Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Desain Organisasi Kurikulum Pendidikan Islam Kurniawaty, Dwi; Aisyah, Siti; Aprianto, Iwan; Sukatin, Sukatin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum, sebagai desain pendidikan, memegang peran penting dalam semua aspek aktivitas pendidikan. Mengingat betapa krusialnya peran kurikulum dalam kemajuan pendidikan dan perkembangan siswa, penyusunan serta pengembangan kurikulum harus dilakukan dengan teliti agar proses pendidikan dapat berjalan lancar dan memajukan pendidikan. Untuk mencapai tujuan pendidikan dan pembelajaran secara efektif dan efisien, kurikulum yang dirancang oleh lembaga pendidikan perlu mencakup penyediaan materi pembelajaran, program studi, hasil pembelajaran yang diharapkan, pelestarian budaya, tugas dan konsep khusus, serta keterampilan hidup. Penulis menggunakan metode penelitian pustaka atau survei terhadap berbagai buku dan karya akademik yang relevan dengan topik tersebut, yakni organisasi atau desain kurikulum. Kurikulum berfungsi sebagai sarana dan media untuk merefleksikan pengetahuan dan nilai-nilai kehidupan. Organisasi kurikulum merujuk pada pola atau format materi pembelajaran yang disusun dan disajikan kepada siswa, yang merupakan dasar penting dalam pengembangan kurikulum dan berhubungan langsung dengan tujuan program pendidikan yang ingin dicapai. Isi kurikulum menentukan materi pembelajaran, urutannya, serta cara penyajiannya kepada siswa. Organisasi kurikulum adalah struktur program kurikulum yang merupakan kerangka umum dari program belajar mengajar yang diberikan kepada siswa.
Design of an Arabic Interactive Learning Multimedia Application Using the MDLC Method Fitriansyah, Ahmad; Aprianto, Iwan; Nugroho, Prasetyo Adi
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v11i1.2514

Abstract

The Indonesian government through educational institutions has made various efforts to teach the language. Apart from Indonesian and regional languages, languages ​​such as English, Arabic and Mandarin are some of the languages ​​that will be taught to students. Arabic language learning at Madrasah Tsanawiyah Istiqlal Jakarta is going well, although there are still many students who have difficulty learning Arabic and tend to prefer English lessons. Some students find Arabic lessons difficult to understand. Easy and fun Arabic learning applications are needed to increase student interest. This research aims to produce a design for an interactive Arabic learning multimedia application. The method used is the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) which consists of six phases, namely concept, design, material collection, production, testing and distribution. Use-case modeling is used to show application modeling where users can access several features provided by the application. The first testing stage uses the black box method by testing the application based on system responses such as the intro display, main page and buttons on the application. The second stage of beta testing consists of testing user acceptance of the application for Madrasah Tsanawiyah Istiqlal Jakarta students. Both stages of testing show that the application runs well and can be used correctly by users. User testing was carried out by calculating questionnaires from MTs Istiqlal Jakarta students which resulted in a score of 86.68%. This score shows that the usability aspect of Arabic language learning media is suitable for use.
Management of Education Utilizing Technology for Schools in Southeast Asia Aprianto, Iwan; Mahdayeni, Mahdayeni; Herliani, Pakinah; Iswanto, Iswanto; Gelileo, Mia Angela
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 15 No. 1 (2023): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v15i1.4037

Abstract

This research will examine and comprehend the function and impact of technology usage in the context of education management in Southeast Asian schools. In the rapidly evolving digital and information technology era, education in the region faces many obstacles and opportunities. This research employs a qualitative literature review methodology to comprehend how schools in Southeast Asia use and manage technology in educational contexts. Data collection requires searching for, selecting, and analyzing relevant literature based on topic accuracy, relevance, reliability, and quality standards. Data analysis entails identifying central themes, methods utilized in the literature, and pertinent findings. The findings indicate that education resource management is essential for enhancing the quality of education in Southeast Asia. Faced with obstacles such as unequal access to education, varying quality of education, and policy shifts, the efficient management and application of technology have emerged as a viable solution. The equitable distribution of educational resources such as facilities, teachers, and learning materials among schools in different regions ensures that every student has access to a quality education.
Educational Innovation for Leaders of Private Islamic Religious Universities Mahdayeni, Mahdayeni; Mutalib, Abdul; Hawasyi, Luqmanul Hakim; Aprianto, Iwan; Hariandi, Ahmad
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 16 No. 1 (2024): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v16i1.5000

Abstract

This research aims to analyze educational innovations carried out by leaders at Private Islamic Universities in Jambi Province. Using a descriptive qualitative approach with case studies at two institutes in Jambi Province, this research involved observation, interviews, and documentation as data collection techniques. Research locations include the Yasni Muaro Bungo Islamic Institute and the Tebo Islamic Institute. Research subjects included the IAI Chancellor, lecturers, and staff. The research results show that higher education leaders in Jambi Province have innovated in Islamic religious education through several leadership patterns. They optimize the internal and external potential of the campus, implement superior strategies for lecturers and students, and activate communication between campus leaders and employees. Obstacles include limited human resources, inadequate facilities, and an insufficient budget to support quality lecture activities. To overcome these obstacles, the Leadership has established a systematic work structure, explained job descriptions clearly, carried out collaboration and comparative studies with academic and government institutions, both private and state, and designed a qualification-based national curriculum. They also provide opportunities for lecturers to continue their education to the doctoral level and participate in certification programs, training and research seminars, and community service. Recommendations include competent support, management improvements, and adaptive leadership development. Government support and the development of quality and adaptive Leadership are also recommended.
Kepemimpinan Partisipatif Dalam Mengelola Kinerja Dosen di Institut Agama Islam (IAI) Nusantara Batanghari Fauzi, Hairul; Muhammad, Muhammad; Aprianto, Iwan; Anwar, Fathul
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i04.5960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh gaya kepemimpinan partisipatif rektor terhadap kinerja dosen di Institut Agama Islam (IAI) Nusantara Batanghari. Gaya kepemimpinan partisipatif didefinisikan sebagai kemampuan seorang pemimpin untuk melibatkan dosen dalam pengambilan keputusan, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, memberikan dukungan, motivasi, dan menjalin hubungan yang baik dengan dosen. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan partisipatif rektor memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja dosen di IAI Nusantara Batanghari. Dosen merasa dihargai, termotivasi, dan termotivasi untuk berpartisipasi aktif dalam mencapai tujuan perguruan tinggi. Keberhasilan gaya kepemimpinan ini memiliki dampak positif pada kualitas lulusan dan reputasi perguruan tinggi. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang pentingnya gaya kepemimpinan partisipatif dalam meningkatkan kinerja dosen di perguruan tinggi. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji bagaimana gaya kepemimpinan ini dapat diterapkan secara efektif di berbagai konteks perguruan tinggi. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya pengembangan dan pendekatan kepemimpinan yang lebih luas untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan perguruan tinggi.
Manajemen Humas dan Pemasaran Pendidikan Aprianto, Iwan; Mahdayeni, Mahdayeni; Riyadi, Sugeng; Wahyuni , Sri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5285

Abstract

The education sector today faces increasingly complex and dynamic challenges driven by rapid global changes, digital technological advancements, and rising public expectations for high-quality education. Intense competition among educational institutions requires innovative and adaptive management strategies to build a positive image, strengthen public trust, and attract prospective students. In this context, public relations (PR) management and educational marketing play essential and mutually supportive roles in maintaining institutional reputation and sustainability. PR functions as a strategic connector between institutions and stakeholders through two-way communication, information transparency, media management, and crisis communication, all of which contribute to building a positive public image. Meanwhile, educational marketing focuses on identifying needs, creating value, and promoting institutional strengths such as academic achievements, facilities, and alumni success through both conventional and digital platforms. The integration of PR and marketing enables consistent, ethical, and data-driven communication strategies that translate public trust into increased student enrollment and competitive advantage. The effectiveness of these strategies is strongly influenced by external factors such as technological development and globalization, as well as internal factors including the competence of human resources. Therefore, the synergy between PR and educational marketing becomes a key strategy in improving institutional quality, reputation, competitiveness, and long-term sustainability in the rapidly evolving global education landscape.
Strategi Pembangunan Citra Publik Lembaga Pendidikan melalui Optimalisasi Media Digital dan Partisipasi Masyarakat Ramadan, Fariz; Syukron, M.; Aprianto, Iwan; Mahdayeni, Mahdayeni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5614

Abstract

Pencitraan publik merupakan strategi krusial bagi lembaga pendidikan untuk membangun legitimasi, kepercayaan, dan dukungan masyarakat di era digital yang kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi model kepemimpinan ideal yang mengintegrasikan nilai spiritualitas Islam dengan prinsip manajemen modern, serta menganalisis tahapan strategis dalam membangun citra positif lembaga secara berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode riset kepustakaan (library research), penelitian ini mengkaji berbagai literatur manajemen pendidikan, jurnal ilmiah, serta dokumen kebijakan terkait yang relevan dengan pengembangan institusi pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan citra publik yang efektif melibatkan empat tahapan utama yang sistematis: (1) riset dan analisis citra awal untuk memetakan persepsi stakeholder, (2) penetapan identitas dan positioning sebagai pembeda dari lembaga lain, (3) implementasi program komunikasi yang konsisten di berbagai lini, serta (4) evaluasi berkala untuk mengukur efektivitas pesan. Studi kasus pada MAS Darusy Syafi’iyah memperkuat temuan ini, di mana lembaga tersebut berhasil menerapkan strategi komunikasi hibrida. Melalui kombinasi optimal antara pemanfaatan media digital (Facebook, Instagram, dan TikTok) untuk menjangkau audiens luas serta penguatan kegiatan partisipasi masyarakat seperti pengajian bulanan, lembaga mampu meningkatkan jumlah pendaftar baru dan dukungan pemangku kepentingan secara signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pencitraan pendidikan tidak hanya terletak pada kecanggihan teknologi komunikasi, tetapi sangat bergantung pada keselarasan antara narasi yang dikomunikasikan dengan integritas serta kontribusi nyata lembaga di lapangan. Kepemimpinan yang berbasis nilai spiritual menjadi ruh yang memastikan bahwa citra yang ditampilkan tetap autentik dan berorientasi pada pengabdian masyarakat.
Membangun Komunikasi yang Baik dalam Hubungan Masyarakat Nasution, Imam Wahyudi; Asiah, Nur; Aprianto, Iwan; Suryana, Toha
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5758

Abstract

Komunikasi merupakan elemen fundamental dalam membangun dan menjaga hubungan masyarakat (public relations) antara lembaga dan publiknya. Melalui komunikasi yang efektif, lembaga dapat menyampaikan informasi secara jelas, membangun kepercayaan, serta membentuk citra positif di tengah masyarakat. Perkembangan globalisasi dan teknologi informasi telah menyebabkan arus komunikasi menjadi semakin cepat, terbuka, dan kompleks, sehingga menuntut lembaga untuk mampu mengelola pesan secara tepat, etis, dan bertanggung jawab. Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan konsep komunikasi yang baik dalam hubungan masyarakat, mengidentifikasi prinsip-prinsip dan etika komunikasi yang efektif, menganalisis faktor-faktor penghambat dalam proses komunikasi, serta mendeskripsikan strategi dalam membangun komunikasi yang harmonis dan produktif dengan masyarakat. Metode penulisan yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai sumber literatur yang relevan, baik berupa buku, jurnal ilmiah, maupun referensi pendukung lainnya. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa komunikasi dua arah yang dilandasi oleh kejelasan pesan, keterbukaan informasi, empati, dan kejujuran merupakan kunci utama dalam membangun hubungan masyarakat yang sehat dan berkelanjutan. Selain itu, tantangan komunikasi di era digital, seperti penyebaran informasi palsu (hoaks) dan krisis opini publik, dapat diatasi melalui peningkatan literasi digital, transparansi informasi, serta penerapan manajemen komunikasi yang profesional. Dengan demikian, komunikasi yang efektif tidak hanya berfungsi sebagai sarana pertukaran informasi, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam memperkuat kepercayaan publik, membangun citra positif lembaga, dan menciptakan hubungan sosial yang berkelanjutan.
Empowering Parent Communities through "Rumah Literasi Digital": Technology-Based Supervision Training and Learning Mentorship in High-Density Residential Areas Sudrajat, Didi; Sartinayanti, Sartinayanti; Yani, Ahmad; Sukmayadi, Dodi; Aprianto, Iwan
International Journal of Community Service (IJCS) Vol. 5 No. 1 (2026): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijcs.v5i1.1800

Abstract

This qualitative study examines the effectiveness of a community-based digital literacy intervention—Rumah Literasi Digital (Digital Literacy House)—in empowering parents to supervise their children's digital learning in high-density residential neighborhoods. Through semi-structured interviews and focus group discussions with 32 parents and 8 educators from four community learning centers (CLCs) in Jakarta over an eight-month period, we applied Braun and Clarke's reflexive thematic analysis to explore how technology-integrated training programs foster parental empowerment across three dimensions: resource empowerment, critical awareness, and relational empowerment. Findings demonstrate that structured digital parenting interventions significantly enhance parents' capacity to identify and access digital resources, develop critical consciousness about technology risks, and strengthen family communication about online activities. Thematic analysis revealed five overarching themes: (1) Knowledge Construction and Digital Competency Development, (2) Critical Consciousness Formation, (3) Relational Networks and Peer Support, (4) Family Communication Enhancement, and (5) Systemic Barriers and Implementation Challenges. The study contributes evidence-based insights into community-based approaches for addressing the digital divide in resource-constrained urban contexts and offers actionable recommendations for integrating digital parenting literacy into non-formal education frameworks in Indonesia.
Program Hubungan Masyarakat dalam Membangun Citra dan Kepercayaan Publik di Lembaga Pendidikan Alim, Khoirul; Yanti, Rika Putri; Aprianto, Iwan; Mahdayeni, Mahdayeni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5611

Abstract

Program Hubungan Masyarakat (humas) memiliki peran strategis dalam membangun citra positif dan kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan di tengah tuntutan transparansi dan akuntabilitas yang semakin tinggi. Lembaga pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai penyelenggara proses pembelajaran, tetapi juga sebagai institusi publik yang harus mampu menjalin hubungan harmonis dengan berbagai pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual peran program humas dalam membangun citra dan kepercayaan publik di lembaga pendidikan melalui pemahaman konsep dasar, tujuan, serta peran dan fungsi humas. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah relevan yang membahas humas dan komunikasi organisasi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa program humas yang dirancang secara sistematis, berbasis komunikasi dua arah, serta berorientasi pada kepentingan publik mampu meningkatkan citra kelembagaan dan memperkuat kepercayaan masyarakat. Tujuan utama program humas di lembaga pendidikan tidak hanya sebatas penyampaian informasi, tetapi juga mencakup pembangunan relasi, pengelolaan opini publik, serta penciptaan pemahaman dan dukungan terhadap kebijakan dan program pendidikan. Dengan demikian, humas berfungsi sebagai mediator, fasilitator komunikasi, dan pengelola reputasi lembaga pendidikan. Artikel ini diharapkan dapat menjadi rujukan konseptual bagi pengelola lembaga pendidikan dalam mengoptimalkan program humas sebagai bagian dari strategi manajemen pendidikan yang berkelanjutan.