Claim Missing Document
Check
Articles

Kata Sapaan Dalam Bahasa Dayak Kanayatn: Kajian Sosiolinguistik Sunarni Sunarni; Patriantoro Patriantoro; Sesilia Seli
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.1331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, penggunaan, fungsi dan honorifik sapaan dalam bahasa Dayak Kanayatn di Desa Banying, Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak, baik dalam hubungan kekerabatan berdasarkan hubungan sedarah maupun hubungan kekerabatan berdasarkan perkawinan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan langsung yang didapat dari narasumber masyarakat yang berdomisili di Desa Banying, Kecamataan Sengah Temila Kabupaten Landak yang diwawancaraimoleh peneliti. Tuturan tersebt mengandung sapaan kekerabatan, baik kekerabatan karena hubungan sedarah maupun kekerabatan karena hubungan perkawinan. Data dikumpulkan menggunakan teknik catat dan teknik rekam. Berdasarkan hasil analisis dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem sapaan dalam bahasa Dayak Kanayatn terbagi menjadi, (1) sapaan kekerabatan karena hubungan sedarah; (2) sapaan kekerabatan berdasarkan hubungan perkawinan; (3) sistem sapaan dalam masyarakat Dayak Kanayatn Desa Banying, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak.
Ekranisasi Tuturan Tokoh dalam Novel Surat Dari Kematian Ke Bentuk Film Lus Antika Vinesia Virginia Chikita; Patriantoro Patriantoro; Agus Wartiningsih
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3249

Abstract

Adaptasi novel populer menjadi film sering ditemukan pada masa ini. Fenomena tersebut menarik untuk dikaji guna mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi dalam ekranisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekranisasi yang terjadi pada tuturan tokoh berdasarkan jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi dalam novel Surat dari Kematian ke bentuk film Surat dari Kematian, beserta implementasi dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Pendekatan penelitian yaitu kualitatif naturalistik. Sumber data berupa novel dan film Surat dari Kematian. Data pada penelitian ini adalah tuturan para tokoh dalam novel dan film Surat dari Kematian yang mengalami ekranisasi berdasarkan jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi. Berdasarkan hasil analisis ditemukan 101 tuturan yang mengalami ekranisasi yaitu 57 penciutan, 17 penambahan, dan 27 perubahan bervariasi. Ekranisasi tersebut dianalisis berdasarkan jenis tindak tutur ilokusi yang terdiri atas tindak tutur representatif, ekspresif, direktif, dan komisif. Fungsi tindak tutur ilokusi berdasarkan hubungan fungsi tersebut dengan tujuan sosial terdiri atas fungsi kompetitif, konvivial, kolaboratif, dan konfliktif. Hasil penelitian ini dapat diimplementasikan dalam pembelajaran di perguruan tinggi pada mata kuliah Pragmatik. Penelitian ini dapat menjadi acuan mengenai penelitian ekranisasi atau tindak tutur ilokusi, penelitian gabungan dari keduanya, maupun penelitian tentang perbandingan karya sastra.
Scientific Article Writing Workshops for Students Indonesian Language Education Master Program FKIP Tanjungpura University Sesilia Seli; Martono Martono; Christanto Syam; Patriantoro Patriantoro; A. Totok Priyadi; Natalia Rosi Heavenlim; Anggi Putri Pratiwi; Dyoty Auliya Vilda Ghasya; Y. Touvan Juni Samodra; Uray Gustian; Rio Pranata; Lily Thamrin; Asriah Nurdini; Dian Miranda; Putri Tipa Anasi; Dwi Riyanti; Isti dwi puspita wati
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v4i2.2584

Abstract

This Community Service aims to provide knowledge and skills to Indonesian Language Education Masters Study Program students in writing scientific articles. This activity must be carried out because students must publish their research articles in accredited national journals or international journals under the Regulation of the Minister of Research, Technology, and Higher Education Number 50 of 2018. This activity uses the problem-solving method to overcome three problems, preparation of training modules, implementation workshops/training, and the ability of students to write scientific articles. This community service activity produces the following things. (1) Availability of scientific article writing training modules. (2) The implementation of the workshop/training was well proven by > 75% (16 people/76.19%) of students, who managed to get an average score of 76.19 in a pretty good category. (3) The ability to write scientific articles for students is at an average score of 76.19 in a fairly good category. The average score based on the indicator of completeness of the structure is 83.33 in the good category; the language aspect indicator is 77.38 in a fairly good category; the template suitability indicator of 76.19 in a pretty good category; the Mendeley application utilization indicator is 50.00 in the less category. The scientific article content indicator is 92.86 in the very good category and the literature review indicator of 77.38 in the fairly good category.
Geografi Dialek Bahasa Dayak di Kecamatan Sepauk Hulu Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat Rizky Oktiyadi; Ahadi Sulissusiawan; Patriantoro; Hotma Simanjuntak; Sesilia Seli
Syntax Idea 2241-2256
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v5i11.2727

Abstract

This research on dialect geography applies a synchronic comparative linguistic approach with interpretations based on historical linguistic differentiation. The study, which focuses on phonological and lexical aspects, was conducted to determine the linguistic distance between the Dayak languages used by the people who identify themselves as Sekubang and Seberuang residing in the Sepauk Hulu District. The data presented and discussed in this study consist of responses from 21 research informants related to 829 lexical question glosses. This data was obtained through interviews conducted by the researcher with research informants in each observation area. The method used in data analysis is the synchronic comparative method, applying dialectometric formulas and inter-village triangles. The results of the data analysis, which disregards phonological differences between observation areas, show differences in dialect, subdialect, and speech. Based on the analysis and findings in this study, it can be concluded that the Sekubang and Seberuang languages are the same. However, locally, they identify themselves as separate languages. Therefore, to affirm the similarity between these two Dayak variants, the term "Seberuang language" is introduced as a replacement for the names of both languages. This designation is based on the schematic depiction of the broader Seberuang language usage area compared to the Sekubang language usage area.
Development of learning media Indonesian Web-Based platform using Google Sites Wahyudi Wahyudi; Ahadi Sulissusiawan; Patriantoro Patriantoro; Hotma Simanjuntak; Sesilia Seli
Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14 No 2 (2023): November: Education Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/cendikia.v14i2.4229

Abstract

The Indonesian language learning paradigm shifted after the Covid-19 outbreak. The lack of learning media that can handle all learning material and instructors' poor mastery of technology both contribute to this problem. Building a web-based learning platform using Google Sites and the data from the Observation Report Text is one solution to this problem. The study's goals are to create a procedure for developing learning media on a web platform, to establish whether or not such media is feasible, and to identify the variables enabling and limiting the use of Google Sites. R&D (Research & Development) development principles and the ADDIE model inform the study's methodology. Twenty-one kids were randomly selected from Grade X at IPS SMA Pelita Cemerlang Pontianak. Methods of gathering information include keeping records, conducting surveys, and keeping careful notes. The media professionals who checked out https://sites.google.com/bindoxpelitacemerlang gave it an 82.44%. The validation by subject matter experts is at 96.97%, while the validation by end users is at 88.9%; both scores place the material in the 'Very Eligible' category. Black-box testing tools, stress testing, installation/lauch testing, alpha testing, and 'passing' beta testing are used to determine Google Sites' viability. High accessibility, students' ability to study independently, opening links, dynamic time, extra learning resources, information search columns, and readily updatable content and materials are all reasons to use Google Sites. There are several limitations, such as a lack of personalization, the need for an active internet connection, concerns about privacy and security, and the presence of broken connections.
Tindak Tutur Ilokusi dan Strategi Kesantunan dalam Pidato Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji Novi Muharrami; Patriantoro Patriantoro; A. Totok Priyadi
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v12i2.6585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi dan strategi kesantunan dalam pidato Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji pada Peluncuran Aplikasi SRIKANDI dan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah. Penulis menganalisis bentuk dan jenis tindak tutur ilokusi, strategi bertutur, dan konteks situasi bertutur yang dilakukan oleh gubernur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah kata-kata yang bersumber dari transkrip pidato. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumenter dan dianalisis dengan cara induktif. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 46 jenis tindak tutur ilokusi. Bentuk ilokusi yang didapat adalah asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif. Strategi kesantunan yang digunakan adalah bertutur tanpa basa basi, kesantunan positif, kesantunan negatif, dan bertutur tersambar. Strategi kesantunan yang digunakan cenderung condong ke dalam strategi kesantunan negatif pada peluncuran aplikasi SRIKANDI, sebaliknya pada rapat bersama Menteri Dalam Negeri strategi kesantunan penutur condong ke arah positif. Konteks situasi berlatar tempat sama yaitu di Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalimantan Barat dengan genre pidato yang disampaikan dalam suasana serius dan formal. Adapun partisipan atau mitra tutur teridentifikasi berbeda sesuai topik pembahasan pidato.
Integrasi dan Interferensi Istilah Asing Terkait Pandemi Virus Korona dalam Teks Berita Harian Pontianak Post Marsita Riandini; Ahadi Sulissusiawan; Patriantoro Patriantoro
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v13i1.7245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kosakata bahasa Inggris terkait pandemi virus korona dalam teks berita harian Pontianak Post. Menggunakan metode deskriptif. Data yang dianalisis berkaitan dengan interferensi dan integrasi leksikal, interferensi dan integrasi fonologi, dan interferensi dan integrasi morfologi pada teks berita terkait virus korona pada halaman utama dan sambungan koran digital  Pontianak Post, yang terbit  dari Mei, Juni, Juli 2021. Pada penelitiaan ini masih ditemukan penggunaan istilah asing yang belum maupun yang sudah mengalami integrasi. Kata yang paling banyak diadopsi dalam bahasa Indonesia adalah kata-kata yang berasal dari bahasa Inggris, bahasa Latin, bahasa Yunani, bahasa Arab, dan bahasa Belanda. Bahasa Inggris menduduki posisi pertama sebagai bahasa yang memiliki kata serapan paling banyak dalam kosakata bahasa Indonesia. Sedangkan bahasa Belanda menduduki posisi terakhir sebagai bahasa yang memiliki kata serapan paling sedikit sesuai dengan data yang telah digunakan peneliti. Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan selama penelitian, ditemukan 8 integrasi leksikal yang 3 diantaranya mengalami penyesuaian ejaan. Terdapat 10 integrasi fonologi yang mengalami penyesuaian bunyi dari kata asalnya. Kemudian terdapat  4 integrasi morfologi dalam bentuk-bentuk penyesuaian visual, penerjemahan langsung, dan penerjemahan konsep. Selain integrasi, ditemukan 7 interferensi leksikal, 14 interferensi morfologi, dan tidak ditemukan interferensi fonologi.    
Pengembangan video pembelajaran tari Jepin Kembang Manggar untuk siswa SMA Rizky Oktaviari Satrianingsih, Aline; Cantik Putri Aditya, Mega; Oktariani, Dwi; Patriantoro, Patriantoro
Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni Vol 21, No 2 (2023): IMAJI OCTOBER
Publisher : FBSB UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/imaji.v21i2.54225

Abstract

Tujuan penelitian Pengembangan Video Pembelajaran Tari Jepin Kembang Manggar untuk siswa kelas X SMA di Kota Pontianak ini ada tiga hal yaitu: (1) Mengembangkan media pembelajaran Tari Jepin Kembang Manggar melalui video; (2) Mengetahui kelayakan produk video pembelajaran interaktif Tari Jepin Kembang Manggar. Video pembelajaran Tari Jepin Kembang Manggar merupakan pengembangan media pembelajaran yang disesuaikan untuk siswa kelas X SMA di Kota Pontianak. Target secara umum untuk mengetahui ketertarikan siswa kelas X SMA di Kota Pontianak dalam mempelajari Tari Jepin Kembang Manggar sebagai salah satu tari tradisional melalui video pembelajaran yang telah tervalidasi ahli materi dan ahli media. Metode penelitian ini adalah Research and Development (RnD), sehingga didapatkan hasil yang layak dari video tutorial Tari Jepin Kembang Manggar yang sudah tervalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan siswa calon pengguna.Kata kunci: media pembelajaran tari, Jepin Kembang Manggar Developing Jepin Kembang Manggar dance learning videos for high school students AbstractThe research objectives of developing a Jepin Kembang Manggar dance learning video for class X SMA students in Pontianak City are three things, namely: (1) Developing learning media for the Jepin Kembang Manggar Dance through video; (2) Knowing the feasibility of the Jepin Kembang Manggar Dance interactive learning video product. The Jepin Kembang Manggar Dance learning video is the development of learning media adapted for class X high school students in Pontianak City. The general target is to determine the interest of the class. This research method is Research and Development (RnD), so that decent results are obtained from the Jepin Kembang Manggar Dance video tutorial which has been validated by material experts, media experts, and prospective student users.Keywords: dance learning media, Jepin Kembang Manggar
VIDEO PEMBELAJARAN TARI JEPIN KEMBANG MANGGAR UNTUK SISWA SMA DI KOTA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT Satrianingsih, Aline Rizky Oktaviari; Putri Aditya, Mega Cantik; Oktariani, Dwi; Patriantoro, Patriantoro
Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Vol 19, No 2 (2023): Vol 19, No 1 (2023): Volume 19, Nomor 2, November 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univ. Al Asyariah Mandar Sulbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/fkip.v19i2.4855

Abstract

The Jepin Kembang Manggar Dance learning video is an alternative traditional dance learning media that is based on Malay culture in West Kalimantan. This learning media was developed using the Research and Development research method. The Jepin Kembang Manggar dance originates from Batu Layang, West Kalimantan, which was created with the aim of remembering that life must have a sense of togetherness, mutual cooperation and joy, because in society you cannot live without other people. The material for this dance is divided into 7 learning videos consisting of movement videos for ragam 1, ragam 2, ragam 3, ragam 4, ragam 5, ragam 6, a video of the posture of holding a manggar, and a performance video of the Jepin Kembang Manggar Dance. This learning video was developed to meet the needs of high school students in the city of Pontianak in studying traditional Malay dance as a medium for instilling and stimulating noble character values. Apart from that, through this video students of senior high schools can improve their skills independently or in groups.
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN BAHASA MANDARIN PADA MATA KULIAH MIKRO TEACHING Ina, Ina; Patriantoro, Patriantoro
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v16i1.76175

Abstract

Abstract"Micro Teaching" is a mandatory course in the Mandarin Language Education Program at the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP), Tanjungpura University, serving as preparation for students before their Practicum in Schools (PPL). The primary focus of this course is to provide students with an opportunity to apply the theoretical teaching skills they have previously learned. This descriptive study, using observation, surveys, and interviews, reveals that in teaching vocabulary, grammar, and reading, instructors in micro-teaching tend to rely on the translation method. There is also the utilization of visual aids, either separately or in combination with other methods, although instructors have not fully implemented them effectively in the classroom. The dominance of the translation method in the learning process is due to its simplicity and speed, especially considering the limitations in Mandarin language proficiency among instructors. Unfortunately, the teaching of pronounciation and Hanzi tends to be neglected, focusing solely on the sequence of writing Hanzi characters. Moreover, the interaction pattern between teachers and students, which should ideally be two-way and practical, still tends to be dominated by the role of the teacher.Keywords: Micro-teaching, Teaching Method, Chinese.  Abstrak  "Micro Teaching" merupakan mata kuliah wajib di Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin FKIP Universitas Tanjungpura, sebagai persiapan bagi mahasiswa sebelum menjalani PPL di sekolah. Fokus utama mata kuliah ini adalah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan teori keterampilan mengajar yang telah dipelajari sebelumnya. Penelitian deskriptif ini dilakukan melalui metode observasi, survei, dan wawancara, dengan hasil bahwa dalam pengajaran kosakata, tata bahasa, dan bacaan, guru-guru dalam micro teaching cenderung mengandalkan metode penerjemahan. Terdapat juga penggunaan metode gambar dan ilustrasi, baik secara terpisah maupun kombinasi dengan metode lainnya, namun guru belum sepenuhnya mampu mengimplementasikannya dengan baik di kelas. Metode penerjemahan lebih dominan dalam proses pembelajaran dikarenakan kemudahannya dan kecepatannya, terlebih lagi karena adanya keterbatasan kemahiran guru dalam berbahasa Mandarin. Sayangnya, pembelajaran pelafalan dan Hanzi cenderung terabaikan karena hanya fokus pada urutan penulisan karakter Hanzi. Selain itu, pola interaksi antara guru dan siswa, yang seharusnya bersifat dua arah dan efektif, masih cenderung didominasi oleh peran guru.  Kata Kunci: Micro teaching, Metode Pembelajaran, bahasa Mandarin.
Co-Authors A. Totok Priyadi A. Totok Priyadi Abd Salim Marna Abrora, Nur Khansa Adi Saputra Adir, Leonardus Afriyanti Afriyanti Agesti, Priskila Agus Syahrani Agus Syahrani Agus Syahrani Agus Syahrani Agus Wartiningsih Agus Wartiningsih Agus Wartiningsih Agus Wartiningsih Ahadi Sulissusiawan Ahadi Sulisusiawan Ahmad Rabiul Muzammil Ahmad Rabi’ul Muzammil Ahmad Rabi’ul Muzammil ALINE RIZKY OKTAVIARI SATRIANINGSIH Alma, Safariani Ambay, Yulita Ami, Amriani Amir, Amrian Amriani Amir Amriani Amir Amriani Amir Anggi Putri Pratiwi Anisa Rahmwati Annur, Dedy Setiadi Antonius Totok Priyadi Antonius Totok Priyadi Apriangga, Wan AR Muzammil Ashari, Hartina Prapti Asli Trianti Nababan Asriah Nurdini M. Atika Atika Auliya', Nuria Zahratul Aviolis, Maura Cantik Putri Aditya, Mega Chairil Effendy Chikita, Lus Antika Vinesia Virginia Christanto Syam Christy, Piska Sarry Kurnia Clara, Moni Damayanti, Sisilia Yunita Dami, . Darma, Adip Dewantari, Resti Dewi Susanti Dian Miranda Dina Misliati Djon Lasmono Dona Agus Maria Duan, Elisabet Bota Dwi Oktariani Dwi Riyanti Dyoty Auliya Vilda Ghasya Eka Fajar Rahmani Elofhia, Loriya Eni, Eni Erliani, Yusta Erni Pratiwi Fadhilah, Rizki Fariza, Fariza Fidyanti, Dita Fitri Jayanti, Fitri Flavianus Yogi Indrayana Florensius, Florensius Goreti, Maria Gunawan Handayani, Pratiwi Hardianti, Dwi Henny Sanulita Herawati Herawati Hermina Hermina Herningsih, Okta Hikmawati, Yaumil Hotma Simanjuntak Idayani, Theresia Ina, Ina Inyo Yos Fernandez Irianti, April Isti Dwi Puspitawati Istiana Istiana Jamelia, Icha Nurma Jayanti, Jayanti Kapaso, Kapaso Karman yarso Kastria, Nina Krismonika, Krismonika Kristina Kristina Krystia, Yolenta Bella Laila Sari Latifah, Rossy Azra Laurensius Salem Laurensius Salem Leonardo, Fransiskus Letycia Letycia Lily Thamrin Lonika, Tessa Lus Antika Vinesia Virginia Chikita Lutfia Nur Oktaviani M.Y, Julayha Madeten, Sisilya Madeten, Sisilya Saman Maisuri, Atika Marpaung, Marpaung Marsita Riandini Martono Martono Martono Martono Maulina Maulina, Maulina Mellisa Jupitasari Meriana Meriana Mina, Brigita Muhammad Iqbal Muhammad Roni Riansyah Muhardiasih, Yunita Muriati, Eka Murtaja, Indah Muzammil, A.R. Muzammil, Ahmad Rabi ul Muzammil, AR Najmaturrahmi, Najmaturrahmi Nanang Heryana Natalia Rosi Heavenlim Nia Daniati Nindiva, Muthia Nonik, Nonik Noraga, Birawa Novi Muharrami Noviani, Riska NUR FITRIANI Nurdiansyah, Redho Oktiyadi, Rizky Paternus Hanye Paternus Hanye Permata, Canty Pertiwi, Poppy JJ Minang Prayoga, Muhammad Damara Shadiq Puji Febriyani Puspita, Amelia Putri Aditya, Mega Cantik Putri Tipa Anasi Putri, Dwi Nurul Febriana Putri, Misyati Tri Rafi'i, Muhammad Rahmad, Leo Rahmayanti, Suci Ranizah, Ranizah Rasyid, Sabhan Riandini, Marsita Rianti, Lusia Tania Lisa Rien Helda Safitri Rio Pranata Rizky Oktiyadi Robi Ramadhan Roby Afandi Rohim Nurlia Rubaida, Julina Rukmana, Imam Sarbini Sarbini, Sarbini Sari, Hazizah Mega Sasmitasari, Novi SATRIYAS ILYAS Seli, Sesillia Septiani, Dea Sesilia Seli Sesilya Saman Setyaningsih, Eli Sigit Sugiarto Sinta, Sinta Sisilya Saman Sisilya Saman Sisilya Saman Siti Masita, Siti Suci Permata Sari Suharyani Suharyani Sumaiyah, Sumaiyah Sumarlan . Sumarlan ., Sumarlan Sunarni Sunarni Supriantini Supriantini Susi Purwanti Syahefti, Dela Syahra, Agus Syahran, Agus Syarmila, Syarmila Tia Indriyana Tika Wulandari Totok Priyadi Uci Ulandari Unik Safitri urai salam Uray Gustian Verawati Verawati Virginia Chikita, Lus Antika Vinesia Voni Suciati Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wardany, Elize Wardati, Jeri Wellyana, Nur Widia Nurmadyah Willy, Willy Winardi, Bernadus Wulandari Wulandari Y. Touvan Juni Samodra Yani, Ade Irma Yesi, Lidia Yoga Mandala Yolanda Oktaviani Yushar Mogarami Yustin Savitri Yuyun Yuyun Zulfahita, .