef fendy Di Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Patricia Endah Septiana; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fikri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.77 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.98

Abstract

Tenas Effendy (1936—2015) memiliki nama lengkap Datuk Berida1 Dr. (H.C.) Tengku Haji Nasaruddin Said Effendy ibni Tengku Said Umar Muhammad. Akan tetapi, beliau lebih dikenal dengan nama pena Tenas Effendy sahaja. Beliau lahir di Kampung Tanjung Malim Kuala Panduk, Kerajaan Pelalawan, pada tanggal 9 November 1936, dan wafat di Pekanbaru pada tanggal 28 Februari 2015. Ayahandanya, bernama Tengku Said Umar Muhammad Al-Jufri, dan ibundanya bernama Tengku Syarifah Azamah binti Tengku Said Abubakar. Keduanya kerabat diraja Kerajaan Pelalawan. Setiap bangsa dan suku bangsa di dunia ini memiliki bentuk rumah, fungsi dan maksud rumah tradisional sebagai ciri khususnya mengikut budaya dan adat resamnya, di samping nilai-nilai universal yang terkandung padanya. Demikian pula halnya dengan orang Melayu,bahkan wilayah Melayu yang besar itu mempunyai persamaan dan perbezaan bentuk rumah, fungsi dan maksud rumah tradisional jika diperhatikan atau dikaji dengan lebih mendalam. Rumah tradisional Melayu adalah suatu bangunan yang utuh, yang dapat dijadikan tempat kediaman keluarga, tempat bermusyawarah, tempat beradat berketurunan, tempat berlindung bagi siapa sahaja yang memerlukannya. Menurut tradisi, orang Melayu percaya kepada empat cahaya di bumi yang terdiri dari rumah tangga, ladang “bertumpuk”, beras padi, dan anak muda-muda.
Eksistensi Madrasah Al-Islahiyah Sebagai Wadah Penyebaran Tarekat Naqsabandiyah “Budaya Suluk “di Tanah Putih Tanjung Melawan Azru Raihani Satifa Damanik; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fiqri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.77 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.99

Abstract

Penelitian ini menjelaskan mengenai Tarekat Naqsabandiyah dan Budaya Suluk yang ada di Madrasah Al-Islahiyah di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan ini, kegiatan Bersuluk di lakukan di sebuah surau atau biasa disebut dengan nama Madrasah Al-Islahiyah. Madrasah Al-Islahiyah ini awalnya di pimpin oleh Tuan Khalifah razab yang merupakan mursyid pertamanya yang ditugaskan langsung oleh tuan syekh abdul wahab rokan. Ditahun 1927,dibuat majelis suluk pertama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, pendekatan deskriptif diikuti dengan analisis sederhana secara observasi diikuti dengan wawancara dan penunjang dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas dan mengenalkan kembali Tradisi suluk di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan yang pelaksanaannya di lakukan di Madrasah Al-Islahiyah.
Tradisi Jujung Bintang Dan Mangarak Anak Pancar Di Kecamatan Inuman Kabupaten Kuantan Singingi Riau Satria Bulkis; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fiqri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.873 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.100

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Inuman Kabupaten Kuantan Singingi Riau. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Adat Istiadat atau kebiasaan yang dilakukan oleh Orang Melayu di Kecamatan Inuman yang biasa disebut dengan Jujung Bintang dan Mararak Anak Pancar dalam acara pesta Pernikahan dan Khitanan. Tradisi ini biasanya dimulai dari penjemputan anak pancar (pengantin) oleh induk Bako (saudara perempuan dari Ayah). Sebelum anak pancar diarak keliling kampung, semua induk bako disuku melayu (paliangsoni), berkumpul dirumah induk bako (saudara perempuan dari ayah). untuk dibawa kerumanya agar diberi pakaian adat melayu. Setelah berpakaian lalu dibacakan doa keselamatan untuknya, kemudian anak pancar (pengantin) tersebut meminta doa restu sambil bersalam-salaman. Sebelum anak pancar (pengantin) pergi dari rumah Induk Bako (saudara perempuan dari ayah) anak pancar (pengantin) dilemparkan beras kuning oleh Ninik Mamak. Kemudian barulah anak pancar (pengantin) dibawa kerumah Induk Bako selanjutnya dengan arakan jujung bintang dan iringan orkes (randai kuansing).
Pemanfaatan Situs Megalitikum (Sarkofagus) Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah Tingkat SMA Di Desa Tipang Bonita padang; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fiqri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.555 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan keberadaan sarkofagus di Kecamatan Baktiraja Kabupaten Humbanghasundutan yang juga dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran sejarah bagi siswa. Dalam hal ini guru diposisikan sebagai satu-satunya dan sumber informasi utama, siswa tertinggal sebagai objek penderita sedangkan guru sebagai semua sumber dan pengelola informasi hanya mengajar dengan metode ceramah. Kadang juga memberikan metode tanya jawab konvensional kepada siswa tetapi tidak memberikan pertanyaan yang dapat meningkatkan minat belajar siswa. Sehingga pembelajaran sejarah tidak hanya membosankan, tetapi juga hanya menjadi wahana untuk mengembangkan berpikir tingkat rendah dan tidak memberikan kesempatan kepada siswa untuk memecahkan masalahnya sendiri. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan guru yaitu dengan membawa siswa secara langsung mengunjungi sarkofagus (tour work) atau dengan menggunakan powerpoint dengan menyajikan gambar sarkofagus dalam slide powerpoint. Penelitian ini menggunakan metode historis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Metode ini merupakan rekonstruksi sistematis masa lalu dan objek dengan mengumpulkan data dan mengolah data secara bertahap; (a) Heuristik (Koleksi Sumber), b. Verifikasi yang terdiri dari kritik eksternal dan internal, (c) Interpretasi, (d) historiografi
Kajian Pengaruh Keberadaan Wisata Pulau Tilan Terhadap Aspek Ekonomi Dan Aspek Sosial Masyarakat Indah Puspa Sari; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fiqri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.366 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.102

Abstract

Potensi wisata banyak ditemui di Indonesia, namun banyak pula yang hanya terbengkalai karna tidak mendapatkan perhatian baik dari pemerintah maupun dari masyarakat itu sendiri. Potensi pariwisata yang dikelola dengan akan memberikan pengaruh baik pula bagi daerah tersebut. Adanya pengelolaan dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat akan memaksimalkan potensi wisata yang ada sehingga pengaruh yang diberikan juga akan maksimal. Potensi wisata yang dimaksudkan juga terdapat pada wisata Pulau Tilan di Desa Rantau Bais, Kec. Tanah Putih, Kab. Rokan Hilir, Prov. Riau. Indonesia. Potensi wisata yang ada di Desa Rantau Bais sebenarnya sedah ada sejak lama, namun sulit berkembang karena banyak factor penyebabnya. Kemudian potensipotensi wisata tersebut ternyata sudah dikelola bahkan oleh dua instansi sekaligus yaitu antara lain adalah Pemerintah kabupaten dan Pemerintah Provinsi dan lambat laun mulai bisa berkembang dengan adanya peningkatan jumlah pengunjung namun jumlah pengunjung meningkat jika adanya dilakukan festival. Adanya Fenomena tersebut memunculkan pertanyaan yang kemudian menjadi pertanyaan penelitian dalam penelitian ini adalah : Bagaimana pengaruh keberadaan Wisata Pulau Tilan Terhadap aspek ekonomi dan aspek sosial masyarakat? permasalahan yang timbul dalam perkembangan wisata Pulau Tilan adalah belum optimalnya pemanfaatan potensi dan pemberdayaan masyarakat yang ada di kawasan wisata Pulau Tilan sehingga penelitian ini penting dilakukan karena bertujuan untuk melakukan kajian pengaruh perkembangan yang terjadi di wisata Pulau Tilan terhadap aspek ekonomi dan aspek sosial masyarakat di Desa Rantau Bais. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, metodologi penelitian deskriptif bertujuan membuat deskripsi yang akurat, faktual, dan sistematis pada fakta tertentu. Hasil akhir penelitian ini adalah adanya perkembangan wisata Pulau Tilan memberikan pengaruh terhadap Desa Rantau Bais baik itu dilihat dari aspek ekonomi dan aspek sosial masyarakat.
Co-Authors Ade Sri Wahyuni Adelin Nandisa Adiani Purnama Putri adiva septiara Ahmal Ahmal Ahmal Ahmal Ahmal Ahmal Ahmal Ahmal Ahmal Ahmal, Ahmal Al fiqri, Yanuar Al razzaq, M Gaza Al-Fiqri, Yanuar Alkis Saputra Almasdi Syahza Aman Aman Anak Agung Gede Sugianthara Andini Salina Andiny Junila Putri Anju Nofarof Hasudungan Anju Nofarof Hasudungan Anju Nofarof Hasudungan Anny Wahyuni Arbain Arbain Ardian Fahri Ardiyanto Ardiyanto Arifin, M. Nur Assidiqi, Muadz Atqo Akmal Aurora Michelle Angel Awani, Sri Nurussima Azru Raihani Satifa Damanik Bedriati Ibrahim Bedriati Ibrahim Bima Putra Bonita Padang Bunari Bunari, Bunari Bunari, Bunari Busyro, Nur Rahmawati Chairina Nadia Cheri Saputra Cindy Lorenza Cindy Ratnasari Danita Aurelia Putri Prameswari Darmansyah, Hari Dea Nanda Sartika Desy Amelia Fitri Dina Zamzarina Dwi Yuliantri, Rhoma Elisa Elisa Elisah, Siti Nur Elta Andea Fadli, Muhammad Rijal Fakhirah, Susan Fathoni, Rohima Faujiyanto, Ahmad Fauzan Ridho Kamadhillah Febriani Febriani Febriani, Mutiara Febrianti, Putri Feby Adilla Saputri Fera Andini Fera Andini Firdaus LN Fitri Alfiani, Fitri Fitri, Mutiara Syawila Frans Yoga Sipahutar Gabriel Muhammad Grace Octaviani H, Amelia Anggie Nafitri Hadriana Hadriana Harahap, Rio Harapan Haryani Kasri Hasibuan, Rizki Ananda Hasibuan, Rizki Ananda Herdin, Yulia Herlina Evi Megawati Herwanto Herwanto Husaini, Muhd. Arief Al Hutapea, Riyanda Hutasoit, Enzel Roito Hutasuhut, Shuaif Umarah Annazir Ikfi Muallifa Izzati Ilmiawan Ilmiawan, Ilmiawan Indah Puspa Sari Isjoni Ishak Isjoni Isjoni Isjoni, Isjoni Isjoni, M. Yogi Riyantama Jayanti, Rani Julindo, Tyson Junianto, Wendi Khairul Umam Syaliman Khoryah Sari, Nur Laurentcia Ananta Lia Anggraini Lili Rahma Yuni M. Yogi Riantama M. Yogi Riyantama Isjoni Mahdum Mairika Purnama Mashuri Mashuri Mayang Marisya Michelle Angel, Aurora Middya Boty, Middya Miftahuddin Miftahuddin Monalisa Putri Lisa Muhammad Alfansi Fitriansyah Muhammad Nur Bintang Muhammad Putra Fajar Musdalipah, Rebi Cahaya Mutiara Mutiara Nadya Wulan Dhari Nandisa, Adelin Negara, Chandra Perwira Neny Ardela Nirnalolita Nirnalolita Noviyana Sari Nurdiansyah Nurdiansyah Nurfazela Nurfazela Nurhijrah Binti Zakaria Nurul Mustaqimmah, Nurul Octariantoni, Rosi Octaviani, Grace Oktavia, Nur Afni Ovi Dayanti Patricia Endah Septiana Pernantah, Piki Setri Perwira Negara, Chandra Piki Setri Pernantah Piki Setri Pernantah Purbasara, Sindy Farzana Lutfia Putri Pertiwi, Ega Putri Syafira Putri, Musni Hidayah Putri, Zakira Amanda Qorry Aquina AdistyQorry Aquina Adisty Raditha, Vika Ami Rahmat Fajri Rahmat Putra Ramadan Rahmita, Nicken Aulia Raiza Nanda Pratama Ramadhan, Rasyid Nur Ramadhani Lausi Mkumbachi Ramona, Nadia Rasyid Nur Ramadhan Rasyid Nur Ramadhan Refli Surya Barkara Resi Desrianti Riantama, M. Yogi Riantama, M. Yogi RICO, MUHAMMAD Rilanti, Sella Dwi Purnami Rini Selvia Ririn Oktavia Irin Riyanda Hutapea Rizka Adila Rizki Ananda Hasibuan Rizki Ramadhan Robbiatul Adawiyah Rosita Manalu Santa Yunita Br. Lubis Saphira, Adila Fitri Satria Bulkis Selfi Husvina Setiawan, Johan Shakila Mayval Sibuea, Monica Lawrence Sina Anisah Sindy Farzana Lutfia Purbasara Sofindra, Viola Enjela Sri Djuniati Sri Oktavia Sri Supitri Romdania Suarman Suci, Annisa Sumarno . Sumarno Sumarno Suroyo Suroyo Susan Fakhirah Syafitri, Norhafizah Syahputra, M. Afrillyan Dwi Syakhila Aisa Tantrike Helsa Tien Rahmawati Tiffani Indah Prasiti Wahyu Hidayat Warsani, Henki Weni Diniari Yanuar Al Fikri Yanuar Al Fiqri Yanuar Al-Fiqri Yanuar Al-Fiqri, Yanuar Yovindra Satria Maulana Yuliana, Fitri Iska Yuliantoro Yuliantoro, Yuliantoro Yuliantri, Rhoma Dwi Yuliska Yuliska Yuliska Yuliska, Yuliska Zafarel, Walen Ryanthoni Zetra Hainul Putra Zulfa Hendri