p-Index From 2021 - 2026
13.143
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Journal of Accounting Science JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat) Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Jurnal al-Murabbi EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Jurnal Riset Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha Program Magister Manajemen Jurnal Rekayasa Lingkungan Pamulang Law Review Discovery : Jurnal Ilmu Pengetahuan GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan ABIDUMASY : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Reaktom : Rekayasa Keteknikan dan Optimasi SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga INTELEKTIVA Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Ma'alim: Jurnal Pendidikan Islam An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Proceedings Series on Social Sciences & Humanities International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Jurnal Indonesia Sosial Sains Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi ReTII Journal of Soilscape and Agriculture Excelencia : Journal Of Islamic Education & Management International Journal of Accounting, Management, Economics and Social Sciences (IJAMESC) Jurnal Arsitektur Journal of Embedded Systems, Security and Intelligent Systems Metris: Jurnal Sains dan Teknologi Applied Business and Administration Journal (ABAJ) International Journal of Sustainability in Research (IJSR) Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Jurnal Ilmiah Nusantara Akselerasi Luaran Pengabdian Masyarakat MOTION Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Rekayasa Sistem Energi dan Manufaktur Bravo's: Journal of Physical Education and Sport Science JIMT: Jurnal Informatika, Multimedia dan Teknik Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan Journal of Islamic Education MOTION Jurnal Arsitektur GRID
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search
Journal : MOTION

PENGARUH VARIASI PERBANDINGAN SAMPAH PLASTIK JENIS LDPE DAN PS TERHADAP VOLUME DAN NILAI KALOR MINYAK PADA PROSES PIROLISIS Efita Nadine Anggraini; Basuki; Mohammad Munib Rosadi; Dian Anisa Rokhmahwati
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal MOTION: November
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v3i1.7048

Abstract

Sampah plastik yang sangat umum ditemui di lingkungan Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang yaitu plastik pembungkus suatu makanan atau minuman. Sampah plastik tersebut termasuk ke dalam plastik jenis LDPE dan PS. Konversi sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif dilakukan melalui proses pirolisis. Pirolisis adalah proses dimana bahan diuraikan pada suhu tinggi tanpa adanya atau terbatasnya udara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil dari pengaruh variasi berat sampah plastik terhadap volume dan nilai kalor minyak pada proses pirolisis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimental, dalam metode ini menggunakan variasi perbandingan berat sampah plastik LDPE:PS yaitu: 100%:0%; 70%:30%; 50%:50%; 40%:60% dan 0%:100% dengan total berat sampah plastik sebesar 600 gram yang diolah menggunakan teknik komparasi. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Pengujian ini dilakukan dengan proses pirolisis selama 120 menit dengan temperatur pembakaran 100 dan temperatur kondensor 10. Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa variasi LDPE 0% : PS 100% menghasilkan  rata-rata volume minyak yang lebih banyak dibandingkan variasi lainnya sebesar 28,67 ml. Sedangkan variasi LDPE 100% : PS 0% menghasilkan rata-rata nilai kalor minyak yang lebih tinggi dibandingkan variasi lainnya 36197,75967  . Diketahui nilai (Sig.) untuk pengaruh variasi berat sampah plastik terhadap volume minyak pada proses pirolisis adalah 0,048 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan. Serta dapat diketahui nilai (Sig.) untuk pengaruh variasi berat sampah plastik terhadap nilai kalor minyak pada proses pirolisis adalah 0,742 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan.
PENGEMBANGAN MESIN CURING SABLON MENGGUNAKAN LAMPU CARBON FIBER UNTUK MENINGKATKAN NILAI EFISIENSI Cahyono, Aris Tri; Pramitasari, Retno Eka; Basuki; Arif Irfa'i, Mohammad
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal MOTION: November
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v3i1.7066

Abstract

Sablon plastisol saat ini menjadi sablon standar internasional yang juga paling sering direkomendasikan untuk sablon kaos. Alat pengering tinta plastisol umumnya menggunakan Hot gun, Flash curing, dan Curing gas, namun semua alat tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menghitung nilai efisiensi mesin pengering tinta sablon menggunakan lampu carbon fiber. Pada penelitian ini peneliti mendeskripsikan bagaimana perancangan mesin pengering tinta sablon dan menganalisa efisiensi mesin pengering tinta sablon. Metode penelitian ini mengadopsi metode R&D (research and development). Pengujian alat menggunakan metode observasi dan angket dengan mengajukan beberapa pertanyaan atau angket, meliputi pengujian fungsional alat dan pengujian kesesuaian alat untuk verifier. Rata-rata hasil pengumpulan data yang diperlukan untuk pengeringan tinta sablon plastisol ukuran A4 kurang dari 1 menit dengan suhu yang dihasilkan mencapai 400ᵒC. Efisiensi arus yang dihasilkan mesin pengering tinta sablon mencapai 96% karena tidak terjadi kebocoran arus, sedangkan nilai efisiensi termal mesin pengering tinta sablon mencapai 45,4% karena memiliki desain yang tebuka sehingga menyebabkan ada panas yang terbuang.
RANCANG BANGUN TUNGKU PELEBURAN ALUMINIUM KAPASITAS 2 KG MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR LPG Zuhrafi Zuhdi; Mohammad Munib Rosadi; Basuki; Mochamad Arif Irfa’i
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal MOTION: November
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v3i1.7284

Abstract

Tungku krusibel yaitu tempat yang mempunyai bentuk menyerupai mangkuk atau pot berfungsi meleburkan logam ringan seperti aluminium. prinsip dari tungku krusibel adalah gas yang keluar dari tabung LPG yang disemburkan melalui kompor pada saat masuk ruang tungku dalam keadaan hidup. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bedasarkan proses pengujian tungku peleburan aluminium menggunakan bahan bakar LPG pada pengujian pertama, kedua, ketiga, dan kempat kami menunjukkan bahwa kosumsi bahan bakar yang dibutuhkan untuk meleburkan aluminium sebanyak 2 kg sebesar 738 gram sedangkan suhu yang dibutuhkan sebesar 707,25 oC dan waktu peleburan selama 27:51:00 detik. Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah metode riset dan pengembangan, uji kinerja dilakukan setelah seluruh komponen tungku krusibel tersedia, terpasang dan berfungsi dengan baik.
PENGEMBANGAN MESIN PENCACAH RUMPUT PAKAN TERNAK MULTIFUNGSI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PAKAN FERMENTASI HEWAN RUMINANSIA Hariono , Mohammad; Fajar Satriya Hadi; Basuki; Mohammad Munib Rosadi
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v3i02.8635

Abstract

Pengembangan mesin pencacah rumput pakan ternak multifungsi merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pakan fermentasi bagi hewan ruminansia. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan menguji mesin pencacah rumput yang dapat meningkatkan efisiensi proses fermentasi dan kualitas nutrisi pakan. Mesin ini dirancang untuk memiliki kemampuan multifungsi, termasuk pencacahan, pencampuran bahan pakan. Pada penelitian ini pengembangan mesin pencacah rumput pakan ternak menggunakan metode R&D (research and development) dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Melibatkan beberapa tahap utama, yaitu perancangan mesin, pembuatan prototipe, serta uji coba dan evaluasi kinerja mesin. Pengujian alat menggunakan metode observasi dan deskriptif dengan cara mengajukan beberapa pertanyaan atau angket kepada validator. Parameter yang diukur meliputi tingkat kehalusan pencacahan, homogenitas campuran, serta kualitas nutrisi pakan hasil fermentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin pencacah rumput multifungsi ini mampu menghasilkan pakan fermentasi dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan metode konvensional. Hasil rata-rata pemotongan dari 1 batang rumput gajah yang panjangnya 2,5 m diperlukan 0.06 putaran /detik dan 1 tongkol jagung panjangnya 19 cm diperlukan 0,03 putaran /detik. Sedangkan pada pengujian kelayakan dan fungsional alat akan divalidasi oleh Bapak/Ibu dosen dengan mendapatkan nilai 88% untuk kelayakan alat dan fungsional alat mendapatkan nilai 95%. Selain pengujian kelayakan dan fungsional alat juga dilakukan pengisian survey kepuasan alat terhadap pengguna dengan minimal ternak 20 ekor kambing, sapi dan kerbau. Pada survey tersebut diperoleh nilai 95% maka jika dirata-rata nilai mesin pencacah rumput ini mendapatkan kriteria sangat baik. Penggunaan mesin pencacah rumput ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi pakan ternak, mengurangi limbah, serta mendukung peningkatan produktivitas peternakan.
ANALISIS PENGARUH UKURAN PILOT JET DAN MAIN JET TERHADAP DAYA DAN TORSI MESIN HONDA MEGAPRO 160 CC: ANALISIS PENGARUH UKURAN PILOT JET DAN MAIN JET TERHADAP DAYA DAN TORSI MESIN HONDA MEGAPRO 160 CC Wahyu Nugroho, Eko; Mohammad Munib Rosadi; Basuki; Retno Eka Pramitasari
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v3i02.8990

Abstract

Karburator merupakan sparepart yang berguna untuk memadukan udara dengan bahan bakar. Sistem karburator mempunyai kelebihan mudah dimodifikasi termasuk pada bagian pilot jet dan main jet. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi ukuran pilot jet dan main jet terhadap daya mesin Honda Megapro 160 cc. Penelitian ini menggunakan medote eksperimental kuantitatif, dimana mengubah ukuran pilot jet dan main untuk mengetahui perbandingan hasil daya yang dihasilkan. Data yang diperoleh dari pengujian disajikan dengan bentuk tabel dan grafik. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa daya tertinggi dihasilkan oleh pengujian variasi 2 dengan ukuran 40/110 pada Rpm 8800 dengan nilai 15.81 Hp, dan torsi tertinggi dihasilkan oleh pengujian variasi 2 dengan ukuran 40/110 pada Rpm 8800 dengan nilai 14.27 N.m. Hasil dari pengujian ini menunjukkan bahwa semakin besar ukuran pilot jet dan main jet yang dipakai maka semakin besar juga daya dan torsi yang dihasilkan.
Pengaruh Variasi Media Pendingin Dan Jenis Elektroda Pada Pengelasan SMAW Terhadap Uji Kekerasan Material Baja ST 36 Afif Septian Ardiansyah; Basuki; Dian Anisa Rokhmah Wati; Mochamad Arif Irfa'i
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v3i02.9038

Abstract

Pengelasan SMAW merupakan suatu metode penyambungan logam dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi. Penggunaanpengelasan mencakup dalam konstruksi bangunan, system perpipaan, maupun dalam konstruksi mesin. Keuntungan penggunaan pengelasan SMAW dalam penyambungan logam disebabkan karena relatif lebih murah, lebih ringan, menghasilkan logam dengan kekuatan tinggi dan lebih bervariasi bentuk konstruksinya.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan penyajian data bersifat deskriptif kuantitatif dengan beberapa variasi antara lain media pendingin dan jenis elektroda, ada 3 variasi media pendingin yang digunakan yaitu airgaram, air coolant danoli. Sedangkan untukvariasi jeniselektrodayaitu elektroda E 6013 dan E 308 Stainless Steel. Pada penelitian ini dilakukan dengan pengujian kekerasan menggunakan alat Vickers Indenter dan Kamera Digital. Pengujian ini dilakukan padatigatitik per spesimen, spesimen yang diuji berjumlah 6 spesimen. Hasil penelitian dari pengujian kekerasan yang tertinggi diperoleh pada variasi media pendingin air garam dengan menggunakan elektroda E308 Stainless Steel dengan menghasilkan nilai 61,759 HV. Sedangkan untuk hasil pengujian kekerasan terendah diperoleh pada variasi media pendingin oli dengan menggunakan elektroda E 6013 dengan menghasilkan nilai 37,335 HV. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi pengaruh antara jenis media pendingin dan jenis elektroda terhadap nilai kekerasan vickers pada pengelasan SMAW material baja ST 36.
PENGARUH JENIS PENDINGIN DAN KECEPATAN PUTAR PADA PROSES BUBUT MANUAL TERHADAP NILAI KEKASARAN PERMUKAAN MENGGUNAKAN MATERIAL ST 37 Feri Hariyanto; Retno Eka Pramitasari; Fajar Satriya Hadi; Basuki
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v3i02.9047

Abstract

Indikator proses pembubutan mempengaruhi tingkat kekasaran permukaan spesimen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh jenis media pendingin dan kecepatan putar terhadap nilai kekasaran permukaan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, adapun variabel yang digunakan yaitu cairan pendingin dan kecepatan putar. Cairan pendingin yang digunakan Oli 10W-40, dan Oil cutting. Sedangkan kecepatan putar 300 rpm dan 460 rpm dengan kedalaman potong 1mm, variabel terikatnya ialah besarnya nilai kekasaran permukaan benda kerja yang dilakukan pengujian tiga titik tertentu disetiap spesimen dan variabel kontrolnya pada penelitian ini yaitu mesin bubut tipe C0636N, material ST 37, putaran spindel berlawanan dengan jarum jam, Kecepatan putar 300 rpm dan 460 rpm, feeding sebesar 0,130 mm/s dan Operator mesin bubut C0636N. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kecepatan 300 rpm, oli 10W-40 menghasilkan kekasaran permukaan 6,45 µm, sedangkan oil cutting 4,00 µm. Pada kecepatan 460 rpm, kekasaran permukaan dengan oli 10W-40 sebesar 2,79 µm, sedangkan dengan oil cutting 2,51 µm. Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa oil cutting lebih efektif dalam mengurangi kekasaran permukaan dibandingkan oli 10W-40 karena memiliki viskositas yang lebih optimal dalam membentuk lapisan pelumas dan pendinginan.
PERBEDAAN PENGGUNAAN VARIASI MERK BAHAN BAKAR GASOLINE PADA MESIN 1NR-VE NORMALLY ASPIRATED TERHADAP EMISI GAS BUANG Supiyadi, Ahmad; Retno Eka Pramitasari; Dian Anisa Rokhmah Wati; Basuki
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal MOTION: November 2025
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v4i1.10690

Abstract

His research is motivated by researchers who are interested in testing Pertamax, Shell Super, and Mobil fuels by comparing the differences in exhaust emissions. The purpose of this study is to determine the exhaust emissions of Pertamax, Shell Super, and Mobil fuels.This study uses an experimental method with testing variations of 3 fuels. This test was carried out with several variations of rpm. This test uses an exhaust gas analyzer on a 1NR-VE engine. For the rpm variations used, the rpm is 800 to 4000 with a difference of 200 in each rpm. The data results are processed using a table and described using a diagram to determine the exhaust gas graph produced by the engine.The results of the study showed that there was a difference in the test results with the test results using Pertamax fuel showing the best HC value at rpm 2800 with an HC value of 0 Ppm and with a CO₂ gas value of 12%. While for the HC gas value in Shell Super fuel, the best is at rpm 2000, 2600, 2800, and rpm 3400 with a value of 0 Ppm and CO₂ gas of 11.90% and for Car fuel, the test results with the best HC gas value at rpm 2600 with a value of 0 Ppm and CO₂ gas of 11.90%.
ANALISA LAJU PENGERINGAN DAN NILAI EFISIENSI TERMAL DITINJAU DARI MASSA KUNYIT DENGAN MESIN PENGERING TIPE RAK Mubin, Fatkhur; Retno Eka Pramitasari; Dian Anisa Rokhmah Wati; Basuki
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal MOTION: November 2025
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v4i1.10810

Abstract

Abstrak Kunyit merupakan tanaman obat yang dikenal diberbagai negara, hal ini dikarenakan manfaat yang luar biasa pada bidang kesehatan dan industri makanan. Salah satu tahapan yang penting dalam proses pengolahan kunyit yaitu proses pengeringan, yang bertujuan untuk menjaga kualitas kunyit, seperti kurkumin serta memudahkan penyimpanan kunyit. Pengeringan kunyit dapat dilakukan dengan berbagai metode, yaitu pengeringan secara manual dan bantuan alat. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental. Mesin yang digunakan untuk menguji pengeringan kunyit yaitu mesin pengering tipe rak. Mesin ini berfungsi sebagai alat pengering kunyit dengan durasi yang cukup singkat. Dalam pengujiannya, dilakukan dengan menggunakan massa kunyit yang berbeda, yaitu 1 kg, 1.2 kg, dan 1.6 kg. Hal ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi laju pengeringan pada proses pengeringan kunyit menggunakan mesin pengering tipe rak. Data akan diolah dengan menggunakan beberapa persamaan yang mendukung untuk mencari nilai yang diinginkan. Hasil yang diperoleh yaitu nilai rata-rata laju pengeringan kunyit pada massa 1 kg sebesar 7.88 kg/m2jam, pada massa kunyit 1.2 kg adalah 9.08 kg/m2jam, sedangkan pada massa 1.6 kg adalah 11.10 kg/m2jam. Adapun Nilai rata-rata efisiensi termal proses pengeringan kunyit terdapat pada variasi massa kunyit 1 kg, dengan nilai 55,52%, untuk variasi massa 1,2 nilai rata-rata efisiensi termal yaitu 43,06%, sedangkan pada variasi massa 1,6 kg nilai rata-rata efisiensi termal adalah 38,64%. Nilai efisiensi termal akan semakin besar jika massa kunyit semakin sedikit.
Co-Authors Aan Hasanah Abbas, Dirvi Surya Abdurrahim Abdusomad, Fahad Adang Hambali Afif Septian Ardiansyah Agung Samudra AHFANDI, ACHMAD Ahmad Chandra Aditiya Ahmad Fathoni Ihsan Ahmad Hilman Ahmad Ilham Tanzil Ahmad Ilham Tanzil Alfiati Nurrokhmini Alfiawan, Wisma Nur Ali Hasbi Ramadani Alifia Rizky Rahma Kautsar Alvian Dwi Jayanto Amirulloh, Muhammad Aldy Amrulli, Danang Rifqi Anisa Rokhmahwati, Dian Aprianto, Kukuh Arif Irfa'i, Mohammad Arif Rahman Hakim Arif Rahman Hakim ARIF RIYANTO Arifin, Bambang Samsul ARY SISMIANI Aulia, Triana Zuhrotun Aura Zahra Rizkillah Latif Avrillia Susanto, Devani Azhar Destiawan, Hisyam Badriyah ‘Izatul Isnaini bara, Brilliant Bemby Navita Bety Etikasari, Bety Cahyono, Aris Tri Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa Dewi, Vininda Febri Rismana Dian Anisa Rokhmah Wati Dian Wildan Dwi Istiningsih Dwi Jatmoko Dwi R, Tiara Efendi, Teguh Efita Nadine Anggraini Eghi Dwi Yulianto Eka P.S EKO WAHYU NUGROHO Eko Wahyu Nugroho, Eko Endang Sri Wahyuningsih, Endang Sri Erlinda Sonia, Lucya Faisol Hamid, Faisol Fajar Isbakhi, Ari Fajar Satriya Hadi Fakhrurozi, A. Shodiq Feri Hariyanto Hadi, Fajar Satriya Haditsa Qur'ani Nurhakim Hamdani Hariono , Mohammad Harsing Hasbi R, Ali Hidayatullah, Raihan Himmatul Khasanah Ilyas Rohili Ima Nur Syamsiah Imam Sopingi Insanul Haq, Fathan Irfan Ardiansyah Irwan Ruswandi Isnan Rijibillah Isra' Nuur Darmawan Jafri Nur Fahmy Idlain Akbar Putra, Mokhammad Johanes Bonivasius Muda Joko Purwanto Kartika Sari, Vega Khairunisa, Rahmi Wilianti Kristiyanti Putri, Widya Kuat Kurniawan, Mochamad Kurniawan, Mochamad Difa Latif, Arifin Listya Purnamasari Luqman Hakim Ansori M. Munib Rosadi MAMAT RAHMAT Mandala, Marga Mayasari , Andhika Melati Harmia Putri Mikrad mikrad Minto Mochamad Arif Irfa'i MOCHAMAD ARIF IRFAI Mochamad Arif Irfa’i Mohamad Zulman Hakim Mohammad Munib Rosadi Mubin, Fatkhur Muflihah, Nur Muhammad Edwin Rachmanudin Muhammad Erihadian Muhammad Iqbal Mubarok Mujianto, Ahmad Heru Mulyadi Munib Rosadi, Mohammad N.F.A, Fatma Ayu Nainggolan, Jeremia Rade Mikhael Natasia Anggi Laxmita Neneng Nurlaila Ngainnur Rohmah, Siti NOVALDY, RAMSYAH NOVIYANTI Nugraha, Moch Robbi Nurdiana Widjayanti, Fefi Nurhaeni, Komala Nurhidayati Oktaviani Windra Puspita, Oktaviani Windra Pambudi, Januar Eky Piah Anggela Pradana, Rendra Wahyu Prasetiyo, Rahayu Prasetyo, Rahayu Puji Rahayu Purboyo, Purboyo Purnama Sari, Retno Qiqi Yuliati Zakiah Rachman Ali Rafid Afkar, Muhammad Rahman, Kamil Fatur Rahmi Widyanti Ratih Apri Utami Retno Eka P Retno Eka Pramitasari Rhamdania, Nadini Rhobi Andrianto, Joan Ristiyani, Indrastuti Budi Rita Dewi Triastianti Rudi Santoso Ruswandi, Uus SANI FATIKA Sari, Nurita Iman Satriya H, Fajar Satriya Hadi, Fajar Sholeh Hidayat Siregar, Indra Gunawan Siti Chanifah Sri Sugiarti Sudarmanto, Eko Sumarsono Supiana Supiyadi, Ahmad Susatyo Adhi Pramono, Susatyo Adhi Sutan Alif Widiarto Tania Febrianti Taufiq, Darissalam At Triatmi Sri Widyaningsih Vega Kartika Sari Vega Sari Warsiyah Whasilah, Vina Wibowo, Bagus Setya WIDOWATI Widya L, Jati Wijaya Heru Santosa, Wijaya Heru Wildan, Dian WITA WIDYANDINI Yanuar Chandra, Tofik Yohana Nursruwening, Yohana Yuliantoro , Agus Yunio Dwi Arizki Zainal Abidin Zohan Ardiansyah Zuhrafi Zuhdi Zulfikar, Rizka