Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PAI DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI Saripudin; Dudung Ali Nurdin; Wiwik Dyah Aryani
Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 01 (2025): In Press
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/1001215

Abstract

This research was motivated by the importance of pedagogic competence of pie teachers in learning. The purpose of this study is to determine the planning and implementation of the implementation of pedagogic competence of pai teachers at SDN 01 Pangalengan. This research is located at SDN 01 Pangalengan, Bandung Regency. The instruments used in this study were interview guidelines, observation guidelines, and documentation studies. The steps for implementing the research are collecting interview data from resource persons who are then processed, the results of observational observations in the field, collecting available documents. The results of this study show that the planning of the implementation of pedagogical competence of PAI teachers at SD Negeri Pangalengan is in accordance with existing theories and concepts as well as established government regulations, namely 1) Fulfillment of needs; 2) Setting training goals; 3) Determination of training programs; 4) Implementation of training; and 5). Assessment of the implementation of training programs. The implementation of pedagogical competence of PAI teachers at SD Negeri Pangalengan in learning is evidenced by mastery of the characteristics of students from physical, moral, social, cultural, emotional and intellectual aspects
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Dalam Meningkatkan Partisipasi Siswa Pada Pembelajaran PAI Az-zuhri, Dhilla Nur'aeni; Risma, Anisa; Hadijah, Ifah; Dyah Aryani, Wiwik
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan melibatkan dua kelas yang masing-masing ditetapkan sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest partisipasi siswa, observasi partisipasi aktif selama delapan kali pertemuan, dan wawancara mendalam dengan siswa dan guru. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji-t independent, uji-t berpasangan, serta analisis deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Jigsaw secara signifikan lebih efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Selain itu, siswa dalam kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan partisipasi yang konsisten dan perubahan perilaku yang positif dalam proses pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan model Jigsaw mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, kolaboratif, dan memfasilitasi keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran PAI.
Implementasi Pembelajaran Tematik Pendidikan Agama Islam di TK Plus Wanaba: Tinjauan Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Padila, Melia Nur; Komalasari, Nunung; Khadijah, Ifah; Aryani, Wiwik Dyah
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran tematik Pendidikan Agama Islam (PAI) di TK Plus Wanaba serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dengan subjek penelitian terdiri dari guru kelas dan kepala sekolah TK Plus Wanaba. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai agama dalam pembelajaran tematik telah menjadi bagian dari praktik pembelajaran, namun perencanaan pembelajaran belum memuat indikator capaian yang spesifik dan terukur. Pelaksanaan pembelajaran sudah menggunakan metode yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini, seperti lagu, cerita, dan permainan, namun variasi media berbasis agama masih terbatas. Evaluasi pembelajaran dilakukan secara informal dan belum didukung oleh instrumen yang spesifik untuk mengukur pemahaman nilai-nilai agama secara sistematis. Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran tematik PAI yang lebih terstruktur serta pengembangan media dan instrumen evaluasi yang sesuai dengan konteks pendidikan anak usia dini.
Peluang dan Tantangan Model Pembelajaran Small Group Discussion dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) Aryani, Wiwik Dyah; Badruzaman, Tjetjep Ismail; Maulana, Muhammad Rizal; Assyyah, Getta Sitti; Fauzi, Wildi Ahmad; Solihah, Rika; Fitriani, Dwi Awaliyah
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1764

Abstract

This study aims to critically examine the application of the Small Group Discussion (SGD) model in Islamic Religious Education (PAI) and to evaluate the opportunities and challenges associated with its implementation. The central issue addressed is the extent to which SGD contributes to improving the quality of PAI learning, encompassing the cognitive, affective, and psychomotor domains of students. This research employs a qualitative approach through a literature study method, analyzing and synthesizing findings from various previous empirical studies related to the use of SGD in educational settings. The review reveals that SGD significantly enhances student engagement, content comprehension, critical thinking skills, and the development of social attitudes such as tolerance and interpersonal communication. However, several challenges are identified, including the dominance of certain group members, limited discussion time, and variations in student capabilities, which may hinder the effectiveness of the method. The study concludes that SGD is a pedagogically effective and contextually relevant approach for Islamic education, provided that teachers play an active role as facilitators and the implementation is carefully designed.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam penerapan model pembelajaran Small Group Discussion (SGD) dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), serta mengevaluasi peluang dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Permasalahan utama yang diangkat adalah sejauh mana model SGD mampu meningkatkan kualitas pembelajaran PAI, yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, yaitu menganalisis dan menelaah temuan dari sejumlah hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan implementasi SGD dalam konteks pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa model SGD memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan partisipasi aktif siswa, pemahaman materi ajar, keterampilan berpikir kritis, serta penguatan sikap toleransi dan kemampuan komunikasi antarpeserta didik. Namun demikian, ditemukan pula sejumlah tantangan seperti dominasi diskusi oleh anggota tertentu, keterbatasan waktu, serta variasi kemampuan siswa yang dapat menghambat efektivitas diskusi. Kesimpulannya, SGD merupakan strategi pembelajaran yang efektif dan kontekstual dalam pendidikan agama, asalkan didukung oleh peran aktif guru sebagai fasilitator dan desain pelaksanaan yang matang
Penerapan Model Pembelajaran Collaborative Learning Dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) Aryani, Wiwik Dyah; Purwanti, Eka; Siroj, Sri Azizah; Taufiq, Ridwan; Wayudi, Adji Wahab
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1741

Abstract

This study aims to examine the implementation of the Collaborative Learning model in Islamic Religious Education (PAI) and its effectiveness in enhancing students' comprehension of religious content, active participation, and character development. Collaborative Learning emphasizes small-group cooperation among students to achieve common learning goals, with the teacher acting as a facilitator. A descriptive qualitative approach was adopted through a case study in class 4B at SDN Kamal Muara 01. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using content analysis and data triangulation. The findings indicate that this model fosters a conducive learning environment, enhances positive peer interaction, and strengthens students' understanding of Islamic teachings. Despite challenges such as unequal group participation, these can be mitigated through proper role distribution and teacher facilitation strategies. Therefore, Collaborative Learning is a relevant and applicable model for creating a transformative, interactive, and character-oriented Islamic education process.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan model pembelajaran Collaborative Learning dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) serta efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman materi keagamaan, partisipasi aktif siswa, dan pembentukan karakter Islami. Pendekatan Collaborative Learning menitikberatkan pada kerja sama antar peserta didik dalam kelompok kecil untuk mencapai tujuan pembelajaran bersama, dengan peran guru sebagai fasilitator. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi kasus di kelas 4B SDN Kamal Muara 01. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang dianalisis dengan pendekatan analisis isi dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif, meningkatkan interaksi sosial yang positif antar siswa, serta memperkuat penguasaan konsep ajaran Islam. Meskipun ditemukan kendala berupa ketimpangan partisipasi dalam kelompok, hal tersebut dapat diatasi melalui strategi fasilitasi dan pembagian peran yang tepat oleh guru. Dengan demikian, Collaborative Learning menjadi pendekatan yang relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran PAI yang transformatif, interaktif, dan berorientasi karakter.
MANAJEMEN STRATEGI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN TPACK GURU SEKOLAH DASAR DAN MENENGAH Deden, Deden Yudi; Desita Purwanti Sundar; Rina Farida Aryani; Wiwik Dyah Aryani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.28713

Abstract

The rapid development of digital technology has changed the world of education, requiring teachers to have Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) competencies in order to effectively integrate technology in learning. This study aims to analyze strategic management practices in improving teachers' TPACK capabilities at the primary and secondary school levels. Using a descriptive qualitative approach with a case study method, data were obtained through interviews, observations and document analysis in three schools in Bandung district. The results showed significant variations in the aspects of strategic planning, implementation and evaluation between schools. Elementary school teachers demonstrated the most comprehensive management model, with structured strategy planning, continuous thematic training, and evaluation using TPACK-based observation rubrics. Meanwhile, junior and senior high school teachers showed a sporadic and less contextualized approach. Supporting factors include the principal's leadership, IT team support, technology infrastructure and collaborative culture. The main barriers were administrative burden, digital literacy gap, and lack of continuous evaluation. This study concludes that effective TPACK development requires a structured, collaborative and evaluation-based managerial strategy, supported by adaptive and innovative leadership and a learning ecosystem.
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KOLABORASI SISWA PADA MATERI ZAKAT FITRAH DI SMKN PP CIANJUR Aryani, Wiwik Dyah; Sahdan, Sahdan; Susanti, Susanti; Gunawan, Apip
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1847

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Project Based Learning (PjBL) model in improving students’ creativity and collaboration in the topic of zakat fitrah within Islamic Religious Education learning at SMKN PP Cianjur. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation.The results showed that the PjBL model is effective in fostering students’ creativity through various project activities such as creating zakat educational media, simulating zakat distribution, and presenting zakat fitrah campaigns. Moreover, PjBL encourages active and productive student collaboration through group work, deliberation, and fair division of roles within teams. Islamic religious values such as responsibility, empathy, and cooperation are also internalized during the learning process.In conclusion, the implementation of PjBL in zakat fitrah learning creates a contextual, participatory, and meaningful learning process. This model can be an innovative alternative in developing Islamic Religious Education strategies oriented towards 21st-century skill enhancement.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kreativitas dan kolaborasi siswa pada materi zakat fitrah dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL efektif meningkatkan kreativitas siswa melalui kegiatan proyek seperti pembuatan media edukasi zakat, simulasi distribusi zakat, dan kampanye zakat fitrah. Selain itu, model ini mendorong kolaborasi aktif antar siswa melalui kerja kelompok, musyawarah, dan pembagian peran yang adil. Nilai-nilai religius seperti tanggung jawab dan empati turut terinternalisasi selama pembelajaran. Model PjBL terbukti menciptakan pembelajaran yang kontekstual, partisipatif, dan bermakna, serta relevan untuk penguatan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Implementasi Value Clarification Technique Pembelajaran Agama Islam di Aliyah PPIQ-368: Tinjauan Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi Muhammad Fajri Almusthafa; Muhammad Waashil Arrohim; Ifah Khodijah; Wiwik Dyah Aryani
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i2.7652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Value Clarification Technique(VCT) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Aliyah PPIQ 368, dengan meninjau aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik purposive sampling untuk menentukan subjek penelitian yang terdiri dari dua guru PAI, kepala madrasah, dan delapan siswa kelas XI. Data diperoleh melalui observasi kegiatan belajar mengajar, wawancara mendalam, dan dokumentasi perangkat pembelajaran serta hasil evaluasi peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan dalam tahap perencanaan, guru telah menyusun perangkat pembelajaran dengan integrasi model VCT, termasuk silabus RPP yang memuat tahapan eksplorasi nilai, klarifikasi, dan internalisasi. Tahap pelaksanaan menunjukkan model VCT mendorong siswa untuk aktif berpartisipasi dalam diskusi nilai-nilai keislaman melalui studi kasus dan refleksi individu. tahap evaluasi, guru menggunakan penilaian kognitif dan afektif secara bersamaan, dengan metode tes lisan dan pengamatan perilaku yang menunjukkan perkembangan nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi. Penerapan model VCT di ALIYAH PPIQ 368 terbukti meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran, menumbuhkan sikap kritis terhadap nilai, dan memperkuat pembentukan karakter Islami. Meskipun demikian, tantangan masih muncul dalam konsistensi pelaksanaan dan keterbatasan waktu tatap muka. Integrasi model VCT perlu terus dikembangkan dengan dukungan pelatihan guru dan penguatan kolaborasi sekolah dengan orang tua.
Implementasi Model Cooperative Learning Jigsaw dalam Pembelajaran PAI di SMK Aryani, Wiwik Dyah; Mustakim, Asep; Kurnia, Indri; Soraya, Siti; Maesaroh, Maesaroh
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1886

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of the Cooperative Learning model, specifically the Jigsaw type, in Islamic Religious Education (PAI) lessons for Grade X TKJ 2 at SMK YADIKA Tanjungsari, Sumedang Regency, during the 2024/2025 academic year. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through observation, interviews, and documentation. The results reveal that the jigsaw model enhances student engagement through active group discussions, peer teaching, and collaborative learning. Key supporting factors include student enthusiasm and the teacher’s role as an active facilitator. However, several challenges emerged, such as limited class time, the ineffectiveness of online learning, and students’ varying abilities in comprehending and delivering material. In conclusion, the Jigsaw-type Cooperative Learning model proves effective in improving the quality of PAI instruction, although further strategies are required to optimize its application, particularly in blended learning contexts.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi model pembelajaran Cooperative Learning Jigsaw dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas X TKJ 2 SMK YADIKA Tanjungsari Kabupaten Sumedang pada Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model jigsaw mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran melalui kegiatan diskusi kelompok yang aktif, penyampaian materi oleh siswa, serta kerja sama antaranggota kelompok. Faktor pendukung utama adalah antusiasme siswa dan peran aktif guru sebagai fasilitator. Sementara itu, hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, pembelajaran daring yang kurang efektif, serta variasi kemampuan siswa dalam memahami dan menyampaikan materi. Kesimpulannya, model Cooperative Learning Jigsaw efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI, namun diperlukan strategi lanjutan untuk mengoptimalkan implementasinya, terutama dalam konteks blended learning.
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah Dalam Pendidikan Agama Islam di SMK Mahaputra Cerdas Utama Syarifah, Sherina Zakiyah; Robiah, Siti Robiah; Khadijah, Ifah; Dyah Aryani, Wiwik
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.2022

Abstract

This study aims to explore the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model in Islamic Religious Education (PAI) instruction at SMK Mahaputra Cerdas Utama. Using a qualitative case study approach, data were collected through interviews, observations, and document analysis. The results indicate that the application of PBL is carried out in a structured and contextual manner by presenting real-life problems that are closely related to students’ daily lives. This model not only enhances students’ religious understanding but also contributes to the development of positive character traits such as responsibility, empathy, and discipline. Despite facing some technical challenges, PBL has proven to offer a more engaging and meaningful learning experience.
Co-Authors A, Asep Dani AA Sudharmawan, AA Aan Puspita Abdurohman, Mohammad Aceng Enin Adjat Sudrajat Ahmad Akbar, Ahmad Alamri, Sazili Mustofa ANGGRAENI, RENI Apriadi Manan Arifin, Nur Rizqi Armiyanti Armiyanti Asep Yuliana Assyyah, Getta Sitti Az-zuhri, Dhilla Nur'aeni Badrusalam, Deden Badruzaman, Tjetjep Ismail Basir, Tatang Abdul Cucu Nurjanah Darmawan, M.Darmawan Dedeh Nurjanah Deden, Deden Yudi Desita Purwanti Sundar Dewinda Bunga Widdian Dudung Ali Nurdin Dudung Ali Nurdin Dudung Dudung Eka Purwanti Eki Dudi Darmawan Enco Mulyasa Erwin Erwin Euis Sumiati Faridah, N. Ai St. Minhatul Fauzi, Wildi Ahmad Fitriani, Dwi Awaliyah Gun Gun Gunawan, Gun Gun Gunawan, Apip Gunawan, Deden Hadijah, Ifah Harahap, Fitri E Hasanah, Eneng Erna Hasanah, Rohmat Hasbullah Lau Hendarsah, Hendri Ida Rukhaida Ifah Hadijah IFAH KHADIJAH, IFAH Ifah Khodijah Iis Kurniasih Imam Asrofi Inayatullah Muhammad Iqbal Iriantara, Yosal Iwan Mulyanto Jamaludin . Karlina, Titin Komalasari, Nunung Koswara, Nandang Kurnia, Indri Kusoy Anwarudin Lia Yulianti Lia Yulisma, Lia Lubna, Fadhillah Lusepi, Lusepi Maesaroh Maesaroh Maman Suherman Marwan Setiawan Maulana, Muhammad Rizal Mubarok, Ece Mubarok, H. E.S. Muhamad Abduh, Muhamad Muhammad Fajri Almusthafa Muhammad Jafar Sidiq Muhammad Mirwan M Muhammad Nur Ihsan, Muhammad Nur Muhammad Ubaydillah Muhammad Waashil Arrohim Mukhlis, Muhamad Mulyadi, Deden Murtado, Dodo Mustakim, Asep Nana Ismelani Nandang Koswara Nandang Koswara Nani Suryani Neneng Nurul Khaerani Nia Fitriani, Nia Nova Rati Lova Nurapriani, Jihan Siti Nurjaman, Dadan Nurjanah, Dedeh Nurohmah, Sherly Nurparid, Cucu Nurtofik Oki Dermawan Padila, Melia Nur Purqoni, Aang Raharjo Raharjo Rahmat, Asep Reksi Agusjaya Rika Solihah, Rika RIKI RIKI, RIKI Rikza, M.Rikza Rina Farida Aryani Risma, Anisa Rismawan Rismawan Rivatul Mahmudah Robiah, Siti Robiah Rohaeni, Reni Rostini, Deti Rudi Setiawan Ruhya Ruhya Saadah, Neng Siti Nur Sahdan, Sahdan Salsabilah, Iis Saripudin Saripudin Saripudin Saripudin Setiadi, Tedi Siroj, Sri Azizah Siswoyo Ade Nurbawa Hadi Siti Hana Adlina Khairunnisa Siti Soraya Sofyan Sauri Sofyan Sauri Sugiarto, Pipit sukri Sukri, sukri Sultan, Utep Supriadi, Dadang Susanti Susanti Sutaryat Trisnamansyah Syarifah, Sherina Zakiyah Tadjudin, Pipin Taufiq, Ridwan Titin Karlina Toha Konidin Usmanti, Yanti Uus Sopandi Wahidin, Didin Wayudi, Adji Wahab Yati Nurhayati Yunus, Usep Yusuf, Mochamad Ghiffari Yuyus Saputra