Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Dalam Meningkatkan Partisipasi Siswa Pada Pembelajaran PAI Az-zuhri, Dhilla Nur'aeni; Risma, Anisa; Hadijah, Ifah; Dyah Aryani, Wiwik
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan melibatkan dua kelas yang masing-masing ditetapkan sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest partisipasi siswa, observasi partisipasi aktif selama delapan kali pertemuan, dan wawancara mendalam dengan siswa dan guru. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji-t independent, uji-t berpasangan, serta analisis deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Jigsaw secara signifikan lebih efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Selain itu, siswa dalam kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan partisipasi yang konsisten dan perubahan perilaku yang positif dalam proses pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan model Jigsaw mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, kolaboratif, dan memfasilitasi keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran PAI.
Implementasi Pembelajaran Tematik Pendidikan Agama Islam di TK Plus Wanaba: Tinjauan Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Padila, Melia Nur; Komalasari, Nunung; Khadijah, Ifah; Aryani, Wiwik Dyah
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran tematik Pendidikan Agama Islam (PAI) di TK Plus Wanaba serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dengan subjek penelitian terdiri dari guru kelas dan kepala sekolah TK Plus Wanaba. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai agama dalam pembelajaran tematik telah menjadi bagian dari praktik pembelajaran, namun perencanaan pembelajaran belum memuat indikator capaian yang spesifik dan terukur. Pelaksanaan pembelajaran sudah menggunakan metode yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini, seperti lagu, cerita, dan permainan, namun variasi media berbasis agama masih terbatas. Evaluasi pembelajaran dilakukan secara informal dan belum didukung oleh instrumen yang spesifik untuk mengukur pemahaman nilai-nilai agama secara sistematis. Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran tematik PAI yang lebih terstruktur serta pengembangan media dan instrumen evaluasi yang sesuai dengan konteks pendidikan anak usia dini.
Implementasi Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI Andriyani, Ani; Ismawati, Iis; Hadijah, Ifah; Dyah Ariyani, Wiwik
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1644

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Discovery Learning model in improving student learning activeness in Islamic Religious Education (PAI) subjects. The background of this study is the low level of students' active participation in the Islamic Education learning process, which is often one-way. The Discovery Learning model was chosen because it has the potential to stimulate students to discover concepts and principles independently, so it is expected to increase their involvement and understanding. The research method used was descriptive qualitative with a qualitative approach. The research subjects were fifth grade students at SDN 050 Cibiru who were the object of the implementation of the Discovery Learning model in PAI learning. Data were collected through direct observation in the classroom, interviews with PAI teachers, and document analysis related to the learning process. The results showed that the implementation of the Discovery Learning model can significantly increase students' learning activeness in PAI subjects. Students look more enthusiastic, dare to ask questions, discuss, and seek their own information to solve problems or understand the material. This can be seen from the increase in student interaction with teachers and fellow students, as well as internal motivation to learn. The obstacles found include students' initial adaptation to the new learning model and the need for more careful teacher preparation in designing learning scenarios. The conclusion of this study is that the Discovery Learning learning model is effective in increasing students' learning activeness in PAI subjects. It is recommended for PAI teachers to consider this model as one of the innovative and student-centered learning strategies.
Peluang dan Tantangan Model Pembelajaran Small Group Discussion dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) Aryani, Wiwik Dyah; Badruzaman, Tjetjep Ismail; Maulana, Muhammad Rizal; Assyyah, Getta Sitti; Fauzi, Wildi Ahmad; Solihah, Rika; Fitriani, Dwi Awaliyah
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1764

Abstract

This study aims to critically examine the application of the Small Group Discussion (SGD) model in Islamic Religious Education (PAI) and to evaluate the opportunities and challenges associated with its implementation. The central issue addressed is the extent to which SGD contributes to improving the quality of PAI learning, encompassing the cognitive, affective, and psychomotor domains of students. This research employs a qualitative approach through a literature study method, analyzing and synthesizing findings from various previous empirical studies related to the use of SGD in educational settings. The review reveals that SGD significantly enhances student engagement, content comprehension, critical thinking skills, and the development of social attitudes such as tolerance and interpersonal communication. However, several challenges are identified, including the dominance of certain group members, limited discussion time, and variations in student capabilities, which may hinder the effectiveness of the method. The study concludes that SGD is a pedagogically effective and contextually relevant approach for Islamic education, provided that teachers play an active role as facilitators and the implementation is carefully designed.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam penerapan model pembelajaran Small Group Discussion (SGD) dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), serta mengevaluasi peluang dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Permasalahan utama yang diangkat adalah sejauh mana model SGD mampu meningkatkan kualitas pembelajaran PAI, yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, yaitu menganalisis dan menelaah temuan dari sejumlah hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan implementasi SGD dalam konteks pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa model SGD memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan partisipasi aktif siswa, pemahaman materi ajar, keterampilan berpikir kritis, serta penguatan sikap toleransi dan kemampuan komunikasi antarpeserta didik. Namun demikian, ditemukan pula sejumlah tantangan seperti dominasi diskusi oleh anggota tertentu, keterbatasan waktu, serta variasi kemampuan siswa yang dapat menghambat efektivitas diskusi. Kesimpulannya, SGD merupakan strategi pembelajaran yang efektif dan kontekstual dalam pendidikan agama, asalkan didukung oleh peran aktif guru sebagai fasilitator dan desain pelaksanaan yang matang
Penerapan Model Pembelajaran Collaborative Learning Dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) Aryani, Wiwik Dyah; Purwanti, Eka; Siroj, Sri Azizah; Taufiq, Ridwan; Wayudi, Adji Wahab
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1741

Abstract

This study aims to examine the implementation of the Collaborative Learning model in Islamic Religious Education (PAI) and its effectiveness in enhancing students' comprehension of religious content, active participation, and character development. Collaborative Learning emphasizes small-group cooperation among students to achieve common learning goals, with the teacher acting as a facilitator. A descriptive qualitative approach was adopted through a case study in class 4B at SDN Kamal Muara 01. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using content analysis and data triangulation. The findings indicate that this model fosters a conducive learning environment, enhances positive peer interaction, and strengthens students' understanding of Islamic teachings. Despite challenges such as unequal group participation, these can be mitigated through proper role distribution and teacher facilitation strategies. Therefore, Collaborative Learning is a relevant and applicable model for creating a transformative, interactive, and character-oriented Islamic education process.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan model pembelajaran Collaborative Learning dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) serta efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman materi keagamaan, partisipasi aktif siswa, dan pembentukan karakter Islami. Pendekatan Collaborative Learning menitikberatkan pada kerja sama antar peserta didik dalam kelompok kecil untuk mencapai tujuan pembelajaran bersama, dengan peran guru sebagai fasilitator. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi kasus di kelas 4B SDN Kamal Muara 01. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang dianalisis dengan pendekatan analisis isi dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif, meningkatkan interaksi sosial yang positif antar siswa, serta memperkuat penguasaan konsep ajaran Islam. Meskipun ditemukan kendala berupa ketimpangan partisipasi dalam kelompok, hal tersebut dapat diatasi melalui strategi fasilitasi dan pembagian peran yang tepat oleh guru. Dengan demikian, Collaborative Learning menjadi pendekatan yang relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran PAI yang transformatif, interaktif, dan berorientasi karakter.
MANAJEMEN STRATEGI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN TPACK GURU SEKOLAH DASAR DAN MENENGAH Deden, Deden Yudi; Desita Purwanti Sundar; Rina Farida Aryani; Wiwik Dyah Aryani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.28713

Abstract

The rapid development of digital technology has changed the world of education, requiring teachers to have Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) competencies in order to effectively integrate technology in learning. This study aims to analyze strategic management practices in improving teachers' TPACK capabilities at the primary and secondary school levels. Using a descriptive qualitative approach with a case study method, data were obtained through interviews, observations and document analysis in three schools in Bandung district. The results showed significant variations in the aspects of strategic planning, implementation and evaluation between schools. Elementary school teachers demonstrated the most comprehensive management model, with structured strategy planning, continuous thematic training, and evaluation using TPACK-based observation rubrics. Meanwhile, junior and senior high school teachers showed a sporadic and less contextualized approach. Supporting factors include the principal's leadership, IT team support, technology infrastructure and collaborative culture. The main barriers were administrative burden, digital literacy gap, and lack of continuous evaluation. This study concludes that effective TPACK development requires a structured, collaborative and evaluation-based managerial strategy, supported by adaptive and innovative leadership and a learning ecosystem.
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KOLABORASI SISWA PADA MATERI ZAKAT FITRAH DI SMKN PP CIANJUR Aryani, Wiwik Dyah; Sahdan, Sahdan; Susanti, Susanti; Gunawan, Apip
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1847

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Project Based Learning (PjBL) model in improving students’ creativity and collaboration in the topic of zakat fitrah within Islamic Religious Education learning at SMKN PP Cianjur. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation.The results showed that the PjBL model is effective in fostering students’ creativity through various project activities such as creating zakat educational media, simulating zakat distribution, and presenting zakat fitrah campaigns. Moreover, PjBL encourages active and productive student collaboration through group work, deliberation, and fair division of roles within teams. Islamic religious values such as responsibility, empathy, and cooperation are also internalized during the learning process.In conclusion, the implementation of PjBL in zakat fitrah learning creates a contextual, participatory, and meaningful learning process. This model can be an innovative alternative in developing Islamic Religious Education strategies oriented towards 21st-century skill enhancement.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kreativitas dan kolaborasi siswa pada materi zakat fitrah dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL efektif meningkatkan kreativitas siswa melalui kegiatan proyek seperti pembuatan media edukasi zakat, simulasi distribusi zakat, dan kampanye zakat fitrah. Selain itu, model ini mendorong kolaborasi aktif antar siswa melalui kerja kelompok, musyawarah, dan pembagian peran yang adil. Nilai-nilai religius seperti tanggung jawab dan empati turut terinternalisasi selama pembelajaran. Model PjBL terbukti menciptakan pembelajaran yang kontekstual, partisipatif, dan bermakna, serta relevan untuk penguatan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Implementasi Model Cooperative Learning Jigsaw dalam Pembelajaran PAI di SMK Aryani, Wiwik Dyah; Mustakim, Asep; Kurnia, Indri; Soraya, Siti; Maesaroh, Maesaroh
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1886

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of the Cooperative Learning model, specifically the Jigsaw type, in Islamic Religious Education (PAI) lessons for Grade X TKJ 2 at SMK YADIKA Tanjungsari, Sumedang Regency, during the 2024/2025 academic year. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through observation, interviews, and documentation. The results reveal that the jigsaw model enhances student engagement through active group discussions, peer teaching, and collaborative learning. Key supporting factors include student enthusiasm and the teacher’s role as an active facilitator. However, several challenges emerged, such as limited class time, the ineffectiveness of online learning, and students’ varying abilities in comprehending and delivering material. In conclusion, the Jigsaw-type Cooperative Learning model proves effective in improving the quality of PAI instruction, although further strategies are required to optimize its application, particularly in blended learning contexts.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi model pembelajaran Cooperative Learning Jigsaw dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas X TKJ 2 SMK YADIKA Tanjungsari Kabupaten Sumedang pada Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model jigsaw mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran melalui kegiatan diskusi kelompok yang aktif, penyampaian materi oleh siswa, serta kerja sama antaranggota kelompok. Faktor pendukung utama adalah antusiasme siswa dan peran aktif guru sebagai fasilitator. Sementara itu, hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, pembelajaran daring yang kurang efektif, serta variasi kemampuan siswa dalam memahami dan menyampaikan materi. Kesimpulannya, model Cooperative Learning Jigsaw efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI, namun diperlukan strategi lanjutan untuk mengoptimalkan implementasinya, terutama dalam konteks blended learning.
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah Dalam Pendidikan Agama Islam di SMK Mahaputra Cerdas Utama Syarifah, Sherina Zakiyah; Robiah, Siti Robiah; Khadijah, Ifah; Dyah Aryani, Wiwik
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.2022

Abstract

This study aims to explore the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model in Islamic Religious Education (PAI) instruction at SMK Mahaputra Cerdas Utama. Using a qualitative case study approach, data were collected through interviews, observations, and document analysis. The results indicate that the application of PBL is carried out in a structured and contextual manner by presenting real-life problems that are closely related to students’ daily lives. This model not only enhances students’ religious understanding but also contributes to the development of positive character traits such as responsibility, empathy, and discipline. Despite facing some technical challenges, PBL has proven to offer a more engaging and meaningful learning experience.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Faridah, N. Ai St. Minhatul; Fitriani, Nia; Khadijah, Ifah; Aryani, Wiwik Dyah
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.1770

Abstract

The portfolio-based learning model offers a student-centered authentic assessment approach, allowing educators to evaluate learning development holistically. This paper examines the implementation of portfolio-based learning models in the context of Islamic Religious Education (PAI) subjects in elementary schools, supported by theoretical foundations from constructivism, Ausubel's meaningful learning theory, and authentic assessment theory. Through systematic collection and reflection on students' work, portfolios serve as formative and summative tools that empower students to reflect on their Islamic learning, internalize Islamic values, and develop deep understanding. This paper discusses the theoretical relevance, practical implementation steps, benefits, and challenges and solutions in adopting this model to improve the quality of PAI learning at the primary level.ABSTRAKModel pembelajaran berbasis portofolio menawarkan pendekatan penilaian autentik yang berpusat pada siswa, memungkinkan pendidik untuk mengevaluasi perkembangan belajar secara holistik. Makalah ini mengkaji implementasi model pembelajaran berbasis portofolio dalam konteks mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Dasar, didukung oleh landasan teoritis dari konstruktivisme, teori belajar bermakna Ausubel, dan teori penilaian autentik. Melalui pengumpulan sistematis dan refleksi terhadap hasil karya siswa, portofolio berfungsi sebagai alat formatif dan sumatif yang memberdayakan siswa untuk merefleksikan pembelajaran PAI mereka, menginternalisasi nilai-nilai Islam, dan mengembangkan pemahaman yang mendalam. Makalah ini membahas relevansi teoritis, langkah-langkah implementasi praktis, manfaat, serta tantangan dan solusi dalam mengadopsi model ini untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di tingkat dasar.
Co-Authors A, Asep Dani AA Sudharmawan, AA Aan Puspita Abdurohman, Mohammad Aceng Enin Adjat Sudrajat Ahmad Akbar, Ahmad Ahmad Mujaddid Syaikhul Islam Ai Yunita Akbar Agung Gumelar Alamri, Sazili Mustofa ANGGRAENI, RENI Ani Andriyani Apriadi Manan Arifin, Nur Rizqi Armiyanti Armiyanti Asep Muhammad Irfan Hilmi Asep Yuliana Assyyah, Getta Sitti Az-zuhri, Dhilla Nur'aeni Badrusalam, Deden Badruzaman, Tjetjep Ismail Basir, Tatang Abdul Bunga Ayu Lavenia Cucu Nurjanah Danang Ari Wibowo Darmawan, M.Darmawan Darto Syahputra Dedeh Nurjanah Deden, Deden Yudi Desita Purwanti Sundar Dewinda Bunga Widdian Dudung Ali Nurdin Dudung Ali Nurdin Dudung Dudung Eka Purwanti Eki Dudi Darmawan Elih Herliati Enco Mulyasa Erwin Erwin Euis Sumiati Faridah, N. Ai St. Minhatul Fauzi, Wildi Ahmad Fitriani, Dwi Awaliyah Fitriyani Kosasih Gun Gun Gunawan, Gun Gun Gunawan, Apip Gunawan, Deden Hadijah, Ifah Hanafiah Harahap, Fitri E Hasanah, Eneng Erna Hasanah, Rohmat Hasbullah Lau Hendarsah, Hendri Ida Rukhaida Ifah Hadijah IFAH KHADIJAH, IFAH Ifah Khodijah Iis Kurniasih Iis Mulyani Imam Asrofi Inayatullah Muhammad Iqbal Ismawati, Iis Iwan Kurniawan Iwan Mulyanto Jamaludin . Karlina, Titin Khodijah Rodiah Kiki Yuwantika Komalasari, Nunung Kurnia, Indri Kusoy Anwarudin LIA AMALIA Lia Yulianti Lia Yulisma, Lia Lubna, Fadhillah Lusepi, Lusepi Maesaroh Maesaroh Maman Suherman Marwan Setiawan Maulana, Muhammad Rizal Mubarok, Ece Mubarok, H. E.S. Muhamad Abduh, Muhamad Muhammad Fajri Almusthafa Muhammad Jafar Sidiq Muhammad Mirwan M Muhammad Nur Ihsan, Muhammad Nur Muhammad Syakir Muhammad Ubaydillah Muhammad Waashil Arrohim Mukhlis, Muhamad Mulyadi, Deden Murtado, Dodo Mustakim, Asep Mustopa, Epi Saepul Nana Ismelani Nandang Koswara Nani Suryani Neneng Dian Handayani Neneng Nurul Khaerani Nia Fitriani, Nia Nurapriani, Jihan Siti Nurjaman, Dadan Nurjanah, Dedeh Nurohmah, Sherly Nurparid, Cucu Nurtofik Oki Dermawan Padila, Melia Nur Padriyah Krisnawardani Purqoni, Aang Raharjo Raharjo Rahmat, Asep Rati Lova , Nova Reksi Agusjaya Ridwanuloh, Asep Rika Solihah, Rika RIKI RIKI, RIKI Rikza, M.Rikza Rina Farida Aryani Risma, Anisa Rismawan Rismawan Rivatul Mahmudah Robiah, Siti Robiah Rohaeni, Reni Romlah Rosmawati Rostini, Deti Rudi Setiawan Ruhya Ruhya Saadah, Neng Siti Nur Saeroji Sahdan, Sahdan Saim Kayadibi Salsabilah, Iis Saripudin Saripudin Saripudin Saripudin Setiadi, Tedi Siroj, Sri Azizah Siswoyo Ade Nurbawa Hadi Siti Asiah Nurfadillah Siti Hana Adlina Khairunnisa Siti Soraya Sofyan Sauri Sofyan Sauri Sri Patimah, Windary Sri Wahyani Sugiarto, Pipit sukri Sukri, sukri Sulastri, Neneng Sultan, Utep Supriadi, Dadang Susanti Susanti Sutaryat Trisnamansyah Syarifah, Sherina Zakiyah Tadjudin, Pipin Taufiq, Ridwan Titin Karlina Toha Konidin Ulfiah Ulfiah Usmanti, Yanti Uus Sopandi Wahidin, Didin Wayudi, Adji Wahab Wijaya Daerobi, Dendra Wilda Solihat Yan Nurcahya Yanti Lestari Yati Nurhayati Yosal Iriantara Yunus, Usep Yusuf, Mochamad Ghiffari Yuyus Saputra Zohaib Hassan Sain